Khitan Massal di Masjid Al Istiqamah Dusun Lekok Desa Gondang 

Khitan massal diikuti 31 orang anak bersamaan dengan Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Khitan secara bahasa artinya memotong kulit yang menutupi alat kelamin lelaki (penis).

Dalam bahasa Arab khitan juga digunakan sebagai nama lain alat kelamin lelaki dan perempuan seperti dalam hadist yang mengatakan “Apabila terjadi pertemuan dua khitan, maka telah wajib mandi” (H.R. Muslim, Tirmidzi dll.).

Dalam agama Islam, khitan merupakan salah satu media pensucian diri dan bukti ketundukan kita kepada ajaran agama. Dalam hadist Rasulullah s.a.w. bersabda:”Kesucian (fitrah) itu ada lima: khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memendekkan kumis dan memotong kuku” (H.R. Bukhari Muslim).

BACA JUGA: OBat Sirup Pengebab Gagal Goinjal untuk Anak-anak

Khitan mempunyai faedah bagi kesehatan karena membuang anggota tubuh yang yang menjadi tempat persembunyian kotoran

Faedah khitan: Seperti yang diungkapkan para ahli kedokteran bahwa khitan mempunyai faedah bagi kesehatan karena membuang anggota tubuh yang yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, najis dan bau yang tidak sedap. 

Air kencing mengandung semua unsur tersebut. Ketika keluar melewati kulit yang menutupi alat kelamin, maka endapan kotoran sebagian tertahan oleh kulit tersebut. Semakin lama endapan tersebut semakin banyak.

Bisa dibayangkan berapa lama seseorang melakukan kencing dalam sehari dan berapa banyak endapan yang disimpan oleh kulit penutup kelamin dalam setahun. 

Oleh karenanya beberapa penelitian medis membuktikan bahwa penderita penyakit kelamin lebih banyak dari kelangan yang tidak dikhitan. 

Begitu juga penderita penyakit berbahaya aids, kanker alat kelamin dan bahkan kanker rahim juga lebih banyak diderita oleh pasangan yang tidak dikhitan. Ini juga yang menjadi salah satu alasan non muslim di Eropa dan AS melakukan khitan.

Hitanan Massal sebanyak 31 orang anak bersamaan dengan Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid.Al Istiqamah dusun Lekok Desa Gondang Kecamatan Gangga Rabi’ul Awal 27-1443 H bertepatan dengan tanggal 23/10-2022. 

Ketua Panitia Maulid, Mu’tamar Hidayat, sampaikan pada media ini, sebelum uraian Maulud oleh Uts Ahsani Rahman,S.Pi. pimpinan ponpes Telaga Wareng Pamenang terlebih dahulu dilaksanakan Hitanan massal dan Ngurisang. 

Kebiasaan jamaah di empat (4) dusun Lekok sejak turun temurun, pada malam hari sebelum acara puncak dilaksanakan Bersanji dan Baca Hikayat sampai jelang waktu sholat Subuh.

Kemudian pagi hari H dilanjutkan dengan Ngurisan dan Hitanan. 

Usai rangkaian acara diatas baru kemudian berlangsung uraian Mailid Nabi Besar Muhammad SAW oleh Uts Ahsani Rahman,S.Pi, kemudian Zikiran, dan penutup, Mu’tamar Hidayat.

Masih di tempat yang sama, 11 orang petugas medis  dari antara lain, 3 orang dari Dinas Kesehatan KLU, Puskesmas Gangga dan Klinik Muhammadiyah.  

Terpisah, Kepala Puskesmas Gangga, Sabri, ketika dihubungi via telpon mengatakan kami pelayan masyarakat di bidang kesehatan adalah kewajiban menjalankan amanat. 

Terlebih lagi dalam membantu masyarakat yang kurang mampu untuk biaya hitan dan obat obatan. Pihaknya tetap melayani dan tidak memaksakan biaya obat dan sebagainya. 

“Ini kan hitan massal yang jumlahnya mencapai 31 orang anak”, tentu butuh biaya cukup besar,” kata Sabri. 

Meski demikian, kami tidak akan membebani mereka, tutur pria berkulit putih dan tampan ini.

Tidak ketinggalan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, diwakili oleh Sektertais Sopan Ardianto, SKM. MPH, H Zaini, S. ST, Nurdin,S.KM, turut serta bertugas dan mengawasi jalannya hitan massal 23/10.

BACA JUGA: Hari Santri Nasional 2922 di Ponpes Istiqoma Kapu KLU

Sementara, Uts Ahsani Rahman,S.Pi dalam tausiyahnya mengatakan, jika karunia terbesar Nabi Muhammad SAW menjadi rahmat seluruh alam, karena beliau adalah sosok yang sangat toleransi.

“Maka dibulan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1444 H/2022 Hijriah kita dianjurkan untuk membesarkan salawat kepada beliau dan meneladani kehidupan nya agar kita mendapat syafaatnya dan semoga kita dapat menerapkan dikehidupan sehari-hari,” pungkasnya.***

 

 




Kepala Desa antara Kebutuhan Masyarakat dan Politik Praktis

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengungkapkan pentingnya kesungguhan Kepala Desa bekerja untuk masyarakat, dan dukungan soliditas penyelenggara pemerintahan desa

LOBAR.lombokjournal.com ~ Tugas Kepala Desa dan perangkatnya seringkali berat, yang menjadi tantangan yaitu fokus pembangunan antara kebutuhan masyarakat dan politik praktis. 

Hal itu disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah saat menghadiri pelantikan Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) NTB di Hotel Puri Sharon, Senggigi, Lombok Barat,  Sabtu (22/10/22). 

BACA JUGA: Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana

Kepala Desa di NTB diminta saling mendukung dengan para Kepala Daerah di atasnya

“Oleh karena itu tugas para kepala desa memperkuat jaringan dan daya tawar desa sehingga pembangunan benar benar untuk masyarakat,” ujar Gubernur NTB

Kemampuan manajemen dan kesungguhan bekerja untuk masyarakat serta soliditas para penyelenggara Pemerintahan Desa, akan cepat melakukan percepatan pembangunan dalam skala lebih besar seperti daerah bahkan nasional. 

Ditambahkannya, penguatan kapasitas seperti sekolah kepemerintahan baik namun meningkatkan kinerja badan usaha milik desa atau mengelola anggaran dana desa dengan sebaik baiknya, cukup menjadikan desa sebagai pusat pembangunan. 

Sekretaris Jenderal DPP APDESI, Surta Wijaya berpendapat, Gubernur sebagai Kepala Daerah selama memiliki kebijakan yang menyejahterakan masyarakat desa akan memudahkan pembangunan secara menyeluruh. 

Namun demikian, ia masih menyayangkan politik anggaran Dana Desa yang belum berpihak pada kepentingan masyarakat. 

“Ada beberapa point seperti marwah pemerintahan desa yang seharusnya sejajar secara undang undang, lalu otonomi pengelolaan Dana Desa dan kesejahteraan Kepala Desa dan perangkatnya yang masih terus kami perjuangkan,” jelasnya. 

Ia menegaskan, para Kepala Desa di NTB harus berorientasi saling mendukung dengan para Kepala Daerah di atasnya yang semestinya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Siap Bekerjasama dengan PT Eco Solution Lombok

Sementara itu, Ketua DPD APDESI terpilih periode 2022 – 2027, Mastur mengatakan siap mengawal UU tentang Desa agar terwujud desa yang mandiri. ***

 




Hari Santri Nasional 2022 di Ponpes Al Istiqomah Kapu, KLU

Pada peringatan Hari Santri, Bupati Djohan Sjamsu mengatakan, penetapan hari Santri merujuk pada tercetusnya Revolusi Jihad

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH, menjadi  Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022, yang dipusatkan di Halaman Pondok Pesantren Al Istiqomah Kapu, Sabtu,( 22/10/22).  

Kata Bupati Djohan, Hari Santri milik semua yang mencintai tanah air

Apel bersama segenap Santri pada peringatan Hari Santri itu yang mengusung tema “Berdaya menjaga Martabat Kemanusiaan”, diikuti juga oleh 13 Lembaga Pendidikan Agama lainnya 

BACA JUGA: Apel Gelar Pasukan Penangghulangan Bencana

Tampak Hadir anggota DPRD KLU Nasrudin, SH.I, Kepala Kemenag KLU H.M.Ali Fikri, SH,MH, pimpinan Pondok Pesantren Al Istiqomah Kapu Ustad Hidayatullah, LC, serta undangan lainnya.

H Djohan menyampaikan, sesuai Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan Tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri.

Penetapan itu merujuk pada tercetusnya Resolusi Jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan,serta memberikan peran aktif dalam fase perjalanan Indonesia

“Santri dengan berbagai latar belakang siap sedia mendermabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara, garda terdepan dalam perjuangan kemaslahatan umat agama di Indonesia,” ujarnya.

Di depan peserta upacara Bupati Dua Priode menuturkan santri dengan segala kemampuan yang dimiliki bisa menjadi apa saja terlebih di era globalisasi para santri telah merambah berbagai bidang profesi dan keahlian.

“Hari santri bukanlah milik santri semata, tetapi milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air Indonesia,” tandasnya.

BACA JUGA: Dikes KLU Evaluasi Program JKN II Tahun 2022

Bupati Djohan juga mengajak kepada seluruh masyarakat KLU untuk ikut serta dalam memeriahkan hari santri yang diperingati setiap tahun.

“Mari kita berikhtiar berkomitmen bersama membangun negeri ini khususnya daerah kita KLU, para santri Gumi Tioq Tata Tunaq bagian dari generasi penerus bangsa dan calon pemimpin masa depan Lombok Utara,” tutup bupati.***

 




Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana

Dalam penanggulangan bencana semua pihak harus koordinasi, bekerjasama dan berkalaborasi sebagai salah satu kuncinya, kata Kapolda NTB dalam apel gelar pasukan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd., menghadiri Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana di Provinsi NTB, bertempat di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Jum’at (21/10/22).

BACA JUGA: Pemprov NTB Siap Bekerjasama dengan PT Eco Solution Lombok

Kapolda NTB dan Wagub NTB melakukan cek personel dalam apel penanggulangan bencana

Mengingat kondisi cuaca yang cukup ekstrim dan siginifikan bersama Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Purwanto bersama Wagub Umi Rohmi mengecek peralatan tim pananggulangan bencana di antaranya BPBD, Pemadam Kebakaran, Basarnas dan unsur TNI-POLRI, unsur PMI, semuanya cukup lengkap.

Dikatakan Umi Rohmi sapaan akrab Wagub, bencana tidak bisa diprediksi sehingga tidak ada kata lain selain mempersiapkan semuanya.

“Inilah kenapa apel pasukan penanggulangan bencana ini dilakukan,” tuturnya singkat.

Ditambahkan, seperti yang disampaikan Kapolda dalam penanggulangan bencana, semua pihak harus koordinasi, bekerjasama dan berkalaborasi sebagai salah satu kuncinya.

Umi Rohmi mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan untuk keselamatan bersama. 

Mengingat di tengah kondisi cuaca menurut BMKG yang terus signifikan naik selama bulan Oktober, dan November mendatang.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol, Djoko Purwanto menyampaikan rasa bangga dengan persiapan yang cukup lengkap baik dari segi fasilitas dan peralatan yang memadai.

BACA JUGA: Scoot Airline Buka Penerbangan Langsung Lombok-Singapura

“Ini adalah bentuk kesiapan kita dalam menghadapi situasi bencana,” bebernya. ***

 

 




Pemprov NTB Siap Bekerjasama dengan PT. Eco Solution Lombok

Eco Solution Lombok yang bekerjasama dengan Pemprov NTB mendukung pengembangan energi terbarukan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menyatakan kesiapannya menjalin kerjasama dengan perusahaan asal Swedia, yaitu PT. Eco Solution Lombok (ESL), yang segera melakukan berbagai pembangunan proyek di Tanjung Ringgit, Kecamatan. Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menghadiri acara Soft Launching Pembangunan PT. ESL di Tanjung Ringgit, PT. ESL akan memulai rangkaian panjang dari proyek pembangunannya yang concern terhadap energi terbarukan dan pembangunan rendah karbon. 

BACA JUGA: Scoot Airline Buka Penerbangan Langsung Lombok-Singapura

PT Eco Solution Lombok akan membantu Pemprov NTB NTB dalam pengembangan Energi terbarukan
Gubernur NTB dan Duta Besar Swedia untuk Indonesia

“Kita baru memulai kerjasama, ini satu sinyal yang bagus pemerintah Swedia memulai soft launching untuk pembangunan di Tanjung Ringgit. Mereka concern pada energi terbarukan,” katanya di Pendopo Tengah Gubernur, Kamis (20/10/22).

Gubernur berharap kerjasama NTB dengan pemerintah dan perusahaan asal Swedia tersebut dapat berjalan dengan baik.

“Ini merupakan sebuah awal, karena perjalanan panjang selalu dimulai dari langkah pertama. Semoga kerjasama dengan kami (NTB) ini akan terus berlanjut kedepannya. Dan semoga anda menikmati setiap momen kunjungan di Lombok,” tambahnya.

Sementara itu, Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Marina Berg pun menyampaikan,  pihaknya sangatlah terkesan dengan progres pembangunan dan pengembangan energi terbarukan di NTB. 

“Terima kasih banyak. Kami sangat terkesan dengan progres pembangunan sektor energi di NTB. Dan saya sangat bangga bahwa pemerintah dan perusahaan Swedia ada disini untuk berkolaborasi. Mereka disini untuk mendukung dan membantu NTB dalam pengembangan Energi Terbarukan,” ujar Marina Berg.

Untuk diketahui, Pemerintah Swedia dan Indonesia juga tergabung dalam sebuah kerjasama yang bernama Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SIS). 

BACA JUGA: Roadshow Industrialisasi di Kabupaten Dompu

Turut hadir mendampingi Gubernur pada acara tersebut, yaitu Asisten II Setda Provinsi NTB dan beberapa Kepala OPD lingkup Pemprov NTB. ***

 

 

 




UMKM NTB Ikut Event Kuliner dan Pangan Nusantara 2022

Keikutsertaan UMKM dalam event kuliner dan pangan untuk meningkatkan program bela beli produk lokal

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemprov NTB akan mengirimkan perwakilan UMKM Binaan Dinas Perdagangan untuk mengikuti Event Kuliner dan Pangan Nusantara 2022 yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) – BSD City, Tangerang, Banten, tanggal 19-23 Oktober 2022.

BACA JUGA: Scoot Airline Buka Penerbangan Langsung Lombok-Singapura

Event kuliner dan pangan ini untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian masyarakat terhadap penanganan masalah pangan, serta memperkenalkan keanekaragaman kuliner nusantara.

Perlu diketahui, pertumbuhan ekonomi di NTB khususnya pasca pandemi ini tidak lepas dari kontribusi UMKM. Maka keikutsertaan UMKM NTB dalam event ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk meningkatkan program unggulan Pemprov NTB yaitu bela beli produk lokal. 

Kepala Dinas Perdagangan NTB, Drs. H. Fathurrahman, M.Si. mengatakan, sebagai bentuk komitmen pada program unggulannya, Ia turut serta mempromosikan produk-produk UMKM. Sejumlah UMKM binaannya diajak mengikuti event nasional itu, antara lain: Sasak Maiq, UD. LBS Mandiri, CV. Pawon Pengsong Utama, dan Waroh Maju Bersama. 

BACA JUGA: Kisruh Kapal Cepat dengan Koperasi Karya Bahari di Gili

Fathurrahman berharap, adanya event ini produk-produk yang dihasilkan UMKM dapat berkembang mempelajari selera pasar, serta memperluas wilayah pemasarannya secara kompetitif baik pasar lokal maupun luar daerah.*** 

 

 




Bupati dan Wabup Lombok Utara Kunjungi Korban Tanah Longsor 

Bupati Djohan mengatakan, untuk mengurangi resiko tanah longsor, Pemerintah akan melakukan penanaman pohon di lereng gunung

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Masyarakat yang terdampak longsor dan banjir di Dusun Setangi Desa Malaka, Lombok Utara, dikunjungi  Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH bersama Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R, ST, M.Eng, Senin  (17/10/22). 

Hadir dalam kunjungan itu, Kalaksa BPBD Provinsi NTB Ruslan Abdul Gani S. Ag, Kepala DP3AP2KB Provinsi NTB Dra. T. Wismaningsih Drajadiah, Kadis Sosial PPPA KLU Faturrahman S. ST, Kades Malaka H. Akmaludin Ikhwan, S. Ap, MM.

BACA JUGA: Dinas Kesehatan KLU Turunkan Tim Penanganan Kesehatan

Bupati Lombok Utara menjanjikan Pemerintah akan mencari solusi terkait mengatasi tanah longsor

Di hadapan warga Dusun Setangi Bupati Djohan mengatakan, warga diharapkan mengambil pelajaran dari musibah bencana alam akibat utamanya longsornya tanah perbukitan. 

Untuk mengatasi agar tidak terjadi banjir maupun tanah longsor rutin tiap tahun, Pemerintah akan melakukan penanaman pohon di lereng gunung.

“Harapan pohon yang ditanam nantinya dapat kita rawat dan perihara bersama-sama,” ucapnya.

Bupati Djohan juga berharap, masyarakat yang terdampak dari tanah longsor dan banjir untuk selalu sabar menghadapi ujian tersebut.

 “Tetap bersabar dan ikhtiar, dan jangan khawatir kami selaku Pemerintah Daerah bersama  dengan Pemprov untuk mencari solusi masalah ini bagaimana kedepannya pembangunan infrastruktur untuk mengatasi masalah longsor,” ucapnya.

Sebanyak 1.088 jiwa terdampak

Kalaksa BPBD Provinsi NTB Ruslan Abdul Gani melaporkan, berdasarkan data BPBD NTB jumlah warga yang terdampak akibat banjir dan longsor yang terjadi di Dusun Setangi, Nipah dan Malimbu, Desa Menggala Pengempus Sari dan Bentek Pemenang Barat (Telaga Wareng) di Kabupaten Lombok Utara, sebanyak 353 KK atau 1.088 jiwa.

Rinciannya  Dusun Malimbu 153 KK atau 478 jiwa dengan satu unit rumah terendam, Dusun Setangi  93 KK atau 281 jiwa dengan enam unit rumah terendam, Dusun Nipah 105 KK atau 321 jiwa, Dusun Telaga Wareng 2 KK atau 8 jiwa dengan dua unit rumah terendam.

“Selain itu dampak lainnya terdapat tujuh titik jalur utama Pemenang-Senggigi  terkikis longsor sehingga masih rawan untuk dilalui oleh kendaraan,” ujarnya. 

BACA JUGA: Pemimpin Beri Cinta Tanpa Syarat, Ini Pesan Bang Zul

Bantuan yang diberikan berupa beras 475 kg, tikar matras 2 paket, Kidwear 2 boks, Perlengkapan dapur keluarga 4 boks, Terpal 2 buah, Selimut 2 buah.

Saat ini  sedang berlangsung pendataan secara seksama terkait rencana Dinas Sosial Provinsi NTB bakal turunkan bantuan. ***

 

 




Dinas Kesehatan KLU Terjunkan Tim Penanganan Kesehatan

Petugas medis dari Dinas Kesehatan Kavupaten Lombok Utara membawa bantuan obat-obatan dan masker

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara terjunkan Tim Penanganan Kesehatan (PKM) melakukan kaporitasi, dan melakukan assesement ke lokasi bencana banjir bandang dan longsor akibat curah hujan pada hari Minggu (16/10/22).

BACA JUGA: Bupati dan Wabup Lombok Utara Kunjungi Korban Tanah Longsor

Dinas Kesehatan KLU melakukan kaporitasi
Kadis Kesehatan KLU, dr. H Abdul Kadir

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, dr. H. Abdul Kadir, mengatakan, pihaknya menurunkan Tim SKM dan Puskel ke Desa Malaka Kecamatan Pamenang untuk membantu penanganan kesehatan akibat bencana banjir dan longsor, dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak bencana. 

Petugas medis yang dilengkapi dua unit mobil SKM dan Puskel disertai bantuan obat-obatan dan masker disiapkan untuk penanganan yang terdampak akibat banjir dan longsor di Malimbu dan sekitarnya di Desa Malaka Kecamatan Pamenang KLU.

Abdul Kadir menjelaskan, Kondisi terkini warga kesulitan air bersih akibat kondisi air yang ada sudah berubah warna dan tidak layak untuk di konsumsi. 

“Sejauh ini belum ada menerima laporan korban jiwa,” katanya.

Hasil assesment terdata dua orang sakit yaitu satu orang balita dan satu orang lansia. 

BACA JUGA: Festival Lasqi NTB, Tiga Peserta Asal KLU Raih Juara

Petugas kesehatan dikerahkan ke lokasi bencana banjir dan longsor, terutama penanganan anak anak balita dan lansia di Dusun Setangi dan Dusun Badung Desa Malaka Kecamatan Pamenang. ***

 

 




Festival Budaya Lombok Utara 2022 di Desa Bentek

Bupati Lombok Utara, Djohan Sjamsu menyambut antusias berlangsunya Festival Budaya di Desa Bentek

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Rumah Budaya Kembang Rampe Sammirai sebuah komunitas budaya di Kabupaten Lombok Utara menyelenggarakan kegiatan kebudayaan Pendayagunaan Ruang Publik di Lapangan Titi Palang Desa Bentek, tanggal 13 hingga 15 Oktober 2022, 

Kegiatan bertajuk “Festival Budaya Lombok Utara Tahun 2022” tersebut merupakan  Program Fasilitasi Bidang Kebudayaan Tahun 2022 dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia.

BACA JUGA: Ragam Kesenian Islami, di Festival Qasidah Lasqi

menurut Bupati Lombok Utara mengatakan kegiatan Festibal Budaya ini mengembalikan semangat seniman

Kegiatan kebudayaan ini dimaksudkan untuk menguatkan Kembali ketahanan budaya Kabupaten Lombok Utara serta membangkitkan kembali semangat dan tekad para seniman di di Bumi Tioq Tata Tunaq.

Hal itu disampaikan Ketua Pelaksana Festival Budaya Lombok Utara 2022, Sandi Justiya Putra saat pembukaan festival, Kamis (13/10/22).

Bupati Lombok Utara, H Djohan Stamsu menyampaikan dengan adanya Festival Budaya yang di selenggarakan oleh “Kembang Rampe Sammira” masyarakat bisa terhibur, berjualan dan berlangsung aman terkendali.

“Semoga ini motivasi untuk kita semua dalam membangun KLU lebih baik,” kata Bupati Djohan saat membuka Festival Budaya Lombok Utara Tahun 2022

Turut hadir Anggota DPRD Provinsi NTB H.Junaidi Arif, SP, Kapolsek Gangga AKP Remanto SH, Kabid Dikdas Dikbudpora KLU, Kepala Desa Bentek Warna Wijaya S.AP, Dalam sub-tema kegiatan kebudayaan ini diambil dari bahasa setempat yaitu  “Meriri Lombok” yang memiliki arti “Memperbaiki”.

Sehingga tujuan utama dari acara ini adalah untuk memperbaiki, menata kembali dunia kebudayaan yang sempat lumpuh di Lombok Utara karena bencana gempa bumi hingga pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini membangkitkan kegiatan budaya yang diharapkan akan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan dan ekonomi masyarakat Kabupaten Lombok Utara,” kata Sandi.

Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan kebudayaan ini adalah menguatkan kembali ketahanan budaya Lombok Utara, serta membangkitkan kembali semangat dan tekat para seniman di di Bumi Tioq Tata Tunaq.

Terpisah, Kepala Desa Bentek, Warna Wijaya, mengapresiasi kegiatan Gelar Budaya yang dimotori “Rumah Budaya Kembang Rampe Sammira”. Diharapkan, Rumah Budaya ini  menjadi salah satu sentral lembaga/Organisasi kebudayaan yang patut didorong lebih baik ke depan. 

Sisi lain, Rumah Budaya Kembang Rampe Sammira dengan kegiatan ini makin dikenal di kalangan sekolah sekolah maupun masyarakat. 

BACA JUGA: Pemda KLU Serahkan 150 Paket Sembako untuk Nelayan

“Kegiatan Gelar Budaya ini bersamaan dengan peringatan HUT Desa Bentek Ke 110 dan harus meriah dirasakan hingga ke pelosok pedusunan, agar terasa Desa Bentek ulang tahunnya, ujar Kades Bentek,” Warna Wijaya.  ***

 

 




Pemda KLU Serahkan 150 Paket Sembako untuk Nelayan 

Tiga desa nelayan mendapat paket sembako dari Pemda KLU yang diserahkan langsung oleh Bupati Djohan

TANJUNG,lombokjournal.com ~ Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (Pemda KLU)  membagikan 150 Paket Sembako untuk nelayan tiga desa di KLU, yaitu Desa Sukadana, Desa Gumantar, Desa Medana secara bergiliran, Kamis (13/10/22).

Pemda KLU menyerahkan 150 paket sembako di tiga desa nelayan

Penyerakan paket sembako yang bersumber dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mataram Timur itu dilakukan Bupati Lombok Utara H.Djohan Sjamsu di masing-masing desa 

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan, Ini Harapan Gubernur NTB

Saat menyerahkan paket sembako di Desa Medana Bupati Djohan menyampaikan, kehadirannya selain bersilaturahmi yaitu untuk membagikan paket sembako pada  nelayan. Program ini merupakan atensi pihak KPP Pratama Mataram Timur kepada masyarakat nelayan yang berada di Desa Mendana Kecamatan Tanjung setelah sehari sebelumnya di Desa Gumantar Kecamatan Kayangan dan Desa Sukadana Dana Kecamatan Bayan.

“Bantuan sembangko ini merupakan amanah dari KPP Mataram Timur, semoga dapat dimanfaatkan dan digunakan sebagaimana mestinya serta semoga dapat diterima dengan hati yang ikhlas,” tuturnya.

Masyrakat diminta sabar dalam menghadapi masalah terkait dengan perekonomian yang sedang melanda negara kita akibat Gempa, Covid-19 dan Wabah PMK.

“Harapan kita agar masyarakat dan pemerintah dapat kompak dalam membangun KLU karena pekerjaan tersebut akan terasa mudah jika dilakukan secara bersama-sama, dukung pemerintah daerah dalam menjalankan setiap tugasnya,” pinta bupati.

BACA JUGA: Bupati Djohan resmikan Masjid Silaturahim SMPN 3 Kayangan

Penyerahan secara simbolis paket sembako kepada perwakilan warga masyarakat dan dilanjutkan dengan foto bersama.***