Indeks
Umum  

Disebut Tak Efektif Cegah Covid-19, PenjuaLan Masker Scuba Merosot Drastis

Pedagang masker scuba di Jalan Pejanggik Mataram, awalya menjual dengan harga 10-20 ribu, sekarang diobral dengan harga Rp.5 ribu / Foto; AYA
Simpan Sebagai PDFPrint

Pedagang  tetap memilih jualan masker scuba karena sudah telanjur membeli dari pembuatnya

MATARAM.lombokjournal.com

Sejak ada imbauan penggunaan masker scuba, karena disebut tak efektif cegah virus CoVID-19, dampaknya penjualan masker scuba di Mataram merosot drastis.

Para pedagang masker scuba eceran yang sebelumnya bisa mendapatkan omzet rata-rata Rp 200-400 ribu per hari, kini omzetnya paling tinggi hanya mencapai Rp100 ribu per hari.

Salah satu pedagang masker scuba di Pejanggik Mataram, Zulfian Hidayat  mengaku sangat dirugikan,setelah ada imbauan tentang masker scuba yang dikatakan tak efektif cegah virus Corona.

“Bener-bener turun drastis pembelinya sekarang. Sebelumnya dulu saya dapat omzet Rp 200-400 ribu sehari , sekarang seharian dari pagi sampai malam jualan cuma dapat Rp 100 ribu,”  kata Zulfian saat ditemui di tempatnya berjualan, Kamis (24/09/20).

Zulfian mengaku sudah tahu informasi tentang masker scuba yang disebut-sebut tak efektif cegah virus Corona.

Namun demikian, ia tetap memilih jualan masker scuba lantaran sudah telanjur membeli dari pembuatnya.

“Kalau saya gak jualan, ya saya rugi. Terpaksa saya jual saja meskipun yang beli satu dua orang yang penting barang saya habis, larangan itu sangat berpengaruh, dulu awal-awal saya jual dengan harga 10-20 ribu sekarang diobral dengan harga Rp. 5 ribu saja” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh penjual masker scuba di Jalan Catur warga Mataram, Saifudin mengatakan jika omset jualannya juga menurun.

“Sepi sekali akhir -akhir ini, selain karena dilarang pemerintah juga sekarang  banyak yang jual Masker scuba ini”ujarnya

Ia menyatakan, stok masker yang dijualya skarang meruoakan sisa stok dari awal sebelum ada imbauan tak pakai masker scuba.

AYA

Exit mobile version