Sinergitas OPD Diperlukan untuk Optimalkan Wajib Pajak
Pj Sekda Lombok Utara menekankan, diperlukan sinergitas OPD untuk peningkatkan PAD KLU yang masih alami penurunan pada triwulan pertama tahun 2022
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pj. Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi, S.STP., MM pimpin rapat kerja teknis Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan SKPD terkait, di Aula Setda
KLU, Selasa (12/04/22).
Hadir Pula Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan H. Simparudin SH serta para Kepala OPD terkait.
Dalam arahannya Pj. Sekda Anding Duwi Cahyadi menyampaikan, PAD KLU masih mengalami penurunan pada triwulan pertama di tahun 2022, rapat kerja teknis dikhususkan bagi para OPD leading sektor PADdengan tujuan para SKPD mengambil langkah terbaik dalam mengatasi permasalahan keuangan yang terjadi di Lombok Utara.
“Masalah ini sebagian besar diakibatkan oleh Covid-19 yang mana sejauh ini realisasi PAD yang terdata pertiga bulan baru mencapai sekitar 8 persen,” jelas anding
Kerjasama dan sinergitas OPD sangat diperlukan terkait PAD, guna mengoptimalkan pengelolaan wajib pajak dan target kita harus bisa terpenuhi di akhir tahun nanti, ungkapnya. ***
lombokjournal.com ~ Kenaikan harga BBM diBulan April pada hari Jumat Tanggal 01/04/2022, melonjak sangat drastis. PERTAMAX yang sebelumnya per liter seharga Rp,6.500 – 7.500 kini melonjak naik dua kali lipat dari harga sebelumnya.
Penyesuaian harga ini benar-benar mengejutkan, mengingat sebagian besar masyarakat Indonesia masih mengalami kesulitan ekonomi.
Sebelumnya Kepala Biro-Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian ESDM, Agung pribadi dalam keterangan tertulisnya mempertimbangkan harga minyak bulan Maret yang jauh lebih rendah dibandingkan bulan April.
Maka harga batas atas BBM umum bulan April akan lebih tinggi per liter.
Tingginya harga minyak dunia sangat berpengaruh terhadap harga BBM. Sebagai informasi batas jual jenis BBM umum Ron 92 untuk Maret 2022 Rp,14.526.
Ada pun faktor yang mendorong meningkatnya harga BBM terjadi karena konflik antara Ukraina dan Rusia, sehingga meningkatnya 3 bahan bakar yang melonjak tinggi dari konflik tersebut adalah :
⦁Pertamax Turbo
Harga Terkini : Rp,14.500 (Naik Rp,1000 per Liter)
Sebelumnya : Rp,13.500
⦁Pertamax Dexliter
Harga Terkini : Rp,12.950 (Naik Rp,800 per Liter)
Sebelumnya : Rp,12.150
⦁Pertamax Dex
Harga Terkini : Rp,13.700 (Naik Rp,500 per Liter)
Sebelumnya : Rp,13.200
Naiknya harga Pertamax memang akan memicu terjadinya inflasi, namun inflasi diprediksi tidak akan tinggi. Pasalnya, proporsi konsumen hanya sekitar 14 persen.
Selain itu, konsumen Pertamax adalah golongan menengah atas yang menggunakan mobil mahal.
Kenapa harga pertalite tidak naik? Karena pertalite itu disubsidi oleh pemerintah, namun implikasi dari kenaikan harga pertamax akan terasa.
Sebab, menurut saya meskipun harga Pertalite tidak naik, tapi di sisi lain dengan meningkatnya harga Pertamax akan menyebabkan sebagian masyarakat beralih menggunakan Pertalite, yang selisih harganya berkisar Rp,3.500 – Rp,3.600 per liter.
Dan akhirnya perburuan terhadap Pertalite dimana-mana, dan mau atau tidak mau akhirnya masyarakat tetap mengkonsumsi Pertamax.
Dan implikasinya, daya beli masyarakat yang makin tertekan.***
Pemprov NTB Boyong Penghargaan Pelaksanaan Anggaran 2021
Beberapa penghargaan terkait Pelaksanaan Anggaran 2021 diboyong Pemprov NTB
MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB boyong beberapa penghargaan terkait kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2021.
“Untuk Penyaluran Tercepat DAK Fisik dan Dana Desa, Pemprov NTB berhasil meraih peringkat 1 disusul Provinsi Maluku Utara peringkat 2 dan Provinsi Lampung peringkat 3,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi di Mataram, Senin (11/04/22).
Miq Gite sapaan Sekda melanjutkan, penghargaan Pemprov NTB selanjutnya adalah untuk Kinerja Pengelolaan DAK FisikTerbaik di peringkat kedua.
Tingkat pertama diraih Provinsi Kalimantan Timur, dan Peringkat ketiga diraih Sulawesi Tengah.
“Kabupaten Lombok Timur juga mendapat penghargaan sebagai Kabupaten yang Kinerja Pengelolaan DAK Fisik terbaik tingkat Kabupaten se Indonesia, disusul Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Boyolali,” tambah Sekda.
Penghargaan diserahkan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov NTB pada hari Senin 11 April 2022, diterima oleh Sekda NTB didampingi Asisten 2 dan Kepala BPKAD Prov NTB. ***
lombokjournal.com ~Beredar berita kehilangan isi saldo rekening Nasabah di salah satu Bank di Bima Rabu, 23 Maret 2022 senilai Rp91.830.538,00.
Aisyah dan Sirajudin pasangan suami istri yang memiliki rekening saldo sejak awal dari tanggal (23/03/22) terjadi transaksi dengan saldo awal Rp91.830.538,00, tiba-tiba rekening nasabah itu dibobol oknum tertentu (Ini nyata tapi maaf saya tak menyebut nama bank).
Dari dalam dengan pencairan awal Rp50.000.000,00 sehingga sisa saldo menjadi Rp 41.830.538,00, dibobol lagi Rp40.000.000,00 hingga disisakan Rp1.824.038,00.
Dan dibobol lagi Rp1.500.000,00 hingga saldo di angka Rp317.000,00 dan dibobol lagi Rp200.000,00 hingga saldo terakhir Rp111.038,00.
Sementara Nasabah melapor kepada pihak Bank dan merasa tidak pernah menarik saldo dari rekeningnya. Pihak Bank meminta waktu kurang lebih 2 minggu, sedangkan Nasabah menolak dan uangnya minta dikembalikan.
Pada keesokan harinya istri korban kembali menemui pihak Bank, pagi itu istri korban membuat kehebohan saat sedang duduk di ruangan tunggu bersama para Nasabah lainnya yang melakukan antrian, tiba-tiba Aisyah berteriak histeris menuntut uangnya dikembalikan.
Sepertinya Aisyah tak mampu lagi membendung duka yang dialaminya, hingga dirinya berteriak histeris. Sontak saja kejadian tersebut menjadi perhatian Nasabah lainnya yang sudah memenuhi ruang tunggu Bank tersebut.
Aisyah kembali menuding pihak Bank yang terkesan tak mau bertanggung jawab atas raibnya saldo rekeningmilik suaminya.
Aksi yang dikawal ketat oleh aparat pengamanan Bank tersebut, lagi-lagi tak membuahkan hasil dari pihak Bank.
Bukan kali pertama kejadian seperti ini terjadi di kalangan masyarakat. Menurut saya ini adalah salah satu kelalaian pihak Bank dalam menjaga keamanan, membantu, dan melayani masyarakat.
Kenapa saya katakan seperti itu, seharusnya pihak Bank merespon cepat aksi dan keluhan korban karena itu merupakan tanggung jawab penuh dari pihak Bank.
Contohnya pada jumat, 30 juli 2021 telah terjadi kasus yang sama meskipun di daerah yang berbeda, yaitu kehilangan isi saldo rekening Nasabah senilai Rp35.000.000,00.
Karena ini bukan kasus pertama, artinya merupakan pengulangan dari kasus sebelumnya, seharusnya pihak bank menyadari bahwa keamanan harus diperketat agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.
Artinya ada peningkatan dari kasus sebelumnya, peningkatan seperti apa?
Ya, seperti yang kita ketahui bersama pada tahun 2021 kehilangan isi saldo senilai Rp35.000.000,00, dan di tahun 2022 kehilangan isi saldo senilai Rp91.830.538,00.
Saya tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan, karena meningkatnya jumlah uang Nasabah yang hilang atau dibobol dalam kasus tersebut.
Saya harap kepada pihak Bank dan pihak yang berwajib lebih tegas dalam menjalani tugas dan kewajiban dalam menangani kasus seperti ini.
Kejadian harus menjadi pelajaran bersama, dan semoga semua masalah terselesaikan tanpa ada pihak yang dirugikan.***
PLN Siap Sukseskan MXGP di Samota, Usai Sukses di MotoGP
PLN siap sukseskan MXGP, baik infrastruktur kelistrikan dan Sumber Daya Manusia sudah disiapkan untuk gelaran MXGP
MATARAM.lombokjournal.com ~ Kesiapan PLN mendukung event MXGP itu diungkapkan oleh Sudjarwo, General Manager PLN NTB.
Ia menegaskan, PLN siap mendukung semua event nasional maupun internasional yang diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat, baik yang digelar di Pulau Lombok maupun di Pulau Sumbawa.
Setelah sebelumnya PLN sukses menghadirkan listrik tanpa kedip pada perhelatan internasional MotoGP Mandalika, PLN NTB berupaya kembali menyiapkan listrik yang prima pada event internasional Motocross Grand Prix (MXGP), yang akan digelar di Kawasan Samota, Sumbawa Besar pada tanggal 24-26 Juni 2022.
Kawasan Samota, Sumbawa
Kesiapan ini menjawab permohonan dukungan ketersediaan pasokan listrik untuk gelaran akbar tersebut oleh Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah.
Djarwo juga menegaskan, pihaknya melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Sumbawa hingga saat ini terus melakukan koordinasi, baik dengan pelaksana event maupun stakeholder terkait untuk mempersiapkan infrastruktur kelistrikan yang diperlukan selama MXGP berlangsung.
Sementara itu, tahapan yang akan dilewati untuk melistriki MXGP adalah sama dengan tahapan yang diimplementasikan untuk MotoGP.
Survey awal dilakukan untuk menentukan besaran daya listrik yang diperlukan dan juga titik titik lokasi penting yang harus dilistriki.
“Setelah kita mengetahui kebutuhan dan jumlah titiknya, PLN akan bergerak untuk membuat masterplan jaringan dan juga akan menentukan kebutuhan materialnya. Kemudian kita akan mulai membangun jaringan dan insfrastruktur kelistrikan di lokasi,” ujar Djarwo, Selasa (06/04/22).
Kawasan Samota, Sumbawa
Untuk kondisi Sistem Kelistrikan Sumbawa sendiri saat ini masih dalam posisi normal. Total daya mampu sebesar 128,85 MW dengan beban puncak 113,32 MW.
Masih terdapat cadangan daya sebesar 15,53 MW yang dapat dioptimalkan, baik untuk gelaran MXGP ataupun kebutuhan pendukung yang lain.***
Archi Indonesia, Agensi Lokal Penyedia Camping Ground MotoGP
Di tengah keterbatasan akomodasi, Archi Indonesia turut Sukseskan Perhelatan MotoGP Mandalika
MATARAM.lombokjournal.com ~ Animo masyarakat Indonesia melihat langsung gelaran MotoGP Mandalika 2022 membludak. mereka datang dari semua daerah di Indonesia.
Dampaknya, NTB khususnya pulau Lombok sebagai tempat penyelenggaraan acara kekurangan penginapan untuk pengunjung yang datang.
Salah satu cara menyiasati keterbatasan akomodasi tersebut adalah membuat areal camping (camping ground) di Mandalika.
Guna merealisasikan hal itu pemerintah Indonesia menunjuk PT Kelana Nusantara dan Eiger guna merealisasikan kegiatan tersebut.
Areal camping Archi Indonesia
Perusahaan nasional tersebut kemudian menggandeng Archi Indonesia, perusahaan agensi lokal yang fokus di bidang travel dan treking.
Bersama PT Kelana Nusantara, Archi Indonesia menyelenggarakan camping ground di wilayah Mandalika dengan tarif mulai dari 240.000 rupiah hingga 680.000 rupiah.
Dalam praktiknya banyak ‘drama’ terjadi. Tetapi tak menyurutkan tekad Archi Indonesia untuk ambil bagian menyukseskan gelaran internasional tersebut.
Owner Archi Indonesia, Rizki, menyampaikan pihaknya sangat antusias menjadi bagian MotoGP Mandalika. Gelaran internasional yang diyakininya mampu mengembalikan geliat pariwisata NTBke depan.
Animo masyarakat mengunjungi Mandalika harus mendapat atensi khusus, dengan cara menjamin ketersediaan semua sarana penunjang pariwisata. Salah satunya akomodasi.
“Dengan segala keterbatasan Archi Indonesia mengambil peran kecilnya untuk membantu Kelana. Tarif yang diberikan kepada wisatawan untuk menikmati fasilitas di camping ground mulai dari 240.000 rupiah hingga 680.000 rupiah. Semoga Lombok dapat berdampak baik bagi pulihnya perekonomian Indonesia,” kata Rizky.
Dijelaskan, Lombok seperti ‘kaget’ mendapat kepercayaan gelaran internasional. Karenanya fasilitas penunjang belum memadai. Ketersediaan akomodasi alternatif selain akomodasi konvensional mutlak diperlukan.
“Dengan waktu yang bertepatan sebuah perusahaan berkembang di Lombok di bidang agensi travel dan treking orginaizer mendapatkan kesempatannya untuk membantu memberikan solusi kekurangan akomodasi tersebut. Camping ground adalah salah satu solusi alternatif yang diadakan,” jelas Rizki. ***
Pembangunan PLTBm, Ini Keuntungan yang Didapat
Kelanjutan kerjasama NTB-Denmark yaitu pembangunan PLTBm, apakah kelenihan pembangkit listrik ini
MATARAM.lombokjournal.com ~ Tindak lanjut dari kerjasama Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Denmark, akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm).
Sebelum merealisasikan pembangunan PLTBm, Tim Consulting Denmark telah bertemu dengan Gubernur Zulkieflimansyah, Rabu (30/03/22) lalu.
Tim tersebut akan memulai melakukan studi kelayakan atau feasibility study, untuk mengidentifikasi kemampuan dan kapasitas bahan baku (sekam) yang ada di NTB. Sebab untuk membangun pembangkit dimaksud dibutuhkan sekitar 150.000 ton bahan baku (sekam) setiap tahunnya.
Apakah Lombok yang dituju sebagai lokasi pembangunan PLTBm cuku tersedia bahan bahu yang dimaksud, mengingat sekam di Lombok juga dibutuhkan sektor lainnya, seperti pertanian dan beberapa sektor lainnya.
PLTBm
Tim Consulting Denmark tidak ingin mengganggu kapasitas bahan baku yang digunakan oleh masyarakat NTB. Karena itu harus bisa dipastikan detail dan pastinya penghasilan sekam di NTB mencukupi untuk kepentingan pembangkit listrik itu.
Kelebihan PLTBm
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (saat itu), waktu meresmikan PLTBm di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, Selasa (17/09) tahun lalu, menjelaskan kelebihan pembangunan pembangkit listrik tersebut.
BACA JUGA: Kerjasama NTB-Denmark, Studi Kelayakan PLBm Dimulai
Pertama, PLTBm menyediakan energi listrik untuk daerah yang sama sekali belum teraliri listrik. Dengan pembangunan pembangkit ini, Indonesia dapat menambah rasio elektrifikasi nasional
Kedua, PLTBm menjadi salah satu upaya pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT), khususnya tenaga biomassa yang masih belum banyak dikembangkan. Pembangunan inovasi PLTBm ini mampu mewujudkan upaya mengurangi penggunaan BBM dan energi fosil lainnya.
Ketiga, pembangunan PLTBm ini juga bagian pembangunan daerah 3T atau Tertinggal, Terdepan dan Terluar. Pembangunan PLTBm ini menunjukkan, negara hadir di setiap titik wilayah NKRI.
Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa di Kepulauan Mentawai berbahan bakar bambu untuk menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).
PLTBm di Pulau Siberut dengan kapasitas 1.300 kW, sedang di tiga desa, yaitu Saliguma yang diresmikan hari ini, Madobag, dan Matotonan, dengan total kapasitas 700 kW untuk 1.233 Kepala Keluarga.
Potensi penghematan yang akan diperoleh dari PLTBm dibandingkan PLTD adalah Rp 14 miliar per tahun.
Selain penghematan, pendapatan masyarakat juga meningkat dengan adanya pembelian bambu dari kebun masyarakat setempat, dan penyerapan tenaga kerja sebesar Rp 2 miliar per tahun.
Nah, bagaimana dengan rencana pembangunan PLTBm di Lombok, sudahkah mempertimbangkan ha;0ha; uyang fidrbut itu? Kita tunggu, apakah rencana pembangunman PLTBm di Lombok terlaksana, atau akan menghadapi kendala misalnya soal bahan baku. ***
NTB Kerjasama Sister Province dengan Northern Territory of Australia
Gubernur Provinsi NTB menandatangani Letter of Intent (Lol) dengan Pemerintah Northern Territory. Australia
MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menjalin kerjasama Sister Province dengan Provinsi Utara Australia (Northern Territory) dalam bidang pariwisata, pendidikan, industri, perdagangan dan investasi.
Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat penandatanganan Letter of Intent (Lol) antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Northern Territory (NT) secara virtual, di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Senin (28/03/22).
“Alhamdulillah, hari ini menandatangani sister province antara Provinsi NTB dengan Provinsi Australia Utara (Northern Territory of Australia). Kedua provinsi akan saling membantu di area pariwisata, pendidikan, industri, perdagangan dan investasi,” kata Gubernur.
Bang Zul sapaan akrabnya juga mengungkapkan, Pemerintah Provinsi NTB sangat senang dengan adanya kerjasama dalam berbagai bidang dengan Provinsi NT of Australia.
“Kami sangat senang menjalin kerjasama berbagai bidang dengan Northern Territory, semoga ke depannya akan lebih banyak kerjasama lagi,” tambah Bang Zul.
Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia, H.E Penny Williams PSM menyatakan, kerjasama tersebut sangat penting untuk membangun hubungan yang baik antara Pemerintah Provinsi NTB dan Provinsi NT of Australia.
“I am really excited to join this today. This is an important relationship and collaboration between West Nusa Tenggara and Northern Territory (Saya sangat bersemangat untuk bergabung hari ini. Ini adalah hubungan dan kerjasama yang penting antara Nusa Tenggara Barat dan Northern Territory,red).” ungkap H.E Penny Williams.
Turut mendampingi Gubernur NTB dalam penandatanganan LoI tersebut, yaitu Asisten I dan II Setda Provinsi NTB serta beberapa kepala OPD ruang lingkup pemerintah Provinsi NTB. ***
Kayla Mutiara Lombok, Cerita Sukses PLN NTB Bina UKM
Kayla Mutiara Lombok, merupakan salah satu cerita sukses PLN NTB dalam membina UKM, sehingga mampu merambah pasar internasional
MATARAM.lombokjournal.com ~ Sejak tahun 2016, PLN Nusa Tenggara Barat membina 77 UKM di Lombok Barat melalui Rumah Kreatif BUMN (RB).
UKM-UKM binaan PLN tersebut terdiri dari berbagai bidang usaha seperti, Food and Beverages sebanyak 53 persen, kemudian bidang Craft ada 34 persen dan Fashion 7 persen, serta Jasa 6 persen.
Pembinaan itu dilakukan dengan berbagai program pelatihan, mulai dari pemasaran, manajemen keuangan, foto produk, pengelolaan media sosial hingga bagaimana melakukan manajemen pelanggan.
Semua pelatihan ini disiapkan oleh RB Lombok Barat dengan tujuan meningkatkan kapasitas UKM (Usaha Kecil Menengah) di Lombok Barat.
Selain di Kabupaten Lombok Barat, PLN NTB juga membina 5 UKM melalui RB Sumbawa yang mulai beroperasi di awal tahun 2022.
Sebagai salah satu produk andalan Nusa Tenggara Barat, UKM mutiara Lombok mendapat perhatian PLN NTB dalam pembinaan ini, dengan sebab produk unggulan ini mampu menembus pasar nasional maupun internasional.
Salah satu UKM binaan PLN NTB yang kemudian mampu meningkatkan kapasitasnya adalah Kayla Mutiara Lombok yang berlokasi di Jalan Raya Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.
Galeri milik Yulida Samad ini merupakan salah satu mitra binaan yang tergabung dalam Rumah Kreatif BUMN (RB) Lombok Barat.
Dengan omzet hampir mencapai 420 juta per tahun, produk Kayla Mutiara Lombok yang menjadi binaan PLN NTB sejak tahun 2019 ini telah dinikmati oleh pecinta mutiara hingga ke luar negeri, seperti Hong Kong, Dubai, Qatar dan Korea Selatan.
Produknya terdiri dari berbagai jenis mutiara air laut dan mutiara air tawar dan dilengkapi dengan surat serta bersertifikat.
Kesempatan untuk menggelar pameran di Korea Selatan yang difasilitasi oleh PLN NTB tahun 2019 lalu, diakui Yulida Samad, pemilik Kayla Mutiara Lombok sebagai kesempatan pembuka jalan bagi Kayla Mutiara Lombok menuju pasar internasional.
“Saya berterima kasih kepada PLN atas kesempatan yang diberikan di tahun 2019 lalu, yaitu mengikuti pameran di Korea Selatan. Ini membuka jalan untuk Kayla mutiara di pasar internasional,” tutur Yuli.
Yuli mengungkapkan telah banyak mengikuti pelatihan yang diadakan oleh RB Lombok Barat dengan berbagai jenis pelatihan yang diadakan, mulai dari pemasaran, manajemen keuangan, foto produk, pengelolaan media sosial dan juga manajemen pelanggan.
Yuli dengan Kayla Mutiara Lomboknya adalah satu dari cerita sukses PLN NTB membina UKM di Nusa Tenggara Barat.
Refa Purwati, Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PLN NTB mengungkapkan bahwa pembentukan RB Lombok Barat ini sejalan dengan program inisiatif Kementerian BUMN dalam rangka pemberdayaan UKM di daerah masing masing.
Fungsi utama RB Lombok Barat ini sebagai wadah bagi langkah kolaborasi BUMN dalam membentuk Digital Economy Ecosystem melalui pembinaan bagi UKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dari UKM di daerah masing masing.
“Selain keandalan penyediaan listrik, PLN juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan UKM di NTB. Kami berharap, dengan adanya RB Lombok Barat, UKM di Lombok dapat tumbuh dan memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan ekonomi masyarakat di sekitarnya, terutama di NTB pada umumnya,” kata Refa. ***
ITDC Penyetor Pajak Terbesar di Loteng Tahun 2021
Dengan menyetor pajak sebesar ratusan miliar, ITDC tercatat telah memberikan kontribusi terbesar sebagai Wajib Pajak Badan Tahun Pajak 2021
MANDALIKA.lombokjournal.com ~ Penghargaan sebagai Kategori Wajib Pajak Badan dengan Kontribusi Terbesar Tahun Pajak 2021 di Lombok Tengah diraih PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).
ITDC merupakan BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok NTB.
Piagam Penghargaan Wajib Pajak
ITDC tercatat sebagai Wajib Pajak Badan yang telah memberikan kontribusi setoran pajak sebesar lebih dari Rp68,7 Miliar kepada negara pada wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Lombok, NTB pada tahun pajak 2021.
Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro mengucapkan terima kasih kepada KPP Pratama Praya.
“Yang telah memberikan penghargaan ini kepada kami sebagai Wajib Pajak Badan,” kata Bram melalui siaran pers ITC yang diterima lombokjournal.com, Senin (28/03/22).
Bram mengaku bangga dapat meraih penghargaan sebagai badan dengan kontribusi pajak terbesar tahun pajak 2021 untuk wilayah Kabupaten Lombok Tengah.
Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti dari konsistensi ITDC untuk patuh kepada negara dalam kontribusi pajak di semua lini bisnis yang dilaksanakan. Khususnya melalui proyek pengembangan DPSP Mandalika yang akan memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas.
“Berbagai event internasional yang digelar di The Mandalika kami yakini akan semakin meningkatkan nilai jual kawasan kami. Kami berharap kondisi ini dapat mendorong semakin banyak investor yang menanamkan modal dan membuka bisnisnya di The Mandalika,” kata Bram.
Dengan pertumbuhan ekonomi semakin besar, yang pada akhirnya akan meningkatkan kontribusi pajak ITDC kepada negara.
“Kami mohon dukungannya agar pengembangan The Mandalika berjalan lancar dan kami semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara,” kata Bram.
Kawasan The Mandalika
Kontribusi pajak ITDC sebagai BUMN diperoleh dari seluruh pembangunan di Kawasan The Mandalika.
Mulai pembangunan infrastruktur kawasan dan pendukung berupa konstruksi pembangunan jalan, lahan parkir, Sirkuit, serta fasilitas dan amenitas di dalam Kawasan, hingga penyelenggaraan event balap internasional World Superbike pada tahun 2021 (tidak termasuk penjualan tiket).
Penghargaan diberikan kepada ITDC saat acara Pekan Panutan dan Tax Gathering yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah pada Kamis (10/03/22) lalu.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Wakil Bupati Lombok Tengah H. M Nursiah kepada ITDC, melalui Project Support Manager Aulia Rachman.
Ini merupakan kali ketiga ITDC menerima penghargaan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Praya. Sebelumnya telah meraih penghargaan atas Wajib Pajak dengan Kontribusi Signifikan tahun 2017 dan 2020.
Sebagai informasi, Penghargaan Wajib Pajak Badan dengan Kontribusi Terbesar Tahun Pajak 2021 merupakan penghargaan yang diberikan oleh KPP Pratama Praya.
Diberikan kepada badan usaha yang berada di Kabupaten Lombok Tengah, atas kontribusi para wajib pajak melalui pencapaian target terbaik dengan pertimbangan, para wajib pajak tersebut patuh terhadap peraturan perpajakan. ***