GENPI diminta berpartisipasi mensosialisasikan secara masif guna menekan penurunan angka positif Covid19 di NTB
MATARAM.lombokjournal.com – Wakil Gubernur NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyanggupi permintaan pengurus Generasi Pesona Indonesia (GENPI) yang memintanya masuk dalam jajaran Dewan Penasehat GENPI Lombok-Sumbawa.
Tanggapan Wagub disampaikan langsung setelah Ketua GENPI Pusat, Siti Chotijah S.IP MA mengungkapkan permintaannya dalam silaturahim di ruang tamu Wakil Gubernur, Kamis (16/07/20).
Saat itu Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi itu mengingatkan GENPI, agar berpartisipasi dalam sosialisasi secara masif guna menekan penurunan angka positif Covid19 di NTB, khususnya di desa-desa.
Para wisatawan dan petugas yang menjaga tempat pariwisata juga diharapkan dibekali pengetahuan yang baik tentang penerapan protokol Covid19.
“Bukan menakuti, tapi selalu waspada, jaga kebersihan dan jaga kesehatan. Terwujudnya pariwisata sehat, bersih dan ramah lingkungan itu kita inginkan,” kata Umi Rohmi
Dosen Hamzanwadi itu juga berpesan kepada seluruh masyarakat NTB, agar penerapan protokol Covid menjadi payung yang harus ditaati bersama.
Kesehatan dan keselamatan harus menjadi prioritas yang utama yang harus diutamakan
Adanya Covid19 ini merupakan ujian untuk melakukan proteksi diri akan berbagai bahaya penyakit. Tidak ada solusi lain yang bisa dilakukan selain disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid19.
“Ayo Maskerisasi diri dan tingkatkan disiplin, karena vaksinnya belum ditemukan”ajaknya.
Promosi pariwisata indonesia digital
Sebelumnya, Ketua Siti Chotijah S.IP MA mengatakan, GENPI Lombok-Sumbawa akan membentuk pengurus baru dan sudah menyebar di Indonesia sebanyak 34 provinsi Se-Indonesia dan 92 kabupaten/kota.
Hal ini didasarkan pada Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0015693.AH.01.07 Tahun 2018, tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Generasi Pesona Indonesia Nasional.
“Kami berkunjung ke kantor Ibu, selain bersilaturahim, tetapi menginginkan Ibu jadi pembina di kepengurusan Genpi Lombok-Sumbawa,” kata Mbak Jhe sapaan akrabnya.
Lanjutnya, Komunitas yang masuk dalam unsur pentahelix pariwisata akademisi, bisnis, komunitas, pemerintahan, media ini harus tetap didukung.
Menurutnya, ketika GENPI terus didukung, maka akan menunjang kemajuan sektor pariwisata di NTB.
“Genpi ini tujuannya promosi pariwisata indonesia secara digital. Bagaimana menciptakan crowd digital sehingga mampu mendorong orang untuk travelling,” tutupnya
AYA/HmsNTB
