Indeks

Kirab Obor Asian Games,  Sejarah Bagi NTB

Menteri Koordinator Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan dan Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi yang berlari membawa obor dari Pantai Ampenan menuju Kota Tua, rabu (25/07)(Foto; AYA/Lombok Journal)
Simpan Sebagai PDFPrint

 Menko Maritim Luhut Binsar Pangaribuan memuji keindahan NTB, dan memuji segenap kemajuan NTB di bawah kepemimpinan TGB

MATARAM.lombokjournal.com — Pertama kalinya, NTB masuk dalam rangkaian Kirab Obor Asian Games 18, Jakarta-Palembang, setelah di hari sebelumnya kirab berlangsung di Provinsi Bali.

Obor yang tiba di Lombok haRabu, (25/07) pagi, menjadi hari bersejarah bagi NTB.

Kirab obor Asian Games tersebut  diawali oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan dan Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi yang berlari membawa obor dari Pantai Ampenan menuju Kota Tua.

Kemudian dilanjutkan oleh para atlet NTB menuju halaman Kantor Gubernur NTB. Kirab obor tersebut berlangsung meriah disamping diikuti oleh ratusan atlet, anggota TNI, POLRI, juga disaksikan oleh ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan perjalanan obor tersebut.

Sebelum kirab obor tersebut, Menko Maritim menyampaikan sambutan. Ia menyatakan  kegiatan tersebut merupakan momen penting dan berharga bagi Gubernur NTB di akhir masa kepemimpinannya.

Menko yang akrab disapa LBP ini pun memuji keindahan NTB, dan memuji segenap kemajuan NTB di bawah kepemimpinan TGB. Menurutnya, kelak NTB akan menjadi provinsi yang sangat maju.

“Saya dengar pertumbuhan ekonomi di sini lebih tinggi dari pertumbuhan nasional. NTB akan maju menurut saya, pantai hebat, rakyat kerja keras, tambang bisa dikembangkan, beberapa pulau kaya dengan (produksi) jagung dan gula tebu. Semua sedang berjalan, dan Gubernur sangat kooperatif, kita harap pertumbuhan ekonominya terus meningkat,” jelasnya.

Menko Maritim berpesan agar rakyat NTB menjaga dan melestarikan apa yang telah dibangun dan tengah dikembangkan di NTB. Terutama terkait proyek KEK Mandalika.

“Rawat tempat ini dengan baik dan bersih, jangan (sampai) budaya kita jadi terkuras juga, ini semua bisa terjadi setelah 29 tahun mandalika terbengkalai, sekarang persoalan tanah dan lainnya sudah selesai, dan pemerintah telah berkomitmen akan menjadikan sebagai tourist destination international,” pungkasnya.

Usai melepas kirab obor tersebut, Menko Maritim dan Gubernur NTB bergegas menuju jalan Pejanggik di depan  kantor Gubernur untuk menerima api obor Asian Games 2018 dari Kapolda NTB, Brigjen Pol Achmat Juri,  di acara Torch Relay Asian Games XVIII Tahun 2018.

AYA

Exit mobile version