Ketua Dekranasda NTB, Ibu Sinta Agatha memiliki peran penting dalam menggerakkan UMKM di daerah
MATARAM.LombokJournal.com ~ Isteri Gubernur NTB, Ibu Sinta Agatha Soedjoko resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB periode 2025-2030 di Istana Wakil Presiden.di Jakarta, Senin (04/03/25).
Menggunakan kebaya dan jilbab putih, Ibu Sinta Agatha dilantik langsung oleh Ketua Umum Dekranasda, Ibu Selvi Gibran Rakabuming. Pelantikantersebut diikuti oleh 33 Ketua Dekranasda dari provinsi lainnya di Indonesia.
Acara pelantikan itu juga dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama dan peringatan Hari Ulang Tahun Dekranas ke-45 tahun 2025.
Ketua Umum Dekranas, Ibu Selvie Gibran dalam sambutannya mengingatkan, pentingnya peran Dekranasda di setiap daerah. Yakni membina dan mendampingi UMKM agar mampu berkembang dan menembus pasar nasional maupun internasional.
Selvie Gibran saat itu mengatakan, para Ketua Dekranasda Provinsi memiliki peran penting dalam menggerakkan UMKM di daerah masing-masing.
“Kita harus memastikan mereka mendapatkan pembinaan yang tepat, sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai jualtinggi dan dapat bersaing di berbagai tingkatan,” ujarnya dalam acara pelantikan 34 Ketua Dekranasda Provinsi di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden.
Sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan UMKM sebagai pilar utama perekonomian nasional, Dekranasda Lampung di bawah kepemimpinan Wulan Mirza diharapkan mampu menghadirkan program konkret yang semakin memperkuat ekosistem UMKM di Lampung.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Lampung diharapkan semakin dikenal sebagai daerah dengan produk unggulan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. nov/opk
Hari ibu ke-96, TP-PKK Bhakti Sosial Ke Panti Asuhan
Kunjungan TP PKK NTB ke Panti Asuhan dalam rangkaian peringatan Hari Ibu merupakan wujud kepedulian sosial
MATARAM.LombokJournal.com ~ Memperingati Hari Ibu ke-96 dan Hari ulang tahun NTB ke-66, Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dessy Hassanudin, melakukan anjangsanake sesepuh perempuan NTB. Usai anjangsana itu dilanjutkan Bhakti Sosial ke Panti Asuhan Dharma Laksana Pagutan Mataram dan Panti Asuhan Al- Ijtihad, Kekait Lombok Barat, Selasa (05/12/24).
Bakti sosial ke panti asuhan merupakan wujud kepedulian dan perhatian TP-PKK NTB terhadap generasi muda NTB.
Ibu Dessy Hassanudin menyampaikan bahwa Hari Ibu bukan hanya sekadar peringatan seremonial. Tapi momentum untuk memperkuat rasa empati dan solidaritas, khususnya kepada generasi muda Nusa Tenggara Barat dalam menyongsong Indonesia emas 2045.
“Di hari ibu ini kami ingin berbagi kepada adik-adik semua, jangan pernah berhenti untuk bermimpi, walaupun kondisi kalian terbatas dalam keadaan apapun kalian harus memiliki mimpi, dan harus lebih baik dari hari kemarin,” ujar Dessy Hassanudin.
Dessy Hassanudin berinteraksi langsung dengan para siswa mulai dari TK, SD, SMP dan SMA. Juga berlangsung dialog, melontarkan pertanyaan, yang diakhiri dengan pemberian hadiah.
Ia juga menyerahkan bantuan berupa bingkisan untuk mendukung kesejahteraan para generasi muda.
Di Peringatan Hari Ibu ke-96 tahun dan HUT NTB ke-66, Ibu Dessy sebagai Pj ketua TP-PKK NTB berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan untuk memperkuat peran perempuan dalam membangun generasi muda harapan bangsa dan daerah.
Dirinya didampingi para istri Forkopimda NTB, Kadis DP3AP2KB, Kadis Perindustrian, Karo Kesra, Karo Ekonomi, Kadis Perdagangan, Kepala Bappenda dan Plt. Ketua BKOW dan Ketua Baznas Prov NTB pnd/her
Anjangsana Bunda Lale ke Ibu Srigede dan Ibu Srinata
Memperingati Hari ibu, menurut Bunda Lale, kunjungan anjangsana harus dilakukan dengan sesepuh perempuan NTB
MATARAM.LombokJouranal.com ~ Rangkaian Hari Ibuke – 96, Bunda Lale Prayatni Gita Ariadi, Ketua DWP NTB melakukan anjangsana ke sesepuh perempuan NTB, yakni Ibu Srigede dan Ibu Serinata, Mataram, Kamis (05/12/24).
Anjangsana Bunda Lale sebagai Ketua DWP NTB akan dilakukan setiap tahun, dengan tujuan untuk melakukan silaturahmi dengan sesepuh perempuan NTB.
“Kunjungan anjangsana dibagi menjadi 2 kelompok, Ibu Pj Gubernur NTB melakukan kunjungan ke Ibu Hj. Gatot Suherman dan Ibu Niken Saptarini Widyawati, rutin setiap tahun dalam rangka hari ibu kita anjangsana ke sesepuh yang dulu menjadi istri Gubernur, Wakil Gubernur untuk bersilaturahmi,” ungkap Bunda Lale.
Perempuan memiliki berbagai tugas, diantaranya menjadi Ibu Rumah Tangga, yang bertugas mengelola rumah tangga dan merawat keluarga. Selain itu menjadi seorang isrti mendampingi suami, menjadi bagian dari masyarakat yaitu ikut serta dalam pembangunan daerahdi NTB.
Dan menjadi seorang ibu dalam keluarga sangat penting untuk membawa suami dan anak dalam lingkungan yang lebih baik. Ibu juga menjadi salah satu pengaruh besar terhadap kesuksesan dan kebahagiaan keluarga.
“Pengasuhan di keluarga, kehadiran ibu untuk menghindari banyaknya kasus yang terajadi saat ini, terkait dengan pelecehan seksual, kenakalan remeja, narkoba dan sebagainya. Adanya ibu sebagai benteng sehingga pola asuh yang baik harus diterapkan,” tutur Bunda Lale.
Rangkaian Hari Ibu selain anjangsana ke sesepuh perempuan, juga dilaksanakan edukasi terkait dengan kekerasan, pernikahan usia anak, puncak Hari Ibu dan oprasi katarak, serta sunatan masal yang dilaksanakan di Rumah Sakit Mandalika. Serly/Wira/her
Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani Diminta Melek Politik
Rannya mengingatkan, mahasiswa baru mesti memiliki fondasi kokoh yang mendorong terealisasinya impian mereka kelak.
LOTIM.LomboikJournal.com ~ Rannya Agustyra Kristiono menjadi pemateridi acara Pengenalan Kahidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKM) Universitas Gunung Rinjani (UGR) tahun akademik 2024/2025.
Kegiatan berlangsung di Kampus Universitas Gunung Rinjani di Lombok Timur pada Rabu (18/09/24).
Ratusan mahasiswa baru UGR tahun akademik 2024/202 tampak antusias mendengarkan pemaparan materi dari Rannya. Rannya menyampaikan materi dengan tajuk “Start Action: Mewujudkan SDM yang Berkarakter Pemimpin dan Progresif di Era Baru”.
Rannya mengingatkan kepada ratusan mahasiswa baru untuk tekun belajar dan meningkatkan kualitas pribadi. Sebab menurutnya, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi amat penting di era saat ini.
Menurut lulusan Brunel University London itu, mahasiswa baru mesti memiliki fondasi kokoh yang mendorong terealisasinya impian mereka kelak. Dengan demikian, mahasiswa baru harus dapat mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan terwujudnya asa itu.
“Ini adalah langkah pertama adik-adik dalam perjalanan panjang di dunia akademik. Saya tentu berharap adik-adik tidak hanya menjadi mahasiswa terus konsisten mengupgrade diri, yang kompeten, tetapi juga inovatif dan tangguh, sesuai dengan visi UGR,” ujar Rannya yang diikuti antusias oleh ratusan mahasiswa baru UGR.
Rannya juga mengingatkan agar mahasiswa baru mulai beradaptasi dengan lingkungan dan kebiasaan baru di kampus.
Menurutnya, bangku kuliah akan sangat menentukan masa depan setiap orang. Ia menekankan pentingnya eksplorasi diri serta perluasan relasi selama masa perkuliahan.
“Eksplor semampu kalian, kejarlah pengalaman akademik dan non-akademik, serta perluas relasi seluas-luasnya,” pesan Rannya.
Dalam kesempatan tersebut, Rannya memberikan materi khusus soal kesetaraan gender, perundungan (bullying), kekerasan seksual, dan narkoba.
Khusus untuk fonemena sosial tersebut, dalam skala mikro, Rannya mengingatkan langkah pencegahan dengan menerapkan 5D yakni ditegur, dialihkan, dilaporkan, ditengkan, dan direkam.
Dirinya mendorong terciptanya kampus yang aman dari tindak kekerasan seksual dan perundungan, perlu ada upaya bersama dari setiap elemen kampus. Semua pihak harus berkomitmen melakukan pencegahan dan tidak diam jika disinyalir ada tindak kekerasan seksual dan perundungan.
“Ini menjadi hak dan kewajiban semua orang dalam kampus untuk memastikan bahwa kampus itu aman dari segala macam perundungan dan kekerasan,” ujar Putri Almarhum H. Bambang Kristiono (HBK) itu.
Ia juga berharap ada mekanisme pelaporan yang baik di lingkungan kampus yang dapat menjamin semua pihak dapat terlindungi. Sejumlah kendala acap ditemui dalam pelaporan, seperti rumitnya prosedur pelaporan hingga prosedur pelaporan yang tidak berpihak pada korban.
Rannya mengatakan, kekerasan seksual merupakan kejahatan yang dapat terjadi di mana saja, baik di lingkup publik maupun privat. Lingkungan kampus sering dipersepsikan sebagai ruang aman, sehingga kekerasan yang terjadi kerap tersembunyi dan tidak terlaporkan. Pelakunya pun tidak dihukum setimpal. Akibatnya, korban mengalami trauma seumur hidup.
Jika tidak ada mekanisme atau perturan mengenai penanganan kekerasan seksual.
Lebih jauh, Rannya mengingatkan, selain fokus pada pengembangan akademik, Rannya meminta mahasiswa untuk lebih melek politik. Sebab menurutnya, hampir seluruh sendi kehidupan ke depan erat kaitannya dengan dunia politik.
Ia mengungkapkan pentingnya anak muda untuk melek politik sedini mungkin. Bukan tanpa sebab, banyaknya jumlah pemilih pemula pada kontestasipolitik ini dinilai akan menentukan masa depan negara Indonesia.
“Sebagai anak muda, kita harus punya bekal pengetahuan tentang dunia politik. Tidak hanya untuk mengetahui cara kerja dan sistem politi, tapi paham bahwa politik itu juga mempengaruhi kehidupan sehari-hari,” bebernya.
Dijelaskan Rannya, anak muda yang melek politik paham akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Mereka akan mampu menganalisis informasi dunia politik secara objektif dan rasional.
Dengan pembekalan yang ada, ruang gerak anak muda lebih terbuka lebar untuk menyampaikan aspirasinya dan menentukan pilihan dengan tepat.
Partisipasi aktif anak muda akan menjadi bagian dari sejarah yang memastikan keberhasilan pemerintahan Indonesia yang berkelanjutan. Maka dari itu, jangan sampai anak muda Indonesia bersikap abai dan tidak punya bekal pengetahuan dunia politik.
Di tempat yang sama, Presiden Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani M. Eri Setiawan mengungkapkan alasan pihaknya mengundang Rannya sebagai pemateri di acara PKKMB 2024/2025. Menurut Eri, Rannya adalah sosok perempuan muda yang inspiratif bagi UGR.
“Kami ingin mendengarkan pikiran dari perspektif anak muda, khususnya perempuan. Mba Rannya kami nilai sebagai intelektual muda yang punya pengalaman khususnya bicara dari sudut pandang perempuan,” jelasnya.
“Makanya kita undang Mba Rannya untuk hadir karena secara pemikiran dan pengalaman kita jadikan lokomotif peregerakan perempuan. Mba Rannya menginspirasi kami,” sambung Eri.
Ia menerangkan, ini kali kedua Rannya diundang sebagai pembicara di UGR. Mahasiswa UGR menyebut Rannya sebagai sosok perempuan muda yang ramah dan murah senyum.
“Orangnya humble, secara pemikiran terbuka, kami kagum dan beliau sangat ramah. Tadi mahasiswa baru antusias sekali,” bebernya. (adv)
Pelindungan pada Anak, Investasi Songsong Indonesia Emas
Perlindungan pada anak menjadi modal investasi generasi dalam menyiongsong Indonesia emas 2045
SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Deklarasi antikekerasan terhadap anak sebagai tekad melakukan perlindungan pada anak, bukan hanya kegiatan seremonial, namun harus dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu ditekankan Pj Gubernur Gubernur NTB, Hassanudin saat melakukan kunjungan kerja(kunker) ke Kabupaten Sumbawa
Salah satu kegiatan Kunker Pj Gubernur mendatangi SMA Negeri 3 Sumbawa, didampingi beberapa pimpinan dinas, di antaranya Kepala Dikbud NTB, Kominfotik NTB, dan DP3AP2KB NTB, Sabtu (14/09/24)
Mengingat pencegahan tindakan kekerasan dan perlindungan pada anak menjadi modal investasi generasi dalam menyambut bonus demografi atau Indonesia emas.
“Pencegahan tindakan kekerasan dan perlindungan pada anak adalah modal investasi terhadap generasi menyongsong Indonesia emas,” ungkapnya.
Pj Gubernur menitipkan pesan kepada guru-guru dan wali murid yang hadir untuk melindungi anak-anak terbebas dari kekerasan, bullying, bahkan pernikahan usia anak yang menjadi poin penyumbang angka stunting di NTB.
Untuk itu dirinya menguatkan pesan, sekolah menjadi institusi pendidikan memiliki peran yang vital dalam merealisasikan pencegahan kekerasanterhadap anak. Sekolahharus benar-benar memperhatikan aktivitas dan perilaku anak didik saat di sekolah.
Anak anugerah terbesar yang diberikan sang maha kuasa yang harus dijaga, dilindungi, dan disiapkan masa depannya menjadi generasi yang kuat.
“Bapak/Ibu Guru, betapa pentingnya pendidikan dalam melindungi anak-anak kita untuk terbebas dari kekerasan. Membangun generasi yang kuat. Anak adalah anugerah terbesar yang diberikan Allah SWT,” urainya.
Pj Gubernur berharap pendidikan yang diberikan bukan hanya pendidikan untuk menguatkan kapasitas di bidang akademik saja, namun diimbangi dengan program pendidikan yang mendukung pendidikan karakter dan kreativitas. Tentunya perlindungan anak terus dikembangkan di Kabupaten Sumbawa.
“Saya berharap pendidikan karakter dan kreativitas terus dikembangkan. Perlindungan pada anak terus digencarkan di Kabupaten Sumbawa,” tegasnya. pnd/dyd
Hari Anak Nasional 2024, Pj Gubernur NTB Layani Anak Anak
Puncak peringatan Hati Anak Nasional di NTB dimeriahkan pertunjukan seni, perkusi, teater dan tarian, penampilan penyanyi anak disabilitas
MATARAM.LombokJournal.com ~ Saat merayakan Hari Anak Nasional (HAN) ke 40 di Taman Budaya, Mataram, Kamis (15/08/24), Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hassanudin berfoto bareng dan menjabat tangan puluhan anak mulai sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Anak-anak itu peserta puncak peringatan Hari Anak Nasional ke 40 NTB yang dimeriahkan dengan pertunjukan seni, perkusi, teater dan tarian, penampilan penyanyi anak disabilitasserta penyanyi wakil NTB di ajang internasional.
Pj Gubernur juga menyerahkan tabungan dan bingkisan kepada 100 anak terpilih. Larut dalam suasana keceriaan, Gubernur beserta istri dengan senang hati memenuhi satu persatu permintaan foto bareng dan jabat tangan hingga meninggalkan acara.
“Saya merasa senang bisa hadir dan merayakan Hari Anak Nasional dalam suasana riang dan gembira,” ucap Hassanudin.
Dalam moment tersebut, Pj Gubernur didampingi istri yang juga Pj Ketua TP PKK NTB, Dessy Hassanudin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) NTB, Hj Lale Prayatni dan beberapa pejabat kabupaten/ kota serta para Kepala Dinas ikut pula menari bersama dan menyanyikan lagu Anak Indonesia.
Saat menyambut kehadiran orang nomor satu NTB ini, anak anak mendendangkan lagu Selamat Datang Bapak, Selamat Datang Ibu serta menyerahkan cenderamata dari perwakilan seluruh anak NTB dalam perayaan HAN 2024.jm/her
Dessy Hassanudin Siap Bangun NTB Bersama TP PKK NTB
Ibu Dessy Hassanudin berharap meningkatkan kinerja serta prestasi TP PKK NTB di masa mendatang
MATARAM, LombokJournal.com ~ Pj Ketua TP PKK NTB, Ibu Dessy Hassanudin, menyatakan kesiapannya untuk bekerja samamembangun NTB bersama seluruh anggota TP PKK Provinsi NTB. Hal ini disampaikan Ibu Dessy saat menghadiri acara Tasyakuran di Gedung PKK NTB, Mataram, Selasa (02/07/24).
Dalam acara tersebut, Ibu Dessy Hassanudin mendengarkan langsung pemaparandari Pj Ketua PKK sebelumnya, Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi, mengenai berbagai program TP PKK NTB yang telah dilaksanakan.
Ibu Dessy berharap dapat melanjutkan dan meningkatkan kinerja serta prestasi TP PKK NTB di masa mendatang.
“Saya mohon bantuan bapak dan ibu semua untuk dapat bekerja sama, sehingga kegiatan yang sudah dilakukan bisa diteruskan dan ditingkatkan,” ungkap Ibu Dessy.
Selain itu, Ibu Dessy Hassanudin juga mengapresiasi kerja keras anggota TP PKK NTB sebelumnya dalam mengatasi berbagai isu seperti stunting, kemiskinan ekstrem, pernikahan anak, dan berbagai masalah lainnya.
“Ini adalah tugas kita bersama untuk mengentaskan semua itu,” jelasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi memaparkan berbagai program TP PKK NTB serta kondisi Provinsi NTB saat ini.
Ia menyampaikan bahwa fokus program TP PKK, sesuai arahan Mendagri, adalah untuk mengatasi stunting, menjaga inflasi, mengawal pemilu, dan menanggulangi kemiskinan ekstrem.
“Selamat datang di NTB. Semoga ibu tetap betah di NTB,” harapnya.novita
Sosialisasi Pola Asuh, Bunda Lale Ajak PIK-R STIKES Yarsi
PIK-R STIKES Yarsi diajak Bunda Lale melakukan kerja sama dengan PKK Provinsi dan kabupaten kota terutama bagaimana sosialisasi terkait pola asuh remaja
MATARAM.LombokJournal.com ~Bunda Lale sapaan akrab (PJ) Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj Lale Prayatni Gita Ariadi mengajak PIK Remaja STIKES Yarsi Mataram kerja sama sosialisasi pola asuh yang baik, untuk meningkatkan kesehatan dalam berkeluarga.
Ajakan kerja sama itu disampaikan Bunda Lale saat membuka kegiatan apresiasi Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) Percontohan Tingkat Nasional 2024/2025 di Aula Ibnu Sina STIKES YARSI Mataram, Selasa (04/06/24)
“Saya berharap PIK-R STIKES Yarsi bisa kerja sama dengan PKK Provinsi dan kabupaten kota terutama bagaimana sosialisasi dan memberi edukasi terkait pola asuh remaja di NTB,” harapnya.
Bunda Lale juga mendorong para PIK Remaja dengan PKK Provinsi untuk terus bergandengan tangan menghidupkan dan mengedukasi pola asuh di desa dan sekolah di NTB.
Menurut Bunda Lale, masalah remaja menjadi kompleks terutama kebiasaan merokok yang semakin merajalela, banyak remaja yang tidak percaya diri dan masalah pernikahan usia dini.
“Tugas kita cukup berat, tapi dengan berkerjasama masalah remaja bisa teratasi dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua STIKES Yarsi Mataram, Zulkahfi menyebutkan bahwa PIK-R STIKES Yarsi Mataram menjadi salah satu Yayasan yang masuk nominasisebagai daerah percontohan penerapan PIK-R tingkat nasional dari tiga daerah lainnya, di antaranya DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan
“Harapan kita PIK-R Al Kahfi STIKES Yarsi Mataram dapat meraih juara 1 tingkat nasional,” harapnya.
PIK-R menjadi suatu wadah kegiatan program PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja) yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling kesehatan reproduksi serta penyiapan kehidupan berkeluarga
“Untuk itu, program PIK-R sangat bermanfaat yang dirasakan oleh remaja Al Kahfi STIKES Yarsi Mataram,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh tim evaluasi nasional BKKBN pusat, BKKBN Provinsi NTB dan kabupaten kota di NTB serta ratusan mahasiswa/i kesehatan STIKES Yarsi Mataram.
Manikp
Sentra Perajin Tenun di Kabupaten Bima Dikunjungi Bunda Lale
Selain kunjungan ke perajin tenun Ju Palibelo, Bunda Lale juga berkunjung ke sentra perajin tenun Bima Shanti di Desa Tonggorisa
KAB BIMA.LombokJournal.com ~ Pada Jum’at (19/04/24), Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Nusa Tenggara Barat Hj Lale Prayatni Gita Ariadi melakukan kunjungan ke sentra perajin tenun Ju Palibelo di Kabupaten Bima.
Kunjungan tersebut dilakukan Bunda Lale di sela-sela mendampingi Penjabat Gubernur NTB Drs HL Gita Ariadi, M.Si yang melakukan Safari Syawal di Kabupaten dan Kota Bima.
Bunda Lale, sapaan akrabnya, saat berkunjung ke sentra perajin tenun itu berkesempatan melihat produk yang dihasilkan perajin Ju Palibelo. Dalam kesempatan tersebut,Bunda Lale mendapati bahwa UKM Ju Palibelo masih kesulitan dalam melakukan promosi dan pemasaran hasil kerajinan.
Oleh karena itu, Bunda Lale mengajak semua pihak, terutama dinas terkait di Provinsi NTB, untuk terus melakukan pembinaan kepada para pelaku UMKM yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di NTB.
“Pembinaan dan pendampingan dilakukan mulai dari bagaimana meningkatkan kualitas produk hingga pemasaran produk yang dihasilkan,” ungkapnya.
Bunda Lale dalam kunjungan ke sentra perajin tenun tersebut didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan NTB Baiq Nelly Yuniarti.
“Kita berharap, Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian NTB untuk terus melakukan pembinaan. Baik dari segi kualitas, corak, motif yang bervariasi hingga promosi dan pemasaran dengan memanfaatkan NTB Mall,” kata Bunda Lale.
Apresiasi Bunda Lale terhadap Perajin Tenun di Kabupaten Bima.
Selain bertemu perajin tenun Ju Palibelo, Bunda Lale bersama rombongan juga berkunjung ke perajin tenun Bima Shanti di Desa Tonggorisa.
Dalam kunjungannya, Bunda Lale mengapresiasi hasil kerajinan para perajin mulai dari corak dan motif yang cukup beragam dan tidak meninggalkan kearipan lokal.
Bahkan, perajin tenun Bima Shanti yang letaknya di tengah perkampungan penduduk ini sudah menggunakan Qris dalam melakukan transaksi.
“Ini menunjukkan para perajin sudah akrab dengan teknologi untuk memudahkan pelayanan kepada pelanggan,” katanya.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti mengatakan, khusus untuk promosi dan pemasaran produk kerajinan tenun, pihaknya telah menyiapkan NTB Mall.
Saat ini, selain terpusat di kompleks Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC) Mataram, NTB Mall juga telah buka di Strand Mall, Malaysia. Yang terbaru, NTB Mall juga sudah membuka gerai di Dekranasda Ekonomi Kreatif Space (DEKS) Ciputra World Mall, Jawa Timur.
“Kehadiran NTB Mall merupakan bentuk komitmen Pemprov NTB dalam upaya memajukan dan memfasilitasi UMKM NTB dengan memperkenalkan berbagai produk unggulannya,” ungkapnya.***
Halal Bihalal Ormas Perempuan Bersama Bunda Lale
Bunda Lale hadir sebagai tamu istimewa dalam acara halal bihalal ormas perempuan
MATARAM.LombokJournal.com ~ Acara Halal Bihalal yang diadakan oleh DPD IWAPI NTB bekerja sama dengan PUAN TangGa, PIM NTB, PUANTIARA, dan MT NUR RAUDHOH berlangsung meriah dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445H. Acara ini diadakan di Aruna Hotel Lombok Barat pada tanggal 15 April.
Hj Lale Prayatni Gita Ariadi, Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang dikenal dengan sapaan Bunda Lale, hadir sebagai tamu istimewa sekaligus memberikan sambutan pada acara tersebut.
Dalam sambutannya, Bunda Lale mengingatkan para peserta untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menuliskan hal-hal negatif.
Ia menekankan bahwa hal tersebut dapat menurunkan pahala kebaikan, sama seperti melakukan gibah di dunia nyata.
“Mulut mungkin tidak berbicara, tetapi jari-jari harus kita jaga agar ibadah kita tidak tergerus,” pesan Bunda Lale kepada peserta acara halal bohalal. ***