Banjir Bandang di Desa Muer dan Brang Kolong di Sumbawa

Penanganan banjir bandang ini melibatkan personel dari TNI/Polri, Damkar Plampang, Puskesmas Plampang, aparatur kecamatan/desa dan relawan

MATARAM, LombokJournal.com ~ Banjir bandang menerjang wilayah Kabupaten Sumbawa, Sabtu (21/02/26). 

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Plampang dan sekitarnya sejak siang hari, penyebab banjir bandang.. 

BACA JUGA : Banjir di Obel-obel, Gubernur Perintahkan Mitigasi Komprehensif

Berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, luapan air mulai menggenangi pemukiman warga pada pukul 14.00 hingga 19.00 WITA. Mengakibatkan aktivitas masyarakat setempat lumpuh total selama beberapa jam.

Dampak banjir bandang ini terkonsentrasi di dua wilayah utama di Kecamatan Plampang, yaitu Desa Muer dan Desa Brang Kolong. 

Di Desa Muer, tercatat sebanyak 12 KK atau sekitar 40 jiwa terdampak. Sedangkan kondisi lebih parah terlihat di Desa Brang Kolong dengan jumlah terdampak mencapai 94 KK atau 253 jiwa. 

BACA JUGA : Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Oleh-oleh Haji

Meskipun air merendam pemukiman dengan cepat, dilaporkan bahwa pada saat ini kondisi banjir perlahan mulai surut.

BPBD NTB segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sumbawa beserta seluruh pemangku kepentingan terkait. Tim TRC-PB BPBD Kabupaten Sumbawa telah diterjunkan langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen serta mendistribusikan bantuan logistik awal. 

Upaya penanganan banjir bandang ini melibatkan personel dari TNI/Polri, Damkar Plampang, Puskesmas Plampang, aparatur kecamatan/desa, relawan, serta masyarakat setempat yang bahu-membahu melakukan evakuasi dan pendataan.

Kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh para korban meliputi bahan pangan seperti mie instan, telur, dan air mineral, serta perlengkapan tidur berupa matras. 

Mengingat wilayah NTB sedang berada di puncak musim hujan, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Di beberapa wilayah di Sumbawa menjadi langganan banjir bandang saat puncak musim hujan. 

BACA JUGA : Teluk Ekas Jadi Pusat Riset Rumput Dunia

Berdasarkan prakiraan cuaca Dasarian III Februari 2026, terdapat peluang curah hujan tinggi (>100 mm/dasarian) di sebagian wilayah Sumbawa. Sehingga potensi bencana hidrometeorologi susulan masih perlu diantisipasi secara serius.(*)

 




500 Pelajar di Sumbawa Deklarasi Anti Kekerasan pada Anak 

Sebanyak 500 pelajar di Kabupaten Sumbawa yang membacakan deklarasi anti kekerasan itu, mengimplementasikannya yang dideklarasikan dalam kehidupan

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Deklarasi Anti Kekerasan terhadap Anak dilakukan 500 pelajar tingkat SMA/SMK/SLB di Kabupaten Sumbawa bersama Pj Gubernur NTB Hassanudin yang didampingi Pj Ketua TP PKK NTB Dessy Hassanudin, Sabtu (14/09/24) di SMA 3 Sumbawa. 

BACA JUGA : Gerakan Pangan Murah Jelang Perayaan Murah

500 pelajar tingkat SMA/SMK/SLB di Kabupaten Sumbawa bersama Pj Gubernur NTB Hassanudin mengucapkan deklarasi anti kekerasan terhadap anak
Pj Gubernur NTB, Hassanudin

Acara Deklarasi Anti Kekerasan  tersebut, juga melibatkan Kepala OPD lingkup Provinsi NTB dan lingkup Kabupaten Sumbawa, 

Pj Gubernur dalam kesempatan itu berpesan, agar 500 pelajar yang menghadiri deklarasi anti kekerasan itu, bisa mengimplementasikan isi yang dideklarasikan dalam kehidupan sehari-hari. 

“Jadi, yang dideklarasikan 500 pelajar itu tak hanya sekedar kata-kata yang diucapkan bersama-sama saja,” pesan Pj Gubernur. 

Dijelaskannya, sebagai generasi penerus bangsa, anak-anak harus dijaga, dilindungi, dihargai, diberikan pendidikan yang layak dan dijauhkan dari tindak kekerasan.

BACA JUGA : Road Show Episode 6 Digelar MI6 di Kota Bima

Dalam hal ini, pemerintah daerah baik pusat, provinsi, dan kabupaten/kota harus sama-sama berkomitmen untuk terus menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

Hal tersebut, dapat diwujudkan melalui berbagai kebijakan, regulasi dan pembentukan badan-badan yang memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

BACA JUGA : Pemerintah Pusat Fiminta Tanggung Hosting Fee MotoGP 2024

Pada akhir sambutannya, Pj Gubernur Hassanudin mengingatkan seluruh masyarakat khususnya para pelajar, agar jangan sampai terjerumus pada narkoba dan judi online. Baik narkoba dan judi online perusak perusak generasi masa depan. nov/dyd

 

 




Potensi Pasangan MOFIQ Menang dalam Pilkada Sumbawa 2024

Kombinasi pengalaman eksekutif dari Haji Mo dan pengalaman legislatif dari Abdul Rafiq, dapat menciptakan potensi pasangan yang saling melengkapi

MATARAM.LombokJournal.com ~ Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 memberikan penilaian positif terhadap pasangan H Mahmud Abdullah dan Abdul Rafiq, yang dikenal sebagai MOFIQ. 

Menurut Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, pasangan ini memiliki potensi tak tertandingi dalam memenangkan kepercayaan pemilih dalam Pilkada Kabupaten Sumbawa 2024.

BACA JUGA : Pendaftaram Calon Kepla Daerah Lombok Timur Mulai Dibuka

Pasangan MOFIQ punya potensi sangat besar untuk meraih dukungan yang kuat dan memenangkan kepercayaan pemilih
Bambang Mei Finarwanto

 Finarwanto menegaskan bahwa memberikan mandat pada pasangan MOFIQ tidak hanya akan memastikan kontinuitas kepemimpinan, tetapi juga membawa energi baru untuk masa depan yang lebih baik bagi Sumbawa.

”Bagi para pemilih di Sumbawa, memberikan mandat dan amanah pada pasangan MOFIQ, tidak hanya menjadikan mereka mendapatkan kontinuitas kepemimpinan, tetapi juga energi baru untuk masa depan (Sumbawa) yang lebih baik,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, Rabu (24/4/2023).

Analisis dari Mi6 menunjukkan bahwa sejak munculnya pasangan MOFIQ, antusiasme masyarakat Sumbawa terus berkobar. Kedua figur ini, dengan pengalaman dan energi baru yang mereka bawa, dianggap sebagai harmoni yang sempurna oleh analis politik.

Haji Mo, Bupati Sumbawa petahana, telah mengabdikan dirinya dalam berbagai jabatan strategis di bidang birokrasi sejak tahun 1983. Abdul Rafiq, Ketua DPRD Sumbawa, juga telah menunjukkan kredibilitasnya sebagai politisi dengan rekam jejak yang gemilang.

Abdul Rafiq, selain memiliki pengalaman sebagai pemimpin legislatif, juga dikenal memiliki jaringan politik yang luas di Sumbawa. Kombinasi antara pengalaman eksekutif Haji Mo dan pengalaman legislatif Abdul Rafiq dianggap dapat menciptakan pasangan yang saling melengkapi. 

BACA JUGA : Milad ke 52 Zulkieflimansyah Didesaign Riang Gembira

Parangan ini akan mampu bekerja sama dalam merumuskan kebijakan dan mengatasi tantangan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

”Kombinasi antara pengalaman eksekutif dari Haji Mo dan pengalaman legislatif dari Abdul Rafiq, dapat menciptakan pasangan yang saling melengkapi. Keduanya dapat bekerja sama dengan baik dalam merumuskan kebijakan, mengimplementasikan program-program pembangunan, dan menjalankan tugas-tugas pemerintahan dengan efektif,” kata Didu

Pasangan MOFIQ, sebagai bupati petahana dan ketua DPRD, dihadapkan pada ekspektasi tinggi dari pemilih Sumbawa. Harapan akan kontinuitas pembangunan dan kemampuan untuk merumuskan kebijakan yang berdaya guna menjadi fokus utama pemilih. Namun, mereka juga diingatkan bahwa tantangan besar menanti, dan mereka perlu mengelola ekspektasi publik dengan bijaksana.

Dengan kombinasi pengalaman, integritas, dan dukungan yang solid, pasangan MOFIQ memiliki potensi besar untuk memenangkan kepercayaan pemilih di Kabupaten Sumbawa. 

Jika mampu mengelola harapan pemilih dengan baik dan mengimplementasikan program-program konkret, mereka dapat menjadi kekuatan tak terbantahkan dalam Pilkada Sumbawa 2024.

BACA JUGA : Pasangan MOFIQ Kombinasi Sempurna untuk Kabupaten Sumbawa 

”Jika mampu melakukan hal tersebut, pasangan MOFIQ memiliki potensi yang sangat besar untuk meraih dukungan yang kuat dan memenangkan kepercayaan pemilih di Kabupaten Sumbawa.” tukas Didu.me