Program PMII Diminta Turun Langsung ke Masyarakat 

Sekda NTB menyampaikan pesan, program PMII harus turun ke lapangan untuk mengedukasi berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) NTB untuk dapat  mengedukasi masyarakat, terkait permasalahan stunting, perdagangan orang, pernikahan dini dan lain sebagainya. 

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, mengajak PMII bergerak, mengedukasi ibu bapak sanak saudara kita, agar terhindar dari berbagai permalahan yang ada di sekitar masyarakat. 

BACA JUGA: Posyandu Keluarga di NTB Punya Data Stunting Tiap Dusun

Sekda NTB pesan, agar program PMII bisa turun mengedukasi masyarakat

“Seperti maraknya kasus stunting yang akar mulanya dari pernikahan dini yang harus dicegah, hadirnya PMII di tengah masyarakat tentu dapat mengedukasinya,” tutur Sekda NTB saat menerima audiensi PMII di Ruang Rapat Sekda NTB, Jum’at (05/08/22).

Pesannya, agar setiap program kerja dari PMII dapat turun langsung ke masyarakat. sehingga berbagai permaslahan dapat diselesaikan dari hulu ke hilir. Jangan lagi ada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal, banyaknya masyarakat yang masih menggunakan calo.

“Jangan sampai hal seperti ini kita diamkan, termasuk masyarakat yang pergi menjadi tenaga kerja ilegal tanpa prosedur yang jelas. Inilah yang menjadi masalah, baik musibah kecelakaan di perjalanan, diperlakukan tidak senonoh di tempat kerja, tidak dapat perlindungan karena di luar jangkauan jalur-jalur resmi pemerintah,” ungkap Miq Gite.

Ia memberikan apresiasi dan dukungan terhadap PMII yang akan mengikuti Seminar Nasional oleh Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC) Bali-Nusa Tenggara yang akan dilaksanakan pada 14-16 Agustus di Denpasar Bali.

Sekretari Umum PMII NTB, Muhammad Faozan berharap, agar PMII dan Pemerintah Daerah dapat terus bersinergi dalam melakukan penanggulangan stunting, pernikahan dini maupun perdagangan orang.

BACA JUGA: Rakor Perhubungan Bertajuk “Trans[ortasi Berkeselamatan” Dinilai Tepat

“KIta berharap kesinambungan PMII, Stakeholder terkait dan Pemerintah Daerah untuk menanggulangi pernikahan dini maupun stunting ini kita bersinergi dalam upaya penanggulangan hal tersebut,” tutupnya. ***

 

 




Rakor Perhubungan Bertajuk “Transportasi Berkeselamatan”, Dinilai Tepat

Sekda NTB sebut tema Rakor Perhubungan NTB bertajuk  “Transportasi Berkeselamatan” merupakan tugas dan mandat dari lahirnya bernegara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Rakor Dinas Perhubungan NTB yang bertajuk “Transportasi Berkeselamatan” dinilai tema yang sangat tepat sebagai tugas Pemerintah bahkan lebih atas dari idealis.

Sekda menyebut Rakor Perhubungan bertajuk "Transportasi Berkeselamatan" sangat tepat

“Ini adalah tugas dan mandat dari lahirnya bernegara,” kata Sekda.

BACA JUGA: Pemuda Telong Elong Ingin Punya Sirkuit Balap Sampan

Sekretaris Daerah NTB, Lalu Gita Ariadi mengatakan itu dalam rapat koordinasi (Rakor) Dinas Perhubungan NTB, yang bertajuk “Transportasi Berkeselamatan,” di Hotel Lombok Raya, Mataram, Kamis (04/08/22).

Mewakili Pemerintah, Lalu Gita menyampaikan apresiasi atas segala dukungan yang diberikan oleh teman-teman yang bergerak dalam bidang transportasi, baik darat, laut dan udara. 

Sehingga event-event sport tourism berskala Nasional maupun Internasional di daerah dapat berjalan dengan baik.

“Berkeselamatan secara konstitusional diperintahkan Negara melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Kita berharap tidak akan terjadi musibah, kita memberikan perlindungan sebaik-baiknya kepada masyarakat,” tegas Miq Gita.

Ditambahkan Miq Gita, penjelasan dari slide yang dipaparkan, berbagai penyebab musibah itu terjadi spontan, dalam benaknya topik ulasannya adalah Sembalun. 

Sembalun karena pesonanya yang sedang booming sehingga banyak orang yang tertarik mengunjunginya. 

Sementara mereka tidak paham situasi dan kondisi jalan rambu lalulintas dan lain sebagainya. 

 “Sehingga menjadi atensi Pemerintah Provinsi NTB melalui APBD, Alhamdulillah di Pusuk sudah dilakukan. Untuk 2023 yang akan datang APBN atau memperbaiki lagi jalan-jalan Negara yang lebih referensentatif,” ujarnya.

Menurut Sekda, kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia karena lalai, main hp saat berkendara, bahkan ada yang baru belajar mengemudi, sehingga musibah itu pun terjadi. 

“Hal ini perlu kita warning bagaimana mekanisme yang harus kita lakukan dan dipersiapkan membutuhkan kecermatan untuk keselamatan bersama,” kata Sekda.

Korban kecelakaan

Sementara itu, dalam laporan Kepala Dinas Perhubungan H. Lalu Fauzal menyebutkan tahun 2021 ada 402 orang kecelakaan dengan meninggal. 

Kematian yang paling tinggi terdapat di Lombok Timur, dalam satu bulan ada 40 orang kasus tabrak dan rata-rata itu adalah anak-anak usia muda. 

Jumlah korban kecelakaan berat ada 235 dan seterusnya. Kebanyakan dari kasus-kasus tersebut ada di sepeda motor.

BACA JUGA: Ribuan PMI asal NTB akan Diberangkatkan ke Malaysia

Ia mengajak kepada penyedia atau dealer sepeda motor untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan bagi masyarakat.

Ditambahkan Kadishub, penyebab dari kecelakaan sangat tinggi di daerah NTB salah satu faktor dari manusia yaitu 61 persen. Lengah, lelah, mengantuk, mabok dan lain sebagainya. 

Kemudian disebabkan oleh jalan 30 persen, misalnya jalan berlubang, tikungan tajam dan lain sebagainya. Kasus di kendaraan 9 persen mulai dari rem blong, kendaraan odol.

“Ini menjadi PR kita bersama, dalam menjawab kecelakaan masyarakat berlalu lintas,” tegas Fauzal.

Menurut pandangan Kadishub, tata tertib berlalulintas masih lemah, karena kasus-kasus kecelakaan banyak terjadi akibat lalu lintas di jalan.

“Saat ini sedang mengusulkan untuk segera dihadirkan ultinitas keselamatan bersamaan dengan Perda percepatan jalan. Karena banyak ruas jalan yang dari sisi integritas keselamatan tidak siap tapi ruas jalan kita sudah begitu bagus,” tutupnya. ***

 

 

 




Pemuda Telong-Elong Ingin Punya Sirkuit Balap Sampan

Gubernur NTB serap Aspirasi melalui dialog publik bersama Ikatan Pemuda Telong-Elong

LOTIM.lombokjournal.com ~ Banyak aspirasi  diungkapkan saat berlangsung dialog publik antara Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dengan Ikatan Pemuda Telong-Elong,Jerowaru, Lombok Timur, Rabu (03/08/22)

Salah satu yang diungkapkan tokoh pemuda, aktivis dan masyarakat sekitar, yaitu ingin memiliki sirkuit balap sampan yang representatif untuk Kejuaraan Nasional.

BACA JUGA: Gubernur NTB: Penting Rejuvenasi di Era Industrialisasi

Gubernur NTB banyak menyerap aspirasi pemuda Telong-ELONG

Dalam dialog publik itu Gubernur Zulkieflimansyah menjadi narasumber dalam dialog dengan tema “Dari NTB Untuk Indonesia: Kampung Lobster Nasional Boat Circuit”. 

Bang Zul sapaan akrabnya, mengatakan turut senang dengan kegiatan ini. 

“Berdialog dengan tokoh-tokoh pemuda, aktivis dan masyarakat Jerowaru sore ini di Dusun Telong Elong Lombok Timur. Banyak sekali aspirasi-aspirasi,” ucapnya.

“Aspirasi banyak dan menarik termasuk ingin memiliki Sirkuit Balap Sampan yg representatif untuk Kejuaraan Nasional,” tuturnya.

Pemuda, lanjut Gubernur, memiliki peran penting dalam memajukan daerah. Untuk itu, Gubernur yang populer disapa Bang Zul tersebut meminta pemuda Desa Telong-elong mengajak semua pihak untuk memajukan desa, terutama di bidang pariwisata.

“Silahkan ajak semua pihak kolaborasi, berdialog untuk memajukan desa kita. Tapi ingat! Diskusikan sesuatu dengan baik, berdialog dengan cara memanusiakan manusia,” ungkap Bang Zul.

BACA JUGA: Ribuan PMI akan Diberangkatkan ke Malaysia

Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Biro Adpim NTB, Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur dan Kepala Desa Telong-elong. ***

 

 




Gubernur NTB: Penting Rejuvenasi di Era Industrialisasi

Hadiri Pelantikan DPD KNPI NTB, Gubernur NTB tegaskan pentingnya perubahan cara pandang atau Rejuvenasi dalam era Industrialisasi 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengingatkan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan, khususnya perubahan cara pandang atau Rejuvenasi dalam era Industrialisasi yang berusaha diwujudkan oleh Provinsi NTB.

Hal itu disampaikan Bang Zul sapaan Gubernur NTB dalam sambutan saat menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Nusa Tenggara Barat, (DPP KNPI Provinsi NTB) di Prime Park Hotel & Convention Lombok, pada Rabu (03/08/22), yang bertajuk “Rejuvenasi Pemuda di Era Industrialisasi”.

BACA JUGA: Organisasi Umat Budha Gelar Kegiatan di NTB

Gubernur NTB ingatkan pentingnya perubahan cara pandang atau rejuvenasi di era industrialisasi
Gubernur Zulkieflimansyah

Menurut Bang Zul sapaan gubernur, Industrialisasi yang hendak dibangun di NTB bukan banyaknya pabrik besar dengan produksi masif di sana-sini. 

Namun dimulai dengan mengolah hasil mentah menjadi komoditas yang nilai jualnya lebih besar. Demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. 

“Karena itu tepat sekali oleh KNPI ini, apalagi latar belakang KNPI ini banyak yang pengusaha, akan memberi warna tidak hanya bagi Nusa Tenggara Barat tapi juga Indonesia bahkan dunia,” tutur Gubernur Zul. 

Aktivis preneur

Sementara itu, Ketua Umum DPP KNPI. M. Ryano Panjaitan mejelaskan pentingnya aktivis preneur bagi pemuda. 

Aktivis preneur disebutkan Ryano adalah sebuah sintesis dari aktivisme  yang berlandaskan moral, intelektualitas, link atau jaringan.

Di satu sisi entrepreneur ada kelebihannya yaitu mandiri secara ekonomi, konsisten, disiplin, kreatif, inovatif. 

Sehingga aktivis preneur akan mendorong para pemuda untuk lebih memiliki jiwa sosial yang tinggi dan mendorong teman-teman aktivis untuk bisa mandiri secara ekonomi. 

Ryano menyemangati para pemuda untuk mengambil aksi yang lebih banyak untuk melakukan perubahan. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak Bikers Nikmati Wisata Lombok-Sumbawa

“Sekali lagi saya ucapkan selamat mengemban amanah sebagai pemuda, sekarang adalah era eksekusi, stop diskusi tanpa aksi, mari kita perkuat hal-hal yang kongkrit ke depannya,” katanya. ***

 

 




Organisasi Umat Budha Indonesia Gelar Kegiatan di NTB

Gubernur NTB siap membuka agenda Nasional organisasi umat Budha Indonesia yang akan berlangsung di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Provinsi NTB diagendakan menjadi tuan rumah beberapa kegiatan organisasi umat Buddha.

Agenda yang dimaksud adalah Mukernas Majelis Budhhayana Indonesia, Rakernas Wanita Buddhis Indonesia dan Munas Sekber Yayasan Budhhayana Indonesia. 

Dalam kesempatan itu pula Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., menyambut baik kegitan tersebut.

BACA JUGA: Umat Budha Desa Mareje Datangi Pendopo Gubernur

Gubernur menerima perwakilan umat Budha

“Dengan senang hati dan saya siap membuka secara langsung acara tersebut, ” ungkapnya saat menerima silaturahmi perwakilan NTB Majelis Budhhayana Indonesia, Wanita Buddhis Indonesia, dan Yayasan Budhhayana Indonesia, di pendopo Gubernur, Rabu (03/08/22).

Gubernur mengatakan kepada penyelenggara, agar acara tersebut tidak hanya memanfaatkan hotel saja sebagai lokasi digelarnya berbagai Raker. 

Melainkan juga, berbagai tempat wisata di alam terbuka bisa dijadikan alternatif penyelenggaraannya.

“Menggelar acara tak hanya di ruang tertutup, tetapi juga di ruang terbuka. Di bawah sinar matahari supaya tempat masyarakat juga hidup,” sarannya.

Hal ini dapat menghidupkan langsung perekonomian masyarakat di lokasi tempat wisata tersebut digelar dan dapat mempromosikannya.

Sementara itu, Ketua Majelis Budhhayana Indonesia perwakilan NTB, Metawadi menjelaskan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2022 dan ditargetkan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 150 orang dari 26 provinsi se-Indonesia. 

BACA JUGA: Dewan NTB Setujui Regulasi Perlindungan Petambak Garam

“Terimakasih atas saran dan masukan dari bapak Gubernur, tentu hal ini akan kami tampung dan laksanakan,” ucapnya.***

 




Umat Budha Desa Mareje Datangi Pendopo Gubernur

Gubernur NTB terima Silahturahmi warga Umat Budha Desa Mareje

MATARAM.lombokjournal.com ~ Perwakilan warga Umat Buddha Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Lombok Barat melakukan silaturahmi ke Gubernur Zulieflimansyah di pendopo Gubernur, Rabu (03/08/22).

Selain bersilahturahmi, warga Umat Buddha Desa Mareje melaporkan kondisi terkini di Desa Mareje.

BACA JUGA: Gubernur NTB Tindaklanjuti Permintaan Masyarakat Sangiang

Seperti diketahui, di Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, sempat terjadi kesalah pahaman yang menimbulkan peristiwa penyerangan terhadap Umat Buddha, tanggal 1 Mei 2022.  Namun akhirnya peristiwa tersebut berhasil didamaikan aparat, termasuk berkat campur tangan Pemprov NTB.                                                                                                                            

Gubernur Zukieflimansyah menyampaikan terima kasih atas laporan yang disampaikan warga umat Budha.                                                                                                   

“Terimakasih atas informasi yang diberikan, untuk segala kekurangan yang belum diselesaikan akan kami jadikan atensi. Selanjutnya akan kami koordinasikan dengan stakeholders terkait,” kata Gubernur.

Selantunya, perwakilan warga Desa Mareje yang sekaligus pemuka Agama, Romo Nasib, mengucapkan terimakasih atas tindakan yang dilakukan Pemprov NTB dalam membantu warga Umat Buddha Desa Mareje selama ini.

BACA JUGA: Grand Launching Buku untuk Memperluas Wawasan Kebangsaan

“Terimakasih saya ucapkan atas semua tindakan yang dilakukan Pemrov NTB dan pak Gubernur. Kami berharap agar semua bisa diselesaikan dengan baik dan cepat,” harapnya.*** 

 

 




Gubernur NTB Tindaklanjuti Permintaan Masyarakat Sangiang 

Saat Kunker Gubernur NTB ke Bima,  masyarakat Sangiang minta bronjong untuk area sepanjang sungai yang menuju laut untuk mendukung Desa Wisata

KOTABIMA.lombokjournal.com ~ Permintaan masyarakat Desa Sangiang Kecamatan Wera, untuk bronjong area sepanjang sungai yang menuju laut untuk mendukung Desa Wisata, direspon cepat oleh Gubernur NTB.

BACA JUGA: Desa Wisata Sangiang Wera Punya Destinasi Pantai Sangiang

Gubernur NTB langsung tindaklanjuti untuk bronjong area sungai

Masyarakat Sangiang menyampaikan oermintaan itu saat Gubernur NTB. Zulkieflimansyah, melakukan kunjungan kerja ke Bima dan Dompu, Minggu (31/07/22).

“Alhamdulillah, hari Senin  (01/08/22) langsung turun ke lapangan melihat kondisi di Sangiang. Mudah-mudahan tak ada aral yang merintang untuk pengerjakan bronjongnya,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB, Senin (01/08/22) di Kota Bima.

Saat Kunker ke Bima dan Dompu Gubernur NTB menyambangi Desa Wisata Sangiang Kecamatan Wera.

Terkait permintaan masyarakat dan Kades Sangiang A. Rasyid, untuk memperbaiki beberapa fasilitas dan menambah sarana untuk medukung desa wisata, dan bronjong aliran sungai supaya terjaga dari erosi, Bang Zul langsung memerintahkan Kepala BWS wilayah Sumbawa, menindaklanjuti esoknya.

Kepala BWS Wilayah Sumbawa yang hadir mendampingi Gubernur NTB, langsung menyatakan kesiapannya untuk meninjau dan menindaklanjuti permintaan warga.

BACA JUGA: Gubernur NTB Menyapa Kembali Warga Bedi Bima

“Terima kasih Mas Hendra dari BWS yang respon nya begitu cepat,” ucap Bang Zul. ***

i




Grand Launching Buku untuk Memperluas Wawasan Kebangsaan

Sekda NTB ikut menghadiri Grand Launching Buku “Memperadabkan Bangsa: Paradigma Pancasila Untuk Membangun Indonesia”

MATARAM.lombokjournal.com ~ Menko PMK RI yang diwakili oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D, menilai buku ‘Memperadabkan Bangsa: Paradigma Pancasila Untuk Membangun Indonesia’ sangat penting dalam memperluas wawasan kebangsaan dan kepancasilaan.

Hal itu disampaikan peluncuran buku tersebut secara virtual di Ruang Rapat Sekda, Selasa (02/08/22).

BACA JUGA: Hari Anak Nasional 2022, Mensos: Semua Anak Berhak Sukses

Sekda NTB hadiri grand launching buku untuk memperluas wawasan kebangsaan dan keoancasilaan
Lalu Gita Ariadi

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi M.Si ikut menghadiri acara peluncuran buku tersebut.

“Buku ini penting dalam hal dalam memperluas wawasan kebangsaan dan kepancasilaan terlebih ditengah dinamika kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dalam menghadapi aneka tantangan yang demikian kompleks,” tutur Yudian Wahyudi.

Ia, mengapresiasi atas grand launching buku ini, dan berharap buku ini untuk terus disosialisasikan untuk seluruh kalangan, khususnya generasi muda.

Buku berjudul “Memperadabkan Bangsa: Paradigma Pancasila Untuk Membangun Indonesia” diprakasai oleh Aliansi Kebangsaan Indonesia. 

Grand Launhing buku “Memperadabkan Bangsa: Paradigma Pancasila Untuk Membangun Indonesia”

Dengan menggandeng beberapa organisasi di antaranya, Forum Rektor Indonesia (FRI), Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan lainnya. ***

BACA JUGA: Gubernur NTB Sebut PERPU Representasi Perempuan Hebat




Ngaben Masal di Desa Jagaraga, Ini Pesan Gubernur

Hadiri Upacara Ngaben Masal, Gubernur NTB kembali ingatkan pentingnya menjali tali persaudaraan dan persahabatan 

LOBAR.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, mengapresiasi upacara Ngaben Masal yang diselenggarakan  Pemdes Jagaraga di Pura Dalem Trinayana pada Senin (01/08/22). 

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengapresiasi kegiatan ngaben masal yang diselenggarakan oleh Pemdes Jagaraga. Ia mengaku turut senang hadir pada kegiatan tersebut.

BACA JUGA: Gubernur NTB Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022

Gubernur NTB BERPESAN MENJAGA TALI PERSAUDARAAN

Bang Zul panggilan akrab Gubernye NTB berpesan, walaupun dengan segala perbedaan yang ada khususnya masyarakat NTB, tali persaudaraan dan persahabatan harus terus terjalin. 

“Walupun kita berbeda keyakinan, beda suku, beda warna kulit sekalipun, kita harus tetap menjaga tali persaudaraan, persahabatan dan toleransi antar agama,” ucapnya.

Gubernur juga berharap ke depan dapat terus bersilaturahim serta hadir pada kegiatan-kegiatan lainnya, sehingga tali persaudaraan bisa tetap terjalin.

“Mudah-mudahan dengan acara seperti ini, kita bisa terus saling mendukung di dunia dan seterusnya sampai pada kemudian hari. 

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB kami mengucapkan terima kasih. NTB adalah milik kita bersama, mari jalin terus rasa toleransi antar agama,” katanya.

Kegiatan ngaben masal ini terdapat 45 sawe yang akan diabenkan. Terdiri dari 3 desa di Kecamatan Kuripan. 

BACA JUGA: Hari Anak Nasional 2022, Mensos: Semua Anak Berhak Sukses

Upacara ini sekaligus rangkaian kegitan Ulang Tahun Desa Jagaraga yang ke 72.

Selain Gubernur NTB kegiatan ngaben masal ini turut dihadiri oleh Bupati Lombok Barat, Wakil Ketua DPRD Lombok Barat dan beberapa Kepala Perangkat Daerah Provinsi NTB.***

 




Gubernur NTB Menyapa Kembali Warga Bedi Kota Bima

Kebiasaan untuk menyapa warga tetap terus dilakukan, kata Gubernur NTB

KOTABIMA.lombokjournal.com ~ Kebiasaan menyapa warga di dusun dan desa seluruh NTB, telah lama dilakakukan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah. 

Karena janji Zul-Rohmi, bila menang di NTB kebiasaan untuk menyapa warga tetap terus dilakukan.

Kini Gubernur Zulkieflimansyah menyapa warga Bedi Kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima, pada agenda kunjungan kerjanya di Bima dan Dompu.

BACA JUGA: Gubernur NTB Sebut PERPU Representasi Perempuan Hebat

Gubernur NTB mengatakan pentingnya menjaga silaturahmi
Gubernur Zulkieflimansyah

“Mohon maaf, kami baru menyempatkan diri untuk berkunjung kembali, menyapa warga disini,” kata Bang Zul sapaan populernya, didampingi ketua TP. PKK Prov. NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Senin (01/08/22) di Bedi Kota Bima.

Menurut gubernur, bertemu dan menyapa langsung masyarakat, dapat membangun pengertian dan saling memahami. Untuk itulah, silaturahmi penting terus dijaga.

‘Kami turun ke lapangan sambangi warga, Bima dan Dompu dengan niat tulus penuh ikhlasan. Kalau ada yang bisa kami bantu, akan kami bantu, sehingga akan bermakna baik,” katanya.

Gubernur Bang Zul juga menegaskan, satu satunya wakil pusar di daerah adalah Gubernur. Sedangkan yang membantu dan bersinergi dengan Gubernur adalah Walikota dan Bupati. 

Untuk itu, pemerintah harus merubah  paradigma, Kepala Daerah adalah raja. Namun harus di balik Kepala Daerah itu merupakan pelayan masyarakat

“Terima kasih sudah membersamai kami sejak dulu. Mudah-mudahan apa yg disampaikan bisa kami tindaklanjuti,” tutup Gubernur.

Kepala lingkungan Bedi, menyampaikan terimakasih yang tidak terhingga, atas kunjungan Gubernur. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022

“Semoga, apa yang disampaikan dan diminta warga, dapat ditindaklanjuti,” harapnya.

Usai silaturahmi, Gubernur NTB menyerahkan bantuan ke Masjid Babul Jannah kampung Bedi, kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima. 

Turut mendampingi Gubernur NTB, Asisten I Setda Provinsi NTB, Kadis kelautan dan perikanan, Kadis Perdagangan, Kadiskop dan UMKM, Kadis Pariwisata, Kadis Perkim, Kadispora Kalak BPBD, Karo Adpim Setda Provinsi NTB. 

Turut hadir juga sekda Kota Bima, lurah dan jajarannya serta tokoh pemuda, agama dan masyarakat Bedi Kota Bima.***