Empat kiat sukses yang disampaikan Wagub NTB yakni bersungguh sungguh, disiplin, bekerja keras dan mau belajar serta bekerjasama.
Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Nusa (Wagub) Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah, dalam kuliah umum kewirausahaan di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram (FKIP Unram), di kampus FKIP Unram Mataram, Selasa (22/08/23).
Dipaparkan Wagub NTB, kesungguhan menjadi sikap mental yang pertama karena setiap pengusaha sukses tak pernah takut dengan tantangan dan kegagalan. Lantas kedisiplinan dibutuhkan agar setiap kesempatan dan waktu yang tersedia dimanfaatkan dengan produktif.
Hal terakhir tersebut, menurut Wagub NTB, berkaitan dengan sikap mental berikutnya yakni bekerja keras dan terus belajar.
“Era digital sekarang berbeda dengan dulu karena dunia tak lagi punya sekat untuk mengenalkan produk tanpa harus memiliki bangunan lapak atau toko,” jelas Wagub NTB. Karena itu kreativitas menjadi penting sebelum yang terakhir sikap mentalmengajak orang lain bekerjasama untuk membangun jaringan.
Dalam kuliah umum yang dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai jurusan tersebut juga dihadiri pemateri dari Ikatan Wanita Pengusaha (IWAPI) NTB yang bekerjasama dalam pengembangan produk produk milik pengusaha milenial seperti mahasiswa terutama dalam kegiatan seminar dan workshop.
Hadir pula mendampingi Wagub, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM dan para pejabat FKIP Unram. ***
18 Parpol di NTB Deklarasi Pemilu Damai 2024
Untuk mewujudkan Pemilu damai tahun 2024, menurut Gubernur NTB, harus sering bertemu, berkomunikasi dan silaturahmi
MATARAM.LombokJournal.com ~ Deklarasi Pemilu Damai 2024 untuk mewujudkan Pemilu yang Aman, Damai dan Berintegrasi di Wilayah Provinsi NTB dilakukan 18 Parpol di Lapangan Bharadaksa Polda, Selasa (22/08/23).
Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB saat menghadiri deklarasi tersebut mengapresiasi Polda NTB yang menghadirkan semua pimpinan partai, KPU, Bawaslu dan semua stakeholder terkait untuk melakukan diskusi dan mendeklarasikan pemilu damaidi NTB.
Menurut Bang Zul, mewujudkan Pemilu damai tidak cukup hanya aturan, tapi penting melakukan silaturahmi.
“Ternyata untuk mengatur manusia tidak cukup dengan aturan atau proses, tetapi harus sering bertemu, berkomunikasi dan silaturahmi,” ungkap Bang Zul usai Deklarasi Pemilu Damai.
Sebanyak 18 Partai Politik di NTB yang akan mengikut kontestasi Pemilu 2024 membacakan deklarasi Pemilu Damai yaitu PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, Gelora, PKS, PKN, Hanura, Garuda, PAN, PBB, Demokrat, PSI, Perindo, PPP dan Partai Ummat.
Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol. Djoko Poerwanto mengajak para penyelenggara, kontestan pemilu untuk sama-sama menciptakan kesejukan dan kenyamanan dalam seluruh tahapan yang ada.
“Kita semua sepakat untuk menciptakan Pemilu 2024 yang damai demi NTB yang kondusif,” ujarnya.
Kapolda juga menekankan agar jangan memberikan ruang bagi setiap orang yang tidak menginginkan Provinsi NTB aman dan nyaman dalam pesta demokrasi.
“Orang boleh berpendapat beda, tetapi jadikan perbedaan tersebut menjadi kebermanfaatan bagi NTB,” tegasmya.
Disatu sisi, Ketua Bawaslu Provinsi NTB. Itratip, ST., MT juga menegaskan untuk mewujudkan pemilu damai, diharapkan untuk melakukan kampanye sehat, jangan saling menjelek – jelekkan, menyebar hoax dan melakukan politisasi SARA.
“Jika melakukan hal tersebut maka itu bsia mengancam keutuhan kita bersama, dengan terwujudnya pemilu damai itu, maka kita harapkan kualitas hasil dari pemilu kita itu sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkasnya. ***
Pasar Tradisional Tak Boleh Tergerus Zaman
Rannya Agustyra Kristiono ungkapkan potensi pasar tradisional di Lombok sangat besar untuk mendukung pariwisata
MATARAM.LombokJournal.com ~Pasar tradisional di Indonesia, termasuk di Lombok, kebanyakan menjual kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan buah, sayur-sayuran telur, daging, kain, pakaian, dan semacamnya.
Bagi banyak orang, keberadaan pasar tradisionalmenjadi hal yang lazim dari waktu ke waktu, politisi muda Gerindra, Rannya Agustyra Kristiono punya pandangan lain.
Rannya Agustyra Kristiono menyusuri pasar tradisional
Menurut Rannya, potensi pasar tradisional strategis dalam menggerakan perekonomian masyarakat dan daerah. Apalagi jika revitalisasi dan kolaborasi pasar tradisional dengan sektor pariwisata bisa dilakukan.
“Saat ini kan, setidaknya sudah ada 8 pasar tradisional di Indonesia yang jadi destinasi wisata. Nah, di Lombok hal ini bukan mustahil untuk dilakukan juga,” kata Rannya, Selasa (22/08/23).
Ia mencontohkan, pasar Beringharjo Yogyakarta, pasar Apung Banjarmasin, pasar Mama-Mama Papua, pasar Gede dan pasar Klewer di Solo, juga pasar Sukowati di Bali, semua tadinya adalah pasar tradisional biasa, namun telah berubah sebagai destinasi setelah disentuh.
Menurut putri mendiang HBK ini, Lombok memiliki keunikan tersendiri jika dilihat dari sisi lokasi pasar tradisional. Sepanjang jalan nasional dari Ampenan, Kota Mataram hingga Labuhan Lombok, Lombok Timur, bisa dijumpai belasan hingga puluhan pasar tradisional di sisi ruas jalan negara.
“Bayangkan kalau salah satu (pasar tradisional) menjadi destinasi wisata.Tentu ini akan berdampak bagus pada Lombok dan NTB umumnya yang sudah terbranding sebagai destinasi wisata internasional,” katanya.
Rannya juga mengajak generasi Milenialdan Gen Z mengubah mindset tentang pasar tradisional. Apalagi di era persaingan global dimana gerai pasar modern sudah banyak tersedia termasuk di Lombok ini.
Kata Rannya, gerai pasar modern pangsa pasarnya masyarakat perkotaan, ekonomi menengah ke atas. Sementara pasar tradisional terstigma menjadi pangsa ekonomi menengah ke bawah.
Padahal, sejatinya gerai pasar modernberkaitan dengan investasi dan modal kapital. Sementara pasar tradisional digerakkan masyarakat lokal.
“Pasar modern bisa menyumbang lapangan kerja sebagai karyawan, sementara pasar tradisional bukan saja membuka lapangan kerja tapi juga kesempatan dan wadah berwirausaha,” ujarnya.
Cita-cita HBK
Gagasan Rannya tentang pasar tradisional ini tak lepas dari semangat dan cita-cita mendiang ayahandanya, HBK.
Masyarakat Lombok dan NTB umumnya sangat paham jika almarhum HBK sangat serius bekerja mewakili rakyat di DPR RI, terutama dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama para petani.
Menurut Rannya, petani juga harus punya akses pemasaran yang lebih terbuka dan maksimal, salah satunya yakni pasar tradisional.
Karena itu, mindset masyarakat dan pedagang di pasar tradisional pun harus mulai diubah sedikit-demi sedikit. Mulai dari bagaimana kebersihan dan kenyamanan pasar, hingga bagaimana memberikan pelayanan dan hospitality yang ramah bagi pengunjung.
“Sehingga nantinya pasar tradisional bukan saja menampung hasil para petani, tetapi juga menjadi tempat yag nyaman dikunjungi, bahkan bisa menjadi destinasi wisata baru di Lombok ini,” katanya.
Saat ini, Rannya Kristiono mulai aktif membangun jejaring dan membuka ruang diskusi dengan kelompok muda di Lombok. Salah satu yang terus dibahas adalah bagaimana generasi muda bisa mendorong pengembangan pasar tradisional.
“Banyak rekan-rekan kita generasi muda Lombok yang fresh graduated, ada sarjana ekonomi, ada pertanian dan ada juga pariwisata. Mereka bisa kembali ke kampung untuk mengaplikasikan keilmuannya untuk masyarakat,” tukas Rannya
Kunjungannya ke pasar tradisional Kopang, Lombok Tengah, membuat Rannya optimistis menghadirkan pasar tradisional yang merujuk destinasi wisata. Apalagi lokasi pasar tradisional Kopang tepat di sisi jalan negara.
Dengan revitalisasi pasar dan mengkolaborasikannya dengan aspek pariwisata, menjadi triger pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan ekonomi, terutama para pedagang pasar dan para petani dan peternak
Di sisi lain, sebagai destinasi baru, pasar tradisional juga akan memperkaya khasanah potensi wisata di NTB ini.
“Kalau sekarang wisatawan masih banyak belanja di gerai modern, ke depan pasar tradisional bisa menjadi pilihan yang tak kalah menarik,” pungkasnya. (*)
Senggigi Sunset Jazz 2023 Digelar ke 5 Kali
Digelarnya event Senggigi Sunset Jazz yang ke 5 kali, diharapkan masyarakat NTB menjadi manusia yang ramah
LOBAR.LombokJournal.com ~ Perhelatan Senggigi Sunset Jazz yang ke-5 kalinya di Kawasan Senggigi, Lombok Barat, Minggu (20/08/23), merupakan event nasional maupun internasional yang digelar di NTB.
Terakhir, Gubernur berharap Senggigi Sunset Jazz akan terus diadakan di tahun-tahun yang akan datang. Serta, penyanyi yang ditampilkan semakin beragam agar menjadi daya tarik pengunjung tersendiri.***
Wagub NTB Hadiri HUT ke-72 SDN 6 Mataram
Wagub NTB, Ummi Rohmi mengungkapkan kenangan bertemu para guru saat masih belajar di SD Negeri 6 Mataram
MATARAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Sitti Rohmi Jalillah menceritakan betapa senang dan bahagianya ketika menghabiskan masa-masa sekolahnya di SDN 6 Mataram.
Kenangan bahagia itu dingkapkan Wagub NTB saat menghadiri masa-masa SD dalam kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 SD Negeri 6 Mataram, Sabtu (19/08/23).
Wagub NTB yang akrab disapa Ummi Rohmi itu masa kecilnya bersekolah di SD Negeri 6 Mataram.
Diceritakan, kebahagiaan dan semangat Wagub NTB bertemu guru-guru kala itu menjadi kebanggaan tersendiri untuk mengikuti setiap proses belajarwaktu itu.
“Saya ingat betul, waktu saya mau berangkat ke sekolah ada rasa senang dalam hati. Karena kita akan bertemu guru-guru dan teman yang baik. Menghabiskan waktu bermain dan belajar,” kenang Wagub NTB, Ummi Rohmi.
Menurut Ummi Rohmi, masa kecil yang dilalui di lingkungan sekolah dasar sangat dinikmati tanpa beban hidup dan rasa takut yang merusak masa-masa itu.
Bahkan Ummi Rohmi merasakan mau berangkat ke sekolah tidak merasa stress, dan sebagian justru rasa rindu yang besar untuk segera bertemu guru-guru dan bermain di sekolah.
“Untuk itu, saya berharap bahwa lingkungan sekolah harus mampu mendidik anak-anak bangsa dengan rasa aman dan kebahagiaan yang menyertai,” harap Ummi Rohmi.
Dengan demikian, Wagub NTB terus mendorong guru-guru menyulap sekolah menjadi lingkungan yang menyenangkan bagi anak-anak dalam belajar.
Kemudian lingkungan sekolah juga harus ditetap jaga kebersihan dan keindahannya.
“Saya juga meminta kepada anak-anak ku, agar selalu taat dan nurut sama guru-gurunya. Karena guru adalah orang tua kedua kita dalam mendidik dan mengajari kita,” pinta Wagub NTB kepada ratusan siswa SDN 6 Mataram.
Wagub NTB, Ummi Rohmi berharap bahwa anak-anak akan menjadi generasi yang berbakti kepada guru dan orang tua serta bermanfaat bagi bangsa dan negara. ***
Arahan Sekda NTB saat Audiensi LPP RRI Mataram
LPP RRI Mataram disarankan melakukan koordinasi dengan berbagai OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB untuk mendapatkan informasi terkait persoalan NTB.
MATARAM.LombokJournal.com ~ Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Mataram diminta meningkatkan mutu siaran, melalui strategi atau cara-cara yang dapat menarik pendengar atau audiensi untuk mengubah pola pikir masyarakatmelalui zero-hero.
Hal itu dikatakanSekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi yang akrab disapa Miq Gite saat menerima audiensi Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Mataram di Ruang Rapat Sekda NTB, Jum’at (18/08/23).
“Zero heroitu artinya menjadikan orang-orang yang terpuruk seperti narapidana atau pelaku tindakan negatif sebagai narasumber, yang akan bercerita tentang buruknya dan merugikan nya hal hal yang telah dilakukan nya baik untuk diri sendiri maupun orang lain,” tutur Miq Gite di hadapan Kepala LPP RRI Mataram.
Ia juga memberikan arahan agar RRI Mataram dapat terus melakukan koordinasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Provinsi NTB untuk mendapatkan informasi terkait persoalan NTB.
“Langkah zero-hero ini menjadi jawaban untuk memberikan edukasi kepada masyarakat NTB, Seperti korban narkoba, korban tppo, korban anak putus sekolah, korban pernikahan anak, dan lain2, mereka yang pernah terpuruk bisa bangkit kembali ini akan memberikan testimoniatau kesaksian kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak akan meniru perbuatan merugikan diri sendiri dan orang lain karena yg menyampaikan langsung dari korban yang sudah mengalami,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Lembaga penyiaran publik (LPP) RRI Mataram, H. Yanto Prawironegoro, SH., MH berharap agar sinergitas RRI dengan Pemerintah Daerah terkait peran media semakin erat.
“Alhamdulillah, kami dapat berjumpa dengan pak Sekda dan kita berharap agar sinergitas antara RRI Mataram dan Pemda semakin erat,” pungkasnya.
Selain itu, LPP RRI Mataram dalam menyambut HUT RRI Mataram ke 78 THN 2023 akan menyelenggarakan beberapa program.
Antara lain, capaian pembangunan Provinsi NTB masa gubernur Zul-Rohmi. Memberikan ruang bagi pimpinan daerah untuk membaca berita di RRI Mataram.
Dan RRI Mataram akan melaksanakan car free day di jalan Udayana untuk mensosialisasikan pemilu berkualitas, memberikan edukasi cerdas memilih dan hindari praktek uang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Kominfotik NTB dan Ketua PWI NTB.
Bang Zul Buka Rakerpim Muhammadiyah Wilayah NTB
Rapat kerja pimpinan (Rakerpim) Muhammadiyah NTB yang dibuka Gubernur NTB, diharapkan menentukan arah dan langkah kemajuan umat
MATARAM.LombokJournal.com ~ Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Wilayah Muhammadiyah NTB diharapkan mampu merancang program-program kerja dan terobosan baru, dalam menentukan arah dan langkah kemajuan umat dengan para tokoh muda .
Gubernur NTB bersama jajaran pimpinan Muhammadiyah NTB
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah atau Bang Zul menyampaikan harapan itu saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Wilayah Muhmmadiyah Nusa Tenggara Barat di Hotel Puri Saron Senggigi Lombok Barat, Jumat (18/08/23).
“Mudah-mudahan 2024 nanti, Muhammadiyah dengan tokoh-tokoh muda yang masih energik bisa memposisikan diri dengan baik. Dan tidak bersebrangan dengan pemerintah di bidang pembangunan mutu pendidikan demi pengembangan sumber daya manusia,” harap Bang Zul.
Menurutnya, menciptakan ide dan gagasan cemerlang untuk kemajuan Muhammadiyah, tidak mesti harus dihabiskan di dalam ruangan saja.
Melainkan bisa dengan mengobrol santai sembari menikmati keindahan alam untuk melahirkan pemikiran cermat memajukan Muhammadiyah NTB, sesuai dengan tema Muhammadiyah Unggul dan Berkemajuan.
Hadir pula mendampingi Gubernur Kepala Dinas Sosial dan Karo Kesra Setprov NTB dan para pimpinan cabang Muhammadiyah se NTB serta para kader Muhammadiyah. ***
Turnamen Mandalika Tennis Open Dibuka Gubernur NTB
Gubernur NTB, Bang Zul buka Turnamen Mandalika Tennis Open menyongsong PON 2028
MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah mengatakan, dalam menyongsong PON 2028 harus melatih mental anak-anak muda NTB.
Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB mengatakan itu saat membuka Turnamen Mandalika Tennis Open.di lapangan Tenis Wira Bhakti Gebang,(18/08/23).
Ia menekankan, dengan penyelengaraan Turnamen Mandalika ini, anak muda NTB harus jadi Altet PON 2028,
Bang Zul berterima kasih kepada panitia penyelenggara yang menghadirkan turnamen Mandalika tersebut, guna menciptakan talenta-talenta anak muda NTB dalam bidang olahraga Tenis.
“Untuk menghadapi PON 2028 dan mendapatkan hasil yang maksimal kita harus terus melatih mental anak-anak muda NTB,” jelas Bang Zul.
Selain itu, dikatakan Gubernur NTB, penyelenggaraan turnamen Mandalika Tennis Open ini akan mampu melatih mental anak-anak muda kedepan sehingga ketika di hadapkan dengan sebuah pekan olahragatingkat Provinsi atau Nasional akan mampu menguasainya.
“Agar anak-anak NTB pada PON memberikan yang terbaik kita harus melatih mental anak-anak muda mulai sekarang” ungkapnya.
Menutup sambutanya Bang Zul sampaikan selamat kepada panitia atas terselenggaranya turnamen Mandalika Tennis Open tersebut.
“Semoga acara tenis cup ini berjalan lancar dan dengan penuh kegembiraan,” tutup Bang Zul.
Terlihat mendampingi Gubernur NTB pada kegiatan tersebut Kadis Dispora NTB, Kadis Pariwisata NTB, PELTI NTB, dan KONI NTB. ***
Lalu Hadrian Irfani Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan
Ekraf dan Esport, menurut Lalu Hadrian Irfani bisa Jadi Peluang Wirausaha Generasi Muda Menuju Indonesia Maju
MATARAM.LombokJournal.com ~ Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 78, 17 Agustus 2023 kali ini hendaknya menjadi momentum bagi generasi muda [baca : Milenial dan Gen Z] untuk memaknainya sebagai awal yang baik untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dan produktif.
Politisi PKB, H Lalu Hadrian Irfani menekankan, generasi muda khususnya generasi milenial dan Gen Z saat ini punya peran sangat strategis mengisi kemerdekaan Indonesia. Sebab, tantangan global ke depan tentu lebih pelik dan rumit.
“Meski tantangan ke depan makin kompleks di era global, tapi generasi muda kita harus optimistis. Seperti juga tema 17an tahun ini : Terus Melaju Untuk Indonesia Maju,” tegas lelaki yang akrab disapa Haji Ari, Kamis (17/08/23).
Menurut Haji Ari, generasi muda saat ini dan generasi gen Z berikutnya memiliki peluang dan tantangan di zamannya. Kemajuan IT dan digitalisasi dalam hampir semua aspek kehidupan tak mungkin dihindari.
Berikhtiar maju sebagai Caleg DPR RI, H Lalu Hadrian Irfani mengaku akan memperjuangkan pemerataan kesempatan dan akses lapangan kerja untuk generasi muda, khususnya di Dapil Lombok, NTB.
Ia menilai, sektor ekonomi kreatif (Ekraf) dan Elektronik Sport (Esport) bisa menjadi peluang bagi generasi muda ke depan. Bukan saja untuk lapangan kerja tetapi juga untuk berwirausaha.
“Ekraf dan Esport ini saya pikir akan sangat potensial ke depan. Apalagi Lombok, NTB ini kan sudah jadi destinasi superprioritas yang skalanya sudah internasional. Generasi muda kita harus bisa menangkap peluang ini,” ujarnya.
Hadrian memaparkan, segmen ekraf cukup banyak yang bisa dikembangkan di Lombok ini. Bukan hanya kerajinan tangan, anyaman ketak, gerabah atau beragam wastra tenun, tetapi juga bisa diinisiasi seni kreatif digital melalui channel Youtube dan sejenisnya.
Saat ini cukup banyak anak muda Lombok yang menjadi Youtuber dengan konten yang beragam. Namun menurut Hadrian, hampir semuanya mempromosikan dan mengenalkan potensiLombok ke luar daerah bahkan ke luar negeri.
“Nah semangat generasi muda yang inovatif seperti ini tentu harus kita support ke depan,” tegasnya.
Elektronik Sport
Sementara di sisi Esport (elektronik sport), saat ini sudah banyak komunitas gamer yang menginisiasi tournament tournament Esport seperti Mobile Legend, Free Fire dan sebagainya.
Hadrian mengatakan, hal ini bisa menjadi kegiatan yang sangat positif. Dan juga punya peluang untuk lapangan kerja dan wirausaha.
Ia yakin dan optimistis pembangunan sektor pariwisata di Lombok, NTB akan mencapai masa kejayaannya kelak. Sehingga di daerah, generasi muda juga harus siap mengambil peran untuk mengisi peluang yang ada.
“Peluang akan terbuka seiring berkembangnya sektor pariwisatakita. Hanya sekarang tugas kita, pemerintah dan masyarakat adalah menyiapkan sumber daya manusianya. Generasi muda kita adalah sasarannya,” ujarnya.
Dalam mengisi moment HUT RI ke 78, pria humble yang kini masih aktif sebagai Anggota DPRD NTB ini mengajak generasi muda untuk berkiprah luas sesuai bakat dan passion mereka.
“Yang terpenting semua harus dilakukan berdasarkan semangat kebangsaan kita. Dulu para pahlawan kita berkorban jiwa raga untuk kemerdekaan, maka sekarang dan ke depan generasi muda harus melanjutkan mengisi kemerdekaan, dengan tetap mengacu pada empat pilar utama kita, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI harga mati,” tegasnya.***
Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-78
Penyelenggaraan upacara bendera HUT Ke-78 Kemerdekaan RI mencerminkan semangat bersama terus melanjutkan perjuangan
MATARAM.LombokJournal.com ~Pemerintah Provinsi NTB menggelar Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia bertajuk “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju” yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis (17/08/23).
“Tema ini mencerminkan semangat kita bersama untuk terus melanjutkan perjuangan berbuat berkarya berprestasi menghadapi tantangan dan rintangan untuk mencapai kemajuan bagi negeri yang kita cintai,” tuturnya.
Selain Itu, Danrem menyatakan, teknologi informasi dan komputer, telah mengajak masyarakat ke era yang sangat dinamis.
Mengukur era informasiseperti sekarang ini, keterbukaan akses sangat mudah dan luas, sehingga sangat berdampak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.