Partai Gerindra Ganti Wakil Ketua DPRD NTB Hasil Kalkulasi Rasional

Partai Gerindra memberikan ruang Mori Hanafi untuk konsentrasi sebagai Ketua KONI dan Ketua Asprov PSSI NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra H. Bambang Kristiono, SE (HBK) angkat bicara terkait pergantian posisi Wakil Ketua DPRD Prov. NTB dari Mori Hanafi ke Naufar Furqoni Farinduan yang saat ini menjabat Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Prov. NTB.

HBK memastikan, pergantian tersebut murni untuk kepentingan organisasi. Sehingga sangat jauh dari intrik-intrik apalagi persoalan-persoalan yang bersifat pribadi seperti yang dispekulasikan segelintir kalangan.

Partai Gerindra tetap solid

“Tentu saja pergantian ini diputuskan setelah dievaluasi, dipertimbangkan, dan dikalkulasi dengan sangat matang dan rasional,” tandas HBK lewat sambungan telephone, Kamis, (21/04/22).

Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok ini menegaskan, Pileg dan Pilpres 2024 adalah agenda besar Partai yang sangat krusial dan menentukan. 

Karena itu, diperlukan partisipasi aktif dan keikut-sertaan kader-kader Partai yang akan berkonsentrasi penuh dan bekerja total dalam pelaksanaannya. 

BACA JUGA: Pergantian Wakil Ketua DPRD NTB, HBK Anggap Biasa Saja

Hanya dengan cara itulah, Partai Gerindra diharapkan mampu mempertahankan dan sekaligus meningkatkan perolehan suaranya.

“Langkah yang diambil Partai Gerindra ini juga dimaksudkan untuk memberikan ruang, napas, serta waktu kepada sdr. Mori Hanafi untuk bekerja all out dan mengonsentrasikan dirinya sebagai Ketua KONI dan juga Ketua Asprov PSSI NTB,” kata HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menilai, dua organisasi olahraga tersebut tentu saja tidak bisa dikelola secara amatiran atau asal-asalan. 

Mengingat di dalamnya tersemat agenda besar olahraga yang hendak dicapai Pemprov NTB, khususnya dalam event besar PON 2027 dimana NTB mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama NTT.

“Kita justru sedang memberikan dorongan yang kuat kepada sdr. Mori Hanafi untuk bekerja all out dan sungguh-sungguh dalam memimpin dan mengembangkan dunia olahraga NTB,” tandas HBK.

Karena itu, apa pun pendapat, persepsi, dan pikiran khalayak ramai tentang proses pergantian ini, yang pasti, kata HBK, keputusan tersebut sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi. 

Sebab, pergantian tersebut adalah urusan internal Partai Gerindra, dan menjadi wewenang penuh pimpinan kolektif Partai di DPP Partai Gerindra.

“Yang saya pahami, terpilihnya sdr. Mori Hanafi sebagai Ketua Asprov PSSI NTB maupun Ketua KONI NTB itu karena kapasitas dirinya sebagai profesional yang sangat mencintai dunia olahraga. Tidak semata-mata karena jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Prov. NTB. Jadi, adalah hal yang sangat membingungkan bagi diri saya, apabila pergantian tersebut kemudian dipolemikan kesana kemari,” ujar HBK.

Ditegaskan HBK, pergantian posisi jabatan dalam sebuah organisasi seperti halnya yang terjadi di Partai Gerindra pada saat ini adalah hal yang biasa. 

Hal tersebut juga memberi gambaran kepada publik bahwa setiap kader Partai memiliki peluang dan kesempatan yang sama dalam mengembangkan potensi dirinya. 

Tidak ada yang istimewa. Apalagi yang diistimewakan. Sebab, ukurannya jelas yaitu profesionalisme, kinerja, dan kesetiaan. 

Itu sebabnya, dinamika seperti pergantian jabatan seperti ini akan terus berlangsung, dan bukan sesuatu yang tabu dilakukan dalam proses regenerasi dan penyegaran

Partai Gerinda bahkan akan terus mengembangkan proses kompetisi yang sehat sejalan dengan aktualisasi dirinya sebagai Partai modern. 

Sehingga tidak ada jaminan bagi siapapun untuk mengisi sebuah jabatan selamanya.

BACA JUGA: LKPJ 2021, Gubernur NTB Sampaikan Beragam Prestasi

Dengan tingkat kedewasaan yang telah semakin matang, HBK yakin dan percaya, bahwa seluruh kader Partai akan mampu menyesuaikan dirinya dengan sangat cepat dalam menghadapi setiap dinamika yang timbul.

Karena itu, HBK menegaskan, segera setelah SK pergantian diproses sebagaimana aturan yang berlaku, supaya diberikan kesempatan kepada pejabat baru untuk bekerja keras dan menunjukkan dedikasi, serta kinerjanya kepada masyarakat NTB.

“Sebagai pimpinan Partai, tentu saja saya berkewajiban untuk terus merawat, menjaga soliditas dan kekompakan, dengan terus memberikan dorongan yang kuat kepada seluruh elemen Partai untuk selalu menempatkan kepentingan Partai di atas kepentingan yang lain-lain,” kata HBK menegaskan.

Prioritas utama Partai Gerinda saat ini memastikan, pada Pemilu 2024, Partai Gerindra NTB tidak hanya mampu sebagai pemenang dalam perolehan suara. 

Tetapi juga mampu menempatkan kader terbaiknya menjadi pimpinan puncak di DPRD Prov. NTB.

Terima Kasih dan Penghargaan Tinggi

Pada kesempatan yang sama, HBK juga menegaskan, semua kader Partai Gerindra sangat solid dan berada dalam komandonya. 

Tidak ada perseteruan pribadi, perselisihan pribadi, apalagi kemudian dikait-kaitkan dengan Lombok FC, klub sepakbola profesional yang digagas HBK untuk mewadahi karir profesional talenta-talenta sepakbola terbaik di Bumi Gora.

“Publik bahkan bisa melihat dan membuktikan sendiri. Begitu perhelatan Liga 3 NTB selesai dilaksanakan, sdr. Mori Hanafi kemudian diangkat dan dipercaya sebagai salah satu elit Partai Gerindra NTB,” kata HBK.

Dalam kepengurusan DPD Partai Gerindra NTB periode lima tahun ke depan, Mori Hanafi menjabat sebagai Bendahara, jabatan yang sangat strategis dalam struktur kepengurusan Partai, diluar posisi Ketua dan Sekretaris. 

Komunikasi Mori Hanafi dengan HBK pun sesungguhnya berjalan dengan sangat baik dan tidak pernah terputus. 

Tetap berlangsung hangat dan penuh kekeluargaanDalam banyak kesemaptan, Mori pun memastikan hal tersebut berulang-ulang.

Karena itu, secara khusus, HBK pun menyampaikan ucapan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala prestasi, kinerja, dan dedikasi Mori Hanafi selama ini. 

HBK sangat yakin, Mori Hanafi akan mampu membawa dunia olahraga NTB mencapai prestasi yang setinggi-tingginya.

“Kita semua akan memberikan dukungan penuh kepada sdr. Mori Hanafi untuk membawa dunia olahraga NTB  ke posisi puncaknya,” kata HBK.

HBK memastikan, seluruh kader Partai Gerindra NTB, termasuk dirinya, akan solid dalam satu barisan bersama Mori Hanafi untuk menjadikan dunia olahraga NTB dihormati dan disegani daerah-daerah lain.

HBK menyatakan bangga memiliki kader yang hebat seperti Mori Hanafi, dan memastikan bahwa karir yang bersangkutan akan tetap cemerlang di Partai Gerindra.

“Dia adalah adik, anak didik dan asset penting saya di Partai Gerindra NTB. Saya berkewajiban untuk terus melindungi kariernya tetap terjaga. Dan tolong jangan terus distigmatisasikan, bahwa pada setiap pergantian pengurus ataupun jabatan di internal Partai Gerindra, seolah-olah, karena para kader itu bersetru dengan HBK, keliru itu” tutup HBK tegas.***

 

 




Wagub NTB Harapkan LMND Bantu Program Pemerintah

Kegiatan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) diminta Wagub NTB selaras dengan program pemerintah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kehadiran Organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Mataram diharapkan dapat berkontribusi dalam membantu program-program Pemerintah.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat menerima audiensi LMND Kota Mataram di ruang kerjanya, Rabu (20/04/22).

“Mudah-mudahan bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan selaras dengan program pemerintah,” kata Wagub.

BACA JUGA: Jelang MXGP Sampta, Pelabuhan Badas Segera Dibenahi

Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB ini juga menyampaikan bahwa dengan adanya Liga Mahasiswa tersebut akan menjadikan mahasiswa lebih produktif. 

“Semoga lancar semua kegiatannya. Tentunya kita berharap bagaimana supaya mahasiswa ini semakin produktif di era perkembangan digital,” tambah Ummi Rohmi.

LMND sendiri merupakan salah satu organisasi progresif di kalangan mahasiswa. LMND memposisikan diri sebagai anti-kapitalisme dengan sebuah tatanan yang lebih demokratis, lebih humanis, dan ekologis. 

Hal inilah menjadi nafas dalam azas perjuangan LMND, yakni Pancasila.

Turut mendampingi Wagub pada audiensi tersebut, yaitu Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, Drs. Sahnan, M.Pd. ***

BACA JUGA: Sistem Informasi Desa, Wujud Tranformasi Digital di NTB

 




Sistem Informasi Desa Wujud Transformasi Digital di NTB

Kadis Kominfotik mengatakan, sistem informasi desa memiliki banyak peran dan fungsi positif untuk kemajuan daerah NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sistem Informasi Desa (SID) merupakan salah satu program dan wujud nyata pengimplementasian transformasi digital di Provinsi NTB. 

Program  ini pula ditunggu dan didambakan oleh seluruh Dinas Komunikasi Informatika dan Statsitik se-NTB.

Mengimplementasikan sistem informasi desa
Kepala Bappedda dan Kadiskominfotik NTB

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Najamuddin Amy, saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Implementasi Sistem Informasi Desa (SID) untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah di ruang rapat Geopark Bappeda Provinsi NTB, Rabu (20/04/22).

Dikatakan, SID sendiri memiliki banyak peran dan fungsi positif untuk kemajuan daerah NTB. Salah satu contohnya adalah Website Desa.

“Di era digital saat ini website sangatlah penting. Dengan adanya Website di setiap desa hal ini akan menjadikan etalase sekaligus jendela bagi dunia untuk melihat potensi-potensi  yang dimiliki oleh desa seluruh Provinsi NTB,” ucapnya.

BACA JUGA: Bulan Ramadhan Anak NTB Diajak Perbanyak Amal Ibadah

Najam menjelaskan, terdapat pula  tantangan dalam mengimplemntasikan SID di NTB. mulai dari blankspot, komitmen, SDM  hingga teknisnya. 

Namun hal ini sudah dapat diatasi, salah satunya mengenai blankspot.

“Saat ini kami telah diberikan 85 titik BTS baru serta optimasi layanan lemah sinyal di seluruh NTB. Pastinya hal ini akan mendukung terwujudnya program SID,” terang Doktor Najam.

Kepala Bappeda Provinsi NTB, H. Iswandi menyampaikan, SID adalah proses dan aplikasi yang berbasis computer, mengelola layanan publik dan layanan informasi publik kantor desa, serta mendukung fungsi dan tugas kantor desa, termasuk administrasi kependudukan, anggaran hingga perencanaan.

“Banyak hal diuntungkan dengan pengimplementasian SID ini, Insyaallah apa yang kita rencanakan terwujud,” ungkapnya.

Iswandi berharap, dengan terwuudnya SID ini akan memiliki peran dan manfaat yang positif juga dapat meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah.

sistem informasi desa berdampak positif

“Kami berharap nantinya kantor desa lebih efisien dan efektif, pemerintah desa lebih transparan, akuntabel dan layanan publiknya jauh lebih baik. Dengan begitu, warga desa juga akan mendapatkan dampaknya,” tutur Iswandi.

Kegiatan ini dihadiri perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi  maupun Kabupaten/Kota di NTB baik secara luring maupun daring. ***

BACA JUGA: Posyandu Keluarga di NTB Sudah 100 persen

 




Bulan Ramadhan, Anak NTB Diajak Perbanyak Amal Ibadah 

Di bulan Ramadhan, Bunda Niken ajak anak NTB perbanyak amal ibadah 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dengan memperbanyak amal ibadah di bulan Ramadhan maka akan melapangkan jalan menuju rahmat Alloh SWT. 

Kalimat motivasi itu diucapkan Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial  (LKKS) NTB Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Selasa (19/04/22) di Pondok Pesantren Nahdlatul Mujahidin NW Jempong, Ampenan.

Saat itu Hj. Niken menyerahkan bantuan bagi Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhu’afa warga binaan Panti Asuhan NW Jempong. 

Ajak perbanyak amal ibadah di bulan Ramadgan
Bunda Niken serahkan bantuan untuk anak yatim

“Jangan berkecil hati, anak anak disini dan kita semua masih punya usia mengerjakan amal ibadah sebagai bekal di akhirat nanti,” ujar Bunda Niken. 

Berbeda dari tahun sebelumnya, penyerahan bantuan sembako di setiap panti asuhan diisi pula dengan ceramah motivasi. 

Dijelaskan, dalam rangkaian program bulan peduli sosial yang digelar LKKS NTB, Baznas NTB, Dinas Sosial NTB, dan Lombok Post, seperti dikatakan Bunda Niken, merupakan pertanggungjawaban atas bantuan dan sumbangan dari para donatur untuk disalurkan.

BACA JUGA: Posyandu Keluarga di NTB Sudah 100 persen

Bantuan ini sangat membantu masyarakat keluarga tidak mampu, miskin, lanjut usia, penyandang disabilitas, dan yatim piatu. 

Di kota Mataram, LKKS NTB juga bekerjasama dengan Pemkot Mataram, LKKS dan lainnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Bulan Peduli Sosial, Hj Nurbaiti menjelaskan, sumbangan dari pengusaha, perbankan, BUMN, BUMD, karyawan/karyawati dinas/instansi dan lainnya.  

“Sampai hari ini sudah terkumpul paket sembako sebanyak 2.360 paket, beras tiga ton 250 kilogram dan uang tunai 33 juta enampuluh ribu rupiah,” jelasnya. 

Program bulan peduli sosial tahun ini ditargetkan terkumpul uang sekitar Rp 125 juta dan 5 ribu paket kebutuhan pokok agar lebih banyak lagi masyarakat yang merasakan manfaat bantuan tersebut. 

Di bulan Ramadhan, diharapkan lebih banyak yang mendapat bantuan

Untuk jadwal penyaluran akan dilakukan pada minggu kedua bulan April dengan lokasi di Kota Mataram. 

BACA JUGA: Jelang MXGP Samota, Pelabuhan Badas Segera Dibenahi

Selanjutnya bantuan disalurkan pada minggu ketiga dan keempat di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Lombok Utara hingga pulau Sumbawa.***

 




Posyandu Keluarga di NTB Sudah 100 Persen 

Wagub NTB apresiasi komitmen Kesehatan di Kab/Kota, sehingga  semua posyandu sudah menjadi Posyandu Keluarga

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengapresiasi seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTB yang berkomitmen pada bidang kesehatan, terutama melalui Posyandu Keluarga berbasis dusun. 

Hal tersebut disampaikan Wagub NTB saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) yang berlangsung mulai dari 18 hingga 20 April 2022 bertempat di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Selasa (19/04/22).

Wagub bicarakan Posyandu Keluarga dalam Rakerkesda

“Alhamdulillah seluruh Kabupaten/Kota memiliki komitmen yang luar biasa terhadap kesehatan. Patut kita syukuri, 100 persen  posyandu yang ada di NTB sudah menjadi posyandu keluarga,” ungkap Wagub.

Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB juga mengingatkan, mulai dari pemerintah tingkat desa, kabupaten sampai provinsi harus berbagi tugas agar posyandu keluarga di tiap-tiap dusun benar-benar menjadi pusat edukasi bagi masyarakat.

BACA JUGA: Pekerja Migran Diminta Berdayakan Ekonomi Keluarga 

“Masing-masing kita memiliki tugas-tugas yang insya Allah kalau kita fokus dengan tugas kita, ini akan berjalan dengan baik. Tinggal bagaimana pembagian tugas kita laksanakan dengan baik, dan semua yang harus kita laksanakan itu bisa terlaksana dengan baik. Sehingga akan tercipta posyandu keluarga yang betul-betul menjadi pusat edukasi berbasis dusun,” jelas Ummi Rohmi.

Terakhir, Ummi Rohmi berharap, dengan adanya Posyandu Keluarga, tidak hanya permasalahan kesehatan yang dapat ditangani, tetapi juga berbagai masalah sosial lainnya.

“InsyaAllah, melalui posyandu keluarga, tidak hanya permasalahan kesehatan dapat tertangani, namun juga masalah sosial,”

Turut hadir dalam Rakerkesda tersebut, yaitu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, perwakilan BKKBN Provinsi NTB, serta peserta rapat dari 10 Kab/Kota se-NTB. ***

BACA JUGA: RTG di Lombok Utara Terealisasi 100 Persen

 

 




RTG di Lombok Utara Terealisasi 100 Persen

BNPB Tak Memperpanjang Masa Transisi Penyelesaian RTG di 7 Kabupaten/Kota

TANJUNG.lombokjournal.com ~  Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Lombok Utara (KLU), H. M. Zaldy Rahadian, S.T., mengatakan, kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah akibat bencana gempa bumi tahun 2018 lalu, telah rampung sepenuhnya.

Kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi ruma tahan gempa (RTG) yang dimulai dari Agustus 2018 dan berakhir Maret 2022, sudah terealisasi 100 persen.

Progres fisik dan keuangan di KLU RAMPUNG

”Alhamdulillah saat ini progres fisik dan keuangan sudah 100 persen,” tutur Zaldy Rahadian saat dii temui di ruang kerjanya, Selasa (19/04/22).

Menurut Zaldy, RTG yang telah dibangun sebanyak 229.994 unit, berdasarkan review dari Inspektorat Utama BNPB. Terakhir di Di KLU sebelumnya menyisakan 12.616 RTG. 

BACA JUGA: Safari Ramadhan, Ajang Silaturahmi dan Serap Aspirasi

Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.081 RTG atau sekitar 96 persen sudah tuntas dibangun. Jumlah ini berdasarkan data pendebetan dana ke kelompok masyarakat (pokmas).

Zaldy menjelaskan, rampungnnya RTG khususnya di Kabupaten Lombok Utara (KLU) tak lepas dari sinergi yang luar biasa dari seluruh pihak. 

Seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan RTG, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), jajaran TNI – Polri, termasuk fasilitator RTG dan masyarakat hingga jajaran yang sudah dengan baik mengawal pembangunan RTG dari awal hingga akhir.

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengapresiasi seluruh pihak, yang telah bersama-sama menuntaskan pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) di tujuh kabupaten/kota terdampak gempa. 

”Pekerjaan yang berat, namun bisa tuntas 100 persen,” kata Zaldi, meniru ucapan Gubernur Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Pekerja Migran Didorong Berdayakan Ekonomi Keluarga

Dan dijelaskan, sesuai Keputusan Gubernur NTB, BNPB tidak lagi memperpanjang masa transisi penyelesaian pembangunan RTG.***

 




Safari Ramadhan, Ajang Silaturahmi Juga Serap Aspirasi 

Saat melakukan Safari Ramadhan, Bupati Djohan menyinggung dua bencana di Lombok Utara, bencana gempa bumi dan pandemi Covid-19 yang berdampak di semua sektor

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Safari Ramadhan Tim I Pemda  Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang dipimpin oleh Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu SH, berlangsung di Masjid As-Sabirin Dusun Busur Desa Rempek Darussalam, Senin (18/04/22). 

Bupati Djohan di hadapan jama’ah Masjid As-Sabirin mengatakan, tragedi dua bencana besar telah melanda daerah yaitu gempa bumi 2018 yang meluluhlantakkan rumah dan fasilitas umum di KLU yang sampai sekarang pembangunannya belum tuntas. 

Selain itu bencana non alam Pandemi Covid-19 di tahun 2020 yang hingga kini masih berdampak pada semua sektor kehidupan di daerah, seperti pendapatan daerah menurun drastis dan akibat-akibat yang lainnya.

Bupati menyampaikan bantuan saat Safari Ramadhan

“Saya merasa lebih berat menjadi Kepala Daerah sekarang ketimbang yang dulu, namun berkat dukungan dan kekompakan masyarakat sedikit demi sedikit persoalan yang ada bisa kita tuntaskan,” ujarnya.

Dalam mewujudkan percepatan pembangunan daerah, pihaknya telah menyusun perencanaan pembangunan baik saat ini maupun beberapa tahun mendatang.

Lebih lanjut dikatakan, suksesnya 10 Desa Pemekaran di KLU menjadi definitif memotivasi beberapa desa yang lain mengusulkan diri untuk mekar.

“Ada sekitar 25 desa baru yang menginginkan pemekaran,” jelasnya.

BACA JUGA: Gelar Budaya Nusantara 2022 Akan Berlangsung di NTB

Dana yang dikelola oleh Pemerintah Desa saat ini begitu besar seperti di Desa Rempek Darussalam 2,8 M.

 Suatu angka yang lebih besar dari dana yang dikelola oleh Pemerintah Kecamatan Gangga. 

Besarnya dana yang dikelola itu, diharapkan Pemdes setempat bisa memanfaatkan dana tersebut untuk pembangunan di desa.

“Harapan dan aspirasi dari Pemerintah Desa dan masyarakat di sini berkaitan dengan fasilitas jalan dan masjid kami tampung,” jelas bupati.

Wakapolres Lotara, Kompol Samnurdin menyampaikan, sebagai orang baru yang diamanahkan bertugas di KLU, pihaknya mengapresiasi masyarakat dan seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif

Hal tersebut terlihat dari kejahatan konvensional sangat minim terjadi.

“Peran masyarakat Lombok Utara dalam menjaga situasi Kamtibmas sangat luar biasa,” ucapnya.

Sementara itu, Kades Rempek Darussalam Muliadi menyampaikan harapan kepada Pemerintah Daerah dalam kaitan desanya yang baru di KLU, agar Pemda memberikan perhatian yang lebih besar.

Menurutnya, Desa Rempek Darussalam sendiri memiliki ruas jalan yang menghubungkan beberapa desa tapi kondisinya rusak dan beberapa ruas jalan tampak belum di aspal.

“Harapan kami di tahun 2023-2024 jalan-jalan yang ada di desa kami ini bisa teraspal guna memperlancar ekonomi masyarakat,” harapnya.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih pada Pemda yang telah menunjuk Masjid As-Sabirin sebagai Lokasi Safari Ramadhan 1443 H.

BACA JUGA: Wagub: Lobar Konsisten Bangun Pendidikan dan Kesehatan

Kegiatan berlangsung khidmat, diakhiri dengan penyerahan bantuan untuk Masjid As-Sabirin dari Baznaz KLU oleh Bupati Lombok Utara dilanjutkan dengan vaksinasi.

Kegiatan Safari Ramadhan malam ke-17 ini diikuti oleh Wakapolres Lotara Kompol Samnurdin SH, para Kepala OPD, Kepala Samsat Tanjung H. Irnadi Kusuma SSTP, beserta unsur-unsur lainnya.

 ***

 




HBK Bangun Ruang Kelas Baru di Empat Ponpes di Lombok

Memanfaatkan masa resesnya, HBK melunasi janjinya, membangun ruang kelas baru Ponpes Nurul Hikmah, Loteng

MATARAM.lombokjournal.com ~ Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) kembali memanfaatkan masa resesnya untuk melaksanakan aksi nyata, dengan  membantu program di sektor pendidikan di P. Lombok. 

Kali ini HBK menunjukkan kepeduliannya dengan membantu pembangunan ruang kelas baru untuk empat Ponpes yang ada di Pulau Seribu Masjid.

HBK bantu membangun ruang kelas
Survey di Ponpes

HBK memulai resesnya dengan mengunjungi Ponpes milik Yayasan Nurul Hikmah NW, yang berada di Dusun Gunung Agung, Desa Pringgarata, Kab. Loteng, pada hari Sabtu (16/04/22). 

Di Ponpes ini, politisi Partai Gerindra tersebut disambut gembira oleh para santri, wali santri, para ustad dan tenaga pengajar. 

Dalam kunjungannya ini HBK didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Kab. Loteng Muhallip, dan Ketua DPRD Kab. Loteng M. Tauhid.

HBK menyampaikan rasa syukur yang mendalam, bisa hadir dan menyapa dari dekat para santri, wali santri, dan pemangku kepentingan di Ponpes Nurul Hikmah. 

BACA JUGA: Wagub; Lobar Konsisten Bangun Pendidikan dan Kesehatan

Ini adalah kunjungan kedua tokoh kharismatik NTB ini ke salah satu Ponpes di Kec. Pringgarata tersebut.

“Suatu kebahagiaan yang sangat luar biasa, bisa kembali datang di tempat yang dulu saya mampiri sewaktu saya berkampanye di Pileg 2019,” kata HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut mengenang, bagaimana kondisi Ponpes dalam kunjungannya tiga tahun silam tersebut. 

Saat itu, Ponpes Nurul Hikmah sedang dalam tahap pembangunan sehingga banyak material bangunan yang berserakan di banyak sudut.

“Pada bulan puasa yang penuh keberkahan ini, saya bisa datang kembali di sini dengan suasana yang jauh, jauh lebih baik. Luar biasa,” kata HBK memberi apresiasi.

HBK menyampaikan, bahwa kunjungannya kali ini ke Ponpes Nurul Hikmah sekaligus untuk survei lokasi. 

HBK menyiapkan bantuan pembangunan ruang kelas baru sebesar Rp.150 juta untuk menopang kegiatan belajar mengajar para santri di Ponpes tersebut.

Atas bantuan pembangunan ruang kelas baru ini, Ketua Yayasan Nurul Hikmah Ustad Miliadi Sidik menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada HBK.

Ustad Miliadi mengungkapkan, tiga tahun yang lalu, pada saat kampanye Pileg 2019, HBK yang mengajak sang istri, Hj. Dian HBK, datang bersilaturahmi dengan didampingi Muhalip. Saat itu, HBK menyerahkan bantuan keramik untuk Ponpes yang dipimpinnya.

“Waktu itu, pak HBK berjanji akan memperjuangkan tambahan ruang kelas baru untuk para santri. Dan alhamdulillah, hari ini beliau datang kembali untuk menunaikan janjinya. Terima kasih pak HBK,” kata Ustad Miliadi.

Pembangunan ruang kelas baru tersebut kata Ustad Miliadi, akan sangat bermanfaat untuk proses belajar mengajar, terutama dalam memberi kenyamanan pada para santri sehingga mempermudah mereka dalam proses menuntut ilmu.

BACA JUGA: Pilgub NTB 2024 Bakal Disemarakkan Adu Kekuatan Paranormal

Pada masa reses kedua tahun 2022 ini, selain bantuan ruang kelas baru untuk Yayasan Nurul Hikmah, ada tiga Ponpes lain di P. Lombok yang juga mendapat program bantuan serupa dari HBK.

Ketiga Ponpes tersebut masing-masing adalah, MTs NW Teko di Apitaik, Kec. Peringgabaya, Kab. Lotim dan MI Itihadul Umah Rungkang, di Desa Jenggik Kec. Terara, Kab. Lotim. Satu Ponpes lagi ada di KLU yakni MTs Syifaunnufus NW Sambik Elen, di Desa Sambik Elen, Kec. Bayan.

Dari kunjungan di Ponpes Nurul Hikmah tersebut, HBK kemudian melanjutkan silaturahminya dengan mengunjungi Kantor DPC Partai Gerindra Kab. Loteng yang baru saja usai dibangun. 

Dalam kunjungan tersebut, HBK disambut seluruh anggota Fraksi DPRD Partai Gerindra Kab.  Loteng dan para pengurus Partai.

Dalam kesempatan ini, HBK menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas tuntasnya pembangunan gedung kantor tersebut. 

HBK memastikan, kantor DPC Partai Gerindra Kab. Loteng akan menjadi pusat pelayanan untuk membantu masyarakat dan akan menjadi rumah kedua bagi warga yang berada di daerah Gumi Tatas Tuhu Trasna, serta untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Kunjungan HBK di Kab. Loteng kemudian ditutup dengan memenuhi undangan buka puasa bersama dari Bupati Kab. Loteng, HL Pathul Bahri.***

 

 




Pekerja Migran Didorong Berdayakan Ekonomi Keluarga

Pekerja Migran yang sukses perlu diekspos untuk memotivasi yang lain, dan mereka didorong berusaha di daerah sendiri

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB bekerjasama dengan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) dan LSM lainnya mendorong agar PMI NTB dan keluarganya untuk berusaha dan berdaya di daerah sendiri melalui Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Pekerja Migran Indonesian (PIJAR).  

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. HJ. Sitti Rohmi Djalilah, saat membuka acara Pelatihan untuk Pelatih PIJAR di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Senin (18/04/22).

Mnedorong Pekerja Migran berusaha di daerah sendiri
Wagub Hj Sitti Rohmi

“Kita dorong agar berusaha di daerah sendiri,” ujar Ummi Rohmi, sapaan Wagub. 

Ummi Rohmi juga menjelaskan, banyak contoh buruh migran yang sukses di luar negeri. Sehingga diharapkan cerita positif yang jarang terekspos tersebut bisa lebih masif lagi disiarkan melalui PIJAR. 

Agar para PMI dapat termotivasi untuk menjadi PMI yang sukses.

Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan provinsi ke empat terbesar di Indonesia yang mengirim Pekerja Migran ke luar negeri. 

Remittance atau uang yang dikirim oleh PMI NTB dari luar negeri mencapai 24-25 miliar per tahun.

BACA JUGA: Gelar Budaya Nusantara 2022 akan Berlangsung di NTB

Sehingga pemberdayaan ekonomi produktif bagi PMI dan keluarganya sangat diperlukan. Agar ke depan, dapur PMI yang tak lagi kembali ke perantauan masih bisa tetap mengepul.

Selain itu, PMI diharapkan dapat termotivasi untuk sukses berdaya di daerah sendiri. 

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB, I Gede Putu Ariyadi dalam kesempatan yang sama menjelaskan  banyaknya remittance yang dikirim PMI harus dapat dikelola dengan baik. 

Hal tersebut yang disebut Kadis memerlukan edukasi kepada PMI dan keluarganya. 

“Remittance yang dikirim PMI NTB tiap bulan rata-rata 24-25 miliar. Ini yang harus dikelola dengan memberikan edukasi kepada PMI dan keluarganya,” tutur Kadis. 

BACA JUGA: Wagub: Lobar Konsisten Bangun Pendidikan dan Kesehatan

Kadis menambahkan, banyak PMI yang sukses membangun usahanya sendiri. Para PMI sukses ini yang akan menularkan ilmunya kepada PMI dan keluarganya yang lain melalui PIJAR. ***

 

 




Wagub; Lobar Konsisten Bangun Pendidikan dan Kesehatan

Pembangunan kesehatan dan pendidikan butuh konsistensi, dan Wagub apresiasi Lobar yang pencapaiannya luar biasa

LOBAR.lombokjournal.com ~ Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dinilai konsisten terhadap pembangunan pendidikan dan kesehatan. 

Penilaian itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Siti Rohmi Djalilah pada Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Barat ke -64 sekaligus Deklarasi PAM-RT (Pilar STBM) dan penyerahan sertifikat RSUD, Minggu (17/04/22) di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Gerung.

Menurutnya, pembangunan kesehatan dan pendidikan ini tidak bisa terlihat hasilnya dalam waktu singkat, tidak seperti membalik telapak tangan. 

Berbeda halnya dengan pembangunan infrastruktur akan terlihat hasilnya signifikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

Tidak demikian dengan pembangunan Kesehatan dan pendidikan, yang betul-betul butuh konsistensi.

BACA JUGA: 580 Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

wagub menyerahkan sertifikat RSUD

“Pencapaian Lobar di sektor pendidikan dan kesehatan saat ini merupakan pencapaian yang luar biasa,” kata Wagub.

Indek pembangunan Manusia (IPM) Lobar dari waktu ke waktu menunjukkan grafik yang signifikan. Dan Lobar berhasil menduduki peringkat empat pencapaian IPM dari 10 Kabupaten/kota se NTB, kata Wagub.

Lebih jauh Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB ini mengemukakan, seperti diketahui IPM di dalamnya terdapat tiga Komponen penting. 

Diantaranya pertumbuhan ekonomi, pendidikan termasuk indikatornya harapan dan rata-rata lama sekolah dan komponen kesehatan menyangkut angka harapan hidup.

Menurutnya, bisa dimengerti kenapa IPM Lobar bisa meningkat, karena memang poin harapan sekolah dan rata-rata lama sekolah dan harapan hidup diperhatikan dengan baik.

BACA JUGA: Pilgub NTB 2024 Bakal Disemarakkan Adu Kuat Paranormal

“Jadi berkaitan dengan IPM Kabupaten Lombok Barat tentu berkaitan juga dengan apa yang saat ini dilakukan Lobar yakni Deklarasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis masyarakat (STBM). 5 Pilar STBM ini kalau betul-betul kita perjuangkan artinya kita ingin mewujudkan kehidupan yang sehat di daerah kita,” tandas Ummi Rohmi.

Wagub mengatakan, Provinsi NTB merupakan provinsi pertama di Indonesia yang  pertama kali melaksanakan 5 pilar STBM ini. Dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) merupakan kabupaten pertama yang melaksanakan hal tersebut.  

Dari 10 kab/kota di NTB yang paling cepat mengikuti 5 pilar STBM ini setelah KSB yakni Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dan Kabupaten Lobar. 

“Padahal kita mengetahui Kabupaten Lotim dan Lobar memiliki jumlah penduduk yang cukup besar. Dan 5 pilar STBM ini bukan hal yang mudah untuk kita capai, karena ini berbicara Rumah Tangga,” kata Wagub.

Artinya, kalau pelaksanaan sukses di lingkungan Rumah Tangga, maka menjadi sebuah kesuksesan di kabupaten tersebut. 

“Ini kerja besar dan tidak main-main. Dan ini hanya bisa dicapai dengan koordinasi yang luar biasa dari semua pihak,” terang Wagub.

Dikatakan, dengan tingkat kesehatan masyarakat Lobar yang semakin meningkat, angka harapan hidup bisa lebih lama. Termasuk angka stunting Lobar yang semakin menurun. 

Dan dengan ODF ini akan semakin turun, termasuk di dalamnya angka kematian bayi, angka kematian ibu hamil juga turun sehingga angka harapan hidup dan IPM Lobar juga akan naik. 

Atas semua itu, Rektor Universitas Hamzanwadi Pancor, Lombok Timur ini mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemkab Lobar dan semua pihak, yang membuat Lobar semakin maju dalam bidang kesehatan. 

Wagub juga memberi apresiasi terhadap kenaikan kelas dua RSUD di Lombok Barat yakni RSUD Patut Patuh Patju yang semula kelas C menjadi kelas B. Begitu pula RSUD Air Awet Muda, Narmada yang naik kelas dari D ke C. 

Untuk naik kelas sebuah RSUD tidaklah gampang. Namun Lobar sudah membuktikannya. 

“Terima kasih kepada Pemkab Lobar yang telah berusaha semaksimal mungkin sehingga parameter-parameter kesehatan ini naik cukup signifikan. Artinya dengan predikat ini RSUD Lobar sudah siap melayani seluruh masyarakat Lobar secara mandiri,” jelasnya.  

Apa yang bisa dipenuhi di Lobar bisa digunakan. Tidak perlu harus meminta rujukan ke RS Provinsi. 

“Dan kita di NTB tahun 2022 ini sudah mencanangkan untuk layanan-layanan One Servis itu di RSUP NTB. Artinya rujukan-rujukan ke luar daerah kita usahakan distop di 2022 ini,” ungkap Wagub.

Belum lama ini, juga RSU NTB juga sudah bekerjasama dengan RS Harapan Kita dan RS lainnya untuk penanganan tumor, penanganan jantung, dan penanganan stroke. 

“Jadi ini kita usahakan tidak lagi rujukan ke luar NTB selesai di RSUP NTB. Usahakan juga di RSUD Lobar perlu dibenahi juga untuk meminimalisir rujukan ke RS Provinsi. Kecuali yang memang untuk hal hal yang sangat penting,” ujarnya.

Wagub memotivasi kepada Pemkab Lobar untuk tetap memperbaiki peringkat IPM nya di NTB dengan target peringkat satu seluruh kabupaten se NTB dan peringkat ketiga di antara 10 kabupaten/kota se NTB. 

Bagi Wagub NTB dalam hal ini tidak ada yang tak mungkin. Terlebih komitmen Pemkab Lobar sangat tinggi di bidang kesehatan dan pendidikan. 

“Untuk itu mari Posyandu keluarga yang ada di setiap dusun di seluruh lobar ini bisa diyakinkan berkualitas. Karena itu menjadi pusat edukasi berbasis dusun. Begitu pula agar diyakinkan bahwa di setiap desa di Lobar yang belum selesai pendidikan SMA untuk bisa ikut paket C, SMP bisa ikut paket B dan belum tamat SD bisa ikut paket A. Sehingga angka rata-rata lama sekolah kita bisa naik dan IPM kita juga bisa naik,” kata Wagub.

NTB ke depannya akan banyak digelar berbagai event internasional. Ia berharap Lombok Barat bisa mengambil peran dan kesempatan untuk memajukan pariwisata dengan  potensi keindahan alamnya yang tidak kalah menariknya dengan daerah lain. 

BACA JUGA: Kisah Rowana, Kabur Ke Jawa Terlantar di Lombok

Demikian juga dengan hasil-hasil UMKM nya bisa memanfaatkan peluang-peluang tersebut dengan baik. 

Wagub menyerahkan buku

Sebelumnya Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si menjelaskan, kebanggan Lombok Barat di HUT ke 64 2022, berdasarkan data BPS, Lobar menduduki peringkat pertama di NTB angka rata-rata Lama Sekolah yakni 12,3 tahun. 

Artinya seluruh masyarakat lobar punya harapan lama sekolah yang meningkat . 

“Dan kami juga Pemkab Lobar punya komitmen agar  IPM Lobar tahun 2023 untuk meraih peringkat satu dari 8 kabupaten se NTB dan Nomor tiga dari Kabupaten Kota se NTB. Dan kebanggaan lainnya naiknya kelas RSUD Patut Patuh Patju dan RSUD Air Awet Muda, Narmada,” kata Fauzan yang sebelumnya Ketua KPUD NTB.***