Indeks

Inflasi NTB Bulan Mei 2018

Kepala BPS NTB Endang Triwahyuningsih, Senin (04/06), angka deflasi ini berada di bawah angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,21 persen, (Foto: AYA/Lommbok Journal)
Simpan Sebagai PDFPrint

Inflasi Nusa Tenggara Barat bulan Mei 2018 sebesar 0,28 persen terjadi karena adanya penurunan harga

MATARAM.lombokjournal.com — Bulan Mei 2018, Nusa Tenggara Barat mengalami deflasi sebesar 0,28 persen, atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 131,21 pada bulan April 2018 menjadi 130,84 pada bulan Mei 2018.

Badan Pusat statistik ( BPS ) NTB merillis itu pada media di Mataram, Senin (04/06).

“Angka deflasi ini berada di bawah angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,21 persen,” ujar Kepala BPS NTB Endang Triwahyuningsih, Senin.

Endang menyatakan, untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram mengalami deflasi sebesar 0,25 persen dan Kota Bima mengalami deflasi sebesar 0,38 persen.

Inflasi Nusa Tenggara Barat bulan Mei 2018 sebesar 0,28 persen terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan dengan penurunan indeks pada Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,21 persen dan Kelompok Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,46 persen.

Sedangkan kenaikan indeks terjadi pada Kelompok Kesehatan sebesar 0,29 persen.

“Kelompok Sandang sebesar 0,23 persen Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar 0,11 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah raga sebesar 0,07 persen dan Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan bakar sebesar 0,02 persen,” ujarnya.

Sementara itu, laju inflasi Nusa Tenggara Barat tahun kalender Mei 2018 sebesar 0,74 persen lebih rendah dibandingkan inflasi tahun kalender Mei 2017 sebesar 1,60 persen.

Sedangkan laju inflasi “tahun ke tahun” Mei 2018 sebesar 2,82 persen lebih rendah dibandingkan dengan laju inflasi “tahun ke tahun” di bulan Mei 2017 sebesar 3,89 persen.

AYA

Exit mobile version