Indeks

Modus Flexing, Terlihat Mewah Ternyata Tipuan

Semua kalangan harus hati=hati, modus flexing terlihat mewah tapi hanya tipuan

Agar tidak terjebak modus flexing itu, waspadai tanda-tandanya
ILUSTRASI ~ Modus Flexing di media sosial bisa jadi bagian dari strategi penipuan. Jangan sampai tergoda kemewahan,belum tentu benar adanya / Foto pexels/pixabay
Simpan Sebagai PDFPrint

Modus itu terlihat meyakinkan, akun media sosial menawarkan kerja cepat ke luar negeri, gaji besar, tanpa syarat rumit itu perlu dicurigai

MATARAM,LombokJournal.com ~ Inilah modus flexing, semua kalangan harus berhati-hati. Sebab, terlihat mewah ternyata hanyalah tipuan. 

Terlihat dengan feed penuh apartemen tinggi, tas branded, dan gaji fantastis di luar negeri.

Akun terlihat profesional. Testimoni tampak meyakinkan. Proses katanya cepat tanpa ribet. Padahal belum tentu semuanya nyata. 

BACA JUGA : Deportasi Dokenakan pada WN Selandia Baru

Dikutip dari Instagram Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI agar tidak terjebak modus flexing itu, waspadai tanda-tanda berikut.

Pertama, jangan tergiur dengan tawaran kerja tanpa prosedur resmi. Janji berangkat cepat tanpa pelatihan. Menggunakan visa kunjungan untuk bekerja. Diminta transfer ke rekening pribadi, nah inilah modus. Ditekan untuk segera bayar karena “promo terbatas”

Modus Flexing di media sosial bisa jadi bagian dari strategi penipuan. Jangan sampai tergoda kemewahan,belum tentu benar adanya.

BACA JUGA : Olahraga Inilah yang Cocok Saat Puasa Ramadhan

Karena itu, kalau tiba-tiba dapat DM tawaran kerja luar negeri dengan gaji besar, Anda harus langsung cek dulu.

Migrasi aman dimulai dari verifikasi dan prosedur resmi. Jangan ragu untuk mencari informasi melalui kanal pemerintah yang terpercaya.

Pasalnya, modus itu terlihat meyakinkan, akun media sosial menawarkan kerja cepat ke luar negeri, gaji besar, tanpa syarat rumit itu perlu dicurigai. 

Tak hanya itu, mereka bahkan mengatasnamakan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, mengirim surat berlogo kementerian, hingga meminta transfer “uang administrasi” ke rekening pribadi.

Padahal faktanya kementerian tidak pernah merekrut lewat DM. Tidak pernah meminta transfer ke rekening pribadi dan tidak pernah memberangkatkan tanpa prosedur resmi.

BACA JUGA : Fondasi Transformasi Ekonom NTB Sedang Dibangun

Sebelum percaya, selalu cek melalui kanal resmi pemerintah seperti Siskop2MI. Pastikan perusahaan penempatan terdaftar, kontrak kerja jelas, dan seluruh proses sesuai aturan.

Ingat, gaji fantastis tanpa proses adalah tanda bahaya? 

Jangan kirim dokumen pribadi sembarangan. Verifikasi. Diskusikan dengan keluarga. Pastikan semuanya resmi.(dan)

 

Exit mobile version