Gubernur NTB Apresiasi Perawat yang Ikut Sukseskan MotoGP

Gubernur NTB sebut  para perawat ikut sukseskan MotoGP, karena di garis depan lakukan vaksinasi massal

MATARAM.lombokjournal.com ~ Para perawat NTB disebut turut andil mensukseskan berbagai event internasional di NTB, termasuk mensukseskan event MotoGP

Pasalnya, para perawat berada di garis terdepan melakukan vaksinasi massal yang menjadi syarat penyelenggaraan acara internasional tersebut. 

Gubernur hadiri pelantikan Dewan Perawat

“Kami dari Pemda berterima kasih, banyak event besar di kita, World Superbike, MotoGP dan lain lain, sukses karena kontribusi besar dari teman-teman keperawatan ini,” ujar Gubernur NTB, Zulkieflimansyah 

BACA JUGA: Jelang MXGP, Pemprov Gelar Kursus Bahasa Inggris Gratis

Ia menyampaikan terima kasih kepada para perawat, saat Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Dewan Pertimbangan Provinsi dan Majelis Kehormatan Etik Keperawatan (MKEK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi NTB, periode 2022-2027 di Pendopo Gubernur, Rabu (13/04/22). 

Banyak yang tidak tahu, sebenarnya Pemprov NTB berpacu dengan waktu dalam.

“Berdebar-debar, penuh ketidakpastian apakah event ini jadi atau tidak. Karena persyaratan yang harus kita penuhi itu gak ringan. Harus vaksinasi dosis satu, dua, hingga booster segala macam,” jelas Bang Zul.

Namun berkat kerja keras semua pihak, MotoGP Mandalika 2022 sukses digelar. Dan nama Mandalika melalang buana di dunia internasional.

Gubernur berharap para pengurus baru PPNI memiliki semangat baru dalam mengabdi kepada daerah, bangsa, dan Negara. ***

BACA JUGA: NTB Tuan Rumah Y20, Beri Multiplier Effect Bagi Kebangkitan Ekonomi

 

 




RSUD NTB Tahun ini Bisa Tangani Stroke, Jantung dan Kanker

Gubernur NTB tandatangani kerjasama antara RSUD  NTB dengan RS Pusat Otak Nasional, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, serta RS Pusat Kanker Nasional Dharmais. 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Akhir tahun ini, Rumah Sakit Provinsi NTB diharapkan sudah bisa menangani Stroke, Jantung dan Kanker secara lebih baik.

Hal itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah usai menandatangani kerja sama antara RSUD NTB dan RS Manambai Sumbawa dengan RS Pusat Otak Nasional, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, serta RS Pusat Kanker Nasional Dharmais.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan saat kegiatan Visitasi Tim Pengampu RS Jejaring Kardiovaskuler RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita & Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI di RSUD Provinsi NTB, Selasa (12/04/22). 

Penandatanganan kerjasama antara RSUD NTB dan RS yang tangani stoke, jantung dan kanker
Gubernur NTB bersama Tim Pengampu

Gubernur Zul berharap RSUD Provinsi NTB akan mampu memaksimalkan dalam memberikan pelayanan terbaiknya bagi masyarakat.

“Insya Allah akhir tahun ini, Rumah Sakit Provinsi kita sudah bisa menangani Stroke, Jantung dan Kanker secara lebih baik sehingga tak perlu lagi di rujuk ke luar Provinsi kita,” kata Gubernur NTB.

BACA JUGA: Jelang MXGP, Pemprov NTB Gelar Kursus Bahasa Inggris Gratis

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para tim pengampu RS atas segala bantuan yang diberikan untuk Provinsi NTB.

“Terima kasih atas segala bantuan dan pengorbanan Bapak dan Ibu untuk hadir di NTB. Semoga komitmen kita untuk menjadikan NTB sebagai pusat pelayanan kesehatan Indonesia dapat terwujud,” ucapnya.

Senada dengan itu, Direktur Utama RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra mengungkapkan rasa syukurnya atas kerja sama tersebut.

“Alhamdulillah pada hari ini ada 3 Rumah Sakit yang hadir. Nantinya ketiganya akan bekerja sama dengan RSUD Provinsi NTB dan RS Manambai untuk penanganan Kardiovaskuler, Stroke dan juga Kanker,” ujar dr. Jack, sapaan akrab Dirut RSUD Provinsi NTB.

Usai penandatanganan kerja sama, visitasi tersebut dilanjutkan dengan membagi 3 tim untuk berkeliling melihat fasilitas pendukung, seperti IBS, CVCU, Laboratorium, Radiologi, Radioterapi, IGD dan lainnya.***

BACA JUGA: Pemprov NTB Boyong Penghargaan Pelaksanaan Anggaran 2021

 




Pemprov NTB Boyong Penghargaan Pelaksanaan Anggaran 2021

Beberapa penghargaan terkait Pelaksanaan Anggaran 2021 diboyong Pemprov NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB boyong beberapa penghargaan terkait kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2021.

evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran yang dilakukan Pemprov NTB

“Untuk Penyaluran Tercepat DAK Fisik dan Dana Desa, Pemprov NTB berhasil meraih peringkat 1 disusul Provinsi Maluku Utara peringkat 2 dan Provinsi Lampung peringkat 3,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi di Mataram, Senin (11/04/22).

Miq Gite sapaan Sekda melanjutkan, penghargaan Pemprov NTB selanjutnya adalah  untuk Kinerja Pengelolaan DAK Fisik Terbaik di peringkat kedua. 

BACA JUGA: Tim INFRONT MXGP Tinjau Venue di Samota

Tingkat pertama diraih Provinsi Kalimantan Timur, dan Peringkat ketiga diraih Sulawesi Tengah. 

“Kabupaten Lombok Timur juga mendapat penghargaan sebagai Kabupaten yang Kinerja Pengelolaan DAK Fisik terbaik tingkat Kabupaten se Indonesia, disusul Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Boyolali,” tambah Sekda.

Penghargaan diserahkan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov NTB pada hari Senin 11 April 2022, diterima oleh Sekda NTB didampingi Asisten 2 dan Kepala BPKAD Prov NTB. ***

BACA JUGA: Letusan Gunung Tambora, Terkuat Dalam Sejarah

 

 




Tim INFRONT MXGP Tinjau Venue di Samota

Gubernur NTB dampingi Tim INFRONT MXGP melihat kesiapan pelaksanaan event MXPG 

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB terus memantapkan kesiapan Kejuaraan balap Motocross Grand Prix (MXGP) yang akan digelar di Samota-Sumbawa, pada tanggal 24-26 Juni 2022 mendatang.

Salah satunya penyiapan lahan yang akan dijadikan lintasan balapan sudah masuk ke dalam tahap pengerjaan. 

Persiapan tersebut ditinjau langsung oleh Gubernur Zulkieflimansyah beserta  Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa mendampingi kunjungan tim INFRONT yang merupakan penyelenggara dari event MXGP ini.

Mendampingi Tim Infront tinjau venue sirkuit

INFRONT sendiri merupakan perusahaan sportainment sekaligus international promotor pemilik brand Motor Cross Grand Prix (MXGP). 

Kedatangan Gubernur dan rombongan disambut di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin-Sumbawa. Kemudian bergerak menuju ke lokasi lahan yang akan dijadikan venue sirkuit di kawasan Samota

Ini merupakan kunjungan pertama INFRONT untuk melihat kesiapan pelaksanaan event MXPG khususnya untuk meninjau langsung kondisi lapangan dan arena sirkuit. 

BACA JUGA: Sosialisasi dan Publikasi Event MXGP Samota Dimantapkan

Bang Zul, sapaan Gubernur, bersama Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, menjelaskan kepada tim INFRONT gambaran umum kondisi lahan untuk venue yang sudah masuk ketahap pengerjaan awal. Salah satunya yang dijelaskan adalah bagaimana pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan sebanyak 20 Ha untuk event MXGP ini. 

Pada kesempatan yang sama, Bang Zul menyampaikan bahwa secara umum pihak INFRONT sangat suka dengan lokasi venue ini. Mereka suka dengan kontur areanya, pemandangannya dan juga kondisi tanahnya. 

BACA JUGA: Letusan Tambora, Situasinya Tergambar Jelas dalam Bo’ Sangaji Kai

“Kunjungan tim INFRONT kali ini juga ingin memastikan bahwa data-data yang kita sampaikan baik foto dan juga video sesuai dengan kondisi kenyataan di lapangan sebab sekarang kadang-kadang foto dan juga video lebih indah daripada kondisi aslinya. Jadi mereka tidak mau terkecoh dengan foto dan juga video yang sudah kita sampaikan sebelumnya. Tadi setelah melihat kondisi di lapangan hari ini, mereka sangat bergembira dan bisa memastikan bahwa MXGP SAMOTA akan tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan pada 24-26 Juni mendatang,” jelasnya. ***

 




Bupati Serahkan 100 Sertifikat untuk Nelayan KLU 

Bupati serahkan 100 sertifikat melalui program perolehan Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT) nelayan Lombok Utara
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP)  bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) menerbitkan 100 sertifikat.

Penyerahan sertifikat secara simbolis dilakukan oleh Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH di Aula Dinas KPPP, Jum’at (08/04/22).

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, dengan memfasilitasi perolehan Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT) nelayan.

Pemda bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Bupati berpesan pada nelayan

Program Sehat nelayan merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penataan atau legalitas aset dan penggunaan aset, sebagai modal pengembangan usaha nelayan. 

Bupati Djohan menyampaikan, pihaknya mengaku bersyukur bisa hadir di tengah-tengah para nelayan Lombok Utara.

Diingatkan, seorang nelayan harus memiliki mental yang kuat dan konsisten dalam bekerja.

”Tidak boleh minder dan berkecil hati karena orang yang sukses bisa melalui berbagai jalan salah satunya nelayan,” katanya.

Menurutnya, Lombok Utara yang memiliki sektor pertanian dan perikanan luas harus bisa dimaksimalkan bahkan menjadi komoditas unggulan. Mengingat pariwisata yang menjadi sektor unggulan KLU tengah berada dalam situasi sulit pasca Pandemi Covid-19.

Bupati dalam setiap kesempatan selalu mendorong anak muda untuk bisa menjadi petani yang sukses dan berhasil, serta mengubah anggapan bahwa petani bukanlah pekerjaan yang menjanjikan. 

BACA JUGA: Penting, Kesepakatan One Gate System ke Gili Matra

Bupati Djohan berpesan, agar para nelayan bisa bekerja sungguh-sungguh serta berharap para nelayan punya penghasilan yang bagus serta menjadi nelayan yang terampil.

Tahun 2021 sebanyak 3.100 sertifikat

Di tempat yang sama, Kadis KPPP,Tresnahadi melaporkan, penyerahan sertifikat merupakan salah satu bukti bahwa pemerintah terus berupaya melakukan terobosan guna mensejahterakan masyarakat, khususnya nelayan sebagai pelaku utama usaha perikanan.

”Mari manfaatkan fasilitas bantuan yang telah diberikan dengan baik dan bertanggung jawab,” ungkap Tresna.

 Mantan Sekdis Dukcapil KLU ini mengatakan, kerjasama lintas sektor merupakan kunci utama dalam upaya percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

“Berjalannya program penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT) nelayan juga tidak lain hasil dari kerjasama lintas sektor,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPN KLU Supriadi mengukapkan penyerahan sertifikat program lintas sektor, menargetkan 100 sertifikat SEHAT NELAYAN (Sertifikat Hak Atas Tanah Nelayan) dan 300 sertifikat untuk masyarakat pelaku usaha UMKM, yang dilaksanakan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara.

BACA JUGA: Arsitektur Rumah Tradisi di Karang Bajo, Bayan, KLU

”Program ini sudah terlaksana sehingga total sertifikat Program Strategis Nasional (PSN) yang telah terselesaikan pada tahun 2021 sebanyak 3.100 yang mana terbit melalui kegiatan PTSL sebanyak 2.700 sertifikat, dan 400 terbit melalui kegiatan Lintas Sektor,” bebernya

Supriadi berharap, dengan dibagikannya sertifikat kepada para nelayan, dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat khususnya nelayan, serta dengan semangat Reforma Agraria yang di dalamnya mencakup Legalisasi aset dan akses reform.

 

”Dengan sertifikat ini nelayan bisa mendapat akses modal, pasar, teknologi dan pembimbingan penguatan kelompok nelayannya, tentu dengan difasilitasi oleh stakeholder terkait,” tutupnya. 

Turut hadir Kepala Diskoprindag Drs. Abdul Hamid serta para penerima sertifikat. Namun dari jumlah 100 sertifikat yang dibagikan hanya dihadiri 30 orang, sehingga penyerahan secara simbolis itu hanya ke 30 orang.***

 




Penting, Kesepakatan One Gate System Ke Gili Matra

Bupati Djohan berharap Focus Group Discussion (FGD) yang membahas Visitor Management System (VMS) menghasilkan kesepakatan penting, yaitu terkait pintu masuk menuju Gili Matra, yaitu Bangsal dan Teluk Nara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemda Kabupaten Lombok Utara berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan destinasi wisata Gili Matra Gili Meno, Gili Air dan Gili Trawangan) dengan cara meningkatkan daya dukung lingkungan, dengan mengatur dan mengelola jumlah wisatawan yang datang maupun keluar dari tiga gili tersebut. 

Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH mengatakan itu saat membuka  Focus Group Discussion (FGD) pembahasan roadmap dan finalisasi tahapan Visitor Management System (VMS) bertempat di Aruna Resort, Jum’at  (08/04/22). 

Kegiatan FGD diselenggarakan untuk mendukung Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang sebagai upaya mewujudkan penguatan tata kelola dan efektivitas pengelolaan yang berkelanjutan di Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Taman Wisata Perairan (TWP) Gili Matra.

Penting sistem satu pintu ke Gili Matra

“Kami mengapresiasi kegiatan terbuka mengenai roadmap dan finalisasi tahapan Visitor Management System ini,” ucap bupati.

Menurutnya, untuk mendukung efektifitas dan efisiensi VMS dan juga diperlukan pendekatan inisiasi one gate system sebagai akses awal menuju ke Gili Matra.

BACA JUGA: Arsitektur Rumah Tradisi di Karang Bajo, Bayan, KLU

One gate system atau sistem satu pintu dari VMS terintegrasi, dengan pondok informasi yang rencana lokasi pembangunannya di Teluk Nara.

“Harapan kita pertemuan ini dapat menghasilkan kesepakatan bersama terkait pintu masuk menuju Gili Matra, yaitu Bangsal dan Teluk Nara,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, ke depan fast boat dari Bali yang melakukan kunjungan  harus bersandar di Pelabuhan Bangsal ataupun Teluk Nara terlebih dahulu. 

Kemudian penumpang diantar menggunakan publik boat, speed boat ataupun lainnya. 

Hal terpenting dari FGD roadmap dan pembagian peran, jika memang dibutuhkan kebijakan atau Perda untuk payung hukum implementasi VMS maka bisa disepakati bersama di FGD.

“Kami percaya dengan inovasi ini bisa mendorong membangkitkan pariwisata di daerah di masa mendatang,” tuturnya.

Menurut Perwakilan ICCTF Bappenas, Leonas Chatim, VMS adalah sebuah aplikasi yang sangat berguna nantinya sebagai alat untuk menata dan mengorganisir pengunjung yang datang dan pergi di suatu tempat. 

Melalui FGD  kita sama-sama mengharapkan  dukungan dari Pemda KLU.

“Tentunya kami sebagai pelaksana proyek, sangat membutuhkan kerjasama dengan Pemda KLU agar proyek yang sedang Kami jalankan terlaksana dengan baik,” harap Leonas Chatim.

Hal yang sama juga dikatakan Kepala BKKPN Kupang, Ilham Fauzi pihaknya mendukung kegiatan FGD yang di selenggarakan ICCTF, sangat membantu kegiatan usaha pariwisata di Gili Matra. 

Melalui One Gate system nantinya para wisatawan yang datang bisa terkontrol dan terorganisir dengan baik. 

BACA JUGA: Bulan Ramadhan yang Menakjubkan

FGD sangat penting membantu bangkitkan pariwisata di Gili Matra

Sehingga segala aktivitas wisata bahari dapat menjaga dan melestarikan terumbu karang pada Taman wisata perairan Gili Matra.

“Kegiatan FGD ini sangat penting dalam kita mengatur ulang sistem pariwisata di Gili Matra,” tutupnya 

Nampak hadir juga Asisten II Setda KLU H.Rusdi ST, Kepala BKKPN Kupang Ilham Fauzi, Perwakilan ICCTF Bappenas, Leonas Chatim, dan para perwakilan OPD serta undangan lainnya.***.

 




Daur Ulang Sampah Plastik di NTB Jadi Batako 

Wagub berharap semua sampah plastik di NTB bisa terkumpul dan dilakukan daur ulang 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Solusi untuk daur ulang sampah plastik di NTB diharapkan akan diwujudkan dengan dibangunnya pabrik Block Solutions Lombok.

Dan Pemerintah berharap, semua sampah plastik di NTB itu bisa terkumpul dan didaur ulang

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengungkapkan itu saat beraudiensi dari Classroom of Hope.

Audiensi itu terkait dengan update Progress Eco Block dan Program Kolaborasi dengan Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) di Pendopo Wagub NTB, Rabu (06/04/22).

Wagub berharap semua sampah plastik dilakukan daur ulang
Wagub Sitti Rohmi

“Kalau dari pemerintah tentunya berharap bagaimana supaya semua sampah plastik yang ada di NTB itu bisa terkumpul dan didaur ulang,” kata Wagub NTB.

Ummi Rohmi, sapaan akrabnya meminta pihak Classroom of Hope agar segera menyelesaikan proyek tersebut di tahun ini, sehingga NTB bisa memproduksi blocks (bata/batako) dari plastik sendiri.

BACA JUGA: Bulan Ramadhan yang Menakjubkan

“Harus dipastikan rencana ini diwujudkan tahun ini, jadi kita bisa memproduksi blocksnya (batako) disini,” ujar Ummi Rohmi.

Menurutnya, pemerintah akan siap memantau dan mengawal pembangunan pabrik Blocks Solution Lombok di NTB hingga nantinya mulai beroperasi.

“Bagaimanapun hal ini kita lakukan bersama, jadi kami ingin memantau dan mengikuti semua stepnya dengan baik sampai dengan nanti pabrik itu jadi dan mulai beroperasi,” jelasnya.

Siap bulan Oktober

Duncan Ward, selaku Founder dari Classroom of Hope menyatakan, proyek pembangunan pabrik Block Solutions Lombok diperkirakan akan selesai pada bulan Oktober 2022.

Hal tersebut dikatakan Duncan saat memaparkan rencana desain pembangunan pabrik Block Solutions Lombok kepada Wagub NTB.

“The factory is gonna be ready in October. Sejauh ini tidak ada masalah dengan rencana pembangunannya. Kami hanya tinggal menunggu mesin produksi Blocks (an Injection Molding Machine) yang masih dalam proses tes validasi di Jakarta, kemudian setelah itu akan dibawa ke Lombok sehingga bisa produksi blocks disini,” ujar Duncan.

Sederhananya, Block Solutions merupakan sebuah perusahaan yang mampu mengembangkan dan memproduksi model blocks (batako) dari hasil daur ulang plastik yang ramah lingkungan. 

Blocks tersebut nantinya akan digunakan untuk membangun bangunan, seperti rumah dan sekolah.

BACA JUGA: Dr. H,MS. Udin, MA; Makna Kalah Bagi yang Berilmu

Turut hadir mendampingi Wagub NTB dalam audiensi tersebut, yaitu Kepala Dinas LHK Provinsi NTB, Kepala BRIDA Provinsi NTB, dan Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTB. ***

 




Kemenpan RB Nilai Kinerja Pemprov NTB Sangat Baik

Pemprov NTB menerima penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2021 kategori Sangat Baik dari Kemenpan RB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB Hj.Sitti Rohmi Djalillah mewakili  Pemerintah Provinsi NTB, menerima penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2021 kategori Sangat Baik (BB), dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI, di Jakarta Selasa (05/03/22). 

Menerima penghargaan SAKIP dari Kemenpan RB
Wagub Sitti Rohmi dan Gubernur Anies

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur NTB Hj.Sitti Rohmi Djalillah di Jakarta, Mewakili Pemerintah Provinsi NTB Kadis Kominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy, S. Sos, MM menyampaikan rasa syukur atas kekompakan dan kerja keras seluruh Perangkat Daerah di lingkup Provinsi NTB.

BACA JUGA: Hasil Lelang Amal Diserahkan ke Baznas NTB

“Alhamdulillah, ini berkat kerja keras seluruh Perangkat Daerah di NTB,” ungkap Najamuddin.

Ke depan, kolaborasi akan tetap ditingkatkan. Terlebih Gubernur dan wakil Gubernur NTB senantiasa berikhtiar maksimal dalam meningkatkan kerjasama dan kolaborasi di tingkat perangkat daerah. 

Harapannya tentu agar prestasi ini bisa lebih ditingkatkan menjadi A pada evaluasi SAKIP berikutnya. 

“InsyaAllah, capaian ini memacu semangat dalam meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” jelas Kadis Kominfotik 

Setiap tahun, Kementerian PANRB melakukan evaluasi atas implementasi RB dan SAKIP pada seluruh instansi pemerintah, untuk membina dan meningkatkan kualitas pelaksanaan reformasi birokrasi dan akuntabilitas kinerja.

Menurut Menteri PAN – RB, hasil evaluasi RB dan SAKIP pada tahun 2021 secara nasional menunjukkan tendensi hasil yang positif.

Penyerahan penghargaan dari Kemenpan RB

“Apresiasi yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang telah konsisten melakukan berbagai perbaikan sehingga mendapatkan predikat RB-SAKIP B, BB, A, dan AA” tutup Tjahjo Kumolo. ***

BACA JUGA: Layanan Vaksinasi Kedua dan Booster bagi Penumpang dari Bandara Lombok

 

 




Layanan Vaksinasi Kedua dan Booster bagi Penumpang dari Bandara Lombok

Mulai hari Rabu (06/04), Bandara Lombok membuka layanan vaksinasi kedua termasuk booster untuk memudahkan keberangkatan penumpang 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Calon penumpang yang akan berangkat melalui Bandara Lombok yang belum memperoleh vaksin ke 2 dan ke 3 atau booster, jangan khawatir. 

Mulai hari ini tanggal 6 April hingga 30 April 2022, Bandara Lombok kembali membuka layanan vaksinasi tersebut. 

Untuk mendapatkan vaksinasi gratis ini calon penumpang harus menunjukkan identitas diri berupa KTP asli. 

Layanan vaksinasi penumpang yang dari Bandara Lombok
Nugroho Jati

Kegiatan vaksinasi ini dilakukan untuk menindaklanjuti berlakunya Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Nomor 36 Tahun 2022 yang berlaku sejak 5 April 2022 kemarin. 

Bandara Lombok membuka layanan vaksinasi Covid-19 termasuk booster bagi calon penumpang yang akan berangkat melalui bandara ini.  

Vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) ini digelar untuk memudahkan para penumpang yang akan terbang melalui Bandara Lombok. 

Berdasarkan SE Kemenhub No.36 Tahun 2022, saat ini hanya penumpang pesawat udara yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster saja yang tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes PCR atau antigen. 

BACA JUGA: Hasil Lelang Amal di Mandalika Diserahkan ke Baznas NTB

Sedangkan mereka yang  mendapatkan vaksinasi dosis kedua, tetap wajib menyertakan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan. Atau bisa juga hasil negatif tes rapid antigen yang sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. 

Sementara bagi calon penumpang yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.

“Untuk itulah kami membuka layanan vaksinasi Covid-19 di Bandara Lombok ini. Selain mendukung percepatan program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah, layanan ini juga dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi calon penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Lombok dalam memenuhi salah satu persyaratan perjalanan, yaitu sertifikat vaksinasi Covid-19,” ujar Nugroho Jati, PTS. General Manager Bandara Lombok, Rabu (06/04/22). 

Layanan ini ditujukan bagi penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Lombok dan berusia 6 tahun ke atas untuk vaksin dosis kedua. 

Untuk vaksin dosis ketiga (booster), harus berusia 18 tahun ke atas dan jangka waktu dari vaksin dosis kedua adalah 3 (tiga) bulan. 

Vaksinasi digelar di area lobi keberangkatan Bandara Lombok yang buka setiap hari mulai pukul 09.00 sampai 14.00 WITA ini, hanya melayani vaksinasi dosis kedua dan dosis ketiga (booster). 

Untuk vaksin dosis kedua tersedia jenis vaksin Sinovac dan Moderna. Sedangkan vaksin dosis ketiga (booster) tersedia vaksin Moderna. 

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama PT Angkasa Pura I Bandara Lombok dengan dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Mataram. 

“Seluruh proses vaksinasi ini memerlukan waktu kurang lebih 30 menit. Jadi diharapkan calon penumpang yang ingin melakukan vaksinasi di bandara bisa mengalokasikan waktu yang cukup sebelum keberangkatan,” imbau Nugroho Jati.

BACA JUGA: Sate Tanjung, Cita Rasa Kuliner Khas Lombok Utara

Sebelumnya, layanan vaksinasi Covid 19 ini sudah pernah beberapa kali digelar di Bandara Lombok menyesuaikan dengan persyaratan perjalanan di masa pandemi Covid 19. Dan pertama kali dibuka pada bulan Juli 2021.***

 

 




Event MXGP di Samota, Sirkuit Bisa Dikerjakan 2 Minggu

Penyelenggaraan event MXGP merupakan kesempatan untuk memajukan dan mengembangkan UMKM

MATARAM.lombokjournal.comPersiapan penyelenggaraan event Moto Cross Grand Prix (MXGP) di Samota, Sumbawa NTB yang akan digelar pada Juni mendatang, makin digencarkan.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menetapkan Kadis PUPR Provinsi NTB, Ir. H. Ridwansyah sebagai komandan lapangan, karena dianggap mengikuti progres persiapan event MXGP sejak awal.

Rapat persiapan Event MXGP

Hal tersebut disampaikan Bang Zul sapaan akrab Gubernur saat memimpin rapat persiapan MXGP di Pendopo Tengah Kantor Gubernur, Mataram (05/04/22).

Menurut Bang Zul, Ir. H. Ridwan Syah bersama jajarannya telah mengikuti dari awal progres perkembangannya.

“Karena sudah mengikuti dari awal maka kita tunjuk Ridwan Syah sebagai Komandan Lapangan penyelenggaraan MXGP di Samota Sumbawa NTB,” katanya.

BACA JUGA: Training Center LFC Tetap Optimal, Rannya Bertolak ke London

Selain itu, Bang Zul menyebutkan penyelenggaraan MXGP bukan hanya itu saja melainkan hal ini menjadi kesempatan untuk memajukan dan mengembangkan UMKM.

Sementara itu, Komandan Lapangan MXGP Ir. H. Ridwan Syah menyampaikan, penyelenggaraan MXGP hingga saat ini belum ada venue atau sirkuitnya. Namun bisa dikerjakan kurang lebih dalam waktu 2 minggu.

Ridwan Syah menyebutkan dalam waktu dekat pihak promotor MXGP akan datang ke Samota, sehingga bisa dipastikan bagaimana model dan bentuk sirkuitnya serta bagaimana letak fasilitas-fasilitas yang akan dibangun.

“Karena ini sirkuit tanah, bisa dikerjakan lebih cepat dibandingkan MotoGP,” ungkapnya.

Selain kesiapan sirkuit, Ridwan Syah mengatakan kesiapan transportasi menjadi penting layaknya MotoG di sirkuit Mandalika. Namun persoalan transportasi juga sudah klier.

Selain itu menjadi tantangan adalah kesiapan Bandara Sultan Kaharuddin sebagai pintu masuk para pembalap dan Krunya. Menurutnya, pemerintah sudah menggesa agar pelapisan runway bandara segera ditambah agar bisa didarati oleh pesawat Boeing 737 seri 300 atau Airbuss.

BACA JUGA: Archi Indonesia, Penyedia Camping Ground MotoGP

“Dengan segala persiapan yang dilakukan tinggal 60 hari efektifnya MXGP bisa digelar sesuai harapan,” kata Ridwan Syah . ***