“Kita di BPBD, dinas perdagangan dan polda sudah mengupayakAn agar seminggu ke depan pasokan Semen sudah mulai di drop ke NTB”
MATARAM.lombokjournal.com — Kelangkaan Semen yang terjadi beberapa minggu belakangan ini membuat pembngunan Rumah Tahan Gempa di daerah terdampak gempa menjadi terhambat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah ( BPBD)NTB, menyebut kelangkaan semen yang terjadi saat ini berdampak signifikan terhadap proses pembangunan rumah tahan gempa.
“Meski proses pembangunan rumah tahan gempa terhambat oleh kondisi kelangkaan semen kita memastikan pembangunan rumah tahan gempa dipastikan akan tetap berjalan”Ujar Ashanul Khalik pada Kamis (19/09) 2019.
Terjadinya kelangkaan semen ini membuat BPBD NtB bersama Dinas perdagangan Provinsi NTB serta Polda NTB yang tergabung dalam tim pengendalian harg, melakukan koordinasi untuk mengupayakan dalam satu minggu kedepan pasokan semen dipastikan sudah mulai masuk ke NTB.
“Kita di BPBD, dinas perdagangan dan polda sudah mengupayakAn agar seminggu ke depan pasokan Semen sudah mulai di drop ke NTB,” tegasnya
lebih lanjut Ashanul menjelaskan, terkait kelangkaan semen di lapangan BPBD NTB menghimbau kepada para aplikator dan pengusaha rumah tahan gempa agar tetap melanjutkan proses pembangunan RTG yang tahap pembangunannya mencapai 80 persen.
AYA
