Sekarang sudah mulai gerakan menanam pakan
MATARAM.lombokjournal.com –
Lima Desa di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) masing-masing desa Pengengat, Sukadana, Teruwai, Bangket Parak, dan Desa Mertak, disinergikan menjadi desa 1000 sapi. Kelima desa itu yakni.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Ir. Hj. Budi Septiani mengatakan,NTB, dalam hal ini Lombok Tengah, sebagai penerima manfaat dari program 1000 sapi tengah menyiapkan persediaan kandang,pakan serta pengembangan hijauan pakan ternak (HTP).
“Pengadaan dari pusat tidak ada dari kita ,kita penerima manfaat saat ini kita dalam proses persediaan ,persiapan kandang persiapan pengembngan HTP sekarang sedang bimtek juga,” ujar Hj Budi Septian, Selasa (20/10/20).
Budi menyebut persiapan sudah dilakukan hingga 80 persen, sekarang sudah mulai gerakan menanam pakan, ada pendampingan dari Uiversitas Mataram.
“insyaallah jika tendernya berjalan lancar November mungkin sudah bisa sapi tersebut didatangkan ke petani ternak,” terangnya.
Kandang milik kelompok dan di masing-masing desa per kelompok dikasih 200 Ekor sapi, masing-masing kelompok harus menyiapkan 40 Hektare ,untuk Hijauan pakan ternak (HTP), kandangnya kurang lebih 60 are .
Budi menyatakan sudah ada bahan baku yang disiapkan, makanya NTB terpilih dalam proses calon petani calon lahan (CPCL) nya ketat.
“Insyalah November, karena begitu sapinya datang tentunya pakannya harus siap jadi persyaratan utama untuk penerima program harus ketersediaan pakannya terjamin,” katanya.
Aya
