Didampingi Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi, Presiden Jokowi memukul gendang beleq tandai penutupan konferensi alumni Al-Azhar
MATARAM.lombokjournal.com — Sebagai salah satu Negara Muslim Terbesar di dunia, Indonesia memiiki berbagai jenis keberagaman masyarakat. Sebagian besar merupakan pemeluk Islam, namun di dalamnya juga terdapat dan hidup masyarakat dengan latar agama, suku, bahasa dan budaya berbeda
“Karena itulah, untuk bisa tetap menjaga kerukunan, persaudaraan dan persatuan, maka toleransi dan saling menghargai merupakan kata kunci yang harus senantiasa dijaga,” kata Presiden Jokowi saat menutup acara konferensi internasional alumni Al-Azhar Indonesia di Islamic Center Mataram, Kamis (19/10)
Ia mengatakan, sebagai institusi pendidikan besar dengan alumni yang memiliki pemikiran besar, dirinya memiliki harapan besar, alumni Al-Azhar bisa terus menularkan ajaran Islam yang moderat, dengan penuh kedamaian dan kesejukan
“Saya berharap Alumni Al-Azhar bisa menularkan ajaran yang penuh kedamaian dimana-mana” tegasnya
Ia menyatakan, dengan kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia, betapa toleransi menjadi sangat penting dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, itulah kenapa kemudian kenapa ia hadir di acara konferensi internasional, supaya itu bisa ditularkan di tengah masyarakat
“Kenapa saya hadir disini, karena saya sadar betapa toleransi ini sangatpenting,” tegas presiden.
Dengan keberagaman bangsa Indonesia dalam banyak sisi tersebut, harus bisa tetap dirawat.Sebab kalau tidak akan berpotensi menimbulkan perpecahan dan persatuan. “Itulah, kenapa setiap ada gesekan sekecil apa pun di tengah masyarakat, harus segera diselesaikan,” kata Presiden Jokowi.
Lebih lanjut Jokowi menambahkan, ke depan dunia global terus berubah. Sekarang dengan adanya medsos, semuanya sangat dimudahkan, informasi dan dakwah begitu banyak bertebaran, tapi harus hati – hati, kalau tidak di saring bisa mempengaruhi karakter dan perilaku bangsa kita, persatuan serta prilaku anak didik kita.
Penutupan konferensi internasional alumni Al-Azhar Indonesia ditandai pemukulan bedug, yang di dampingi Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi dan para tokoh agama lulusan Al- Azhar.
AYA
