Kepala penghubung NTB Jakarta menyambut baik kehadiran mahasiswa sekaligus memberikan apresiasi terhadap kepedulian mahasiswa untuk mengawasi jalannya pemerintahan di NTB
JAKARTA.lombokjournal.com — Perwakilan Mahasiswa Nusa Tenggara Barat Jakarta mendatangi kantor penghubung (Wisma NTB) di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Rabu (11/08/20).
Kehadiran beberapa perwakilan gerakan mahasiswa asa NTB itu untuk memberi masukan, menyampaiakan aspirasi, sekaligus bermaksud membangun sinergi antara mahasiswa NTB yang sedang melakukan studi di jakarta dengan pemerintah daerah provinsi NTB.
Mahasiswa meyakini, perkembangan dan kemajuan NTB di masa yang akan dating, tidak bisa lepas dari ide dan peran aktif mahasiswa untuk ikut berpartisifasi sesuai dengan bidang dan keilmuan masing-masing.
“Selaku perwakilan Mahasiswa NTB di Jakarta kami merasa dipandang perlu melakukan Audiensi sekaligus berkoordinasi dan membangun sinergi dengan pemerintah provinsi NTB demi terwujudnya NTB gemilang”. ujar Burhan Hamdi alias Bung Han sapaan akrabnya, selaku Ketua Gerakan Mahasiswa Nusa Tenggara Barat (GEMA NTB) Jakarta.
Mahasiswa juga menegaskan, agar Pemprov NTB memperhatikan kondisi mahasiswa di masa pandemi,
“Dalam kondisi sulit seperti ini, Perhatian pemerintah NTB kepada kami-kami yang belajar di luar daerah khususnya Jakarta, sangat kita harapkan sebagaimana perhatian Pemprov NTB kepada mahasiswa yang diberikan beasiswa keluar negeri,” ujar M. Zainuddin Salim, Ketua Ikatan Mahasiswa Sasak (IMSAK) Jakarta.
Ahmad Yasin Jaelani, Ketua Gerakan Mahasiswa Lombok Timur (GEMA Lotim) Jakarta menyampaikan, siap mendukung semua program pemerintah dengan catatan program itu pro kepada Rakyat kecil dan masyarakat NTB pada umumnya.
“Tetapi kami juga akan menjadi lawan pemerintah jika program yang dicanangkan tidak pro kepada rakyat kecil dan justru merugikan masyarakat NTB,” tegas Yasin.
Dalam sambutannya, Sahrir Rahman, Kepala penghubung NTB Jakarta menyambut baik kehadiran mahasiswa sekaligus memberikan apresiasi terhadap kepedulian mahasiswa untuk mengawasi jalannya pemerintahan di NTB.
Sahrir mengajak mahasiswa membuka cara pandang dan cara berfikir terhadap perubahan dan pradigma saat ini.
“Apa yang temen-temen mahasiswa sampikan telah kami catat dan ini akan saya teruskan ke-pemerintah daerah di NTB guna untuk tindak lanjut atas apa yang menjadi aspirasi mahasiswa,” ujar Sahrir.
Di akhir pertemuan, mahasiswa juga menyampaikan pasca silaturahmi ini, diharapkan pemerintah tetap menjalin komunikasi dan sinergitas dengan mahasiswa NTB yang ada di Jakarta. Sekaligus memberikan kepastian dan jawaban atas aspirasi yang disampaikan mahasiswa.
Rr
