Inovasi Kearifan Lokal, Dua Wakil NTB Hadiri PKPI

Baiq Atiqah dan Hairul siap membawa inovasi kearifan lokal NTB di bidang fashion dan kriya ke Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (PKPI) 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Baiq Atikah Badzlina dan Hairul Maulana Sofyan siap mewakili Nusa Tenggara Barat pada kegiatan Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (PKPI) tahun 2022 di Provinsi Gorontalo tanggal 6 – 10 Oktober 2022 mendatang. 

Keduanya telah melewati seleksi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTB telah melakukan seleksi wakil NTB tanggal 24 September yang lalu.

Baiq Atikah maupun Hairul, dua wakil NTB itu akan membawa inovasi kearifan lokal NTB di bidang fashion dan kriya. 

BACA JUGA: Juju Pelajari Limbah Jadi Bahan Bakar di Amerika

Baiq Atikah akan membawakan inovasinya kombinasi antara tenun asli NTB dengan mutiara yang keduanya merupakan ikon daerah di level Nasional. 

Sedangkan Hairul membawa rumah adat NTB yaitu Dalam Loka dan Bale Lumbung, dengan bahan dasar kombinasi antara limbah alam dan limbah plastik, sesuai dengan misi NTB Asri dan Lestari.

“Misi saya di Gorontalo adalah menang, dan memperkenalkan rumah adat NTB yaitu Dalam Loka dan Bale Lumbung dengan bahan dasar Kombinasi antara Limbah alam dan limbah plastik. Menurut saya, dua rumah adat itu sudah cukup untuk menginterpretasikan Indahnya NTB,” tutur Hairul saat diwawancara di Mataram, tanggal  pada 27 September 2022.

Ia menjelaskan bahan yang akan digunakan dalam membuat miniature rumah adat NTB tersebut Eceng Gondok, ultramilk, kresek/kantong plastik bekas, stick eskrim, bambu, dan kayu. 

Diharapkan dengan mengikuti PKPI tahun 2022 Putera Puteri Daerah lebih melek terhadap potensi dan kekayaan yang dimiliki oleh NTB. Pria kelahiran Jorong, 09 April 1999 berharap dengan tangan-tangan kreatif dan luasnya jangkauan media sosial, bisa menjadi salah satu lumbung penghasilan masyarakat di tengah gempuran ekonomi yang kian merosot.

“Saya rasa dengan mencurahkan rasa kedalam karya yang dimiliki akan membuat value yang tak ternilai,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Baiq Atikah menjelaskan inovasi yang akan dibawanya. memperkenalkan bahwa NTB memiliki beragam jenis kain tenun

Karena menurut Atikah, tenun NTB memiliki motif yang unik dan menarik seperti Tenun Pringgasela Kabupaten Lombok Timur memiliki warna yang soft dan lembut, sementara tenun Bima memiliki warna yang kuat dan mencolok.

 “Saya memiliki inovasi yang akan dikembangkan, seperti kombinasi tenun dengan mutiara, sehingga tercipta harmonisasi tenun dan mutiara yang menjadi ikon NTB di level Nasional,” tutur gadis kelahiran Mataram, 19 Oktober 1999 tersebut.

BACA JUGA: Strategi Gerakan Orang Tua Asuk Cegah Stunting

Baiq Atikah berharap sebagai wakil NTB, bisa menginspirasi kaum milenial di era pasca pandemi dan mampu  membuktikan, kita bisa bangkit dari keterpurukan selama 2 tahun kemarin. 

Selain itu  sebagai kaum milenial, ia berharap bisa mengoptimalkan budaya dan kearifan lokal yang ada, seperti misalnya NTB memiliki beragam jenis kain tenun.

“Selain kita elok dan cantik dibuatnya, kita juga secara tidak langsung membantu perekonomian bagi para penenun – penenun dan mengurangi angka pengangguran yang ada di NTB,” tandasnya.***

 




Juju Pelajari Limbah Jadi Bahan Bakar di Amerika

Pemprov NTB dukung Juju ke Amerika untuk pelajari pengolahan limbah menjadi bahan bakar, yang diselenggarakan dan dibiayai penuh oleh Amerika

MATARAM.lombokjournal.com ~ Manajemen limbah dan pengembangan energi terbarukan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB saat ini. Terlebih lagi dengan adanya target emisi nol pada 2050 (NTB NetZero Emission 2050).

Karena itu, Pemprov NTB mendukung penuh Pemuda kelahiran Lombok Timur, Muhammad Zurhalki yang akrab disapa Juju, mengikuti Reverse Trade Mission (RTM) on Waste to Energy (WTE) yang diselenggarakan dan dibiayai penuh oleh US trade and Development Agency.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan teknologi, kebijakan, dan layanan Amerika Serikat di bidang pengolahan limbah menjadi energi. 

BACA JUGA: Pabrik Pengolahan Limbah Beracun Berbahaya Hadir di NTB

Juga untuk membuka peluang kerjasama dalam hal pengadaan dan penggunaan teknologi pengolahan limbah di Indonesia. 

Pengolahan limbah jadi energi terbarukan akan dipelajari Juju di Amerika
ilustrtasi ~ Limbah Sawit jadi energi

RTM-WTE sendiri diikuti stakeholders Indonesia yang terlibat dalam pengembangan energi terbarukan dan pemberdayaan lingkungan, Seperti kementrian terkait, Pemerintah Provinsi, BUMN, dan BUMD dengan total peserta sekitar 15 orang. Juju adalah salah satunya. 

“Pendidikan yang baik Insya Allah akan menerbangkan anak-anak muda NTB sejajar dengan warga dunia yg lain,” ungkap Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menerima Juju di Ruang Kerjanya, Kamis (29/09/22). 

Pelajari beberapa jenis limbah

Juju merupakan alumni beasiswa NTB tujuan Polandia tersebut bersama rombongan akan berangkat pada pada 1 Oktober 2022. Kegiatan akan selesai pada 14 Oktober 2022. 

Beberapa lokasi yang akan dikunjungi tersebar di negara bagian Washington DC, Tampa, dan Los Angeles.

Juju akan mempelajari beberapa jenis limbah seperti, limbah pertanian, limbah rumah tangga, baik organik maupun anorganik, yang diolah menjadi bentuk energi yang dapat digunakan oleh masyarakat. 

Biasanya, tutur Juju, massa limbah dapat digunakan sebagai bahan baku pembangkitan listrik maupun pembuatan bahan bakar cair dan gas, dan sebagainya. 

Pemuda yang menamatkan jenjang S1nya di Universitas Mataram tersebut berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi pintu awal terbentuknya kerjasama di bidang energi antara perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dan Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Pengolahan Limbah, Pemprov NTBN Siapkan Infrastruktur Dasar

NTB termasuk peserta yang disediakan alokasi waktu pada sesi business briefing untuk mempresentasikan kondisi dan peluang kerjasama di NTB.

“Melihat ketertarikan penyedia teknologi di US terhadap besarnya peluang investasi di NTB, saya pribadi cukup optimis di masa mendatang akan terjalin hubungan kerjasama yang baik di bidang energi terbarukan,” tandasnya. ***

 




Lombok FC Fokus untuk Benahi Finishing Touch  

Jelang Babak 8 Besar, Lombok FC akan benahi tim work sebab semua lawan di 8 besar dipandang berat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Upaya keras Lombok FC untuk menjadi harapan warga Nusa Tenggara mulai kelihatan tanda-tandanya. 

Lombok FC sukses keluar sebagai juara Grup A Zona P. Lombok seusai mengalahkan PS Hamzanwadi dengan skor 2-1 dalam laga yang bergulir di Stadion GOR 17 Desember, Turide, Kota Mataram, Jumat (23/09/22) lalu.

Kemenangan itu membawa tim yang berasal dari Lombok Barat ini berhasil mengemas 19 poin dari tujuh pertandingan dengan enam kali menang dan satu kali imbang.

Para pemain Lombok FC MERAYAKAN KEMENANGAN

Klub berjuluk Kijang Rinjani ini berhasil melaju ke babak delapan besar Liga 3 Asprov PSSI NTB melalui gol yang dicetak oleh Rigelken Geraldo Maniking pada menit ke-7 dan Yanuar Baihaqi pada menit ke-69.

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Kian Mentereng, Siap Melaju ke Level Atas

Pelatih Lombok FC, Jessie Mustamu menilai penampilan anak asuhnya masih harus terus dibenahi, meski klub dengan julukan Kijang Rinjani  ini mampu mengalahkan PS Hamzanwadi dan keluar sebagai juara Grup A Zona P. Lombok Liga 3 Asprov PSSI NTB.

“Para pemain kerap melakukan kesalahan saat menguasai bola. Selain itu, mental para pemain juga harus dibenahi,” ujar mantan Kapten Tim PSIS Semarang ini.

Ia mengatakan berupaya membenahi semuanya.

“Agar bisa memberikan yang terbaik bagi tim Lombok FC,” tutur mantan pemain yang dulu berposisi sebagai gelandang ini.

Beberapa teknik bermain yang harus dibenahi, menurut Mustamu, di antaranya masalah finishing touch atau penyelesaian akhir, cara melewati pemain lawan, dan cara mengantisipasi bola. 

“Pada latihan Lombok FC menjelang babak 8 besar, kami akan lebih fokus di finishing touch, agar tim ini terus lebih baik dan lebih baik lagi ke depan,” paparnya.

Rencananya, babak 8 besar Liga 3 NTB akan menggunakan sistem grup dan format single match. Artinya masing-masing tim akan menjalani tiga pertandingan untuk memperebutkan dua posisi teratas yang akan melaju ke babak semi final. 

Menanggapi calon lawan yang akan dihadapi pada babak 8 besar Liga 3 Zona NTB tersebut, Lombok FC tak mau gegabah dan menganggap remeh lawan, dan akan selalu mewaspadai kekuatan setiap tim. 

“Kami akan selalu antisipasi, dan bagi kami semua tim itu adalah lawan yang berat, terlebih ini sudah di babak 8 besar,” kata Jessie Mustamu, di Mataram, Jumat (27/09/22).

Harapan Chairman dan CEO Lombok FC

Atas keberhasilannya melangkah ke babak 8 besar ini, Chairman Lombok FC H. Bambang Kristiono, SE (HBK) sangat mengapresiasi kerja keras para pemain, tim pelatih dan seluruh manajemen yang terlibat dalam pekerjaan ini. 

BACA JUGA: Festival Peresean di Lotim, Bang Zul Doa Bersama Masyarakat

Ia berharap, Lombok FC bisa tampil lebih padu, lebih semangat, dan lebih trengginas lagi di pertandingan-pertandingan mendatangnya.

“Alhamdulillah dengan segala hasil yang telah diraih oleh Lombok FC. Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras para pemain, pelatih, dan manajemen yang ada. Namun jujur saya  sampaikan, meskipun Lombok FC ini berhasil lolos ke 8 besar, tapi masih punya banyak PR yang harus diperbaiki. Hal ini kita percayakan sepenuhnya kepada tim pelatih untuk mengevaluasi dan memperbaikinya. Saya percaya bahwa tim ini mampu menjadi perwakilan masyarat sepakbola NTB di tingkat nasional nanti,” kata HBK.

HBK berharap kepada semua unsur yang berada  di internal Lombok FC untuk memiliki mindset, visi, dan impian yang sama yaitu menjadikan Lombok FC ini sebagai tim Juara.

Ia menekankan agar sama-sama menanamkan tekad dan semangat di hati dan pikiran masing-masing bahwa Lombok FC adalah tim target yang akan selalu konsisten dalam menjaga performa terbaik.

“Asal menang saja, saya kira tidak cukup. Tetapi punya militansi, semangat tidak mengenal menyetah, dan konsep bermain yang cantik adalah modal dasarnya,” pesannya.

Sementara itu, CEO Lombok FC Rannya Agustyra Kristiono mengatakan, tren positif yang terus diraih Lombok FC di babak penyisihan grup akan menjadi modal besar bagi tim asuhan Coach Jessie Mustamu ini untuk menatap babak-babak selanjutnya.

Rannya juga mengucapkan terima kasih kepada grup supporter Babalo, yang terus memberikan dukungannya di setiap pertandingan yang dijalani Lombok FC.

“Kita akan ikhtiarkan, paling tidak ada 1.500 Babalo akan hadir langsung di lapangan untuk memeriahkan pertandingan 8 besar ini,” kata dara yang tengah menyelesaikan pendidikannya di Brunel University, kota London ini.

Selain itu, Rannya juga berharap agar Lombok FC mampu meraih kemenangan di pertandingan-pertandingan selanjutnya. 

Terlebih lagi dengan adanya dukungan masyarakat pecinta sepakbola NTB yang menjadi penyemangat para pemain, pelatih, maupun manajemen Lombok FC.

“Perjalanan ini masih sangat panjang. Kami selalu mengharap dukungan masyarakat pecinta sepak bola NTB untuk mensukseskan prestasi dan hasil akhir Lombok FC,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi perjalanan Lombok FC tembus ke Liga 3 Nasional, Lombok FC telah berhasil merekrut tambahan dua pemain yang sebelumnya ikut berlaga di babak penyisihan, masing-masing Lalu Yogi, penjaga gawang dari Perselobar serta Krisna, gelandang serang dari PS. Hamzanwadi.

“Kita akan prioritaskan kepada talenta-talenta muda sepakbola dari P. Lombok untuk menjadi pemain-pemain Lombok FC,” kata Rannya.

Yanwar Baehaki, Curi Perhatian

Pemain penyerang Yanwar Baehaki telah berhasil mencuri perhatian grup supporter BABALO (Barisan Batur Lombok) dan pecinta sepak bola NTB usai menjadi pencetak gol kemenangan Lombok FC dalam tiga laga akhir termasuk saat melawan PS Hamzanwadi.

Gol pemain kelahiran Desa Pesongoran, Kecamatan Kuripan Utara, Kab. Lombok Barat ini pada menit ke 69 berhasil menjadi penentu untuk mengunci posisi Lombok FC sebagai juara Grup A.

Yanwar Baehaki yang lahir pada 27 Januari 2001, telah memiliki kecintaan pada sepak bola sejak kecil dan mulai serius menekuniny sejak sekolah menengah pertama (SMP).

Untuk mengasah kemampuannya dalam bermain bola, remaja lulusan SDN 2 Kuripan Utara ini mengaku belajar di berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di P. Lombok. 

Selain itu, Ia juga pernah mengikuti training di Persija Elite Pro Academy U20 dan Football Insight Academy.

Kemampuannya mengolah si kulit bundar pun semakin matang. 

Baehaki pernah memperkuat tim Pekan Olahraga Daerah Regional NTB dan berhasil meraih juara pertama. 

Tidak hanya itu, Ia kerap memperkuat tim nya dalam berbagai ajang sepak bola di NTB.

Di P. Jawa, Ia pernah memperkuat PS. Persijap Jepara, PS. Persekap Pekalongan, dan menjadi striker andalan di PS. Persak Kebumen yang bermain di Liga 3 Nasional sebelum akhirnya memilih pulang kampung dan bergabung di Lombok FC.

Bahkan saat bermain di PS Persekap Pekalongan, Baehaki mendapatkan perhatian warga Kab. Pekalongan lantaran produktivitas golnya di Liga 3 Jawa Tengah. 

Dan Baehaki masuk dalam jajaran 5 besar Top Skor Liga 3 Jawa Tengah.

BACA JUGA: Aksi Siwa Bersih-bersih Sepanjang Pantai Kalaki di Bima

Putra asli Lombok Barat ini meyakini, setiap ajang pertandingan yang akan diikuti bersama rekan-rekannya dapat dijalaninya dengan baik apabila skuad memiliki team work yang solid.

Ia juga percaya dengan pengalaman yang telah didapatnya selama berlaga di Liga 3 Prov. Jateng dan Liga 3 Nasional akan mampu membantu Lombok FC meraih target.

“Kemarin di Jateng, saya mendapat banyak pengalaman tentang cara bermain sepak bola yang baik dan benar, kemudian disini (di Lombok FC), saya dapat polesan langsung Couch Jessie Mustamu, pelatih yang sudah memiliki nama besar di kancah sepak bola Nasional. Saya sangat bersyukur dan juga sangat bangga bisa menjadi bagian penting di Lombok FC,” lanjutnya.

Sementara itu, Jessie Mustamu juga mengakui kemampuan Baehaki. Menurutnya karakter pemain jebolan Persija Elite Pro Academy u20 tersebut  memiliki naluri finishing touch yang bisa menguntungkan tim (*).

 




Target PAD KLU Meningkat dari Tahun Sebelumnya 

Plt. Sekda KLU mengakui, target PAD KLU meningkat karena pariwisata mulai menggeliat  

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Tahun 2021 ditargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada angka 121 miliyar miliyar, namun realisasi sampai 31 Desember 2021 hanya 70 miliar. 

Itu berarti ada sekitar 50 miliar dari yang ditargetkan tidak tercapai. Tapi di tahun 2022, target PAD KLU ditingkatkan dari 121 miliar menjadi 166 miliar. 

BACA JUGA: TMMD KE 115, Wabup Dabby Ikuti Rakornis Virtual

Plt Sekda KLU mengatakan, target PAD KLU tahun 2022 meningkat

Hal itu dijelaskan Plt Sekda KLU, Anding Dwi Cahyadi saat menghadiri Sosialisasi Aplikasi Edusmart di Pondok Pesantren Al Hikmah, Desa Pamenang Barat Kecamatan Pamenang, Kamis (29/09/22).

Apa yang menyebabkan Pemda KLU mencanangkan target peningkatan PAD? 

Anding menjelaskan, dengan sistem digitalisasi maka secara operasional pemungutan restribusi mudah dilakukan. 

“(saat pandemi Covid-19) PAD memang tidak bisa di pungut. Tapi sekarang sudah nampak, pariwisata sudah mulai menggeliat,” jelasnya.

Diakuinya, dulu past Boat dari Bali menuju Gili tidak pernah diperoleh sepeser pun. “Sekarang alhamdulillah, bisa masuk antara 5 sampai 10 Juta per hari,” tutur Anding. 

Karena itu Ia menghimbau semua masyarakat Kabupaten Lombok Utara untuk sama sama menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban di tengah masyarakat Kabupaten Lombok Utara. 

Lebih lanjut ia menguraikan terkait dengan era digitalisasi, dalam reformasi birokrasi oleh Menpan RI, ada item yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah yaitu sistem pemerintahan berbasis elektronik, dan sekarang merupakan era digital, era aplikasi. Dan 

penerapan seluruh PAD Lombok Utara melalui sistem digital, untuk mengurangi terjadinya kebocoran 

BACA JUGA: PT Bank NTB Syariah Cabang Tanjung Sosialisasi Aplikasi Edusmart

Anding menghimbau, semua masyarakat Kabupaten Lombok Utara untuk sama sama menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban di tengah masyarakat Kabupaten Lombok Utara. 

Diakuinya bahwa maslah di tengah masyarakat KLU masih banyak, akan tetapi tugas birokrasi adalah bekerja. ***

 




TMMD ke 115, Wabup Danny Ikuti Rakornis Virtual

Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter mengikuti Rakornis TMMD ke 115 secara virtual yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Karmin Suharna 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter F.R, ST, M.Eng mengikuti Rakornis TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-115 yang diselenggarakan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) secara virtual, di Ruang Rapat Makorem 162/WB, Kamis (29/09/22). 

Rapat dipimpin oleh Aster Kasad Mayor Jenderal Karmin Suharna, S.IP, M.A, Dirut Kelembagaan dan Kerjasama Chaerul Dwi Sapta, Sekretaris PJO TMMD Kolonel Kavaleri Sugi Mulyanto, S.Sos, Letkol CAJ Mukti Ankaprima, Ketua Yayasan Anak Bangsa Indonesia Dr. Sofyan Candra, PHD, para Bupati dan Walikota yang menjadi Lokasi TMMD.

TMMD merupakan keterpaduan antara TNI dan Pemerintah Daerah, sebagai upaya percepatan daerah di pedesaan, sebagai langkah dan upaya percepatan terobosan pembangunan di daerah pedesaan

Aster Kasad Mayor Jenderal  Karmin Suharna menuturkan, Rakornis TMMD adalah program kegiatan lintas sektoral. 

BACA JUGA: Festival Peresean di Lotim, Bang Zul Doa Bersama Masyarakat

Antara Kementerian atau Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) serta komponen masyarakat, yang dilaksanakan secara gotong royong bersama dengan TNI.

Kegiatan TMMD merupakan keterpaduan antara TNI dan Pemerintah Daerah, sebagai upaya percepatan daerah di pedesaan, sebagai langkah dan upaya percepatan terobosan pembangunan di daerah pedesaan. 

TMMD sebagai langkah peningkatan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan yang dilakukan bersama pemerintah dengan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik, seperti pembangunan infrastruktur, pemberian edukasi bagi anak-anak dan penyuluhan kesehatan seperti stunting di daerah terpencil.

“Kegiatan ini sebagai fokus TNI dan pemerintah dalam TMMD ke 115 yang akan di laksanakan dari 11 Oktober hingga 9 November 2022 di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya di daerah terpencil,” tuturnya.

Untuk TMMD di Kabupaten Lombok Utara berlokasi di Kecamatan Bayan, yaitu Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antara Desa Sukadana dan Desa Andalan.

BACA JUGA: Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan

Hadir Rakornis secara daring, di antaranya Kasiter Kasrem 162/WB Putu Dwika, Dandim 1606/Mataram Letkol Arm Arif Rahman, Ketua DPRD KLU Artadi S.Sos,Kepala Bappeda KLU Parihin S.Sos serta undangan lainnya.***

 




PT Bank NTB Syariah Cabang Tanjung Sosialisasi Aplikasi Edusmart

Pihak PT Bank NTB Syariah Cabang Tanjung menekankan pentingnya pengembangan kompetensi semua konsumennya

TANJUNG.lombokjournal.com ~ PT Bank NTB Syariah Cabang Tanjung Kabupaten Lombok Utara mengadakan Sosialisasi atau Launching Aplikasi Edusmart yang di pusatkan di Ponpes Al-Hikmah Kecamatan Pamenang, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (29/09/22).

Dalam sambutan Kepala Kantor PT Bank NTB Syariah Tanjung, Umarta, SH, menekankan pentingnya pengembangan kompetensi teknologi konsumen PT Bank NTB Syari’ah saat ini.

Kepala PT Bank NTB Syariah Cabang Tanjung menekankan pentingnya skil teknologi asemua konsumennya
Umarta, SH

“Kita dituntut memiliki skil penggunaan IT untuk memudahkan kita di era digital. 

BACA JUGA: Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan

Tuntutan ini tak bisa dihindari dan seiring dengan kemajuan zaman,” kata Umarta.

Sosialisasi Aplikasi Edusmart,  PT Bank NTB Syari’ah CabangTanjung juga akan dilakukan  di Ponpes yang lain juga.

“PT Bank NTB Syari’ah Tanjung akan melakukan hal yang sama si Pondok Pesantren Darul Iman, dan yang lainnya,” kata Umarta. 

Aplikasi Edusmart bisa berintegrasi sebagai absensi atau belanja santri. Rencana sosialisasi Aplikasi Edusmart sudah lama di rencanakan.

“Atas Izin Allah hari Kamis (29/09) bisa terlaksana, alhamdulillah,” ucapnya. 

Umarta, singgung soal slogan Pondok Pesantren Al- Hikmah “Hidup Jadi Mudah”, dan aplikasi Edusmart ini akan memudahkan seluruh konsumen PT Bank NTB Syari’ah di seluruh NTB. 

Sejalan dengan harapan Pimpinan Pondok Pesantren Al Hikmah, Dr. TGH. Lalu Muhsin Mukhtar Effendi,LC,MA, yang sudah lama menjalin kemitraan dengan PT Bank NTB Syariah. 

“Kalau bukan kita yang mengembangkan Keuangan Syari’ah, siapa lagi,” kata TGH. Lalu Muhsin. 

Ia mengaku ikut serta dalam menggodok perpindahan dari PT Bank NTB kovensional ke PT Bank NTB Syari’ah. 

“Tidak ada kalimat yang pantas di sampaikan selain terima kasih dan mudah-mudahan mendapat Ridho dari Allah Subahanahuataala, amin,” katanya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang banyak membantu dan mendorong lahirnya Ponpes di berbagai tempat. Dan diharapkan dalam era globalisasi saat ini, para santri santriwati lebih pandai dan siap menghadapi tantangan era global yang lebih berat dari hari ini, harapnya. 

BACA JUGA: Pemprov NTB akan Dukung Program DPD HNSI untuk Nelayan

Di penghujung sosialisasi Aplikasi Edusmart, dilakukan pengukuhan pengurus Ponpes Al Hikmah Kecamatan Pamenang Kabupaten Lombok Utara.

Kefiatan sosialisasi Aplikasi Edusmart ini selain dihadiri oleh Kepala Kantor PT Bank NTB, Syari’ah Cabang Tanjung dan Pimpinan Pondok Pesantren Al Hikmah, juga hadir Plt. Sekda Kabupaten Lombok Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama KLU, Kepala Kantor Ketenagakerjaan KLU, tokoh masyarakat, para wali santri/Santriwati, segenap pengajar dan seluruh Santri/Santriwati Ponpes Al Hikmah. (*) 

 

 




Festival Peresean di Lotim, Bang Zul Doa Bersama Masyarakat  

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul doa bersama masyarakat Sukarara, Lotim, saat menutup Festival Peresean 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah bersama masyarakat Desa Sukarara, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur melakukan doa bersama agar musim penghujan segera datang dan memberikan kemakmuran. 

Doa bersama masyarakat saat acara Festival Peresean

“Semoga festival presean yang digelar sebagai tradisi menunggu datangnya musim penghujan bisa memakmurkan petani dan masyarakat Sukarara,” ujar Gubernur Zul menutup Festival Presean se Lombok di arena Paguyuban Geger Girang, Desa Sukarara, Rabu (28/09/22). 

BACA JUGA: Aksi Siswa Bersih-bersih di Sepanjang Pantai Kalaki di Bima

Hal itu dikatakan Gubernur mengapresiasi gelar tradisi peresean dalam rangka menyambut datangnya musim penghujan. 

Bang Zul berharap masyarakat Sukarara tetap memelihara tradisi sekaligus memberikan kegembiraan bagi masyarakat desa. 

Sementara itu, Kepala Desa Sukarara, Sudirman mengatakan, festival peresean yang diadakan setiap tahun di penghujung musim kemarau ini, selain sebagai hiburan juga memelihara tradisi agar lahan persawahan dan perkebunan masyarakat memperoleh berkah dan panen yang baik. 

“Festival presean ini diikuti oleh pepadu dari seluruh Lombok juga ajang mencari satria olahraga,” jelasnya. 

Ia juga berharap event ini sebagai gelar budaya dan atraksi pariwisata

BACA JUGA: Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan

Hadir pula mendampingi Gubernur, Kepala Dinas Sosial dan Sekretaris Dinas Pariwisata NTB. ***

 




Aksi Siswa Bersih-bersih di Sepanjang Pantai Kalaki di Bima

Siswa SMA di Bima bersama Dewan Pelaksana Geopark Tambora melakukan aksi bersih-bersih sepanjang pantai untuk sukseskan Program NTB Zero Waste

BIMA.lombokjournal.com ~ Mensukseskan program NTB Zero Waste atau Bebas Sampah, ratusan siswa di Bima bersama Dewan Pelaksana (DP) Geopark Tambora melakukan aksi bersih-bersih sampah, di sepanjang pantai Kalaki Kabupaten Bima.

Zero Waste merupakan salah satu program unggulan Gubernur H. Zulkieflimansyah dan Wagub Hj. Sitti Rohmi Djalilah   

Aksi membersihkan pantai mendukunmg program Zero Waste

“Kegiatan ini didukung Surat Edaran Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 050/6159/PPLDISLHK/2022 tanggal 7 September 2022 tentang Dukungan dan Partisipasi Kegiatan World Clean Up Day Tahun 2022,” kata General Manager DP Geopark Tambora-SBR, Hadi Santoso, Rabu (28/9/2022) di pantai Kalaki Desa Panda Kabupaten Bima.

BACA JUGA: Atasi Masalah Sampah Tanggung Jawab Bersama

Aksi bersih-bersih ini diinisiasi oleh komunitas lingkungan JAO Bima, yang merupa kan salah satu bentuk aksi memperingati World Clean Up Day Tahun 2022, atau hari bersih sampah sedunia tahun 2022.

Kegiatan ini melibatkan perwakilan pelajar SMAN/SMKN dan jajaran guru serta pihak sekolah.

Menurut pria yang juga staf khusus Gubernur NTB ini, kegiatan aksih bersih-bersih ini untuk mendukung dan mensukseskan program NTB Bebas Sampah dan memperingati World Clean Up Day

Aksi bersih-bersi merupakan kali ketiga digelar. 

“Pada awal September yang lalu, kami laksanakan kegiatan aksi bersih-bersih bersama SMKN 1 Kempo dan jajaran Dikbud Dompu, selanjutnya seminggu yang lalu bersama Bupati, Wabup dan jajaran Pemda Bima,” ungkap Hadi.

Untuk aksi bersih-bersih dan gotong royong kali ini, sebayak 20 SMAN dan SMKN ratusan siswa-siswi di wilayah Kabupaten Bima dan Kota Bima, ikut terlibat membersihkan destinasi wisata pantai Kalaki.

Di depan ratusan pelajar, GM Geopark lulusan Unhas Makasar tersebut, mengajak dan mengedukasi siswa, tentang pentingnya menjaga lingkungan dan membersihkan lingkungan dari sampah. 

Karena saat ini tumpukan sampah di Provinsi NTB, sudah sangat memprihatinkan.

“Sampah ini sebenarnya, bukan sumber masalah.Sampah ini, kalau kita paham dapat dimanfaatkan dan menghasilkan uang. Saya yakin, adik-adik memiliki unit pengelolaan sampah di sekolah,” ucap pria kelahiran Bima.

Sepatutnya gerakan bersih-bersih ini harus menjadi contoh bagi masyarakat. Para pelajar dapat menjadi agent untuk mengedukasi masyarakat tentang kebersihan dan memilah sampah serta memanfaatkannya.

“Kita tidak mau kan planet tempat kita tinngal ini penuh dengan sampah. Maka adik-adik harus memiliki kesadaran untuk membiasakan diri mengelolah sampah dan ikut peduli membersihkan sampah baik dilingkungan sekolah maupun masyarakat,” ajak pengusaha muda Bima tersebut.

Hadi juga memberikan edukasi tentang tugas dan fungsi Geopark Tambora. Memperkenalkan tentang Geopark Tambora, serta sejarah besar tentang taman bumi ini kepada para siswa-siswi SMAN/SMKN se Kabupaten/Kota Bima.

Sementara itu, Sekertaris Kantor Cabang Dinas Dikbud Bima-Kota Bima, Dr. Salahuddin, mengapresiasi kegiatan yang digelar DP Geopark Tambora-SBR berkolaborasi dengan komunitas lingkungan JAO Bima.

“Kegiatan ini sangat bagus, siswa-siswi ini diajak bergotong royong. Ada nilai karakter yang tanamkam dengan keterlibatan langsung  dan kepeduliannya terhadap lingkungan,” kata Dr. Salahuddin.

Diharapkan, kegiatan semacam ini, tidak berhenti pada aksi bersih-bersih saja. Namun ada aksi melakukan penanaman pohon dan penghijauan lingkungan.

Para siswa, terlihat begitu antusias dan ceriah sesekali diselingi dengan canda tawa, membersihakn dan memungkut sampah plastik, kayu maupun sampah lainnya. 

BACA JUGA: Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan

Salahsatu siswa asal SMAN 1 Donggo, Nur kelas XII mengaku senang mengikuti kegiatan aksi bersi-bersih seperti ini. 

Selain bisa interaktif dengan siswa-siswi lain, saling kenal dan silaturahmi, juga membangun kesadaran remaja dan generasi muda.

“Gerakan bersih-bersih ini juga penting, untuk membudayakan kami kaum muda agar tetap peduli untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sembarangan, sehingga mengotori lingkungan disekitar,” jelasnya.

Senada dengan M. Nutripamungkas, siswa SMAN 1 Kota Bima ini mengatakan, kegiatan membersihkan lingkungan  tersebut sangat bagus. Apalagi daerah Bima merupakan salah satu tempat wisata bagi masyarakat.

“Ini destinasi wisata terdekat juga dengan kota Bima,” ujar anggota OSIS yang datang mewakili SMAN 1 Kota Bima bersama guru pendampingnya.

Tidak hanya siswa-siswa SMAN/SMKN, aksi bersih-bersih, mengundang kepedulian para wisatawan asal Belanda yang sedang lewat pantai Kalaki. Para turis tersebut bahkan ikut terlibat langsung membersihakan sampah dipinggir pantai.

BACA JUGA: Strategi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Marco, turis asal Belanda mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat bagus. Peduli akan kelestarian lingkungan dan alam sekitar. Ia mengaku senang saat melihat ada keramaian di pinggir pantai. 

Sebagian wisatawan asal Eropa tersebut sepakat untuk ikut membersihkan bersama para pelajar.

“Ini kegiatan yang sangat bagus. Sampah plastiki merupakan polusi. Tidak bisa terurai.Maka harus dibersihkan dan diolah. Terimaksih sudah mengizinkan kami ikut bersih-bersih,”ungkap Marco.

Aksi bersih pantai ini juga membudayakan tidak buang sampah sembarangan

Hadir pada kegiatan tersebut, kepalamsekolah dan dewan guru perwakilan dari SMAN 1 Palibelo,  Kepala SMKN 1 Palibelo,  Kepala SMAN 1 Belo, Kepala SMAN 1 Woha, Kepala SMAN 2 Woha, Kepala SMKN 1 Woha, Kepala SMAN 1 Bolo, Kepala SMAN 2 Bolo.

Juga Kepala SMAN 1 Madapangga, Kepala SMAN 1 Soromandi, Kepala SMAN 1 Donggo, Kepala SMAN 1 Kota Bima,  Kepala SMAN 2 Kota Bima, Kepala SMAN 3 Kota Bima, Kepala SMAN 4 Kota Bima, Kepala SMAN 5 Kota Bima,  Kepala SMKN 1 Kota Bima,  Kepala SMKN 2 Kota Bima, Kepala SMKPP Kota Bima dan penguru serta anggota JAO Bima. ***

 




Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan 

Gubernur NTB Bang Zul merespon baik laporan hasil program Baznas NTB, tapi soal tambahan dana disesuaikan kemampuan daerah

MATARAM.lombok journal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc., menerima dan merespon dengan baik terkait laporan hasil program dari Baznas Provinsi NTB di ruang kerja pendopo Gubernur pada Rabu (28/09/22).

Dari hasil laporan yang menunjukkan bahwa alokasi dana yang masih kurang, Bang Zul akan mengupayakan tambahan namun tentunya dengan melihat kondisi dan kemampuan daerah.

BACA JUGA: Strategi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Program Baznas NTB masih butuh dana tambahan
Gubernur NTB (kaos kung) bersama pengurus Baznas NTB

“Kita akan usahakan sesuai dengan kemampuan daerah” ungkapnya.

Rahmat Umal selaku Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan Baznas Provinsi NTB dalam wawancaranya menerangkan, mereka berharap agar alokasi dana bisa ditambah.

Dibandingkan 2021, alokasi dana tahun 2022 justru menurun. 

Sementara di tahun ini ada tambahan beban dengan adanya Dewan Pengawas eksternal yang membutuhkan biaya.

“Jadi dua sisi bahwa kita ada tambahan beban tapi anggaran kita menurun. Oleh karena itu kita mohon kepada beliau dalam APBD perubahan ini semoga ada tambahan,” jelasnya.

Selain itu, dalam pertemuan ini juga melaporkan program-program yang sudah dan sedang akan dilakukan. 

Untuk program yang sedang dilakukan sendiri di antaranya yang pertama adalah program RPLH seperti membangun rumah tidak layak huni. Kedua program beasiswa. Ketiga progam bantuan untuk guru tidak tetap di sekolah negeri non sertifikasi dan siswa berprestasi. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan UMKM di Lombok Timur

Sedangkan untuk program yang akan dilakukan seperti membagi bantuan konsumtif. ***

 

 




Pemprov NTB akan Dukung Program DPD HNSI untuk Nelayan

Program DPD HNSI untuk nelayan pasti didukung Pemprov NTB karena sektor perikanan juga dikembangkan di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah pastikan, pastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan mendukung seluruh program-program Dewan Perwakilan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) NTB. 

Tanggapan itu disampaikan saat Ketua DPD HNSI Provinsi NTB, Joko Supriyanto  melaporkan seluruh kegiatan yang telah dijalankan HNSI untuk mendukung kegiatan para nelayan.

BACA JUGA: Penanganan Dtunting Tanpa Pemotongan TPP ASN NTB 

Gubernur NTB pastikan Pemprov NTB akan dukung program-program HNSI

“Pasti didukung, kalau kita ikut saja, mana baiknya sesuai arahan dan koordinasi dengan Kadis Kelautan dan Perikanan ya,” ujar Gubernur Zul di ruang kerjanya, Rabu (29/09/22).

Tanggpan itu disampaikan gubernur mengingat Pemprov NTB juga mengembangkan sektor perikanan.

“Sebentar lagi periode saya habis, jadi tadi banyak melaporkan mengenai kegiatan-kegiatan yang sudah kami lakukan selama 5 tahun ini. Selain itu, kita juga ingin mengundang Pak Gubernur untuk membuka Musda IV nanti,” kata Joko Supriyanto. 

Ia juga berharap agar Pemerintah terus mendukung HNSI dalam melakukan program kerjanya, mengingat 10 Kab/Kota di NTB telah memiliki Dewan Pimpinan Cabang (DPC). 

“Harapanya kepada Gubernur NTB ikut sekaligus memberikan dukungan kepada HNSI dalam rangka mengembangkan dan mendukung kegiatan perikanan yang ada di NTB, karena kita punya 10 DPC yang ada di NTB,” harapnya. 

BACA JUGA: Pengurus Asprov NTB Jangan Rangkap Jabatan 

Turut mendampingi Gubernur pada audiensi tersebut yaitu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, S.T., M.Si. ***