Operasi Zebra Rinjani Mulai 3-16 Oktober 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi., M.Si mengatakan kegiatan Apel Gelar Pasukan “Operasi Zebra Rinjani Tahun 2022” sebagai momentum seluruh elemen masyarakar untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas.

“Operasi Zebra Rinjani 2022 ini momentum untuk kita meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas untuk mendukung berbagai program antara lain pariwisata kita akan menjadi tuan rumah besok Ironman dan mengambil tempat di jalan raya, mari sama-sama dukung,” tutur Miq Gite saat menghadiri Apel di Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Senin (03/10/22).

Ia juga menjelaskan, kedisiplinan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi dapat memberikan optimalisasi pendapatan daerah.

“Kebijakan dispensasi serangkaian dengan upaya ikhtiar untuk bagaimana mengoptimalisasi keberadaan ini untuk pendapatan daerah, pendapatan daerah ini juga kembali lagi kepada peningkatan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA: Tragedi Sepakbola, Harus Ada yang Bertanggungjawab

Operasi Zebra Rinjani 2022 akan dilaksanan dari tanggal 3 – 16 Oktober 2022,  diberbagai titik yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota, seperti:

Kota Mataram (Simpang 3 Pasar Kebon Roek Ampenan, Simpang 5 Ampenan, Simpang 4 Pagesangan, -Simpang 4 Pasar Karang Jasi, Simpang 4 Karang Medain, Simpang 4 Pasar Sindu, Simpang 4 Sayang – sayang, Simpang 4 Rembiga, -Simpang RSJ Prov. NTB, Jln. Pendidikan, Jln. Pejanggik, Jln. Saleh Sungkar, Jalan AA Gde Ngurah,  Simpang Empat Rembiga, -Simpang Tiga Kebon Roek, Simpang 4 BI, Jln. Udayana, Depan Islamic Center, -Depan Imigrasi Mataram, Jln. Majapahit (Depan Epicentrum Mall),  Simpang Tanah Haji (karena ada jalur memutar), Jln. Lingkar Selatan Ampenan, Jln. Majapahit, Jln. Udayana, Jln. Lingkar Utara Sayang-sayang, Jalan Baru Monjok, Jln. Raya TGH Faisal Turida, Jln. Baru Jangkok – Taliwang.

Lombok Barat (Jalan Raya Senggigi di antaranya Jembatan Meninting sampai dengan simpang 4 Montong, -Simpang 3 SMU Batu Layar s.d Makam Batu Layar, Depan Cafe Kristal sampai dengan Cafe Alberto, tikungan depan Hotel Cassanova sampai dengan Pantai Kerandangan, tanjakan Batu Bolong, -tanjakan Hotel Santosa sampai dengan tanjakan Malimbu).

Razia juga akan dilakukan di Jalan raya menuju Pelabuhan Lembar, Jalan rute menuju Pantai Elaq-Elaq Sekotong, Simpang 4 Pasar Gunungsari, Simpang 4 Pasar Narmada, Simpang 3 Batu Kute, Simpang 5 Patung Koperasi Gerung, Simpang 4 Banyumulek, Simpang 3 Kediri, Jln. Baypass menuju Patung Sapi Gerung.

Lombok Utara (Sepanjang jalan menuju Pusuk sampai dengan wilayah Tanjung, tanjakan Pantai Malimbu–Bangsal Kec. Pemenang.

Lombok Tengah (Simpang 3 Jembatan Pringgarata, Simpang 3 Beber, Pasar Mantang, Tikungan Perkuburan 5. Mantang Pasar Kopang, Simpang 4 Puyung, Simpang 3 Mandalika Praya, Simpang 4 Kodim Loteng, Pasar Mujur dan Jalur by pas BIL.

Lombok Timur (Depan Pasar Rarang, Pasar Terara, Pasar Paok Motong, Pasar Masbagik,Pasar Aikmel, Taman Kota Selong, Pasar Labuhan Haji, Depan PHM, Jalan raya Anjani.

BACA JUGA: Mobil Bioskop Keliling di KLU Bantuan Kemendikbud Tak Terurus

Inspektur Upacara, Kapolda NTB Irjen Djoko Poerwanto mengatakan, perkembangan penduduk menjadi salah satu akibat meningkatnya kendaraan bermotor. 

Sehingga Operasi tersebetu menjadi langkah untuk memberikan kedsiplinan untuk tertib berlalu lintas. 

“Salah satu tujuannya untuk membangun budaya tertib berlalu lintas, yang harus dimulai dari diri kita sendiri untuk menjadikan contoh dalam tertib meningkatkan kualitas,” tuturnya.***

 




Mobil Bioskop Keliling Bantuan Kemendikbud RI Tak Terurus

Harga mobil bioskop keliling dengan perlengkapannya yang mencapai satu milyar sama sekali tak terawat

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Mobil Bioskop keliling bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) untuk Dikbudpora Kabupaten Rusak tak terurus.

Mobil itu tampak sudah tak terawat lagi. Warna sudah pudar, kaca depan blur dan di beberapa bagian bodi bagian bawah sudah mulai berkarat akibat hujan panas berbulan bulan. 

Sementara bagian dalam terdapat sound system, Genset, Subwoofer, AC 1 Pk, puluhan Kaset Dokumenter dan kelengkapan bioskop seperti proyektor yang harganya mencapai Rp 350 juta, Layar ukuran 4X6 juga menjadi korban kerusakan. 

BACA JUGA: Tragedi Sepakbola, Harus Ada yang Bertanggung Jawab

Raden Agus Setiawan yakin mobil bioskop keliling dengan alat alat kelengkapan di dalamnya seperti Proyektor dan lain lain sudah berjamur dan berkarat
R. Agus Setiawan

Mobil ini terparkir di bawah pohon mangga tanpa ada pengaman pondok di Dusun Prawira Desa Sokong Kecamatan Tanjung. 

Diperkirakan harga Mobil dengan kelengkapan bioskop yang melekat mendekati satu miliar. 

Diketahui, mobil ini difungsikan untuk masuk ke pelesok desa yang tidak memiliki akses bioskop, agar masyarakat bisa menonton film Indonesia bertemakan revolusi mental.

Salah satu warga dusun Prawira, Raden Agus Setiawan mengaku sangat terganggu dengan Mobil Dinas Bioskop yang mahal terparkir di seputaran pekarangan nya dan tidak terawat. 

Raden Agus Setiawan yakin alat alat kelengkapan di dalamnya seperti Proyektor dan lain lain sudah berjamur dan berkarat. Contoh kecil saja di bagian rem mobil sudah tak berfungsi akibat berkarat kena hujan panas, tambah Raden Agus. 

“Berapa uang rakyat terbuang sia sia, kalau mobil bioskop keliling yang bagus ini tidak terurus?” kata dia. 

“Mobil ini sudah tahunan terparkir dan tidak pernah jalan saya lihat,” kata Raden Agus saat ditemui wartawan media ini, Senin (03/10/22).

Sepengetahuannya, mobil ini difungsikan pada saat kunjungan ke sekolah-sekolah atau ke desa-desa yang ada di Kabupaten Lombok Utara.

Namun kata dia, seharusnya mobil inventaris atau mobil dinas bioskop keliling milik pemerintah itu tidak diparkir sembarangan.

Karena dikhawatirkan akan rusak dan tidak mendapat perhatian atau perawatan dari pihak pemerintah.

“Kenapa diparkir begini saja apakah ini rusak atau bagaimana kita tidak tahu juga,” ungkapnya. 

Siapa yang mengurus

Terpisah saat di konfirmasi dengan Kepala Dinas Dikbudpora  Kabupaten Lombok Utara, Adnan,S.Pd,M.Pd mengaku, belum tahu siapa yang mengurus mobil bioskop itu.  

BACA JUGA: Cidomo Listrik Jadi ‘Bintang’ di Pameran Kendaraan Listrik

“Kita masih mencari tahu siapa sebenarnya yang mengurus dan merawat mobil tersebut,” katanya.

Sampai saat ini belum ada pihak yang melaporkan dimana dan kenapa dengan mobil bioskop keliling bantuan Kemendikbud RI ini. 

Adnan menambahkan, pihaknya tetap berharap supaya ada laporan dari siapa yang membawanya ke tempat yang sekarang ini. Menurutnya, kalau harus diambil diam-diam tentu tidak baik.

“Ini bukan saja Mobil Bioskop keliling, ada juga mobil Dinas Dikbudpora di Gunung Sari juga dalam kondisi rusak dan bel bisa dibawa ke Dinsos Dikbudpora.

Kalaupun harus di giring ke Kantor, itu juga butuh biaya untuk di hidupkan atau Servis agar bisa di manfaatkan sesuai peruntukan, ungkap Adnan.

Persoalannya, tidak ada biaya perbaikan dan perawatan, katanya.***

 




Cidomo Listrik Jadi ‘Bintang’ di Pameran Kendaraan Listrik 

Kreasi kendaraan listrik siswa SMKN 3 Mataram, Cidomo Listrik, menarik perhatian pengunjung Jakarta Convention Center

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah, mengapresiasi dan bangga dengan Dokar atau Cidomo Listrik (DOLIS) hasil karya SMKN 3 Mataram, yang dipamerkan pada Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022.

“Cidomo Listrik hasil karya SMKN 3 Mataram, jadi bintang di arena pameran kendaraan listrik di JCC,” puji Bang Zul sapaan Gubernur NTB, Kamis (29/09/22) di Jakarta Convention Center (JCC), juga dikenal sebagai Balai Sidang Jakarta.

BACA JUGA: Juju Pelajari Limbah Jadi Bahan Bakar di Amerika

Terlihat Dolis jadi perhatian pengunjung JCC. Bahkan Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, mencoba mengendarai  karya siswa dan guru SMKN 3 Mataram.

Menurut Bang Zul, berbagi ide dan pengalaman putra-putri asal NTB, dipamerkan pada  acara IEMS 2022 ini. Kehadiran juga mengundang perhatian pengunjung.

“Dolis ini bikin geger JCC,” ungkap Gubernur Zul, pada Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022, yang merupakan rangkaian kegiatan Pameran, Seminar, serta Product Presentation mengenai Kendaraan Bermotor Listrik (KLB). 

Kendaraan alat angkut penumpang yang dimodifikasi, menggabungkan konsep lokal dan modern. Jika dokar identik ditarik oleh kuda, maka Dolis menggunakan motor listrik.

Selain Dolis, SMKN 3 Mataram juga memamerkan mobil listrik prototype E-Formula R-ONE_SMEKTI, yang juga tampak unik dan menjadi perhatian.

BACA JUGA: Inovasi Kearifan Lokal, Dua Wakil NTB Ikuti PKPI

Mobil listrik ini, memiliki spesifikasi dengan kapasitas motor penggerak 5 KW, dengan kapasitas baterai 72 V/100 ah.  Kecepatannya 50-60 km/h dengan jarak tempuh 90 km dengan sekali isi daya penuh.

Kedua karya anak-anak NTB ini merupakan kendaraan ramah lingkungan yang menggunakan energi listrik.  

Ini Komitmen NTB menjaga lingkungan dengan mengurangi folusi udara dari pencemaran pembakaran BBM oleh mesin mesin kendaraan bermotor. ***

 

 

 




Bazar Pangan Murah Menyambut Maulid Nabi  

Pemprov NTB gelar bazar pangan murah menyambut Maulid Nabi  Muhammad SAW, sebagai upaya mengendalikan inflasi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar kegiatan Bazar Pangan Murah dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awwal 1444 Hijriah atau 8 Oktober 2022. 

Hal ini juga dikarenakan  sebagai langkah pengendalian inflasi daerah akibat adanya penyesuaian Harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Bazar pangan murah diselenggarakan sebagai langkah pengendalian inflasi daerah

Bazar Pangan Murah berlangsung di berbagai tempat strategis dan rentan pangan di wilayah NTB, diantaranya di SMKN 1 Gunung Sari, Lombok Barat (29 September 2022), Tugu Monumen Bumi Gora / CFD Udayana (02 Oktober 2022), Lapangan Karang Pule, Sekarbela (4-5 Oktober 2022) dan Halaman Kantor Dinas Perdagangan Provinsi NTB (06 Oktober 2022).

BACA JUGA: Inovasi Kearifan Lokal, Dua Wakil NTB Hadiri PKPI

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, H. A. Azis., SH., MH menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa bahan pangan yang menjadi kebutuhan pokok dan strategis  senantiasa tersedia dalam jumlah yang memadai, harga yang terjangkau dan terjamin keberlanjutannya.

“Dengan demikian masyarakat diharapkan agar tetap tenang,  tidak perlu resah, tidak perlu berspekulasi memborong bahan makanan walaupun  adanya  issu krisis pangan dunia, inflasi yang tinggi  ataupun adanya penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM),” jelasnya. 

Kegiatan ini dilaksanakan secara berkolaborasi bersama seluruh stakeholder,  terutama instansi atau OPD anggota TPID dan OPD yang memiliki pelayanan langsung kepada masyarakat,  dengan cara mengikutsertakan UMKM Pangan maupun Pelaku Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) yang menjadi Mitra Binaan masing-masing maupun langsung memberikan pelayanan secara mobile dan terpadu kepada masyarakat di lokasi Bazar Pangan Murah.

BACA JUGA: Festival Peresean di Lotim, Bang Zul Doa Bersama Masyarakat

Adapun Komoditas pangan pokok dan pangan strategis yang disediakan dalam bazar pangan murah ini adalah sembako dan aneka olahan pangan,  seperti; beras, gula, minyak, telur ayam, daging ayam, cabai, bawang merah, bawang putih,  kedelai, jagung, ikan segar, sayuran dan aneka ragam olahan pangan segar asal tumbuhan  maupun pangan asal ikan dan hasil laut. ***

 




 Inovasi Kearifan Lokal, Dua Wakil NTB Hadiri PKPI

Baiq Atiqah dan Hairul siap membawa inovasi kearifan lokal NTB di bidang fashion dan kriya ke Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (PKPI) 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Baiq Atikah Badzlina dan Hairul Maulana Sofyan siap mewakili Nusa Tenggara Barat pada kegiatan Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (PKPI) tahun 2022 di Provinsi Gorontalo tanggal 6 – 10 Oktober 2022 mendatang. 

Keduanya telah melewati seleksi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTB telah melakukan seleksi wakil NTB tanggal 24 September yang lalu.

Baiq Atikah maupun Hairul, dua wakil NTB itu akan membawa inovasi kearifan lokal NTB di bidang fashion dan kriya. 

BACA JUGA: Juju Pelajari Limbah Jadi Bahan Bakar di Amerika

Baiq Atikah akan membawakan inovasinya kombinasi antara tenun asli NTB dengan mutiara yang keduanya merupakan ikon daerah di level Nasional. 

Sedangkan Hairul membawa rumah adat NTB yaitu Dalam Loka dan Bale Lumbung, dengan bahan dasar kombinasi antara limbah alam dan limbah plastik, sesuai dengan misi NTB Asri dan Lestari.

“Misi saya di Gorontalo adalah menang, dan memperkenalkan rumah adat NTB yaitu Dalam Loka dan Bale Lumbung dengan bahan dasar Kombinasi antara Limbah alam dan limbah plastik. Menurut saya, dua rumah adat itu sudah cukup untuk menginterpretasikan Indahnya NTB,” tutur Hairul saat diwawancara di Mataram, tanggal  pada 27 September 2022.

Ia menjelaskan bahan yang akan digunakan dalam membuat miniature rumah adat NTB tersebut Eceng Gondok, ultramilk, kresek/kantong plastik bekas, stick eskrim, bambu, dan kayu. 

Diharapkan dengan mengikuti PKPI tahun 2022 Putera Puteri Daerah lebih melek terhadap potensi dan kekayaan yang dimiliki oleh NTB. Pria kelahiran Jorong, 09 April 1999 berharap dengan tangan-tangan kreatif dan luasnya jangkauan media sosial, bisa menjadi salah satu lumbung penghasilan masyarakat di tengah gempuran ekonomi yang kian merosot.

“Saya rasa dengan mencurahkan rasa kedalam karya yang dimiliki akan membuat value yang tak ternilai,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Baiq Atikah menjelaskan inovasi yang akan dibawanya. memperkenalkan bahwa NTB memiliki beragam jenis kain tenun

Karena menurut Atikah, tenun NTB memiliki motif yang unik dan menarik seperti Tenun Pringgasela Kabupaten Lombok Timur memiliki warna yang soft dan lembut, sementara tenun Bima memiliki warna yang kuat dan mencolok.

 “Saya memiliki inovasi yang akan dikembangkan, seperti kombinasi tenun dengan mutiara, sehingga tercipta harmonisasi tenun dan mutiara yang menjadi ikon NTB di level Nasional,” tutur gadis kelahiran Mataram, 19 Oktober 1999 tersebut.

BACA JUGA: Strategi Gerakan Orang Tua Asuk Cegah Stunting

Baiq Atikah berharap sebagai wakil NTB, bisa menginspirasi kaum milenial di era pasca pandemi dan mampu  membuktikan, kita bisa bangkit dari keterpurukan selama 2 tahun kemarin. 

Selain itu  sebagai kaum milenial, ia berharap bisa mengoptimalkan budaya dan kearifan lokal yang ada, seperti misalnya NTB memiliki beragam jenis kain tenun.

“Selain kita elok dan cantik dibuatnya, kita juga secara tidak langsung membantu perekonomian bagi para penenun – penenun dan mengurangi angka pengangguran yang ada di NTB,” tandasnya.***

 




TMMD ke 115, Wabup Danny Ikuti Rakornis Virtual

Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter mengikuti Rakornis TMMD ke 115 secara virtual yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Karmin Suharna 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter F.R, ST, M.Eng mengikuti Rakornis TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-115 yang diselenggarakan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) secara virtual, di Ruang Rapat Makorem 162/WB, Kamis (29/09/22). 

Rapat dipimpin oleh Aster Kasad Mayor Jenderal Karmin Suharna, S.IP, M.A, Dirut Kelembagaan dan Kerjasama Chaerul Dwi Sapta, Sekretaris PJO TMMD Kolonel Kavaleri Sugi Mulyanto, S.Sos, Letkol CAJ Mukti Ankaprima, Ketua Yayasan Anak Bangsa Indonesia Dr. Sofyan Candra, PHD, para Bupati dan Walikota yang menjadi Lokasi TMMD.

TMMD merupakan keterpaduan antara TNI dan Pemerintah Daerah, sebagai upaya percepatan daerah di pedesaan, sebagai langkah dan upaya percepatan terobosan pembangunan di daerah pedesaan

Aster Kasad Mayor Jenderal  Karmin Suharna menuturkan, Rakornis TMMD adalah program kegiatan lintas sektoral. 

BACA JUGA: Festival Peresean di Lotim, Bang Zul Doa Bersama Masyarakat

Antara Kementerian atau Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) serta komponen masyarakat, yang dilaksanakan secara gotong royong bersama dengan TNI.

Kegiatan TMMD merupakan keterpaduan antara TNI dan Pemerintah Daerah, sebagai upaya percepatan daerah di pedesaan, sebagai langkah dan upaya percepatan terobosan pembangunan di daerah pedesaan. 

TMMD sebagai langkah peningkatan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan yang dilakukan bersama pemerintah dengan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik, seperti pembangunan infrastruktur, pemberian edukasi bagi anak-anak dan penyuluhan kesehatan seperti stunting di daerah terpencil.

“Kegiatan ini sebagai fokus TNI dan pemerintah dalam TMMD ke 115 yang akan di laksanakan dari 11 Oktober hingga 9 November 2022 di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya di daerah terpencil,” tuturnya.

Untuk TMMD di Kabupaten Lombok Utara berlokasi di Kecamatan Bayan, yaitu Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antara Desa Sukadana dan Desa Andalan.

BACA JUGA: Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan

Hadir Rakornis secara daring, di antaranya Kasiter Kasrem 162/WB Putu Dwika, Dandim 1606/Mataram Letkol Arm Arif Rahman, Ketua DPRD KLU Artadi S.Sos,Kepala Bappeda KLU Parihin S.Sos serta undangan lainnya.***

 




Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan 

Gubernur NTB Bang Zul merespon baik laporan hasil program Baznas NTB, tapi soal tambahan dana disesuaikan kemampuan daerah

MATARAM.lombok journal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc., menerima dan merespon dengan baik terkait laporan hasil program dari Baznas Provinsi NTB di ruang kerja pendopo Gubernur pada Rabu (28/09/22).

Dari hasil laporan yang menunjukkan bahwa alokasi dana yang masih kurang, Bang Zul akan mengupayakan tambahan namun tentunya dengan melihat kondisi dan kemampuan daerah.

BACA JUGA: Strategi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Program Baznas NTB masih butuh dana tambahan
Gubernur NTB (kaos kung) bersama pengurus Baznas NTB

“Kita akan usahakan sesuai dengan kemampuan daerah” ungkapnya.

Rahmat Umal selaku Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan Baznas Provinsi NTB dalam wawancaranya menerangkan, mereka berharap agar alokasi dana bisa ditambah.

Dibandingkan 2021, alokasi dana tahun 2022 justru menurun. 

Sementara di tahun ini ada tambahan beban dengan adanya Dewan Pengawas eksternal yang membutuhkan biaya.

“Jadi dua sisi bahwa kita ada tambahan beban tapi anggaran kita menurun. Oleh karena itu kita mohon kepada beliau dalam APBD perubahan ini semoga ada tambahan,” jelasnya.

Selain itu, dalam pertemuan ini juga melaporkan program-program yang sudah dan sedang akan dilakukan. 

Untuk program yang sedang dilakukan sendiri di antaranya yang pertama adalah program RPLH seperti membangun rumah tidak layak huni. Kedua program beasiswa. Ketiga progam bantuan untuk guru tidak tetap di sekolah negeri non sertifikasi dan siswa berprestasi. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan UMKM di Lombok Timur

Sedangkan untuk program yang akan dilakukan seperti membagi bantuan konsumtif. ***

 

 




Strategi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Gerakan orang tua asuh diharapkan jadi strategi efektif mencegah dan menurunkan angka stunting di Provinsi NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gerakan menggalang masyarakat yang berkemampuan untuk menjadi orang tua asuh guna mencegah stunting (gizi buruk) pada anak, tengah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. 

Imbauan yang dilakukan Pemprov NTB itu diharapkan efektif untuk mencegah dan menurunkan angka stunting.

“Gerakan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam penanganan masalah stunting di Provinsi NTB,” ujar Kepala Bappeda Provinsi NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si kepada wartawan di Kantornya, Rabu (28/09/22). 

BACA JUGA: Penanganan Stunting Tanpa Pemotongan TPP ASN NTB

Dijelaskannya, selain mengoptimalkan posyandu keluarga yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-NTB, permasalahan stunting di NTB sangat membutuhkan banyak peran dan inovasi.

Walaupun belum berjalan, diharapkan gerakan orang tua asuh ini ke depan dapat menjadi salah satu solusi penanganan masalah stunting. 

Orang tua asuh diharapkan jadi strategi efektif dalam penanganan stunting

Selain itu, menampik pernyataannya sebelumnya tentang keterlibatan ASN dalam gerakan ini, ia mengatakan bahwa tidak ada pemotongan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) ASN lingkup Pemprov NTB. 

“Ini hanya himbauan bagi ASN untuk dapat berpartisipasi untuk menjadi orang tua asuh. Jadi tidak ada pemotongan TPP,” tegasnya. 

Ditambahkan, ini pun murni merupakan usulannya untuk bersama berkolaborasi menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen secara nasional pada tahun 2024.

 “InsyaAllah program-program dan  inovasi yang diupayakan tidak akan menimbulkan resistensi bagi pihak manapun,”  tutur Iswandi.***

 

 




Penanganan Stunting Tanpa Pemotongan TPP ASN NTB

Upaya penanganan percepatan penurunan stunting di NTB, dilakukan dengan imbauan untuk menjadi orang tua asuh 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hingga saat ini belum ada terjadi pemotongan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) ASN untuk penanganan stunting di Provinsi Nusa Tenggara Barat,.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Bappeda NTB)  Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si.menegaskan, instruksi Gubernur NTB tentang stunting itu dicabut mulai hari ini,

“Pertama saya tegaskan bahwa instruksi Gubernur tentang stunting itu dicabut, mulai hari ini,” kata Kepala Bappeda saat konferensi pers di kantor Bappeda NTB, Rabu (28/09/22).

BACA JUGA: Strategi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Upaya percepatan penurunan stunting Provinsi NTB, dilakukan melalui pembentukan orang tua asuh oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi NTB.

Hanya dilakukan dalam bentuk gerakan masyarakat saja.

“Jadi tidak memerlukan dasar hukum dalam bentuk instruksi gubernur melainkan cukup dengan himbauan saja,” tambah Iswandi.

Disampaikan Iswandi, mulai hari Rabu (28/09) instruksi Gubernur NTB nomor 050-13/606/KUM/2022 tentang Optimalisasi Posyandu Keluarga Dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi NTB, dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi. 

Pednanganan stunting di NTB dengan cara inovatif, yakni gerakan orang tua asuh

Namun dikatakannya, penggalangan orang tua asuh memang belum berjalan dan tidak pernah ada rencana pemotongan gaji maupun tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) Aparatur Sipil Negara.

Upaya penurunan stunting akan terus digalakkan dengan inovasi-inovasi yang tidak menimbulkan resistensi dari kelompok manapun. 

Mantan Kepala Bapenda itu mengatakan, Provinsi NTB  mempunyai angka prevalensi stunting tergolong tinggi. Sehingga upaya lain yang bisa dilakukan adalah dengan memaksimalkan Posyandu Keluarga yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota se-NTB.

BACA JUGA: PLN Selain Urus Listrik Jugan Bantu Pariwisata NTB

 ‘’Misalnya, dengan pemberian makanan tambahan seperti protein hewani pada anak penderita stunting,” jelas Iswandi.

Semua pihak diajak bersinergi dan berkolaborasi, menurunkan angka stunting. Target NTB  menurunkan prevalensi stunting  hingga 14 persen pada tahun 2024. ***

 




Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan UMKM di Lombok Timur

Anggota DPR RI Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan UMKM untuk Dua Kecamatan di Lombok Timur

LOTIM.lombokjournal.com ~  Anggota Komisi VIII DPR RI dapil Pulau Lombok, H Rachmat Hidayat menyalurkan dana bantuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ke masyarakat di Pulau Lombok.

Bantuan disalurkan di dua kecamatan di Lombok Timur. Lokasi pertama disalurkan di Dusun Batu Mora Timur, Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur sebanyak 40 pelaku UMKM. 

Sementara lokasi kedua bertempat di Dusun Serumbung, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur sebanyak 48 pelaku UMKM. 

Bantuan UMKMdi Lotim dari Rachmat Hidayat, untuk tingkatkan daya beli masyarakat dan menguatnya UMKM

Bantuan UMKM tersebut disalurkan oleh Ketua DPC PDIP Lombok Timur, Ahmad Sukro dan Wakil Ketua II DPC PDIP Lombok Timur Bidang Kaderisasi dan Ideologi Ahmad Amrullah pada Rabu, (28/09/22).

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Panta Penyaluran Bantuan BBM di Pulau Lombok

Ketua DPC PDIP Lombok Timur Ahmad Sukro menyampaikan salam takzim anggota DPR RI Rachmat Hidayat kepada seluruh masyarakat yang hadir. 

Bantuan tunai tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian H Rachmat Hidayat kepada masyarakat pelaku UMKM.

“Salam hormat, beliau (Rachmat Hidayat, red) tidak bisa hadir karena masih di Jakarta. Kami mewakili beliau menyampaikan apa yang menjadi keinginan Bapak/Ibu. Alhamdulillah beliau mampu menunaikannya,” kata Ahmad Sukro.

Pihaknya berpesan, agar pelaku penerima manfaat bantuan dana UMKM dapat memanfaatkan uluran tangan tersebut dengan baik untuk membantu kepentingan usaha dan kehidupan sehari-hari.

Ahmad Sukro menegaskan, kegiatan tersebut akan menjadi silaturrahim pertama dengan masyarakat. Pihaknya berkomitmen untuk terus hadir menjawab persoalan di tengah masyarakat. 

“Ini silaturrahmi kita yang pertama. Ke depan, apa yang bisa kita perjuangkan untuk kemashalahatan akan menjadi bagian dari komunikasi kita secara berkelanjutan,” tegas Ahmad Sukro.

Senada dengan Ahmad Sukro, Wakil Ketua II DPC PDIP Lombok Timur Bidang Kaderisasi dan Ideologi, Ahmad Amrullah berharap masyarakat pelaku UMKM dapat solid dan berkomitmen melihat siapa saja yang telah berbuat dan membantu masyarakat.

Bantuan UMKM tersebut, kata Amrullah merupakan wujud sinergi dan kepedulian terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan, yang harus dilakukan bersama-sama.

“Jika UMKM maju, maka perekonomian daerah pun akan ikut maju. Akibatnya, akan menumbuhkan masyarakat, baik dari ekonomi, kesehatan, maupun sektor lainnya,” jelasnya.

Masyarakat pelaku UMKM, kata Amrullah telah menghadapi masa sulit selama dua tahun pandemi. Pemerintah melalui H Rachmat Hidayat berusaha hadir memberikan bantuan penguatan modal.

“Di masa pandemi Covid-19 yang telah 2 tahun lebih melanda kita, banyak para pelaku UMKM yang terkena imbas sehingga banyak yang mengalami kemunduran, bahkan ada yang tutup, karena itu, H Rachmat Hidayat memberikan bantuan modal kepada masyarakat di Lombok Timur agar dapat survive,” ujarnya.

Ahmad Amrullah ingin bantuan ini tidak dapat disalahgunakan oleh penerima untuk tujuan lain.

“Kami menyadari, para pelaku UMKM ini untuk dapat terus bertahan banyak yang terkendala dengan modal, karena itu kita hadir untuk memenuhi hal tersebut. Kami selaku perpanjangan dari H Rachmat Hidayat mempunya tanggung jawab untuj menyampaikan aspirasi masyarakan untuk ditunaikan,” tukasnya.

Lebih lanjut, Amrullah menuturkan, bantuan yang diberikan dalam rangka menjaga keberlangsungan roda-roda perekonomian yang ada di Lombok Timur. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan Sosial dan Sumur Bor di Lombok Timur

Karena itu, H Rachmat Hidayat ingin membantu secara masif para pelaku ekonomi mikro maupun menengah bagi tumbuh kembang dan semangat pelaku usaha.

Di lokasi kedua, yakni di Desa Pemongkong, Amrullah secara khusus menyampaikan kepada masyarakat bahwa H Rachmat Hidayat merupakan wakil seluruh masyarakat Lombok.

“Beliau menempatkan diri sebagai wakil masyarakat seluruhnya. Kita dibina, tolong kita tunjukkan juga konsistensi kita terhadap beliau,” bebernya.

Ketua Pemuda Desa Montong Baan Muhammad Putrajab menyampaikan apresiasi dan terima kasih tak terhingga kepada Anggota Komisi VIII DPR RI H Rachmat Hidayat yang telah mendengarkan aspirasi masyarakat.

Pihaknya berkomitmen untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan anggota DPR RI kelahiran Lombok Timur.

“Atas nama masyarakat, kami menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada H Rachmat Hidayat atas bantuan yang telah diberikan kepada pelaku UMKM,” katanya.

Pihaknya berharap dapat terus membangun komunikasi yang intens dengan H Rachmat Hidayat.(*)