Indeks

Angkutan Lebaran di Terminal Mandalika

Gubernur NTB tinjau Posko Angkutan, untuk pastikan pengawasan harga tiket dan kesiapan layanan

Pemprov NTB berharap agar yang menjual tiket angkutan atau transportasi sesuai dengan ketentuan harga tertinggi yang telah ditetapkan
meninjau Posko Angkutan Lebaran serta aktivitas keberangkatan penumpang di Terminal Mandalika, Ahad (15/03/26)., Foto : diskominfotik
Simpan Sebagai PDFPrint

Variasi fasilitas pada layanan angkutan bus membuat harga tiket yang beredar di masyarakat juga menjadi beragam

MATARAM.LombokJourna..com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhamad Iqbal, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga meninjau Posko Angkutan Lebaran serta aktivitas keberangkatan penumpang di Terminal Mandalika, Ahad (15/03/26). 

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan angkutan atau transportasi darat serta pengawasan terhadap harga tiket bus menjelang arus mudik Lebaran.

Saat peninjauan itu, Gubernur NTB menjelaskan, terdapat perbedaan persepsi di masyarakat terkait harga tiket bus. 

BACA JUGA : Gubernur Iqbal Tinjau Pergerakan Penumpang di BIZAM

Hal ini disebabkan oleh perbedaan kelas layanan angkutan  bus yang beroperasi, sementara harga yang diatur pemerintah sebenarnya berlaku untuk kelas ekonomi.

“Tadi kami juga membahas mengenai bus. Memang ada banyak perbedaan persepsi terkait harga tiket. Hal ini karena harga yang diatur sebenarnya berlaku untuk kelas ekonomi, sementara kelas layanan bus memiliki banyak variasi,” ujar Gubernur.

Menurutnya, variasi fasilitas pada layanan angkutan bus membuat harga tiket yang beredar di masyarakat juga menjadi beragam.

BACA JUGA :  Desa Berdaya Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem

Meski demikian, Pemerintah Provinsi NTB bersama aparat penegak hukum telah menegaskan kepada seluruh perusahaan bus agar menjual tiket angkutan atau transportasi sesuai dengan ketentuan harga tertinggi yang telah ditetapkan.

Gubernur juga menjelaskan bahwa persoalan yang kerap muncul bukan sepenuhnya disebabkan oleh perusahaan bus, melainkan dari mekanisme pembelian tiket yang dilakukan melalui pihak ketiga.

“Banyak pembeli yang tidak membeli langsung melalui perusahaan bus, tetapi melalui pihak ketiga. Di situlah potensi masalah bisa muncul,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengawasan angkutan penumpang di terminal saat ini cukup ketat sehingga perusahaan bus memiliki risiko besar apabila menjual tiket melebihi ketentuan. 

Namun dalam praktiknya terdapat oknum yang menjual kembali tiket dengan harga lebih tinggi untuk mendapatkan komisi.

Karena itu, praktik tersebut menjadi perhatian serius dan akan ditertibkan agar tidak merugikan masyarakat.

Selain meninjau sistem penjualan tiket, Gubernur juga melihat langsung kondisi fasilitas di Terminal Mandalika. 

Secara umum, fasilitas terminal dinilai sudah cukup baik, namun masih diperlukan optimalisasi fungsi serta penataan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.

Ke depan, pengaturan area terminal juga akan ditata lebih baik, dengan memisahkan area publik yang dapat diakses masyarakat umum. 

BACA JUGA :  Hilang di Lotin, ABK Kapal Terbalik Ditemukan di Pulau Sumbawa

Dan area khusus bagi penumpang yang telah memiliki tiket, sehingga sistem pelayanan dapat berjalan lebih tertib dan nyaman.

Pemerintah Provinsi NTB berharap melalui berbagai evaluasi yang dilakukan setiap tahun, penyelenggaraan angkutan Lebaran di NTB dapat terus meningkat kualitasnya. 

Sehingga memberikan pelayanan angkutan mudik lebaran yang aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat. diskominfotikntb

 

Exit mobile version