FGD Daerah Menyusun Indeks Keterbukaan Informasi Publik 

Kadis Kominfotik mengungkapkan dalam kegiatan FGD Daerah, Indeks Keterbukaan Informasi Publik Dinas Kominfotik Provinsi NTB melampaui target

MATARAM.lombokjournal.com ~ Guna menyusun Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Tahun 2022 di lingkup Provinsi NTB, Komisi Informasi (KI) Republik Indonesia bersama KI Provinsi NTB dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) daerah yang dihelat di Hotel Grand Legi , Mataram pada Kamis (12/05/22).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., M.M, menyatakan, Dinas Kominfotik Provinsi NTB mendapatkan apresiaisi dari Komisi I DPRD NTB. 

Apresiasi ini diterima berkat seluruh indikator yang ditargetkan telah melampaui target, salah satunya adalah Indeks Keterbukaan Informasi Publik.

Menghadiri FGD Daerah IKIP 2022
Najamuddin Amy

“Seluruh indikator yang ditargetkan Alhamdullilah tidak hanya mencapai namun melampaui target, salah satunya Indeks Keterbukaan Informasi Publik,” ucapnya.

Najam mengucapkan terima kasih terhadap seluruh stakeholders yang terkait dan berharap meningkatnya IKIP ini akan berlanjut di tahun ini. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak Kepala Daerah Prioritaskan Produk Lokal

Menurutnya, berhasilnya peningkatan IKIP ini akan dibarengi juga dengan peningkatan indeks-indeks yang lain.

“Saya ucapkan terima kasih sebelumnya dan berharap tak hanya IKIP saja yang meningkat, kita ada indeks demokrasi, indeks kemerdekaan pers dan masih banyak lagi. Karena penilaian-penilaian instrument pada indeks ini pasti memiliki benang merahnya menuju nilai yang baik walaupun terdapat perbedaan di indikatornya,” katanya.

Sementara itu, Komisioner KI Pusat, M. Syahyan, menyampaikan nilai IKIP NTB pada tahun 2021 diatas nilai nasional. IKIP Provinsi NTB berada pada poin 77,90 sedangkan nilai nasional berada pada poin 71,37.

BACA JUGA: Multipihak Diminta Bersinergi Atasi Stunting di KLU

“Dengan nilai ini bisa dikatakan Indeks Keterbukaan Informasi Publik Provinsi NTB, cukup baik. Hal ini juga sejalan dengan nilai Monev Provinsi NTB yang masuk dalam kategori Provinsi yang Informatif, jadi terdapat kesesuaian,”ungkapnya. ***

 




PDIP NTB Ubah Mindset tentang Memakmurkan Masjid 

Sambut Bulan Bakti Bung Karno 1 Juni 2022, Kader PDIP NTB Menanam Pohon Buah Produktif di Masjid

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP NTB) memelopori gerakan mengubah mindset masyarakat dalam ikhtiar memakmurkan masjid. Menyeimbangkan hubungan dengan Sang Khalik, Hablum Minallah dan hubungan muamalah dengan sesama, Hablum Minannas.

Gerakan memakmurkan masjid tersebut dimulai PDIP NTB dari Lombok Tengah, dengan penanaman pohon buah produktif di halaman Masjid Al Ikhlas, Dusun Gampung, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, kemarin (11/05/22). 

Dipimpin langsung Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H Rachmat Hidayat, penanaman pohon buah produktif tersebut selanjutnya akan meluas dengan menyasar masjid di seluruh NTB.

“Kami ingin menggugah masyarakat untuk mengubah mindset tentang konsep memakmurkan masjid,” kata Rachmat. 

Ketua PDIP NTB menyerahkan bibit pohon buah

Selain mentradisikan umat memperbanyak shaf salat di masjid, ia juga mengajak umat menjadikan lingkungan masjid menjadi indah, sejuk, dan produktif.

Gerakan menanam pohon buah produktif di halaman masjid tersebut sebagai sebuah ikhtiar menyeimbangkan hubungan manusia dengan Sang Pencipta atau Hablum Minallah, dan hubungan manusia dengan sesamanya atau Hablum Minannas.

Memakmurkan masjid dalam konteks Hablum Minannas yaitu bagaimana menjaga masjid menjadi tempat yang indah, sejuk, dan produktif di tengah penurunan kualitas lingkungan hidup. 

BACA JUGA: Beasiswa NTB,  Gubernur Ingin Anak NTB Punya Mimpi Besar

Dalam hal ini, menanam pohon buah produktif di pekarangan masjid kata Rachmat, adalah cara terbaik.

“Manakala masjid menjadi indah dan sejuk, akan memikat masyarakat untuk lebih sering mengunjungi masjid dan memperbanyak shaf salat berjamaah. Dengan begitu, Hablum Minallah kita tetap terjaga,” tutur Rahmat.

Momentum dimulainya “tradisi baru” memakmurkan masjid yang diinisiasi PDIP di Bumi Gora ini, bersamaan dengan perayaan Bulan Bakti Bung Karno bulan Juni 2022 yang menandai lahirnya Pancasila, yang merupakan falsafah dan juga Dasar Negara.

“Dengan makin meluasnya masyarakat mengkonsumsikan buah lokal, ini adalah wujud kita saling menghidupi dan saling menyejahterakan,” imbuhnya.

Cara baru memakmurkan masjid ini pun disambut antusias oleh masyarakat. 

Masyarakat menyemut selepas Salat Ashar berjamaah, menunggu kehadiran Rachmat dan rombongan. 

Rachmat didampingi Anggota DPRD NTB H Ruslan Turmuzi, dan Anggota DPRD Lombok Tengah Suhaimi, yang juga Ketua DPC PDIP Lombok Tengah.

Di lokasi penanaman pohon tersebut, hadir pula Rektor Universitas Mataram Prof Bambang Hari Kusumo yang didampingi Prof Sukartono, pakar ilmu tanah dari Universitas Mataram yang merupakan warga asli desa setempat. 

Hadir pula Camat Pujut Lalu Sungkul, dan juga para kepala desa di Kecamatan Pujut.

Selain menanam pohon buah produktif di pekarangan masjid, Rachmat juga membagikan bibit buah lokal kepada masyarakat yang hadir untuk juga ditanam di pekarangan rumah. Bibit buah tersebut terdiri dari bibit manggis dan bibit rambutan. 

Masyarakat yang hadir juga mendapat bagian buah-buahan lokal yang segar, untuk bisa dikonsumsi dengan anggota keluarga di rumah.

Rachmat mengatakan, apa yang dilakukan tersebut sebagai bentuk menjalankan sila kedua dari Pancasila, yakni Kemanusiaan yang adil dan beradab.

BACA JUGA: NTB Mini Hadir di Polandia, Mempromosikan NTB ke Eropa

“Bung Karno mengajarkan bahwa Pancasila tidak terlepas dari hubungan kita dengansesama dan alam semesta,” kata Anggota DPR RI tiga periode ini.

Kondisi alam kita diramalkan ke depan suhu panas bisa mencapai 50 derajat karena hutan kita banyak yang sudah rusak. Padahal Bung Karno mengajarkan dilestarikan hutan. 

“Oleh karena itu saya membawa bibit buah,” katanya.     

Lokomotif Utama

Rachmat menegaskan, masjid harus menjadi lokomotif utama dalam melakukan gerakan tanam bibit pohon buah dalam menjaga keseimbangan lingkungan. 

Masyarakat juga diminta menyeimbangkannya dengan rajin menaman bibit pohon di pekarangan rumah mereka.

“Jika masyarakat mulai rajin menanam bibit buah lokal di pekarangan maupun di sepanjang lingkungan, kelak hasil buah lokal itu dapat dikelola dan dimanfaatkan secara kolektif maupun untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dan vitamin rumah tangga,” katanya.

Jika masyarakat sudah memiliki buah lokal di lingkungan mereka, maka masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk sekadar membeli buah-buahan. 

Seperti masyarakat Desa Kawo, saat ini mesti membeli buah harus menempuh jarak yang jauh dari perkampungan mereka.

Setelah penanaman pohon buah produktif tersebut, nantinya PDIP NTB juga akan menanam pohon kurma di pekarangan masjid. Satu masjid akan ditanami dua buah pohon kurma. 

Saat ini, bibit kurma tersebut sedang dalam proses pemesanan di salah satu daerah budidaya bibir kurma di Pulau Jawa.

Rachmat berjanji akan memberikan bantuan senilai Rp 200 juta untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas. 

Selain itu, akses jalan tanah yang berlubang dan bergelombang menuju dusun tersebut, akan diperjuangkan untuk menjadi lebih layak sehingga memudahkan akses masyarakat.

bibit pohon buah dari kader PDIP NTB

Beberapa warga mengaku, bibit tanaman tersebut mungkin buahnya tidak akan dinikmati oleh mereka karena tak ada yang tahu umur setiap orang sampai kapan. 

Namun, mereka haqqulyakin, bahwa bibit tanaman tersebut kelak, manakala akan berbuah, akan dinikmati oleh anak dan cucu mereka.

Sementara itu, Rektor Universitas Mataram Prof Bambang Hari Kusomo mendapat kesempatan untuk menyosialisasi program Universitas Mataram di hadapan masyarakat yang hadir.

BACA JUGA: MXGP Samota, Persiapan Media Center Dimatangkan

Prof Bambang menjelaskan, Unram memiliki program mencari calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu namun pintar untuk menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran. Nantinya calon mahasiswa tersebut akan dibebaskan dari kewajiban membayar uang pendaftaran dan SPP selama menempuh pendidikan di Unram.

Selain itu, mahasiswa tersebut akan dicarikan beasiswa untuk memenuhi kebutuhan belajar mereka.***

 




Wagub NTB Sambut Peserta Latsitarda, Ini Pesannya 

Menyambut kedatangan para peserta Latsitarda, Wagub NTB berpesan agar mereka bisa berbaur dan berinteraksi dengan masyarakat di Lombok

LOBAR.lombokjournal.com ~ Para para peserta Latihan Integritas Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) Nusantara XLII tahun 2022, diharapkan bisa berbaur dan tinggal di rumah masyarakat di Lombok, dan berinteraksi langsung.

“Semoga lancar kegiatannya selama 1 bulan. Lombok itu indah insyaallah akan betah selama berkegiatan,” pesan Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

sA,BUTAN DARI wAGUB ntb

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang didampingi Sekda NTB menyampaikan itu saat menyambut kedatangan para peserta Latsitarda Nusantara XLII tahun 2022. 

Ia meninjau para peserta taruna yang dibawa menggunakan KRI Banjarmasin 592 dan KRI Banda Aceh 593, di Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat, Rabu (11/05/22).

BACA JUGA: MXGP Samota, Perrsiapan Media Center Dimatangkan

Lokasi kegiatan Latsitarda akan dilaksanakan di 4 Kabupaten di pulau Lombok, di antaranya Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Utara dan Lombok Barat. 

“Banyak kegiatan akan dilakukan baik fisik maupun no fisik seperti pembangunan musholla, sekolah dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Semuanya sudah ada program di masing-masing kabupaten,” kata wagub.

Sementara itu, Pimpinan rombongan dari akademi TNI, Letjen Bakti Bagus F berterimakasih kepada jajaran Pemerintah Provinsi NTB yang menyambut baik kedatangan para peserta pelatihan.

“Penerimaannya tadi sudah bagus, bahkan Ibu Wagub mengunjungi kapal untuk berinteraksi dan berkomunikasi langsung dengan para taruna, mudah-mudahan semuanya lancar karena rencananya akan langsung dibuka oleh panglima TNI,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Latsitarda Nusantara merupakan kegiatan integrasi yang dilaksanakan setahun sekali pada akhir pendidikan oleh taruna tingkat IV (akhir) Akademi Militer(Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL) dan Akademi Kepolisian, sebelum mereka dilantik menjadi seorang perwira TNI dan Polri oleh Presiden Republik.

itti Rohmi Djalilah yang didampingi Sekda NTB menyampaikan itu saat menyambut kedatangan para peserta Latsitarda Nusantara XLII tahun 2022. 

Menunggu kedatangan Wagub NTB

Kegiatan Latsitarda yang akan digelar selama 1 bulan. 

Ini merupakan ketiga kalinya berlangsung di NTB. Sebelumnya, NTB pernah menjadi tuan rumah Latsitarda pada tahun 2012 lalu dan pada tahun 1995 silam. ***

BACA JUGA: Organisasi Perempuan di NTB Diajak Sukseskan Program Pemerintah

 




Peran BKAD di Balik Opini WTP untuk Lombok Utara

Berturut-turut Kabupaten Lombok Utara mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), bagaimana peran BKAD atau Badan Keuangan dan Aset Daerah KLU di balik prestasi itu

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Sahabudin, ikut hadir saat penerimaan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2021, di Ruang Auditorium Lantai 3 BPK RI Perwakilan Provinsi NTB, Selasa (10/05/22).

Saat mengetahui Kabupaten Lombok Utara kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke delapan kali, Sahabudin menyampaikan selamat kepada stafnya: “Alhamdulillah atas opini WTP yg sudah diberikan BPK terhadap LKPD tahun anggaran 2021. Terimakasih kepada semua teman-teman BKAD atas komitmen untuk selalu menjadi lebih baik, soliditas, dan kerjasama kita yang saling menguatkan dalam menjalankan tupoksi pengelolaan keuangan dan aset daerah,” tulisnya dalam grup WA internal BKAD.

Peran BKAD cukup dominan
Mawardi

Wajar Sahabudin menyampaikan itu, seperti diketahui menurut perundang-undangan, tiga bulan setelah berakhirnya tahun anggaran, Laporan Keuangan Pemda KLU harus selesai tepat waktu. 

Ini artinya pihak BKAD harus memastikan laporan keuangan harus selesai sesuai waktu yang ditetapkan. 

“Laporan Keuangan Pemda yang tepat waktu ini juga bagian yang menentukan untuk mendapat predikat WTP,” jelas Mawardi, Kepala Bidang Akuntansi BKAD KLU.

BACA JUGA: Predikat WTP ke Delapan Pemda Lombok Utara

Menurutnya, WTP merupakan laporan keuangan yang disajikan secara wajar tanpa pengecualian.

“Ada beberapa yang ditindak lanjuti, karena belum sesuai perundang-undangan, namun tidak material,” katanya sambil menambahkan, yang jelas harus koperatif selama pemeriksaan.

Peran dominan 

Pihak BKAD melakukan penyusunan drap laporan keuangan hasil konsolidasi dari seluruh laporan SKPD. 

BKAD sebagai PPKD (Pejabat Pengelola Keuangan Daerah) dalam menyusun Laporan Keuangan Daerah harus memenuhi:

  • Standar Akuntansi Pemerintah sesuai PP 71/2010
  • Memastikan bahan yang disajikan dalam Laporan Keuangan Daerah telah diungkap secara wajar dan memadai seluruh pertanggungjawaban APBD 2021
  • Memfasilitasi SKPD selama audit Laporan Keuangan Pemda oleh BPK RI
  • Menindaklanjuti dan mengkoordinasikan jika ada hal-hal yang kurang disajikan dan kurang pengungkapan dalam Laporan Keuangan Pemda

Dalam penusunan Laporan Keuangan Pemda, memang peran BKAD cukup dominan,” kata Mawardi.

Misalnya, pihak BKAD harus menutup kekurangan bila penyajian laporan keuangan SKPD belum sesuai dengan standar akuntansi pemerintah. Sebagai PPKD pihak BKAD harus melakukan asistensi penyusunan.

Asistensi ini diperlukan, karena dalam Laporan Keuangan Pemda harus disertakan juga laporan keuangan SKPD.

“Karena nanti laporan keuangan itu digabungkan,” kata Mawardi.

BACA JUGA: Rakor Evaluasi SAKIP – RB untuk Kemaslahatan Publik

Jadi dengan asistensi itu peran BKAD memastikan, setidaknya 80 persen sesuai standar sebelum dilakukan audit.

Sehingga Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Unaudited. ***

 

 




Predikat WTP ke Delapan untuk Pemda Lombok Utara 

Pemda Lombok Utara mendapat predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) ke delapan atas laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2021 

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu dan Ketua DPRD KLU Nasrudin SHI menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2021 di Ruang Auditorium Lantai 3 BPK RI Perwakilan Provinsi NTB, Selasa (10/05/22).

Kepala BKAD Sahabudin S.Sos, MSi dan Inspektur Inspektorat KLU H. Zulfadli SE hadir dalam acara tersebut.

Kabupaten Lombok Utara menerima Predikat WTP dari BPK RI Perwakilan Provinsi NTB

Penyerahan laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2021, juga diberikan kepada 5 Kabupaten/Kota lainnya yang juga mampu meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yaitu Kota Mataram, Kota Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Lombok Barat,dan Kabupaten Sumbawa Barat. 

BACA JUGA: Peran BKAD di Balik Opini WTP untuk Lombok Utara

LHP tersebut diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK RI Perwakilan Provinsi NTB, Ade Iwan Ruswana, S.E ., M.M ., Ak ., CA, CSFA kepada pimpinan DPRD dan Kepala Daerah masing-masing kabupaten/kota.

Kepala BPK Ade Iwan Rusmana menyampaikan, LHP atas LKPD Tahun 2021 yang terdiri dari 2 buku, yaitu LHP atas Laporan Keuangan (Buku I) dan LHP atas Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan (Buku II). Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atas LKPD Tahun 2021, maka BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada enam kabupaten/kota tersebut.

“Hal ini menunjukkan komitmen dan upaya nyata DPRD dan manajemen Pemerintah Daerah untuk terus mendorong perbaikan pengelolaan keuangan dengan menjalankan dan menerapkan praktik-praktik pengelolaan yang baik,” ujarnya.***

BACA JUGA: Rakor Evaluasi SAKIP-RB untuk Kemaslahatan Publik

 

 




Rakor Evaluasi SAKIP-RB untuk Kemaslahatan Publik

Kegiatan rakor evaluasi merupakan upaya perbaikan dalam penerapan dan penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB)

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi Capaian Kinerja Daerah, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB) Pemda KLU dibuka Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH, di Aula kantor bupati setempat, Selasa (10/05/22).

Kegiatan Rakor merupakan upaya perbaikan dalam penerapan dan penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB), baik pada tingkat Daerah maupun Perangkat Daerah (PD).

Peserta Rakor Evaluasi SAKIP Pemda KLU

“Belum sepenuhnya merata pada setiap PD sehingga belum mampu menggambarkan efektivitas penggunaan anggaran dikaitkan dengan kinerja yang dihasilkan, terutama terkait dengan definisi kinerja pada perumusan sasaran strategis, kualitas indikator kinerja, dan kualitas pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kinerja,” tutur bupati.

Bupati Djohan menyampaikan, SAKIP dan RB merupakan pondasi dasar sekaligus instrumen mewujudkan tujuan bernegara. Sehingga pemangku daerah harus amanah dengan tujuan menyejahterakan dan memakmurkan masyarakat.

“SAKIP maupun RB haruslah fokus sebagaimana keberadaan pemerintah dan birokrasi agar bermanfaat bagi kepentingan publik,” tegasnya.

BACA JUGA: Pembangunan Ponpes Tak Boleh Berhenti Demi Kemajuan Pendidikan 

Menurut bupati, ada beberapa perbaikan yang perlu menjadi fokus perhatian birokrat untuk meningkatkan mutu birokrasi untuk aspek SAKIP pada Pemda KLU.

Seperti capaian kinerja .hanya tercapai 46 persen, evaluasi internal hanya tercapai 54 persen dan pengukuran kinerja hanya tercapai 59 pesen. Sejumlah titik perbaikan tersebut harus menjadi fokus aparatur birokrasi guna perbaikan mutu SAKIP.

Di antaranya memastikan visi, misi, tujuan maupun sasaran strategis yang ditetapkan dalam dokumen perencanaan daerah telah berorientasi hasil, dan memiliki dampak nyata bagi siklus kehidupan masyarakat. “Visi dan misi kepala daerah harus menjadi acuan utama setiap perangkat daerah dalam menetapkan rancangan maupun target kinerja OPD,” tandas Bupati Djohan.

Belum diimplementasikan

Pj. Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi melaporkan, hasil evaluasi Indeks Reformasi Birokrasi Pemerintah Kabupaten Lombok Utara tahun 2021 sebesar 50,05 dengan kategori “CC”.

Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa Pemerintah KLU telah berupaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Namun, diakuinya, upaya itu belum diimplementasikan secara berkelanjutan ditandai dengan penurunan nilai pada area pemenuhan dan reforma.

“Pada komponen hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai,” kata Anding.

Sementara untuk hasil evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah tahun 2021 menunjukkan adanya peningkatan. Tahun ini Pemda KLU memperoleh nilai sebesar 61,97 atau predikat B. Penilaian ini juga menunjukkan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerja.

Kata Anding, capaian tersebut cukup bagus karena ditopang oleh kualitas budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan Pemda KLU yang benar-behar berorientasi hasil menunjukkan hasil yang baik. Namun begitu, tetap saja memerlukan perbaikan lebih lanjut.

BACA JUGA: Sirkuit Lantan 459 di Lombok Tengah Diresmikan Bang Zul

“Daerah kita sudah memasuki usia ke-14 tahun, artinya proses belajar panjang kita harus mampu setara ataupun lebih dengan kabupaten lain,” kata Pj Sekda.

Rakor direncanakan berlangsung selama dua hari dengan pemaparan capaian kinerja daerah, SAKIP dan Reformasi Birokrasi di KLU dari kepala PD terkait. Hadir pula Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R, ST, M.Eng, Pj. Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi S.STP, MM, para Kepala OPD, Camat dan para NGO serta undangan lainnya. ***

 




Kabar Hoax, Beredar Berita Subsidi PLN 5 Juta  

Informasi beserta tautan PT. PLN (Persero) bagikan subsidi listrik sebesar lima juta rupiah, adalah kabar hoax

MATARAM.lombokjournal.com ~ Di kalangan masyarakat tengah beredar sebuah informasi disertai link dengan narasi, PT. PLN (Persero) bagikan subsidi listrik sebesar lima juta rupiah.

Informasi tersebut disertai sebuah tautan yang diklaim sebagai cara untuk mendapatkan subsidi tersebut.

Tentang subsidi PLN, Kabar Hoax
Diah Ayu Permatasari

Diah Ayu Permatasari selaku Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN  bawa informasi tersebut adalah kabar bohong atau hoax. 

“Informasi beserta tautan tersebut adalah tidak benar, dan bukan merupakan broadcast resmi dari PLN,” jelasnya, Minggu 8 Mei 2022.

BACA JUGA: Pengajian NWDI, Gubernur NTB Harap Silaturrahim Tetap Terjaga

Pihak PLN mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi terkait cara memperoleh subsidi listrik, sebab mengarah pada modus penipuan. Seluruh informasi terkait subsidi listrik dan promo PLN dapat dilihat melalui aplikasi PLN Mobile.

Menanggapi beredarnya informasi palsu tersebut, Pemerintah Provinsi NTB melalui Kepala Dinas Kominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy.S.Sos mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas kebenarannya. Bang Najam sapaan akrabnya meminta masyarakat untuk dapat mengecek terlebih dahulu pada situ-situs resmi yang kredibel dan aman. 

“Untuk menghindari penipuan, masyarakat bisa pastikan melalui website resmi lembaga atau instansi terkait,” jelas Dr. Najam. ***

BACA JUGA: Festival Supranatural dan Pameran Benda Bertuah Khas NTB, Perlu Diadakan




Kondusifitas Daerah Harus Dijaga, Ini Pesan Gubernur Zul

Banyak event internasional yang terselenggara di NTB, Gubernur Zul ingatkan masyarakat jaga kondusifitas daerah 

LOBAR.lombokjournal.com ~ Masyarakat NTB diingatkan tetap menjaga situasi dan kondisi agar tetap damai dan rukun, serta menjaga kondusifitas daerah.

Karena banyak event internasional yang akan diadakan di Lombok, NTB. 

Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah M.Sc menyampaikan itu di tengah-tengah jamaah Sholat Jum’at di Masjid Nurul Hidayah, Dusun Bangket Lauq, Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (06/05/22)

Menurut Gubernur Zul, Presiden Jokowi telah mempercayakan NTB sebagai lokasi sirkuit MotoGP di Mandalika, padahal banyak provinsi lain yang ingin hal ini bisa dilakukan di daerahnya. 

“Karena Lombok ini unik dan merupakan miniatur keberagaman dan bhineka tunggal ika Indonesia. Karenanya kepercayaan dari pemerintah pusat ini harus terus dijaga bersama. Mari kita tetap menjaga keamanan dan ketentraman sehingga Lombok bisa tetap damai dan rukun serta dipercaya untuk melaksanakan berbagai event internasional,” ujarnya .

BACA JUGA: Pengajian NWDI, Umat Islam Diajak Menjaga Kebersamaan

Di hadapan Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Pierwanto dan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Gubernur Zul juga mengapresiasi warga Desa Mareje  memiliki semangat gotong royong dan toleransi yang baik sehingga harus dipelihara. 

Selain itu masyarakat Desa Mareje ini merupakan satu rumpun keluarga besar sehingga diharapkan dapat menjaga keamanan dan ketertiban

Sementara itu Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto meminta masyarakat untuk tetap mengedepankan persatuan dan kebersamaan serta komunikasi agar masyarakat dapat kembali rukun dan damai. 

BACA JUGA: Malam Takbiran dan Makna yang Tersirat dalam Takbir

Kapolda mengatakan, masyarakat harus menjaga keamanan dan ketertiban di desa Mareje ini agar program pembangunan dan ekonomi masyarakat tetap berjalan baik dan lancar. “Mareje ini sangat indah dan memiliki alam yang luar biasa karenanya mari kita jaga bersama kerukunan dan kedamaian agar semua aktivitas berjalan lancar dan damai” ujarnya. ***

 

 




Pengajian NWDI, Umat Islam Diajak Menjaga Kebersamaan 

Gubernur NTB dan Wakil Gubernur hadiri pengajian NWDI di Pancor Lombok Timur

MATARAM.lombokjournal.com ~ Penting menjaga kebersamaan sebagai bangsa dengan mayoritas beragama Islam, karena saat ini banyak yang melakukan penghinaan terhadap keyakinan umat Islam.

Ketua Umum Pengurus Besar NWDI Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi MA atau yang biasa dipanggil TGB, menyampaikan itu saat Yayasan Pondok Pesantren Darunnahdlatain Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (YPH PPD NWDI) menggelar pengajian silaturrahim pendidikan, Sabtu (7/5/2022) di Pancor Lombok Timur.

Kegiatan tersebut selain dihadiri kader, dan para Abituren (sebutan lulusan NWDI, Red), jemaah serta pengurus NWDI, juga dihadiri Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. sekaligus sebagai Ketua Dewan Pakar PB NWDI, dan Wakil Gubernur Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd sekaligus Pimpinan Pusat Muslimat NWDI.

TGB mencontohkan, penghinaan terhadap simbol agama seperti menginjak-injak Al-Quran, menghina nabi Muhammad Saw yang kemungkinan tidak pernah terjadi dan dilakukan oleh kaum Quraisy pada masa Nabi Saw.

BACA JUGA: Kondusifitas Daerah Harus Dijaga, Ini Pesan Gubernur Zul

Karena itu TGB mengajak kepada seluruh ummat untuk tidak terprovokasi dengan adu domba yang kemungkinan sengaja dilakukan oleh kelompok tertentu, yang ingin merusak agama dan bangsa Indonesia

“Mari kita jaga kebersamaan dan keutuhan bangsa Indonesia,” ajaknya. 

Ia pun meminta kepada pemerintah untuk tegas dan mengusut tuntas orang-orang yang melakukan penghinaan. 

Kepada aparat penegak hukum diharapkan menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik agar keutuhan NKRI dapat terjaga dan membawa kebaikan bagi sesama.

Pengurus Yayasan Pendidikan Hamzanwadi NWDI Pancor Lombok Timur NTB, HM Syamsul Luthfi mengatakan, pada tahun 2022 ini akan diselenggarakan peringatan Hultah NWDI. 

“Insya Allah tahun ini kita bisa akan rayakan Hultah NWDI,” kata legislator Partai NasDem itu, sembari mendapat aplaus nahdiyin. 

Hal ini seiring dengan berakhirnya masa pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia. Berkat kesuksesan mengatasi pandemi ini telah menjadi berkahan bagi semua. Sehingga masyarakat kembali bisa beraktivitas seperti sediakala.

Ia juga mengajak jemaah untuk terus meningkatkan kekompakan guna meneruskan perjuangan dengan memegang teguh prinsip dasar yakni yakin, ikhlas, istiqamah, dan sabar. 

Dijelaskan Syamsul Luthfi, Yayasan Pendidikan Hamzanwadi sebagai wadah pengelolaan pendidikan hingga saat ini masih terus eksis. 

Hal yang sudah dicapai saat ini harus ditingkatkan dalam rangka mencetak generasi muda yang cerdas. Karena hanya lewat pendidikan perubahan untuk kemajuan dapat dicapai.

Karena itu, Yayasan Pendidikan Hamzanwadi NWDI terus meningkatkan kualitas dalam pendidikan karena kalau kita bicara pendidikan. 

Tidak ada modal yang lebih baik selain kita kelola pendidikan ini lebih baik untuk menghadapi tantangan zaman. 

“Melalui pendidikan ini kita bisa meningkatkan daya saing, jangan mudah terpengaruh dengan ajaran yang tidak jelas. Ingat pesan Bapak Maulana Syeikh. Kita harus pandai memilih guru. Kita teguhkan tekat dan niat kita untuk memajukan pendidikan dan dakwah. Mari kita tingkatkan pengabdian kita dalam meneruskan perjuangan Maulana Syeikh,” ajak anggota Komisi II DPR RI itu.

Ia juga berharap melalui silaturahim hari ini dapat memperkokoh tali persaudaraan sesama dan terus mengisi kegiatan-kegiatan pendidikan, dakwah majelis taklim, sosial kemasyarakatan maupun pemberdayaan ekonomi.

BACA JUGA: Malam Takbiran dan Makna yang Tersirat dalam Takbir

“Tetap memegang teguh ajaran Bapak Maulana Syeikh dalam perjuangan ini. Kita harus perlihara dan junjung tinggi untuk terus dilaksanakan oleh kita semua,” katanya. (*)

 




Training Center Lombok FC Digeber usai Lebaran 

8 Tim HBK PEDULI terima THR, dan skuad utama Lombok FC kembali melanjutkan Training Center usai Perayaan Hari Raya Idul Fitri

MATARAM.lombokjournal.com ~ Setelah memberikan bantuan sarung, sajadah, dan paket sembako untuk memeriahkan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) berkeliling di P. Lombok mengevaluasi dan penguatan Tim HBK PEDULI di 8 titik di Lombok.

“Pertemuan dengan Tim-Tim HBK PEDULI ini adalah bagian dari silaturahmi dan apresiasi kami untuk seluruh kerja-kerja sosial dan kemanusiaan yang telah dilakukan Tim-Tim HBK PEDULI bagi masyarakat P. Lombok selama ini,” kata HBK, Kamis ( 05/05/22) . 

HBK PEDULI adalah Yayasan yang dibentuk HBK dan didedikasikan untuk selalu hadir membantu masyarakat P. Lombok yang membutuhkan. 

Dan sebagai apresiasi, pada kesempatan pertemuan-pertemuan tersebut, HBK juga memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh anggota masing-masing Tim HBK PEDULI.

Didampingi istri tercinta, Hj. Dian HBK, Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut mengunjungi satu persatu 8 Tim HBK PEDULI secara bergiliran.

Training center LFC usai Lebaran
Rannya Agustyra berfoto dengan Duta Besar RI untuk Inggris, HE Desra, bersilaturahmi dengan keluarga Dubes RI tersebut di London

Mobil-mobil Ambulance maupun mobil-mobil tangki air yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membantu dan melayani masyarakat yang terkena musibah sakit maupun bencana kekeringan tidak luput dari perhatian HBK.

“Saya minta mobil-mobil ini, baik Ambulance maupun tangki air supaya dirawat dengan sebaik-baiknya agar mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Kerusakan sekecil apapun terhadap mobil-mobil ini harus segera diatasi,” pesan HBK dalam kunjungannya ke HBK PEDULI Kab. Lombok Timur wilayah selatan.

Dalan setiap kunjungannya, HBK selalu memulainya dengan mengundang mereka santap malam bersama sembari memberikan petunjuk-petunjuk maupun arahan-arahannya.

BACA JUGA: Ramadhan Dimaknai sebagai Pembentuk Jati Diri Gemilang

Dalam setiap pertemuan tersebut, tak lupa, dari jauh di kota London, Inggris, Sekretaris HBK PEDULI, Rannya Agustyra Kristiono turut bersilaturahmi secara virtual. 

Rannya yang sedang merampungkan pendidikannya di Inggris, selama ini tetap memantau kegiatan HBK dan istri sambil memberikan dorongan semangat agar segenap keluarga besar HBK PEDULI terus melanjutkan kegiatan sosial kemasyarakatannya dengan kompak, semangat, dan penuh kekeluargaan.

“Tetap kompak, tetap semangat ya. Terus berkegiatan seperti biasa, membantu keluarga-keluarga yang membutuhkan pertolongan kita,” imbuh Rannya dalam silaturahmi secara virtual tersebut.

Penguatan Lombok FC

Sementara itu, selain melakukan evaluasi dan penguatan kepada Tim-Tim HBK PEDULI di P. Lombok, HBK juga melakukan evaluasi dan penguatan di klub sepakbola miliknya, Lombok FC.

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, mulai tanggal 10 Mei yang akan datang, skuad utama Lombok FC akan kembali melanjutkan pemusatan-latihannya, setelah pemusatan-latihan tahap pertama berakhir sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Sebanyak 8 dari 23 pemain dalam skuad utama tidak bisa melanjutkan kegiatan pemusatan-latihan mereka karena kendala cedera fisik ataupun pertimbangan teknis dari tim manajemen maupun pelatih.

Juru Bicara Lombok FC, Rannya Agustura Kristiono menjelaskan, bahwa Lombok FC akan segera memanggil dan menyeleksi kembali para pemainnya baik dari internal maupun luar buat menggantikan 8 pemain tersebut untuk menggenapkan jumlah 23 pemain inti.

“Tim manajemen dan pelatih sudah mengajukan beberapa pemain pengganti untuk disetujui Presiden Lombok FC,” ungkap Rannya.

Rencananya, bagi pemain-pemain yang tidak dapat melanjutkan kegiatan pemusatan-latihannya di Lombok FC, akan dititipkan di klub sepakbola PS GARUDA MUDA, yang tahun ini sudah masuk sebagai salah satu peserta klub sepakbola Liga 3 NTB.

“Kita akan mensubsidi keberadaan mereka di klub barunya. Presiden Lombok FC telah melaksanakan pembicaraan yang mendalam dengan pemilik PS GARUDA MUDA tentang kelanjutan pembinaan pemain-pemain ini,” kata Rannya.

Dalam serangkaian silaturahmi untuk penguatan Lombok FC ini, tidak lupa, HBK dan istri juga menyempatkan diri untuk membesuk Panglima Babalo Lombok FC,  Aweng Sawaludin yang pada tanggal 12 Mei yang akan datang, dijadwalkan akan melaksanakan operasi laparascopy. 

BACA JUGA: Malam Takbiran dan Makna yang Tersirat dalam Takbir

HBK akan memulai training center LFC usai Idul Fitri

Babalo Lombok FC adalah organisasi dimana para supporter dan pencinta Lombok FC menggabungkan diri.

“Mudah-mudahan operasinya bisa berjalan dengan baik, lancar, dan sdr. Aweng, bisa cepat sembuh dan kembali sehat seperti sedia kala. Keluarga besar Partai Gerindra, keluarga besar HBK PEDULI, maupun keluarga besar Lombok FC akan selalu bersamanya dalam menghadapi situasi sulit seperti ini, kita akan bergotong-royong dalam memberikan dukungan,” imbuh HBK.***