Beberapa program yang sudah berjalan, mulai dari dokter desa, ambulan desa, Jubah, saber drop out, hingga saber gebuk
LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Peringatan hari jadi Kabupaten Lombok Utara ke-10, Sabtu (21/07) 2018, dijadikan momentum untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan pelayanan publik.
“Ini menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan 10 tahun KLU. Tentu banyak kekurangan-kekurangan, dan itu menjadi motivasi untuk terus melakukan yang terbaik,” kata Bupati KLU, H.Najmul Akhyar, dalam sambutannya saat upacara peringatan HUT Dasawarsa KLU, di lapangan Tioq Tata Tunaq Tanjung, Sabtu (21/7).
Dikatakannya, berbagai raihan prestasi dan penghargaan yang telah diraih Lombok Utara selama ini, tidak terlepas dari kerjasama semua elemen yang ada, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat hingga media.
“Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, di tengah keterbatasan sebagai Semarak ibu-ibu daerah otonomi baru, yang memiliki kapasitas viskal yang kecil, tapi banyak prestasi yang sudah ditorehkan. Ini kado buat masyarakat KLU,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Najmul juga menyampaikan beberapa program yang sudah berjalan, mulai dari dokter desa, ambulan desa, Jubah, saber drop out, hingga saber gebuk.
Pringatan Dasawarsa KLU dihadiri Wakil Gubernur NTB. H. Moh Amin, Kepala Daerah se -NTB, Mantan bupati KLU pertama, H.Johan Sjamsu, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh adat.
Diakhir acara, masyarakat juga disuguhkan dengan berbagai hiburan, mulai dari atraksi seni bela diri pelajar asal Korea Selatan, pawai budaya dan potensi desa.
DNU
