Indeks

Dihantam Gelombang, Kapal Nelayan Terbalik di Lotim  

Peristiwa terjadi saat kapal dihantam gelombang dalam perjalanan pulang dari laut Kaliantan menuju Labuan Lombok

Kapal yang ditumpanginya terbalik dihantam gelombang di Perairan Kaliantan, Kabupaten Lombok Timur
Tim SAR Gabungan melakukan pencairan 1 ABK kapal nelayan yang hilang usai kapalnya terbalik dihantam gelombang di perairan Kaliantan, Lombok Timur / Foto: Instagram Kantor SAR
Simpan Sebagai PDFPrint

 Kapal dengan GT 29 panjang 15,5 dan lebar 4 meter dihantam gelombang dari arah belakang

MATARAM.LombokJournal.com ~ Satu orang anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang terbawa arus. Hal itu setelah kapal yang ditumpanginya terbalik dihantam gelombang di Perairan Kaliantan, Kabupaten Lombok Timur.

Informasi dari Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Kayangan, peristiwa tersebut terjadi Kamis (05/03/26) sekitar pukul 17.30 WITA saat kapal dihantam gelombang dalam perjalanan pulang dari laut Kaliantan menuju Labuan Lombok. 

BACA JUGA : Takbiran Bisa Saja Berbarengan dengan Nyepi

Kapal dengan GT 29 panjang 15,5 dan lebar 4 meter dihantam gelombang dari arah belakang. Kapten kapal tidak dapat mengendalikan dan akhirnya terbalik dan semua ABK Kapal tenggelam.

Dari lima orang ABK yang berada di atas kapal tersebut, empat orang berhasil selamat. Sementara satu orang bernama Amirudin (50) warga asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan masih dalam pencarian. 

Tim Rescue Pos SAR Kayangan diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan.

BACA JUGA : Prediksi BMKG, Musim Kemarai Datang Lebih Awal

“Tim diberangkatkan pukul 09.20 WITA menggunakan truc personel dan membawa peralatan SAR air,” ungkap Koordinator POS SAR Kayangan, M Darwis, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Hariyadi.

Tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian. Operasi pencarian melibatkan SAR Unit Lombok Timur, Polairud Polres Lombok Timur, Pos AL Lombok Timur, Babinsa Kaliantan, Bhabinkamtibmas Kaliantan, BPBD Lombok Timur, serta masyarakat setempat.

BACA JUGA  : Angin Puting Beliung Rusak Aap Rumah di Sekotong

Kelima korban sempat berkumpul di atas lunas kapal yang terbalik. Namun, gelombang besar menghantam kembali sebanyak 2 kali yang mengakibatkan mereka terpencar. 

Kapten berhasil mengumpulkan 3 ABK yang posisinya berdekatan menggunakan pelampung. Namun, 1 ABK hilang tak terlihat setelah hantaman gelombang kedua. 

Kapten dan 3 ABK selamat setelah berenang sejauh 2 mil ke daratan untuk mencari bantuan. Kapten kapal menghubungi Pos Polairud Polres Lotim. 

Selanjutnya informasi diteruskan ke Pos SAR Kayangan untuk bantuan SAR.dan

 

Exit mobile version