Event Budaya Bau Nyale, Menjadi Daya Tarik Wisatawan
Penyelenggaraan event budaya yang unik, bisa mendatangkan wisatawan yang lebih banyak lagi.
LOTENG.LombokJournal.com ~ Event budaya seperti Bau Nyale menjadi trend kunjungan wisatawan yang harus diperbanyak.
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vincentius Jemadu mengatakan itu di tengah acara Pesona Bau Nyale 2023 di Tanjung An, Kuta, Mandalika, Jumat (10/03/23).
“Trend wisata adalah mencari keunikan. Event budaya seperti Bau Nyale bisa mendatangkan wisatawan lebih banyak lagi,” ujarnya.
Di tempat sama, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi mengatakan, pembangunan pariwisata Nusa Tenggara Barat terutama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, akan terus berkembang dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
“Spirit pengorbanan yang dicontohkan Putri Mandalika menjadi motivasi bagi masyarakat Kuta, yang menyerahkan lahannya untuk dikelola agar mendatangkan kesejahteraan bagi semua”, ujar Sekda NTB di Pantai Tanjung An, Kuta, Mandalika, Jumat.
Sekda mewakili Gubernur Nusa Tenggara Barat memberikan sambutan pembukaan Festival Pesona Bau Nyale di Pantai Tanjung An yang juga dihadiri Gubernur Zulkieflimansyah.
Menurut Sekda, Mandalika menjadi pembuka salah satu dari kharisma event nusantara nasional.
Dalam rangkaian event Pesona Bau Nyale2023 yang dihadiri Menteri Tenaga Kerja RI, Ida Fauziah, Bupati Lombok Tengah, para Kepala OPD Pemprov NTB, wisatawan, dan masyarakat umum yang datang untuk menangkap Nyale sebagai tradisi berusia ratusan tahun.
Dala acara it: u digelar pula penobatan Putri Mandalika yang dimenangkan Ni Luh Putu Ayu Heriyani, mahasiswi Poltekkes Mataram yang menyisihkan 87 peserta lainnya. ***
Modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Makin Beragam
Saat ini, penggunaan teknologi untuk menjerat korban menjadi salah satu modus baru yang banyak digunakan oleh pelaku TPPO
LombokJournal.com ~Pemerintah Indonesia memiliki komitmen memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang modusnya makin beragam, melalui kebijakan dan program kegiatan yang dilaksanakan untuk melindungi warga negaranya.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) selaku Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT PP TPPO) mengoordinasikan penanganan TPPO bersama dengan Kementerian/Lembaga lainnya yang tergabung dalam anggota GT PP TPPO.
Penegasan itu disampaikan Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KemenPPPA, Ratna Susianawati dalam Focus Group Discussion (FGD) Kebijakan Pencegahan dan Penanganan TPPO bagi Kementerian/Lembaga Anggota GT PP TPPO yang diadakan di Depok, Jawa Barat oleh KemenPPPA, pada 7-9 Februari 2023.
“Tujuan utama dari pertemuan ini adalah menegaskan komitmen bersama anggota GT PP TPPO Pusat dalam pencegahan dan penanganan TPPO, “ kata Ratna Susianawati..
Penguatan itu melalui koordinasi dan kerjasama peran masing-masing anggota GT PP TPPO dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Serta menyelaraskan program dan kegiatan sebagai implementasi Rencana Aksi Nasional (RAN) PP TPPO 2020-2024.
“Juga berbagi informasi terkait perkembangan isu, modus, dan praktik baik, serta strategi-strategi dalam pencegahan dan penanganan TPPO,” ujar Ratna dalam sambutannya.
Ratna juga menyampaikan poin-poin penting yang menjadi output dari pertemuan. Yaitu, komitmen sebagai anggota GT PP TPPO dalam pencegahan dan penanganan TPPO.
Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA), pada 2019- 2022, terdapat 1.545 kasus TPPO dan 1.732 korban TPPO. Pada 2019 terdapat 191 kasus dan 226 korban TPPO, sedang pada 2020 dengan 382 kasus dan 422 korban TPPO.
Selanjutnya pada 2021 tercatat 624 kasus dan 683 korban TPPO, serta pada periode Januari hingga Oktober 2022 terlapor sebanyak 348 kasus dan 401 korban TPPO. Berdasarkan data tersebut, mayoritas yang menjadi korban adalah kelompok rentan, perempuan dan anak.
Uuntuk menjamin langkah sinergi dan berkesinambungan dalam pencegahan dan penanganan TPPO yang melibatkan Kementerian/Lembaga, sudah disusun Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang Tahun 2020-2024 (RAN PPTPPO 2020-2024).
Meskipun masih dalam proses pengundangan, namun pengimplementasian upaya pencegahan dan penanganan TPPO tetap berjalan. ***
Gubernur NTB Sampaikan Pengiriman PMI Wajib Bersama Keluarga
Kewajiban pengiriman tenaga kerja bersama keluarga disampaikan Gubernur NTB di hadapan Wakres dan Menaker
LOTENG.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB akan menerapkan pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Malaysia, pemberangkatannya harus bersama keluarga.
”Saya tidak akan mengirimkan tenaga kerja dari NTB tanpa didampingi keluarga anak-istri. Kami akan melarangnya,” kata Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.
Menurutnya, beberapa pengusaha besar di Malaysia mengatakan, tenaga kerja di sana didominasi oleh pekerja dari NTB. Karena hal ini Gubernur NTB akan membuat aturan baru sekaligus memohon ijin agar usulan ini dapat diterima.
Gubernur Zulkieflimansyah mengungkapkan itu di hadapan Wapres Ma’ruf Amin dan Menaker Ida Fauziyah, saat memberikan sambutan Peresmian BLK Komunitas dan Buka Festival Kemandirian di Pondok Pesantren Manhalul Ma’arif Nahdlatul Ulama Darek di Desa Darek, Loteng, Jumat (10/02/23).
Menurut Bang Zul, biaya hidup keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tidak bersama keluarga relatif mahal. Karena harus mengeluarkan biaya ekstra semisal biaya komunikasi. Belum lagi biaya hidup masing-masing di dua tempat berbeda.
”Tapi kalau kirim anak NTB ikut bapaknya, ibunya juga mendampingi, saya tidak terkejut 30 atau 40 tahun yang akan datang Wali Kota, Gubernur, Menteri hingga Perdana Menteri Malaysia atau negara manapun bisa jadi karena anak PMI,” jelasnya.
Diakhir sambutannya, ia mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Wapres dan Menteri Ketenagakerjaan karena telah memberikan perhatian yang besar kepada NTB.***
Wapres Ma’ruf Amin Resmikan BLK Komunitas Secara Nasional
Gubernur NTB bersama Menteri Ketenagakerjaan RI dampingi Wapres KH Ma’ruf Amin membuka BLK Komunitas dan Festival Kemandirian
LOTENG.LombokJournal.com ~ Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin didampingi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Menteri Ketenagakerjaan RI meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas secara nasional, di Pondok Pesantren Manhalul Ma’arif Nahdlatul Ulama Darek di Desa Darek, Kecamatan, Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (10/02/23).
Selain itu Wapres juga membuka Festival Kemandirian BLK Komunitas.
Wapres Ma’ruf Amin menyampaikan pemerintah telah memiliki strategi dalam hal memastikan SDM Indonesia agar memiliki kualitas dan kapabilitas, untuk beradaptasi dengan segala perubahan.
Salah satunya adalah penguatan eksistensi BLK Komunitas.
“Melalui BLK Komunitas diharapkan masyarakat dapat memperoleh keterampilan serta menekan angka pengangguran,” ucapnya.
Ia juga mengarahkan kepada Pemerintah Daerah agar konsisten mendukung keberadaan dan keberlangsungan BLK komunitasi di daerahnya masing-masing.
Sampai dengan saat ini telah terbangun 3.757 BLK Komunitas di seluruh Indonesia.
“Hari ini saya resmikan 846 BLK Komunitas saya nyatakan diresmikan, semoga melalu ini mampu mengelola dan memanfaatkan SDM dengan sebaik mungkin,” KATAnya.
Sementara itu Menteri Ketenagakerjaan, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si, dalam laporannya mengatakan, Kementeriannya terus berinovasi mencari cara terbaik.
Yaitu mencari terobosan yang inovatif, baik dalam teknis pelaksanaan pembangunan BLK Komunitas, maupun dalam pengembangan kurikulum pelatihan vokasi yang dapat diimplementasikan di BLK Komunitas.
“Tentu saja terobosan pengembangan kurikulum pelatihan vokasi ini menyesuaikan dengan kondisi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri saat ini,” terangnya.
Ia pun berharap dengan adanya pengembangan kejuruan, BLK Komunitas dapat melakukan pelatihan sesuai dengan potensi daerah.
Sehingga keluaran pelatihan dari BLK Komunitas dapat terserap di dunia industri. Dan mendorong minat masyarakat untuk berwirausaha sehingga dapat menekan angka pengangguran.***
Pemprov NTB Respon Warga tentang Data Tanah di Mandalika
Pemprov NTB akan pro aktif memainkan fungsi sebagai jembatan komunikasi antara warga dan pihak ITDC soal lahan di Mandalika
MATARAM.LombokJournal.com ~ Komitmen Pemprov NTB terus memfasilitasi proses penyelesaian permasalahan lahan antara warga dengan PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
“Komitmen Gubernur jelas, Pemprov NTB merespon aspirasi warga yang menginginkan adanya sanding data. Masyarakat ingin mendapat informasi yang clear mengenai tanah yang masih dipersoalkan oleh masyarakat,” ujar Asisten III Setda NTB, H. Wirawan Ahmad.
Hal ini disampaikan oleh Asisten III Setda NTB, selaku Ketua Tim Fasilitasi Pemyandingan Data Klaim Kepemilikan Tanah di KEK Mandalikadi ruang kerjanya, Kamis (09/02/23).
Selama ini, ITDC belum bisa membuka data yang diinginkan masyarakat karena harus mendapat izin dari Kementerian BUMN.
Gubernur NTB telah bertemu dengan Wakil Menteri BUMN, minta agar data bidang tanah yang dipersoalkan oleh masyarakat dibuka secara transparan.
Usaha Gubernur NTB direspon dengan baik oleh Kementerian BUMN.
Acara sanding data ini akan dilaksanakan di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, tanggal 14 Februari 2023
“Acara sanding data ini akan mempertemukan kedua pihak untuk saling mendengarkan versi masing-masing dengan penuh respect atau menghargai satu sama lain,” harap Wirawan.
Setelah saling mendengar dan memahami, selanjutnya kedua belah pihak yang akan memutuskan langkah selanjutnya dalam penyelesaian masalah.
Ia juga menengaskan, Pemprov NTB akan pro aktif untuk memainkan fungsi sebagai jembatan komunikasi antar kedua pihak.
Wirawan juga menginformasikan kegiatan ini nantinya akan dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi NTB. ***
Gebyar Pilah Sampah Meriah, Sambut Hari Peduli Sampah
Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi yang kembali jadi agenda bulanan bertema Gebyar Pilah Sampah
MATARAM.LombokJournal.com ~ Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional 2023, Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi bertema Gebyar Pilah Sampah berlangsung meriah di Lapangan kantor Gubernur NTB, Jum’at (10/02/23).
Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyapa para peserta yang terdiri dari siswa dan siswi se-Kota mataram, masyarakat umum, serta para pegawai pemerintah lingkup Pemprov NTB.
Acara yang digelar sekaligus dalam momentum Hari Pers Nasional itu secara serentak juga digelar di Kabupaten Sumbawa Barat dan SMA SMK se NTB.
Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi kembali hadir sebagai agenda bulanan Pemprov NTB. Dan akan terus berlanjut dengan berbagai tema dan menghandirkan berbagai narasumber.
“Ini adalah agenda Bulanan kita untuk prpgram-program unggulan kita dan sudah dimulai dengan Kadis LHK program zero waste,” tutur Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy..
Sementara itu, Kadis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, Julmansyah menjelaskan berbagai ikhtiar Provinsi NTB dalam menangani sampah.
Selain memperkuat sinergi dengan seluruh Kabupaten/Kota, Pemprov juga menggandeng beberapa negara untuk mengatasi masalah sampah.
Denmark menjadi salah satu mitra kerjasama NTB dalam hal pengelolaan sampah dan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.
“Mohon doanya hari minggu kami bersama ibu Wakil Gubernur bersama Kepala Bapenda akan terbang ke London ke Nottingham untuk menandatangi MOU terkait isu-isu persampahan,” tandasnya.
Selain melakukan dialog, Gebyar Pilah Sampah juga diisi dengan berbagai penampilan atraktif dari siswa dan siswi SMA/SMK. Seperti penampilan pantomim, perkusi, serta fashion show dari sampah. ***
Internet Harus Aman Bagi Perempuan dan Anak-anak
KemenPPPA mendorong sinergitas terciptanya lingkungan ramah dan aman bagi perempuan dan anak, termasuk saat menggunakan internet
LombokJournal.com ~ Disamping banyaknya manfaat positif dari internet, di balik itu juga terdapat ancaman bagi sumber daya manusia.
Padahal diharapkan internet menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi semua, khususnya perempuan dan anak-anak.
Harapan ini muncul di tengah ancaman Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) pada perempuan dan anak yang terus meningkat di dunia maya.
“Di balik terdapat banyaknya manfaat positif dari internet, kekerasan Berbasis Gender Online menjadi suatu ancaman bagi sumber daya manusia kita, khususnya perempuan dan anak-anak kita,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga.
Hal itu disampaikan dalam peringatan Safer Internet Day di Pos Bloc, Jakarta, seperti dimuat dalam laman KemenPPPA, Kamis (08/02/23).
Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional yang dilakukan KemenPPPA dan BPS Tahun 2021, sebanyak 8,7 persen perempuan berumur 15-64 tahun pernah mengalami pelecehan seksual secara online sejak berumur 15 tahun.
Sebanyak 3,3 persen, perempuan mengalaminya dalam setahun terakhir.
Dalam catatan Komnas Perempuan di Data Catatan Tahunan 2022, dilaporkan kasus KBGO menempati posisi tertinggi dalam pengaduan ke Komnas Perempuan, yakni mencakup 69 persen dari total kasus.
KemenPPPA mempergunakan peringatan Safer Internet Day sebagai momentum untuk memperkuat sinergitasdan memperluas cakupan kampanye “Dare to Speak Up” dan perlindungan anak di ranah daring.
Sinergitas itu digalang dengan berbagai kementerian/Lembaga dan mitra pembangunan. Untuk memastikan terciptanya lingkungan ramah dan aman bagi perempuan dan anak, termasuk di ranah daring
Diiharapkan ada peningkatan kesadaran masyarakat terkait berbagai masalah di dunia maya. Masyarakat diajak melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi di ruang-ruang virtual.
“Peringatan Safer Internet Day ini menjadi momentum yang sangat baik bagi kita bersama, untuk mempromosikan penggunaan internet yang aman, bertanggungjawab, dan positif untuk melindungi perempuan dan anak,” jelas Menteri PPPA.
Dalam peringatan Safer Internet Day juga dilakukan deklarasi bersama antara Kemen PPPA, Kominfo, UNICEF, ITU, British Embassy, PKPA, IPSPI, Huawei, Siber Kreasi, ID-COP, Yayasan Sejiwa, IWCS, ECPAT Indonesia dan SAFEnet, untuk berkomitmen mengakhiri kekerasan berbasis gender online.
Dan mewujudkan perlindungan perempuan dan anak dari ranah daring.
“Kemen PPPA juga sudah melakukan kampanye Dare to Speak up sejak tahun 2021, untuk mendorong perempuan dan anak-anak Indonesia, agar berani bersuara, melawan kekerasan dan berbagai perlakuan salah yang tidak semestinya mereka terima serta berani melapor agar bisa memberikan efek jera bagi pelaku melalui Call Center SAPA 129,” tutur Menteri PPPA.
Beberapa bentuk kekerasan berbasis gender online yang seperti pendekatan untuk memperdaya (cyber grooming), pelecehan online (cyber harrasment), peretasan (hacking), konten ilegal (illegal content), pelanggaran privasi (infringement of privacy), ancaman distribusi foto/video pribadi (malicious distribution), pencemaran nama baik online (online defamation), dan rekrutmen online (online recrutment).
Menteri PPPA mengajak seluruh pihak terlibat dan mengambil peran melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk diskriminasi dan kekerasan.
Serta mendukung terciptanya kesetaraan dan keadilan gender di ranah digital. Agar perempuan dan anak mampu berperan dan menikmati setiap proses dari pembangunan.***
Asupan Gizi dengan Mengkonsumsi Makanan yang Sehat
Asupan gizi seimbang, bila makanan yang kita konsumsi dalam kadar seimbang, antara sumber energi, lauk pauk, sayuran dan buah, serta waktu makan yang sesuai.
LombokJournal.com ~ Gaya hidup modern yang menuntut serba cepat dan serba praktis, menjadikan banyak orang berpikir simpel. Hal ini langsung atau tidak mempengaruhi pola makan banyak orang.
Tuntutan kehidupan yang serba cepat dan praktis itu tanpa disadari berisiko pada pola makan. Orang yang berpikir simpel dan relatif menjadi abai dengan pola makan yang sehat.
Pola makan sehat seimbang kurang dipedulikan, akhirnya banyak orang mengkonsumsi makanan yang amburadul dan menjadi kebiasaan. Sebenarnya pola makan tradisional Indonesia semula merupakan makanan yang sehat, namun kini berubah menjadi miskin serat dan nutrisi lain.
Apakah yang disebut pola makan yang tidak sehat? Pola makan tidak sehat meliputi yang tinggi lemak dan karbohidrat, makanan dengan kandungan sodium atau garam tinggi, rendahnya konsumsi makanan berserat, serta kebiasaan merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol
Memang globalisasi berpengaruh pada gaya hidup masyarakat Indonesia, khususnya pada pola makan. Sebab globalisasi ini juga merembet ke selera makan, Dan kini, banyak orang yang mengkonsumsi makanan hanya mengutakaman kesenangan dan kepuasan.
Karena itu dibutuhkan kesadaran tinggi untuk menganut pola makan sehat. Harus dipahami, tubuh perlu asupan gizi, mineral, vitamin, dan serat yang seimbang guna optimalisasi proses metabolisme tubuh.
Pola makan sehat di antaranya menghindari makanan tinggi lemak, tinggi gula dan garam. Sebaliknya pola makan tidak sehat itu yang rendah vitamin dan nutrisi, seperti makanan cepat saji dan jeroan.
Terlalu banyak mengonsumsi makanan tersebut akan membuat kita berisiko terkena penyakit degeneratif seperti jantung, hipertensi, diabetes, dan gagal ginjal.
Gizi seimbang bisa kita dapatkan bila mengkonsumsi makanan dalam kadar seimbang yakni antara sumber energi, lauk pauk, sayuran dan buah, serta waktu makan yang sesuai.
Pada kurun 1950-an, pemahaman itu telah diterapkan dalam slogan ‘4 sehat 5 sempurna’. Empat sehat lima sempurna menekankan pada konsumsi nasi, lauk pauk, sayur, buah dan memandang susu sebagai bahan pangan yang menyempurnakan.
Namun, susunan makanan yang terdiri atas 4 kelompok tersebut belum tentu sehat. Bergantung kepada porsi dan jenis zat gizinya sesuai dengan kebutuhan.
Misalnya, kalau sebagian besar porsi makan Anda terdiri atas sumber karbohidrat (nasi), sedikit sumber protein, sedikit sayur dan buah sebagai sumber vitamin, maka pola makan disebut tak sehat.
Sebaliknya, jika pola makan kita terlalu banyak sumber lemak dan protein seperti hidangan yang banyak daging dan minyak atau lemak, tetapi sedikit sayur dan buah, juga dianggap tak sehat.
Lalu, bagaimana cara menerapkan gizi seimbang yang sehat ?
Berikut langkah-langkah yang patut yang perlu menjadi perhatian untuk diri sendiri maupun anggota keluarga.
Makanlah aneka ragam makanan setiap hari
Dengan makanan beraneka ragam makanan, kekurangan gizi dari suatu makanan bisa dilengkapi zat gizi dari makanan lain
Makan makanan untuk mencukupi kebutuhan energi
Kebutuhan energi bisa dipenuhi dengan memakan makanan kaya karbohidrat, protein, dan lemak. Namun perlu diingat, batasi konsumsi lemak. Meski berguna sebagai sumber energi dan menambah kelezatan masakan, konsumsi lemak berlebihan bisa menimbulkan penyumbatan pembuluh darah.
Gunakan garam beryodium
Yodium adalah zat gizi mikro yang diperlukan tubuh untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak melalui fungsi tiroid.
Konsumsi zat besi
Zat besi berguna dalam pembentukan sel darah merah. Zat besi bisa didapat dari hati, kuning telur, daging, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.
Berikan ASI
ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. ASI sebaiknya diberikan hingga bayi berusia 2 tahun dengan jumlah yang disesuaikan. Program ASI ekslklusif selama 6 bulan sudah dicanangkan.
Biasakan sarapan
Sarapan sangat bermanfaat memelihatara ketahan fisik dan meningkatkan produktivitas kerja. Terutama bagi anak-anak, sarapan penting untuk meningkatkan konsentrasi mereka saat belajar. Banyak penelitian yang menyimpulkan efek dari sarapan terhadap prestasi sangat signifikan.
Minum cukup air
Air dibutuhkan tubuh di antaranya untuk mengatur keseimbangan cairan dan garam mineral dalam tubuh sehingga melancarkan pencernaan. Minumlah 6-8 gelas air putih setiap hari.
Hindari minuman beralkohol
Minum alkohol dapat menghambat proses penyerapan gizi dan menyebabkan kerusakan hati dan syaraf otak.
Olahraga teratur
Aktivitas fisik teratur bisa meningkatkan kebugaran, menjaga berat badan, meningkatkan fungsi jantung, paru-paru, dan otot serta mecegah penuaan dini. Laksanakan olah raga teratur minimal 3 kali dalam seminggu dengan durasi 45 – 60 menit
Kebutuhan gizi tiap orang berbeda-beda, hal tersebut berhubungan dengan jenis kelamin, usia, berat badan, tinggi badan dan juga aktifitas seseorang. Oleh karena itu setiap individu sangat berbeda dalam menerima konsumsi makanan.
Di samping itu keanekaragaman makanan juga harus diperhatikan. Pada dasarnya tiap jenis makanan tertentu tidak mengandung semua kebutuhan yang dibutuhkan oleh tubuh.
Sehingga perlu beberapa makanan lain untuk mendapatkan komposisi makanan sesuai yang dianjurkan. Makanan yang beraneka ragam yang mengandung protein, lemak, karbohidrat serta beberapa mineral lain yang dibutuhkan tubuh dari beragam jenis makanan yang dikonsumsi setiap hari. Tidak ada 1 jenis makanan yang komplit dalam semua kandungan gizi, sehingga saling melengkapi satu dengan lainnya.
Gizi seimbang
Gizi seimbang merupakan aneka ragam bahan pangan yang mengandung unsur-unsur zat gizi yang diperlukan oleh tubuh, baik kualitas (fungsinya), maupun kuantitas (jumlahnya).
Direktorat Gizi Depkes pada tahun 1995 telah mengeluarkan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS). Tujuan PUGS merupakan alat untuk memberikan penyuluhan pangan dan gizi kepada masyarakat luas untuk memasyarakatkan gizi seimbang.
Pedoman disusun memenuhi salah satu rekomendasi Konferensi Gizi Internasional di Roma pada tahun 1992. PUGS merupakan penjabaran lebih lanjut dari pedoman 4 sehat 5 sempurna yang memuat pesan-pesan yang berkaitan dengan pencegahan, baik masalah kekurangan gizi, maupun masalah gizi lebih yang selama 20 tahun terakhir mulai menampakkan diri di Indonesia.
Pedoman Umum Gizi Seimbang merupakan susunan makanan yang menjamin keseimbangan zat-zat gizi. Hal ini dapat dicapai dengan mengkonsumsi beraneka ragam makanan tiap hari.
Tiap makanan dapat saling melengkapi dalam zat-zat gizi yang dikandungnya. Pengelompokan bahan makanan disederhanakan, yaitu didasarkan pada tiga fungsi utama zat-zat gizi, yaitu sebagai:
(1) sumber energi/tenaga;
(2) sumber zat pembangun; dan
(3) sumber zat pengatur.
Sumber energi diperlukan tubuh dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan kebutuhan zat pembangun dan zat pengatur.
Sedang kebutuhan zat pengatur diperlukan dalam jumlah yang lebih besar dari pada kebutuhan zat pembangun (diambil dari Almatsier, 2002).
Sumber energi diperoleh dari beras, jagung, sereal/gandum, ubi kayu, kentang dan yang semisal dengannya.
Zat pengatur diperoleh dari sayur dan buah-buahan, sedang zat pembangun diperoleh dari ikan, telur, ayam, daging, susu, kacang-kacangan dan sebagainya. Ketiga golongan bahan makanan dalam konsep dasar gizi seimbang tersebut digambarkan dalam bentuk kerucut dengan urutan-urutan menurut banyaknya bahan makanan tersebut yang dibutuhkan oleh tubuh.
Dasar kerucut menggambarkan sumber energi/tenaga, yaitu golongan bahan pangan yang paling banyak dimakan, bagian tengah menggambarkan sumber zat pegatur, sedangkan bagian atas menggambarkan sumber zat pembangun yang secara relatif paling sedikit dimakan tiap harinya.
Pedoman Umum Gizi Seimbang memuat 13 pesan dasar yang diharapkan dapat digunakan masyarakat sebagai pedoman untuk mengatur makanan sehari-hari yang seimbang dan aman, guna mencapai dan mempertahankan status gizi dan kesehatan yang optimal.
Pesan dasar tersebut antara lain :
(1) makanlah aneka ragam makanan;
(2) makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi;
(3) makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi;
(4) batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kebutuhan energi;
(5) gunakan garam beryodium;
(6) makanlah makanan sumber zat besi;
(7) berikan ASI saja kepada bayi sampai umur empat bulan;
(8) biasakan makan pagi;
(9) minumlah air bersih, aman yang cukup jumlahnya;
(10) lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur;
(11) hindari minum minuman beralkohol dan jauhi kebiasaan merokok;
(12) makanlah makanan yang aman bagi kesehatan;
(13) bacalah label makanan yang dikemas. ***
Sumber : KemenKes
Drama Arena di Ponpes Nurul Haramain Putri
Wagub NTB, Ummi Rohmi menghadiri acara Drama Arena 523, di Pondok Pesantren Nurul Haramain Putri 2 NWDI Narmada Lombok Barat
LOBAR.LombokJournal.com ~Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menghadiri Acara Drama Arena 523, di Pondok Pesantren Nurul Haramain Putri 2 NWDI Narmada Lombok Barat, Rabu (08/02/23).
Kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun itu diapresiasi oleh Wakil Gubernur, atas manajemen dalam mengemas suatu acara diberikan tanggung jawab penuh, sehingga bisa dibuktikan bisa dan hebat senang bisa hadir disini.
“Selamat pentas anak-anakku semua, tampilkan sajian yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi dan mencerahkan dalam kebaikan dan kalian bisa dan hebat diberikan tanggung jawab luar biasa,” puji Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.
Selain itu, Umi Rohmi berpesan dan mengajak kepada anak-anak santriwati untuk memanfaatkan waktu belajar dan mengasah skill kemampuan agar survive di masa yang akan datang dan adaptif dimanapun berada.
“Namanya kesempatan tidak ada datang dua kali sehingga manfaatkanlah waktu sebaik mungkin karena kalian beruntung ditempa, digembleng di ponpes yang sungguh-sungguh mengajarkan modal agar survive dimasa yang akan datang,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Ponpes Nurul Haramain TGH. Hairy Habibullah, menyampaikan terimakasih atas kehadiran Wakil Gubernur di tengah-tengah kesibukannya.
“Ini adalah malam yang spesial Uminda bisa hadir pertama kalinya menengok ananda-ananda disini dalam kegiatan rutin Drama Arena 523, dan ini luar biasa yang patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.
Ditambahkan TGH Hairy, persiapannya dilakukan latihan selama satu bulan, dibutuhkan keseriusan sehingga dalam pementasan bisa memberikan pertunjukan yang terbaik.***
Pentingnya Protein Hewani Dalam Mengatasi Stunting
Wagub NTB menekankan pentingnya gotong royong mengatasi stunting, yang penting ikhtiar bersama menuntaskan masalah stunting
LOBAR.LombokJournal.com ~ Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak stunting di Posyandu Keluarga disarankan menggunakan telur. Telur bisa diolah menjadi berbagai macam makanan, yang baik bagi anak.
Pentingnya asupan protein hewani untuk mencegah stunting itu ditekankan Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat mengunjungi tiga Posyandu Keluarga di Kota Mataram dan Lombok Barat pada Kamis, Kamis (09/02/23).
Protein hewani yang diberikan, sangat gampang ditemui dan harganya relatif terjangkau. Seperti telur ayam dan berbagai jenis ikan yang dijual di pasaran.
“Kita fokus tangani Stunting dengan protein hewani, tidak harus mahal, cukup telur setiap hari, tidak susah dicari,” tuturnya kepada pengunjung Posyandu Keluarga dan pengurus posyandu keluarga serta aparatur lingkungan.
Ummi Rohmi melanjutkan,
Selain itu, Wagub menekankan pentingnya gotong royong untuk mengatasi stunting. Terutama kerjasama orangtua yang baik dalam memperhatikan asupan gizi untuk anak.
“Stunting ini sementara, yang terpenting adalah ikhtiar kita bersama, untuk menuntaskan masalah ini,” ungkapnya.
Selaku ujung tombak dari Posyandu Keluarga, Ummi Rohmi mengingatkan, agar semua kader-kader diperhatikan, jumlah maupun pekerjaan yang dilaksanakan berkaitan dengan posyandu.
Selain itu Ummi Rohmi juga tetap menginginkan agar pemanfaatan Posyandu Keluarga dimaksimalkan sesuai kegunaannya. Yaitu sebagai pusat edukasi kesehatan, seperti sosialisasi kesehatan remaja, pernikahan dini dan masalah sosial lainnya.
Pada kunjungan tersebut, turut mendampingi Asisten 1 Setda Provinsi NTB, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P3AP2KB, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.***