Gubernur NTB Tinjau Lapangan Kesiapan Arena MXGP Samota

Gubernur NTB tinjau perkembangan pengerjaan kawasan Samota yang menjadi arena balapan motocross dunia tanggal 24-26 Juni mendatang

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah pastikan kemajuan sirkuit Motocross Gran Prix (MXGP) Samota, dan meninjau sejumlah fasilitas pendukung dan sarana dan prasarana di Kabupaten Sumbawa.

Bang Zul, panggilan akrab gubernur, saat meninjau itu  menggunakan motor trail lengkap dengan kostum dan helm khas MXGP. Ia melihat perkembangan pengerjaan kawasan Samota yang akan menjadi arena balapan motocross dunia tanggal 24-26 Juni mendatang.

Gybernur rinjau kesiapan arena MXGP Samota

“Sore ini di arena MotoCross MXGP Samota,” Bang Zul didampingi komandan lapangan MXGP Samota dan sejumlah panitia, Minggu (24/04/22).

walaupun saat menjalani ibadah puasa Ramadhan, Bang Zul menyempatkan diri melihat langsung pengerjaan dan bembenahan fasilitas akses jalan yang menuju destinasi wisata Air Terjun Mata Jitu Pulau Moyo.

Pulau Moyo ini, akan dijadikan tempat menginap para kru dan pembalap MXGP tahun 2022, yang akan menunjukan aksi balapan di tanah Samawa.

BACA JUGA: Ramadhan Fest Usai, NTB Mall Dinilai Kreatif

“Senang melihat jalan ke Air Terjun Mata Jitu Pulau Moyo mulai di benahi, Insya Allah akan lebih ramai yg akan datang ke sana,. Perjalanan panjang, selalu harus di mulai dgn langkah pertama,” katanya.

Gubernur mengaku kunjungannya diakhir pekan juga untuk melihat kesiapan posko-posko mudik di Pelabuhan Poto Tano.

Para petugas dengan sigap tanpa kenal lelah, tetap bersemangat menyediakan vaksinasi, prokes dan fasilitas lain untuk memastikan penumpang tetap bisa mudik dengan aman.

“Biar rindu bisa terus mengalir sampai jauh,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan apresiasi dan ucapan terimah kasih kepada tenaga-tenaga kesehatan, TNI/Polri yang telah bekerja luar biasa tanpa lelah, bersama terus babu membahu agar semuanya berjalan aman dan lancar. ***

BACA JUGA: Perekonomian Indonesia di Tengah Pandemo Covid-19

 

 




SDN 3 Bukit Tinggi, Rusak Akibat Gempa Belum Diperbaiki

Gubernur NTB yang menininjau SDN 3 Bukit Tinggi mengatakan, segera ada solusinya

LOBAR.lombokjournal.com ~ Berkendaraan motor trail, Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah. menerabas jalan yang terjal untuk meninjau SDN 3 Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari yang masih rusak akibat gempa 2018 lalu, Sabtu (23/04/22).

Jalan terjal menuju SDN 3 Bukit Tinggi

Sekolah Dasar yang rusak akibat gempa 2018 itu belum diperbaili.

Gubernur Zul melihat langsung anak-anak SDN 3 Bukit Tinggi yang sekolah di rumah masyarakat. 

Salah satunya menempati rumah ibu Aisah, istri dari Abdullah warga Dusun Murpadang. Rumah milik Aisah menjadi sekolah darurat bagi 64 siswa SDN 3 Bukit Tinggi. 

BACA JUGA: Ramadhan Fest Usai, NTB Mall Dinilai Kreatif

Bang zul menjelaskan, setelah melihat langsung kondisi bangunan sementara sekolah tersebut hari ini juga akan diperbaiki dan direnovasi oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) NTB.

“Alhamdulillah dengan melihat langsung ke lapangan semua kerumitan bisa terurai segera. Fasilitas sementara hari ini juga diperbaiki dan di renovasi oleh BWS,” tuturnya. 

Meninjau SDN 3 Bukit Tinggi

Untuk gedung sekolahnya, Bang zul telah meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinai NTB berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Lombok Barat untuk mencari solusi. 

“Insya Allah segera ada solusinya,” ungkapnya. 

Lahan seluas 110 meter persegi milik SDN 3 Bukit Tinggi sempat roboh akibat gempa 2018 melanda pulau Lombok. Dan hingga kini belum menemukan lahan untuk pembangunan kembali.

Saat meninjau sekolah tersebut, Gubernur Zul didampingi oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Kepala Dinas Pendidikan NTB, Kepala Dinas Perkim NTB, serta Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) NTB.*** 

BACA JUGA: Gubernur Buka Pra KTT y20 Indonesia, 2nd pre Summit




Hari Kartini, Wagub NTB Bicarakan Perempuan Hebat NTB

Pada peringatan Hari Kartini, Wagub Sitti Rohmi puji hebatnya perempuan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kiprah perempuan Nusa Tenggara Barat dalam berbagai lini kehidupan sudah tidak bisa diragukan lagi. 

Terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan, perempuan NTB telah membuktikan andil besarnya.

Dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2022 yang dirangkaikan dengan Pemberian Penghargaan Kepada Perempuan Berjasa dan Berprestasi NTB, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengucapkan terimakasih atas seluruh waktu, tenaga, serta pikiran yang telah dicurahkan perempuan-perempuan NTB.

Baik yang berjuang memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya di rumah, maupun para perempuan yang berjuang di berbagai bidang profesional. 

Usai menyerahkan penghargaan di Hari Kartini

“Sambil goreng ikan, sambil ngawasin anaknya belajar, sambil juga bikinin bapaknya kopi. Semuanya bisa dilakukan dalam satu waktu. Banyak juga perempuan yang sambil sekolah. Anaknya pinter-pinter. Itulah hebatnya perempuan. Karena itu, terimakasih perempuan NTB,” tutur Wagub Ummi Rohmi di Gedung Graha Bhakti Praja  Kantor Gubernur NTB, Kamis (21/04/22). 

Lebih jauh Ummi Rohmi menjelaskan, dalam bidang kesehatan perempuan memiliki peran yang sangat besar. 

Contohnya dalam program posyandu keluarga yang ada di hampir seluruh dusun di NTB. 9 persen lebih kader dari kalangan perempuan. 

Begitu juga para bidan serta tenaga medis, begitu banyak perempuan yang berkiprah di bidang tersebut. 

Di bidang pendidikan, perempuan tepatnya seorang ibu menjadi madrasah atau sekolah pertama bagi anak-anaknya. Dimana baiknya seorang ibu sangat berperan dalam tumbuh kembang seorang anak

“Untuk seluruh perempuan NTB, teruslah maju, masuklah pada seluruh bidang kompetensi yang ada, jangan pernah takut untuk berkompetisi, jadilah perempuan yang menginspirasi untuk daerah dan bangsa kita tercinta,” pesan Ummi Rohmi.

Acara peringatan hari kartini tersebut dihadiri oleh Perempuan Berjasa dan Berprestasi NTB 2022, Kepala Dinas DP3AP2KB, serta tamu undangan lainnya. ***

 

 




LKPJ 2021, Gubernur NTB Sampaikan Beragam Prestasi

 Dalam penyampaian LKPJ 2021, Gubernur NTB mengungkapkan prestasi tahun 2021, antara lain capaian ekonomi yang tumbuh positif

MATARAM.lombokjournal.com ~ Prestasi dan capaian yang diraih Provinsi NTB disampaikan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2021, dalam rapat sidang paripurna I bertempat di Gedung Kantor DPRD NTB, Mataram (21/04/22).

Gubernur NTB menyampaikan, prestasi yang berhasil diwujudkan selama tahun 2021 dapat dilihat dari indikator makro yang mengalami perbaikan. 

Di antaranya pertumbuhan ekonomi tumbuh positif  sebesar 2,3 persen dengan tambang dan 4,09 persen tanpa tambang. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 mengalami kontraksi 0,64 persen dengan tambang dan 5,19 persen tanpa tambang.

BACA JUGA: Posyandu Keluarga di NTB sudah 100 persen

Ditegaskan, ini menunjukkan bahwa perekonomian di NTB sudah mulai pulih dan semoga terus membaik. 

Menyampaikan prestasi dalan LKPJ 2021
Gubernur Zulkieflimansyah

“Sehingga target pertumbuhan ekonomi diatas 5 % dapat kita capai pada masa yang akan datang,” ujar Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB. 

Berbagai terobosan juga telah dilakukan Provinsi NTB dalam memulihkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. 

Di antaranya dengan mendorong optimalisasi pengembangan komoditas atau jenis usaha melalui program industrialisasi produk unggulan daerah. Srlain itu juga mendorong IKM dan UKM menjadi sektor lokomotif usaha daerah melalui pengembangan produk, pengembangan SDM dan pengembangan Manajemennya.

BACA JUGA: NTB Care dan Dinkes Fasilitasi Aduan Kesehatan

“Industri pariwisata kita terus mengembangkan melalui desa wisata, promosi, menyelenggarakan event-event serta terus mengembangkan infrastruktur strategis.  Di antaranya infrastruktur untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan pengembangan RSUD NTB dan Rumah Sakit Mandalika serta infrastruktur jalan yang potensial lainnya terhadap produksi pangan lainnya,” ujar Gubernur Zulkieflimansyah.

Selain gambaran capaian kinerja dalam indikator makro pembangunan tersebut, NTB berhasil mempertahankan dan terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka, transfaran, efektif dan akuntabel. 

Sehingga berhasil meraih WTP 10 kali berturut-turut dalam pengelolaan keuangan daerah.

Dalam hal inovasi Pemerintah NTB berada pada tingkat kedua dengan skor indeks 75,67 dengan predikat sangat inovatif. 

Pemerintah Provinsi NTB diberikan apresiasi oleh Kementerian Dalam Negeri dan BRIN bahwa NTB menjadi Provinsi yang pertama menghasilkan BRIDA dari 34 Provinsi di Indonesia.

Prestasi lainnya, NTB berhasil menjadi peringkat 3 Nasional Provinsi Informatif pada Keterbukaan Informasi Publik 2021. Meraih Harmony Award dari Kementerian Agama, terakhir NTB meraih BKN Award 2022.

Ditambahkan, dari berbagai kemajuan dan prestasi yang diraih, bukanlah hasil perjuangan Pemerintah semata melainkan berkat kerjasama dan sinergi yang kuat antara pemerintah dengan legislatif, Pemerintah dengan masyarakat dan  seluruh stakeholder pembangunan lainnya.

Sidang paripurna penyam,paian LKPJ 2021

“Untuk itu ke depan patut kita pertahankan dan tingkatkan sinergi pemerintah dengan legislatif dan usaha kerja keras untuk mewujudkan NTB yang Gemilang dapat kita capai bersama,” puji Gubernur 

LKPJ disampaikan Gubernur Zul sebagai pelaksanaan amanat Undang-undang. Juga  bagian dari akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB).

LKPJ itu mengacu pada RKPD tahun 2021 dan APBD tahun anggaran 2021. Tahun 2021 merupakan penjabaran tahun ketiga dari pelaksanaan RPJMD tahun 2019-2023. ***

 

 




Posyandu Keluarga di NTB Sudah 100 Persen 

Wagub NTB apresiasi komitmen Kesehatan di Kab/Kota, sehingga  semua posyandu sudah menjadi Posyandu Keluarga

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengapresiasi seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTB yang berkomitmen pada bidang kesehatan, terutama melalui Posyandu Keluarga berbasis dusun. 

Hal tersebut disampaikan Wagub NTB saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) yang berlangsung mulai dari 18 hingga 20 April 2022 bertempat di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Selasa (19/04/22).

Wagub bicarakan Posyandu Keluarga dalam Rakerkesda

“Alhamdulillah seluruh Kabupaten/Kota memiliki komitmen yang luar biasa terhadap kesehatan. Patut kita syukuri, 100 persen  posyandu yang ada di NTB sudah menjadi posyandu keluarga,” ungkap Wagub.

Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB juga mengingatkan, mulai dari pemerintah tingkat desa, kabupaten sampai provinsi harus berbagi tugas agar posyandu keluarga di tiap-tiap dusun benar-benar menjadi pusat edukasi bagi masyarakat.

BACA JUGA: Pekerja Migran Diminta Berdayakan Ekonomi Keluarga 

“Masing-masing kita memiliki tugas-tugas yang insya Allah kalau kita fokus dengan tugas kita, ini akan berjalan dengan baik. Tinggal bagaimana pembagian tugas kita laksanakan dengan baik, dan semua yang harus kita laksanakan itu bisa terlaksana dengan baik. Sehingga akan tercipta posyandu keluarga yang betul-betul menjadi pusat edukasi berbasis dusun,” jelas Ummi Rohmi.

Terakhir, Ummi Rohmi berharap, dengan adanya Posyandu Keluarga, tidak hanya permasalahan kesehatan yang dapat ditangani, tetapi juga berbagai masalah sosial lainnya.

“InsyaAllah, melalui posyandu keluarga, tidak hanya permasalahan kesehatan dapat tertangani, namun juga masalah sosial,”

Turut hadir dalam Rakerkesda tersebut, yaitu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, perwakilan BKKBN Provinsi NTB, serta peserta rapat dari 10 Kab/Kota se-NTB. ***

BACA JUGA: RTG di Lombok Utara Terealisasi 100 Persen

 

 




Wagub; Lobar Konsisten Bangun Pendidikan dan Kesehatan

Pembangunan kesehatan dan pendidikan butuh konsistensi, dan Wagub apresiasi Lobar yang pencapaiannya luar biasa

LOBAR.lombokjournal.com ~ Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dinilai konsisten terhadap pembangunan pendidikan dan kesehatan. 

Penilaian itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Siti Rohmi Djalilah pada Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Barat ke -64 sekaligus Deklarasi PAM-RT (Pilar STBM) dan penyerahan sertifikat RSUD, Minggu (17/04/22) di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Gerung.

Menurutnya, pembangunan kesehatan dan pendidikan ini tidak bisa terlihat hasilnya dalam waktu singkat, tidak seperti membalik telapak tangan. 

Berbeda halnya dengan pembangunan infrastruktur akan terlihat hasilnya signifikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

Tidak demikian dengan pembangunan Kesehatan dan pendidikan, yang betul-betul butuh konsistensi.

BACA JUGA: 580 Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

wagub menyerahkan sertifikat RSUD

“Pencapaian Lobar di sektor pendidikan dan kesehatan saat ini merupakan pencapaian yang luar biasa,” kata Wagub.

Indek pembangunan Manusia (IPM) Lobar dari waktu ke waktu menunjukkan grafik yang signifikan. Dan Lobar berhasil menduduki peringkat empat pencapaian IPM dari 10 Kabupaten/kota se NTB, kata Wagub.

Lebih jauh Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB ini mengemukakan, seperti diketahui IPM di dalamnya terdapat tiga Komponen penting. 

Diantaranya pertumbuhan ekonomi, pendidikan termasuk indikatornya harapan dan rata-rata lama sekolah dan komponen kesehatan menyangkut angka harapan hidup.

Menurutnya, bisa dimengerti kenapa IPM Lobar bisa meningkat, karena memang poin harapan sekolah dan rata-rata lama sekolah dan harapan hidup diperhatikan dengan baik.

BACA JUGA: Pilgub NTB 2024 Bakal Disemarakkan Adu Kuat Paranormal

“Jadi berkaitan dengan IPM Kabupaten Lombok Barat tentu berkaitan juga dengan apa yang saat ini dilakukan Lobar yakni Deklarasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis masyarakat (STBM). 5 Pilar STBM ini kalau betul-betul kita perjuangkan artinya kita ingin mewujudkan kehidupan yang sehat di daerah kita,” tandas Ummi Rohmi.

Wagub mengatakan, Provinsi NTB merupakan provinsi pertama di Indonesia yang  pertama kali melaksanakan 5 pilar STBM ini. Dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) merupakan kabupaten pertama yang melaksanakan hal tersebut.  

Dari 10 kab/kota di NTB yang paling cepat mengikuti 5 pilar STBM ini setelah KSB yakni Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dan Kabupaten Lobar. 

“Padahal kita mengetahui Kabupaten Lotim dan Lobar memiliki jumlah penduduk yang cukup besar. Dan 5 pilar STBM ini bukan hal yang mudah untuk kita capai, karena ini berbicara Rumah Tangga,” kata Wagub.

Artinya, kalau pelaksanaan sukses di lingkungan Rumah Tangga, maka menjadi sebuah kesuksesan di kabupaten tersebut. 

“Ini kerja besar dan tidak main-main. Dan ini hanya bisa dicapai dengan koordinasi yang luar biasa dari semua pihak,” terang Wagub.

Dikatakan, dengan tingkat kesehatan masyarakat Lobar yang semakin meningkat, angka harapan hidup bisa lebih lama. Termasuk angka stunting Lobar yang semakin menurun. 

Dan dengan ODF ini akan semakin turun, termasuk di dalamnya angka kematian bayi, angka kematian ibu hamil juga turun sehingga angka harapan hidup dan IPM Lobar juga akan naik. 

Atas semua itu, Rektor Universitas Hamzanwadi Pancor, Lombok Timur ini mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemkab Lobar dan semua pihak, yang membuat Lobar semakin maju dalam bidang kesehatan. 

Wagub juga memberi apresiasi terhadap kenaikan kelas dua RSUD di Lombok Barat yakni RSUD Patut Patuh Patju yang semula kelas C menjadi kelas B. Begitu pula RSUD Air Awet Muda, Narmada yang naik kelas dari D ke C. 

Untuk naik kelas sebuah RSUD tidaklah gampang. Namun Lobar sudah membuktikannya. 

“Terima kasih kepada Pemkab Lobar yang telah berusaha semaksimal mungkin sehingga parameter-parameter kesehatan ini naik cukup signifikan. Artinya dengan predikat ini RSUD Lobar sudah siap melayani seluruh masyarakat Lobar secara mandiri,” jelasnya.  

Apa yang bisa dipenuhi di Lobar bisa digunakan. Tidak perlu harus meminta rujukan ke RS Provinsi. 

“Dan kita di NTB tahun 2022 ini sudah mencanangkan untuk layanan-layanan One Servis itu di RSUP NTB. Artinya rujukan-rujukan ke luar daerah kita usahakan distop di 2022 ini,” ungkap Wagub.

Belum lama ini, juga RSU NTB juga sudah bekerjasama dengan RS Harapan Kita dan RS lainnya untuk penanganan tumor, penanganan jantung, dan penanganan stroke. 

“Jadi ini kita usahakan tidak lagi rujukan ke luar NTB selesai di RSUP NTB. Usahakan juga di RSUD Lobar perlu dibenahi juga untuk meminimalisir rujukan ke RS Provinsi. Kecuali yang memang untuk hal hal yang sangat penting,” ujarnya.

Wagub memotivasi kepada Pemkab Lobar untuk tetap memperbaiki peringkat IPM nya di NTB dengan target peringkat satu seluruh kabupaten se NTB dan peringkat ketiga di antara 10 kabupaten/kota se NTB. 

Bagi Wagub NTB dalam hal ini tidak ada yang tak mungkin. Terlebih komitmen Pemkab Lobar sangat tinggi di bidang kesehatan dan pendidikan. 

“Untuk itu mari Posyandu keluarga yang ada di setiap dusun di seluruh lobar ini bisa diyakinkan berkualitas. Karena itu menjadi pusat edukasi berbasis dusun. Begitu pula agar diyakinkan bahwa di setiap desa di Lobar yang belum selesai pendidikan SMA untuk bisa ikut paket C, SMP bisa ikut paket B dan belum tamat SD bisa ikut paket A. Sehingga angka rata-rata lama sekolah kita bisa naik dan IPM kita juga bisa naik,” kata Wagub.

NTB ke depannya akan banyak digelar berbagai event internasional. Ia berharap Lombok Barat bisa mengambil peran dan kesempatan untuk memajukan pariwisata dengan  potensi keindahan alamnya yang tidak kalah menariknya dengan daerah lain. 

BACA JUGA: Kisah Rowana, Kabur Ke Jawa Terlantar di Lombok

Demikian juga dengan hasil-hasil UMKM nya bisa memanfaatkan peluang-peluang tersebut dengan baik. 

Wagub menyerahkan buku

Sebelumnya Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si menjelaskan, kebanggan Lombok Barat di HUT ke 64 2022, berdasarkan data BPS, Lobar menduduki peringkat pertama di NTB angka rata-rata Lama Sekolah yakni 12,3 tahun. 

Artinya seluruh masyarakat lobar punya harapan lama sekolah yang meningkat . 

“Dan kami juga Pemkab Lobar punya komitmen agar  IPM Lobar tahun 2023 untuk meraih peringkat satu dari 8 kabupaten se NTB dan Nomor tiga dari Kabupaten Kota se NTB. Dan kebanggaan lainnya naiknya kelas RSUD Patut Patuh Patju dan RSUD Air Awet Muda, Narmada,” kata Fauzan yang sebelumnya Ketua KPUD NTB.***

 




Gelar Budaya Nusantara 2022 akan Berlangsung di NTB

Wagub NTB Sitti Rohmi mendukung kegiatan ‘Gelar Budaya Nusantara 2022’, dan memang diharapkan banyak event nasional diselenggarakan di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Provinsi NTB direncanakan akan menjadi tuan rumah salah satu event nasional, yaitu Gelar Budaya Nusantara 2022.

Wagub Hj Sitti Rohmi menyatakan, Pemerintah Provinsi NTB siapa mendukung seluruh kegiatan yang akan diselenggarakan di NTB.

Membicarakan kegiatan Gelar Budaya Nusantara

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat menerima Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Bali (Wilayah Kerja Bali, NTB dan NTT) di ruang kerja Wagub, Senin (18/04/22).

“Kita tentunya menyambut baik. Pada dasarnya kita pasti support, karena kita ingin event-event nasional itu diselenggarakan disini,” kata Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB.

BACA JUGA: Wagub: Lobar Konsisten Bangun Pendidikan dan Kesehatan 

Ia meminta pihak BPNB Provinsi Bali terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak agar acara Gelar Budaya di NTB dapat terselenggara dengan baik.

“Jadi nanti harus berkoordinasi agar pelaksanaannya bisa berjalan baik. Mudah-mudahan lancar, dipersiapkan dengan baik. Kolaborasi dengan banyak pihak,” tuturnya.

Sementara itu, I Made Dharma Suteja selaku Kepala BPNB Provinsi Bali menjelaskan,  terpilihnya Gelaran Budaya Nusantara 2022 di NTB terinspirasi dari Mandalika.

“Kami memilih NTB karena terinspirasi dari Mandalika. Nantinya akan ada 11 BPNB yang hadir, dan masing-masing BPNB mencakup 1 sampai 3 provinsi, jadi sama dengan seluruh Indonesia,” jelas I Made Dharma Suteja.

Sebagai informasi, Gelaran Budaya Nusantara 2022 rencananya akan diselenggarakan pada bulan Mei mendatang, tepatnya pada tanggal 20 hingga 24 Mei 2022 di Taman Mayura Kota Mataram. 

Isi dari kegiatan tersebut, yaitu Dialog Pamong Budaya, Pameran Budaya, Cooking Class, Pentas Seni dan Exhibisi Permainan Tradisional.

BACA JUGA: Pilgub NTB 2024 akan Disemarakkan Adu Kuat Paranormal

Turut hadir mendampingi Wakil Gubernur saat audiensi tersebut, yaitu Dr. H. Aidy Furqan, selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB serta Baiq Ika, Anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah Provinsi NTB. ***

 




580 Paket Sembako untuk Anak yatim dan Kaum Duafa

PT Bank NTB Syariah Tanjung bagikan 580 Paket Sembako untuk anak yatim dan kaum duafa

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan dilakukan PT Bank NTB Syariah Tanjung, dengan membagikan sebanyak 580 paket  sembako kepada anak yatim dan kaum duafa, di seputaran Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Sabtu (17/04/22).

Membagikan 580 paket sembako juga untuk duafa

Branch Manager Bank NTB Cabang Tanjung, Umarta,SH mengatakan, kegiatan ini merupakan kepedulian PT Bank NTB Syariah untuk membantu meringankan beban anak yatim dan kaum duafa. 

“Sepanjang bulan Ramadan ini, PT Bank NTB  di seluruh NTB menjalankan program sosial berupa pembagian sembako dan santunan kepada anak yatim, dan insan berkemampuan khusus.” jelas Umarta, Sabtu.

BACA JUGA: Safari Ramadhan Pj. Sekda di Majid Assalam, Bayan

Mewnurutnya, partisipasi PT Bank NTB Syariah dalam kegiatan sosial di bulan Ramadhan ini merupakan bagian dari program internal di bulan Ramadhan.

Pihaknya berharap, kolaborasi bersama antara PT Bank NTB Syariah dengan masyarakat dapat terus berlanjut, sebagai kepedulian kepada anak yatim, piatu dan kaum duafa.

Adapun bantuan berupa paket sembako, santunan, dan takjil beras 5 kg, kain sarung, minyak goreng, gula pasir masing masing senilai Rp 150.000.***

BACA JUGA: Pesona Khazanah Ramadhan Perkuat Branding Pariwisata NTB

 




Pesona Khazanah Ramadhan Perkuat Branding Pariwisata NTB

Gelaran event Pesona Khazanah Ramadhan akan memperkuat branding Pariwisata NTB sebagai destinasi utama Wisata Halal 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Event Pesona Khazanah Ramadhan 2022 diharapkan memperkuat branding NTB, khususnya sebagai destinasi utama Wisata Halal Indonesia.

“Ini momentum yang baik untuk menjadikan NTB destinasi wisata utama di Indonesia dan dunia”, ujar Kepala Dinas Pariwisata, Yusron Hadi.

Ia menegaskan itu saat membuka Pesona Khazanah Ramadhan di Islamic Center, Mataram, Jumat (15/04/22). 

Pesona Khazanah Ramadhan untuk menyemarakkan bulan puasa Ramadhan

Event ini sekaligus untuk memperkuat UMKM dengan memberikan ruang pada pelaku usaha kecil menyemarakkan Ramadhan sekaligus pariwisata NTB. 

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala UPT Islamic Center, Syarifudin Hidayatullah mengatakan, selain gelaran event yang bersifat ibadah yang telah dimulai sejak awal Ramadhan seperti tadarus dan lainnya, side event seperti bazaar, Pesantren Expo, pentas seni budaya Islam, pameran buku dan dialog Islam, diharapkan menyemarakkan bulan suci Ramadhan tahun ini. 

Selama dua pekan mulai 15 April dalam rangka bulan Ramadhan, acara akan berlangsung hingga puncaknya pada Malam Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Panitia juga melaksanakan pemberian takjil, buka puasa bersama, tarawih, tadarus, qiyamul lail dan kultum subuh, lomba Tahfidzul Quran, cerdas cermat serta lomba dai yang terbuka untuk peserta dari siswa siswi.

 “Peringatan Nuzulul Quran dan takbiran sebagai acara puncak,” kata Syarifudin.

Kegiatan tahunan kolaborasi seperti Biro Kesra dan UPTD Pengembangan Destinasi Unggulan Daerah yang mengelola Islamic Center juga didukung Kementerian Pariwisata mulai dari Nanggroe Aceh Darussalam sampai Papua. 

BACA JUGA: Gula Gending dari Kembang Kerang, Dijual Hingga ke Sulawesi

Ditambahkannya, kegiatan baru yang belum pernah dilakukan pada tahun sebelumnya adalah Pesantren Expo yang diisi oleh pondok pesantren berupa profil kegiatan pondok, produk kreatif hingga ada ruang performance seni budaya yang ada di masing-masing pesantren. 

Begitu juga pesantren Ramadhan setiap akhir pekan Sabtu dan Ahad diisi oleh para siswa di kota Mataram yang berlangsung di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB.

Sebanyak 10 pondok pesantren secara bergilir hadir mengisi kegiatan Pesona Khazanah Ramadhan agar masyarakat lebih mengenal dunia pesantren. 

“Ada juga lomba lomba seperti menggambar, lomba azan, fashion show muslimah, lomba nasyid dan festival takbir, dile jojor dan bedug di penghujung Ramadhan”, sebutnya. 

BACA JUGA: Kunjungan AHY ke Bima Disambut Gubernur NTB

Setelah dua tahun absen, Pesona Khazanah Ramadhan juga diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan semangat mengisi Ramadhan dengan berbagai kegiatan positif.

Hadir dalam pembukaan tersebut dari unsur Forkopimda NTB, Pimpinan OPD Provinsi NTB serta pimpinan BUMN/BUMD. ***

 




Jenazah Perempuan Warga Lobar Ditemukan di Pantai Setangi

SAR Mataram terjunkan Tim Rescue bersama untuk proses evakuasi jenazah perempuan 

KLU.lombokjournal.com ~ Jenazah perempuan warga RT 04 Desa Telagawaru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten  Lombok Barat, ditemukan di pantai 3 setangi Dusun Setangi Desa Malaka Kec. Pemenang kab. Lombok Utara, Jum’at (15/04/22) sekitar pukul 09.00 Wita.

Pihak kepolisian mengidentifikasi jenazah perempuan itu bernama dr. Rika Hastuti Setyorini, kelahiran 18 Januari 1984, pertama kali ditemukan oleh nelayan yang sedang memancing bersama keluarganya.

Setelah menemukan jenazah itu, nelayan tersebut memberitahukan ke penjaga pantai, Gusti Kadek Suarjana.

Kadek Suarjana selanjutnya melaporkan temuan jenazah itu ke Polsek Pemenang saat itu juga.

Tim SAR Matarambantu evakuasi jenazah perempuan

Sementara itu, Kantor SAR Mataram menerima Informasi itu dari pihak kepolisian. Jenazah yang ditemukan dalam keadaan terlentang di atas batu pinggir pantai. 

BACA JUGA: Safari Ramadhan Pj Sekda KLU di Masjid Assalam, Bayan

“Kami berangkatkan tim rescue untuk membantu proses evakuasi bersama potensi SAR yang sudah berada di lokasi penemuan,” kata Nanang Sigit PH, Kepala Kantor SAR Mataram.

Bersama dengan unsur dari TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, warga setempat, dan lainnya mengevakuasi jenazah dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Menurut keterangan dari keluarga yang ditemui di lokasi, korban pergi meninggalkan rumah pada hari Kamis (14/04/22) pukul 14.30 wita. 

Ia keluar rumah dengan mengendarai motor Yamaha jupiter Z warna putih nomor polisi  DR 6980 HN, baju warna biru, sandal jepit warna putih hijau, dan jilbab warna coklat .  

Menurut keterangan dari suami korban, Listianto Ardi, korban mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2006. Pihak keluarga sudah sering mengambil tindakan pengobatan ke Rs jiwa Selagalas. ***

BACA JUGA: Rakor Sinkronkan Data Kepemudaan dan Olahraga di KLU