Pemilahan Sampah Mendukung Pertanian dan Kesehatan

Dalam isu lingkungan, Kota Mataram menghasilkan banyak inovasi seperti pemilahan sampah dan budidaya maggot untuk pelet dan pupuk

MATARAM.lombokjournal.com ~ Memilah sampah dari rumah adalah kunci, selain mengurangi timbunan dan bernilai ekonomis juga mendukung pertanian dan kesehatan. 

Kota Mataram dinilai banyak inovasi dalam pemilahan sampah yang mengurangi jumlah sampah

“Sampah organik akan menimbulkan bau dan penyakit, itu sebabnya pilah sampah dari rumah sangat penting dilakukan,” ujar Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah, Rabu (28/12/22). 

BACA JUGA: Organisasi Perempuan Punya Kekuatan Hebat

Saat peluncuran instalasi pemilahan sampah “Inges” di Karang Bedil, Mataram Timur, Wagub mengapresiasi Kota Mataram yang menghasilkan banyak inovasi terutama dalam isu lingkungan. 

Sebagai etalase daerah, kota Mataram yang terpilih sebagai kota paling inovatif se Indonesia, diakuinya telah banyak berbenah terlebih menyelesaikan persoalan sampah dan sanitasi berbasis lingkungan, yang juga menjadi konsen Pemerintah Provinsi. 

Walikota Mataram, HM Mohan Roliskana mengatakan, inovasi terutama dalam hal penanganan sampah terus didorong hingga ke kelurahan sebagai salah satu pencapaian birokrasi. 

“Reduksi sampah kota hari ini sudah dua ratus ton per hari dari 280 ton dari pemilahan sampah dan budidaya maggot untuk pelet dan pupuk,” ujar Mohan. 

Ditambahkannya, Kota Mataram tengah bersiap membangun Tempat Pembuangan Sampah Terpadu di Sandubaya Cakranegara senilai 15 miliar. 

Fasilitas itu akan dilengkapi dengan budidaya maggot dan proses sampah organik menjadi solar (pyrolisis). 

BACA JUGA: Target Zero Waste, Kuncinya adalah Pemilahan Sampah

Diharapkan, tahun depan fasilitas tersebut sanggup mengurangi biaya sewa TPA sebesar 1,3 miliar setahun untuk efisiensi anggaran. ***

 

 




Belajar ke Luar Negeri, Membangun Kampung Halaman

Menghadiri perayaan hari jadi Desa Kekait ke-164, Gubernur NTB mengungkapkan, belajar ke luar negeri akan dinikmati lima belas sampai dua puluih tahun ke depan 

LOBAR.lombokjournal.com ~ Kampung halaman yang berkembang bukan saja mengenang kegemilangan masa lalu, namun memiliki generasi yang sanggup merubah kampung halaman. 

BACA JUGA: Menteri Pendidikan Singapura Jajaki Kerjasama dengan NTB

Gubernur NTB mengatakan, berlajar ke luar negeri juga berguna untuk daerah dan negara

“Beasiswa belajar keluar negeri tidak saja untuk mereka yang dikirim keluar negeri, tapi juga untuk daerah bahkan Indonesia,” ujar Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah.

Ia mengatakan itu saat menghadiri acara penutupan rangkaian perayaan Hari Jadi Desa Kekait ke-164.

Pada kesempatan itu Gubernur NTB sekaligus Silaturrahim dengan Masyarakat Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Ahad (25/12/22). 

Pemprov NTB sudah mengirimkan ratusan mahasiswa  NTB ke berbagai negara Asia sampai Eropa dan Amerika. 

Menurut Gubernur Zul, keberhasilan program unggulan 1000 Cendekia akan dinikmati oleh NTB bahkan Indonesia limabelas sampai duapuluh tahun ke depan. 

Sejak para lulusan dan mereka yang sekarang sedang belajar di luar negeri memiliki cara pandang yang berbeda, keluar dari keterbatasan dan memanfaatkan kesempatan yang terbuka. 

“Optimisme ini akan membuat kita mensyukuri segala keterbatasan sambil berikhtiar lebih keras,” tambahnya. 

BACA JUGA: RSUD NTB Jadi Rumah Sakit Kelas Dunia

Sementara itu, Bupat Lombok Barat, H Fauzan Halid berharap Desa Kekait tetap memelihara kerukunan, keharmonisan dan tetap membangun generasi penerusnya dengan pendidikan. 

Hadir pula tokoh agama TGH Muhlis dan pimpinan OPD Pemkab Lobar dan Pemprov NTB.*** 

 

 




RSUD Provinsi NTB Jadi Rumah Sakit Kelas Dunia

Gubernur NTB resmikan Gedung IGD Terpadu & Trauma Center RSUD Provinsi NTB, dan NTB sudah memenuhi syarat penyelenggara event internasional

MATARAM.lombokjournal.com ~ Capaian RSUD Provinsi NTB diapresiasi karena sudah menghadirkan layanan fasilitas IGD Terpadu & Trauma Center yang menjadi pemicu semangat mewujudkan RSUD NTB menjadi Rumah Sakit Rujukan di Indonesia Timur.

Apresiasi itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang didampingi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB, dr. H.  Lalu Herman Mahaputra, M.Kes, MH saat meresmikan Gedung IGD Terpadu & Trauma Center RSUD Provinsi NTB, Sabtu (24/12/22).

BACA JUGA: Penyusunan RPD 2024-2026,  Ada 7 Program Isu Strategis 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah

“Hari ini menjadi saksi sejarah bahwa kita,  meresmikan satu bangunan yang akan jadi pemicu awal semangat kita untuk berbuat lebih baik lagi dan akan menjadikan Rumah Sakit terbaik yang akan jadi rujukan di Indonesia Timur,” tutur Bang Zul dalam sambutannya.. 

Provinsi NTB sebagai daerah yang menyelenggarakan berbagai event nasional dan internasional, sudah dapat menyediakan Rumah Sakit kelas dunia.

“Salah satu satu syarat adanya event Internasional maka harus memiliki Rumah Sakit kelas dunia. Ini adalah tuntutan kita akan menjadi host dalam global events tahun depan banyak sekali, Rumah Sakit bertaraf internasional sehingga para atlet dunia yang datang ke tempat kita secara psikologis merasa nyaman,” tuturnya.

IGD Terpadu & Trauma Center RSUD Provinsi NTB didesain untuk menunjang kegiatan internasional, seperti event WSBK, MotoGP, MX GP, Iron Man dan lain sebagainya. Adengan fasilitas helipad yang terintegrasi dan ruang perawatan khusus yang disiapkan sebagai ruang penerimaan atlet internasional.

Bila dibutuhkan penanganan medis ketika berlangsungnya event, semuanya terintegrasi dengan sarana diagnostic, ruang intensif dan kamar operasi yang semunanya berada dalam 1 gedung terpadu.

dr. Jack sapaan akrab Direktur RSUD Provinsi NTB menjelaskan, kehadiran Gedung IGD Terpadu & Trauma Center RSUD Provinsi NTB menjadi pelayanan rujukan reguler, juga memberikan nilai tambah untuk event- event Internasional.

BACA JUGA: Operasi Bedah Jantung Terbuka Pertama di NTB, Sukses!

“Alhamdulillah, Gedung ini yang kita nantikan akan memberikan nilai tambah untuk event – event Internasional, InsyaAllah bulan Maret WSBK sudah bisa dimanfaatkan,” pungkasnya. 

Ia juga memaparkan, Provinsi NTB diusia yang ke – 64 tahun, mendapatkan kado terindah yaitu pelaksanaan Operasi Bedah jantung terbuka di RSUD Provinsi NTB. 

“Alhamdulillah, tadi bapak Gubernur sudah menjenguk pasien, dari 11 pasien sebanyak 2 pasien sudah dioperasi, InsyaAllah 9 lagi akan dioperasi pada bulan berikutnya,” jelas dokter Jack. 

IGD Terpadu & Trauma Center RSUD Provinsi NTB juga mampu menangani kasus trauma secara lebih baik karena terintegrasi dengan sarana diagnostik, seperti Radiologi, CT scan dan MRI, ruang intensif, kamar operasi yang semua berada dalam 1 gedung. 

“Demikian juga jika adanya rujukan atau keperluan rujuk cepat RSUP sudah memiliki kemampuan mentransfer pasien apapun karena sudah dilengkapi 4 ambulan berstandart ICU, dan IGD baru sudah dilengkapi dengan helipad yang memungkinkan dilakukanya evakuasi udara,” jelasnya.

BACA JUGA: Rakernas Forsesdasi, Wujudkan Peran Strategis Sekda

Selain itu, IGD baru juga memiliki design penanganan ibu dan anak yang terintegrasi dalam 1 gedung, diharapkan dapat menekan kasus kematian ibu dan anak.

RSUD NTB memiliki 112 spesialis dan 32 sub spesialis dengan IGD terpadu ini diharapkan layanan akan menjadi lebih baik.***

 

 




Penyusunan RPD 2024-2026, Ada 7 Program Isu Strategis 

Dalam penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Provinsi NTB Tahun 2024-2026, merupakan dokumen yang sifatnya transisi 

LOTENG.lombokjournal.com ~ Dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026, Terdapat 7 program yang menjadi isu strategis. 

BACA JUGA: Stok Pangan di NTB Aman Jelang Natal dan Tahun Baru 

Ke rujuh program yang dimaksud, di antaranya adalah;

  • peningkatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif yang berkeadilan, 
  • pengendalian stabilitas harga untuk mengendalikan inflasi, 
  • peningkatan daya beli masyarakat, peningkatan SDM, 
  • peningkatan kualitas lingkungan hidup, peningkatan aksebilitas infrastruktur yang berkelanjutan dan peningkatan tata kelola pemerintahan.                                                                                                                         

Acara pembukaan openyusunan Rencana Pembangunan Daerah Provinsi NTB

Asisten lll Setda NTB, H. Wirawan Ahmad, mewakili Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, menyampaikan itu saat membuka kegiatan pelaksanaan Kick Off Meeting (rapat awal) Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Provinsi NTB Tahun 2024-2026 di Desa Wisata Bilebante, Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis, (22/12/22).

Ia menjelaskan, penyusunan ini adalah dokumen sifatnya transisi karena berakhirnya RPJM masa jabatan di  bawah kepemimpinan Zul-Rohmi tahun 2023, sehingga tidak boleh ada kekosongan regulasi.

Sementara itu, Kepala Bappeda NTB, Dr. Iswandi menambahkan, dalam penyusunan dokumen ini diminta kepada semua SKPD untuk memberikan kontribusi terhadap 7 program isu strategis tersebut.

“Kontribusi SKPD harus terlibat baik pada sektor ekonomi maupun non ekonomi untuk mencapai indikator-indikator makro pada sektor masing-masing,” jelasnya.

Ditambahkan Iswandi, 7 program isu strategis yang akan disusun ini bisa ditambahkan atau bisa dikurangi, sesuai kebutuhan.

Sehingga rencana pembangunan daerah sesuai dengan target yang ingin dicapai.

BACA JUGA: Rakernas Forsesdasi, Eujudkan Peran Strategis Sekda

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan Infrastruktur dan Pembangunan, H. Sahdan, dan Kepala OPD lingkup Pemprov NTB serta tamu undangan lainnya.*** 

 

 




Rakernas Forsesdasi, Wujudkan Peran Strategis Sekda

Sekda NTB Lalu Gita Ariadi, Ketua Umum Forsesdasi mengatakan, Rakernas Forsesdasi bertujuan hadirkan Sekda yang efektif dan mengakselerasikan pembangunan di daerah

SUMBAR.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H. Lalu Gita Ariadi, selaku Ketua Umum Forsesdasi mengatakan, sesuai peran dan keberadaannya, FORSESDASI berikhtiar menghadirkan sosok Sekda yang efektif dan mengakselerasikan pembangunan di daerah.

Hal tersebut disampaikan Miq Gita, sapaan akrabnya, Rapat Kerja Nasional Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Rakernas Forsesdasi) di Hotel Santika Premiere, Padang, Sumatra Barat, Selasa (20/12/22).

BACA JUGA: “Gowes Harmony”,  Jendela Hati dan Kerukunan Beragama

Rakernas Forsesdasi, Sekda NTB mengatakan, sosok Sekda yang efektif dan mengakselerasikan pembangunan di daerah
Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi (kedua dari kanan)

Rapat Kerja Nasional Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Rakernas Forsesdasi) bertujuan untuk mengatasi berbagai isu.

Seperti kebijakan pengelolaan Zakat di daerah, arah kebijakan P3K di daerah dan internalisasi Budaya Kerja BerAKHLAK dalam mewujudkan peran strategis Sekda kepada daerahnya.

“Sekda dalam kapasitas sebagai stabilisator, eksekutor, komunikator, dinamisator dan adminstrator daerah, berada pada posisi penting mendukung pimpinan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di daerah,” tuturnya.

Membuka kegiatan ini, Sekjen Kemendagri, Dr. H. Suhajar Diantoro menjelaskan, berdasarkan data Tahun 2021, tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia masih tinggi dan perlu mendapat perhatian khusus pemerintah.

BACA JUGA: Sekda NTB Kukuhkan Dewan Pengurus KORPRI Kaltim

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah turut menyampaikan, kemiskinan masih menjadi problem serius yang dihadapi oleh berbagai daerah termasuk berbagai negara di belahan dunia.

Selanjutnya, acara yang berlangsung mulai tanggal 19-21 Desember 2022 ini juga membahas mengenai optimalisasi pengumpulan dan pengelolaan zakat PNS, arah kebijakan pelaksanaan tugas dan fungsi Jabatan Fungsional pasca penyetaraan.

BACA JUGA: Lombok Akan Jadi Kiblat Pacuan Kuda Nasional

Turut hadir bersama dalam kegiatan tersebut yaitu Sekjen Kemendagri, Gubernur Sumatra Barat, Ketua BAZNAZ RI, Sekda, Karo Organisasi Provinsi/Kab/Kota seluruh Indonesia secara hybrid. ***

 

 




Gubernur NTB Terima Penghargaan Tokoh Moderasi Beragama 

Penanaman bunga Cempaka Harmony dilakukan Gubernur NTB, Bang Zul bersama masyarakat lintas agama 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi NTB memberikan penghargaan dan penobatan kepada Gubernur NTB, Zulkieflimansyah sebagai Tokoh Moderasi Beragama NTB. 

Gubernur NTB mendapat penghargaan tersebut diberikan atas perhatian dan dukungannya baik moril maupun materil dalam segala bentuk kegiatan lintas agama di Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA: Pramuka Lahirkan Generasi yang Disiplin dan Miliki Ketrampilan

Penghargaan tersebut diberikan saat acara Gowes Harmony yang digelar FKUB NTB, Minggu (18/12/22).  

Gowes yang yang dipimpin Bang Zul, juga dirangkaiakan dengan Penanaman Pohon Bunga Cempaka Harmony bersama semua lapisan masyarakat lintas agama.

Gowes sekaligus penanaman pohon tersebut dilakukam pada beberapa titik. Dimulai di Islamic Center Masjid Raya Hubbul Wathan, Gereja ST. Maria Immaculata, Pura Miru Mayura, dan Vihara Avalokitesvara.

Kegiatan tersebut diungkapkan Gubernur sebagai simbol beragamnya masyarakat dan agama yang ada di NTB. 

Meski beragam, hal tersebut tidak menjadi hambatan untuk hidup rukun saling mengasihi dan mencintai. 

“Di NTB kita buktikan itu, toleransi dan harmoni bisa dan harus kita lakukan karena kita memang sejatinya sama dan bersaudara,” jelas Bang Zul. 

Pohon bunga Cempaka Harmony sendiri  ini memiliki makna ikatan yang sangat erat. Baik itu ikatan persahabatan maupun ikatan kekeluargaan. 

BACA JUGA: Badan Publik Harus Aktif dalam Keterbukaan Informasi Publik

Diharapkan dengan menanam ribuan pohon tersebut tak hanya dapat membuat Nusa Tenggara Barat semakin asri dan Lestari, tetapi juga masyarakatnya yang beragam dapat memiliki ikatan yang erat. ***

 




Lombok akan Jadi Kiblat Pacuan Kuda Nasional 

Acara pacuan kuda di Lombok dijadikan magnit untuk menarik para investor

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lapangan pacuan kuda sederhana ini akan menjadi kiblat pacuan kuda Nasional bahkan internasional di masa yang akan datang.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang biasa disapa Bang Zul mengatakannya saat Pembukaan Gubernur Cup 2022 “Pacuan Kuda” Atraksi Budaya Lapangan Pacuan Kuda Sasake, Desa Batujai, Kab. Lombok Tengah, (19/12/22).

Pacuan kuda di Lombok diharapkan digelar sebelum event WSBK

“Ini cara baru kita menarik perhatian investasi dan pengunjung datang ke daerah kita,” ungkapnya.

Gubernur menginginkan akhir Februari tahun 2023 sebelum WSBK pacuan kuda bisa digelar lagi disini. 

“Sehingga diharapkan tribunnya sudah ada dan lebih bagus fasilitas prasarananya dan semangat pacuan kuda di Lombok makin lama menjadi lebih baik,” tuturnya.

Ditambahkan Bang Zul, kalau diperhatikan mengapa start kudanya dari kanan ini akan menjadi sejarah, karena ke kanan itu sudah menjadi standar nasional dan jokinya bisa menyesuaikan.

Ia mengingatkan NTB akan menjadi tuan rumah PON ke-28 bersama NTT.

“Sehingga segala sesuatunya harus dipersiapkan mulai sekarang,” pungkasnya.

Sementara itu, panitia penyelenggara event pacuan Kuda, Lalu Hizi menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah yang telah mendukung sehingga berjalan dengan lancar. 

“Pacuan kuda ini dalam rangka menyambut HUT NTB 64, dan untuk pertama kalinya digelar kelas derby bisa dimasukkan di Lombok,” katanya.

Untuk diketahui, event pacuan kuda ini akan digelar selama seminggu. Peserta yang ikut daftar mencapai 214 ekor yang diikuti mulai dari kelas A-G. 

Selanjutnya, Gubernur bersama rombongan melepas para joki, dan menyaksikan langsung James Bond kuda milik orang nomor satu di NTB ikut berlaga disambut antusias masyarakat.***

 

 




Provinsi NTB Dominasi Indonesian Migrant Worker Awards 2022

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah kesekian kalinya mengunjungi dan memberikan perhatian yang begitu besar kepada Provinsi NTB 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyerahkan langsung piagam Penghargaan Pekerja Migran Indonesia atau Indonesian Migrant Worker Awards (IMWA) tahun 2022.kepada Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, I Gede Putu Aryadi, di Lombok Timur, NTB, Minggu (18/12/22). 

BACA JUGA: Hari Migran Internasional Diperingati di Lombok Timur

Sekda mengatakan, Menaker RI banyak memberi perhatian untuk Provinsi NTB
Sekda NTB mendampingi Menaker RI

Selain Provinsi NTB, Kabupaten Lombok Timur turut meraih penghargaan sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Daerah Asal Pekerja Migran Indonesia Terbaik dalam Layanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia diberikan kepada Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Kemudian Desa Peduli Pekerja Migran Indonesia diberikan kepada Desa Gelogor, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada media cetak yang mendukung Program Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang diberikan kepada Suara NTB.

Penghargaan juga diberikan kepada Pekerja Migran Indonesia Purna Penempatan Berprestasi, yakni Asmuni asal Lombok Barat yang telah sukses mendirikan banyak cabang rumah makan Sukma Rasa. 

Penghargaan yang digelar oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI tersebut dimaksudkan untuk mengapresiasi dan memotivasi seluruh stakeholders penempatan PMI agar dapat berperan lebih baik. 

“Semoga dengan apresiasi ini Bapak/Ibu semua semakin bersemangat untuk selalu menebar kebaikan dan melakukan yang terbaik untuk pekerja migran kita,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah di Lombok Timur, NTB. 

Sementara itu Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyampaikan sangat bersyukur, NTB mampu bangkit dari berbagai ujian yang menerpa mulai dari gempa dan kemudian Covid-19. 

“Alhamdulillah berbagai kemajuan dan capaian di HUT ke 64 NTB, kami bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Menteri yang kesekian kalinya berkunjung dan memberikan perhatian yang begitu besar kepada Provinsi NTB,” ucap Miq Gite, sapaan Sekda NTB. 

BACA JUGA: NTB HUT ke 64, Mensyukuri Perjuangan Pemimpin Sebelumnya

Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono, menambahkan, IMWA tahun 2022 diberikan kepada 15 (lima belas) penerima dengan 12 (dua belas) kategori. 

“Indonesian Migrant Worker Awards diberikan kepada stakeholder dan perseorangan, sebagai apresiasi atas peran serta yang aktif dan komitmen yang tinggi dalam pelayanan penempatan dan pelindungan PMI,” kata Suhartono. ***

 

 

 




Kereta Gantung Taman Hutan Rinjani sudah Ground Breaking 

Mernghadiri ground breaking kereta gantung, Gubernur NTB mengatakan agar masyarakat desa harus lebih intensif diajak bicara

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kereta Gantung Taman Hutan Rinjani (Tahura) yang selama ini banyak dibicarakan, akan segera terwujud.

Sebab groundbreaking ceremony kereta gantung berlangsung di Desa Karang Sidemen, Batukliang Utara, Lombok Tengah, Minggu (18/12/22).

Indonesia Lombok Resort, sebagai penyelenggara kegiatan ground breaking kereta gantung itu mengatakan, rencana pengerjaan kereta gantung itu akan selesai tahun 2025 dan bisa digunakan.

Menurutmya, dengan adanya kereta gantung itu NTB memiliki pariwisata yang lengkap dan bisa dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

BACA JUGA: Masyarakat Sasak Siap Bekerja untuk Perubahan

Bang Zul saat hadir dalam ground breaking kereta gantung mengingatkan investor tidak merusak lingkungan
Bang Zul bersama investor

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah,  yang menghadiri ground breaking itu mengingatkan, integritas yang baik memaksa investor untuk tidak merusak lingkungan. Justru akan bisa memperbaiki lingkungan ke depan. 

Ia menekankan, agar masyarakat desa harus lebih intensif diajak bicara, dan dipersiapkan agar tak takut terhadap perubahan. Bahkan akan mengambil bagian dan berkontribusi terhadap perubahan itu.

“Semoga masih ada waktu untuk mempersiapkan SDM lokal sehingga mampu berperan aktif dan tak jadi penonton,” tutur Bang Zul sapaan akrab Gubernur.

Menurutnya, tiap hal baru tentu selalu ada riak-riak. Biasanya muncul akibat kurangnya sosialisasi dan komunikasi kepada masyarakat.

“Insya Allah pembangunan kereta gantung ini akan memungkinkan keindahan alam kita akan terlihat dari atas bagi yang tidak kuat mendaki,” katanya.

Gubernur NTB hadir dalam acara tersebut, didampingi Kadis PUPR, Kadis LHK, Kadis PMTSP. 

BACA JUGA: NTB ke 64 Tahun, Mensyukuri Perjuangan Pemimpin Sebelumnya

Turut juga hadir  Bupati Lombok Tengah dan Kepala Desa Karang Sidemen serta tamu undangan lainnya untuk menyaksikan langsung memulai Pembangunan Kereta Gantung di bawah kaki Gunung Rinjani. ***

 

 




NTB 64 Tahun, Mensyukuri Perjuangan Pemimpin Sebelumnya

Gubernur dan Wakil Gubernur NTB menjelaskan, program-program pembangunan NTB merupakan terobosan keluar dari kesulitan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Keberhasilan NTB hari ini adalah akumulasi kontribusi dan perjuangan para pemimpin sebelumnya dengan segala tantangannya, membawa masyarakat NTB lebih sejahtera.

Mensyukuri perjalanan 64 tahun Nusa Tenggara Barat, memang tak bisa dilepaskan dari kontribusi para pemimpin sebelumnya.

Untuk itu, merawat keberhasilan dan membangun NTB yang lebih baik membutuhkan keberanian, kebersamaan dan visi masa depan. 

BACA JUGA: Industrialisasi UKM, Contoh Keberhasilan NTB Gemilang

Hj Sitti Rohmi dan Zulkieflimansyah

Hal itu tersirat dalam ucapan Gubernur Zulkieflimansyah dan Wagub Sitti Rohmi Djalillah saat memberikan sambutan dalam gelar malam tasyakuran HUT NTB ke 64 di lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur, Sabtu (17/12/22). 

Keduanya menjelaskan, ikhtiar yang tengah dilakukan juga merupakan program program terobosan untuk keluar dari kesulitan, beradaptasi dengan perkembangan kekinian serta memiliki visi jauh ke depan. 

“Misalnya industrialisasi dan beasiswa yang harus dimulai dengan langkah pertama untuk keberhasilan NTB di masa depan,” ungkap Gubernur. 

Di tempat sama,  Wagub Umi Rohmi menjelaskan, Posyandu Keluarga atau NTB Hijau dan Zero Waste adalah langkah Pemprov NTB menyelesaikan persoalan dari hilir sehingga membutuhkan perjalanan panjang. 

“Namun keberlanjutannya akan berhasil dengan kebersamaan dan mengesampingkan ego sektoral. Begitu pula dengan program pemerintah lainnya,” tambah Umi Rohmi. 

Namun begitu, dalam perkhidmatan empat tahun yang dimulai dengan bencana gempa dan pandemi, banyak keberhasilan dan capaian yang diakui secara nasional bahkan internasional. 

BACA JUGA: SMK Berpartisipasi dalam Kebangkitan Industrialisasi NTB

Dalam event Malam Tasyakuran 64 tahun NTB yang berlangsung meriah dan dihadiri warga masyarakat dan ASN, panitia HUT NTB menghadirkan hiburan dan pemutaran video keberhasilan pembangunan NTB.***