Indeks
Umum  

Bupati Najmul Akhyar Jelaskan Penanganan Pandemi Covid-19, Saat Sidang Paripurna Istimewa

Bupat Najmul Akhyar
Simpan Sebagai PDFPrint

Diterapkannya era kenormalan baru, masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas rutin sembari menerapkan protokol kesehatan sebagai gaya hidup baru

TANJUNG.lombokjournal.com – Dalam Sidang Paripurna Istimewa, guna Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Lombok Utara, di ruang sidang sementara DPRD KLU, Senin (20/07/20), Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH, menjelaskan penanganan pandemic Covid-19.

Dalam  Sidang Paripurna Istimewa yang dibuka Ketua DPRD Lombok Utara, Nasrudin, SH itu, Bupati menjelaskan,  Lombok Utara tidak hanya diuji bencana alam, namun juga bencana non-alam pandemi Covid-19 yang penyebarannya sungguh cepat, serta menimpa sebagian besar masyarakat di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Lombok utara pun, kata Najmul, tidak luput dari serangan wabah global tersebut.

Pada momentum bersejarah bagi KLU itu, Sekjen APKASI ini menyampaikan sejumlah upaya dan langkah nyata yang dilakukan secara berkala oleh pemerintah daerah bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran pandemi corona di KLU.

Dimulai dari penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum wilayah Lombok Utara, pengamanan dan pengecekan suhu tubuh pelintas jalan pada 3 kawasan perbatasan Pusuk Pas, Klui Malaka dan Sambik Elen Bayan.

Melaksanakan monitoring pelabuhan Bangsal dengan mengawasi keluar masuknya masyarakat lokal dan wisatawan asing yang hendak menyeberang ke tiga gili.

Selain itu, Gugus Tuga Covid-19 KLU juga memberikan imbauan tetap menjaga kesehatan dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Mematuhi protokol kesehatan Covid-19, seperti menjaga jarak sehat, mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun, dan wajib menggunakan masker ketika hendak bepergian.

Selanjutnya pengamanan dan penataan jarak lapak antar-pedagang di pasar-pasar dalam wilayah KLU, membagi masker, sosialisasi serta mengimbau seluruh lapisan masyarakat terkait pentingnya upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Selain itu, memberi layanan kepada pasien positif Covid-19 dan ODP suspek reaktif di Unit Layanan Karantina secara teratur baik layanan medis, layanan tempat, dan layanan kuliner bagi yang terdampak covid-19.

Berikutnya memberi bantuan sembako kepada warga KLU sesuai ketentuan yang berlaku. Bantuan diberikan juga kepada keluarga pasien yang berstatus reaktif serta positif Covid-19 melalui jaring pengaman sosial dan lainnya.

New normal atau kenormalan baru

Dalam kesempatan sidang paripurna istumewa itu, bupati sarat prestasi itu menuturkan, saat ini KLU tengah bersiap menjalani fase kenormalan baru.

Pemerintah Daerah Lombok Utara pun kini sedang mempersiapkan segala hal untuk menyambut penerapan tatanan baru tersebut.

“Pendekatan yang perlu kita biasakan yaitu menanamkan semangat saling menguatkan dan saling menjaga satu dengan lainnya. Insya allah kita dapat melewati masa sulit ini dan siap menuju era kenormalan baru dengan prinsip utama penyesuaian pola hidup sehari-hari,” kata Bupati Najmul mengingatkan.

Dengan diterapkannya era kenormalan baru, masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas rutin sembari menerapkan protokol kesehatan sebagai gaya hidup baru.

Bupati Najmul mengajak semua pihak berdamai dan hidup berdampingan dengan virus Corona dengan tetap menerapkan sejumlah hal untuk menciptakan rasa aman dan nyaman saat melakukan aktivitas.

“Segenap pemangku daerah telah bersinergi dengan baik dalam menggerakkan pembangunan. Dengan segenap daya, energi yang kita miliki, dan kemitraan yang simultan untuk mencapai target pembangunan. Alhamdulillah telah menunjukkan perkembangan yang baik dan hasil-hasil pembangunan dapat kita raih,” tegasnya.

Meskipun dua tahun terakhir, dijelaskannya, warga Lombok Utara diuji oleh badai bencana, tapi tidak menghalangi spirit pengabdian para pemangku pemeeintahan untuk terus mendorong semangat dan upaya nyata dalam membangun daerah.

“Berkat sinergi dan kemitraan yang baik itu pula, pada kurun empat tahun terakhir (2016-2020), Lombok Utara menorehkan pencapaian pembangunan yang baik dan cukup progresif, dengan mencatat sejumlah 31 penghargaan tingkat lokal, nasional serta tingkat internasional,” jelas bupati.

Orang nomor satu di KLU ini juga menyampaikan sekelumit ukiran capaian yang telah dilaksanakan Pemda Lombok Utara 2020, kendatipun dirundung wabah Covid-19.

Capaian itu antara lain penanganan RTG yang progresif lantaran bisa dicapai dalam waktu relatif singkat. Dalam tempo 1 tahun 10 bulan penanganan gempa bumi, imbuh bupati, pemerintah daerah telah membangun sebanyak 35.417 unit dari 55.710 unit atau sekitar 63 persen.

“Digenapi dengan pemberian penghargaan oleh koran sindo dan sindonews.com sebagai daerah dengan manajemen penanganan bencana berkategori baik dan responsif. Kita dapat penghargaan inovasi dalam rehabilitasi penanganan bencana gempa bumi.  Masih pada tahun yang sama, KLU kembali mendapat opini WTP 6 (enam) kali berturut-turut dari BPK RI dalam rentang waktu 2014-2019,” tutup Bupati Najmul.

BACA JUGA;

Sidang Paripurna Istimewa HUT KLU Ke-12, Bupati Jelaskan Penanganan Gempa 

Sidang Paripurna Istimewa yang berlangsung khidmat dan diapresiasi sejumlah kalangan itu dihadiri Ketua DPR Nasrudin, SHI, Wakil Ketua II H. Burhan M. Nur, SH, Wakil Ketua III Mariadi, S.Ag, para anggota DPRD KLU, Anggota DPRD Kota Sukabumi Jawa Barat, Kapolres Lombok Utara AKBP Fery Jaya Satriansyah, SH, Sekda KLU Drs. H. Suardi, MH, para asisten, staf Ahli, Kepala OPD serta undangan lainnya.

api

Exit mobile version