Berkah Event MXGP Samota, Pelaku UMKM Peroleh Untung 

Tak sedikit pelaku UMKM lokal yang memperoleh berkah dengan adanya event MXGP Samota

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Usaha Mikro Kecil dan Menengah memperoleh berkah dari gelaran event Motocross Grand Prix (MXGP) Samota, di lokasi  Rocket Motor Circuit Kabupaten Sumbawa

Selain memperoleh keuntungan, para pelaku usaha ini senang dengan adanya event dunia ini.

Event MXGP beri berkah keuntungan bagi UMKM lokal
Hj Biken bersama pengusaha UMKM lokal

Salahsatu pengelola UMKM yang menjual produk kuliner, Kartika asal Sumbawa mengaku, event ini mampu meningkatkan pendapatannya.

BACA JUGA: Sukses MXGP Samota 2022, dalam Tiga Perspektif

“Ribuan penonton datang dari kemarin, alhamdulillah kami untung dan senang dengan acara yang melibatkan ribuan orang  ini,” kata pemilik UMKM Annisa Brownis ini, Minggu (26/6/2022) di arena Rocket Motor Circuit Kabupaten Sumbawa.

UMKM dibawah binaan  Koperasi Syariah BMT Insan Samawa, menjual produk berupa Brois rasa madu dan kopi seharga Rp50.000 /1 kotak.

“Banyak yang suka produk ini, termasuk Pak Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, pernah membelinya,”ucap Kartika. 

Selain itu, produk yang dijual Wanita asal  Brang Biji Sumbawa, ada camilan khas Sumbawa, seperti Manjareal yang diharga Rp. 30.000/1 kotak. Ada juga madu Utan Lunyuk, yang ditiris satu botol berisi 30 mililiter seharga Rp. 100.000,-

Penonton yang datang dari  Lombok, Bali bahkan Jawa, jelas Kartika tertarik melihat produk-produk khas Sumbawa.

Ia menyampaikan apresiasi atas bantuan pemerintah dalam menfasilitasi para pelaku UMKM untuk memasarkan produk-produk rumahan masyarakat.

Sementara pelaku UMKM Fita Taylor  asal Dompu binaan Geopark Tambora, mengatakan bahwa event MXGP Samota, sangat berpotensi untuk memasarkan produk UMKM.

“Event berkelas dunia ini, mampu mendatangkan keuntungan yang lumayan, bagi UMKM karena penontonnya banyak,”ujar Fita.

Dijelaskannya, pembeli yang datang menonton, rata-rata tertarik dengan produk bernuansa khas daerah.

“Banyak yang beli produk yang terlihat menarik dan langka, apalagi kami jualnya murah,” ucapnya.

BACA JUGA: PON XXII, NTB dan NTT Calon Tuan Rumah Bersama

Misalnya, topi pantai dan sajadah , tutupan gelas yang terbuat dari daun pandan yang dikombinasi dengan kain tenus khas Dompu.

“Kami hanya menjual  50.000/topi. Sedangkan sajadah harganya 30.000/lembar. Bahkan Ketua TP. PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati memesan 10 lembar,”jelasnya.

 Produk lain yang dijual Fita, ada Shal yang terbuat dari kain tenun renda seharga Rp.  150.000,-. Kain tenun Renda Rp. 400.000-600.000,-. Ada juga jilbab seharga Rp. 50.000,-.

 “Alhamdulillah selama 2 hari mangkal, lumayan pendapatan dibanding hari-hari kamu jual di rumah kami,” kata wanita yang membawa serta produk UMKM Mada Dompu, Anisa Kopi.

Ditambahkan kalau kopi Anisa, produk kopi lanisa unggul dengan mengunakan rosting dengan memakai kayu bakar. Termasuk susu kuda liar dari CV. Nehru asal Bima.

Begitupun yang dirasakan UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lombok Timur. Salahsatu koodinator penjaga stand, Saodah mengatakan ada  8 UMKM yang ikut di gelaran MXGP Samota.

“Produknya macam-macam, ada snack, kain tenun, kopi dan olahan kuliner lainnya,”ujar Saodah.

Dijelaskannya ada produk Kripik Pisang satu bungkus kecil seharga Rp. 5.000,- ada Dodol ketsn seharga Rp. 12.000,- kue kering seharga Rp. 15.000,- dan produk lain.

Ia berharap kepada pemerintah maupun sektor swasta untuk memperbanyak event dan kegiatan, agar para UMKM diberdayakan dan ikut terlibat memperkenalkan dan menjual produknya.

Pelaku UMKM lainnya seperti, Jaidah pemilik UMKM Kemang Langit, asal Moyo Hilir Sumbawa yang memasarkan produk tenun khas Sumbawa dan UMKM Samawa Antique yang menjual snak produk home industri ini, mengaku walaupun untungnya sedikit namun senang adanya event MXGP Samota di Sumbawa. 

“Semoga event seperti ini, makin banyak dan kalau bisa setiap bulan ada di Sumbawa maupun di NTB,”harap Jaidah. ***

 

 




Skuad Lombok FC Sudah Komplet, yakin Juara Liga 3 NTB

Dengan daya usaha-usaha yang dilakukan, termasuk dengan skuad Lombok FC sudah komplet, yakin mampu menjadi juara Liga 3 NTB tahun ini

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok Football Club (Lombok FC) memastikan sudah memiliki skuad yang komplet. 

Klub sepakbola profesional yang didirikan Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) ini pun sudah siap sepenuhnya mengarungi Liga 3 NTB tahun 2002 yang dijadwalkan kick off bulan Agustus mendatang.

Rannya siapkan skuad Lombok FC hadapi Liga 3 NTB
Rannya Agustyra Kristiono

“Sejak Jumat, 17 Juni 2022, skuad utama Lombok FC sudah memiliki 25 pemain yang merupakan jumlah ideal untuk menghadapi gelaran Liga 3 NTB tahun 2022/2023,” kata Chief Executive Officer (CEO) Lombok FC, Rannya Agustyra Kristiono dalam keterangan tertulisnya, Ahad (19/06/22).

BACA JUGA: Final, Persiapan MXGP of Indonesia Samota Sumbawa 2022

Rannya yang saat ini sedang berada di London, Inggris menjelaskan, sebanyak 25 pemain yang lolos seleksi tersebut terdiri dari 11 pemain lokal, dan 14 pemain yang datang dari luar NTB seperti dari Maluku Utara, Papua, Sumatera, dan P. Jawa.

Ditargetkan, pada hari Senin, 20 Juni 2022, pemusatan latihan (TC) Lombok FC sudah meningkat ke tahap akhir atau tahap taktikal dimana setiap pemain sudah mendapatkan tempat atau posisinya masing-masing, apakah itu penyerang, gelandang, atau pemain belakang.

“Latihan juga sudah meningkat ke tahap kerja sama tim atau team work. Bukan latihan perorangan lagi,” kata Rannya.

Karena itu, Lombok FC memerlukan banyak pertandingan persahabatan untuk menajamkan kerja sama tim. Dengan begitu, permainan bisa berjalan padu atau kompak sebagai sebuah tim yang utuh.

“Pertandingan persahabatan melawan Santong FC dari KLU ini adalah pertandingan persahabatan yang kedua sebelum pemusatan latihan (TC) Lombok FC masuk ke periodisasi taktikal,” kata Rannya lagi.

Pertandingan melawan Santong FC tersebut digelar pada Sabtu (18/06/2022) pukul 16.00 di Lapangan Santong FC di Kayangan, Kab. Lombok Utara. 

Pertandingan melawan Santong FC tersebut disaksikan langsung Chairman Lombok FC yang juga pendiri klub H. Bambang Kristiono, SE (HBK).

Rannya menegaskan, dengan segala upaya, kegiatan, dan usaha-usaha yang dilakukan Lombok FC selama ini, pihaknya haqqulyakin, Lombok FC akan mampu menjadi juara Liga 3 NTB di tahun ini.

Kemudian menembus ke Liga 2 Nasional di tahun depan untuk mewakili masyarakat sepakbola NTB berkompetisi di tingkat atau level Nasional.

Rannya pun mengutip pesan yang disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dalam orasi ilmiahnya di Dies Natalis Mahasiswa Universitas Pancasila yang mengatakan’ sepakbola bukanlah hanya sebuah pertandingan semata, tapi adalah, pertaruhan dari pada gengsi, wibawa, dan kehormatan.

BACA JUGA: Pemprov NTB Usut Tenggelamnya Kapal TKI

“Kami sepakat dengan Pak Prabowo. Maka dari itu kami berusaha menyiapkan Lombok FC ini dengan total dan sungguh-sungguh agar ada klub sepakbola dari Bumi Gora yang bisa berkompetisi di level Nasional, membawa nama besar NTB dalam pergaulan dan percaturan Nasional,” tandas Rannya.

Sementara itu, terkait kehadirannya menonton langsung laga persahabatan Lombok FC dengan Santong FC, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) menjelaskan, dirinya memang sengaja datang untuk bisa melihat langsung pertandingan uji coba kedua Lombok FC sambil memberikan dorongan semangat kepada tim pelatih, manajemen, dan para pemain.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menegaskan, dirinya ingin menyaksikan performa langsung Lombok FC sebelum mereka menjalani pemusatan latihan (TC) tahap akhir, yaitu periodisasi taktikal dimana kerja sama tim atau team work menjadi prioritas latihannya.

“Seleksi dan pemusatan latihan pemain yang telah berlangsung sekitar tiga bulan ini dilaksanakan untuk menguatkan tekad, dan menunjukan keseriusan Lombok FC menjadi lokomotif kebangkitan sepakbola NTB, dimana maju mewakili dan mampu berkompetisi di tingkat Nasional adalah tujuan utamanya,” imbuh HBK.

Hasil Laga Persahabatan Lombok FC

Sementara itu, laga persahabatan antara Lombok FC dan Santong FC, berakhir dengan skor 1-1, demikian juga dengan pertandingan persahabatan sebelumnya melawan PS Undikma, juga berakhir seri, 0-0.

Di akhir pertandingan, selaku Ketua Yayasan HBK PEDULI, kemudian HBK memberikan bantuan bola sepak dan 2 sets jersey sepakbola untuk memberikan semangat para pemain Santong FC. ***

 




Rekayasa Lalulintas Dilakukan saat Event MXGP 

 rekayasa lalulintas dan pembatasan kendaraan dilakukan, untuk meminimalkan kemacetan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dinas Perhubungan (Dishub) NTB bersama Dirlantas Polda NTB akan melakukan rekayasa lalulintas kendaraan transportasi saat berlangsung event MXGP.

Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) NTB akan melakukan pembatasan-pembatasan bagi kendaraan. 

Jauh hari sebelumnya, penonton dihimbau menggunakan kendaraan roda dua.

Pengaturan perlu dilakukan untuk mengurangi kemacetan, sebab lokasi MXGP memiliki ruas jalan yang terbatas di kawasan Samota. 

BACA JUGA: Final, Persiapan MXGP 0f Indonesia Samota Sumbawa 2022

Di kawasan Samota, tidak semua orang bisa masuk menuju jalan raya Samota apalagi menuju sirkuit.

Dishub melakukan rejayasa lalulintas
Kabid Lalulintas Dishub NTB, Chairy Chalidyanto

“Kita melakukan pembatasan ini guna meminimalisir terjadinya kemacetan,” jelas Kabid Lalulintas Dishub NTB, Chairy Chalidyanto, via telepon pada Jumat di Mataram, Jum’at  (17/06/22).

Selain itu, pihaknya dalam meningkatkan kenyamanan bagi yang tidak bisa menggunakan motor disiapkan Shuttle Bus di Pelabuhan Badas, dan Terminal Sumer Payung. 

Bagi masyarakat penonton luar Sumbawa bisa memanfaatkan shuttle bus yang telah disediakan, agar memudahkan akses masuk ke kawasan sirkuit. 

Begitu pula juga bagi masyarakat atau penonton dari Sumbawa dan sekitarnya Shuttle Bus bisa digunakan.

“Soal kendaraan bisa parkir dia area pelabuhan dan terminal, setelah itu mereka nanti akan diangkut menggunakan bus medium untuk diantar langsung ke sirkuit,” kata Cece, sapaan akrab Kabid Lalulintas Dishub NTB.

Para petugas pemantau mengatur lalu lintas di pertigaan jalan raya Samota, jalan masuk Jembatan Samota, Depan Sirkuit, dan Jembatan Penyaring.

“Itu semua sebagai tempat pos penyekatan bagi kendaraan roda 4 dan 2 yang tidak memiliki tiket. Yang jelas bagi yang tidak memiliki tiket kita minta putar balik,” tegasnya.

BACA JUGA: Event MXGP, Investor Mulai Jajagi Investasi di Samota

Di tiap pos kan melibatkan TNI-POLRI, termasuk personil dari Perhubungan Provinsi maupun Kabupaten, dan Satpol PP.

Rencananya juga akan ada bantuan dari Pramuka.

Sementara itu, Dirlantas Polda NTB menyebutkan MXGP ini adalah sesuatu yang baru. Pihaknya mengubah skema rekayasa lalu lintas berkali-kali. 

Misalnya. titik shuttle bus awalnya berada di lima titik, namun mengerucut ke tiga dan sekarang menjadi dua titik saja, yaitu di Terminal Sumer Payung dan Pelabuhan Badas.

Selain itu, yang menjadi konsentrasi persiapan Ditlantas Polda dan jajaran, yaitu terkait dengan penyekatan pengguna jalan yang mengarah ke lokasi MXGP Samota.

“Bagaimana menyekat di 4 titik seperti di Poto Tano, Pelabuhan Badas, Bandara Sultan Kaharuddin dan wilayah Dompu yang menuju Sumbawa. Kemudian bagaimana memberikan akses stiker dan non stiker. Dengan memiliki modal pengalaman di WSBK dan MotoGP sehingga itulah yang akan kita terapkan saat MXGP,” ungkapnya. ***

 

 




Joki Cilik Akan Hilang dengan Peraturan Pordasi 

Keberadaan Joki Cilik seiring waktu, secara berjenjang akan dibatasi dan menghilang

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan keberadaan dan peran joki cilik yang belum cukup umur, untuk mengikuti pacuan kuda tradisional.  

Demikian disampaikan Ketua Badan Pariwisata Promosi Daerah (BPPD) Provinsi NTB, Ari Darmono, Rabu (15/06/22) di Mataram.

Menurut Ari, melalui peraturan PORDASI yang terus digodok, ketentuan dan syarat untuk penunggang kuda, juga akan mengatur usia, keamanan joki hingga ukuran kuda pada olahraga pacuan kuda tradisional.

BACA JUGA: Final, Persiapan MXGP of Indonesia Samota Sumbawa 2022

Aturan Pordasi membatasi Joki Cilik
Ari Garmono

“Jadi, upaya konkrit yang harus dilakukan untuk mengurangi resiko joki cilik, misalnya pemakian helm, alat pengaman pada badan atau lutut, harus diterapkan pada setiap latihan atau pacuan kuda tradisional,” kata Ari, Selasa (14/6/2022) di Mataram.

Kemudian secara bertahap, dengan standard ukuran kuda yang akan berlomba juga perlu diperhatikan. Sehingga dari waktu ke waktu akan dapat mengurangi jumlah joki cilik. 

Karena bila ukuran kuda yang berlomba besar dan tinggi, maka tentu joki cilik tidak memadai dan otomatis joki menyesuaikan dengan ukuran kudanya.

“Di beberapa kesempatan, Gubernur NTB sering menyampaikan bahwa joki cilik ini seiring waktu, secara berjenjang akan dibatasi dan menghilang, sesuai dengan  ketentuan dan ketatnya peraturan Pordasi,” tambahnya.

Momentum event internasional MXGP Samota Sumbawa, disambut dengan baik dan suka cita oleh masyarakat setempat. 

Sehingga tradisi pacuan kuda tradisional ini menjadi side event, yang harus terus dilestarikan keberadaanya dit engah masyarakat.

BACA JUGA: Main Jaran dengan Joki Cilik Bukan Eksploitasi Anak

Untuk itu, pertimbangan inilah, Pemerintah daerah setempat, memberi ruang kepada masyarakatnya, untuk menampilkan  pacuan kuda tradisional.

Selain itu, dengan adanya event internasional di Sumbawa, akan mampu mendongkrak pariwisata di Sumbawa dan NTB umumnya. Memantik investasi dan menggeliatkan ekonomi masyarakat. ***

 

 




Final, Persiapan MXGP of Indonesia Samota Sumbawa 2022

Komandan Lapangan MXGP Samota memastikan, semua persiapan penyelenggaraan MXGP Samota sudah final

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Pada rapat finalisasi persiapan event internasional di sirkuit Rocket Internasional Samota Sumbawa, Kamis (16/06/22), ucapan terima kasih disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah kepada Komandan Lapangan MXGP, Ir. H. Ridwan Syah dan teman-teman yang lain

Pasalnya, mereka dinilai membuat hal yang tampaknya mustahil bisa diselesaikan, ternyata dibuktikan bisa dirampungkan.

BACA JUGA: Tiket MXGP Samota Mulai Diborong Pembeli

Gubernur Zul tinjau penyelenggaraan MXGP

“Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita punya keinginan, Allah beri jalan sehingga menjadi saksi bisa kita wujudkan,” ungkap gubernur.

Bang Zul sapaan gubernur berharap, setelah event berakhir harus siap menjadi tuan rumah yang baik, nyaman dan menyenangkan, bagi para pengunjung yang datang.

Dikatakan, saat pimpinan infront datang mengecek lokasi, sirkuit ini merupakan sirkuit yang terbaik di dunia. 

Karena sirkuit Samota ini paling indah, menantang yang akan menyenangkan para pembalap.

Dikatakan, ini menjadi tantangan setelah MXGP,  Pemkab Sumbawa harus memastikan membuat skenario setelah event. 

“Ini bisa dijadikan tempat wisata, dan bisa digunakan berbagai event lainnya sehingga sirkuit yang istimewa ini patut dipertahankan untuk kegiatan lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Komandan lapangan MXGP Ir. H. Ridwan Syah melaporkan dalam rapat finalisasi persiapan penyelenggaraan event MXGP, dan memastikan apa yang menjadi peran dan tugas yang telah diberikan gubernur, bisa berjalan dengan baik. 

Termasuk kesiapan venue, insfratruktur, akomodasi, transportasi, rekayasa lalulintas, medical center, UMKM, logistik termasuk desiminasi informasi oleh Kominfotik dan lain-lain.

“Kita ingin  semua itu dalam beberapa hari ke depan sebelum event dimulai, kita punya kesempatan untuk menyiapkan apa saja yang belum selesai dikerjakan,” jelas Dae Iwan sapaan akrab Kadis PU. ***

BACA JUGA: Dasar Gukum Pembentukan Provinsi NTB, Ditinjau DPR RI

 

 




Tiket MXGP Samota Mulai Diborong Pembeli

Respon penggiat balapan motor sangat tinggi, mereka sudah memborong tiket MXGP

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tiket masuk untuk nonton ajang balap  Motocross Grand Prix (MXGP) Samota, Sumbawa mulai diborong penggemarnya. 

Ridwan Syah selaku Koordinator Lapangan pembangunan sirkuit MXGP Samota, Sumbawa menjelaskan mengenai transaksi tiket.

Tiket MXGP Samota sudah diborong penggiat motocross
Ridwan Syah

“Para penggemar kegiatan bermotor, penonton perhelatan akbar internasional dan penggiat olahraga motocross dunia sudah mulai memborong tiket masuk dan menyiapkan perjalanan mereka,” jelasnya dalam siaran resminya pada Selasa (14/06/22).

BACA JUGA: Persiapan Rocket Motor Circuit MXGP Makin Mantap

Penjualan tiket masuk harian secara online di tiket.com terus berjalan, dengan harga mulai dari 100 ribu Rupiah untuk kelas Festival hingga 2.5 juta Rupiah untuk fasilitas Sky Box di tempat penonton premium.

“Tiket juga dijual secara offline di 3000 titik Ticket Box yang disiapkan panitia melalui kerjasama dengan Astindo dan Gerbang NTB Emas,” jelasnuya.

Tiket yang dibeli harus ditukar dengan wristband sebagai alat akses masuk ke lokasi acara. Penukaran dijadwalkan pada tanggal 22-26 Juni 2022 di GOR Mampis Rungan dan Gedung Wanita.

Para juara dunia Motocross sudah menyelesaikan putaran terakhir di Jerman dan sedang bersiap menuju Samota Sumbawa untuk MXGP of Indonesia 2022.

Jorge Prado sang juara di Jerman, dipastikan memimpin klasemen MXGP (450cc) dan diharapkan akan memukau penonton di Samota dengan performa terbaiknya melintasi sirkuit yang paling menantang di MXGP.

BACA JUGA: Logistik MXGP Segera Tiba di Bandara Lombok

“Kita tunggu kehadiran MXGP of Indonesia 2022 di Samota sebentar lagi!” tandasnya.***

 

 




Logistik MXGP Samota, Segera Tiba di Bandara Lombok

Pengiriman logistik MXGP Samota dengan total 54 koli /30 ton, akan dikirim lebih dulu

MATARAM.lombokjournal.com ~ Logistik Motocross Grand Prix (MXGP) Samota, Sumbawa akan tiba di bandara Lombok, pada tanggal 18 Juni 2022 mendatang.

Logistik dengan total 54 koli /30 ton, akan dikirim menggunakan pesawat freighter type B737-300, melalui operator pesawat Intra Asia  Airlines.

Sedangkan untuk ekspedisinya menggunakan JNE.

Menjelaskan kedatangan logistik MXGP
Ridwansyah

“Jelang event MXGP, logistik dengan total 54 koli /30 ton, akan dikirim lebih dulu,” kata Dae Iwan panggilan populernya, Rabu (15/06/22) di Mataram.

BACA JUGA: Persiapan Sirkuit Rocket Motor MXGP Makin Mantap 

Komandan Lapangan event Moto Cross Grand Prix (MXGP) Samota Sumbawa NTB, Ir. H. Ridwan Syah mengatakan, rencana pengiriman logistik MXGP Samota akan dilakukan dengan 3 waktu jam penerbangan menggunakan rute CGK LOP. 

Di antaranya jadwal kedatangan pada pukul 08.00 Wita, pukul 12.00 Wita dan pukul 15.00 Wita.

Kemudian, penanganannya di terminal kargo Bandara Lombok oleh Angkasa Pura Logistik (APL). Selanjutnya LOP ke Venue di Sumbawa melalui jalur darat menggunakan 10 unit truk fuso.

“Custom clearance dilaksanakan juga di CGK dan pemeriksaan kembali di lokasi Venue di Sumbawa, dan seluruh Cargo balik via darat lagi,” jelas Ridwansyah..

Sementara itu, kru balap dan tim, akan tiba pada tanggal 23 Juni 2022, menggunakan charter flight dengan type pesawat narrow body rute CGK-LOP. 

Penumpang charter flight itu akan mengangkut sekitar 171 orang.

Sedangkan dari LOP SWQ menggunakan pesawat charter Wings Air sebanyak 3 flight. Begitu pun penerbangan balik tgl 27 Juni 2022 SWQ LOP menggunakan 3 charter flight  Wings Air. 

Sedangkan LOP CGK menggunakan 1 charter flight dengan type pesawat narrow body.

BACA JUGA: Jelang MXGP Samota, NTB dan Bali Sepakat Wisata Terpadu

“Insya Allah, dengan sinergi dan kerjasama semua steakholder dan kita semua, minta do’anya agar lancar ya,” kata Ridwansyah. ***

 

 




Persiapan Sirkuit Rocket Motor MXGP Makin Mantap

Makin mantap persiapan pembangunan fasilitas pendukung acara di sirkuit MXGP 

MATARAM.lombokjournal.com ~ 10 hari jelang perhelatan MXGP of Indonesia 2022 di Samota, Sumbawa NTB persiapan Rocket Motor Circuit yang dikerjakan makin mantap.

Ridwan Syah, Koordinator Lapangan pembangunan sirkuit MXGP Samota Sumbawa, menjelaskan, Pit Lane di Rocket Motor Circuit telah selesai didirikan oleh penyelenggara. 

Pit Lane merupakan tempat pembalap bersiap terjun ke track dan Paddock 1, yang akan menjadi tempat para team menyiapkan kuda besi para pembalap mereka.

BACA JUGA: NTB Kolaborasi Trade and Investment dengan Uni Eropa

“Medical Center sebagai sarana penunjang utama juga sudah siap diisi dengan segala peralatan medis,” tutur Ridwansyah, Selasa (14/06/22).

Sekeliling sirkuit telah dipagari barikade besi sekitar 40 persen untuk membatasi setiap area sesuai peruntukkannya.

Track yang terdiri dari 18 tikungan dan 11 tantangan diperpanjang 100m dari rencana awal menjadi sepanjang 1.9 km di sirkuit Samota. 

“Persiapan sudah makin mantap,” tandasnya.

Pembangunan fasilitas pendukung acara di sirkuit juga terus berlanjut dengan jadwal penyelesaian yang lebih awal.

BACA JUGA: Santunan BP Jamsotek untuk Pegawai non ASN BPSDM 

Gubernur NTB akan memimpin langsung Technical Briefing pertama di sirkuit pekan ini yang akan dihadiri juga oleh Direktur Infront yang membawahi Team Track Masters.***

 




Event MXGP, Investor Mulai Jajaki Investasi di Samota

Penyelenggaraan event MXGP punya daya tarik yang mampu mengundang para investor 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Keindahan alam Teluk Saleh, Moyo dan Gunung Tambora (akronim Samota) dan perhelatan Motocross Grand Prix (MXGP), jadi pemantik yang menyedot para investor.

Mereka tertarik dan mulai menjajaki kemungkinan pengembangan investasi di kawasan Samota seluas 680.725 hektar, membentang dari Sumbawa ke Dompu.

Adanya gelaran MXGP, sejumlah Investor mulai menghubungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPST) Provinsi NTB. 

Evebt MXGP menyedot investor
Muhammad Rum

“Mereka menjajaki investasi di Samota, dan mulai menghubungi kami,” kata Kepala DPMPST Provinsi NTB, Ir. H. Mohammad Rum MT, Senin (13/06/22). 

Disebutnya, antara lain investor dari Polandia, Amerika dan lainnya. Ini artinya, gaung Samota sudah mulai dikenal hingga mancanegara, tambah Rum.

BACA JUGA: Unram Rencanakan Kebun Kopi di KLU Jadi Obyek Wisata 

Rum berkeyakinan, adanya MXGP yang diprediksi menghadirkan 50 ribu penonton dalam dan luar negeri, disamping akan membuka kran investasi di wilayah itu juga akan memberikan multipliyer efek bagi masyarakat sekitar. 

Menurutnya, belum banyak dipahami banyak orang bahwa dampak MXGP ini akan memberikan nilai ekonomi yang sangat luar biasa.  

“Jadi kita ingin agar semua berpikir positif (positif thingking). Oleh karena itu, kita sangat berharap agar sukses. Karena ini hasil kerja semua seluruh masyarakat, LSM, pengusaha, jurnalis, akademisi saling bahu-membahu  untuk sukses menjadi tuan rumah,” pintanya.

Pasca MXGP, akan dilanjutkan dengan gelaran Ironman (triathlon) Lombok Series bulan Oktober, event olahraga yang memadukan berenang, berlari dan bersepeda. 

Event olahraga itu akan diikuti sedikitnya 1300 orang atlet yang berasal dari 30 negara.

“Dengan agenda ini juga diharapkan para peserta akan tinggal lebih lama dan membelanjakan uangnya di daerah kita, baik untuk cendramata, UMKM, pertanian, perikanan dan lainnya  bisa dinikamti langsung, karena pasarnya sydah jelas,” Rum menegaskan.

BACA JUGA: Tata Kelola Sampah di MXGP, Ini Persiapan Pemprov

Bagi Rum, tahun ini dan ke depannya merupakan tahun-tahun keberuntungan bagi NTB. 

“Saya yakin MXGP ini akan terjadi perputaran uang yang cukup signifikan yang muaranya untuk peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” kata Rum. ***

 




Tata Kelola Sampah di MXGP Samota, Ini Persiapan Pemprov

Pemprov NTB sudah disiapkan tata kelola sampah di event MXGP yang diperkirakan menumpuk 35 ton sehari 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tim Zero Waste Dinas LHK NTB memproyeksikan timbunan sampah dari perhelatan Motocross Grand Prix (MXGP) Samota, yang berlangsung tanggal 24 – 26 Juni 2022,  menumpuk sebanyak 35 ton dalam sehari.

Bayangkan, gelaran MXGP yang diprediksi mendatangkan sekitar 50 ribu penonton. Titik-titik keramaian pasti menghasilkan berbagai jenis sampah, baik organik maupun non organik. 

Maka tata kelola harus dipersiapkan untuk mengatasi sampah tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB, Julmansyah, S.Hut., M.A.P, megatakan, pihaknya telah menyiapkan cara agar sampah yang dihasilkan terkelola dengan baik sesuai dengan konsep Zero Waste.

BACA JUGA: Event MXGP Pacu pertumbuhan Investasi Daerah

Tumpukan sampah

“Penyiapan tata kelola sampah akan dilakukan melalui sejumlah tahapan proses yang menjadi pedoman penangan sampah di event MXGP yakni pemilahan, penanganan dan edukasi,” ucapnya.

Pertama yaitu, Pemilahan. Pemilahan dilakukan selama event berlangsung, sejak dari sumber sampah yaitu di pada tiap-tiap tempat sampah yang telah terpilah terbagi 2 (organic dan An Organik). 

Selanjutnya sampah dipilah menjadi 3 yaitu An Organik Ekonomis (Botol, Gelas plastik, Kardus dan material yang bisa dijual), An Organik Non Ekonomis (bungkus nasi, sachet, plastik kemasan, dan lain-lain) dan Organik.

Kedua, Penanganan. Penanganan dilakukan terhadap Bak Sampah Terpilah di 100 titik yang telah tersedia dan di titik-titik timbulan sampah dalam area tersebut. 

Dan terakhir, Edukasi. Proses edukasi dilakukan oleh Tim Zero Waste dan para relawan terhadap para pengunjung/penonton, yang dilakukan melalui pemasangan beberapa spanduk edukasi yang dipasang di lokasi strategis sekitar sirkuit.

Lanjutnya tak hanya cara tersebut yang telah disiapkan, kesiapan SDM (Sumber Daya Manusia), Tim Relawan, Tim Zero Waste dan penyiapan sarana prasarana dalam penanganan sampah MXGP Samota juga tak luput dari perhatian.

“Untuk melengkapi SDM, sarana dan prasarana, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB telah berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa serta stakeholders terkait dan akan mengcover mengenai hal tersebut” ungkapnya.

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak KSB Hadirkan Event Internasional

Terdapat 6 (enam) unit truk sampah yang akan mengcover 2 (dua) TPS (Tempat Penampungan Sementara), 3 (tiga) unit roda tiga, satu unit pickup yang diperuntukkan sebagai armada pengangkuan sampah pada 100 titik tempat sampah yang telah disediakan. Kolaborasi juga dilakukan dengan KPH lingkup Kabupaten Sumbawa berupa mobil patroli 4 (empat) unit serta motor patroli 4 (empat) unit ditambah 2 (dua) unit megaphone untuk edukasi penonton agar tertib sampah.

Sementara terkait SDM akan didukung oleh tenaga relawan dan Tim Zero Waste sebanyak sekitar 160 – 170 tenaga yang berasal dari Dinas LHK NTB, Satgas Zero Waste, Komunitas, Pramuka, Dinas LH Sumbawa serta tenaga dari Balai KPH di wilayah Pulau Sumbawa.

“Tata kelola yang disertai dengan sarana dan prasana pendukung ini untuk memastikan, agar tata kelola sampah berjalan baik pada event internasional MXGP. Kami berharap upaya ini, dapat didukung oleh semua pihak temasuk penyelenggara dan maupun regulator perijinan, agar tercipta lingkungan NTB Bersih dan Lestari,” kata Julmansyah.***