Hibah Tanah Pemprov NTB, Untuk Kantor Bahasa

Dukung Bahasa Daerah, Pemprov NTB memberikan hibah tanah untuk dijadikan Kantor Bahasa

LOBAR.lombokjournal.com ~ Dukungan dan apresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk Rumah Bahasa, dilakukan dengan memberikan hibah tanah untuk ditempati Kantor Bahasa.

Ini merupakan Keseriusan Pemprov NTB untuk mendukung Bahasa Daerah yang menjadi sumber kebahasaan untuk memperkaya bahasa Indonesia. 

BACA JUGA: Final, Persiapan MXGP of Indonesia Samota, Sumbawa 2022

Hibag tanah untuk Kantor Bahasa merupakan dukungan Pemprov NTB

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah yang diwakili Kepala Biro Organisasi Setda NTB Dr. Nursalim, mengucapkan terima kasih kepada Kantor Bahasa Provinsi NTB yang berkonsentrasi melakukan revitalisasi bahasa daerah. 

Menurutnya, tugas itu tidak mudah. Apalagi diketahui bersama, seiring perkembangan zaman, eksistensi bahasa daerah kian terancam keberadaannya. 

“Bahkan, beberapa bahasa daerah di Indonesia ada yang dinyatakan hampir punah. Tentu kita semua tidak ingin kondisi demikian dialami oleh bahasa daerah kita,” jelas Dr. Nursalim.

Ia mengatakan itu, saat membuka Diskusi Terumpun Revitalisasi Bahasa Daerah, Bahasa Sasak, Samawa dan Mbojo, Jumat (17/06/22) di Hotel Aruna Senggigi. 

Hilangnya bahasa daerah berarti hilang juga identitas kebangsaan. 

Karena itu, Nursalim  mengajak masyarakat dan semua pihak terus melestarikan bahasa daerah.

“Mengenal dan menjaga bahasa daerah artinya kita juga ikut menjaga kelangsungan hidup bahasa dan sastra daerah yang menjadi kekayaan bahasa kita,” ajaknya.

Banyak cara sederhana yang dapat dilakukan untuk terus melestarikan bahasa daerah. Di antaranya, melakukan kegiatan atau lomba dengan menggunakan bahasa daerah.

Penggunaan bahasa daerah sebagai mata pelajaran wajib dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, juga cara melestarikan bahasa daerah.

BACA JUGA: Joki Cilik akan Hilang dengan Peraturan Pordasi

“Upaya dan cara-cara tersebut, dapat menggairahkan kembali minat masyarakat dalam menggunakan bahasa daerah,” jelasnya.

Menurutnya, pemprov mendukung penuh semua program Kantor Bahasa, termasuk diskusi terumpun pelaksanaan kegiatan revitalisasi bahasa daerah Sasak, Samawa dan Mbojo ini. Kegiatan ini menjadi upaya melakukan revitalisasi bahasa daerah.

Sementara itu, Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB, Puji Retno Hardiningtyas, S.S. M.Hum, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov NTB.

“Baik itu dukungan program kegiatan maupun diskusi untuk kegiatan revitalisasi bahasa daerah Sasak, Samawa dan Mbojo,” kata Retno.

Diharapkan masyarakat mendukung dan mencintai bahasa daerahnya sendiri. Caranya dengan menggunakan bahasa daerah dengan baik dan benar.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Rektor UMM Mataram, Rektor Univ. Hamzanwadi Lotim, Pejabat  BPKAD, Kadis Pendidikan Kab/Kota se NTB dan budayaaan,para  akademisi, pakar bahasa, komunitas, budayawan serta tokoh masyarakat NTB. ***




NTB Kolaborasi Trade and Investment dengan Uni Eropa

H.E Vincent Piket menyatakan, delegasi Uni Eropa Provinsi NTB yang pertama dikunjungi delegasi Uni Eropa karena potensi di perdagangan dan investasi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Para pelaku usaha di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) punya kesempatan melakukan kolaborasi dengan negara-negara anggota Uni Eropa, terutama pada sektor perdagangan dan investasi (trade and investment).

NTB merupakan provinsi pertama yang didatangi delegasi Uni Eropa
Gubernur Zul dan H.E Vincent Piket

Ini merupakan bagian komitmen Provinsi NTB untuk memperkuat hubungan kerjasamanya dengan berbagai pihak.

BACA JUGA: Jelang MXGP Samota, NTB dan Bali Sepakat Wisata Terpadu

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat menerima kedatangan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia di Pendopo Gubernur NTB, Selasa (14/06/22).

“InsyaAllah akan ada kerjasama kita dengan Uni Eropa di bidang pendidikan, ekonomi dan perdagangan,” kata Gubernur Zul

Sementara itu, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, H.E Vincent Piket menyatakan ia dan delegasi Uni Eropa lainnya memilih Provinsi NTB sebagai provinsi Indonesia pertama yang dikunjungi. Karena NTB memiliki potensi yang besar di sektor perdagangan dan investasi.

“Kami memilih NTB karena memiliki banyak potensi di sektor perdagangan dan investasi, seperti pada bidang pertanian, perikanan dan juga pendidikan,” tutur H.E Vincent.

Dijelaskan, ada beberapa program dari Uni Eropa yang berhubungan dengan program Pemerintah di NTB, seperti Eco Green, Pengembangan Kurikulum untuk Program Pertukaran Pelajar.

“Tentunya ada beberapa program di NTB yang berhubungan dengan Uni Eropa, seperti Eco Green dan Curriculum Development untuk Pertukaran Pelajar,” jelasnya.

Terakhir H.E Vincent Piket juga menyampaikan, selain Provinsi NTB, akan ada sekitar 10-15 Provinsi lain yang menjadi target kunjungan Uni Eropa  dan delegasinya.

BACA JUGA: Dinas Pariwisata KLU Siapkan Program Penataan Pariwisata

“Ada sekitar 10-15 provinsi yang meniadi target keseluruhan program Uni Eropa. Untuk Indonesia sendiri, seperti Provinsi-provinsi di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan lainnya,” tutup H.E Vincent.***




Angkatan Kerja yang Berkompetensi Digital Banyak Dibutuhkan

Plt Kadis Kominfotik NTB berharap, angkatan kerja memanfaatkan hadirnya digital talent scholarship  

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tenaga trampil yang memiliki kompetensi teknologi dan digitalisasi diharapkan banyak lahir terutama dari lulusan sekolah kejuruan di Nusa Tenggara Barat. 

“Kehadiran digital talent scholarship dari Kementerian Komunikasi dan Informasi ini dapat dimanfaatkan oleh angkatan kerja muda kita agar makin banyak diserap oleh dunia kerja dan usaha,” ujar Plt Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Baiq Nelly Yuniarti di Hotel Aston, Mataram, Selasa, (14/06/22). 

BACA JUGA: Wagub NTB Tinjau Eco Office, Setda NTB Jadi Barometer OPD

Dibutuhkan angkatan muda yang punya kompetensi digital
Baiq Nelly Yuniarti

Saat ini NTB memiliki 87 ribu siswa dari 320 SMK. Pemerintah Provinsi juga telah menghadirkan program inovasi teknologi termasuk digital melalui program unggulan re engineering SMK, Science and Technology Park (STIPark) yang didukung oleh keberadaan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).

Itu juga untuk pengembangan bisnis digital dan teknologi. 

Ia berharap makin banyak pihak yang melakukan penguatan sumberdaya melalui kegiatan pelatihan, sertifikasi dan lain lain. 

Sementara itu, Ika Desi Apriliani dari kelompok kerja program Vocational School Graduate Academy yang digelar Balai Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Penelitian Kominfo Surabaya, Jawa Timur mengatakan, melalui Digital Talent Scholarship diharapkan angkatan kerja muda Indonesia memiliki kompetensi digital.

Dengan demikian angkan kerja muda NTB dapat bersaing dalam era  global. 

Pihaknya bekerjasama dengan lembaga pendidikan tinggi berupaya melatih talenta digital setiap tahunnya. 

“Dari dua juta lebih angkatan kerja muda setiap tahunnya tidak hanya diberikan pelatihan namun juga diberikan sertifikat standar kompetensi kerja  nasional oleh asesor independen,” jelas Ika. 

Ditambahkannya, tahun ini digital talent scholarship mempunyai target 14 ribu orang. Tahun 2021 lalu, dari target 12 ribu orang, sebanyak 35 ribu orang yang mendaftar meluluskan delapan ribu orang bersertifikat. 

Salah satu strategi perguruan tinggi adalah dengan melakukan uji kompetensi digital jaringan dan multimedia, agar keahlian yang dimiliki spesifik bagi pasar kerja, dunia usaha dan industri. 

BACA JUGA: Jelang MXGP Samota, NTB dan Bali Sepakat Wisata Terpadu

“Ini upaya perguruan tinggi melahirkan profesionalisme tenaga kerja”, sebut HL Darmawan Bakti, Rektor Universitas Teknologi Mataram. 

Hadi pula dalam kegiatan tersebut, pelaku industri Salis Aprilianto, puluhan mahasiswa dan lulusan SMK se NTB. ***

 




Wabup Danny Hadiri Pelepasan Siswa, Ini Pesannya 

Kata Wabup Danny, belajar tak menjamin seseorang untuk sukses, tapi dengan belajar mempermudah jalan mencapai kesuksesan

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Siswa dan siswi lulusan  dari SMKN 1 Tanjung diharapkan menjadi anak muda berprestasi,  kompetitif, dan berdaya saing tinggi.

“Sehingga dapat berpacu dengan anak muda dari daerah lain serta mampu memberikan sumbangsih dalam membangun Kabupaten Lombok Utara ke depan,” kata Wakil Bupati Lombok Utara, Dany Karter Febrianto R ST, M.Eng. 

Wabup Fanny hadiri pelepasan siswa

Wabup Danny mengatakan itu saat menghadiri pelepasan Siswa Siswi Kelas XII SMK Negeri 1 Tanjung KLU, Senin (13/06/22).

BACA JUGA: Sosialisasi BPJS untu Tenaga Kontrak di Lombok Utara

“Mari siapkan diri kita untuk menjadi anak-anak yang berfikir cerdas, berkarakter dan mampu berkompetisi,” tegas Wabup.

Para siswa yang lulus diminta terus menggali potensi yang dimiliki, belajar tidak menjamin diri seseorang untuk sukses. Tapi dengan belajar dapat mempermudah jalan adik-adik dalam mencapai kesuksesan dimasa depan.

“Selamat kepada seluruh siswa dan siswi  SMKN 1 Tanjung yang telah dinyatakan lulus UN,” kata Wabup Danny

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMKN q Tanjung melaporkan, jumlah siswa SMKN 1 Tanjung sebanyak 856  siswa. Yang Kelas XII berjumlah 348 siswa, dan lulus UN sebanyak 343 siswa.

“Adapun 5 siswa yang tidak lulus dikarenakan tidak mengikuti ujian Nasional,” jelas Kepala Sekolah.

BACA JUGA: Unram Rencanakan Kebun Kopi di KLU, Jadi Obyek Wisata

Hadir dalam acara pelepasdan siswa itu, Ketua Komisi III DPRD KLU Artadi S.Sos, Kepala UPTD Dikbud NTB, para siswa dan siswi Kelas XII l, serta undangan lainnya.***

 




Selekda ASC Menangkan Ramli dan Linda Aulia

Siswa SMKN 1 Praya, Ramli dan Linda Aulia, siswa SMKN 4 Mataram terpilih dalam Selekda Asean Skills Competition (ASC)  XIII, dan mewakili NTB dalam Seleknas

MATARAM.lombokjournal.com ~ Siswa SMKN 1 Praya atas nama Ramli dari kejuruan Restaurant Service, dan siswa SMKN 4 Mataram atas nama Linda Aulia, terpilih dalam seleksi daerah (Selekda) Asean Skills Competition (ASC)  XIII tahun ini. 

Kerduanya akan mewakili NTB pada seleksi nasional (seleknas) ASC pada bulan September mendatang. Penyelenggaraan kompetisi Restaurant Service dan Fashion Technology yang berlangsung dua tahun sekali ini dilaksanakan tanggal 8-10 Juni 2022, yang berlangsung di SMKN 4 Mataram.

BerHarap pemenang Selekda ASC KE JENJANG INTERNASIONAL
I Gede Putu Aryadi

“Para pemenang yang akan berlanjut ke Seleknas harus menyiapkan diri sebaik-baiknya,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), I Gede Putu Aryadi, S.Sos, M.H 

Putu Aryadi mengatakan itu saat menutup Seleda Calon Kompetitor Asean Skills Competition (ASC) XIII tahun 2022 untuk wilayah Provinsi NTB di hotel Grand Madani, Jumat (10/06/22).

BACA JUGA: Ini Dia! Senggeger Lombok Pemikat Hati Wanita

Selekda itu untuk menyiapkan dan memilih calon-calon kompetitor yang memiliki keahlian (skill) dan kompetensi, sesuai kejuruan yang akan dilombakan.

Siswa yang terpilih akan bersaing di Seleknas ASC XIII, selanjutnya ke ajang ASC international. 

Pemenang dalam Selekda mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 2.500.000 untuk juara 1.

Selain itu, masing-masing kejuruan yang nilainya melampaui passing grade akan menjadi perwakilan NTB untuk mengikuti Seleksi Nasional ASC pada tanggal 5-9 September 2022. 

Dari Seleknas akan dipilih 3 orang peserta terbaik yang akan mengikuti TC (Training Center) 1 selama 3 bulan dan TC 2 selama 6 bulan. 

Dua peserta terbaik akan dipilih untuk menjadi perwakilan Indonesia ke Tingkat International ASC XIII di Singapura. 

Persiapan sebaik-baiknya

Kepala Disnakertrans Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos, M.H meminta para pemenang yang akan berlanjut ke Seleknas menyiapkan diri sebaik-baiknya.

Selekda merupakan langkah awal dari perjalanan panjang, yang sangat menentukan ke depannya. 

Menurutnya, langkah awal itu harus dilakoni dengan penuh keyakinan dan optimistik untuk bisa menjadi pemenang. 

Spirit untuk bisa jadi yang terbaik harus ditumbuhkan sejak awal.

BACA JUGA: Setelah MXGP, Ironman Kelas Dunia Segera Hadir

 “Harus dibangun rasa percaya diri dan keyakinan bahwa kalian mampu. Keyakinan inilah yang akan menjadi kekuatan dan motivasi dalam proses kalian menuju puncak kesuksesan,” ucap Putu Aryadi memotivasi para peserta. 

Ia berharap peserta dari NTB pada akhirnya bisa mewakili indonesia pada ajang international

Untuk bisa menjadi wakil indonesia di ajang dunia, mantan Kadis Kominfotik NTB itu meminta Panitia, Tim Juri dan Guru pembimbing untuk mengawal dg lebih intens membina talenta peserta.

Kalau mungkin memberikan tips-tips jitu dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional maupun international.

Aryadi juga berpesan, lomba ini bukan hanya mengejar predikat juara. Sebab  dengan mengikuti kompetisi ini, peserta akan bertemu dengan kompetitor lain  dari berbagai daerah dan bahkan dari berbagai belahan dunia lainnya. 

“Sehingga menjadi kesempatan bagi peserta memperluas wawasan, belajar membangun jaringan dan memperkaya kemampuan berinteraksi serta berkomunikasi dengan dunia luar, sebagai modal penting mewujudkan masa depan yang sukses,” kata Aryadi.

Perwakilan Direktur Jendral Pembinaan Pelatihan dan Vokasi, Direktur Bina Stankomlatker, KementrIan Tenaga Kerja (Kemenaker) RI. Rini Hardwiyanti, S.Ip berpesan. agar para peserta yang menang dan terpilih ke tahap Seleknas untuk lebih giat lagi berlatih. “Penyelenggara Daerah dan pihak terkait harus terus melakukan pembinaan dan menyiapkan mental dan keterampilan yang diperlukan peserta untuk Seleknas,” kata Rini.. 

Rini juga berpesan untuk peserta yang belum menang agar menjadikan Selekda ini sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik. ***

 

 




Evaluasi Bagi PPPK Akan Dilakutan Tiap Tahun 

Pemerintah Daerah bisa melakukan evaluasi bagi PPPK yang tidak lagi memenuhi syarat, misalnya tidak disiplin atau pindah serta sudah mendapatkan pekerjaan lain

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sebanyak 97 orang menerima Surat Keputusan (SK) kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Guru, yang diserahkan Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, Senin (06/06/22) kemarin.

Saat penyerahan SK tersebut, Bupati Djohan mengingatkan, pentingnya disiplin waktu dan disiplin kerja bagi para guru yang beruntung  menerima SK PPPK tersebut.

Kalau soal diplin itu tidak diindahkan, Pemerintah Daerah dapat mengevaluasi kembali.

Evaluasi tiap tahun dilakukan untuk PPPK

“Bahkan bisa mencabut status ASN dari perjanjian kerjanya,” kata bupati, hari Senin (06/06)

BACA JUGA: Pemkab Lombok Utara Serahkan SK 97 Guru PPPK

Penting menjadi perhatian penerima SK itu, dengan status PPPK, penghasilan yang diterima masing-masing PPPK sama dengan penghasilan ASN fungsional lainnya. Hanya saja yang membedakan PPPK tidak mendapatkan pensiun layaknya ASN, bila sudah purna bakti. 

Bedanya dengan ASN, PPPK ini hanya tidak dapat pensiun dan tidak bisa memegang jabatan.

Selain itu seperti dikatakan Djohan Sjamsu, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD PSDM), akan melakukan evaluasi tiap 1 tahun sekali.

Tentu saja, terkait evaluasi itu akan dilihat pada masih atau tidak memenuhi syarat sebagai PPPK.

Misalnya kalau ada yang tidak lagi memenuhi syarat, seperti pindah atau sudah mendapatkan pekerjaan lain, maka evaluasi perlu dilakukan agar tidak ada yang tidak bekerja tetapi masih menerima penghasilan. 

Dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) No 28 tahun 2021 Pasal 43, masa hubungan perjanjian kerja PPPK paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun serta dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan masing-masing Instansi Daerah.

BACA JUGA: Roadshow PKK NTB di Lombok Utara, Bahas Stunting

Artinya, PPPK dikontrak minimal satu tahun dan paling lama 5 tahun, setelah itu bisa diperpanjang sesuai kebutuhan, dengan pertimbangan evaluasi kinerja yang baik.

Jadi ini perbedaan PNS dan PPPK terkait pemberhentian. PNS  diberhentikan dengan hormat saat pensiun, sedangkan PPK diberhentikan dengan hormat saat jangka waktu perjanjian kerja/kontrak berakhir.

***

 




Pemkab Lombok Utara Serahkan SK 97 Guru PPPK  

Pemkab Lombok Utara Tahap Dua Tahun 2021 menyerahkan SK kepada PPPK Formasi Guru Tahap Dua tahun 2021

TANJUNG.lombokjouenal.com ~ Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Guru Tahap Dua tahun 2021 kepada 97 orang, di Aula Segara Anak RSUD Lombok Utara, Senin (06/06/22). 

Penyerahan SK dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) itu melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) itu, dihadiri Wakil Bupati Danny Karter Febrianto

Ridawan.

BACA JUGA: Evaluasi Bagi PPPK akan Dilakukan Tiap Tahun

Pemkab KLU serahkan SK PPPK kepada 97 guru
Penyerahan oleh Wabup Danny

Saat penyerahan SK itu, Bupati Djohan berharap, semua guru yang sudah dapat menerima SK PPPK agar dapat melaksanakan pekerjaan dengan sungguh-sungguh.

“Ini untuk kepentingan pendidikan anak-anak Lombok Utara, agar menjadi generasi yang maju dan berdaya saing,’’ harap bupati. 

BACA JUGA: Roadshow PKK NTB di Lombok Utara, Bahas Stunting

Bupati Djohan juga menekankan disiplin waktu maupun disiplin kerja kepada para ASN. 

Jika hal keduanya tidak dilaksanakan dengan baik, Pemerintah Daerah dapat mengevaluasi kembali. Bahkan bisa mencabut status ASN dari perjanjian kerjanya. 

‘’Kabupaten Lombok Utara ini telah memasuki usia 13 tahun, tetapi angka kemiskinan masih tertinggi di Provinsi NTB,’’ ujar Ketua DPC PKB KLU ini. 

Dalam penyerahan SK PPPK tersebut, bupati juga berharap para pelaku usaha kecil dan menengah meminjam uang di Bank NTB Syariah Cabang Tanjung, dengan bunga pinjaman akan dibayarkan Pemerintah Daerah. 

“Kita ketahui, tagun 2018 daerah kita dilanda dengan gempa berkekuatan 7,0 SR mengakibatkan semua fasilitas milik pemerintah, hunian masyarakat serta fasilitas lainnya hampir semuanya rusak. Alhamdulillah setelah melewati proses sedikit demi sedikit persoalan itu kita selesaikan. Tidak sampai disitu tahun 2020 KLU juga dilanda Covid-19 berdampak besar terhadap kondisi ekonomi hingga sosial masyarakat. Sektor pariwisata sebagai penunjang PAD KLU yang paling terdampak oleh Pandemi Covid 19,” pungkas kata Bupati Djohan. 

Sementara Kepala BKPSDM KLU Tri Dharma Sudiana menyampaikan selamat kepada para guru penerima SK PPPK. Diakuinya, untuk menerima SK itu harus menunggu lama dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2022. 

BACA JUGA: Wisata ke Lombok? Wajib Kunjungi Lombok Utara

Para guru yang lulus PPPK tersebut sudah melakukan tes pada Desember tahun 2021. 

“Para peserta PPPK guru hari ini langsung dapat menerima SK dan buku rekening tabungan,” kata Tri Dharma. 

Penyerahan SK itu dihadiri Pj. Sekda Lombok Utara Anding Duwi Cahyadi, S.STP, MM, Inspektur KLU H. Zulfadli SE, Kepala Dikbudpora Adnan, S.Pd, M.Pd, Direktur Bank NTB Syariah Cabang Tanjung Umarta, SH. ***

 




Wagub NTB Memotivasi Lulusan Sekolah Kejuruan

Wagub NTB berharap lulusan Sekolah Kejuruan akan sukses, siap untuk langsung bekerja atau melanjutkan kuliah

 LOTENG.lombokjournal.com ~ Para pelajar SMK Negeri 1 Praya, dan seluruh putra-putri NTB khususnya di Lombok Tengah, dimotivasi untuk menguasai bahasa asing (internasional).

Motivasi Wagub Hj. Sitti Rohmi Djalillah itu disampaikan saat menghadiri Wisuda Angkatan XXV SMK Negeri 1 Praya, Jum’at (03/05/22). 

Wagub moribasi lulusan SMK
Wagub Sitti Rohmi

Menurutnya, Lombok Tengah memiliki daya tarik pariwisata yang harus dibarengi adanya SDM yang mumpuni.

Para pelajar yang dinyatakan lulus pendidikan tingkat SMK diyakinkan, kelak akan menjadi orang-orang hebat dimasa depan.

BACA JUGA: Harga Tiket MXGP Samota, dari Termurah Hingga Termahal

“Umi melihat kalian ini, 1500 lebih lulusan SKMN 1 Praya ini Umi harapkan betul kalian sukses, siap untuk langsung bekerja atau melanjutkan kuliah,” ucap Wagub di hadapan para pelajar serta orang tua yang hadir. 

Diingatkan, kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB serta para Kepala Sekolah agar bersama-sama mempersiapkan putra-putri NTB memasuki dunia kerja.

“Tidak ada jalan yang mudah  untuk mencapai suatu kesuksesan, tetapi kesuksesan itu akan kita capai kalau kita mau kerja keras,” pesannya. 

Umi Rohmi meyakinkan, seluruh putra-putri NTB agar berani menghadapi berbagai tantangan. Tantangan tersebut  akan menjadikan diri semakin kuat dan tangguh untuk mencapai kesuksesan.

BACA JUGA: Harga Jagung Membaik, Petani Di,inta Melapor Serapan Harga Jagung

“Kalian harus jadi orang-orang hebat,” pinta Umi Rohmi.

Kegiatan Wisuda Angkatan XXV SMK Negeri 1 Praya itu dihadiri Bupati Lombok Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB serta Kapolres Lombok Tengah.*** 

 




Kader NU Diharapkan Belajar di Luar Negeri

Gubernur NTB mendukung agar kader NU NTB menuntut ilmu di luar negeri

LOBAR.lombokjournal.com ~  Meningkatnya event nasional dan internasional yang digelar di NTB, memberi semangat Pemprov NTB untuk meningkatkan kualitas SDM putra-putra terbaik NTB. .

“Karena itu peningkatan SDM hanya bisa dilakukan melalui pendidikan yang terus-menerus ditingkatkan,” kata Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah.

Mendorong kader NU belajar ke luar negeri
Gubernur Zulkieflimansyah

Ia mengatakan itu pada Pelantikan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) NTB Barat masa khidmat 2022-2025, di di Aula Kantor  Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Gerung, Rabu (01/06/22).

Diharapkan kader-kader NU lebih banyak lagi yang mengenyam pendidikan lebih tinggi. “Setelah selesai di Pondok Pesantren atau Strata 1, para pelajar bisa ke luar negeri, karena sampai saat ini Pemprov NTB sendiri sudah mengirim lebih dari seribu orang,” katanya.

BACA JUGA: Gubernur NTB Dukung Penyelenggaraan MTQ di Lotim

Bang zul sapaan gubernuri menilai, bukannya meragukan quality dari education di negeri ini. Namun Bang Zul berkeinginan agar anak-anak NTB punya cita rasa menjadi pemimpin nasional.

“Ketika kita kirim mahasiswa keluar negeri maka rasa bangga dan cinta terhadap bangsa sendiri semakin tinggi. Generasi kita tidak akan minder karena sudah terbiasa ketika menuntut ilmu di luar Negeri,” ujarnya.

Bang Zul mendukung generasi NU NTB menuntut ilmu di luar negeri. Ia yakin, ketika anak-anak NU di luar negeri tidak akan kesulitan untuk dapat makan, karena paling tidak bisa menjadi Bilal atau ketua-ketua pengajian sudah bisa menutupinya.

Pelantikan bertema “Akselerasi pelajar NU NTB Menuju Generasi Emas Nahdlatul Ulama” juga dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU, Aswandi Jaelani dan Ketua Umum IPPNU Rekanita Nurul Hidayatul Ummah. 

BACA JUGA: Hari Lahir Pancasila, PDIP NTB Ingatkan Jaga Persatuan

Selain itu, Rektor UIN Mataram sekaligus Ketua PWNU NTB Prof. Masnun Tahir,, Forkopimda NTB, Forkompinda Lombok Barat dan Pengurus NU Se- Pulau Lombok, Banom dan Lembaga NU se – NTB. ***

 




Jangan Habiskan Waktumu Seharian Bersama Smartphone 

“Jangan menjadi budak teknologi — kelola ponsel Anda, jangan biarkan teknologi mengatur Anda.” Banyak hal yang harus dan penting Anda lakukan

lombokjournal.com ~ Nasehat ini memang perlu anda camkan, ini  dikatakan Richard Branson, industrialis asal Inggris, yang dikenal karena telah mendirikan 360 perusahaan. “Jangan menjadi budak teknologi — kelola ponsel Anda, jangan biarkan (justru) teknologi mengatur Anda.”

Tapi lihatlah sehari-hari. Banyak orang menghabiskan waktunya terpaku dengan smartphone mereka. 

Smartphone atau telpon cerdas telah mengubah kebiasaan orang. Kalau ini mengubah kebiasaan anda, atau sebagian besar anak muda, ini sungguh mengkhawatirkan.

Jangan habiskan waktu dengan smartphonemu

Berikut adalah beberapa statistik yang mengkhawatirkan tentang penggunaan ponsel cerdas:

  • 46% pengguna ponsel cerdas menghabiskan antara 5–6 jam per hari di ponsel cerdas mereka
  • Rata-rata orang dewasa menghabiskan 3 jam 54 menit di perangkat seluler mereka per hari
  • Rata-rata, kami mengambil ponsel cerdas kami antara 150–344 kali per hari (yaitu setiap 4 menit sekali)
  • Selama pandemi, penggunaan smartphone setiap hari di kalangan anak-anak hampir dua kali lipat

Sebenarnya, banyak hal yang mestinya harus Anda lakukan sehari-hari. Cobalah kurangi menghabiskan lebih sedikit waktu di ponsel cerdas, dan beralih menentukan daftar aktivitas pengganti yang produktif, sehat, dan memuaskan.

BACA JUGA: Geopark Rinjani, Wagub Berharap Tetap Green Card

Semakin banyak Anda mempraktikkan aktivitas penggantian ini, semakin sedikit waktu yang akan Anda buang di ponsel cerdas Anda.

Belajar Keterampilan Baru

Banyak yang mengatakan, mereka ‘tidak punya cukup waktu’ untuk mempelajari keterampilan baru atau membaca lebih banyak buku. Ini adalah alasan malas. 

Masalahnya bukan kurangnya waktu, tetapi kurangnya manajemen waktu. Setiap hari, berjam-jam waktu Anda sesungguhnya terbuang sia-sia, untuk gangguan dan hiburan berkualitas rendah.

Penulis terkena; Richard Koch, penulis The 80/20 Principle  mengatakan, “Bukan kekurangan waktu yang membuat kita khawatir, tetapi kecenderungan sebagian besar waktu untuk dihabiskan dengan cara yang berkualitas rendah.”

Bagaimana jika setiap hari, Anda menukar 30 menit scrolling ponsel tanpa berpikir selama 30 menit untuk mempelajari keterampilan baru?

Baik mempelajari keterampilan bernilai tinggi untuk menghasilkan lebih banyak uang, bahasa baru untuk memunculkan diri Anda dalam budaya yang berbeda. Ada lusinan keterampilan untuk dipelajari.

Seharian khusuk bersama ponsel Anda, hanya sedikit  memberikan — dan kepuasan itu pun berumur pendek. Bandingkan dengan mempelajari keterampilan baru, akan melekat dan memberi kepuasan pada Anda bertahun-tahun, bahkan bisa seumur hidup.

Tonton Film Dokumenter

Saya suka film dokumenter. Ini bukan hanya bentuk hiburan yang menenangkan, tetapi juga mendidik. Sebuah film dokumenter yang baik membantu Anda memahami dunia sedikit lebih baik, memperluas pikiran, dan menginspirasi Anda untuk membuat beberapa perubahan dalam kehidupan sehari-hari Anda.

BACA JUGA: Pariwisata Lombok Utara di Tiga Gili Mulai Pulih

Beberapa film dokumenter terbaik yang baru-baru ini saya tonton adalah:

  • 14 Puncak: Tidak Ada yang Tidak Mungkin
  • Dilema Sosial
  • Jim & Andy: Luar Biasa
  • jamur yang fantastis

Bangun Aliran Pendapatan Online

Jika Anda pernah mengeluh tentang tidak mendapatkan cukup uang, tetapi Anda masih membuang waktu berjam-jam per hari untuk menelusuri umpan media sosial, atau aplikasi berita, simpan ponsel cerdas Anda dan mulai bekerja.

Daripada pasif mengonsumsi konten di ponsel cerdas Anda, gunakan waktu Anda lebih produktif dan mulailah membuat konten. Mulailah memproduksi barang-barang berharga. Bangun kesibukan sampingan. Tulis di Media. Buat produk digital di banyak platform . Mulai lepas.

Ingat, dengan adanya internet, tidak pernah semudah sekarang untuk memulai bisnis atau menciptakan aliran pendapatan tambahan. Tidak pernah.

Orang tua (kakek) kami, atau orang tua siapa pun, tidak memiliki kesempatan ini. Mereka dipaksa bekerja 40+ jam untuk orang lain. Hampir tidak ada pilihan lain.

Tetapi saat ini, yang Anda butuhkan untuk menghasilkan uang hanyalah koneksi internet dan keterampilan yang dapat dimonetisasi. Jadi, alih-alih terganggu oleh internet, gunakan untuk keuntungan Anda. Gunakan untuk menghasilkan lebih banyak uang.

Membaca buku-buku

Hampir di tiap negara, waktu kebanyakan orang dihabiskan bersama ponselnya. Bahkan penulis terkenal di Amerika pernah mengatakan, masalah besar di Amerika adalah setiap orang menghabiskan 2-3 jam sehari untuk menonton TV. 

Padahal, jika Anda menghabiskan jumlah waktu yang sama untuk membaca, Anda akan berada di 1% teratas dari apa pun bidang Anda.

Sekarang, di anatara kita memiliki waktu untuk membaca lebih dari dua jam per hari. Tapi itu juga dianggap tidak perlu dan dikesampingkan.

BACA JUGA: Air Mata Berurai Keluar Saat Kita Menangis, Mengapa?

Jika Anda membaca 15 halaman per hari, Anda akan menyelesaikan sekitar 27 buku per tahun (karena rata-rata buku non-fiksi adalah sekitar 200 halaman).

Meskipun membaca 15 halaman dapat dilakukan hanya dalam 20-30 menit per hari. Masalah besarnya, kebanyakan orang menghabiskan waktunya untuk menonton TV atau terpaku pada smartphone mereka.

Bagaimana kalau Anda menukar,  mungkin satu jam saja dengan membaca buku. Anda akan belajar lebih banyak, mengembangkan keahlian yang berharga, dan memperluas pengetahuan Anda.

Beberapa buku favorit yang bisa kita pilih, tidak perlu uang kalau anda bisa mengunjungi perpustakaan wilayah, yang disediakan pemerintahTerorganisir

Semua waktu yang dihabiskan menatap layar bisa dihabiskan untuk mengatur. Itu bisa digunakan untuk membersihkan rumah Anda, menyiapkan beberapa makanan sehat untuk beberapa hari mendatang, atau merencanakan seluruh minggu Anda.

Jika Anda merasa selalu ‘terbelakang’ pada hari itu, mungkin ada baiknya menghabiskan lima belas menit lebih sedikit di ponsel Anda, dan menggunakannya untuk mengatur diri sendiri.

“Beri saya enam jam untuk menebang pohon dan saya akan menghabiskan empat jam pertama untuk mengasah kapak,” itu kata Abraham Lincoln.

Menjadi terorganisir adalah metafora ‘menajamkan kapak’, yang membuat setiap hari mengalir lebih efisien.

Lakukan Sesuatu yang Kreatif

Alih-alih mengonsumsi hasil kreatif orang lain (alias, konten mereka), mengapa tidak melakukan sesuatu yang kreatif sendiri? Tempatkan otak kanan Anda untuk bekerja dan melakukan sesuatu yang kreatif, seperti:

  • Lukisan
  • Membuat musik
  • Fotografi
  • Menulis
  • Membangun/memperbaiki barang

Penelitian telah menunjukkan, mengejar proyek kreatif meningkatkan kebahagiaan dan fungsi kognitif, sekaligus mengurangi stres dan kecemasan. Selain itu, pengejaran kreatif cenderung mendorong keadaan mengalir, yang merupakan keadaan pikiran yang kuat untuk masuk.

Ini sangat kontras dengan efek yang cenderung dimiliki smartphone. Penelitian telah menunjukkan penggunaan smartphone yang berat berkorelasi dengan peningkatan stres, depresi, dan kecemasan.

Jalan-jalan (Di Alam)

Penelitian telah menunjukkan bahwa kebanyakan orang menghabiskan sekitar 90% waktu mereka di dalam ruangan. Tak heran jika generasi ini disebut sebagai ‘Generasi Dalam Ruangan’.

Karena kita menghabiskan begitu banyak waktu di dalam ruangan, kita kekurangan faktor kesehatan mendasar seperti gaya hidup aktif, udara segar, dan vitamin D3 (dihasilkan melalui paparan sinar matahari langsung). 

Hal ini menyebabkan semua jenis masalah kesehatan mental dan fisik.

Jadi, simpan ponsel cerdas Anda dan lebih sering keluar. Jalan-jalan jauh — sebaiknya di alam. Dan jika Anda tinggal di kota, berjalan-jalanlah (atau bersepeda, seperti yang kami lakukan di sini di Amsterdam) untuk menjelajahi kota Anda dengan berjalan kaki. Apa pun yang Anda lakukan, bergeraklah. Pergi ke luar.

Anda tidak diciptakan untuk menatap layar sepanjang hidup Anda.

Dengarkan Podcast

Baiklah, cukup adil, Anda mungkin memerlukan ponsel cerdas Anda untuk mendengarkan podcast. Tetapi ketika Anda menggunakan ponsel cerdas Anda untuk membuat Anda lebih pintar, Anda menggunakannya lebih produktif daripada 95% orang.

Beberapa podcast favorit saya adalah:

  • Podcast Pomp (tentang cryptocurrency)
  • Pengalaman Joe Rogan
  • Kwik Brain (oleh Jim Kwik)

Mendengarkan podcast dapat dengan mudah dipadukan dengan aktivitas lain, seperti berjalan-jalan di luar, membersihkan rumah, atau mencuci pakaian. Ini adalah win-win.

Tulis Dalam Jurnal

Secara pribadi, saya menemukan jurnal salah satu kebiasaan paling efektif untuk menciptakan kejernihan mental. Tidak ada yang membuat pikiran Anda teratur seperti menuliskannya di atas kertas.

Alih-alih membaca ratusan pendapat, komentar marah, dan diskusi tentang orang asing acak di internet, luangkan waktu untuk melihat ke dalam. Periksa percakapan mana yang terjadi di dalam diri Anda alih-alih di Twitter atau TikTok.

“Itu tidak pernah berhenti membuat saya takjub: kita semua mencintai diri kita sendiri lebih dari orang lain, tetapi lebih peduli dengan pendapat mereka daripada pendapat kita sendiri.” —Marcus Aurelius

Duduklah, ambil pena dan kertas, dan berikan pikiran Anda ruang untuk bebas berkeliaran. Secara otomatis akan muncul pikiran, emosi, atau ide yang membutuhkan perhatian Anda.

Menulis hanya untuk diri sendiri, bukan untuk orang lain. Anda ingin menulis tanpa filter. Begitulah cara Anda mendapatkan pemikiran yang paling berguna.

Identifikasi Aktivitas Rekreasi Anda dengan Kualitas Tertinggi

Buatlah daftar kegiatan rekreasi berkualitas tinggi Anda. Saya jamin, untuk 95% orang, menggulir smartphone tidak akan masuk daftar.

Dalam banyak kasus, ini adalah bentuk rekreasi berkualitas rendah. Itu tidak benar-benar membuat kita bahagia, lonjakan dopamin berumur pendek, dan biasanya membuat kita merasa lebih ‘kosong’ secara emosional daripada sebelumnya.

Jangan boros waktu dengan smartphonemu

Rekreasi berkualitas tinggi, bagaimanapun, adalah kegiatan yang memicu kebahagiaan sejati. Mereka membuat kita menjadi hidup dan merasa benar-benar terpenuhi. Kegiatan ini berbeda untuk setiap orang, karena kita semua memiliki minat yang unik.

Beberapa kegiatan rekreasi berkualitas tinggi favorit saya adalah:

  • Berjalan-jalan di alam (terutama pegunungan)
  • Bermain video game dengan teman
  • Menonton film/dokumenter yang bagus dengan pacar saya
  • Mengangkat beban berat di gym
  • Belajar tentang topik yang kompleks (seperti blockchain dan alam semesta)

Kegiatan ini memicu kebahagiaan sejati dalam diri saya. Mereka membuat saya merasa jauh lebih puas dan ‘kaya’ secara mental daripada berjam-jam menelusuri media sosial, misalnya.

Secara keseluruhan, buatlah daftar aktivitas rekreasi berkualitas tinggi Anda dan lihat daftar ini setiap kali Anda menghabiskan terlalu banyak waktu di ponsel Anda. ***

sumber: WebMD