Indeks

Gempa Salah Satu Penyebab Turunnya Jumlah Penumpang Pesawat

Nugroho Jati
Simpan Sebagai PDFPrint

Data penumpang di BIL pada 2017 mencapai 3 juta penumpang,  seharusnya jumlah penumpang pesawat di BIL ditargetkan lebih dari 3 juta penumpang pada 2018

MATARAM.lombokjournal.com  — Dampak bencana gempa yang melanda Lombok tahun lalu, diperkirakan salah sebab penurunan jumlah penumpang pesawat  melalui Bandara Internasional Lombok (BIL).

General Manager (GM) Bandara Internasional Lombok (BIL) Nugroho Jati mengatakan, bencana gempa bisa menjadi salah satu sebab terjadinya  penurunan pergerakan dan penumpang pesawat di BIL pada 2019. Selain gempa, persoalan harga tiket pesawat juga jadi faktor pemicu penurunan itu.

“Penurunannya kurang lebih 40 persen dari statistik pergerakan pesawat maupun penumpang sepanjang 2019,” ujar Nugroho Jati saat jumpa dengan media Rabu (27/03).

“Dampak bencana secara psikis belum pulih tapi harus kita bawa pada keyakinan bahwa Lombok aman untuk dikunjungi,”terangnya

Ia menyebutkan, penurunan pergerakan dan penumpang pesawat tentu berimplikasi pada hal-hal lain, baik dari sisi pemasukan bandara dan juga perekonomian warga.

Jati menyebutkan, data penumpang di BIL pada 2017 mencapai 3 juta penumpang. Seharusnya, jumlah penumpang pesawat di BIL ditargetkan lebih dari 3 juta penumpang pada 2018.

“2018 mestinya lebih dari 3 juta penumpang, tapi karena ada gempa langsung ada penurunan drastis menjadi hanya 1,8 juta penumpang,”katanya

Jati berharap, jumlah penumpang di BIL pada 2019 dapat meningkat hingga 4 juta penumpang.

“Kita  tetap kolaborasi dengan pemda, baik Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Tengah untuk pemulihan sektor pariwisata Lombok,” katanya.

AYA

Exit mobile version