Wagub; Lobar Konsisten Bangun Pendidikan dan Kesehatan

Pembangunan kesehatan dan pendidikan butuh konsistensi, dan Wagub apresiasi Lobar yang pencapaiannya luar biasa

LOBAR.lombokjournal.com ~ Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dinilai konsisten terhadap pembangunan pendidikan dan kesehatan. 

Penilaian itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Siti Rohmi Djalilah pada Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Barat ke -64 sekaligus Deklarasi PAM-RT (Pilar STBM) dan penyerahan sertifikat RSUD, Minggu (17/04/22) di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Gerung.

Menurutnya, pembangunan kesehatan dan pendidikan ini tidak bisa terlihat hasilnya dalam waktu singkat, tidak seperti membalik telapak tangan. 

Berbeda halnya dengan pembangunan infrastruktur akan terlihat hasilnya signifikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

Tidak demikian dengan pembangunan Kesehatan dan pendidikan, yang betul-betul butuh konsistensi.

BACA JUGA: 580 Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

wagub menyerahkan sertifikat RSUD

“Pencapaian Lobar di sektor pendidikan dan kesehatan saat ini merupakan pencapaian yang luar biasa,” kata Wagub.

Indek pembangunan Manusia (IPM) Lobar dari waktu ke waktu menunjukkan grafik yang signifikan. Dan Lobar berhasil menduduki peringkat empat pencapaian IPM dari 10 Kabupaten/kota se NTB, kata Wagub.

Lebih jauh Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB ini mengemukakan, seperti diketahui IPM di dalamnya terdapat tiga Komponen penting. 

Diantaranya pertumbuhan ekonomi, pendidikan termasuk indikatornya harapan dan rata-rata lama sekolah dan komponen kesehatan menyangkut angka harapan hidup.

Menurutnya, bisa dimengerti kenapa IPM Lobar bisa meningkat, karena memang poin harapan sekolah dan rata-rata lama sekolah dan harapan hidup diperhatikan dengan baik.

BACA JUGA: Pilgub NTB 2024 Bakal Disemarakkan Adu Kuat Paranormal

“Jadi berkaitan dengan IPM Kabupaten Lombok Barat tentu berkaitan juga dengan apa yang saat ini dilakukan Lobar yakni Deklarasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis masyarakat (STBM). 5 Pilar STBM ini kalau betul-betul kita perjuangkan artinya kita ingin mewujudkan kehidupan yang sehat di daerah kita,” tandas Ummi Rohmi.

Wagub mengatakan, Provinsi NTB merupakan provinsi pertama di Indonesia yang  pertama kali melaksanakan 5 pilar STBM ini. Dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) merupakan kabupaten pertama yang melaksanakan hal tersebut.  

Dari 10 kab/kota di NTB yang paling cepat mengikuti 5 pilar STBM ini setelah KSB yakni Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dan Kabupaten Lobar. 

“Padahal kita mengetahui Kabupaten Lotim dan Lobar memiliki jumlah penduduk yang cukup besar. Dan 5 pilar STBM ini bukan hal yang mudah untuk kita capai, karena ini berbicara Rumah Tangga,” kata Wagub.

Artinya, kalau pelaksanaan sukses di lingkungan Rumah Tangga, maka menjadi sebuah kesuksesan di kabupaten tersebut. 

“Ini kerja besar dan tidak main-main. Dan ini hanya bisa dicapai dengan koordinasi yang luar biasa dari semua pihak,” terang Wagub.

Dikatakan, dengan tingkat kesehatan masyarakat Lobar yang semakin meningkat, angka harapan hidup bisa lebih lama. Termasuk angka stunting Lobar yang semakin menurun. 

Dan dengan ODF ini akan semakin turun, termasuk di dalamnya angka kematian bayi, angka kematian ibu hamil juga turun sehingga angka harapan hidup dan IPM Lobar juga akan naik. 

Atas semua itu, Rektor Universitas Hamzanwadi Pancor, Lombok Timur ini mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemkab Lobar dan semua pihak, yang membuat Lobar semakin maju dalam bidang kesehatan. 

Wagub juga memberi apresiasi terhadap kenaikan kelas dua RSUD di Lombok Barat yakni RSUD Patut Patuh Patju yang semula kelas C menjadi kelas B. Begitu pula RSUD Air Awet Muda, Narmada yang naik kelas dari D ke C. 

Untuk naik kelas sebuah RSUD tidaklah gampang. Namun Lobar sudah membuktikannya. 

“Terima kasih kepada Pemkab Lobar yang telah berusaha semaksimal mungkin sehingga parameter-parameter kesehatan ini naik cukup signifikan. Artinya dengan predikat ini RSUD Lobar sudah siap melayani seluruh masyarakat Lobar secara mandiri,” jelasnya.  

Apa yang bisa dipenuhi di Lobar bisa digunakan. Tidak perlu harus meminta rujukan ke RS Provinsi. 

“Dan kita di NTB tahun 2022 ini sudah mencanangkan untuk layanan-layanan One Servis itu di RSUP NTB. Artinya rujukan-rujukan ke luar daerah kita usahakan distop di 2022 ini,” ungkap Wagub.

Belum lama ini, juga RSU NTB juga sudah bekerjasama dengan RS Harapan Kita dan RS lainnya untuk penanganan tumor, penanganan jantung, dan penanganan stroke. 

“Jadi ini kita usahakan tidak lagi rujukan ke luar NTB selesai di RSUP NTB. Usahakan juga di RSUD Lobar perlu dibenahi juga untuk meminimalisir rujukan ke RS Provinsi. Kecuali yang memang untuk hal hal yang sangat penting,” ujarnya.

Wagub memotivasi kepada Pemkab Lobar untuk tetap memperbaiki peringkat IPM nya di NTB dengan target peringkat satu seluruh kabupaten se NTB dan peringkat ketiga di antara 10 kabupaten/kota se NTB. 

Bagi Wagub NTB dalam hal ini tidak ada yang tak mungkin. Terlebih komitmen Pemkab Lobar sangat tinggi di bidang kesehatan dan pendidikan. 

“Untuk itu mari Posyandu keluarga yang ada di setiap dusun di seluruh lobar ini bisa diyakinkan berkualitas. Karena itu menjadi pusat edukasi berbasis dusun. Begitu pula agar diyakinkan bahwa di setiap desa di Lobar yang belum selesai pendidikan SMA untuk bisa ikut paket C, SMP bisa ikut paket B dan belum tamat SD bisa ikut paket A. Sehingga angka rata-rata lama sekolah kita bisa naik dan IPM kita juga bisa naik,” kata Wagub.

NTB ke depannya akan banyak digelar berbagai event internasional. Ia berharap Lombok Barat bisa mengambil peran dan kesempatan untuk memajukan pariwisata dengan  potensi keindahan alamnya yang tidak kalah menariknya dengan daerah lain. 

BACA JUGA: Kisah Rowana, Kabur Ke Jawa Terlantar di Lombok

Demikian juga dengan hasil-hasil UMKM nya bisa memanfaatkan peluang-peluang tersebut dengan baik. 

Wagub menyerahkan buku

Sebelumnya Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si menjelaskan, kebanggan Lombok Barat di HUT ke 64 2022, berdasarkan data BPS, Lobar menduduki peringkat pertama di NTB angka rata-rata Lama Sekolah yakni 12,3 tahun. 

Artinya seluruh masyarakat lobar punya harapan lama sekolah yang meningkat . 

“Dan kami juga Pemkab Lobar punya komitmen agar  IPM Lobar tahun 2023 untuk meraih peringkat satu dari 8 kabupaten se NTB dan Nomor tiga dari Kabupaten Kota se NTB. Dan kebanggaan lainnya naiknya kelas RSUD Patut Patuh Patju dan RSUD Air Awet Muda, Narmada,” kata Fauzan yang sebelumnya Ketua KPUD NTB.***

 




Gelar Budaya Nusantara 2022 akan Berlangsung di NTB

Wagub NTB Sitti Rohmi mendukung kegiatan ‘Gelar Budaya Nusantara 2022’, dan memang diharapkan banyak event nasional diselenggarakan di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Provinsi NTB direncanakan akan menjadi tuan rumah salah satu event nasional, yaitu Gelar Budaya Nusantara 2022.

Wagub Hj Sitti Rohmi menyatakan, Pemerintah Provinsi NTB siapa mendukung seluruh kegiatan yang akan diselenggarakan di NTB.

Membicarakan kegiatan Gelar Budaya Nusantara

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat menerima Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Bali (Wilayah Kerja Bali, NTB dan NTT) di ruang kerja Wagub, Senin (18/04/22).

“Kita tentunya menyambut baik. Pada dasarnya kita pasti support, karena kita ingin event-event nasional itu diselenggarakan disini,” kata Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB.

BACA JUGA: Wagub: Lobar Konsisten Bangun Pendidikan dan Kesehatan 

Ia meminta pihak BPNB Provinsi Bali terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak agar acara Gelar Budaya di NTB dapat terselenggara dengan baik.

“Jadi nanti harus berkoordinasi agar pelaksanaannya bisa berjalan baik. Mudah-mudahan lancar, dipersiapkan dengan baik. Kolaborasi dengan banyak pihak,” tuturnya.

Sementara itu, I Made Dharma Suteja selaku Kepala BPNB Provinsi Bali menjelaskan,  terpilihnya Gelaran Budaya Nusantara 2022 di NTB terinspirasi dari Mandalika.

“Kami memilih NTB karena terinspirasi dari Mandalika. Nantinya akan ada 11 BPNB yang hadir, dan masing-masing BPNB mencakup 1 sampai 3 provinsi, jadi sama dengan seluruh Indonesia,” jelas I Made Dharma Suteja.

Sebagai informasi, Gelaran Budaya Nusantara 2022 rencananya akan diselenggarakan pada bulan Mei mendatang, tepatnya pada tanggal 20 hingga 24 Mei 2022 di Taman Mayura Kota Mataram. 

Isi dari kegiatan tersebut, yaitu Dialog Pamong Budaya, Pameran Budaya, Cooking Class, Pentas Seni dan Exhibisi Permainan Tradisional.

BACA JUGA: Pilgub NTB 2024 akan Disemarakkan Adu Kuat Paranormal

Turut hadir mendampingi Wakil Gubernur saat audiensi tersebut, yaitu Dr. H. Aidy Furqan, selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB serta Baiq Ika, Anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah Provinsi NTB. ***

 




580 Paket Sembako untuk Anak yatim dan Kaum Duafa

PT Bank NTB Syariah Tanjung bagikan 580 Paket Sembako untuk anak yatim dan kaum duafa

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan dilakukan PT Bank NTB Syariah Tanjung, dengan membagikan sebanyak 580 paket  sembako kepada anak yatim dan kaum duafa, di seputaran Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Sabtu (17/04/22).

Membagikan 580 paket sembako juga untuk duafa

Branch Manager Bank NTB Cabang Tanjung, Umarta,SH mengatakan, kegiatan ini merupakan kepedulian PT Bank NTB Syariah untuk membantu meringankan beban anak yatim dan kaum duafa. 

“Sepanjang bulan Ramadan ini, PT Bank NTB  di seluruh NTB menjalankan program sosial berupa pembagian sembako dan santunan kepada anak yatim, dan insan berkemampuan khusus.” jelas Umarta, Sabtu.

BACA JUGA: Safari Ramadhan Pj. Sekda di Majid Assalam, Bayan

Mewnurutnya, partisipasi PT Bank NTB Syariah dalam kegiatan sosial di bulan Ramadhan ini merupakan bagian dari program internal di bulan Ramadhan.

Pihaknya berharap, kolaborasi bersama antara PT Bank NTB Syariah dengan masyarakat dapat terus berlanjut, sebagai kepedulian kepada anak yatim, piatu dan kaum duafa.

Adapun bantuan berupa paket sembako, santunan, dan takjil beras 5 kg, kain sarung, minyak goreng, gula pasir masing masing senilai Rp 150.000.***

BACA JUGA: Pesona Khazanah Ramadhan Perkuat Branding Pariwisata NTB

 




Pesona Khazanah Ramadhan Perkuat Branding Pariwisata NTB

Gelaran event Pesona Khazanah Ramadhan akan memperkuat branding Pariwisata NTB sebagai destinasi utama Wisata Halal 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Event Pesona Khazanah Ramadhan 2022 diharapkan memperkuat branding NTB, khususnya sebagai destinasi utama Wisata Halal Indonesia.

“Ini momentum yang baik untuk menjadikan NTB destinasi wisata utama di Indonesia dan dunia”, ujar Kepala Dinas Pariwisata, Yusron Hadi.

Ia menegaskan itu saat membuka Pesona Khazanah Ramadhan di Islamic Center, Mataram, Jumat (15/04/22). 

Pesona Khazanah Ramadhan untuk menyemarakkan bulan puasa Ramadhan

Event ini sekaligus untuk memperkuat UMKM dengan memberikan ruang pada pelaku usaha kecil menyemarakkan Ramadhan sekaligus pariwisata NTB. 

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala UPT Islamic Center, Syarifudin Hidayatullah mengatakan, selain gelaran event yang bersifat ibadah yang telah dimulai sejak awal Ramadhan seperti tadarus dan lainnya, side event seperti bazaar, Pesantren Expo, pentas seni budaya Islam, pameran buku dan dialog Islam, diharapkan menyemarakkan bulan suci Ramadhan tahun ini. 

Selama dua pekan mulai 15 April dalam rangka bulan Ramadhan, acara akan berlangsung hingga puncaknya pada Malam Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Panitia juga melaksanakan pemberian takjil, buka puasa bersama, tarawih, tadarus, qiyamul lail dan kultum subuh, lomba Tahfidzul Quran, cerdas cermat serta lomba dai yang terbuka untuk peserta dari siswa siswi.

 “Peringatan Nuzulul Quran dan takbiran sebagai acara puncak,” kata Syarifudin.

Kegiatan tahunan kolaborasi seperti Biro Kesra dan UPTD Pengembangan Destinasi Unggulan Daerah yang mengelola Islamic Center juga didukung Kementerian Pariwisata mulai dari Nanggroe Aceh Darussalam sampai Papua. 

BACA JUGA: Gula Gending dari Kembang Kerang, Dijual Hingga ke Sulawesi

Ditambahkannya, kegiatan baru yang belum pernah dilakukan pada tahun sebelumnya adalah Pesantren Expo yang diisi oleh pondok pesantren berupa profil kegiatan pondok, produk kreatif hingga ada ruang performance seni budaya yang ada di masing-masing pesantren. 

Begitu juga pesantren Ramadhan setiap akhir pekan Sabtu dan Ahad diisi oleh para siswa di kota Mataram yang berlangsung di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB.

Sebanyak 10 pondok pesantren secara bergilir hadir mengisi kegiatan Pesona Khazanah Ramadhan agar masyarakat lebih mengenal dunia pesantren. 

“Ada juga lomba lomba seperti menggambar, lomba azan, fashion show muslimah, lomba nasyid dan festival takbir, dile jojor dan bedug di penghujung Ramadhan”, sebutnya. 

BACA JUGA: Kunjungan AHY ke Bima Disambut Gubernur NTB

Setelah dua tahun absen, Pesona Khazanah Ramadhan juga diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan semangat mengisi Ramadhan dengan berbagai kegiatan positif.

Hadir dalam pembukaan tersebut dari unsur Forkopimda NTB, Pimpinan OPD Provinsi NTB serta pimpinan BUMN/BUMD. ***

 




Jenazah Perempuan Warga Lobar Ditemukan di Pantai Setangi

SAR Mataram terjunkan Tim Rescue bersama untuk proses evakuasi jenazah perempuan 

KLU.lombokjournal.com ~ Jenazah perempuan warga RT 04 Desa Telagawaru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten  Lombok Barat, ditemukan di pantai 3 setangi Dusun Setangi Desa Malaka Kec. Pemenang kab. Lombok Utara, Jum’at (15/04/22) sekitar pukul 09.00 Wita.

Pihak kepolisian mengidentifikasi jenazah perempuan itu bernama dr. Rika Hastuti Setyorini, kelahiran 18 Januari 1984, pertama kali ditemukan oleh nelayan yang sedang memancing bersama keluarganya.

Setelah menemukan jenazah itu, nelayan tersebut memberitahukan ke penjaga pantai, Gusti Kadek Suarjana.

Kadek Suarjana selanjutnya melaporkan temuan jenazah itu ke Polsek Pemenang saat itu juga.

Tim SAR Matarambantu evakuasi jenazah perempuan

Sementara itu, Kantor SAR Mataram menerima Informasi itu dari pihak kepolisian. Jenazah yang ditemukan dalam keadaan terlentang di atas batu pinggir pantai. 

BACA JUGA: Safari Ramadhan Pj Sekda KLU di Masjid Assalam, Bayan

“Kami berangkatkan tim rescue untuk membantu proses evakuasi bersama potensi SAR yang sudah berada di lokasi penemuan,” kata Nanang Sigit PH, Kepala Kantor SAR Mataram.

Bersama dengan unsur dari TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, warga setempat, dan lainnya mengevakuasi jenazah dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Menurut keterangan dari keluarga yang ditemui di lokasi, korban pergi meninggalkan rumah pada hari Kamis (14/04/22) pukul 14.30 wita. 

Ia keluar rumah dengan mengendarai motor Yamaha jupiter Z warna putih nomor polisi  DR 6980 HN, baju warna biru, sandal jepit warna putih hijau, dan jilbab warna coklat .  

Menurut keterangan dari suami korban, Listianto Ardi, korban mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2006. Pihak keluarga sudah sering mengambil tindakan pengobatan ke Rs jiwa Selagalas. ***

BACA JUGA: Rakor Sinkronkan Data Kepemudaan dan Olahraga di KLU

 




Gubernur NTB Apresiasi Perawat yang Ikut Sukseskan MotoGP

Gubernur NTB sebut  para perawat ikut sukseskan MotoGP, karena di garis depan lakukan vaksinasi massal

MATARAM.lombokjournal.com ~ Para perawat NTB disebut turut andil mensukseskan berbagai event internasional di NTB, termasuk mensukseskan event MotoGP

Pasalnya, para perawat berada di garis terdepan melakukan vaksinasi massal yang menjadi syarat penyelenggaraan acara internasional tersebut. 

Gubernur hadiri pelantikan Dewan Perawat

“Kami dari Pemda berterima kasih, banyak event besar di kita, World Superbike, MotoGP dan lain lain, sukses karena kontribusi besar dari teman-teman keperawatan ini,” ujar Gubernur NTB, Zulkieflimansyah 

BACA JUGA: Jelang MXGP, Pemprov Gelar Kursus Bahasa Inggris Gratis

Ia menyampaikan terima kasih kepada para perawat, saat Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Dewan Pertimbangan Provinsi dan Majelis Kehormatan Etik Keperawatan (MKEK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi NTB, periode 2022-2027 di Pendopo Gubernur, Rabu (13/04/22). 

Banyak yang tidak tahu, sebenarnya Pemprov NTB berpacu dengan waktu dalam.

“Berdebar-debar, penuh ketidakpastian apakah event ini jadi atau tidak. Karena persyaratan yang harus kita penuhi itu gak ringan. Harus vaksinasi dosis satu, dua, hingga booster segala macam,” jelas Bang Zul.

Namun berkat kerja keras semua pihak, MotoGP Mandalika 2022 sukses digelar. Dan nama Mandalika melalang buana di dunia internasional.

Gubernur berharap para pengurus baru PPNI memiliki semangat baru dalam mengabdi kepada daerah, bangsa, dan Negara. ***

BACA JUGA: NTB Tuan Rumah Y20, Beri Multiplier Effect Bagi Kebangkitan Ekonomi

 

 




RSUD NTB Tahun ini Bisa Tangani Stroke, Jantung dan Kanker

Gubernur NTB tandatangani kerjasama antara RSUD  NTB dengan RS Pusat Otak Nasional, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, serta RS Pusat Kanker Nasional Dharmais. 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Akhir tahun ini, Rumah Sakit Provinsi NTB diharapkan sudah bisa menangani Stroke, Jantung dan Kanker secara lebih baik.

Hal itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah usai menandatangani kerja sama antara RSUD NTB dan RS Manambai Sumbawa dengan RS Pusat Otak Nasional, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, serta RS Pusat Kanker Nasional Dharmais.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan saat kegiatan Visitasi Tim Pengampu RS Jejaring Kardiovaskuler RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita & Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI di RSUD Provinsi NTB, Selasa (12/04/22). 

Penandatanganan kerjasama antara RSUD NTB dan RS yang tangani stoke, jantung dan kanker
Gubernur NTB bersama Tim Pengampu

Gubernur Zul berharap RSUD Provinsi NTB akan mampu memaksimalkan dalam memberikan pelayanan terbaiknya bagi masyarakat.

“Insya Allah akhir tahun ini, Rumah Sakit Provinsi kita sudah bisa menangani Stroke, Jantung dan Kanker secara lebih baik sehingga tak perlu lagi di rujuk ke luar Provinsi kita,” kata Gubernur NTB.

BACA JUGA: Jelang MXGP, Pemprov NTB Gelar Kursus Bahasa Inggris Gratis

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para tim pengampu RS atas segala bantuan yang diberikan untuk Provinsi NTB.

“Terima kasih atas segala bantuan dan pengorbanan Bapak dan Ibu untuk hadir di NTB. Semoga komitmen kita untuk menjadikan NTB sebagai pusat pelayanan kesehatan Indonesia dapat terwujud,” ucapnya.

Senada dengan itu, Direktur Utama RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra mengungkapkan rasa syukurnya atas kerja sama tersebut.

“Alhamdulillah pada hari ini ada 3 Rumah Sakit yang hadir. Nantinya ketiganya akan bekerja sama dengan RSUD Provinsi NTB dan RS Manambai untuk penanganan Kardiovaskuler, Stroke dan juga Kanker,” ujar dr. Jack, sapaan akrab Dirut RSUD Provinsi NTB.

Usai penandatanganan kerja sama, visitasi tersebut dilanjutkan dengan membagi 3 tim untuk berkeliling melihat fasilitas pendukung, seperti IBS, CVCU, Laboratorium, Radiologi, Radioterapi, IGD dan lainnya.***

BACA JUGA: Pemprov NTB Boyong Penghargaan Pelaksanaan Anggaran 2021

 




Pemprov NTB Boyong Penghargaan Pelaksanaan Anggaran 2021

Beberapa penghargaan terkait Pelaksanaan Anggaran 2021 diboyong Pemprov NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB boyong beberapa penghargaan terkait kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2021.

evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran yang dilakukan Pemprov NTB

“Untuk Penyaluran Tercepat DAK Fisik dan Dana Desa, Pemprov NTB berhasil meraih peringkat 1 disusul Provinsi Maluku Utara peringkat 2 dan Provinsi Lampung peringkat 3,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi di Mataram, Senin (11/04/22).

Miq Gite sapaan Sekda melanjutkan, penghargaan Pemprov NTB selanjutnya adalah  untuk Kinerja Pengelolaan DAK Fisik Terbaik di peringkat kedua. 

BACA JUGA: Tim INFRONT MXGP Tinjau Venue di Samota

Tingkat pertama diraih Provinsi Kalimantan Timur, dan Peringkat ketiga diraih Sulawesi Tengah. 

“Kabupaten Lombok Timur juga mendapat penghargaan sebagai Kabupaten yang Kinerja Pengelolaan DAK Fisik terbaik tingkat Kabupaten se Indonesia, disusul Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Boyolali,” tambah Sekda.

Penghargaan diserahkan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov NTB pada hari Senin 11 April 2022, diterima oleh Sekda NTB didampingi Asisten 2 dan Kepala BPKAD Prov NTB. ***

BACA JUGA: Letusan Gunung Tambora, Terkuat Dalam Sejarah

 

 




Tim INFRONT MXGP Tinjau Venue di Samota

Gubernur NTB dampingi Tim INFRONT MXGP melihat kesiapan pelaksanaan event MXPG 

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB terus memantapkan kesiapan Kejuaraan balap Motocross Grand Prix (MXGP) yang akan digelar di Samota-Sumbawa, pada tanggal 24-26 Juni 2022 mendatang.

Salah satunya penyiapan lahan yang akan dijadikan lintasan balapan sudah masuk ke dalam tahap pengerjaan. 

Persiapan tersebut ditinjau langsung oleh Gubernur Zulkieflimansyah beserta  Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa mendampingi kunjungan tim INFRONT yang merupakan penyelenggara dari event MXGP ini.

Mendampingi Tim Infront tinjau venue sirkuit

INFRONT sendiri merupakan perusahaan sportainment sekaligus international promotor pemilik brand Motor Cross Grand Prix (MXGP). 

Kedatangan Gubernur dan rombongan disambut di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin-Sumbawa. Kemudian bergerak menuju ke lokasi lahan yang akan dijadikan venue sirkuit di kawasan Samota

Ini merupakan kunjungan pertama INFRONT untuk melihat kesiapan pelaksanaan event MXPG khususnya untuk meninjau langsung kondisi lapangan dan arena sirkuit. 

BACA JUGA: Sosialisasi dan Publikasi Event MXGP Samota Dimantapkan

Bang Zul, sapaan Gubernur, bersama Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, menjelaskan kepada tim INFRONT gambaran umum kondisi lahan untuk venue yang sudah masuk ketahap pengerjaan awal. Salah satunya yang dijelaskan adalah bagaimana pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan sebanyak 20 Ha untuk event MXGP ini. 

Pada kesempatan yang sama, Bang Zul menyampaikan bahwa secara umum pihak INFRONT sangat suka dengan lokasi venue ini. Mereka suka dengan kontur areanya, pemandangannya dan juga kondisi tanahnya. 

BACA JUGA: Letusan Tambora, Situasinya Tergambar Jelas dalam Bo’ Sangaji Kai

“Kunjungan tim INFRONT kali ini juga ingin memastikan bahwa data-data yang kita sampaikan baik foto dan juga video sesuai dengan kondisi kenyataan di lapangan sebab sekarang kadang-kadang foto dan juga video lebih indah daripada kondisi aslinya. Jadi mereka tidak mau terkecoh dengan foto dan juga video yang sudah kita sampaikan sebelumnya. Tadi setelah melihat kondisi di lapangan hari ini, mereka sangat bergembira dan bisa memastikan bahwa MXGP SAMOTA akan tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan pada 24-26 Juni mendatang,” jelasnya. ***

 




Bupati Serahkan 100 Sertifikat untuk Nelayan KLU 

Bupati serahkan 100 sertifikat melalui program perolehan Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT) nelayan Lombok Utara
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP)  bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) menerbitkan 100 sertifikat.

Penyerahan sertifikat secara simbolis dilakukan oleh Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH di Aula Dinas KPPP, Jum’at (08/04/22).

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, dengan memfasilitasi perolehan Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT) nelayan.

Pemda bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Bupati berpesan pada nelayan

Program Sehat nelayan merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penataan atau legalitas aset dan penggunaan aset, sebagai modal pengembangan usaha nelayan. 

Bupati Djohan menyampaikan, pihaknya mengaku bersyukur bisa hadir di tengah-tengah para nelayan Lombok Utara.

Diingatkan, seorang nelayan harus memiliki mental yang kuat dan konsisten dalam bekerja.

”Tidak boleh minder dan berkecil hati karena orang yang sukses bisa melalui berbagai jalan salah satunya nelayan,” katanya.

Menurutnya, Lombok Utara yang memiliki sektor pertanian dan perikanan luas harus bisa dimaksimalkan bahkan menjadi komoditas unggulan. Mengingat pariwisata yang menjadi sektor unggulan KLU tengah berada dalam situasi sulit pasca Pandemi Covid-19.

Bupati dalam setiap kesempatan selalu mendorong anak muda untuk bisa menjadi petani yang sukses dan berhasil, serta mengubah anggapan bahwa petani bukanlah pekerjaan yang menjanjikan. 

BACA JUGA: Penting, Kesepakatan One Gate System ke Gili Matra

Bupati Djohan berpesan, agar para nelayan bisa bekerja sungguh-sungguh serta berharap para nelayan punya penghasilan yang bagus serta menjadi nelayan yang terampil.

Tahun 2021 sebanyak 3.100 sertifikat

Di tempat yang sama, Kadis KPPP,Tresnahadi melaporkan, penyerahan sertifikat merupakan salah satu bukti bahwa pemerintah terus berupaya melakukan terobosan guna mensejahterakan masyarakat, khususnya nelayan sebagai pelaku utama usaha perikanan.

”Mari manfaatkan fasilitas bantuan yang telah diberikan dengan baik dan bertanggung jawab,” ungkap Tresna.

 Mantan Sekdis Dukcapil KLU ini mengatakan, kerjasama lintas sektor merupakan kunci utama dalam upaya percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

“Berjalannya program penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT) nelayan juga tidak lain hasil dari kerjasama lintas sektor,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPN KLU Supriadi mengukapkan penyerahan sertifikat program lintas sektor, menargetkan 100 sertifikat SEHAT NELAYAN (Sertifikat Hak Atas Tanah Nelayan) dan 300 sertifikat untuk masyarakat pelaku usaha UMKM, yang dilaksanakan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara.

BACA JUGA: Arsitektur Rumah Tradisi di Karang Bajo, Bayan, KLU

”Program ini sudah terlaksana sehingga total sertifikat Program Strategis Nasional (PSN) yang telah terselesaikan pada tahun 2021 sebanyak 3.100 yang mana terbit melalui kegiatan PTSL sebanyak 2.700 sertifikat, dan 400 terbit melalui kegiatan Lintas Sektor,” bebernya

Supriadi berharap, dengan dibagikannya sertifikat kepada para nelayan, dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat khususnya nelayan, serta dengan semangat Reforma Agraria yang di dalamnya mencakup Legalisasi aset dan akses reform.

 

”Dengan sertifikat ini nelayan bisa mendapat akses modal, pasar, teknologi dan pembimbingan penguatan kelompok nelayannya, tentu dengan difasilitasi oleh stakeholder terkait,” tutupnya. 

Turut hadir Kepala Diskoprindag Drs. Abdul Hamid serta para penerima sertifikat. Namun dari jumlah 100 sertifikat yang dibagikan hanya dihadiri 30 orang, sehingga penyerahan secara simbolis itu hanya ke 30 orang.***