Wagub NTB Jamin Ketersediaan Akomodasi Sambut MotoGP 

Setelah tinjau  akomodasi terapung KM Kelud, Wagub NTB jamin akomodasi bagi para penonton mendekati perhelatan MotoGP sudah sangat siap

LOBAR.lombokjournal.com ~ Kesiapan akomodasi bagi para penonton mendekati perhelatan MotoGP, 18-20 Maret 2022 mendatang, di Sirkuit Mandalika dijamin sangat siap. 

Jaminan kesiapan tersebut diungkapkan Wagub NTB, Siti Rohmi Djalilah usai melakukan peninjauan KM Kelud sebagai akomodasi terapung selama penyelenggaraan MotoGP di Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat, Rabu (16/03/22).

Diungkapkan Wagub NTB, saat peninjauan ke KM Kelud ia melihat persiapan akomodasinya sudah sangat bagus. 

Misalnya, di KM Kelud telah menyiapkan sebanyak 1500 tempat tidur secara gratis, dan memang sebagian besar sudah ada pemesannya meski masih ada sekitar 500 sisanya. 

BACA JUGA: Event Internasional akan Banyak Digelar di Sirkuit Mandalilka

“Dan ini menjadi luar biasa dan sanwAGUB MENDAPAT PENJELASAN TENTANG AKOMODASI TERAPUNGgat membantu agar penonton kita nanti bisa terbantu untuk mendapatkan akomodasi yang layak. Bahkan saya sudah cek kamar mandi, toilet dan lain-lainnya sudah bagus dan bersih,” ujar Wagub dalam keterangan persnya kepada sejumlah awak media.

Infrastruktur pendukung 

Wagub yang biasa disapa Ummi Rohmi ini juga menyebut, kesiapan infrastruktur pendukung juga sudah hampir rampung, seperti jalan atau pun ketersediaan alat transportasi. 

Bahkan support untuk alat transportasi sudah disiapkan lebih dari 300 bus untuk mobilisasi penonton selama event MotoGP

Dikatakan, para penonton dari hari ke hari sudah mulai berdatangan hingga mendekati hari H pelaksanaan MotoGP. 

Demikian juga para wisatawan yang akan datang ke NTB saat perhelatan MotoGP, kapasitas akomodasi sudah tersedia selama MotoGp ini berlangsung.

“Tapi juga kita berharap agar wisatawan lokal atau setidaknya  antara 15-20 persen turut menyaksikan MotoGP ini, selain tamu-tamu luar NTB dan internasional lainnya,” jelas Ummi Rohmi.

Menyinggung estimasi perputaran ekonomi selama berlangsungnya MotoGP, Wagub mengucap syukur karena sangat besar pengaruhnya bagi perputaran ekonomi NTB. 

Wagub mengatakan, peran UMKM makin dimaksimalkan untuk mengisi kesempatan-kesempatan yang ada, baik di lokasi Mandalika maupun di tempat-tempat lainnya.

Seperti Pelabuhan Gili Mas, Islamic Center (IC) dan di pusat-pusat keramaian lainnya yang telah disiapkan bazar UMKM.

Wagub Ummi Rohmi juga menyatakan, animo masyarakat NTB menyambut perhelatan MotoGP ini sangat besar. 

Mengingat warga NTB juga diberikan diskon dan disambut baik oleh warga NTB, dan bahkan  tiketnya hampir terjual habis. 

Wagub menambahkan, setelah event MotoGP ini berlangsung, ke depan Pemprov akan melakukan  evaluasi. Hal ini mengingat event internasional di NTB tidak dilakukan sekali setahun. 

Namun ada event lainnya seperti WSBK, IATC ataupun MXGP di Sumbawa. 

“Jadi dalam setahun ini masih ada beberapa event bukan hanya sekedar MotoGP Maret saja. Ini yang harus kita jaga untuk bagaimana agar di NTB ini ada event-event yang baik untuk terus-menerus menjaga perekonomian masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA: Tukar Tiket Nonton MotoGP, Ngantri Lebih Dua Jam

Wagub juga mempertegas, wujud konkret perhatian Pemprov NTB bagi para pelaku UMKM agar kualitas produksinya semakin baik. 

Wagub melihat akomodasi sangat baik

Dengan rutin melakukan pelatihan, pembinaan bagi pelaku UMKM, dimaksudkan agar kualitas produksi makin baik.

“Dan industrialisasi menjadi program unggulan Pemprov NTB. Pelaku UMKM NTB diberikan Cluster, pelatihan supaya gradenya meningkat dan dari waktu ke waktu kualitas produknya makin baik dan seluruhnya bisa terintegrasi baik petani, nelayan dan lain-lainnya. Karena industrialisasi itu berbicara dari hulu ke hilir. Dari penghasil lalu mengolahnya memasarkannya dan lain-lainnya itu semua menjadi perhatian pemprov NTB,” tutur Wagub.

BACA JUGA: Penanganan Stunting, Wagub Apresiasi Lombok Barat

Dalam kunjungan tersebut Wagub NTB didampingi Asisten 1 Setda, Kadis Kesehatan, Kadis PMD Dukcapil, Kadis LHK, Kadis Dikbud, Kadis Pariwisata, Kadis Perhubungan, Kadis Pemuda dan Olahraga, Biro Umum, Biro Adpim dan Biro Kesra Setda Provinsi NTB dan Manager Pelindo III Lembar, M Baharuddin.***

 




Wagub NTB Menanam Pohon Kenari di By Pass BIL

Wujudkan NTB Asri dan Lestari, Wagub NTB harapkan banyak pihak yang ikut menanam pohon di tempat-tempat strategis

LOBAR.lombokjournal.com ~Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah melakukan penghijauan dengan menanam pohon Kenari di  depan Kantor Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB Jalan By Pass BIL di Lelede, Banyumulek Lombok Barat , Rabu (16/03/22).

Gerakan menanam pohon ini merupakan upaya mewujudkan NTB yang Asri dan Lestari. 

Wagub ajak masyarakat hijaukan NTB
Wagub Sitti Rohmi

“Pohon ini dapat menahan banjir dan menghasilkan oksigen, semoga terus tumbuh dengan baik ke depan,” kata Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB.

Ia mengapresiasi penanaman pohon yang diinisiasi oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa  (INTI) NTB. Jaringan Media Siber Indonesia ( JMSI) NTB yang bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB,

Apresiasi ini layak diberikan karena Perhimpunan INTI NTB telah melakukan penghijauan di tempat-tempat yang strategis. 

“Ini yang kita perlukan, ikut membantu pemerintah. Jadi sinergi juga harus ada perencanaan lokasi dan tempat untuk melakukan penanaman. Mudah-mudahan apa yang dilakukan hari ini dapat diikuti oleh yang lain, untuk menjadi mitra pemerintah, untuk menghijaukan NTB,” harap wagub.

BACA JUGA: Wagub NTB Puji Pemkab Lotim Capai Tiga Pilar STBM

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB, Ir. Madani Mukarom menambahkan, penghijauan ini merupakan bagian dari ikhtiar menghijaukan NTB

Salah satu yang dilakukan dengan penanaman pohon sepanjang jalan negara dan provinsi dari Ampenan hingga Sape (Bima).

“Sudah ada sekitar 10.000 pohon yang telah ditanam sepanjang jalur tersebut. Bahkan masing-masing KPH di tiap Kabupaten/Kota menanam 2.000-2.500 pohon,”jelas Kadis DLHK.

Disampaikannya,  jenis-jenis pohonnya beragam. Seperti pohon Trembesi, Kenari, Mahoni, Ketapang Kencana dan Tabebuya.

Sementara itu, Ketua Harian Perhimpunan INTI NTB S. Widjanarko menyampaikan, apresiasi atas kesempatan Wagub NTB untuk ikut bersama melakukan penghijauan.

Wagub apresiasi INTI NTB
Wagub dengan pengurus INTI NTB

 “Kami sudah melakukan penghijauan serupa di KLU, Lotim dan Loteng. Pohon Kenari yang ditanam Ummi Rohmi sudah setinggi 1 meter. Semoga akan menghasilkan kebaikan untuk anak cucu kita,” tutup S. Winarko.

Turut mendampingi Wakil Gubernur antara lain Asisten 1, Kadis Kesehatan, Kadis PMD Dukcapil, Kadis LHK, Kadis Dikbud, Kadis Pariwisata, Kadis Perhubungan, Kadis Pemuda dan Olahraga, Biro Umum, Biro Adpim dan Biro Kesra. ***

BACA JUGA: Bupati Djohan Resmikan Dermaga Gili Tramena

 




Tukar Tiket Nonton MotoGP, Ngantri Lebih Dua jam

Masyarakat menyayangkan terbatasnya loket pelayanan untuk tukar tiket nonton MotoGP, seorang penonton asal Jakarta turun dari BIL harus ke Eks Bandara Selaparang di Mataram, dan ngantri lebih 3 jam

MATARAM.lombokjournal.com ~ Eks Bandara Selaparang Mataram, Nusa Tenggara Barat, hari Rabu (16/03/22), ramai dengan antrian panjang masyarakat yang berderet menunggu giliran menukarkan tiket MotoGP Mandalika 2022. 

Sejak Rabu pagi, calon penonton MotoGP baik yang berasal dari Lombok maupun dari luar daerah, telah berdatangan untuk melakukan penukaran tiket. 

Tukar tiket antri lebih dua jam
Panjangnya antrian tukar tiket

BACA JUGA: Pengamanan Maksimal untuk MotoGP Mandalika 2022

Jadi jika calon penonton mau menukarkan tiket sudah ada 4 gerai disiapkan. Tapi ya itu, ngantri ya. Butuh waktu berjam-jam untuk mengantri, sebab gerai penukaran tiket di tempat ini hanya tersedia 10 loket. 

Sedikitnya jumlah loket yang melayani penukaran tiket dibandingkan dengan antrian yang sangat panjang itu membuat calon penonton harus mengantri setidaknya 2-3 jam. 

Baiq Fahriani yang tinggal di Praya Lombok Tengah harus rela mengantri lebih dari tiga jam untuk bisa mendapatkan gelang pengganti tiket. 

Lamanya mengantri membuat masyarakat menyayangkan minimnya loket pelayanan. Sebab mereka harus berdiri berjam-jam di bawah panas terik matahari. Demikian pula dengan calon penonton lainnya yang juga mengeluhkan hal yang sama. 

Salah satu calon penonton asal Jakarta bernama Farah (25), bahkan mengantri bersama koper bawaannya. Farah baru tiba di Bandara Internasional Lombok (BIL) pagi tadi pukul 09.00 wita. Berharap begitu mendarat, akan ada loket penukaran tiket di bandara ini. 

Harapannya sirna ketika ia bertanya ke sana kemari, ternyata loket yang dimaksud tidak ada. Ia juga sempat mengalami kesimpangsiuran soal lokasi penukaran tiket di bandara tersebut. 

“Tadi pas tiba di bandara saya sempat tanya-tanya, tapi tidak jelas informasinya. Ada yang bilang coba saja cari di luar. Ada juga yang sarankan cari di eks embarkasi haji. Tapi ada pula yang bilang di situ hanya untuk penukaran tiket kelas deluxe,” ungkap Farah. 

Karena itulah, masih membawa koper, menggunakan angkutan transportasi Damri jurusan BIL – Mataram, ia menuju lokasi penukaran tiket di eks Bandara Selaparang dan mengantri sejak pukul 10-an pagi. 

Namun hingga pukul 13.50 ia masih mengantri untuk dapat menukarkan tiket yang sudah dibelinya sejak sebulan yang lalu.  

BACA JUGA: Pemprov NTB Hadirkan Atraksi Budaya Dukung Event MotoGP

Sebenarnya gerai penukaran tiket disiapkan di empat lokasi. Dua titik lokasi penukaran tiket yang sudah ditentukan sebelumnya yakni di Parkir Timur yang ada di Bundaran Songgong dan Parkir Barat yang berada di Bazar Mandalika. 

Lalu dua tambahan lokasi lainnya ada dua lokasi yakni di eks Bandara Selaparang Mataram dan eks-embarkasi haji. Masyarakat calon penonton MotoGP berharap, adanya penambahan lokasi dan jumlah loket penukaran tiket, agar tidak terlalu mengantri, sebagaimana yang terjadi hari ini. 

Farah bisa jadi adalah salah satu dari jutaan bahkan puluhan juta orang Indonesia yang begitu antusias menyaksikan langsung gelaran balap MotoGP Mandalika 2022. Jauh-jauh ia terbang dari Jakarta untuk menjadi bagian dari sejarah sirkuit kebanggaan bangsa Indonesia ini. Dan itu ada di Mandalika Lombok.

Bagi Farah yang menjadi penonton MotoGP masa Valentino Rossi ini, kehadirannya di Lombok untuk yang pertama kali ini, ternyata bukan semata-mata untuk menonton MotoGP, melainkan sekaligus ingin menikmati liburan di Lombok yang kini bikin semakin penasaran. 

Ternatasnya petugas yang me;ayani tukar tiket

Ia tidak ingin menyia-siakan kesempatannya berada di Lombok saat ini. Ia telah merancang untuk melanjutkan liburannya di Lombok setelah segala perhelatan MotoGP ini usai. Ia sangat ingin berkunjung ke Gili (Tramena) Lombok Utara dan Senggigi Lombok Barat.

“Setelah selesai MotoGP, mau lanjut jalan-jalan biar gak rugi sudah ke Lombok. Kebetulan sekarang pas ada momentum MotoGP juga, kapan lagi, saya tidak tahu apakah bisa mengulangnya? Mumpung perdana,” ujar Farah antusias. 

Farah benar-benar memanfaatkan kedatangannya ke Lombok untuk menjadi bagian dari saksi sejarah gelaran perdana MotoGP Mandalika 2022 sekaligus berencana mengeksplor Lombok yang bikin gemes. ***

 




Pengamanan Maksimal Untuk MotoGP Mandalika 2022

Perhelatan MotoGP 2022 yang berlangsung 18-20 Maret 2022 dipastikan akan dibanjiri penonton, karena itu pengamanan maksimal disiapkan. Ada Gangguan, Lapor Ke 081339344003
MATARAM.lombokjournal.com ~ Penonton event MotoGP 2022, yang berasal dari NTB maupun yang datang dari berbagai daerah di tanah air hingga penonton dari luar negeri, akan membanjiri Sirkuit Mandalika.
Diperkirakan lebih dari 60 ribu penonton akan memenuhi kawasan Mandalika baik di dalam maupun di Sirkuit Internasional Mandalika Lombok.
Untuk menyukseskan ajang balapan tersebut, Polda NTB akan melakukan pengamanan baik di sekitar Sirkuit Mandalika yang meliputi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, maupun di luar Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.
Pengamanan bukan hanya di darat melainkan melalui laut dan juga udara. Semua pintu masuk menuju Mandalika menjadi salah satu prioritas pengamanannya. Konsep pengamanan dilakukan secara menyeluruh pada areal tengah, barat dan timur sirkuit.
Ramainya orang yang akan berkumpul selama gelaran MotoGP 2022, tentu memiliki implikasi berupa potensi gangguan keamanan.
Karena itu, dengan nama Operasi Mandalika 2 Rinjani, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat telah menyiapkan pengamanan maksimal demi kenyamanan dan keamanan para penonton.
Polda menurunkan 3.427 personil pengamanan yang terdiri dari TNI Polri, mitra Kamtibmas dan dari unsur pemerintah. Khusus Polisi terdapat 2.900 personil gabungan dari Polda NTB, Polres-polres di NTB dan Mabes Polri.

BACA JUGA: Pemprov NTB Hadirkan Atraksi Budaya Dukung Event MotoGP

Pengaman maksimal diberlakukan Polda NTB
Komisaris Besar Polisi Artanto

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Humas Polda NTB, Komisaris Besar Polisi Artanto, usai kegiatan Media Briefing yang diselenggarakan oleh Media Center Indonesia (MCI), MotoGP Mandalika 2022, Rabu (16/03/22).
Bantuan pengamanan juga datang dari Mabes Polri, berupa 40 unit Patwal Lantas untuk Pengamanan VIP, 20 motor besar untuk mendukung kegiatan pengawalan serta personil Brimob dan peralatan dari Pamobvit.
Selain itu ada satu unit helicopter jenis AW yang canggih, ada tiga kapal tipe B besar untuk patroli laut BKO dari Polairud Mabes Polri guna melakukan pemantauan dan pengamanan laut selama perhelatan berlangsung.
Sebanyak 9 anjing pelacak dari Polda NTB dan belasan anjing BKO dari Mabes Polri, juga diturunkan dalam pengamanan ini, dengan keahlian mengendus bahan peledak, narkoba, jibom hingga mencari barang yang hilang.
“Bantuan pengamanan all out dari Jakarta berupa personil maupun perangkat teknologi,” kata Artanto.
Untuk mengantisipasi banyak penonton, khususnya yang akan pulang dari Mandalika, Kepolisian sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas pada arus balik penonton yang melewati Bypass dengan pemberlakuan lalu lintas satu arah (oneway) dari Bundaran Songgong arah Bandara Internasional Lombok.
Dan sterilisasi kawasan ini dilakukan sekitar satu jam sebelum diberlakukannya lalu lintas satu arah.
Masyarakat (penonton) khususnya yang akan keluar dari parkir timur sirkuit dengan kapasitas parkir 70%, bisa langsung melaju keluar tanpa gangguan.
Demikian pula penonton yang berada di parkir barat yang akan melewati Desa Sade dan Desa Sengkol juga diberlakukan lalu lintas satu arah (oneway). Menurut Artanto, pemberlakuan satu arah saat arus balik penonton, sudah disosialisasikan kepada masyarakat sekitar di dua desa tersebut.
Salah satu gangguan keamanan yang paling diantisipasi oleh kepolisian selama gelaran MotoGP berlaku adalah masalah drone yang sedang ngetrend di masyarakat dan banyak yang mencoba untuk menaikan di lokasi sirkuit.

BACA JUGA: Gubernur NTB Banyak Ditanya Tentang MotoGP di Kaltim
Untuk itu kepolisian dengan tegas melarang kegiatan ini mulai H-1 penyelenggaraan MotoGP atau mulai hari Kamis, 17 Maret 2022. Untuk mendeteksi drone, Kepolisian menyiapkan pasukan Brimob dengan peralatan khusus yang ditangani oleh dua regu Brimob yang diawaki 10-15 orang.
Selain itu juga didatangkan lagi dua regu lainnya yang di tempatkan di bukit-bukit sekitar sirkuit untuk mengawasi pelaku drone liar.
“H-1 atau hari Kamis besok, sudah tidak ada lagi drone yang boleh mengudara, kecuali yang memiliki ijin khusus. Jika ada yang menaikan drone, kami akan mengecek dan menurunkannya. Jika ada yang mengulangi maka akan diturunkan di tempat lain,” ungkap Artanto.
Gangguan keamanan lainnya yang diperkirakan bisa terjadi adalah masalah copet. Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat melalui Kabid Humas, mengimbau masyarakat khususnya penonton MotoGP 2022 untuk tetap waspada terhadap kejahatan klasik yang hampir selalu ada dalam setiap keramaian apa saja.
“Harus tetap waspada copet,” kata Artanto.
Untuk mengawasi hal ini, selain pengamanan terbuka, Polisi juga menyiapkan personil yang ada di mana-mana sepanjang kegiatan ini guna melakukan pengamanan tertutup.
Dan jika terjadi gangguan keamanan kepada penonton, Polda NTB telah menyiapkan nomor WA yang siaga menerima laporan dari masyarakat.
Melalui nomor 081339344003, masyarakat atau penonton bisa langsung melapor dan terhubung langsung dengan Command Center Polda NTB bagian pengawasan. Selain itu bisa menghubungi nomor 110 yang terhubung ke Mabes Polri.
“Khusus Polisi akan ada di mana-mana dan siap melayani. Jika ada permasalahan silahkan laporkan jika terjadi gangguan keamanan,” ungkap Artanto.***




Musrenbang RKPD Pemprov NTB 2023, Konsolidasi Kabupaten/Kota

Musrenbang RKPD Provinsi NTB mempersiapkan berbagai rencana-rencana kerja ke depan, mengantisipasi dan mengatur strategi, mengkonsolidasikan rencana-rencana pembangunan dengan Pemerintah Kabupaten/Kota

MATARAM.lombokjournal.com ~  Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah  (RKPD) Provinsi NTB tahun 2023 merupakan persiapan berbagai rencana kerja ke depan, mengantisipasi dan mengatur strategi.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi, di tengah berlangsungnya  Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah  (RKPD) Provinsi NTB tahun 2023 dengan tagline  “Sinergi Kuat Kinerja Hebat” di Kantor Bappeda Provinsi NTB, Selasa (15/03/22). 

Musrenbang RKPD Pemprov NTB

“Koordinasi Musrenbang seperti ini untuk kita mempersiapkan berbagai rencana-rencana kerja ke depan dengan mengantisipasi dan mengatur strategi, agar kita mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat. Dan mengkonsolidasikan rencana-rencana pembangunan dengan pemerintah kabupaten kota yang ada, melalui tahapan tahapan,” jelas Miq Gite.

Ia mengatakan saat membuka Musrenbang yang berlangsung di Kantor Bappeda Provinsi NTB, Selasa (15/03/22).

BACA JUGA: Pemprov NTB Hadirkan Atraksi Budaya Dukung Event MotoGP

Sementara itu, Kepala Bappeda NTB, H. Iswandi  menjelaskan, tagline “Sinergi Kuat Kinerja Hebat” sebagai bentuk meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota

“Kita perlu terus menerus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, dimana capaian indikator kinerja Pemprov NTB tidak hanya bisa diwujudkan sendiri oleh kerja-kerja dari perangkat daerah provinsi, tetapi harus dilakukan sinergi yang kuat, sehingga kita mencapai hasil yang diharapkan,” tuturnya.

Spirit Musrenbang RKPD NTB Tahun 2023, yaitu Membangun sinergi “Sasak, Samawa, Mbojo” tiga etnik utama yang mendiami Pulau Lombok dan Sumbawa, yang merupakan wilayah Provinsi NTB.

Musrenbang menguatkan sinergi dengan kabupaten/kota

Kolaborasi pemerintah dan non pemerintah dalam berbagai tingkatan, Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung kinerja pemerintah dan Mewujudkan NTB Gemilang dan SDGs.*** 

BACA JUGA: Bupati Djohan Resmikan Dermaga Gili Tramena




Bupati Djohan Sjamsu Resmikan Dermaga Gili Tramena

Peresmian dermaga Gili Tramena dilakukan Bupati Djohan sebagai bagian penataan kawasan tiga Gili, Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH meresmikan dermaga Gili Tramena sebagai bagian penataan kawasan tiga Gili, Kabupaten Lombok Utara bertempat, di Dusun Gili Air Desa Gili Indah, Selasa (15/03/22). 

Gili Tramena Lombok Utara di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang masuk dalam Destinasi Super Prioritas (DSP). 

Sebagaimana diketahui, saat ini terdapat lima DSP yang fokus dibangun pemerintah yakni Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di NTB, Labuan Bajo di NTT, dan Likupang di Sulawesi Utara.

Bupati Djohan Sjamsu saat acara peresmian

Pengembangan Lombok-Gili Tramena itu meliputi Destinasi Pariwisata Nasional (DPN) Lombok, Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Destinasi tersebut masuk dalam kawasan strategis pariwisata nasional.

Bupati Djohan menyampaikan, Pariwisata merupakan aspek penting dalam mendorong kemajuan pembangunan serta perekonomian di daerah Lombok Utara, sehingga perlu perhatian untuk mengembangkan aspek pariwisata secara menyeluruh.

 “Pesona pariwisata sebagai identitas daerah yang tentunya memberi pengaruh besar bagi kualitas daerah di mata Internasional,” tuturnya. 

Dengan ditetapkannya Gili Tramena sebagai kawasan super prioritas nasional, fokus pengembangan meliputi semua aspek  seperti Darmaga, pembangunan homestay, perencanaan dan penanganan abrasi pantai, penataan jalan lingkar Gili dan PJU serta sistem penyediaan air minum(SPAM).

BACA JUGA: Pemprov NTB Hadirkan Atraksi Budaya Dukung MotoGP

Pihaknya  juga menegaskan, kawasan tiga gili masih memiliki banyak kendala yang memerlukan perhatian Pemerintah Pusat, di antaranya fasilitas kesehatan, transportasi, keselamatan, layanan publik dan keamanan supaya  KLU dapat mewarnai pariwisata di tingkat internasional pada masa mendatang

Terima kasih kepada multi pihak yang berpartisipasi dalam mendukung kegiatan pengembangan Gili Tramena

 “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk aktif dan berkontribusi dalam  membangun serta mengembangkan daerah Lombok Utara terutama sektor pariwisata,”tutupnya.

Sementara itu anggota Komisi V DPR RI Suryadi menuturkan program Pembangunan dermaga tiga gili  merupakan program pendukung karena ditetapkannya pulau seribu masjid sebagai kawasan prioritas pariwisata nasional dan Lombok Utara sebagai penunjang utama terutama kawasan Gili Tramena.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa SJP menambahkan  dalam mendukung pembangunan daerah khususnya di Lombok Utara dirinya akan mem back-up setiap program kegiatan yang sekiranya bisa dibantu serta bermanfaat bagi masyarakat banyak.

 “Gili Tramena merupakan icon wisata Nusa Tenggara Barat bahkan Indonesia, bahkan popularitas Gili Tramena sudah sampai Internasional,” katanya.

Kepala Seksi Wilayah I BPPW NTB, Indra Juliraf mengutarakan, proses pengerjaan dari dermaga Gili Tramena memakan waktu dua tahun dimana awal proses pengerjaannya dilakukan pada tahun 2020.

Kepedulian Kementerian PUPR pada ketiga gili sangat diperhatikan betul saat sekarang sempadan pantai  Gili Tramena terkena abrasi tentu hal tersebut nantinya mengakibatkan gili semakin kecil.

“Pesan saya  dermaga  ini dikelola dengan baik oleh Pemda dan masyarakat,” ucapnya.

Dalam mendukung pengelolaan darmaga dengan baik pihaknya mengharapkan Pemda membentuk tim, karena bagaimanapun dermaga ini merupakan aset yang harus dijaga bersama.

BACA JUGA: Jokowi, Eksekutor Mandalika yang Sedikit Bicara

Kegiatan Peresmian dermaga tiga gili  yang ditandai dengan penandatanganan prasasti selain itu pula kegiatan dirangkaikan dengan serah terima pengelolaan sementara penataan kawasan 3 gili tahun anggaran 2021-2022

Tampak hadir dalam kegiatan itu,  Anggota Komisi V DPR RI H. Suryadi Jaya Purnama ST, Kepala Seksi Wilayah I BPPW NTB, Indra Juliraf, Pabung Dandim 1606/Mataram Mayor (Inf) Ibnu Haban, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Simparudin SH, Para Kepala OPD Lingkup KLU, Kasi Pelabuhan Laut Dinas Perhubungan Prov. NTB, Camat Pemenang Datu Aryanata Bayuaji, S.IP, Kepala Desa Indah serta undangan lainnya..***

 




Wagub NTB Puji Pemkab Lotim, Capai Tiga Pilar STBM

Pemkab Lotim dipuji Wagub NTB karena terdepan dalam indikator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Tiga capaian dari lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang diraih Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, menuai pujian dari Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr Ir Hj Sitti Rohmi Djalillah, M. Pd. 

Wagub puji Pemkab Lotim
Wagub Sitti Rohmi

“Lombok Timur menjadi yang terdepan dalam indikaor STBM. Langsung tiga pilar sekaligus dan ini membanggakan”, ujar Wagub saat kegiatan Deklarasi STBM bersama  239 Kepala Desa dan 21 Camat se Lombok Timur di Lingkung Lauk, Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur, Lotim, Senin 14/03).

Menurut Wagub, pujian layak diberikan kepada Pemkab Lotim karena berhasil mendeklarasikan tiga pilar STB yakni Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun dan Pengelolaan Air Minum Makanan Rumah Tangga. Hal ini mengingat kabupaten dengan penduduk terbanyak itu juga telah seratus persen mempunyai layanan Posyandu Keluarga dan capaian vaksinasi dosis satu (96,11 persen) dan dosis dua (81 persen) yang memuaskan. 

“Tinggal memelihara kualitas dengan disiplin membangun berbasis data agar perkembangan dapat terus dipantau sehingga menghasilkan keputusan tepat dan mengejar capaian dua pilar STBM lainnya”, tambah Wagub. 

BACA JUGA: Pemprov Hadirkan Atraksi Budaya Dukung Event MotoGP

Dua pilar STBM lainnya yakni,  Pengamanan Sampah Rumah Tangga dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga dengan menaikkan kualitas Posyandu Keluarga untuk memiliki bank sampah. 

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Dr Ir H Iswandi menambahkan, STBM sebagai salah satu indikasi kemiskinan akan   mempengaruhi data rujukan yang ada pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial termasuk program layak huni dari Baznas.

Sementara itu, Kepala Baznas NTB,  H. Muhammad Said Ghazali menyebutkan program Rumah Layak Huni (Mahyani) merupakan salah satu program Baznas Peduli. Jumlah rumah layak huni di desa Tete Batu sebanyak 25 unit dan 18 unit sanitasi.

Program pembangunan Rumah Layak Huni bekerjasama dengan Disperkim, dan Bappeda NTB. Jumlah bantuan yang diberikan untuk satu rumah 16 juta dan 3 Juta untuk sanitasinya.

Selanjutnya Umi Rohmi bersama rombongan meninjau desa wisata Ulem-Ulem memberikan bantuan 3 sepeda dan paping blok untuk kebutuhan program wisata sepeda dan perbaikan jalan setapak.

Wagub saat deklarasi STBM di Lotim

Di bank sampah Green Village, Wagub mengunjungi pengolahan sampah plastik yang dibuat bantal. 

“Rata rata bisa mengolah lima kilogram sampah sehari untuk dibuatkan bean bag,” kata Suparlan, ketua komunitas green village beranggotakan 50 orang dan mulai beroperasi sejak 2017.

BACA JUGA: Wagub NTB: Notaris Berperan Penting dalam Perekonomian

Bean bag berisikan sampah plastik yang dicacah ini bahan bakunya diambil dari Posyandu keluarga yang ada di masing-masing dusun di Desa TeteBatu, Lombok Timur dan hotel serta restoran di sekitar kawasan dan dibeli kembali oleh pengusaha homestay dan lainnya.***

 




Pemprov NTB Hadirkan Atraksi Budaya Dukung Event MotoGP

Berbagai event budaya dihadirkan Pemprov NTB mengajak penonton MotoGP suguhan pertunjukan budaya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Berbagai event budaya pendukung gelaran MotoGP, seperti pesta rakyat, pertarungan presean, pentas seni pelajar, hingga pentas musik yang dihadiri oleh berbagai musisi nasional dan lokal,  yang dapat disaksikan secara gratis. 

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadirkan ragam event itu, untuk mengajak penonton MotoGP suguhan pertunjukan di berbagai kluster. 

Pemprov meriahkan MotoGP
Najamuddin Amy

“Agar para penonton motoGP bukan hanya merasakan keindahan sirkuit dan menonton motoGP. Tetapi juga bisa menikmati suguhan event pendukung lainnya di berbagai kluster,” jelas Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamudin Amy, S.Sos, Selasa (15/03/22) di Mataram.

Pemprov menghadirkan  event di antaranya, Road to MotoGP Festival yang menghadirkan Pentas  Seni Pelajar Se-Kota Mataram, tanggal 18-20 Maret 2022 di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center. 

Selain itu ada Pentas Musik Beach Park tanggal 18 -20 Maret 2022 dengan penampilan spesial just a minutes, Billy the Kid, Old Rice, Mandalika Etnik, Group, Sulis Lida, TNT, The joker, La Hila.

Pentas Musik juga ada di Pasar Seni Senggigi tanggal 19-20 Maret menampilkan Intuisi, Yuga Anggana, Pamela Pagaini, Seseguh, Yellow Jacket, Pipit & Maiqkane, Ary Juliyant, dan Tom Stone. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Bawa Air Narmada dan Tanah Tambora untuk Jokowi

Di Sirkuit Mandalika, Pentas Musik pada tanggal  19-20 Maret 2022, 11-17 WITA, menampilkan Gili T Band, Brownstone, Moon Chance, Smooth, Melon Head, Bedah, Percisz, Good people, The Brother.

Untuk Closing Ceremony di Sirkuit Mandalika sendiri akan diadakan Pertunjukan Tari Kolosal.

Selain itu, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB berkolaborasi dengan PT. Gerbang NTB Emas (GNE) menggelar NTB Inovasi Teknologi (InovTek) Expo. Acara ini diselenggarakan di halaman Kantor BRIDA NTB, tanggal 18-20 Maret. 

“Ada Pameran IPTEK dan UMKM, Seminar BRIN, hingga Hiburan Rakyat dan Pasar Murah (Bazar),” jelas Kepala BRIDA NTB, H Wirawan Ahmad S.Si MT, Senin (14/03) di Mataram.

Event yang digelar BRIDA NTB menjadi ajang untuk memperluas akses produk teknologi, inovasi dan produk unggulan daerah, lanjut Wirawan.

Pameran InovTek mendatang juga menampilkan produk-produk Teknologi, Permesinan, Motor Listrik, Fashion, produk makanan dan minuman, serta jasa perbankan dan peluang investasi daerah dari berbagai sektor unggulan.

BACA JUGA: Gubernur NTB Banyak Ditanya tentang MotoGP di Kaltim

“Kita juga sudah siapkan 1000 camping ground bagi para penonton MotoGP. Baik backpacker, komunitas motor dan mobil serta para pengunjung MotoGP,” tuturnya.

Di akhir wawancara H. Wirawan berharap dengan Event ini dapat memberikan alternatif destinasi wisata bagi para pengunjung MotoGP. 

Sehingga dapat mengenalkan NTB tidak hanya dengan suguhan kein:dahan alam, serta budaya, melainkan sebagai daerah yang maju dalam bidang teknologi dan inovasi.***

 




Jokowi, Eksekutor Mandalika yang Sedikit Bicara

Mencetuskan mimpi berupa ide, gagasan dan cita-cita, itu pekerjaan yang mudah dan murah. Tetapi bagi Presiden Jokowi, bagaimana ‘mengeksekusinya’, mewujudkan mimpi itu menjadi kenyataan, ini butuh komitmen, konsistensi, kerja keras, dan tak kalah pentingnya adalah kemauan serta itikad membangun masa depan lebih baik. Naniek I Taufan menjelaskan tentang perkembangan pembangunan KEK Mandalika

MATARAM.lombokjournal.com ~ Itulah Mandalika yang mendunia hari ini. Butuh kesabaran dan kesungguhan, dan waktu puluhan tahun menjadikan Mandalika merekah bagai gadis cantik ranum yang mengundang perhatian. Bikin iri memang. 

Pengembangan kawasan Mandalika menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai pariwisata premium, sesungguhnya sudah direncanakan sejak tahun 1980-an yang dicetuskan pertama kali oleh Joop Ave (Dirjen Pariwisata Kementerian Pariwisata RI 1982) saat itu. 

Ia berniat membuat ‘Bali baru’, dan pilihannya adalah Lombok. Masuk akal, sebab Lombok memiliki keindahan tak kalah dengan Bali. Namun rencana itu tidak semulus dalam angan-angani. Berbagai tantangan menyertainya. Terjadi tarik ulur, tersendat-sendat, naik turun, bahkan sempat lesu.

Rencana menjadikan Mandalika sebagai ‘Bali baru’ itu membuat investasi hotel sekelas Novotel mulai dibangun di tahun 1997. Tapi bersamaan dengan itu, krisis ekonomi melanda. Cita-cita KEK Mandalika pun pupus.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bawa Air Narmada dan Tanah Tambora untuk Jokowi

Jokowi dimonumentalkan
Patung ‘Speed’ Jokowi

Hingga akhirnya, selama 25 tahun, hanya Novotel-lah yang menjadi satu-satunya brand hotel Internasional yang berdiri di sana. Dan menjadi andalan pendapatan asli daerah Lombok Tengah saat itu.

Kawasan Mandalika yang berada di bagian Selatan Pulau Lombok ini sempat kurang diperhatikan, sebab konsentrasi pembangunan pariwisata saat itu ada di bagian Utara yakni kawasan Senggigi yang sudah terlebih dahulu mendunia. 

Sampai pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, KEK Mandalika kembali menjadi perhatian. Ide menyulap kawasan Mandalika itu menjadi wacana yang hangat dibicarakan, bersamaan dengan Lombok yang pariwisatanya mulai maju. 

Ditambah lagi pembangunan bandara internasional yang berada di tengah-tengah Pulau Lombok, yang sangat dekat dengan Mandalika. Bandara Internasional Lombok (BIL), membuka pergerakan pembangunan pariwisata wilayah Lombok bagian selatan. 

Visi Pariwisata Jokowi jelas arahnya

Groundbreaking kawasan KEK Mandalika pun dilakukan pada tahun 2019. Rajutan mimpi itu tersambung kembali. Tetapi tidak banyak kemajuan pembangunan di Mandalika. Novotel pun masih tetap kesepian tanpa kawan dan menjadi satu-satunya hotel berkelas yang ada di Mandalika. 

Sampai akhirnya eksekutor itu datang dengan visi pariwisata yang jelas, KEK Mandalika pun dilanjutkan. Di Era Presiden Joko Widodo, Mandalika pun mekar merekah, sumringah dan berbunga-bunga. 

Meski dalam dua kali Pilpres tahun 2014 dan 2019 Jokowi kalah telak di NTB, ia tidak peduli. Jokowi yang pintar dan berani itu, tetap mencurahkan segala perhatiannya bertubi-tubi ke Bumi Gora, salah satunya dengan mengeksekusi ide pendahulunya, wujud nyata KEK Mandalika.

BACA JUGA: Patung ‘Speed’ Jokowi akan Menjadi Spot Foto Favorit

Ia mempunyai target yang jelas, Kementerian Pariwisata RI mendorong kunjungan turis mancanegara ke Indonesia menjadi 2 kali lipat dari sebelumnya. Kunjungan wisatawan ke Indonesia yang sebelumnya sejumlah 10 juta wisatawan di tahun 2014, menjadi 20 juta di tahun 2014-2019.

Salah satu pilihan, Mandalika menjadi target Presiden Jokowi untuk melipatgandakan kunjungan wisatawan.

Jokowi diabadikan
Gubernur Zulkiefimansyah dengan latar belakang patung Jokowi

Sebab target jumlah Wisman 20 juta itu tidak akan tercapai jika hanya mengandalkan Bali. Wisman harus punya tujuan destinasi  internasional lainnya. Dan salah satunya Lombok. Mandalika Lombok  masuk dalam program 10 destinasi unggulan, 5 destinasi super unggulan, selain fokus lainnya yakni Danau Toba, di Sumatera Utara, Candi Borobudur di Yogyakarta, Labuan Bajo dengan Pulau Komodo-nya di NTT, Cikupang Sulawesi Utara dan Mandalika Lombok.

Dari sinilah akhirnya mimpi itu benar-benar terwujud. Negara bukan hanya membangun kawasan pariwisata, melainkan lengkap dengan infrastrukturnya.  Jalan baru yang lebar yang langsung menghubungkan Bandara Internasional Lombok dengan kawasan Mandalika, pun memperpendek waktu tempuh yang tadinya 45 menit, sekarang tinggal 10-15 menit saja. 

NOVOTEL yang tadinya ‘kesepian’, kini tak sendiri lagi. Pullman Hotel bintang 5, menanam investasi sekitar Rp 700 Miliar dengan 10 ribu kamar hotel, berdiri di Kawasan Mandalika. Selain itu komitmen yang akan masuk ke Mandalika ditaksir senilai Rp 17 T yang akan datang mancanegara termasuk Timur Tengah, Qatar dan UEA. 

Mandalika ke depan pasti akan ramai. Apalagi, di dekat Mandalika ini, dermaga Gili Mas sudah selesai dibangun. Dermaga yang mampu disandari kapal-kapal pesiar raksasa yang membawa turis-turis asing. 

Sebagai bagian dari Nusa Tenggara Barat, Lombok memang disayang dan jadi ‘anak emas’ Jokowi. Buktinya, dalam banyak hal ia memberi perhatian yang besar untuk daerah ini. Selain itu, NTB termasuk dalam daerah yang paling banyak dikunjungi Presiden RI ke 7 itu.

 Lalu, dari banyak daerah lain di nusantara yang notabene bisa dikatakan jauh lebih siap, Negara justru memilih kawasan Mandalika (dengan segala permasalahan yang sempat mengemuka) sebagai tempat dibangunnya Sirkuit MotoGP yang disebut-sebut sebagai yang terbaik dan terindah di dunia. 

Dengan nama resmi Pertamina Mandalika International Street Circuit, yang lokasinya berada di Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah ini telah dijajal pertama kali oleh para pebalap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) pada bulan November 2021 lalu. Dan pada 18-20 Maret 2022 mendatang, balap motor bergengsi akan menghadirkan pebalap-pebalap dunia dalam MotoGP Mandalika 2022 telah siap digelar. 

Kecantikan Lombok tereksplor

Dengan adanya sirkuit Mandalika, meski sudah lama dikenal, namun baru kini kecantikan Lombok tereksplor habis-habisan. Bagaimana tidak, pada sesi tes pramusim MotoGP 2022, 11-13 Februari 2022, para pebalap dunia itu sudah langsung menyebar foto-foto keseharian mereka selama berada di Lombok.

Adalah Marc Marquez yang fotonya pertama kali menghebohkan dunia maya. Begitu tiba di Bandara Internasional Lombok, pebalap asal Spanyol ini langsung melakukan selfie di depan landmark bertuliskan Lombok dengan warna merah menyala. The Baby Alien membagikan foto selfienya itu di depan landmark bertuliskan Lombok. “ID #lombok #indonesia,” tulis pembalap berusia 28 tahun ini.

Tampaknya ia jatuh hati pada keindahan Lombok yang ia unggah di instagram pribadinya yang memperlihatkan foto dirinya yang sedang menikmati pesona Pulau Lombok. 

“(Saya) Jatuh cinta dengan tempat ini,” tulis Marc Marquez dalam unggahan akun Instagram pribadinya, @marcmarquez93, Rabu (09/02/22). 

Tidak hanya Marquez yang menyebar foto-foto yang memperlihatkan keindahan Lombok, melainkan para pebalap MotoGP lainnya. Alex Rins, Jorge Martin, Fabio di Giannantonio, Johann Zarco dan Aleix Espargaro adalah beberapa pembalap yang sempat mencoba minum kelapa muda yang biasa disebut kenyamen atau komboq. 

Ada pula pembalap tim Ducati, Francesco Bagnaia yang asik bermain voli pantai bersama kru tim. Yang tidak kalah hebatnya adalah pebalap Espargaro yang membeli kartu ponsel di kios pulsa milik warga sekitar Mandalika yang kemudian diikuti oleh Fabio Quartararo. 

Tidak itu saja, ragam momen kocak yang mereka alami, seperti ketika Espargaro melihat ibu-ibu berboncengan dengan empat anaknya hingga Bastianini yang dibantu petugas hotel mengusir kelelawar yang masuk ke kamarnya. Dan semua ini terekspos di media massa.

Para pebalap MotoGP datang bukan semata untuk tes motor mereka, melainkan mereka mengekspos berbagai pemandangan indah Lombok di medsos masing-masing. Mereka semua memposting Lombok yang apa adanya. Postingan pantai Mandalika yang indah dengan segala kejadian di sekitarnya. Mereka menjadi buzzer gratis bagi Indonesia yang mempromosikan Mandalika, Lombok dengan segala apa adanya. 

Mereka ini punya fans di seluruh dunia. Semua orang jadi tahu keindahan Lombok yang sesungguhnya dengan segala kearifan lokalnya. Seperti ada penonton yang pulang jumatan dan masih memakai sarung, menonton balapan dari balik pagar pembatas sirkuit, ada pula warga yang menonton dari atas perbukitan sekitar sirkuit Mandalika. 

Ya tidak apa-apa. Itu unik dan memang inilah Lombok Indonesia, tempat di mana sirkuit bergengsi itu dibangun dengan begitu prestisiusnya. Begitu pula dengan ibu-ibu yang naik motor berboncengan dengan empat anaknya yang kemudian dipraktekkan oleh para pembalap MotoGP. 

Itu momen langka, tidak hanya bagi Lombok melainkan bagi Indonesia. 

Semua momentum baik itu adalah promosi gratis bagi Lombok. Kenapa mereka mau? Padahal mereka bisa minta bayar untuk itu. Tampaknya keindahan dan keunikan serta naturalnya Lombok membuat mereka pun secara spontan memposting berbagai aktivitasnya, 

Indahnya pantai Mandalika memukau mereka, dan secara spontan mengabarkan pada dunia bahwa mereka ada di tempat yang indah. Tempat yang membuat mereka melupakan urusan bisnis promosi. Tempat itu adalah Lombok.

BACA JUGA: Gubernur NTB Banyak Ditanya tentang MotoGP di Kaltim

Mencermati bagaimana Negara menghadirkan Sirkuit Internasional itu di Lombok, tampaknya penting melihat strategi tersembunyi yang cerdas dari seorang Presiden Jokowi yang hingga kini tak banyak bicara.

 Mengapa ia memilih Lombok sebagai tempat dibangunnya sirkuit bergengsi itu? Kalau bicara soal keindahan pantai, bukan hanya Lombok yang indah melainkan masih banyak tempat di Indonesia ini yang pantainya juga indah. Kenapa harus membangunnya di Lombok?

Ini kebetulan atau tidak, masyarakat dunia akhirnya jadi tahu bahwa Indonesia punya sirkuit baru dengan nama Mandalika, dan itu ada di Lombok. Lombok yang bersebelahan dengan Bali. Ini membuat orang percaya diri datang ke Lombok karena sudah tahu Bali. Tinggal menyeberang selat Lombok saja. Brilian. 

Bayangkan, hari ini kita semua, media-media, masyarakat, netizen dan lainnya membicarakan tentang Lombok, MotoGP Mandalika, sirkuit hingga pebalapnya dengan begitu hangat. Di tengah riuhnya pembicaraan pada sirkuit ini, Jokowi yang membangun sirkuit malah tak banyak mengumbar bicara. 

Ia lebih senang menonton dan tak banyak bicara. Setelah semua tercapai, ia diam tak berkomentar hanya melihat dari belakang. Ia membiarkan masyarakat memuji, mengevaluasi dan bicara apa saja tentang Mandalika. 

Tidak perlu turun tangan untuk promosi lagi, karena para raiders top dunia itu semua sudah spontan mempromosikan Mandalika. Bagi Jokowi itu sudah cukup, tampaknya tidak perlu ikut lagi campur, cukup mereka. Strategi marketing yang tahu betul kapan ia harus muncul dan menikmati karya itu. 

Namun sebelum para pebalap dunia itu mempromosikan Mandalika secara spontan, dengan motor customnya, Jokowi sudah terlebih dahulu turun langsung pada momen pertama kali Sirkuit Mandalika digunakan menjelang ajang World Superbike (WSBK) pada 19-21 November 2021 lalu. 

Presiden Jokowi menjajal sirkuit Mandalika yang jadi ajang WSBK
Presiden Jokowi

Ia menjajal sendiri sirkuit ini sebelum resmi digunakan sebagai ajang balapan. Otomatis publikasi sirkuit kebanggan ini tak terbendung lagi. Semua media bahkan media internasional memberitahukan bahwa Indonesia punya sirkuit baru, Mandalika. 

Tetapi diamnya Jokowi hanya pada tak banyak bicara. Ia terus bekerja. Sebelum gelaran pramusim MotoGP lalu, ia kembali turun ke desa-desa sekitar Mandalika untuk meninjau homestay-homestay di  sana yang penataannya dibantu oleh Pemerintah Pusat. Warga diberi dana dan dibangunkan tempat yang layak sebagai tempat penginapan. 

Dan konon, penginapan-penginapan ini sudah full booking untuk gelaran MotoGp 2022 yang akan berlangsung 18-20 Maret 2022. 

Antusiasme menonton balapan MotoGP kelihatannya tinggi. Para penonton MotoGP yang sudah membeli tiket, tentu tidak hanya memikirkan tiket saja melainkan juga berpikir tentang hotel/penginapannya. Kalau sudah penuh lalu nginap di mana? S

Sebab penerbangan khususnya rute Jakarta Lombok misalnya, hanya sampai jam 3 sore. Ia membuat para penonton dipaksa menginap di Lombok. Tidak bisa berangkat pagi pulang malam, sebab gelaran MotoGP terjadwal hingga sore hari. 

Bukan hanya hotel dan penginapan sekitar Mandalika yang penuh, penonton MotoGP yang diprediksi mencapai  60.000 orang itu juga menginap di kawasan wisata Senggigi Lombok Barat dan di tiga gili Lombok Utara, Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Tidak ketinggalan juga di Mataram dan sekitarnya bahkan disiapkan pula penginapan hingga ke Sembalun. 

Mereka ini, kelak akhirnya akan cerita tentang keindahan Lombok dan pengalaman baru menginap di Lombok. Bahwa ada pulau indah lainnya lain selain Bali, itulah Lombok. 

Orang makin mengenal seluk beluk Lombok dan akhirnya terbiasa datang ke pulau ini. Mengenal keindahannya, mengetahui hotel dan penginapannya, tempat kuliner dan objek-objek wisata lainnya. Ini berarti Lombok akan semakin melejit dengan segala kearifan lokalnya. 

“Memaksa” menginap di Lombok tentu akan semakin banyak uang yang ‘dibuang’ ke Lombok. Sirkuit Mandalika dan MotoGP, tampaknya sudah didesain untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi secara merata di nusantara. 

Jadi ke depan, tidak hanya Jakarta dan kota-kota besarnya dengan geliat ekonomi yang luar biasa, tidak hanya Bali yang ekonominya menggelora dari pariwisata, melainkan Lombok (NTB) juga pantas berkembang yang dimulai dari gong besar kawasan KEK Mandalika dengan Sirkuit Internasional-nya. 

Kini, Sirkuit Internasional Mandalika sudah semakin siap dan meriah dengan pemasangan patung Jokowi. Ini akan menjadi salah satu momentum paling fenomenal.

Patung Jokowi naik motor yang dibuat oleh seniman kesohor Nyoman Nuartha – yang juga mengerjakan monumen-monumen raksasa di Bali – itu mejeng di pintu masuk sirkuit Mandalika yang dibangun dengan dana APBN dari uang rakyat yang diwujudkan oleh Jokowi. 

Kelak sirkuit ini akan dikenang sebagai karya dari seorang pemimpin yang berani, sang eksekutor yang memilih diam di tengah gegap gempita puja puji sirkuit yang mendunia itu. ***

 




Diskominfotik NTB dan Kemenkominfo Matangkan Media Center 

Jelang perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia pihak Diskominfotik NTB mematangkan berbagai persiapan Media Center hingga teknisnya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dinas Kominfotik Provinsi NTB dan Kementerian Kominfo RI, mematangkan berbagai persiapan Media Center Indonesia (MCI) jelang perhelatan akbar MotoGP Indonesia, 

Kadis Kominfotik NTB, Najamuddin Amy mengatakan itu saat rakor internal dengan seluruh Kabid dan jajarannya, Senin (14/3/2022) di Aula Gemilang jalan Udayana 14. Mataram.

Diskominfotik menyiapkan media center hingga detailnya

“Perhelatan MotoGP Indonesia atau Pertamina Grand Prix of Indonesia tinggal beberapa hari lagi, maka kita harus mempersiapkan dan matangkan hingga teknisnya,” kata Doktor Najam sapaan Kadis.

Dijelaskannya, tidak hanya Pemprov. NTB yang sedang menyiapkan diri, Kementerian Kominfo RI, Komandan Lapangan MotoGP Marsekal Purnawirawan Hadi Tjahjanto dan ITDC di Mandalika sedang meninjau kesiapan Media Center.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bawa Air Narmada dan Tanah Tambora untuk Jokowi

“Untuk itu, kita harus terus kolaborasi dan berkoordinasi, menyiapkan dan mematangkan MCI,”tambahnya.

Termasuk persiapan Dinas Kominfotik untuk menyambut kedatangan Presiden RI Jokowi,  yang akan hadir pada event MotoGP di Mandalika.

Kadis Kominfotik NTB juga meminta agar secara masif, mempublikasikan semua persiapan dan dukungan untuk MotoGP.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Kominfo RI, Yudi menyampaikan bahwa ada beberapa poin yang harus mulai disiapkan, di antaranya pada hari Rabu, tanggal 16 Maret 2022, akan digelar  briefing dengan  media lokal.

“Sekaligus akan dibagikan id card,”ucap Yudi.

Berikutnya, bahwa pada hari Kamis tanggal 17 Maret 2022,  Media Center Indonesia akan dibuka oleh Menteri Kominfo RI bersama Panglima Lapangan MotoGP didampingi Gubernur NTB, Kapolda dan Danrem 162/Wb.

“Maka, insan pers sudah mulai ada di Media Center Indonesia saat itu,”harapnya.

“Mari kita bersama berkoordinasi, berkolaborasi dan kompak untuk mendukung pelaksanaan event MotoGP Indonesia di Mandalika tahun 2022,” katanya.

BACA JUGA: Patung ‘Speed’ Jokowi akan Jadi Spot Foto Favorit

Sementara itu, ditambahkan Kabid IKP Athar, S. Ip bahwa  dari 233 media yg telah terdaftar, yang terdiri dari Media Online 162, Media Elektronik 50 dan Media Cetak 21 media.

“Kami hanya menjaring media lokal. Walaupun banyak media nasional yang terdaftar,”kata Athar.

Namun ia menyebut tidak tahu berapa media yang diakomodir oleh MGPA atau ITDC.***