MATARAM.LombokJournal.com ~ Destinasi wisata di Pulau Lombok yang eksotik mendorong Rannya Agustyra Kristiono, Bacaleg DPR RI dari Partai Gerindra menggelar lomba foto bertajuk ‘Caraku Mencintai Lombok’.
“Temanya tempat wisata favoritmu di Pulau Lombok. Saya mengajak generasi mudamenceritakan tempat-tempat indah di Pulau Lombok,” kata Rannya, Senin (04/09/23).
Pulau Lombok memiliki potensi wisata yang luar biasa, mendorong Rannya mengabadikan keindahan Lombok lewat lomba foto.
Di Lombok Timur ada Gunung Rinjani dan Pantai Pink. Di Lombok Tengah ada Pantai Kuta Mandalika dan Selong Belanak. Sedangkan di Lombok Barat ada Pantai Senggigi dan Pantau Meang di Sekotong.
“Di Kota Mataram ada Taman Loang Baloq ada Pura Mayura. Di Lombok Utara ada Gili Trawangan atau Hutan Pusuk, ” bebernya.
Putri politisi senior Partai Gerindra H Bambang Kristiono (almarhum) ini yakin, sangat banyak tempat wisata lain di Lombok yang belum terekspose. Ia yakin, anak-anak muda memiliki referensi masing-masing.
“Lomba foto ini salah satu cara saya memunculkan segala potensi itu, ” katanya.
Dara lulusan salah satu kampus kenamaan di Inggris ini melanjutkan, melalui lomba ini ia ingin melihat kesan anak muda Pulau Lombok pada tempat-tempat indah yang mereka temui.
“Pokoknya harus ikut ini semeton Lombok sekalian. Ada hadiah jutaan rupiah dan souvenir dari saya, ” ucapnya.
khusus Untuk syarat ikut lomba foto ini, kata Rannya, usianya antara 17-35 tahun. Pesertanya harus warga yang berdomisili Pulau Lombok, dan tidak dipungut biaya.
Pengambilan Foto bebas menggunakan kamera apapun. Olah digital sebatas perbaikan minor (Saturasi, Brightness, Warna, Kontras dan Cropping). Periode lomba 4 September 2023 – 27 September 2023.
“Untuk info lengkap syarat ini sementon Lombok bisa membuka Instagram @rannyakristiono @baturrannya. Pengumuman pemenang 2 Oktober 2023,” jelasnya.***
Festival Komunitas Seni Media (FKSM) 2023
FKSM 2023 di Mataram tampilkan 21 komunitas Seni Media dan pertunjukan silang media dari berbagai daerah di Indonesia
MATARAM.LombokJournal.com ~, Pertunjukan silang media JTDS 5,0 Song of The Earth oleh Bulqini dari Bandung berkolaborasi dengan Mantra Ardhana dari Organic Mind Mataram NTB dan Sangar Aruntala, menandai grand opening Festival Komunitas Seni Media (FKSM) 2023, Minggu (03/09/23) malam.
Baik Bulqini maupun Mantra Ardhana selama ini dikenal sangat mengakrabi seni media. Dan pertunjukan seni media yang menggunakan teknologi media itu memukau ribuan pengunjung, yang sebagian besar kalangan muda dan pelajar.
“Pertunjukan itu memang benar-benar mewakili yang disebut pertunjukan pertunjukan silang media,” kata Winsa Prayitno, salah seorang sutradara di Mataram.
Pada acara soft opening malam sebelumnya, Mantra juga menggelar pertunjukan seni media Ritus Alam, yang bersamaan dengan itu juga tampil Faisal Kamandobat dengan sanggar Matur Nuwun yang didukung mahasiswa Nahdlatul Ulama NTB.
Direktur Perfilman, Musik dan Media, Ahmad Mahendra membuka FKSM 2023 yang berlangsung 2-8 September 2023 di Taman Budaya Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram.
Kegiatan FKSM 2023 melibatkan 21 komunitas Seni Media 2023 dari berbagai daerah di Indonesia, yang akan menampilkan pertunjukan silang media. Penyelenggaraan FKSM 2023, menurut Mahendra, untuk mengukuhkan Seni Media di Indonesia melalui perluasan akses terhadap seni dan teknologi media.
“Penyelenggaraan festival seni media ini diharapkan jadi platform komunitas saling berkolaborasi, untuk meningkatkan kreativitas dalam dunia seni,” kata Ahmad Mahendra kepada wartawan.dalam jumpa pers di Teater Tertutup Taman Budaya NTB, Minggu (03/08) sore.
Tanah Dialektika
Festival Komunitas Seni Media (FKSM) yang sudah berlangsung selama 8 tahun, konsisten mendorong proses pertukaran budaya, pengetahuan, jejaring seni media di Indonesia, sebelumnya dikenal sebagai Pekan Seni Media/PKM (2015-2021). Penyelenggaraan PKM telah berlangsung di Bandung, Jawa Barat (2015), Pekanbaru, Riau (2017), Palu, Sulawesi Tengah (2018), Samarinda, Kalimantan Timur (2019).
Sejak tahun 2022 penyelenggaraan PKM berubah FKSM, yang berlangsung di Bengkulu. Tahun 2023 FKSM diselenggaran di Taman Budaya NTB, atas pertimbangan komunitas seni dan Taman Budaya di Lombok yang terus tumbuh aktif dan dinamis.
FKSM 2023 di Taman Budaya NTB berangkat dari kerangka kurasi ‘Tanah Dialektika’, bagaimana media dan teknologi berkontribusipada dinamika masyarakat. Gagasan ‘tanah’ untuk mendorong seniman mengeksplorasi hubungan manusia dengan tanah serta lingkungan.
Dorjen Kebudayaan, Hilmar Farid pernah mengatakan, para pelaku secara naluri memiliki keterbukaan untuk mengadopsi perspektif baru lewat proses kolaborasi.
“Dengan demikian, praktik seni media merespon fenomena global melalui cara yang berakar pada isu-isu lokal,” kata Hilmar. ***
Gamelan Srikandi NTB Tampil Memukau di Malaysia
Penampilan gamelan Srikandi NTB saat peluncuran lapak NTB Mall di Strand Mall memukau publik Malaysia
MALAYSIA.LombokJournal.com ~ Gamelan Srikandi NTB tampil memukau pada acara peluncuran lapak NTB Malldi Malaysia, Jumat (01/09/023).
Penampilan group musik tradisional gamelan yang dipimpin langsung Wakil Gubernur (Wagub) NTB ini unjuk kebolehan saat pembukaan NTB Mall di Strand Mall Malaysia.
Pada pertunjukkan gamelan itu, pemainnya terdiri dari Ketua Dekranasda NTB bersama sejumlah Kepala OPD dan OPD perempuan lingkup Pemprov NTB.
Semua anggota Gamelan Srikandi menggunakan kostum kain khas NTB. Begitu juga dengan latar panggung dihiasi kain khas tenun NTB.
“Alhamdulillah, Gamelan Srikandi NTB berhasil memukau Malaysia,” tulis Wagub NTB tersebut di statusnya.
Srikandi NTB adalah sekumpulan perempuan hebat NTB yang lihai dan piawai memainkan gamelan, alat musik tradisional NTB.
Mulai terbentuk pada tahun 2019 yang lalu, Srikandi NTB dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.
Hingga saat ini Srikandi NTB memiliki 20 anggota, beberapa di antaranya adalah Kepala OPD di NTB dan lainnya memiliki jabatan penting di berbagai instansi.
Gamelan Srikandi NTB tampil di berbagai acara seperti di Kementrian Perindustrian, Kementrian Pariwisata RI, Launching calender of event NTB, HUT NTB dan berbagai acara lainnya.
Dibentuknya Srikandi NTB sebagai wujud cinta dan keinginan kuat mempertahankan Musik Tradisional NTB.
Hadirnya Srikandi NTB membuktikan, perempuan NTB mampu berdaya dan tak ada lagi dikotomi bagi perempuan NTB. ***
KTT ASEAN Siap Digelar di Jakarta Convention Center
Pemerintah Undonesia serius mensukseskan KTT ASEAN 2023 yang diharapkan memberikan manfaat yang besar terhadap kawasan ASEAN
JAKARTA.LombokJourna.com ~Indonesia siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023 ke-43.
Hal itu ditegaskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat memantau persiapan dengan mengunjungi tiga venue yang menjadi tempat gelaran KTT ASEAN ke-43. Ketiga lokasi itu adalah Jakarta Convention Center(JCC), Hutan Kota GBK, dan Rumah Kaca Plataran, Jumat (01/09/23)
Dalam undangan pendampingan kunjungan lapangan Presiden bernomor B-93/KSN/S/LN.06/08/2023 yang diterima Tim Komunikasi dan Media KTT ASEAN ke-43, disebutkan Kepala Negara pada kesempatan tersebut sekaligus mencoba jamuan makan bagi tamu VVIP.
Keterlibatan langsung Presiden Jokowi dalam persiapan tersebut menandakan keseriusan Pemerintah RI dalam menyukseskan gelaran besar Asia Tenggara. Diharapkan KTT ASEAN ini memberikan manfaat yang besar terhadap kawasan ASEAN di masa depan.
“Persiapan sudah mencapai 99 persen, sudah siap,” kata Presiden Jokowi di Media Center KTT ASEAN ke-43, JCC, Jakarta.
Rehabilitasi Jakarta Convention Center (JCC), Hutan Kota GBK, Rumah Kaca Plataran telah dilakukan secara optimal oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pengerjaan rehabilitasi JCC tersebut terdiri dari empat zona, yakni Zona 1 (lower ground) meliputi pekerjaan arsitektur Kasuari Lounge, Merak Room, Nuri Room, Maleo Room, Kenari Room, Kakatua Room, Lower Lobby Pre Function, Summit Room, Summit Lounge, walkway ke Hotel Sultan, musala, dan toilet.
Zona 2 (ground floor) terdiri dari pekerjaan arsitektur Assembly Hall, Main Lobby, Cendrawasih Hall dan Koridor, Pre Function Hall A, serta VIP Room dan toilet (Cendrawasih). Zona 3 (ground) terdiri dari penanganan Plenary Hall dan koridor serta president area.
Terakhir, Zona 4 (ground) berupa pemasangan kanopi, penataan drop off, taman depan, taman samping, toilet, dan musala outdoor.
Berkaitan dengan kawasan Hutan Kota GBK dan Rumah Kaca Plataran yang jaraknya berdekatan, Kementerian PUPR mendukung peningkatan konektivitasmelalui pekerjaan preservasi jalan di dalam kawasan Gelora Bung Karno sepanjang 4,67 km.
Kemudian, rumput yang terletak di sepanjang hutan dilakukan penyiraman secara rutin menjelang KTT ASEAN ke-43 demi menjaga rumput yang berada di sekitar kawasan Hutan Kota GBK dan Rumah Kaca Plataran tetap tumbuh hijau.
Diketahui, KTT ASEAN 2023 ke-43 pada 5–7 September 2023 di Jakarta Convention Center, akan diikuti oleh 22 negara, terdiri dari 11 negara ASEAN, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, Kamboja, dan Timor Leste.
Kemudian ada sembilan negara yang mitra yang diundang, di antaranya Republik Korea, India, Jepang, RRT, New Zealand, Kanada, Australia, Rusia, dan Amerika Serikat (AS).
Lalu ada dua negara lagi, yakni Bangladesh sebagai Ketua Indian Ocean Rim Association (IORA) dan Cooks Island sebagai Ketua Pacific Island Forum (PIF).
Indonesia juga akan mengundang organisasi internasional perserikatan bangsa-bangsa (PBB), World Bank, International Monetary Fund (IMF), World Economic Forum, IORA, dan PIF. ***
NTB Mall Pasarkan Produk Lokal NTB di Malaysia
Hadirnya lapak NTB Mall di Strand Mall Malaysia, mendekatkan produk unggulan UMKM NTB dengan pasar Malaysia
MALAYSIA.LombokJournal.com ~Kehadiran NTB Mall di negeri jiran Malaysia merupakan komitmen Pemprov NTB untuk memajukan dan memfasilitasi UMKM NTB dengan memperkenalkan berbagai produk unggulannya.
Wakil gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengungkapkan itu saat melaunching lapak NTB Mall di Malaysia bertempat di Strand Mall, Jum’at (01/09/23).
“NTB Mall adalah wujud hajat kami dalam menaikkelaskan produk UMKM lokal, tidak hanya di NTB atau Indonesia namun harus dikenal diseluruh dunia,” Wagub NTB.
Wagub NTB yang akrab disapa Ummi Rohmi itu menambahkan, semua produk di NTB Mall adalah karya atau produksi asli dari para pelaku UMKM binaan Pemprov NTB, seperti tenun, mutiara yang selanjutnya perlu layak mendapatkan pasar hingga keseluruh dunia termasuk Malaysia.
Selanjutnya Wagub berharap, kerjasama kedua negara dalam bidang perdagangan ini dapat mempererat hubungan kedua negara.
“Mudah mudahan hadirnya NTB Mall semakin mendekatkkan NTB dengan Malaysia, apalagi Lombok Malaysia sudah ada direct flight 2 kali sehari, maka semakin mudah,” katanya.
Sebelumnya CEO Encorp Bhd, Hazurin kagum atas komitmen Pemprov NTB dibawah pemerintahan Gubernur NTB, Bang Zul dan Wagub Ummi Rohmi yang komit mempromosikan produk NTB di luar negeri.
Pemprov NTB dinilai sangat cerdas memanfaatkan peluang dan cepat dalam bertindak.
“Kehadiran NTB Mall di Malaysia merupakan pertama tahniah dan selamat datang”. ucapnya.
Sementara itu, CEO NTB Mall Indah Purwanti menyebut untuk launching kali ini ia melibatkan 150 UMKM lokal dengan berbagai produk unggulan serta turunannya seperti tenun, ketak, hingga kuliner.
“Ini langkah kita untuk go global produk lokal NTB, apalagi taste kita sama melayu. InsyaAllah prospek kedepan kita bagus,” jelasnya.
Selain dihadiri para buyer Malaysia turut hadir dalam acara tersebut perwakilan KBRI serta masyarakat Indonesia yang ada di negara jiran tersebut. ***
UMKM Sasar Pasar Malaysia dan Singapura
Produk UMKM NTB beserta turunannya banyak diminati negara tetangga Malaysia dam Singapura, termasuk produk olahan
SINGAPURA.LombokJournal.com ~ Pemerintah NTB melalui misi dagang berencana memfasilitasi pelaku Usaka Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) NTBuntuk menyasar berbagai produk unggulannya ke buyer di luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura.
Potensi NTB untuk untuk memasarkan produk unggulanUMKM sangat besar.
“Kita diminta mengirim sample dulu karena ada beberapa komoditi kita seperti tenun serta mutiara sangat di minati terutama di singapura,” tandas Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti, M.AP di Singapura, Kamis (31/08/23), seperti dilaporkan Tim Publikasi Dinas Kominfotik NTB langsung dari Singapura.
Nelly menambahkan, selain produk unggulan UMKM seperti tenun dengan turunannya, produk yang juga banyak diminati yang peluang pasarnya menjanjikan di negara seperti Malaysia dan Singapura adalah produk olahan ikan (seafood).
“Ternyata permintaan produk olahan ikan banyak diminati, kami berharap pasar baru ini bisa dimaksimalkan para pelaku UMKM kita,” kata Nelly.
Atase Perdagangan Singapura Billy Anugrah mengungkapkan, misi dagang ke Malaysia dan Sngapura yang digagas oleh Pemprov NTB sangat tepat, karena kebutuhan pasar di Malaysia tidak berbeda jauh dengan Indonesia.
“Mengingat di Malaysia mayoritas Pekerja Migran Indonesia(PMI), jadi standar market tidak berbeda jauh dengan indonesia. Dan sangat pas menawarkan produk olahan makanan. Sedangkan di singapura yang merupakan negara transit kita mendorong lebih kepada private lebel corporationnya dimana produksi dan outsourcing barangnya dari indonesia,” jelas Billy.
Tidak hanya itu, Billy juga menyarankan agar para pengusaha lokal NTB jangan takut membuka kerjasama walapun bentuknya private label. bila para pengusaha tersebut ingin bersaing sekelas pasar singapura.
“Jangan takut. Ambil saja jika ada tawaran walau bentuknya private label. Karena peluang permintaan produksi besar dan serta jaminan kontrak jangka panjang pasti diberikan,” ingatnya.
Untuk diketahui, misi dagang tersebut dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 1-3 September 2023 dan rencananya akan dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah bertempat di Strand Mall Kuala Lumpur Malaysia. ***
Wagub NTB Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting
Jaringan Posyandu Keluarga dan Puskesmas harus dimasifkan sebagai pusat informasi intuk mencegah stunting
MATARAM.LombokJournal.com ~Posyandu Keluarga dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) harus dimanfaatkan untuk promosikan pendekatan promotif preventif, dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Jalillah dalam Evaluasi Terpadu Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Nusa Tenggara Barat di Mataram. Rabu (30/08/23).
Wagub NTB menekankan, stunting merupakan masalah kronis akibat kekurangan gizi, masih menjadi perhatian serius di Indonesia.
“Upaya percepatan penurunan stunting, salah satunya memanfaatkan jaringan Posyandu Keluarga dan Puskemas yang sudah ada di NTB,” ujar Ummo Rohmi.
Umi Rohmi selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) NTB menekankan, prntingnya memasifkan peran Posyandu Kekuarga dan Puskesmas.
Keduanya sebagai pusat informasi dan edukasi untuk mencegah stunting melalui pola makan yang sehat, Lingkungan yang bersih, memberikan edukasi, Literasi dan pemberian gizi yang cukup.
Ummi Rohmi ingin memastikan, tiap keluarga di NTB memiliki akses yang mudah dan cepat untuk mendapatkan pelayanan informasi.
“Tentang pola makan yang baik, lingkungan, atasi pernikahan usia muda, dan gizi yang diperlukan, terutama bagi anak-anak Posyandu Keluarga dan Puskemas akan menjadi ujung tombak dalam upaya kami untuk mencapai tujuan ini.” ujar Umi Rohmi.
Lebih lanjut dikatakan, langkah-langkah konkret yang diambil Pemerintah Provinsi termasuk pelatihan bagi petugas Posyandu dan Puskemas untuk memberikan informasi yang akurat tentang gizi seimbangkepada ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga dengan anak-anak.
Program Posyandu Keluarga akan menjadi sebuah tempat untuk mendidik untuk memperluas, menjangkau lebih banyak orang tua.
Tujuannya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemberian makanan bergizi bagi pertumbuhan anak-anak, dan memasifkan kondisi peralatan yang digunakan saat Posyandu.
“Posyandu Keluarga akan menjadi sebuah tempat untuk mendidik,” ujar Umi Rohmi.
Diharapkan, melalui pendekatan yang terpadu ini, Provinsi NTB akan mampu mencapai penurunan yang signifikan dalam angka stunting.
Langkah-langkah yang dicanangkan tersebut menurut Ummi Rohmi menunjukkan komitmen yang kuat dari Pemerintah Provinsi NTB mengatasi masalah gizi buruk dan stunting.
Serta memberikan generasi muda NTB peluang yang lebih baik untuk tumbuh dan berkembang secara sehat.
“Semoga melalui pendekatan yang terpadu ini Provinsi NTB mampu mencapai peniruan yang signifikan,” ujar Ummi Rohmi.
Anak Harus Sehat untuk Capai Cita-citanya
Anak harus mendapat makanan yang bergizi, dan dididik memilah sampah agar tertanam intik jaga lingkungan
LOBAR.LombokJournal.com ~Untuk mencapai cita anak-anak setinggi-tingginya, maka anak-anak harus sehat. Anak harus gemar memakan makanan yang sehat yang terdapat protein hewani dan nabati.
“Selain itu, anak-anak juga harus dididik memilah sampah, supaya tertanam dari kecil untuk menjaga lingkungan,” ujar Umi Rohmi.
Sementara itu, Kepala Sekolah PAUD Bakti Seruni, Kartini, S. Pd., menyampaikan terimakasih kepada Wakil Gubernur meluangkan waktunya untuk berkunjung ketempat ini.
“Terkait program Bakti Seruni Berbagi dengan jimpitan beras. Sehingga setiap hari Senin dikumpulkan oleh anak-anak. Setelah terkumpul banyak bisa dimasak untuk anak-anak dan sisanya bisa dibagikan ke masyarakat sekitar PAUD,” ungkapnya.***
Program Talent Scouting Pondok Pesantren di Lombok
Caleg DPR RI PKB Dapil Pulau Lombok, Lalu Hardian Irfani, menyiapkan program talent scouting untuk menyiapkan masa depan santri pondok pesantren
MATARAM.LombokJournal ~ Lalu Hardian Irfani tengah menyiapkan program Talent Scouting untuk mencari individu dengan bakat-bakat terbaik di Pondok Pesantren (Ponpes) seluruh Pulau Lombok.
Menurut Ketua Komisi V DPRD NTB itu, kegiatan talent scouting itu menjadi panggung bakat-bakat unggul di ponpes, ini akan membuka mata khalayak bahwa Pondok Pesantren di Pulau Seribu Masjid memiliki potensi individu yang luar biasa di berbagai bidang.
“Kegiatan Talent Scouting ini kami rancang juga sebagai bagian dari upaya nyata untuk mengangkat marwah Pondok Pesantren,” kata Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa NTB ini, Selasa (29/08/23).
Lalu Hardian Irfani, politisi Lombok Tengah yang dekat dengan kalangan pondok pesantren ini dipersiapkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Muhaimin Iskandar maju sebagai Calon Anggota Legislatif DPR RI dari Dapil Pulau Lombok pada Pemilu 2024.
Lalu Hardian Irfani mengusus motto ‘Melayani Umat, Tawadhu Ulama’ ini mengatakan, pondok pesantrem telah lama menjadi pusat pendidikan Islam di Indonesia.
Pondok pesantren menjadi tempat para santri belajar agama, akhlak, dan ilmu pengetahuan umum.
Namun, di balik fokus utama pada pendidikan agama itu, kata Hardian, pondok pesantren juga memiliki banyak individu berbakat dalam berbagai bidang.
Anggota DPRD NTB yang biasa disapa Haji Ari ini mengemukakan, pondok pesantren merupakan tempat yang merangkul berbagai aspek kehidupan, sehingga bukan hanya pendidikan agama yang diutamakan.
Bahkan banyak pondok pesantren di Pulau Lombok yang memiliki program-program pelatihan dan kegiatan di luar kurikulum utama, seperti seni, olahraga, bahasa, musik, tari, debat, dan lainnya.
“Ini membuka pintu bagi para santri yang memiliki bakat-bakat kreatif dan potensi di bidang-bidang tersebut,” imbuh pria yang dikenal dekat dengan para alim ulama di Pulau Seribu Masjid ini.
Ditegaskan, program Talent Scouting yang disiapkan pihaknya tersebut akan menjadi panggung bagi santri-santri dengan bakat terbaik tersebut.
Nantinya, para santri yang terpilih dan terjaring dalam program Talent Scouting ini akan mendapat pembinaan yang akan mengarahkan mereka untuk pencapaian masa depan yang lebih baik.
Lalu Hadrian menjelaskan, bagi para santri talent scouting ini akan menjadi ajang bagi mereka mengembangkan potensi individu secara holistik. Sebab memang didesain untuk mengenali dan mendukung bakat para santri.
Bukan hanya mendukung pertumbuhan mereka dalam bidang tertentu, tetapi juga membantu membangun rasa percaya diri dan identitas positif.
“Santri dengan bakat-bakat unggul itu sering kali memiliki keterampilan khusus yang dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Seorang santri yang memiliki bakat dalam debat atau pidato dapat mengasah keterampilan berbicaranya, yang juga bermanfaat dalam pelajaran agama dan ilmu pengetahuan,” kata Hadrian
Talent scouting ini juga membantu para santri untuk lebih awal mengenali minat dan potensi karir mereka di masa depan. Ini membimbing mereka dalam memilih jalur pendidikan dan profesi yang sesuai dengan keahlian mereka.
Menurutnya, dengan santri-santri yang memiliki masa depan cerah, secara tidak langsung akan meningkatkan marwah, citra, dan reputasi pondok pesantren di mata masyarakat secara luas.
Ia menegaskan kesiapan dirinya menjembatani bakat-bakat terbaik dari pondok pesantren di Pulau Lombok untuk mencapai masa depan yang cerah tersebut dengan memanfaatkan jejaring yang dimilikinya. Program talent couting yang disiapkannya, akan memiliki link and match dengan para pemangku kepentingan.
Sehingga mereka yang memiliki bakat-bakat terbaik tersebut akan terus mendapat kesempatan secara berkelanjutan.
Hal itu memungkinkan mereka yang memiliki bakat di bidang akademik, bisa mengakses beasiswa untuk menempuh jenjang pendidikan yang mereka inginkan. Sedang yang memiliki bakat di bidang olahraga juga akan didekatkan dengan industri olahraga sesuai dengan bakat mereka. Pun mereka yang memiliki kelebihan dan bakat di bidang seni, akan mendapatkan akses serupa.
“Sebagai panggung untuk para santri dengan bakat terbaik dari pondok pesantren di Pulau Lombok, Talent Scouting ini kami siapkan sebagai investasi masa depan untuk anak-anak kita yang menempuh pendidikan di pondok pesantren,” ucap Ari.
Dalam jangka panjang kata H Ari, para santri-santri yang telah sukses melalui program Talent Scouting ini, akan terlibat dalam pengembangan bakat adik-adik mereka.
Antara lain dengan berpartisipasi dalam bentuk dukungan pelatihan, mentorship, atau bahkan dukungan finansial.
“Kami meyakini sepenuhnya, dengan dukungan yang tepat, bakat-bakat unggul dari pondok pesantren dapat menginspirasi, mencapai prestasi luar biasa, dan pada akhirnya berkontribusi besar pada masyarakat secara luas,” kata Hadrian (*)
Bakti Stunting, Wagub NTB Kunjungi Desa Pengadang
Gerakan Gotong Royong Bakti Stunting kali ini dilakukan di Desa Pengadang, Lombok Tengah
LOTENG.LombokJournal.com ~ Dalam Gerakan Gotong Royong Bakti Stunting, para Kades dan Kadus diminta berperan masif untuk mengawal dan memantau masyarakatnya, agar hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan.
Dorongan itu disampaikan Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Jalillah di tengah kegiatan gerakan Gotong Royong Bakti Stunting, di Desa Pegadang Lombok Tengah, Senin (28/08/23)
Tema gptpng royong bhakti stunting itu yakni Intervensi Pemberian Protein Hewani, seperti telur, daging, ikan dan ayam.
Menurut Wagub NTB, gerakan gotong royong itu untuk menekan angka stunting yang juga disebabkan oleh sanitasi yang buruk, dan kurangnya asupan gizi yang baik pada masyarakat.
“Kita harus kompak, harus bersama-sama menjaga kesehatan keluarga termasuk kesehatan lingkungan agar kita semua bisa hidup sehat,” ujarnya.
Selain itu, Wagub NTB menghimbau penurunan angka stunting di Pegadang harus disegerakan. Mengingat angka stuntingnya termasuk tinggi, di atas 30 persen.
Bila masyarakat sehat maka generasi sepuluh hingga duapuluh tahun yang akan datang menjadi lebih baik.
Pada kesempatan itu Wagub juga memantau secara langsung pengukuran tinggi dan berat badan balita. Selanjutnya memberikan bantuan telur pada keluarga yang terindikasi stunting.
Usai dari Posyandu Cempaka, Wagub selanjutnya mengunjungi Posyandu Kecil Ceria Dusun Banjar 1 Pegadang, yang jaraknya 2 KM dari lokasi pertama.
Hadir mendampingi Wagub pada giat ini Asisten I Pemprov NTB, Karo Administrasi Pimpinan, Kadis Perdagangan, Kepala Bappeda, Kadis Kesehatan , Kadis PMPD Dukcapil , Kadis Dikbud , Kadis Perdagangan, Kadis Perhubungan , Kadis Perkim , Kadis ESDM, Karo AP, Karo Hukum, Karo Kesra, Kepala BKKBN dan pejabat dari Kabupaten termasuk Camat dan Kades/Kadus setempat. ***