Bunda Niken Lepas Fun Bike dan Ikut Masak Ayam Rarang 

Ketua TP PKK NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati yang akrab disapa Bunda Niken ikut meriahkan rangkaian Lombok Food Festival Vol.2

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok Food Festival Vol.2 makin semarak dengan hadirnya Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati, yang ikut memeriahkan Fun Walk dan Masak Besar 2500 porsi Ayam Rarang, Minggu (26/09/22).

BACA JUGA: Festival Balap Sampan Tradisional Ditutup Gubernur NTB

Bunda Niken mengatakan, dalam tubuh sehat terdapat jiwa yang kuat
Fun Walk

Bunda Niken panggilan akrabnya, melepas para peserta Fun Walk. 

Dalam rangkaian acara ini ia mengajak peserta benar-benar memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin.

“Olahraga bersama ini sangat baik untuk dimanfaatkan. Mari kita menjaga kesehatan dan kebugaran bersama-sama. Insyaallah dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” ucapnya.

Setelah menyelesaikan Fun Walk terdapat salah satu rangakaian yang tak kalah menarik, yaitu Masak Besar 2500 porsi Ayam Rarang.

Bunda Niken bersama dengan Ibu-Ibu Forkopimda NTB mempraktekkan secara langsung dengan memasak makanan lokal asli Pulau Lombok tersebut.

Ketua Ketua Indonesian Chef Association (ICA) BPD NTB, Anton selaku koordinator dalam kegiatan ini mengaku turut senang Ketua TP PKK hadir dan sekaligus mempraktekkan kepada masayarakat cara memasak Ayam Rarang.

“Sesuatu yang luar biasa kegitan masak 2500 porsi Ayam Rarang bisa diikuti oleh Ibu Gubernur NTB, kami turut senang,” ujarnya.

Kegiatan Lombok Food Festival Vol.2 kali ini merupakan festival makanan terbesar yang diselenggarakan di pulau Lombok pada tahun ini. 

BACA JUGA: Keagungan Adat Sasak di Pernikahan Putri Sekda NTB

Bunda Niken berharap Lombok Food Festival dapat menjadi wadah mengenalkan pariwisata NTB dari segi kuliner dan mampu membawa manfaat bagi UKM Lokal di NTB. ***

 

 




Kaum Muda Diingatkan Bijak Manfaatkan Waktu

Wagub NTB mengingatkan siswa sebagai kaum muda agar menyikapi masa muda, dan mempergunakan waktu dengan melakukan aktifitas positif

LOBAR.lombokjournal.com ~ Kaum muda khususnya para peserta didik diminta lebih bijak dalam memanfaatkan waktu di era digital seperti saat ini. 

Hal itu akan menjadi salah satu faktor penting menentukan langkah sukses seseorang di masa mendatang.

BACA JUGA: SMANSA Mataram Pamerkan 75 Karya Inovasi Olahan Makanan

Wagyv NTB mengingatkan kaum muda bijak dalam memanfaatkan waktu

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan itu saat memberikan sambutan pada acara Tabligh Akbar dalam rangka peningkatan karakter dan budi pekerti di SMK Negeri 1 Lembar, Sabtu (24/09/22).

“Masa depan kalian tergantung pada bagaimana kalian menyikapi masa muda, jadi pergunakan waktu sebaik mungkin  dengan melakukan aktifitas positif,” ujar Wagub.

Wagub yang biasa disapa Ummi Rohmi tersebut juga menambahkan, selain mempergunakan waktu dengan hal positif, juga ditekankan  agar memanfaatkan waktu dengan kegiatan produktif.

Hal itu akan mendatangkan kemaslahatan bagi pribadi serta orang sekitar, bukan sebaliknya mendatangkan kemudaratan.

“Jangan waktu dimanfaatkan untuk hal yang negatif, karena itu sifatnya washing time atau buang buang waktu,” ingat wagub.

Sebelumnya Kepala SMK Negeri 1 Lembar Ahmad Quroni mengungkapkan, bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai pencerahan sekaligus sebagai sarana membina karakter baik itu disiplin, sosial serta agama para peserta didik.

“Tidak ada tujuan lain kegiatan ini dilaksanakan sebagai bekal untuk kehidupan mereka dimasa mendatang,” kata Quroni

Selanjutnya Quroni tak lupa mengucapkan rasa syukur dan bangga atas kehadiran Wagub Ummi Rohmi ke sekolah yang dipimpinnya.

 “Selama 17 tahun berdiri baru pertama dihadiri Wakil Gubernur.  Alhamdulillah, terima kasih Ummi,” tutupnya. 

BACA JUGA: BUMD Jangan Jadi Penonton di Daerah Sendiri

Pada kesempatan tersebut hadir Kadis Dikbud NTB, Karo Kesra Setdaprov NTB dan tokoh masyarakat, tokoh agama termasuk  para wali murid SMKN 1 Lembar ***

 

 




SMANSA Mataram Pamerkan 75 Karya Inovasi Olahan Makanan

Gubernur NTB apresiasi kreativitas pelajar Smansa Mataram, yang lulusannya banyak diterima di berbagai perguruan tinggi bergengsi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sebanyak 75 karya inovasi siswa siswi SMAN 1 Mataram Kelas XI kategori olahan makanan dan bahan daur ulang, menghiasi Pameran Karya Inovasi 2022  bertajuk “Karya Inovasi Sebagai Sarana Menumbuhkan Jiwa Wirausaha yang Berintegritas” di Aula Rinjani Smansa Mataram, Sabtu (24/09).

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memberikan apresiasi kepada siswa siswi Smansa yang telah berekreasi dengan membuat banyak sekali inovasi yang memiliki nilai.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memberikan apresiasi kepada siswa siswi Smansa Mataram yang telah berekreasi

BACA JUGA: BUMD Jangan Jadi Penonton di Daerah Sendiri

“Kami memberikan apresiasi atas apa yang telah dibuat oleh anak-anak kami, tahun depan akan ada inovasi yang dihidangkan ke dalam dunia digital, yang menjadi konsumsi anak anak kita pada saat ini,” ungkapnya. 

Di satu sisi, Bang Zul mengakui, para alumni Smansa Mataram memiliki kualitas baik yang bisa bersaing dengan sekolah menengah atas di seluruh Indonesia. 

“Tidak bisa dipungkiri, kualitas alumni dari Smansa tidak kalah dengan sekolah menengah atas dihampir seluruh sekolah Indonesia, bahkan lulusannya banyak diterima diberbagai perguruan tinggi bergengsi,” kata Bang Zul.

Sebagai salah satu wali murid, Bang Zul juga mengatakan jika dunia anak-anak pada masa sekarang dan masa lampau berbeda. 

“Sehingga penting sekali untuk kita dapat terjun langsung baik itu dalam game online dan dunia digital lainnya,” tutur Bang Zul.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Mataram, Kun Andrasto, S.Pd mengatakan,  pameran ini bertujuan agar para siswa dapat memahami dalam berwirausaha akan ada namanya proses.

Smansa Mataram memiliki kualitas baik yang bisa bersaing dengan sekolah menengah atas di seluruh Indonesia

Seperti proses merencanakan, pengemasan, pembuatan, pemasaran.

“Saya yakin anak anak ke depannya, dengan apa yang dibina dan dibimbing oleh guru gurunya akan menjadi anak yang kreatif,” katanya.***

BACA JUGA: Pilkada 2024 akan Diwarnai Vote Getter Generasi Milenial




BUMD Jangan Jadi Penonton di Daerah Sendiri 

Saat audiensi dengan PT. ANTAM, Gubernur NTB menyinggung, kalau orang BUMD pasti kerjanya asal-asalan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., mengatakan, Ia tidak mau BUMD hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri, sekedar memasukan orang pada kerjasama ini tapi tidak ada cikal bakal technical resources-nya.

Gubernur NTB mengatakan, kalau orang BUMD pasti kerjanya asal-asalan

“Hal ini harus segera ditindaklanjuti, supaya pemda dan masyarakat tidak hanya jadi penonton saja dengan adanya aset yang cukup baik dan potensi di Lombok ini,” tuturnya pada kesempatan audiensi bersama PT. ANTAM (Aneka Tambang) di Ruang Kerja Gubernur (23/09/22).

BACA JUGA: BUMD di Indonesia Dikelola Direksi Semau-maunya

Lebih lanjut, Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB menyampaikan, tupoksinya memang nanti PT. ANTAM akan bekerja sama dengan BUMN dan BUMD. 

Dengan potensi yang banyak di Pulau Lombok, pemilihan untuk orang-orang yang akan terlibat dalam kerja sama ini tidak boleh sembarangan.

“Masalah perusahaan tambang ini kita sangat serius, manajernya harus yang expert, karena kelemahannya itu disangka kalau orang BUMD pasti kerjanya asal-asalan,” ujarnya.

Bang Zul berharap pada kerjasama nantinya, PT. ANTAM dapat mencari first class engineer yang pernah bekerja di PT. ANTAM sendiri. Sehingga chemistrynya sudah ada dan memberikan inspirasi agar orang lain juga tertarik untuk belajar pertambangan, metalurgi, dan sebagainya.

“ANTAM itu bukan baru di tempat kami, ANTAM sudah banyak memberikan kontribusi khususnya beasiswa-beasiswa bagi pelajar disini untuk kuliah ke luar negeri, jadi harapan ke depan, juga kerjasama yang ada dapat berjalan dengan baik”, ucap Bang Zul.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT. ANTAM, Nicholas D. Kanter menyampaikan, audiensi ini sebetulnya masih sangat konfidensial dan isu yang sensitif, Tapi intinya, pihak PT. ANTAM mempunyai interest dan keinginan melihat potensi-potensi pertambangan di Lombok.

BACA JUGA: Pencegahan Korupsi di BUMD, yang Rugi Jangan Dipertahankan

“Audiensinya pertama jelas untuk silahturahmi, kemudian kami juga melihat adanya potensi emas yang baik di Lombok yang ingin kami jajaki bersama-sama,” ungkapnya. ***

 

 




Pilkada NTB 2024 akan Diwarnai Vote Getter Kalangan Milenial

Pilkada NTB 2024 akan menjadi sejarah baru ‘Politik Etis’  Kepemimpinan NTB yang demokratis dan egaliter. 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di NTB, 27 November 2024 akan diwarnai fenomena  kemunculan vote getter dari kalangan milenial dan generasi Z Multi Talenta  dalam menyemarakan gelaran konstestasi  lima tahunan tersebut.  

Prediksi itu disampaikan Direktur Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH melalui siaran pers, Sabtu (24/09/24). 

Pilkada NTB 2024 akan diwarnai munculnya Generasi Milenial

Hal ini dipicu seiring meningkatnya kesadaran politik masyarakat, khususnya kaum muda/ milenial dan generasi Z dalam mengawal dan mengawasi konstestasi Pilkada.  

BACA JUGA: Wagub NTB Uangkap Penyebab Tingginya Angka Stunting

“Kalangan milenial dan Generasi Z yg multi talenta  akan menjadi trans setter (kiblat baru) dalam mendulum perolehan pundi suara konstestan Pilkada NTB lewat konten kreatif dan operasi teritorial lainnya,” kata Bambang Mei.

Lelaki yang akrab disapa Didu ini  mengatakan, peningkatan partisipasi pemilih di NTB dari kalangan pemilih pemula/milenial dan generasi Z, dari total  3.753.096 jumlah Pemilih di seluruh Kabupaten/kota di NTB, mencerminkan keberhasilan edukasi civic education DI NTB. 

Sekedar ilustrasi, sejumlah survey menunjukkan pemilih pemula/milenial dan generasi Z dengan rentang usia 17 – 37 tahun diprediksi menjadi kelompok pemilih terbesar di pemilu 2024. 

“Ini artinya posisi tawar milenial dan generasi Z cukup signifikan dalam mempengaruhi persepsi pemilih,” tandas Didu. 

Didu mengutip data KPU untuk Pemilu 2019, jumlah pemilih muda mencapai 70 – 80 juta juwa dari 193 juta pemilih. 

Ini artinya 35 hingga 40 persen jumlah pemilih muda/milenial mempunyai kekuatan besar dalam mempengaruhi jumlah perolehan suara para konstestan. 

“Maka tak heran, dalam Pilkada serentak di NTB 2024 mendatang, anak muda/ milenial kreatif banyak terlibat dalam strategi kampanye dengan menggunakan berbagai platform media sosial seperti facebook, instalgram, tik tok dan sejenisnya dalam memback up paslon yang di endors,” ujar mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB ini. 

Kombinasi Vote Getter Milenial dan Generasi Lama

Didu menggarisbawahi, keterlibatan milenial dan generasi Z di Pilkada NTB akan menjadi tantangan tersendiri. Terutama bagi vote getter generasi lama  yang masih mengandalkan daya tawar politik patron klien, karena semata-mata kekuatan status sosial dan citra baik yang dimilikinya. 

“Seiring dengan perkembangan jaman dan tehnologi 4.0 tentu terjadi pergeseran cara pandang dan persepsi votters, dalam meraih dukungan suara dengan metode konvensional yakni mengandalkan vote getter dari sisi ketokohan. Untuk Pilkada 2024 perlu dikombinasikan dengan memanfaatkan sentuhan tehnologi informasi yang akrab dengan kaum milenial dan generasi Z,” ulas Didu.

Didu melanjutkan kekuatan karakter berpolitik milenial dan generasi Z umumnya lebih mengedepankan pada faktor moral hazard. Yakni mereka lebih mempercayai insting hitam putih dalam menilai paslon, tidak semata-mata Kepentingan Politik atau interest lainnya. 

“Disinilah letak pertarungan image sesungguhan antara vote getter milenial/ generasi Z vs Vote Getter lama dlm mendulum perolehan suara yang berbeda ceruknya,” imbuhnya. 

Sejarah Baru Politik Etis Pilkada NTB 2024 

Didu menambahkan, dalam perspektif politik, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di NTB 2024, akan menjadi Sejarah Baru Politik Etis Kepala Daerah di NTB dalam memunculkan kepemimpinan yang demokratis dan egaliter

Hal ini terkait suasana psykologis dan ekspektasi Paslon Pilkada 2024 yang berbeda dibanding Pilkada era sebelumnya. 

“Pilkada serentak 2024 secara substansi dan tata aturan masih sama dengan pilkada sebelumnya, Tapi secara Politik, ada hal yang berbeda yakni adanya Plt/Penjabat Kepala Daerah di NTB. Keberadaan Plt/Penjabat yang menggantikan sejumlah Kepala Daerah di NTB yang telah telah Purna Tugas  menimbulkan harapan baru terciptanya Pilkada yang jurdil dan Transparan,” katanya

Terkait Politik Etis , didu menjelaskan Plt/Penjabat Kepala Daerah di NTB tentu ingin dikenang sebagai wasit yang baik dan netral dalam mengawal proses konstestasi Pilkada NTB agar legitimasi politiknya tidak terciderai. 

BACA JUGA: Ibu Negara Kunjungi Stand Dekranasda NTB

“Dalam konteks ini, Kebijakan Politik Etis para Plt/Penjabat di NTB yang tidak memihak perlu diimbangi dengan menempatlan pejabat bawahannya ( baca : bila diperlukan ) yang Right man on the Right Place  merupakan Harapan Publik agar kontestasi Pilkada NTB 2024 berjalan fair dan tidak ada asumsi minor,” Pungkasnya.***

 

 




DPRD dan Pemda KLU Sepakati KUA-PPAS RAPBD 2023

Setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD KLU melakukan pembahasan , dilakukan penandatanganan kesepakatan KUA-PPAS RAPBD 2023

TANJUNG.lombokjournal.com ~ DPRD dan Pemerintah Daerah (Pemda) KLU menandatanganani Nota Kesepakatan bersama terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan APBD KLU tahun 2023. 

DPRD KLU san Pemda telah menyepakati KUA-PPAS RAPBD 2023

Penandatanganan itu dilakukan setelah melalui tahapan pembahasan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD KLU,  Jum’at (23/09/22).

BACA JUGA: Wabup Danny Buka FGD One Gate System di Gili Tramena

Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua II DPRD KLU Mariadi S.Ag dan dihadiri 21 anggota DPRD lainnya. 

Dari pihak eksekutif hadir Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH dan Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter FR ST., M.Eng, Pj Sekda KLU Anding Duwicahyadi MM, bersama sejumlah Forkopimda dan unsur OPD KLU,

Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemda dan DPRD KLU diawali dengan penyampaian laporan Banggar. 

Dalam laporan Banggar yang dibacakan jurubicara Banggar, Raden Nyakradi S.Pd, menyatakan, dari hasil pembahasan yang telah dilakukan, secara umum sistimatika penyusunan KUA-PPAS APBD KLU tahun 2023 telah memenuhi ketentuan sebagaimana mestinya. 

Kendati demikian, ada hal-hal yang masih perlu dilakukan penyempurnaan sebagaimana yang telah disepakati dalam pembahasan bersama antara Banggar DPRD dengan TAPD. 

“Strategi pencapaian asumsi dan kebijakan perlu penetapan skala prioritas pembangunan daerah, prioritas program dan kegiatan masing-masing urusan pemerintahan daerah serta target capaian kinerja, sasaran dan plafon anggaran sementara untuk masing-masing program dan kegiatan,” imbuhnya. 

Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD KLU yang telah bersama dalam rangkaian proses penyusunan Rancangan KUA-PPAS APBD tahun 2023 dari awal sampai ditandatanganinya nota kesepakatan.

BACA JUGA: Ibu Negara Kunjungi Stand Dekranasda NTB

“Saran yang membangun dari Badan Anggaran DPRD telah dirangkum dan menjadi materi dalam rangka penyempurnaan KUA dan PPAS, RKA Perangkat Daerah serta pada RAPBD tahun 2023,” tuturnya.

KUA dan PPAS ini adalah proses awal penyusunan Rancangan APBD KLU tahun 2023 yang memuat ringkasan berupa gambaran kondisi ekonomi makro daerah, asumsi yang digunakan dalam penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah dan kebijakan pembiayaan daerah. ***

 




NTB Tuan Rumah AICIS ke 21 Tahun 2022


Gubedrnur NTB bersyukur atas penunjukan Provinsi NTB sebagai salah satu tuan rumah pelaksanaan Annual International on Islamic Studies (AICIS)

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, menyatakan siap menyukseskan pelaksanaan Annual International on Islamic Studies (AICIS) ke 21 Tahun 2022 yang diselenggarakan di UIN Mataram.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur pada saat menerima silahturahim panitia pelaksana AICIS di Ruang Kerja Gubernur, Jumat (23/09/22).

BACA JUGA: BUMD Jangan Jadi Penonton di Daerah Sendiri

Gubernur NTB siap sukseskan pelaksanaan AICIS 2022

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sangat bersyukur atas penunjukan sebagai salah satu tuan rumah pelaksanaan AICIS mendatang. Tentu hal ini akan kami maksimalkan persiapannya,” ucapnya.

Bang Zul panggilan akrab Gubernur tak henti-hentinya mengajak agar nantinya para peserta AICIS untuk menikmati keindahan alam Provinsi NTB.

“Ingat ajak mereka keliling NTB, jangan hanya diruangan saja, kita punya banyak keindahan alam, salah satunya Gili Trawangan,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag, mengucapkan terimakasih kepada Pemprov NTB yang telah siap membantu persiapan AICIS Tahun 2022 di Mataram kali ini. 

“Terimakasih karena telah menerima kami serta menyatakan siap membantu kami dalam kegitan kali ini. Kami harap Gubernur bisa langsung membuka kegiatan ini pada bulan Oktober nanti,” terangnya.

AICIS 2022 digelar pada 18-20 Oktober  dan diselenggarakan di dua tempat, yakni Lombok dan Bali sebagai  kegitan menyambut G20 pada bulan November nanti.

BACA JUGA: Ibu Negara Kunjungi Stand Dekranasda NTB

Kegiatan tersebut akan diikuti oleh 127 dosen pilihan dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri seluruh Indonesia. Ada juga peserta dan pembicara dari luar negeri.

AICIS akan diisi berbagai macam kegiatan akademik yang dapat menginspirasi sarjana Islam dalam melakukan pendekatan kajian keislaman. ***

 




Wabup Danny Buka FGD One Gate System di Gili Tramena

Wabup Danny harapkan ketertiban jalur transportasi laut lebih tertata rapi dan efisien

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Focus Group Discussion (FGD) membahas sistem satu pintu (One Gate System) untuk Visitor Management System (VMS) dibuka Wakil Bupati Lombok Utara, di Gili Gaya Gallery Pemenang, Jum’at (23/09/22).

Kegiatan FGS itu digelar Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, mewujudkan penguatan tata kelola dan efektivitas pengelolaan yang berkelanjutan di Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) Taman Wisata Perairan (TWP) Gili Matra. 

Wabup Danny membuka FGD One Gate System

Wabup Danny mengharapkan, melalui kegiatan FGD, Visitor Management Sistem (VMS) memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk memilih satu pintu masuk dengan tujuan agar terjaganya ketertiban keluar maupun masuk bagi wisatawan dari pelabuhan menuju ke tiga gili.

BACA JUGA: Fraksi DPRD KLU Setujui Rancangan Perubahan APBD

“Melalui VMS ini saya harapkan ketertiban jalur transportasi laut lebih tertata rapi, dan lebih efisien untuk para wisatawan yang memilih Gili Tramena sebagai destinasi wisata kunjungan,” harapnya.

VMS bisa menjadi bagian dari regulasi untuk memudahkan tertib arus pola masuk bagi wisatawan, agar tertuju pada satu pintu (one gate) dari Teluk Nara menuju kawasan pariwisata tiga Gili.

Dikatakan, masalah trasnportasi merupakan PR bersama yang harus diperbaiki, seperti pengaturan alur atau rute, serta ketertiban serta keamanan bagi para wisatawan menjadi bagian dari tugas bersama.

“Dalam FGD ini fokus utama adalah mendukung efektifitas dan efesiensi VMS, diperlukan pendekatan one gate system sebagai akses awal menuju Gili Tramena,” ujar wabup.

Ketua Komisi II DPRD KLU Arif Usman  juga menyampaikan, one gate system menjadi bentuk kepedulian bersama antara pemerintah dan masyarakat, khususnya yang berada di tiga pulau yaitu Gili Trawangan, Meno dan Air.

Gili Tramena memiliki daya tarik bagi para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.  Karena Gili Tramena merupakan destinasi wisata yang sangat penting bagi KLU, dan menjadi bagian dari tempat yang memberikan harapan serta manfaat yang baik bagi Masyarakat KLU.

Anggota Tim Kosnsultan PT. Duta Cipta Mandiri Lalu Nasrudin melaporkan FGD, berfokus untuk mendukung efektifitas dan efesiensi VMS.

VMS menggantikan sistem pendataan pengunjung secara manual, sehingga mudah di akses oleh pengunjung atau wisatawan.

BACA JUGA: Ibu Negara Kunjungi Stand Dekranasda NTB

“Tujuan VMS adalah untuk mencegah resiko dari segala bentuk tindakan atau ancaman yang merugikan seperti tindakan kriminal, kebocoran data, kebocoran anggaran dan lainnya,” katanya.

Kegiatan FGD ini dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. 

Hadir juga Asisten II Setda KLU H. Rusdi, ST., MT, Wakapolres KLU Samnurdin SH, Anggota DPRD Komisi II KLU Arif Usman, Kepala Balai Konservasi Perairan Kupang Imam Fauzi, Para Kepala PD serta undangan lainnya.***

 




Fraksi  DPRD KLU Setujui Rancangan Perubahan APBD 

Dalam Rapat Paripurna DPRD Lombok Utara, seluruh fraksi-fraksi dewan menyatakan setuju atas rancangan perubahan APBD untuk dijadikan Peraturan Daerah

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Rapat Paripurna DPRD KLU terkait persetujuan DPRD terhadap rancangan perubahan APBD Kabupaten Lombok Utara tahun anggaran 2022, dihadiri Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH bersama Wakil Bupati Danny Karter Fenrianto R, ST.,M.Eng di Ruang Sidang, Jum’at (23/09/22).

Ridang Paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD KLU Mariadi,S.Ag, dihadiri oleh 22 orang anggota dewan. 

BACA JUGA: Penghargaan Provinsi Terbaik KIP 2022 untuk NTB

Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2023, Fraksi-fraksi sepakat untuk dituangkan dalam Nota Kesepakatan KUA PPAS Tahun Anggaran 2023

Dalam pendapat akhir gabungan Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Lombok Utara yang disampaikan oleh Rusdianto, seluruh fraksi-fraksi dewan menyatakan setuju atas rancangan perubahan APBD untuk dijadikan Peraturan Daerah yang akan dituangkan dalam keputusan DPRD KLU.

Bupati Djohan menyampaikan terimakasih pada pimpinan dan anggota DPRD KLU yang telah memberi masukan dan pemikiran yang konstruktif terhadap rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2022. Baik terhadap komponen pendapatan, belanja, pembiayaan maupun pengawasan pelaksanaannya. 

“Harapan kita bersama manfaat capaian kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan dapat berdampak positif secara langsung maupun tidak langsung bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik dan keberpihakan Pemda terhadap kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Pada rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2022 Pemerintah Daerah mengalami peningkatan pendapatan daerah yang bersumber dari pendapatan transfer dan lain-lain. Pendapatan daerah merupakan hasil dari keseriusan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menangani dampak pandemi Covid-19.

Hal ini menjadi momentum awal dalam pemulihan ekonomi, sebagaimana tertuang dalam tema Kemerdekaan RI ke 77.

“Pemda terus bersinergi bersama multi stakeholder dalam rangka mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan melakukan penyesuaian terhadap beberapa kebijakan belanja,” katanya.

Pemulihan sektor pemukiman, sektor infrastruktur serta sektor ekonomi dengan yang diharapkan  dapat menjamin tersedianya pemenuhan pelayanan dasar, ketahanan pangan, fasilitas sosial dan fasilitas umum yang berkualitas.

BACA JUGA: Mandi Safar atau Rebo Bontong di Gili Mengundang Wisatawan

Usaha bersama dalam proses penyusunan rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2022 ini dapat kita sepakati secara tepat waktu,” tuturnya.

Hadir pula Ketua DPRD KLU Artadi, S.Sos, Wakil Ketua I H.Burhan M.Nur SH, Wakil Ketua II DPRD Mariadi S.Ag, Perwakilan Anggota Forkopimda KLU, para Staf Ahli bupati, Asisten Setda, Kepala PD, serta undangan lainnya.

Penandatangan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun 2023

Rapat Paripurna penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun 2023 di ruang sidang DPRD KLU

Dalam kesempatan sama, Bupati Lombok Utara H.Djohan Sjamsu, SH bersama seluruh Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KLU juga menandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun 2023 di tempat yang sama.

Sebelum penandatanganan terlebih dahulu Badan Anggaran DPRD KLU melaporkan Rancangan KUA PPAS APBD Tahun 2023 yang disampaikan oleh juru bicara badan anggaran Raden Nyakradi S.Pd.

Dalam laporannya disampaikan, berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Tahun Anggaran 2023 dapat disepakati untuk dituangkan dalam Nota Kesepakatan KUA PPAS Tahun Anggaran 2023.

BACA JUGA: Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan Event

Badan anggaran DRPD KLU mengharapkan Pemerintah Daerah melakukan perbaikan dari sisi kebijakan pendapatan, belanja, pembiayaan serta prioritas serta plafon anggaran. Khususnya terkait komposisi antar kelompok belanja dan jenis belanja agar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, RPMJD 2021- 2026 dan RKPD Tahun 2023.***

 




Wagub NTB Ungkap Penyebab Tingginya Angka Stunting

Masyarakat untuk menjaga dan merawat lingkungan sekitar dengan pola hidup yang bersih dan sehat untuk menurunkan stunting, ini kata Wagub NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kualitas pelayanan Posyandu diminta terus ditingkatkan, tak memberikan asupan makanan bergizi bagi sasaran Posyandu, tapi tidak kalah pentingnya menjaga kebersihan lingkungan

Permintaan tersebut disampaikan Wakil gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat mengunjungi Posyandu Eyat Mayang Utara, Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Kamis (22/09/22).

BACA JUGA: Ibu Negara Kunjungi Stand Dekranasda NTB

Wagub NTB mengatakan, stunting bisa diatasi dengan makanan bergizi

Wagub NTB yang biasa disapa akrab Ummi Rohmi ini menyebut 70 persen stunting diakibatkan lingkungan yang tidak bersih. 

Karena itu ia mengajak warga masyarakat untuk menjaga dan merawat lingkungan sekitar dengan pola hidup yang bersih dan sehat.

Sebelumnya, di Posyandu Mawar, Batu Putih, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, wagub juga meminta agar para ibu ibu terus memberikan asupan makanan  bergizi yang mengandung protein hewani kepada anak. 

Karena kandungan gizi tersebut dapat membantu mencegah anak dari stunting.

“Ibu ibu jangan khawatir stunting dapat ditangani kok. Caranya berikan makanan  bergizi serta menjalankan pola hidup sehat, menjaga lingkungan dengan tidak buang air di sembarang tempat,” ujar Ummi Rohmi.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Lobar H. M. Mujibburahman mengatakan, angka stunting di Desa Batu Putih mencapai 39 kasus dengan jumlah sasaran 127.  Sedangkan di Desa Eyat Mayang mencapai 89 kasus dengan  312 jumlah sasaran.

“Penurunan angka stunting per Agustus 2022 di Lobar sudah  mencapai 18,96 persen. Capaian tersebut turun signifikan dari tahun kemarin. Itu membuktikan bahwa 900 Posyandu Keluarga di Lobar terus bekerja,” katanya menjelaskan.

Lebih lanjut  Mujiburrahman mengatakan, dengan sisa tiga bulan ini ia mengaku optimis stunting di dua desa tersebut akan terselesaikan tepat waktu. 

“Jika semua elemen bergerak dan tetap saling mendukung seperti pemprov NTB, Pemkab Lobar,  Pemdes dan  para Kader Posyandu dan dengan sisa waktu yang diberikan kita optimis akan nol stunting,” kata Mujib.

Ketua Kader Posyandu Keluarga Mawar, Desa Batu Putih  Hj. Juhaerah mengatakan, langkah pemberian asupan gizi melalui makanan mengandung protein hewani sudah dilakukan sejak Posyandu yang dipimpinnya beralih ke Posyandu Keluarga. 

BACA JUGA: Mandi Safar atau Rebo Bontong di Gili Mengundang Wisatawan

“Sejak pola itu kami laksanakan, penurunan stunting khususnya di dusun kami turun signifikan dan Alhamdulillah atas prestasi itu, Posyandu kami raih bintang tiga gemilang,” kata Juhaerah.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub NTB  menyerahkan bantuan berupa  telur untuk anak dan balita di masing masing Posyandu yang dikunjungi.***