Media diajak memberitakan kabar baik, sebab menurut Menkominfo akan ada daya tarik untuk aktivitas berikutnya di NTB.
MANDALIKA.lombokjournal.com ~ Seluruh media diminta memberitakan kabar baik kepada masyarakat, tujuannya agar aktivitas seperti pariwisata, perekonomian dan sport dapat terus berjalan di Provinsi NTB, Minggu (20/03/22).
Seruan itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia, Johnny G Plate dalam konferensi pers
“Saya meminta kepada seluruh media untuk dapat memberitakan kabar baik kepada masyarakat. Sehingga akan ada daya tarik untuk aktivitas berikutnya, ekonomi, sport dapat berjalan baik,” kata Jhony.
Jhony mengatakan, untuk mendukung telekomunikasi di Mandalika, Kominfo mengambil dukungan yang berkaitan dengan menyiapkan tambahan spektrum khusus, yaitu izin penggunaan spektrum sementara.
“Kominfo telah menyiapkan tambahan spektrum, seperti 3.5 Gb maupun 26 Gb untuk yang 5G, juga operator telekomunikasi meminjamkan spektrum 2.3 GB khusus untuk Mandalika,” tuturnya.
“Media center yang telah disiapkan memberikan layanan yang baik bagi awak media dalam melaksanakan pekerjaan, pelaporan, reportase, analisa, pengiriman data dari media center,” ungkapnya.
Dalam konferensi pers itu Menkominfo didampingi Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemkominfo, Septriana Tangkary dan Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy. ***
Kualitas Jaringan di Mandalika Makin Ditingkatkan
Kementerian Kominfo berkomitmen untuk meningkatkan kualitas jaringan telekomunikasi, sehingga kesiapan infrastruktur TIK di area Mandalika
MATARAM.lombokjournal.com ~ Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo) RI berkomitmen agar kualitas jaringan di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin ditingkatkan.
Pernyataan tersebut diungkapkan, Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Kominfo, DR. Ir. Ismail MT dalam konferensi pers bersama para awak media di Ruang Anggrek Kantor Gubernur, Mataram, Sabtu (19/03/22).
Dirjen menyatakan, event MotoGP di Mandalika merupakan momentum tepat untuk seluruh masyarakat NTB menikmati jaringan telekomunikasi/sinyal internet.
Dengan begitu besarnya daya tarik Sirkuit Mandalika secara nasional bahkan internasional hal ini dirasa tepat sebagai ajang mengoptimalkan jaringan telekomunikasi di seluruh daerah NTB.
Dalam kesempatan ini ia juga menjelasakan, kedatangannya ke NTB ini untuk menyelesaikan dua isu yaitu penyelesaian infratruktur TIK di Mandalika dan menuntaskan sinyal lemah dan blankspot di NTB.
Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo, DR. Ir. Ismail MT
“Kami datang ke sini untuk menyelesaikan dua isu yaitu penyelesaian infrastruktur di Sirkuit Mandalika dan menuntaskan sinyal blankspot di NTB” ucapnya.
Untuk infrastruktur TIK di area Sirkuit Mandalika Dirjen SDPPI telah menyiapkan beberapa langkah-langkah kesiapan. Di antaranya ialah terdapat koridor backbone yang mendukung layanan telekomunikasi di Mandalika dan menyiapkan kanal frekuensi yang dapat dimanfaatkan oleh Dorna selaku penanggung jawab event MotoGP.
“Kesiapan infrastuktur TIK di area Mandalika dan sekitarnya saya katakan sudah aman,”ungkap Ismail.
Selanjutnya mengenai penyelesaian masalah sinyal lemah dan blankspot yang berada di wilayah NTB, menurutnya hal ini sudah masuk kebutuhan pokok masyarakat saat ini.
“Hal ini merupakan hal yang penting karena sudah menjadi kebutuhan pokok masayarakat saat ini. Selain itu nantinya titik lemah sinyal dan blankspot akandifollow up,”katanya.
Terkait kerjasama dengan beberapa stakeholders, Ismail mengatakan, akan ditargetkan selesai pada Juli Tahun 2022.
“Terhadap desa sinyal lemah, akan diselesaikan oleh BAKTI dan oleh Telkomsel dengan target penyelesaian pada bulan Juli 2022,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh rencana pembangunan infratruktur jaringan telekomunikasi di NTB ini dan berharap berjalan dengan lancar dan baik.
Pada saat bersamaan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB Dr. Najamuddin Amy, S. Sos., MM mengungkapkan, adalah sebuah ikhtiar dari Dinas Kominfotik NTB dalam hal mengoptimalkan sinyal atau jaringan telekomuikasi di seluruh wilayah NTB.
Dalam hal ini ia mengungkapkan telah menjalin koloborasi dan koordinasi dengan banyak stakeholders demi menyelesaikan masalah terkait blankspot dan lemah sinyal di NTB.
“Alhamdulliah hari ini ada hasilnya di Tahun 2022 titik-titik dimaksud akan di tindaklanjuti,” terangnya. ***
Jaringan Sekolah Islam Terpadu Diajak Bersosial Media
Gubernur Zulkieflimansyah ajak Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSTI) menjangkau ke seluruh dunia
MATARAM.lombokjournal.com ~ Para pengurus Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Wilayah Provinsi NTB diajak memanfaatkan sosial media (Sosmed).
Ajakan itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, agar sekolah dikenal seluruh dunia, tidak hanya dikenal masyarakat Lombok dan Indonesia saja.
Gubernur Zulkieflimansyah
“You Can Reach Everywhere in the World (Anda Dapat Menjangkau Ke Mana Saja di Dunia, red” kata Gubernur Zul saat menjadi keynote speaker dalam acara Seminar Pendidikan dengan tema”Membangun Profesionalisme Guru sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan di Nusa Tenggara Barat”, di LPMP, Sabtu,(19/03/22)
“Sekarang dengan sosial media, anda bisa menyentuh orang-orang di seluruh dunia dengan cara yang fantastis,” ungkapnya.
“Kita diajarkan untuk tidak mengejar jabatan, tetapi hati kita diajarkan untuk penuh keikhlasan dan kerendahan hati, sehingga tugas dia Sebagai pimpinan adalah menghadirkan kebaikan dan kesejahteraan bagi anggotanya,” tuturnya.
Sementara itu, Yuvita Nurma Yuliana, S.Si selaku Ketua JSTI terpilih mengajak kepada seluruh anggota untuk sama – sama saling membantu dan harus lebih kreatif.
“InsyaAllah kami siap untuk melaksanakan amanah jaringan sekolah Islam terpadu Indonesia wilayah NTB sampai 2026, Kita harus lebih kreatif sehingga sekolah – sekolah NTB kita akan lebih berjaya,” ungkapnya. ***
Pemilu 2024 diwarnai fenomena menarik, yakni kuatnya partisipasi politik milenial dengan platform Teknologi 4.0
MATARAM.lombokjournal.com ~ Maraknya berdirinya Partai Partai Baru ditanah air patutlah di apresiasi sebagai salah satu pilar dalam memperkuat demokratisasi.
Selain itu muncul Partai Baru harus dimaknai pula sebagai ajang untuk membentuk karakter kepemimpinan yg tangguh melalui ideologi politik yang dianut.
Seperti diketahui, jelang Pemilu 2024 setidaknya muncul partai baru yg diinisiasi oleh Tokoh Nasional, misalnya Fahri Hamzah menggagas Pembentukan Partai Gelora.
Kemudian Amien Rais dengan Partai Ummat. Kemudian ada pula Partai Rakyat Adil Makmur disingkat PRIMA.
Selain itu ada juga Partai-Partai yang pernah ikut kontestasi seperti Perindo, PSI , dan lain-lain terlihat mulai ‘serius’ menata organisasi dan struktur partai, agar perolehan kursi elektoralnya di Pemilu 2024 bertambah secara signifikatan.
Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 melihat Pesta Demokrasi Rakyat (baca : Pileg/Pilpres) akan diwarnai fenomena yang menarik, menjadi ciri pembeda dari Pemilu periode sebelumnya, yakni kuatnya partisipasi politik rakyat/milenial dengan membawa platform Teknologi 4.0 dalam menyemarakan kontestasi Pemilu 2024.
“Mi6 menduga pada gelaran Pemilu 2024, keterlibatan Anak Muda Milenial dengan menggunakan platform teknologi modern akan mewarnai isu Pemilu 2024 dengan konten branding media agar Pemilu terlihat lebih friendly, ringan dan menghibur,” kata Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH didampingi Kepala Litbang Mi6, drs Zainul Pahmi, M.Pd. melalui Siaran Pers , Sabtu (19/03/22).
Didu sapaan Bambang Mei menggarisbawahi, Pemilu 2024 adalah Epilog Pertarungan Politik yang menyertakan kemajuan IT, sebagai cara mempengaruhi persepsi pemilih yang secara politik belum menentukan pilihan maupun afiliasi politiknya.
“Selain melakukan aksi kampanye turun ke bawah, Pemilu 2024 akan diwarnai oleh sengitnya Perang Udara kaum milenial yang mengadopsi kecanggihan teknologi lewat berbagai platform media untuk menggaet pemilih pemula ,” ujar Didu.
Isu Ikonik dan Modernisasi Teknologi
Didu menilai modernisasi teknologi baru pada gelaran pemilu 2024 harus pula dicermati secara serius oleh kontestan peserta pemilu karena berdampak pada perubahan perilaku dan persepsi politik konstituen.
“Revolusi kecanggihan teknologi masa depan harus dimaknai untuk mempermudah/ meringkas kerja politik yang manual di tingkat basis. Sehingga konstituen pada tingkatan paling grassroots memiliki up date informasi yang sama,” tandasnya.
Terkait keberadaan Partai Baru ataupun Partai Gurem di NTB agar eksistensinya tetap ada dalam persepsi publik, perlu melakukan terobosan-terobosan ataupun mengkreasi isu sosial yang nyata, agar publik dapat merasakan langsung keberadaannya.
“Tantangan besar Partai Baru ataupun Partai Gurem di Pemilu 2024 di mata votters, khususnya pada PemilihTerdidik adalah bagaimana menyakinkan persepsi dan pilihan politiknya tidak ke lain hati parpol lain,” ulas Didu.
Iai menambahkan, perlu ada desain dan strategi politik agar partai baru / partai gurem perlu mensetup ikonik yang menjadi ‘perekat persepsi pemilih.
Sementara itu Kepala Litbang Mi6 , Zainul Pahmi menambahkan secara umum pemilih atau votters terbagi dua yakni Pemilih ideologi yang telah menentukan afiliasi politiknya.
Kedua, Floating Mass atau Massa Mengambang yang secara ideologi tidak memiliki keterikatan dengan afiliasi politik manapun.
Dan Ceruk kategori Floating Mass bisa dilihat dari ketidakpedulian mereka terhadap Pemilu.
“Jika Pemilih ideologi sudah jelas kantong dan pilihan politiknya, maka untuk meraih simpati pemilih yang kategori floating mass ini perlu treatment khusus , salah satunya menggunakan platform tehnologi karena mayoritas pemillih massa mengambang kebanyakan friendly dengan Gadget. Maka cara pendekatannya harus melalui dunia yang digelutinya agar lebih mudah diakses dan dipahami secara simple,” kata Zainul Pahmi.***
Pengurus KONI NTB, Wajib Menang Bidding PON 2028
Tugas dari Gubernur NTB untuk pengurus KONI NTB yang baru, wajib menangkan NTB jadi tuan rumah PON tahun 2028
MATARAM.lombokjournal.com ~ Kehadiran pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI) Provinsi NTB masa bakti 2022 – 2026 diharapkan dapat memenangkan Bidding PON 2028, sehingga NTB dan NTT dapat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).
Harapan itu disampaikan Gubernur NTB,H. Zulkieflimansyah setelah mengikuti Upacara Pengukuhan dan pelantikan KONI Provinsi NTB masa Bakti 2022 -2026 yang berlangsung di Hotel Lombok Raya, Jum’at (18/03/22).
Mori Hanafi (kanan) bersama Gubernur Zul
“Kita berharap agar kita dapat mempertahankan apa yang sudah kita capai kemarin dalam PON sebelumnya, dan semoga kita memenangkan Bidding PON 2028,” tutur Bang Zul .
Dikatakan, bila berhasil meraih Bidding PON 2028, akan banyak infrastruktur yang akan dibangun.
Sehingga dapat terus memberikan semangat bagi para putra putri daerah NTB untuk bisa terus melatih diri menjadi atlet profesional, yang dapat mengharumkan nama Provinsi NTB di kancah Nasional maupun Internasional.
“Karena kalau kita menang jadi tuan rumah semoga infrastruktur akan dibangun, stadion dsn sebagainya dan menambah semangat untuk menjadi tuan rumah,” ungkapnya
Terpilihnya Mori Hanafi sebagai Ketua Umum KONI Provinsi NTB masa bakti 2022 – 2026 yang baru, memberikan semangat dan optimis, KONI NTB bisa meraih Bidding PON 2028.
“Ada tugas berat yaitu Bidding PON yang akan kita ikuti, yaitu pada bulan Mei dan wajib kita menangkan agar sukse NTB menjadi tuan rumah PON pada tahun 2028,” ungkapnya.
Mori mengaku, telah mengundang para Ketua KONI SE – Indonesia untuk dapat memberikan dukungan kepada NTB – NTT agar dapat memenangkan Bidding PON 2028.
“Kita mengundang sebanyak 22 Ketua Umum KONI SE Indonesia, mudah mudahan 22 nya langsung membawa dukungan untuk mendukung NTB – NTT menjadi tuan rumah pada PON 2028 sekaligus untuk menyaksikan MotoGP,” tutur Mori. ***
Nonton MotoGP, Begini Alur Masuk Menuju Lokasi Sirkuit
Alur masuk menuju sirkuit untuk nonton MotoGP diatur sesuai dengan tiket MotoGP, tujuan pengaturan itu untuk meminimalisir kerumunan
MANDALIKA.lombokjournal.com ~ Pengaturan alur masuk penonton menuju lokasi Sirkuit Mandalika Lombok hingga ke lokasi menonton sesuai dengan jenis tiket, sudah diatur pihak penyelenggara.
Pengaturan ini untuk memperlancar alur masuk dan mencegah terjadinya penumpukan penonton.
Selain itu, karena Sirkuit Mandalika merupakan sirkuit baru dan perdana menggelar balapan MotoGP.
Denah penonton
Dan karena sebagian besar dari penonton (yang tidak sempat menonton gelaran World Superbike) di sirkuit ini November 2021 lalu, adalah penonton yang baru pertama kali ke Mandalika.
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group, dalam siaran persnya menetapkan alur masuk penonton/spectators ke Pertamina Mandalika Circuit untuk menyaksikan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2022 pada 18-20 Maret 2022.
Alur masuk penonton ini diatur sesuai dengan tiket MotoGP yang sudah dibeli.
Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kerumunan kendaraan maupun orang yang keluar masuk ke area Sirkuit.
Penonton yang ingin menyaksikan MotoGP 2022 wajib memahami jenis tiket dan lokasi menonton yang sesuai dengan tiket yang dibeli. Tiket yang dibeli secara online maupun offline merupakan e-tiket yang harus ditukarkan menjadi tiket fisik berupa wristband.
Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro mengungkapkan, pemberlakuan flow penonton ini sudah kami diskusikan dengan Dinas Perhubungan NTB dan Polda NTB agar lebih terintegrasi.
Selain untuk meminimalisir jumlah penonton yang terlalu banyak dalam suatu titik, juga untuk mengantarkan penonton sedekat mungkin dengan lokasi Grandstand sesuai tiket yang mereka beli.
Alur masuk dan keluar penonton MotoGP 2022 ke The Mandalika
Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Kepolisian Daerah (Polda) NTB telah menyediakan feeder bus untuk masuk/keluar The Mandalika, dengan enam rute yaitu: Rute Selaparang – The Mandalika, Rute Pelabuhan Kayangan – The Mandalika, Rute Embarkasi Haji – The Mandalika, Rute Zainuddin Abdul Madjid – The Mandalika, Rute Pelabuhan Bangsal – The Mandalika, Rute Pelabuhan Lembar – The Man- dalika, dan Rute Pelabuhan Gili Mas – The Mandalika, serta dan sebaliknya.
ilustrasi – Sirkuit Mandalika / Foto: Ist
Setiap rute akan menyediakan 3 jenis bus dengan stiker berwarna merah, biru dan hijau, yang akan membawa penonton langsung sampai ke Parkir Timur dan Parkir Barat di dalam kawasan The Mandalika.
Penonton diminta untuk memperhatikan dengan seksama tiket yang dimiliki sehingga bisa memilih feeder bus yang tepat.
Feeder Bus Menuju Stiker Merah Parkir Timur – untuk penonton dengan tiket Grandstand zona A, B, C, H.
Sedangkan Stiker Biru Parkir Timur – untuk penonton dengan tiket Grandstand zona D, E, F, G dan General Admission. Stiker Hijau Parkir Barat – untuk penonton dengan tiket Grandstand zona I, J, dan K.
Sementara itu alur penonton yang membawa kendaraan pribadi di samping menyiapkan flow untuk penonton MotoGP yang akan menggunakan kendaraan feeder dari lima rute tersebut, ITDC-MGPA juga mematangkan flow untuk penonton yang ingin membawa kendaraan pribadi.
Para penonton MotoGP 2022 jenis Grandstand dan General Admission akan mendapatkan stiker ken- daraan berwarna merah, biru, hijau yang disiapkan oleh penyelenggara. Sementara untuk penonton MotoGP 2022 tiket VIP Hospitality Suites Premiere Class dan Deluxe Class akan mendapatkan stiker kendaraan berwarna hitam dan abu-abu. Stiker kendaraan ini dapat diambil pada 18-20 Maret 2022 yang berlokasi di Ex-Embarkasi Haji (depan Hotel D’Max, Praya, Lombok Tengah).
Setelah mendapatkan stiker kendaraan tersebut, penonton akan diarahkan untuk menuju salah satu kantong parkir Parkir Barat, Parkir Timur, dan Parkir di area Sirkuit yang tersebar di 16 titik tergantung ketentuan tiket masing-masing penonton.
Kantong-kantong parkir ini dapat menampung sebanyak 8.900 kendaraan roda empat dan 3.000 kendaraan roda dua.
Adapun alur masuk penonton tiket Grandstand dan General Admission. Untuk semua tiket jenis Grandstand dan General Admission, penukaran e-tiket bisa dilakukan sejak 16 dan 17 Maret di Ex Bandara Selaparang, Mataram.
Penukaran lebih dulu ini sangat dianjurkan untuk menghindari antrian panjang, yang tentunya akan meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung.
Pada hari balapan tanggal 18-20 Maret 2022, penonton juga dapat menukarkan tiket di loket tiket yang dibuka di Parkir Barat (area Bazaar Mandalika) dan Parkir Timur (area Tanjung Aan).
Setelah mendapatkan wristband, penonton diwajibkan untuk menaiki shuttle bus yang merupakan transportasi dalam kawasan untuk mengantar ke pintu masuk Sirkuit, sesuai dengan lokasi Grandstand. Bagi penonton yang membeli tiket Grandstand zona A, B, C, dan H bisa menaiki shuttle bus dengan stiker merah dari Parkir Timur. Pembeli tiket pada zona ini akan diantarkan masuk hingga Pintu/Gate satu.
Bagi penonton Grandstand zona D, E, F, dan G dan General Admission bisa menaiki shuttle berstiker biru dan diantarkan hingga Gate dua. Sedangkan, penonton dengan tiket Grandstand I, J dan K dapat menggunakan shuttle bus berstiker hijau dan diantarkan untuk memasuki gate tiga.
Dari masing-masing gate ini, penonton tinggal berjalan kaki menuju area grandstand masing-masing.
Shuttle Bus Menuju;
Stiker Merah Gate Satu – untuk penonton dengan tiket Grandstand zona A, B, C, H.
Stiker Biru Gate Dua – untuk penonton dengan tiket Grandstand zona D, E, F, G dan General Admission
Stiker Hijau Gate Tiga – untuk penonton dengan tiket Grandstand zona I, J, dan K.
Rencana Penyekatan
Disamping upaya pengurangan kerumunan melalui filter pengunjung, Dishub bersama Polda NTB juga akan menyiapkan area posko penyekatan di 15 titik yang tersebar di dalam dan luar kawasan. Penyekatan ini akan dilakukan kepada pengunjung yang tidak berkepentingan di area The Mandalika, seperti bukan penonton MotoGP 2022, bukan pengunjung side dan site event di Kawasan The Mandalika, dan bukan masyarakat lokal yang tinggal di area Kawasan The Mandalika.
Apabila penonton yang menggunakan kendaraan pribadi dan tidak memiliki stiker kendaraan sesuai dengan ketentuan, akan disekat di titik-titik yang telah ditentukan oleh Dishub dan Polda NTB ***
MotoGP 2022, Selamat Tinggal Blank Spot di Lombok
Peningkatan jaringan telekomunikasi di Lombok menjadi lebih baik, merupakan berkah dari balapan MotoGP
MANDALIKA.lombokjournal.com ~ Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI melakukan peningkatan kualitas jaringan atau optimasi sebanyak 16 titik lemah sinyal di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Peningkatan kualitas jaringan itu untuk mendukung kesuksesan event internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia yang digelar 18-20 Maret 2022,
Hal ini sudah menjadi komitmen dari upaya Kominfo RI dalam menyediakan serangkaian infrastruktur jaringan telekomunikasi yang berkualitas.
Termasuk pula fasilitas media center bagi ratusan jurnalis yang melakukan peliputan di Sirkuit Mandalika.
“Titik-titik lemah sinyal di Pulau Lombok akan mendapatkan optimasi terkait hal itu,” kata Kepala Dinas Kominfo dan Statistik (Kadis Kominfotik) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Najamuddin Amy, Jumat (18/03/22).
Secara intensif pihak Kementerian Kominfo RI telah menggelar serangkaian koordinasi dengan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.
Peningkatan optimasi jaringan telekomunikasi itu, telah dimulai dari beberapa waktu yang lalu. Salah satunya dari pihak PT Telkomsel yang telah meningkatkan jaringan telekomunikasi yang berkualitas tersebut ke seluruh pelosok Pulau Lombok.
Ini sekaligus sebagai bentuk dukungan penuh dalam pelayanan telekomunikasi sehingga dapat dipastikan akses jaringan telekomunikasi di kawasan Mandalika khususnya dapat berjalan dengan baik ke depan.
“Pekan lalu, sudah dilakukan optimasi oleh PT Telkomsel, karena itu jaringan 5G di Sirkuit Mandalika sangat optimal. Semua jaringan telekomunikasi yang disediakan, sudah dipersiapkan secara matang oleh berbagai pihak,” ujar Najam.
Peningkatan jaringan telekomunikasi di Pulau Lombok pada umumnya yang telah menjadi lebih baik, merupakan berkah dari ajang balapan MotoGP.
Serangkaian pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi yang dimulai pada 2019 ini, telah menghilangkan area blank spot sinyal. Selamat tinggal blank spot di Lombok, jaringan komunikasi semakin kuat.
Dari sejak itu pula, fiber optik telah dipersiapkan oleh Kominfo untuk meningkatkan kualitas jaringan telekomunikasi. Kemudian, ada combat mobile base transceiver station yang akan mendukung penyediaan jaringan telekomunikasi berkualitas. ***
Sains dan Teknologi, Kunci Pembangunan Daerah
Gubernur Zulkieflimansyah berharap, seluruh elemen pelajar mempelajari sains dan teknologi
LOBAR.lombokjournal.com ~ Sains dan Teknologi merupakan salah satu elemen kunci pembangunan daerah.
“Ini merupakan hal yang sederhana dimana keseharian telah kita lakukan misalnya bagaimana cara kita melakukan inovasi sehingga produktivitas kita meningkat,” terang Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.
Ia mengatakan itu pada pembukaan Gelar NTB Inovtek Expo Tahun 2022 di Halaman Kantor Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB, Lombok Barat, Jum’at (18/03/22).
Menurut Bang Zul sapaan gubernur hadir sebagai upaya untuk mensukseskan program Presiden yaitu Science Techno Park.
Dalam program tersebut Presiden menargetkan hadirnya 100 Science Techno Park di seluruh Indonesia.
“Di NTB kami bangga terdapat 2 Science Techno Park dan sudah berjalan sesuai fungsinya,” ujar Bang Zul dihadapan Menkop UMKM, Teten Masduki.
Ia ingin memberikan rasa nyaman terhadap para pelaku industri dan pengusaha di NTB.
“Sebenarnya banyak pelaku industri atau pengusaha datang kepada saya ingin bekerja sama dengan NTB. Saya hanya memberikan satu syarat yaitu mau memproduksi di NTB,” ucapnya.
Menurutnya, terdapat cost of learning atau biaya pembelajaran di saat para pelaku industrialis atau pengusaha ini bekerjasama dengan NTB.
Dampak jangka panjangnya akan diterima oleh masyarakat NTB ke depan.
Gubernur Zul berharap BRIDA akan menjadi wadah inspirasi untuk seluruh pelajar baik itu SMA, SMK, Pondok Pesantren dan Universitas untuk mempelajari mengenai sains dan teknologisecara sederhana.***
Event MotoGP, Era Baru bagi Kebangkitan UMKM
Event MotoGP Mandalika 2022 merupakan momentum bagi UMKM untuk bangkit dengan tatanan ekonomi baru pasca pandemi
MANDALIKA.lombokjournal.com ~Selama digelarnya MotoGP Mandalika 2022, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI memastikan keterlibatan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dengan memberikan ruang mulai dari airport (Bandara Internasional Lombok) hingga ke venue (lokasi) kegiatan.
Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI mengungkapkan, sektor ekonomi kreatif memang menjadi salah satu yang diperhatikan selama even ini berlangsung, guna mendorong lahirnya lahan-lahan usaha baru.
Menparekraf Sandiaga Uno
Menurutnya, event MotoGP Mandalika 2022 ini sekaligus merupakan momentum bagi tatanan ekonomi baru pasca pandemi, yang sempat membuat UMKM berada pada posisi yang sangat sulit, bahkan untuk bertahan hidup.
“Ini momentum bagi tatanan ekonomi baru pasca pandemi,” ungkap Sandiaga.
Ia mengungkapkannya dalam konferensi pers di Media Center Indonesia MotoGP Mandalika 2022, Jumat (18/03/22).
Sport tourism yang dihadirkan di Sirkuit Mandalika ini memiliki daya ungkit luar biasa bagi bangkitnya ekonomi, setelah dihantam pandemi Covid 19 selama dua tahun sebelum ini.
Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio, dalam kesempatan yang sama menambahkan, event ini juga merupakan era baru bagi kebangkitan UMKM, sehingga ke depan akan semakin ditata menjadi lebih baik lagi.
“Ini harus terus bergulir. Kita masuk era baru UMKM. Besok akan lebih rapi lagi agar semakin banyak yang tertarik datang ke Lombok,” ujarnya.
Ini tidak mudah memang, namun harapannya ini bisa memberi peluang untuk UMKM naik kelas.
Kabar baik diungkap Sandiaga adalah bahwa omzet yang diperoleh UMKM sekarang (selama event) berlangsung bisa sama dengan omzet selama 2 tahun berada dalam keadaan sulit di masa pandemi.
“Dari 300 UMKM yang visual telah menembus angka transaksi Rp 1,2 Milyar. Ini akan memacu perubahan mendasar untuk menuju ekonomi baru,” kata Sandiaga yang juga sebagai Ketua panitia pendukung MotoGP Mandalika 2022.
Dari sini pengembangan ekonomi dilakukan secara bertahap, berkelanjutan dan meningkat, dengan melibatkan semua pihak.
Momentum yang disaksikan 400 juta mata, disiarkan di 200 negara dengan 200 stasiun TV ini bukan hanya untuk menonton MoToGP melainkan juga untuk pengembangan ekonomi yang berkeadilan.
Yang keberpihakannya pada kesejahteraan masyarakat secara umum.
Penonton MotoGP Mandalika 2022 yang disaksikan masyarakat dunia ini akan melihat keindahan Lombok dan Indonesia. Jelas event ini pertaruhkan wajah Indonesia di mata dunia.
Sandiaga berharap dalam dua hari ke depan (event MotoGP), akan terbukti kerja keras selama dua tahun menyiapkannya bisa memberikan hasil positif bagi masyarakat Indonesia.***
Mandalika Diharapkan Tak Hanya Terkenal dengan Sirkuitnya
Gubernur Zulkieflimansyah menyampaikan harapan Presiden Jokowi, Mandalika dikenal hanya menjadi sirkuit terindah di dunia
MATARAM.lombokjournal.com ~ Mandalika jangan hanya dikenal memiliki salah satu sirkuit terindah di dunia untuk berbagai ajang otomotif dunia.
Namun, keindahan eksotisme lingkungan Mandalika juga harus bisa menawan hati wisatawan yang berkunjung.
Harapan itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat melakukan wawancara bersama TV One, Jum’at (18/03/22) pagi.
“Pak Presiden ingin Mandalika ini bukan hanya menjadi sirkuit terindah di dunia. Diharapkan lingkungan yang melingkupinya juga harus memberikan yang terbaik untuknya. Sehingga destinasi terindah itu betul-betul menjadi nyata di Lombok Nusa Tenggara Barat ini,” jelas Bang Zul sapaan gubernur.
Sebelumnya, dalam acara Editorial Media Indonesia di Metro TV, Bang Zul juga menjelaskan Mandalika juga merupakan sebuah kawasan pariwisata dengan segala eksotisme alaminya yang memikat.
Terlebih Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014 untuk menjadi KEK Pariwisata.
Sehingga, melalui event-event otomotif internasional yang digelar seperti WSBK, Asian Talent Cup, MotoGP, dan event-event yang akan digelar di kemudian hari, menjadi ajang promosi secara tidak langsung Mandalika dan Lombok NTB pada umumnya.
Suksesnya country branding Mandalikamelalui berbagai event otomotif yang telah dan akan dilaksanakan di Sirkuit Mandalika, diharapkan Gubernur mampu terus mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Terlebih dengan akan ditambahkannya berbagai penerbangan langsung ke Lombok, diharapkan roda perekonomian di Mandalika bisa terus berputar.
“Dengan hadirnya MotoGP event besar seperti WSBK, Asian Talent Cup, MotoGP, penerbangan menjadi ramai, kemudian restoran penuh, kemudian hotel semuanya bergerak. Bisa dibayangkan apalagi nanti ketika penerbangan langsung ke Lombok sudah dibuka akan lebih banyak yang berkunjung,” tuturnya. ***