Halal Industrial Park, Menyiapkan Ekosistem Kawasan Industri Halal

Hadirnya halal industrial park atau kawasan industri halal bukan hanya tentang  proses penyembelihan hewan secara halal, tapi terdapat ekosistem 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan,  industrialisasi tidak semata identik dengan pabrik besar, atau asap yang mengepul tinggi yang menyebabkan polusi.

Tapi industrialisasi adalah keberanian untuk mengawali sesuatu  yang tidak biasa.

“Industrialisasi adalah upaya kita untuk menyelamatkan petani, peternak, nelayan sehingga ikan yang sederhana bisa menjadi ikan asin, makanan yang lainnya bisa diolah,” kata Gubernur NTB.

Menandatangani Pergub) Road Map NTB Halal Industrial Park

Ia menyampaikan itu di  acara Sosialisasi dan Penandatangan Peraturan Gubernur (Pergub) Road Map NTB Halal Industrial Park di Kantor Dinas Perindustrian Prov. NTB, Jum’at (20/05/22).

Bang Zul sapaaan Gubernur NTB saat itu didampingi anggota DPR RI Dapil NTB Hj. Wartiah, dan Ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Opini WTP ke Sebelas Diraih Pemprov NTB Berturut-turut

Kemudian dijelaskan, hadirnya Halal Industrial Park (HIP) di Provinsi NTB bukan hanya tentang  proses penyembelihan hewan secara halal saja, melainkan ada ekosistem di dalamnya, seperti perbankan syariah, asuransi dan sebagainya,

Informasi yang diperoleh lombokjournal.com, Pembangunan Halal Industrial Park (HIP) atau Kawasan Industri Halal Sidoarjo misalnya, diharapkan menopang seluruh layanan yang berhubungan dengan kehalalan produk berada dalam satu atap atau one stop service. Hadirnya HIP Sidoarjo dinilai sebagai salah satu upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia.

“HIP bukan hanya terkait penyembelihan halal, namun ada juga perbankan syariah, asuransi, karena ada sekelompok kita yang ingin bertransaksi bisnis yang aman secara psikologis, ini harus dioptimalkan oleh kita,” kata  Bang Zul.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Hj Nuryanti, mengatakan, HIP NTB akan tersebar di beberapa kabupaten kota dan berbasis UMKM.

Disebutkannya, sebanyak empat lokasi NTB HIP, yakni di  Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, dan Bima.

Masing-masing lokasi akan disiapkan lahan yang luasnya sekitar 5 hektare yang akan menggunakan lahan milik pemerintah.

 “Pemerintah menyiapkan lahan dan fasilitas lainnya. Masyarakat termasuk UMKM nantinya tinggal memanfaatkan saja,” jelasnya. 

BACA JUGA: Peringatan Harkitnas. Momentum Raih Kemajuan NTB Gemilang

Target Provinsi NTB harus ada minimal lima kawasan HIP berbasis UMKM. Dan dari kelima itu ada satu yang menjadi kawasan industri sesuai Kemenperin No. 17 yang luas kawasanya 50 Hektare.

“Itu tergantung emilihan investor yang akan melihat peluangnya, karena bisa membaca kawasan mana yang berpotensi,” kata Nuryanti . ***

 




Opini WTP ke Sebelas Diraih Pemprov NTB Berturut-turut

Opini WTP pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Propinsi NTB Tahun 2021 itu diraih berturut-turut sejak 2011

MATARAM.lombokjournal.com ~ Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia  perwakilan NTB,  laporan keuangan Pemprov NTB tahun 2021 memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Ini berarti opini WTP yang kesebelas kalinya berturut-turut sejak 2011.

Opini WTP hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemprov NTB

Terkait itu, Gubernur Nusa Zulkieflimansyah mengapresiasi capaian itu

“Ini semua untuk masyarakat. Namun demikian catatan catatan yang ada akan terus diperbaiki oleh pemerintah dan stakeholder lain di tahun tahun berikutnya,” ujar gubernur di gedung DPRD NTB jalan Udayana, Jumat (20/05/22). 

BACA JUGA: Peringatan Harkitnas, Momentum Raih Kemajuan NTB Gemilang

Dijelaskannya, setiap daerah selalu memiliki catatan catatan tersendiri yang harus terus diperbaiki dalam setiap hasil pemeriksaan laporan keuangan WTP. 

Catatan catatan tersebut akan terus diupayakan rapi dalam administrasi dan pelaporannya. Hal ini seperti dikatakan Gubernur terkait erat dengan distribusi anggaran yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. 

“Opini WTP tidak berarti tak ada catatan catatan dalam penilaian BPK yang menjadi masukan untuk perbaikan, selama tenggang waktu yang diberikan sesuai aturan,” tambah Gubernur. 

Kepala perwakilan BPK NTB, Ade Iwan Ruswana menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Propinsi NTB Tahun 2021 dalam sidang paripurna DPRD. 

“Ini menunjukkan komitmen Pemprov NTB terhadap kualitas penyajian laporan  keuangan yang dihasilkan. Harapannya dapat mendorong pengelolaan sumber daya yang ada semaksimal mungkin,” ujarnya. 

Selain LHP atas laporan keuangan, BPK juga memeriksa Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan kepatuhan terhadap perundang undangan. 

BACA JUGA: Event MXGP Samota, Sumbawa Dilaunching di Jakarta

Serta menyerahkan laporan hasil pemeriksaan kinerja atas upaya Pemerintah Daerah untuk menanggulangi kemiskinan, sebagai nilai tambah bagi masyarakat atas hasil pemeriksaan laporan keuangan Pemprov NTB yang diterbitkan BPK. ***

 




Peringatan Harkitnas, Momentum Raih Kemajuan NTB Gemilang

Sekda NTB, saat peringatan Harkitnas ajak kobarkan semangat kebangkitan nasional

MATARA.lombokjournal.com ~ Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2022 diharapkan jadi momentum meraih kemajuan guna mewujudkan NTB Gemilang.

Sekretaris Daerah NTB, H. Lalu Gita Ariadi menyampaikan itu saat memimpin upacara Peringatan Harkitnas di Kantor Gubernur Provinsi NTB, Jumat (20/05/22). 

Peringatan Harkitnas dijadikan tonggak kebangkitan

“Selamat melanjutkan tugas, mari mulai hari ini kita kobarkan semangat kebangkitan nasional untuk meraih kemajuan menuju NTB Gemilang,” kata Sekda.

Meskipun upacara dilaksanakan pada masa pandemi dan dilakukan secara terbatas, namun tidak mengurangi kekhidmatan dari Peringatan Harkitnas tersebut. 

BACA JUGA: Wagub NTB Apresiasi Produktivitas Organisasi Wanita

Miq Gite sapaan akrab Sekda NTB berharap ke depan upacara-upacara kenegaraan dapat dilaksanakan sebagaimana pelaksanaan upacara sebelum Covid-19.

“Alhamdulillah, meski dengan persiapan yang terbatas, upacara Harkitnas dapat kita laksanakan dengan baik dan lancar. Mudah-mudahan ke depan upacara-upacara besar kenegaraan dapat kita laksanakan sebagaimana sebelum terjadinya Covid-19,” kata Miq Gite.

Miq Gite juga membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI, yang berharap Harkitnas 2022 dapat dijadikan sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi Covid-19 juga krisis multidimensi.

BACA JUGA: Event MXGP Samota, Sumbawa Dilaunching di Jakarta

Upacara peringatan Harkitnas 2022

“Hendaknya kita dapat memaknai kesungguhan semangat dr. Soetomo untuk memperingati Harkitnas tahun ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi Covid-19 juga krisis multidimensi. Dari Indonesia, Dunia Pulih Bersama. Ayo Bangkit Lebih Kuat,” pesan Menkominfo RI. ***

 

 




Wagub NTB Apresiasi Produktivitas Organisasi Wanita 

Kata Wagub NTB, produktivitas organisasi-organisasi wanita di NTB jadi resep survive untuk NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengapresiasi produktivitas berbagai organisasi wanita di NTB, seperti Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW), PKK, dan Dharma Wanita dalam proses pembangunan.

Ia menyampaikan itu saat mengahdiri acara Halal Bihalal Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur Provinsi NTB, Kamis (19/05/22).

Wagub NTB mengapresiasi organisasi wanita
Wagub Sitti Rohmi

BACA JUGA: Wagub: Rekomendasi DPRD NTB Jadi Koreksi Konstruktif

“Saya melihat produktivitas daripada BKOW dan juga organisasi-organisasi wanita yang ada, seperti PKK dan Dharma Wanita di masa pandemi,” kata wagub.

Itulah yang menjadi resep kita kenapa bisa survive untuk NTB, tambahnya.

Walaupun masih banyak masalah yang datang silih berganti, namun dengan semangat, kekompakan, sinergi dan kolaborasi bersama, seluruh masalah akan dapat teratasi dengan baik.

“Walaupun memang masih ada masalah, tapi insyaAllah kalau kita semangat, tetap kompak, bersinergi, kolaborasi dan kerjasama, tidak ada yang berat,” tambahnya.

Ummi Rohmi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi wanita, pemuda dan para stakeholders atas dukungannya terhadap pembangunan di NTB.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi NTB mengucapkan terima kasih kepada BKOW, PKK Dharma Wanita dan semua Organisasi Wanita, NGO, dan Organisasi Pemuda yang telah betul-betul mensupport pembangunan di NTB,” tutur Ummi Rohmi.

BACA JUGA: Sukses itu Hasil Kerja Keras, Ini Pesan Wagub NTB

Turut hadir pada acara tersebut, yaitu TGH. Ahmad Zainuri., M.H, Ibu Danlanud Provinsi NTB, Ketua Dharma Wanita Provinsi NTB dan seluruh Pimpinan BKOW Provinsi NTB. ***

 

 




Event MXGP Samota, Sumbawa Dilaunching di Jakarta

Gubernur NTB Bersama Ketua IMI Pusat Melaunching Event MXGP Samota, Sumbawa, yang diharapkan apat mempromosikan potensi Pulau Sumbawa

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Bambang Soesatyo melaunching event MXGP of Indonesia di Samota Sumbawa, Kamis (19/05/22) di Rocket Motor Indonesia, Jakarta.

Bang Zul  sapaan Gubernur NTB mengapresiasi dukungan penuh serta merekomendasi dari IMI Pusat, terhadap penyelenggaraan event balapan motocross bergengsi dunia tersebut di Samota Sumbawa.

“Terima Kasih Pak Ketua MPR sudah melaunching MXGP samota sebagai MXGP of Indonesia,” kata Gubernur NTB.

Melaunching event MXGP
ilustrasi ~ event MXGP

Saat itu Gubernur NTB didampingi Komandan Lapangan MXGP of Indonesia di Samota Sumbawa, Ir. Ridwansyah dan Ketua IMI NTB  dr. Lalu Herman Mahaputra.

BACA JUGA: Persiapan MXGP, Matangkan Akomodasi dan Infrastruktur

Menurut Bang Zul, event MXGP Samota. tanggal 24-26 Juni mendatang, dapat mempromosikan potensi yang dimiliki oleh Pulau Sumbawa. 

Terutama integrasi dari 3 kawasan Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora, yang populer dan cukup eksotik di dunia.

Tidak hanya itu, lanjut Bang Zul, sirkuit MXGP Samota Sumbawa ini akan menjadi sirkuit permanen untuk terus digelar berbagai kejuaraan dan event lain secara berkelanjutan. 

“Sehingga akan menjadi daya tarik agar terus mendatangkan pengunjung ke pulau Sumbawa,” jelasnya. 

Bang Zul yakin, penyelenggaraan MXGP yang pertama di pulau Sumbawa ini, diyakini akan sukses dan lancar. Walaupun akan ditemui kekurangan yang tidak berarti.

“Kami mohon dukungan penuh dari seluruh masyarakat NTB, terutama di Pulau Sumbawa, Pemda Kabupaten/Kota, Pemerintah Pusat dan semua pihak untuk sukseskan event ini,” ajak Bang Zul 

Sementara itu, Bambang Soesatyo menyatakan siap mendukung penuh gelaran MXGP of Indonesia di Samota Sumbawa. Ia tidak menyangka, kemajuan persiapan event ini cukup baik.

“Selangkah lagi kegiatan ini akan terselenggara, kami mendukung penuh Pemprov. NTB dan Kabupaten Sumbawa sebagai tuan rumah,” kata ketua MPR RI tersebut

Ia juga mengaku, kesuksesan penyelenggaraan event MotoGP di Mandalika dan persiapan event MXGP di Samota berdampak positif terhadap minat daerah lain untuk menggelar event otomotif.

“Ini efek positif untuk perkembangan dunia otomotif di Indonesia,”ucapnya.

Komandan Lapangan MXGP Samota Sumbawa Ir. Ridwansyah menambahkan, sejauh ini perkembangan pembangunan sirkuit MXGP sudah mencapai 25 persen. 

Beberapa bangunan utama sudah ada seperti tempat star, pedox dan royal box.

“Insya Allah pertengahan Juni sudah rampung semua, karena konstruksinya hanya gundukan dari tanah,” kata Dae Iwan sapaan populernya.

Dalam waktu dekat arena MXGP ini akan ditinjau kembali oleh tim supervisi master trek dari Infron selaku promotor MXGP. 

BACA JUGA: Sukses itu Hasil Kerja Keras, Ini Pesan Wagub NTB

Untuk memastikan persyaratan teknis agar memenuhi standar sirkuit motocross dunia.

Selain itu, saat event berlangsung, berbagai hiburan akan berlangsung. Salah satunya tampilnya band ternama Slank dan atraksi pesawat dari TNI AU.

Ia juga menyinggung, bahwa tiket juga akan disediakan 3 kelas, seperti kelas festival yang harga Rp. 100.000,- hingga kelas VIP dan VVIP yang jutaan rupiah.

“Tiket akan jual awal juni, secara offline dan online bekerjasama dengan salahsatu jasa penjualan tiket online yang sudah terkenal,” jelas Dae Iwan.***

 




Rakerda PD-IBI, Gubernur NTB Beri Dukungan

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah siap hadir dalam Rakerda PD-IBI 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyatakan kesiapannya untuk mendukung Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang akan diselenggarakan Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (PD-IBI) Provinsi NTB.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Zul saat menerima audiensi PD-IBI Provinsi NTB di ruang kerjanya terkait dengan pelaksanaan Rakerda V IBI, Rabu (18/05/22).

BACA JUGA: Wagub: Rekomendasi DPRD NTB Jadi Koreksi Konstruktif

Gubernur dukung Rakerda PD-BI

“Kita akan support. InsyaAllah saya akan hadir,” ucap Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.

Rakerda yang rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan Juni mendatang di Gili Trawangan dengan jumlah peserta sekitar 300 orang. Bang Zul berharap agar Rakerda tersebut dapat berjalan lancar.

“Bagus di Gili Trawangan, supaya pariwisata kita juga hidup dan teman-teman bisa rapat pakai dimensi lain. Mudah-mudahan semuanya lancar,” katanya.

BACA JUGA: Sukses Itu Hasil Kerja Keras, Ini Pesan Wagub NTB

Turut mendampingi Gubernur pada audiensi tersebut yaitu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTB, Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahya Ningsih., M.Si serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, M.M., MARS. ***

 

 




Wagub: Rekomendasi DPRD NTB Jadi Koreksi Konstruktif 

Wagub NTB mengatakan, rekomendasi yang disampaikan dewan menjadi sangat penting

MATARAM.lombokjournal.com ~  Rekomendasi DPRD NTB dinilai sebagai masukan dan koreksi konstruktif, atas hasil penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan sepanjang tahun 2021.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengatakan itu menanggapi rekomendasi DPRD NTB  terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur NTB Tahun Anggaran 2021 di Kantor DPRD Provinsi NTB, Kamis  (19/05/22). 

Ia menyampaikan dalam sambutan penyampaian dan penyerahan hasil rekomendasi  DPRD Provinsi NTB terhadap LKPJ Gubernur NTB Tahun 2021. 

Wagub NTB saat acara penyampaian dan penyerahan rekomendasi DPRD NTB

“Kami dapat memahami bahwa rekomendasi yang disampaikan dewan menjadi sangat penting,” kata wagub.

Penting untuk meningkatkan kinerja  penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan maupun pelayanan ke masyarakat, agar menjadi lebih baik kedepannya.

BACA JUGA: Pengenalan Destinasi Prioritas untuk Pasar Nusantara di Senaru

Ia akan segera melakukan pengkajian terkait rekomendasi DPRD NTB dengan mekanisme yang berlaku.

Demi optimalisasi kinerja pemerintahan serta memastikan berbagai kebijakan pembangunan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat untuk kemajuan daerah.

“Kami juga ingin menyampaikan, kinerja komisi-komisi di DPRD Provinsi NTB yang telah memberikan rekomendasi yang sangat berharga, untuk penyempurnaan pelaksanaan program dan kegiatan selanjutnya dalam rangka mensukseskan pencapaian visi misi kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi NTB, Baiq Isvie Rupaeda mengungkapkan, DPRD NTB memberikan rekomendasi sebagai umapn balik dalam penyelenggaraan pemerintah daerah yang lebih baik, demi terciptanya peningkatan kesejahteraan masyarakat NTB.

“Adapun tujuan dari rekomendasi DPRD NTB, yaitu untuk memberikan saran masukan dan atau koreksi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah yang lebih baik dan akuntabel ditahun tahun ayng akan datang,” tuturnya.

Isvie juga menyempatkan memberikan selamat kepada atlet cabang olahraga karate, Ahmad Zigi Zaresta yang telah berhasil meraih medali emas.

BACA JUGA: Sukses itu Hasil Kerja Keras, Ini Pesan Wagub NTB

Dan pada cabang olahraga lompat jauh, Sapwaturrahman yang berhasil meraih medali perunggu pada ajang SEA Games 2021.

“DPRD Provinsi NTB memberikan apresiasi kepada sleuruh atlet yang telah berhasil membawa nama NTB bahkan Indonesia dalam ajang SEA Games,” ungkapnya. ***

 

 




Pengenalan Destinasi Prioritas untuk Pasar Nusantara di Senaru

Program Perjalanan Wisata Pengenalan Destinasi Prioritas untuk Pasar Nusantara untuk mengetahui kesiapan Desa Wisata  menyambut wisatawan

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Program Perjalanan Wisata Pengenalan Destinasi Prioritas untuk Pasar Nusantara digelar selama dua hari dimulai hari Rabu (17-18 Mei  2022) di Desa Senaru Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Program ini diikuti 34 orang perwakilan dari Desa Wisata yang dibentuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 

Desa Senaru, Bayan, Lombok Utara, merupakan salah satu peserta yang lolos pada seleksi  tingkat Nasional sebagai peringkat ke 50 besar ADWI 2021.

Pengenalan Desa Wisata Senaru

Tujuan utama program tersebut untuk mengetahui kesiapan Desa Wisata  menyambut wisatawan.

Kedatangan tim perjalanan wisata pengenalan Destinasi Prioritas untuk pasar Nusantara di Desa Wisata Senaru disambut Kepala Desa Senaru, Raden Akria Buana beserta staf dan gegerok Tandak SMAN 2 Kecamatan Bayan, di halaman Kantor Desa Senaru.

BACA JUGA: Sukses itu Hasil Kerja Keras, Ini Pesan Wagub NTB

Dalam kesempatan ini,  Raden Akria Buana memaparkan potensi-potensi yang ada di desa wisata Senaru, yang mulai ramai dikunjungi wisatawan setelah pemberlakuan batasan PPKM Covid-19.

Gotong royong

Desa Senaru saat ini kedatangan peserta Latsitarda Nusantara XLII, dan sedang melakukan kegiatan gotong royong.

Kegiatan itu dikoordinir  Polda NTB, Bhabinkamtibmas Desa Bayan, Bripka Nur Ipansyah bersama Taruna Satlat-1/Macan Latsitarda Nusantara XLII, hari Rabu.

Gotong royong itu membersihkan semak-semak yang menutupi badan jalan, dan mengganggu menganggu pemandangan berwisata. 

Selain melibatkan taruna Latsitarda, kegiatan tersebut juga melibatkan masyarakat di area permukiman setempat.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta S.IK.,MH. Melalui Kasi Humas Polres Lombok Utara IPDA Made Wiryawan Sh. menyampaikan, kegiatan ini sudah menjadi program dari Bhabinkamtibmas maupun dari taruna Latsitarda.

Harapannya, gotong royong ini dapat memupuk integritas antara Polri dan Taruna Latsitarda bersama masyarakat.

Menurutnya, gotong royong merupakan wujud integritas Taruna Latsitarda bersama masyarakat.

“Kegiatan ini diikuti oleh Taruna yang melaksanakan Latsitarda dan masih dalam masa akhir pendidikan, untuk membiasakan diri berbaur dengan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA: 10 Mahasiswa Diamankan, Gubernur NTB Minta Bupati Bima Bantu Mahasiswa

Kasi Humas Polres Lombok Utaramenambahkan, kegiatan seperti ini diharap terus di laksanakan sebagai wujud kepekaan Polri terhadap potensi-potensi kerawanan atau Polis Hazard (PH), yang bisa menjadi Ancaman Faktual (AF), dengan mengantisipasi gangguan nyata (GN) di masyarakat.

“Ke depan tentu kita harap kegiatan seperti ini bisa terus di laksanakan sebagai wujud Polri selalu hadir dalam setiap potensi kerawanan yang ada di masyarakat,” katanya.*** 

 




Sukses Itu Hasil Kerja Keras, Ini Pesan Wagub NTB

Kata wagub, anak yang sukses pendidikannya menjadi kebanggaan orang tua

LOBAR.lombokjournal.com ~ Puncak kesuksesan itu dicapai dengan ketekunan, kerja keras tidak kenal menyerah, dan mampu mencari solusi atas setiap permasalahan yang dihadapi. 

Wagub NTB, Hj. Siti Rohmi Djalilah mengingatkan itu pada Tasyakuran Penamatan Santiriawan-Santriwatri Kelas IX MTS dan Kelas XII MA Pondok Pesantren As-Sa’idiyah NWDI Tempos Daye, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Kamis (19/05/22).

“Dengan belajar tekun dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan, maka apa yang dicita-citakan bersama para peserta didik dan orangtua akan bisa diperoleh dengan baik,” ujarnya. 

Menurutnya, terkait menuntut ilmu yang dibarengi dengan kerja keras, belajar di Pondok Pesantren memiliki nilai plus atau lebih dibandingkan dengan belajar di sekolah umum. 

Belajar di Ponpes disamping memperoleh pelajaran umum juga memperoleh ilmu agama dan pendidikan akhlaq. 

Sebaliknya di sekolah-sekolah umum hanya pelajaran umum yang bisa didapatkan.

Memberi pesan tentang mencapai sukses

“Karena itu para santri haruslah banyak bersyukur, hormat kepada para guru yang telah banyak mendidik dan menyampaikan ilmunya yang bermanfaat,” katanya.

Dan itu menjadi bekal para santri untuk menjadi pedoman hidup bersosialisasi dengan masyarakat dan bekal melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. 

BACA JUGA: Kunjungan Bappenas ke KLU, Bahas Isu Strategis UMKM

“Kecuali itu kesuksesasan kalian dalam menuntut ilmu menjadi kebanggaan orangtua, yang tujuan utama anaknya bisa sukses menempuh pendidikannya,” kata Ummi Rohmi.

Ummi Rohmi yang juga Pengurus Besar Muslimat NWDI ini juga menginginkan para santri yang telah menamatkan pendidikannya, terus menggelorakan semangat belajarnya dan tidak pernah pupus harapan untuk melanjutkan pendidikannnya. 

Diingatkan, tidak ada istilah tidak mampu melanjutkan pendidikan karena terbentur biaya. Sebab saat ini banyak tawaran-tawaran beasiswa pendidikan dari pemerintah maupun lembaga-lembaga lainnya. 

“Namun syaratnya para santri haruslah punya kemauan dan berprestasi dan unggul di bidang-bidang tertentu. Alumni Ponpes di NTB sudah banyak yang membuktikan keberhasilan itu bisa diraih dengan kemauan dan kerja keras. Banyak alumni-alumni Ponpes yang telah sukses baik di legislatif maupun eksekutif,” kata Wagub memberi contoh.

Terkait dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi melalui media sosial yang ada di Handphone (Hp) saat ini, Wagub mengingatkan para santri untuk memanfaatkannya dengan hal-hal positif termasuk untuk belajar dan memperoleh informasi bermanfaat. 

“Hindari pemanfaatan Hp untuk hal-hal negatif dan merugikan diri sendiri dan mengecewakan orang tua,” terangnya.

Meningkatkan dan selalu memelihara kesehatan juga menjadi perhatian Wagub NTB. 

Ia ingin memastikan, warga masyarakat khususnya ibu-ibu untuk tetap menjaga kesehatan putra-putrinya dengan tetap menjaganya dengan makanan yang bergizi yang tidak mesti harus mahal. 

Sementara itu, Pimpinan Ponpes As-Sa’idiyah NWDI Tempos Daye Ustaz Munawir Said melaporkan, jumlah santri kelas IX MTS dan Kelas XII MA yang menamatkan pendidikannya tahun ini sebanyak 82 orang. 

Ponpes ini berdiri sejak tahun 2019 hampir 19 tahun yang lalu. 

BACA JUGA: Program PKK NTB, Keluarga Sehat Jauh dari Narkoba

Pihaknya bersama seluruh dewan guru dan masyarakat bertekad memajukan pendidikan di Ponpes, dengan berbagai program unggulan yang menjadi kebanggan orangtua dan masyarakat di Tempos Daye ini.

Kegiatan itu juga dihadiri anggota DPRD Provinsi NTB H. Samsu Rizal, Kakandepag Lobar Dr. H. Jalalussayuti, M.Pd anggota Forkompincam Kecamatan Gerung dan sejumlah pengurus NWDI Lombok Barat. 

Wagub NTB juga menyematkan tanda penamatan siswa secara simbolis kepada dua orang perwakilan santri. ***

 

 




Kunjungan Bappenas Ke KLU, Bahas Isu Strategis UMKM

Dirjen Bappenas dan Kemensos RI dalam kunjungan ke Lombok Utara juga mendiskusikan pengentasan kemiskinan ekstrem

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kunjungan Dirjen Bappenas dan Kemensos RI ke Lombok Utara, Rabu (18/05/22), mendiskusikan isu utama UMKM.

Selain itu, dalam kegiatan yang dipusatkan di kolam renang Mandala Desa Bayan, Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara itu, juga mendiskusikan pengembangan produk UKM, pengentasan kemiskinan ekstrem (PKE) pengembangan sektor pariwisata dan lain lain

Kegiatan itu dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Lombok Utara.  

Kepala Bappeda KLU, Parihin (kana) saat wawancara dengan wartawan

“Dalam melaksanakan kegiatannya, UMKM harus ikut serta dalam penuntasan kemiskinan di daerah masing masing di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Utara,” tutur Parihin, Kepala BAPPEDA KLU kepada wartwan.  

BACA JUGA: Program PKK NTB, Keluarga Sehat Jauh dari Narkoba

Kunjungan Bappenas dan Kemensos RI di Bayan juga dihadiri Kepala Dinas  Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Drs Abdul Hamid, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM, Kabupaten Lombok Utara, Drs. Abdul Hamid beserta rombongan.

Rombongan dari Pusat tampak Sekretaris Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian PPN/Bappenas, Annisa Sri Kusumawati, didampingi Dwi Rahayuningsih, Rosinta H.P. Purba, Ghiffany Zahra, Alya Syafira, Niken Larasati.

Selain itu, tampak hadir rombongan BPJS Kesehatan, Kepala Kantor Perwakilan BPJS Kesehatan Provinsi NTB turut serta hadir yang fasilitasi oleh Lembaga KOMPAK. 

Kepala Bappeda KLU, Parihin menjelaskan, kunjungan Bappenas dan Kemensos RI juga untuk membangun kerja sama dengan perusahaan daerah, baik didalam pemberdayaan, permodalan, pemasaran dan lain-lainl.

Kunjunan Bappenas membagas beberapa isu; Pertama, perbedaan definisi UMKM antar lembaga serta belum adanya basis data terintegrasi. 

Kedua, hanya 57 persen UMKM berkontribusi terhadap PDB dari total 99 persen UMKM. Ketiga, 93 persen UMKM belum menjalin kemitraan, dan hanya 14 persen UMKM berkontribusi terhadap total ekspor Indonesia. 

BACA JUGA: 10 Mahasiswa Diamankan, Gubernur NTB Minta Bupati Bima Bantu Mahasiswa

Keempat, akses pembiayaan bagi UMKM masih rendah, dan Kelima, rendahnya pemanfaatan teknologi dalam menjalankan usahanya, termasuk digitalisasi.

Parihin menambahkan, lebih dari 90 persen UMKM tidak menggunakan komputer, dan hanya 10 persen yang menggunakan internet dalam menjalankan usahanya.

“Hal hal ini juga menjadi bahan diskusi dalam kunjungan Bappenas bersama rombongan,” jelas Parihin. ***