Penting, Kesepakatan One Gate System Ke Gili Matra

Bupati Djohan berharap Focus Group Discussion (FGD) yang membahas Visitor Management System (VMS) menghasilkan kesepakatan penting, yaitu terkait pintu masuk menuju Gili Matra, yaitu Bangsal dan Teluk Nara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemda Kabupaten Lombok Utara berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan destinasi wisata Gili Matra Gili Meno, Gili Air dan Gili Trawangan) dengan cara meningkatkan daya dukung lingkungan, dengan mengatur dan mengelola jumlah wisatawan yang datang maupun keluar dari tiga gili tersebut. 

Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH mengatakan itu saat membuka  Focus Group Discussion (FGD) pembahasan roadmap dan finalisasi tahapan Visitor Management System (VMS) bertempat di Aruna Resort, Jum’at  (08/04/22). 

Kegiatan FGD diselenggarakan untuk mendukung Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang sebagai upaya mewujudkan penguatan tata kelola dan efektivitas pengelolaan yang berkelanjutan di Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Taman Wisata Perairan (TWP) Gili Matra.

Penting sistem satu pintu ke Gili Matra

“Kami mengapresiasi kegiatan terbuka mengenai roadmap dan finalisasi tahapan Visitor Management System ini,” ucap bupati.

Menurutnya, untuk mendukung efektifitas dan efisiensi VMS dan juga diperlukan pendekatan inisiasi one gate system sebagai akses awal menuju ke Gili Matra.

BACA JUGA: Arsitektur Rumah Tradisi di Karang Bajo, Bayan, KLU

One gate system atau sistem satu pintu dari VMS terintegrasi, dengan pondok informasi yang rencana lokasi pembangunannya di Teluk Nara.

“Harapan kita pertemuan ini dapat menghasilkan kesepakatan bersama terkait pintu masuk menuju Gili Matra, yaitu Bangsal dan Teluk Nara,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, ke depan fast boat dari Bali yang melakukan kunjungan  harus bersandar di Pelabuhan Bangsal ataupun Teluk Nara terlebih dahulu. 

Kemudian penumpang diantar menggunakan publik boat, speed boat ataupun lainnya. 

Hal terpenting dari FGD roadmap dan pembagian peran, jika memang dibutuhkan kebijakan atau Perda untuk payung hukum implementasi VMS maka bisa disepakati bersama di FGD.

“Kami percaya dengan inovasi ini bisa mendorong membangkitkan pariwisata di daerah di masa mendatang,” tuturnya.

Menurut Perwakilan ICCTF Bappenas, Leonas Chatim, VMS adalah sebuah aplikasi yang sangat berguna nantinya sebagai alat untuk menata dan mengorganisir pengunjung yang datang dan pergi di suatu tempat. 

Melalui FGD  kita sama-sama mengharapkan  dukungan dari Pemda KLU.

“Tentunya kami sebagai pelaksana proyek, sangat membutuhkan kerjasama dengan Pemda KLU agar proyek yang sedang Kami jalankan terlaksana dengan baik,” harap Leonas Chatim.

Hal yang sama juga dikatakan Kepala BKKPN Kupang, Ilham Fauzi pihaknya mendukung kegiatan FGD yang di selenggarakan ICCTF, sangat membantu kegiatan usaha pariwisata di Gili Matra. 

Melalui One Gate system nantinya para wisatawan yang datang bisa terkontrol dan terorganisir dengan baik. 

BACA JUGA: Bulan Ramadhan yang Menakjubkan

FGD sangat penting membantu bangkitkan pariwisata di Gili Matra

Sehingga segala aktivitas wisata bahari dapat menjaga dan melestarikan terumbu karang pada Taman wisata perairan Gili Matra.

“Kegiatan FGD ini sangat penting dalam kita mengatur ulang sistem pariwisata di Gili Matra,” tutupnya 

Nampak hadir juga Asisten II Setda KLU H.Rusdi ST, Kepala BKKPN Kupang Ilham Fauzi, Perwakilan ICCTF Bappenas, Leonas Chatim, dan para perwakilan OPD serta undangan lainnya.***.

 




Daur Ulang Sampah Plastik di NTB Jadi Batako 

Wagub berharap semua sampah plastik di NTB bisa terkumpul dan dilakukan daur ulang 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Solusi untuk daur ulang sampah plastik di NTB diharapkan akan diwujudkan dengan dibangunnya pabrik Block Solutions Lombok.

Dan Pemerintah berharap, semua sampah plastik di NTB itu bisa terkumpul dan didaur ulang

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengungkapkan itu saat beraudiensi dari Classroom of Hope.

Audiensi itu terkait dengan update Progress Eco Block dan Program Kolaborasi dengan Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) di Pendopo Wagub NTB, Rabu (06/04/22).

Wagub berharap semua sampah plastik dilakukan daur ulang
Wagub Sitti Rohmi

“Kalau dari pemerintah tentunya berharap bagaimana supaya semua sampah plastik yang ada di NTB itu bisa terkumpul dan didaur ulang,” kata Wagub NTB.

Ummi Rohmi, sapaan akrabnya meminta pihak Classroom of Hope agar segera menyelesaikan proyek tersebut di tahun ini, sehingga NTB bisa memproduksi blocks (bata/batako) dari plastik sendiri.

BACA JUGA: Bulan Ramadhan yang Menakjubkan

“Harus dipastikan rencana ini diwujudkan tahun ini, jadi kita bisa memproduksi blocksnya (batako) disini,” ujar Ummi Rohmi.

Menurutnya, pemerintah akan siap memantau dan mengawal pembangunan pabrik Blocks Solution Lombok di NTB hingga nantinya mulai beroperasi.

“Bagaimanapun hal ini kita lakukan bersama, jadi kami ingin memantau dan mengikuti semua stepnya dengan baik sampai dengan nanti pabrik itu jadi dan mulai beroperasi,” jelasnya.

Siap bulan Oktober

Duncan Ward, selaku Founder dari Classroom of Hope menyatakan, proyek pembangunan pabrik Block Solutions Lombok diperkirakan akan selesai pada bulan Oktober 2022.

Hal tersebut dikatakan Duncan saat memaparkan rencana desain pembangunan pabrik Block Solutions Lombok kepada Wagub NTB.

“The factory is gonna be ready in October. Sejauh ini tidak ada masalah dengan rencana pembangunannya. Kami hanya tinggal menunggu mesin produksi Blocks (an Injection Molding Machine) yang masih dalam proses tes validasi di Jakarta, kemudian setelah itu akan dibawa ke Lombok sehingga bisa produksi blocks disini,” ujar Duncan.

Sederhananya, Block Solutions merupakan sebuah perusahaan yang mampu mengembangkan dan memproduksi model blocks (batako) dari hasil daur ulang plastik yang ramah lingkungan. 

Blocks tersebut nantinya akan digunakan untuk membangun bangunan, seperti rumah dan sekolah.

BACA JUGA: Dr. H,MS. Udin, MA; Makna Kalah Bagi yang Berilmu

Turut hadir mendampingi Wagub NTB dalam audiensi tersebut, yaitu Kepala Dinas LHK Provinsi NTB, Kepala BRIDA Provinsi NTB, dan Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTB. ***

 




Kemenpan RB Nilai Kinerja Pemprov NTB Sangat Baik

Pemprov NTB menerima penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2021 kategori Sangat Baik dari Kemenpan RB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB Hj.Sitti Rohmi Djalillah mewakili  Pemerintah Provinsi NTB, menerima penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2021 kategori Sangat Baik (BB), dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI, di Jakarta Selasa (05/03/22). 

Menerima penghargaan SAKIP dari Kemenpan RB
Wagub Sitti Rohmi dan Gubernur Anies

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur NTB Hj.Sitti Rohmi Djalillah di Jakarta, Mewakili Pemerintah Provinsi NTB Kadis Kominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy, S. Sos, MM menyampaikan rasa syukur atas kekompakan dan kerja keras seluruh Perangkat Daerah di lingkup Provinsi NTB.

BACA JUGA: Hasil Lelang Amal Diserahkan ke Baznas NTB

“Alhamdulillah, ini berkat kerja keras seluruh Perangkat Daerah di NTB,” ungkap Najamuddin.

Ke depan, kolaborasi akan tetap ditingkatkan. Terlebih Gubernur dan wakil Gubernur NTB senantiasa berikhtiar maksimal dalam meningkatkan kerjasama dan kolaborasi di tingkat perangkat daerah. 

Harapannya tentu agar prestasi ini bisa lebih ditingkatkan menjadi A pada evaluasi SAKIP berikutnya. 

“InsyaAllah, capaian ini memacu semangat dalam meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” jelas Kadis Kominfotik 

Setiap tahun, Kementerian PANRB melakukan evaluasi atas implementasi RB dan SAKIP pada seluruh instansi pemerintah, untuk membina dan meningkatkan kualitas pelaksanaan reformasi birokrasi dan akuntabilitas kinerja.

Menurut Menteri PAN – RB, hasil evaluasi RB dan SAKIP pada tahun 2021 secara nasional menunjukkan tendensi hasil yang positif.

Penyerahan penghargaan dari Kemenpan RB

“Apresiasi yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang telah konsisten melakukan berbagai perbaikan sehingga mendapatkan predikat RB-SAKIP B, BB, A, dan AA” tutup Tjahjo Kumolo. ***

BACA JUGA: Layanan Vaksinasi Kedua dan Booster bagi Penumpang dari Bandara Lombok

 

 




Layanan Vaksinasi Kedua dan Booster bagi Penumpang dari Bandara Lombok

Mulai hari Rabu (06/04), Bandara Lombok membuka layanan vaksinasi kedua termasuk booster untuk memudahkan keberangkatan penumpang 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Calon penumpang yang akan berangkat melalui Bandara Lombok yang belum memperoleh vaksin ke 2 dan ke 3 atau booster, jangan khawatir. 

Mulai hari ini tanggal 6 April hingga 30 April 2022, Bandara Lombok kembali membuka layanan vaksinasi tersebut. 

Untuk mendapatkan vaksinasi gratis ini calon penumpang harus menunjukkan identitas diri berupa KTP asli. 

Layanan vaksinasi penumpang yang dari Bandara Lombok
Nugroho Jati

Kegiatan vaksinasi ini dilakukan untuk menindaklanjuti berlakunya Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Nomor 36 Tahun 2022 yang berlaku sejak 5 April 2022 kemarin. 

Bandara Lombok membuka layanan vaksinasi Covid-19 termasuk booster bagi calon penumpang yang akan berangkat melalui bandara ini.  

Vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) ini digelar untuk memudahkan para penumpang yang akan terbang melalui Bandara Lombok. 

Berdasarkan SE Kemenhub No.36 Tahun 2022, saat ini hanya penumpang pesawat udara yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster saja yang tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes PCR atau antigen. 

BACA JUGA: Hasil Lelang Amal di Mandalika Diserahkan ke Baznas NTB

Sedangkan mereka yang  mendapatkan vaksinasi dosis kedua, tetap wajib menyertakan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan. Atau bisa juga hasil negatif tes rapid antigen yang sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. 

Sementara bagi calon penumpang yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.

“Untuk itulah kami membuka layanan vaksinasi Covid-19 di Bandara Lombok ini. Selain mendukung percepatan program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah, layanan ini juga dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi calon penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Lombok dalam memenuhi salah satu persyaratan perjalanan, yaitu sertifikat vaksinasi Covid-19,” ujar Nugroho Jati, PTS. General Manager Bandara Lombok, Rabu (06/04/22). 

Layanan ini ditujukan bagi penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Lombok dan berusia 6 tahun ke atas untuk vaksin dosis kedua. 

Untuk vaksin dosis ketiga (booster), harus berusia 18 tahun ke atas dan jangka waktu dari vaksin dosis kedua adalah 3 (tiga) bulan. 

Vaksinasi digelar di area lobi keberangkatan Bandara Lombok yang buka setiap hari mulai pukul 09.00 sampai 14.00 WITA ini, hanya melayani vaksinasi dosis kedua dan dosis ketiga (booster). 

Untuk vaksin dosis kedua tersedia jenis vaksin Sinovac dan Moderna. Sedangkan vaksin dosis ketiga (booster) tersedia vaksin Moderna. 

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama PT Angkasa Pura I Bandara Lombok dengan dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Mataram. 

“Seluruh proses vaksinasi ini memerlukan waktu kurang lebih 30 menit. Jadi diharapkan calon penumpang yang ingin melakukan vaksinasi di bandara bisa mengalokasikan waktu yang cukup sebelum keberangkatan,” imbau Nugroho Jati.

BACA JUGA: Sate Tanjung, Cita Rasa Kuliner Khas Lombok Utara

Sebelumnya, layanan vaksinasi Covid 19 ini sudah pernah beberapa kali digelar di Bandara Lombok menyesuaikan dengan persyaratan perjalanan di masa pandemi Covid 19. Dan pertama kali dibuka pada bulan Juli 2021.***

 

 




Event MXGP di Samota, Sirkuit Bisa Dikerjakan 2 Minggu

Penyelenggaraan event MXGP merupakan kesempatan untuk memajukan dan mengembangkan UMKM

MATARAM.lombokjournal.comPersiapan penyelenggaraan event Moto Cross Grand Prix (MXGP) di Samota, Sumbawa NTB yang akan digelar pada Juni mendatang, makin digencarkan.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menetapkan Kadis PUPR Provinsi NTB, Ir. H. Ridwansyah sebagai komandan lapangan, karena dianggap mengikuti progres persiapan event MXGP sejak awal.

Rapat persiapan Event MXGP

Hal tersebut disampaikan Bang Zul sapaan akrab Gubernur saat memimpin rapat persiapan MXGP di Pendopo Tengah Kantor Gubernur, Mataram (05/04/22).

Menurut Bang Zul, Ir. H. Ridwan Syah bersama jajarannya telah mengikuti dari awal progres perkembangannya.

“Karena sudah mengikuti dari awal maka kita tunjuk Ridwan Syah sebagai Komandan Lapangan penyelenggaraan MXGP di Samota Sumbawa NTB,” katanya.

BACA JUGA: Training Center LFC Tetap Optimal, Rannya Bertolak ke London

Selain itu, Bang Zul menyebutkan penyelenggaraan MXGP bukan hanya itu saja melainkan hal ini menjadi kesempatan untuk memajukan dan mengembangkan UMKM.

Sementara itu, Komandan Lapangan MXGP Ir. H. Ridwan Syah menyampaikan, penyelenggaraan MXGP hingga saat ini belum ada venue atau sirkuitnya. Namun bisa dikerjakan kurang lebih dalam waktu 2 minggu.

Ridwan Syah menyebutkan dalam waktu dekat pihak promotor MXGP akan datang ke Samota, sehingga bisa dipastikan bagaimana model dan bentuk sirkuitnya serta bagaimana letak fasilitas-fasilitas yang akan dibangun.

“Karena ini sirkuit tanah, bisa dikerjakan lebih cepat dibandingkan MotoGP,” ungkapnya.

Selain kesiapan sirkuit, Ridwan Syah mengatakan kesiapan transportasi menjadi penting layaknya MotoG di sirkuit Mandalika. Namun persoalan transportasi juga sudah klier.

Selain itu menjadi tantangan adalah kesiapan Bandara Sultan Kaharuddin sebagai pintu masuk para pembalap dan Krunya. Menurutnya, pemerintah sudah menggesa agar pelapisan runway bandara segera ditambah agar bisa didarati oleh pesawat Boeing 737 seri 300 atau Airbuss.

BACA JUGA: Archi Indonesia, Penyedia Camping Ground MotoGP

“Dengan segala persiapan yang dilakukan tinggal 60 hari efektifnya MXGP bisa digelar sesuai harapan,” kata Ridwan Syah . ***




Tuan Rumah Event Internasional, NTB Harus Persiapkan Diri 

NTB akan jadi tuan rumah beberapa event internasional, harus menyediakan alternatif atau pilihan bagi para wisatawan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE, M.Sc mengapresiasi New Store Grand Opening dari QV. Mutiara Lombok South Sea Pearls (LSSP). 

Apresiasi tersebut disampaikan mengingat, NTB akan menjadi tuan rumah berbagai event internasional. 

Pentingnya persiapan menjadi tuan ruma event ionternasional
Bunda Niken

“Selaku Ketua Dekranasda Provinsi NTB, tentunya saya sangat mengapresiasi New Store Grand Opening dari QV. Mutiara Lombok South Sea Pearls hal ini,” ungkap Bunda Niken, sapaan akrab Ketua Dekranasda NTB ini. 

Ia mengatakan itu saat menyampaikan sambutan pada Grand Opening QV. Mutiara di Prime Park Hotel Mataram, Jumat (01/04/22).

Ia juga menyampaikan, pembukaan store baru QV. Mutiara tersebut merupakan salah satu bagian untuk semakin mempersiapkan diri, mengingat Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah berbagai event-event internasional.

BACA JUGA: Perencanaan Data Sektoral, Pijakan Kebijakan Pemerintah NTB

“Alhamdulillah, NTB ini akan jadi tuan rumah beberapa event internasional. Ini menyebabkan kita harus lebih banyak lagi mempersiapkan diri. Dan upaya membuka store ini adalah bagian dari kita semua untuk mempersiapkan diri menyediakan alternatif pilihan bagi para wisatawan,” jelas Bunda Niken.

Secara khusus Bunda Niken meminta kepada para pelaku usaha agar terus berinovasi dalam menciptakan suatu produk sehingga dapat memenuhi harapan konsumen. 

“Kita akan selalu support produk-produk lokal. Alhamdulillah terus diperbaiki dari segi kualitas maupun cara pemasaran, agar memenuhi harapan konsumen. Semoga storenya semakin berkembang dan memberikan produk-produk yang inovatif dengan harga terjangkau,” katanya.

BACA JUGA: Menteri Agama Tetapkan 1 Ramadga 1443 H, Hari Minggu, 03 April 2022

Dalam Grand Opening tersebut turut hadir, Ketua DPRD Provinsi NTB, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi NTB dan Perwakilan Manajemen Prime Park Hotel.***

 




Menteri Agama Tetapkan 1 Ramadhan 1443 H, Hari Minggu, 3 April 2022

Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Agama menetapkan, 1 Ramadhan 1443 Hijriah yang menjadi penanda awal ibadah puasa jatuh pada Minggu, 3 April 2022 

JAKARTA, lombokjournal.com ~ Ormas Islam besar Muhammadiyah sudah menentukan awal puasa 2022 jatuh pada hari Sabtu, 2 April 2022.

Sementara NU bersama Kementerian Agama baru akan menggelar Sidang Isbat hari Jumat (01/04/22), untuk menentukan kapan awal puasa Ramadhan 2022.

Hasil akhir sidang isbat 2022 yang digelar di Auditorium Hm Rasjid Kemenag itu, diumumkan melalui siaran langsung di televisi dan sosial media Kemenag.

Sidang isbat yang dilakukan Kementerian Agama bersama sejumlah organisasi masyarakat Islam itu, dipimpin oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. 

Usai sidang isbat, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan penetapan 1 Ramadhan.

Menteri Agama telah tetapkan awal puasa Ramadhan
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas

“Secara mufakat 1 Ramadhan jatuh pada Ahad, 3 April 2022. In hasil sidang isbat yang disepakati bersama,” ujar Yaqut. 

Sidang isbat mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis (hisab) dan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal. 

Berdasarkan pantauan hilal di 101 titik, Yaqut menjelaskan, tidak ada satu pun yang melihat hilal. Dengan demikian, 1 Ramadhan ditetapkan jatuh pada Minggu, 3 April 2022. 

BACA JUGA: Edukasi untuk Siaga Bencana Harus Terus Menerus

Sidang isbat ini melibatkan peserta dari berbagai lembaga, seperti Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama, duta besar negara sahabat, dan perwakilan ormas Islam. 

Selain itu, sidang ini juga melibatkan perwakilan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan sebagainya. 

Sidang isbat untuk menentukan awal puasa Ramadhan 2022 ini dilakukan dalam tiga tahap. 

Tahap sidang isbat yang pertama, yakni pemaparan posisi hilal awal Ramadhan 1443 Hijriah berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi).  

Kemudian, tahap sidang isbat yang kedua adalah rukyatul hilal (konfirmasi posisi hilal) yang dilakukan Tim Kemenag pada 78 lokasi di seluruh Indonesia. 

Tahap ini dilakukan secara tertutup dan dilaksanakan setelah shalat maghrib. 

Tahap sidang isbat terakhir adalah pemaparan hasil sidang isbat yang diselenggarakan secara terbuka.

Sementara itu, Setiap tahunnya, Observatorium Bosscha menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Ramadhan dan Syawal bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum.

BACA JUGA: Wagub Sitti Rohmi Tutup Musrenbang RKPD NTB 2023

Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha akan menyelenggarakan pengamatan bulan sabit pada tanggal 1 April 2022 yang merupakan penanda beralihnya bulan Sya’ban ke bulan Ramadhan 1443 Hijriah.

Setiap tahunnya, Observatorium Bosscha menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Ramadhan dan Syawal bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum

Masyarakat yang berminat dapat menyaksikan pengamatan hilal ini secara daring melalui live streaming pada kanal YouTube resmi Observatorium Bosscha pada tanggal 2 April 2022 mulai pukul 17.00 WIB.

Tugas Observatorium Bosscha adalah menyampaikan hasil perhitungan, pengamatan, dan penelitian tentang hilal kepada pemerintah jika diperlukan sebagai masukan untuk sidang isbat.

Penentuan awal Ramadhan dan Syawal di Indonesia akan ditetapkan pihak yang berwenang, yakni Pemerintah Republik Indonesia melalui proses sidang isbat.***

 




Pertunjukan Wayang Botol, Edukasi untuk Siaga Bencana

Di Desa Santong Mulia berlangsung pertunjukan Wayang Botol, untuk mengedukasi pentingnya kesiagaan menghadapi bencana alam

KAYANGAN,KLU.lombokjournal.com ~ Pertunjukan Wayang Botol di Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (31/03/22) menjadi sarana dalam pembelajaran kepada masyarakat tentang kesiagaan dalam kondisi bencana alam. 

Pertunjukan wayang botol tersebut di inisiasi oleh Yayasan Sheep Indonesia dan Pemerintah Desa Santong Mulia sebagai wujud kepedulian akan pentingnya edukasi menyeluruh terkait kesiagaan dalam kondisi bencana alam. 

BACA JUGA: Edukasi untuk Siaga Bencana Harus Terus Menerus

Meramaikan pertunjukan Wayang Botol
Tari kreasi anak-anak

Agenda tersebut menjadi salah satu langkah dari yayasan sheep indonesia dalam memberikan edukasi kepada semua kalangan masyarakat terkait kebencanaan. 

Berbagai pihak pun turut mendukung agenda tersebut, mulai dari Karang Taruna Panji Daring, Tim Siaga Bencana Desa Santong Mulia, hingga Aliansi Jurnalis Independen Mataram.

Selain pertunjukan wayang botol, agenda tersebut juga dimeriahkan oleh beberapa pertunjukan tari kreasi dari anak-anak Desa Santong Mulia. 

Sulistiyo, Koordinator Yayasan Sheep Indonesia mengungkapkan, langkah edukasi siaga bencana kepada masyarakat dengan konsep kesenian, merupakan cara yang terbilang efektif dalam mendapatkan atensi dari masyarakat. 

BACA JUGA: Kapolda NTB Kunjungi Lombok Utara, Jelaskan Amanah Kapolri

Terlebih lagi dalam pertunjukan wayang botol tersebut anak-anak usia dini di Desa Santong Mulia dapat ikut berpartisipasi menjadi pemain/dalang dalam pertunjukan Wayang Botol.

“Agenda ini bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak maupun masyarakat secara umum terkait kesiagaan dalam kondisi bencana, dan juga sebagai edukasi terkait kegunaan atau fungsi PEM (Pusat Evakuasi Bencana) yang kita dirikan di desa Santong Mulia tepatnya di dusun Lokok Sutrang.” ungkap Sulistiyo

Pada sambutannya, Hermanto selaku Kepala Desa Santong Mulia mengungkapkan, agenda tersebut menjadi agenda awal di Desa Santong Mulia yang sekaligus menjadi launching Kampung Ramadhan Desa Santong Mulia. 

BACA JUGA: Pembangunan Kantor Bupati Lombok Utara Dimulai

Masyarakat, khususnya yang bergerak di bidang UMKM, diberikan ruang selama bulan ramadhan untuk memasarkan produk-produk mereka. 

Pertunjukan Wayang Botol mengedukasi siaga bencana
krew Wayang Botol

Kemudian terkait pertunjukan Wayang Botol diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat untuk bisa mengambil hikmah dari bencana alam yang terjadi di Lombok Utara beberapa tahun silam.

“Dalam agenda ini kita sama-sama mengingat kembali peristiwa bencana, dengan harapan kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran kedepannya,” kata Hermanto.***

 

 




Kerjasama NTB-Denmark, Studi Kelayakan PLTBm Dimulai

Studi kelayakan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) di NTB sebagai tindak lanjut kerjasama NTB-Denmark, didukung Gubernur Zul

MATARAM.lombokjournal.com ~Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, mendukung penuh studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) oleh Tim Consulting Denmark.

Studi kelayakan itu terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) di NTB.  

Gubernur Zul mengapresiasi ketelitian Tim Consulting Denmark sebelum membangun PLTBm di NTB. 

“Senang menerima utusan negara Denmark yang menindaklanjuti kerjasama di bidang Energi antara Denmark dan NTB. Mereka selalu menyempatkan studi lapangan yang detail sebelum sebuah project dieksekusi,” tutur Gubernur di ruang kerjanya, Rabu (30/03/22).

Ia mengatakan itu saat menerima Tim Consulting Denmark dalam persiapan FS PLTBm Lombok

Dalam kesempatan tersebut, dibahas Lombok yang menjadi salah satu daerah prioritas untuk dibangunnya PLTBm. 

BACA JUGA: Pembangunan PLTBm, Ini Keuntungan yang Didapat

Tahap yang akan dilakukan adalah mengidentifikasi kemampuan dan kapasitas bahan baku (sekam) yang ada di NTB. 

Sekam di NTB digunakan oleh beberapa sektor contohnya pertanian dan beberapa sektor lainnya. 

Tim Consulting Denmark tidak ingin mengganggu kapasitas bahan baku yang digunakan oleh masyarakat NTB, sehingga ingin memastikan berapa detail dan pastinya penghasilan sekam di NTB mencukupi. 

Tim Consulting Denmark sendiri membutuhkan sekitar 150.000 ton bahan baku (sekam) setiap tahunnya. 

BACA JUGA: BAZNAS NTB Inisiasi Program Rumah Singgah

Sehingga Pihak Denmark akan memastikan terlebih dahulu volume dari bahan baku dan mengidentifikasi sektor yang terlibat di dalam rencana pembangunan PLTBm. ***

 

 




BAZNAS NTB Inisiasi Program Rumah Singgah 

BAZNAS NTB memprioritaskan program rumah singgah, yang melayani tempat tinggal sementara pasien dari luar Lombok yang melanjutkan pengobatan ke rumah sakit rujukan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Badan Amil Zakat Nasional Wilayah Nusa Tenggara Barat menggelar syukuran yang menempati kantor baru, sekaligus menginisiasi program rumah singgah bagi pasien luar daerah yang melanjutkan pengobatan, Rabu (30/03/22).  

“Semoga Baznas NTB akan memprioritaskan program rumah singgah agar dapat membantu masyarakat,” ujar Baiq Eva Nurcahyaningsih, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi Nusa Tenggara Barat mewakili Gubernur saat tasyakuran di kantor  baru Baznas

BACA JUGA: Pembangunan PLTBm, Ini Keuntungan yang Didapat

Program rumah singgah ini akan melayani tempat tinggal sementara bagi pasien yang datang dari luar pulau Lombok yang akan melanjutkan pengobatan ke rumah sakit rujukan. 

Selama ini seperti dikatakan Eva, kondisi pasien dan keluarga seringkali menginap di rumah sakit dengan kondisi seadanya. Hal ini rentan memperburuk kondisi pasien maupun keluarga untuk tertular penyakit. 

Begitu pula dengan rumah singgah milik Baznas di luar daerah seperti di RS Sanglah, Bali agar dapat meningkatkan pelayanan bagi warga NTB yang berobat di sana. 

Eva menambahkan, dengan menempati kantor baru di jalan Catur Warga tepat di seberang lapangan Sangkareang Mataram, Baznas akan lebih semangat dan kreatif dalam mengelola dana yang dititipkan oleh umat

Sebelumnya, Baznas NTB berkantor di komplek Islamic Center Mataram. 

Direktur Baznas NTB, Dr H Muhammad Said Ghazali mengatakan, ia berharap kantor yang kini ditempati ke depannya akan dihibahkan kepada Baznas oleh Pemprov. 

BACA JUGA: Kerjasama NTB-Denmark, Studi Kelayakan PLTBm Dimulai

“Sebagai rasa syukur, semoga kantor baru ini akan memudahkan pelayanan dan meningkatkan kinerja Baznas”, ujarnya. 

Hadir pula, Baznas kabupaten/ kota se NTB dan Dewan Pengawas Baznas. ***