Gubernur NTB, Bersama Forkopimda Gelar Patroli

Menjelang pergantian tahun, Gubernur NTB bersama Kapolda NTB, dan Danrem serta Forkopimda Provinsi NTB, juga menyempatkan mengunjungi Pondok Pesantren 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Untuk memastikan pergantian tahun baru 2023 berlangsung aman dan tenteram, Gubernur NTB ZulkieflimansyaH bersama Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto, beserta Danrem dan Forkopimda Provinsi NTB, gelar patroli malam tahun baru.

BACA JUGA: Gubernur NTB Terima Penghargaan dari Kapolda NTB

Gubernur NTB versama Forkonpinda memastikan tahun baru aman .”Bersama Pak Kapolda dan Pak Danrem di Mandalika dan tempat-tempat lain di NTB memastikan pergantian tahun di NTB berlangsung dengan aman dan tenteram,” tutur Bang Zul sapaan Gubernur NTB di Mandalika, Sabtu (31/12/22) malam 

Malam itu Gubernur NTB menghimbau kepada masyarakat agar tidak mengisi tahun baru dengan hura-hura. 

Melainkan dengan banyak merenungi apa saja yang telah dilakukan selama satu tahun terakhit dan berdoa. Agar di tahun yang akan datang akan menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. 

“Hindari merayakan tahun baru dengan hura hura. Isi dengan banyak merenung dan berdoa agar tahun 2023 lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Amiiin,” harap Gubernur.

Sebelumnya, Gubernur bersama rombongan mengunjungi beberapa tempat,  seperti menggunjungi Pondok Pesantren Darus Siddiqien NW di Mertak Paok  Lombok Tengah, Desa Wisata Tete Batu, hingga Berkunjung ke Yayasan Ar Rahman Masbagik Lombok Timur. 

BACA JUGA: Bantuan Bencana untuk Korban Bencana Ekstrim

Dan membagikan santunan ke anak-anak yatim, ke ibu-ibu lanjut usia, dan para santri di bawah bimbingan Yayasan hingga bertemu UMKM di Masbagik. ***

 

 




Kamus Digital Bahasa SASAMBO-Indonesia, Dirilis  

Keberhasilan Kantor Bahasa Provinsi NTB berupa pembuatan aplikasi digital, antara lain kamus bahasa daerah NTB-Indonesia berbasis laman dan andoid

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB Dr. Puji Retno Hardiningtyas S.S., M.Hum,  menyampaikan  keberhasilan dan capaian serta inovasi dalam program yang telah diperoleh hingga tahun 2022.

Capaian dan inovasi dari Kantor Bahasa Provinsi NTB, yakni telah merilis Kamus Bahasa Sasak, Samawa dan Mbojo (SASAMBO), yang dapat diakses secara digital oleh masyarakat umum. 

BACA JUGA: Validitas Data jadi Preioritas dalam Penanggulangan Kemiskinan di NTB

Kantor Bahasa Provinsi NTB merilis Kamus Bahasa Sasak, Samawa dan Mbojo (SASAMBO)

“Inovasi dalam hal pelayanan pada masyarakat, berupa  pembuatan aplikasi digital,  Sistem  Informasi, Data, dan Layanan (Sidaya) berbasis laman dan Android, aplikasi Kamus dalam Jaringan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (Kadaring SIBI) berbasis, dan Kamus Bahasa Sasak-Indonesia, Kamus Bahasa Samawa-Indonesia, dan Kamus Bahasa Mbojo-Indonesia berbasis laman dan Android,” terang Doktor Retno di Kantornya, Jumat (30/12/22).

Menurut Dr. Puji Retno Hardiningtyas S.S., M.Hum, capaian dan keberhasilan program yang diperoleh tidak terlepas dari kerjasama, sinergi dan kolaborasi yang dibangun, baik secara internal maupun ekternal dengan semua pihak. 

Khususnya dukungan Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Hj. Sitti Rohmi Djalilah, yang telah menghibahkan tanah dari Pemerintah Provinsi pada tanggal 28 Oktober 2022.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Gubernur dan Bu Wagub yang senantiasa mendukung kami. Kami terus berupaya mengembangkan diri dalam inovasi. Karena itu salahsatu kunci keberhasilan program,” kata Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB yang berada dalam naungan Kemendikbudristek RI tersebut. 

Sementara dalam aspek pencapaian program,  yaitu 1.000 usulan kosakata bahasa daerah NTB yang telah dikirim ke redaksi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), 292 penambahan kosakata Kamus Bahasa Sasak—Indonesia, 130 penambahan kosakata Kamus Bahasa Samawa— Indonesia, dan 292 penambahan kosakata Kamus Bahasa Mbojo—Indonesia.

“Termasuk produk perkamusan yang telah diterbitkan oleh Kantor Bahasa Provinsi NTB 

pada tahun 2022, yaitu Kamus Bahasa Daerah NTB-Indonesia dan Ensiklopedia Sastra Daerah di Nusa Tenggara Barat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Diskominfotik NTB Baiq Nelly Yuniarti yang diwakili Kepala UPT. Pusat Layanan Digital Anugrah Fajar Fahrurazie turut menyampaikan selamat atas kontribusi dan inovasi yang telah dilakukan Kantor Bahasa Provinsi NTB. 

“Menyampaikan salam hormat pimpinan, dan selamat atas capaian serta inovasi Digital yang telah dilakukan, khususnya kamus bahasa daerah yang kini dapat diakses oleh warga NTB. Tentu akan kami terus sosialisasikan sehingga kebermanfaatannya kian terasa,” terang Fajar. 

Capaian lain Kantor Bahasa Provinsi NTB adalah, terfasilitasi layanan profesional kebahasaan dan penutur bahasa terbina. 

Sebanyak  200 peserta dari 60 ODP se-NTB telah mengikuti pendampingan secara luring yang diselenggarakan di Kab. Lombok Barat, 21 lembaga yang mengikuti Lomba Wajah Bahasa pada bulan Oktober 2022, dan 15 lembaga terbaik yang diberikan apresiasi atas pengutamaan bahasa negara pada Lomba Wajah Bahasa Oktober 2022.

Capaian program Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) , yaitu 3.062 peserta UKBI bagi siswa dengan rincian yang terdiri atas siswa SD pada 7 sekolah, siswa SMP pada 3 sekolah, dan siswa SMA/SMK pada 5 sekolah dan 125 peserta UKBI Penerimaan Negara 

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Beringin Sila di Sumbawa

Bukan Pajak (PNBP) yang terdiri atas guru SD, mahasiswa, dan mahasiswa beasiswa unggulan.

Ada juga kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Distribusi Buku, Gerakan untuk Literasi Semesta (Geulis), melakukan pemberdayaan komunitas penggerak literasi pada bulan Februari, Maret, dan Agustus tahun 2022 dengan total sebanyak 103 komunitas penggerak literasi yang tersebar di pulau Lombok dan Sumbawa.

Melakukan Bimbingan dan Pelatihan di Kabupaten Sumbawa pada bulan Maret 2022 kepada 35 peserta pegiat/pengajar/lembaga BIPA dan Kantor Bahasa Provinsi NTB mengadakan Lomba Bercerita dan Membaca bagi Pemelajar Asing di NTB pada bulan Agustus 2022, yang diikuti 40 peserta pemelajar asing. ***

 




Kalimat Ucapan yang Benar, “ Umat Islam” atau “Umat Muslim”

Membaca kalimat di berbagai media, seolah-olah sama penggunaan frase “umat Islam” atau “umat muslim”, padahal ada penggunaan yang tidak tepat

MATARAM.lombokjournal.com – Dalam berita di berbagai media, pembaca terbiasa membaca kalimat, misalnya “tiap hari Jum’at umat Islam melaksanakan sholat Jum’at di masjid”, atau terkadang “tiap hari Jum’at umat muslim melaksanakan sholat Jum’at di masjid”.

Atau lebih sering selama selama bulan Ramadhan atau puasa, kita akan terbiasa mendengar dan melihat ucapan-ucapan “Selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat Islam” atau terkadang “Selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat muslim”.

BACA JUGA: Simbol Pluralisme Pulau Seribu Masjid

Karena terbiasa membaca kalimat itu, seolah-olah kaliman kedua kalimat ucapan itu memiliki arti yang sama.

Padahal, jika diperhatikan, ada penggunaan kata yang kurang tepat di dalamnya.

Kalau kita kemudian merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata umat memiliki arti (1) ‘para penganut (pemeluk, pengikut) suatu agama; penganut nabi’ atau (2) ‘makhluk manusia’.

Maka dari itu, penggunaannya harus diikuti dengan nama agama atau nama nabi. Contohnya adalah ungkapan umat Islam atau umat Nabi Nuh.

Sementara itu, kata muslim dalam KBBI memiliki arti ‘penganut agama Islam’.

Dengan demikian, jika kita menggunakan ungkapan umat Muslim, maka artinya adalah umat yang mengikuti penganut agama Islam.

Mereka, umat yang dimaksud dalam ungkapan tersebut, mengikuti orang (penganut) yang beragama Islam, bukan agamanya.

Tentu saja frasa tersebut tidaklah tepat untuk digunakan.

BACA JUGA: Gubernur NTB Terima Penghargaan dari Kapolda NTB

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka ungkapan yang paling tepat adalah umat Islam bukan umat muslim. ***

 




Gubernur NTB Terima Penghargaan dari Kapolda NTB 

Kapolda NTB mengapresiasi Gubernur NTB atas kontribusi Pemprov NTB baik sebagai mitra Polri maupun dalam peningkatan prasarana Polda NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Zulkieflimansyah, menerima penghargaan dari Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Purwanto yang berlangsung di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Jumat (30/12/22).

BACA JUGA: Bantuan Bencana untuk Korban Bencana Cuaca Ekstrim 

Kapolda NTB menyampaikan penghargaan kepada Gubernur NTB seluruh Kepala Daerah di NTB
Kapolda NTB bersama Gubernur NTB dan seluruh Kepala Daerah se NTB

Penghargaan itu diberikan atas kontribusi  Pemprov NTB kepada Polda NTB dalam kerjasama dan kolaborasi untuk mewujudkan NTB yang aman dan Gemilang, 

Irjen Pol Djoko Purwanto menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Provinsi NTB yang memberikan kontribusi, baik sebagai mitra Polri dan masyarakat dalam meningkatkan sarana prasarana Polda NTB dan jajarannya.

“Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kalaborasi dan kerjasama dalam mewujudkan NTB Gemilang,” tuturnya. 

Kapolda NTB mengatakan, tugas Polisi tidak menjadi apa-apa dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif bila tidak ada pola kerjasama dan kemitraan yang dibangun.

“Kerjasama itu terdiri dari komunikasi, koordinasi dan kolaborasi. Oleh karena itu tanpa kolaborasi dan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB, maupun Pemerintah Kabupaten/Kota dalam membangun kerjasama, maka kami tidak dapat melaksanakan tugas kepolisian dengan baik,” ujarnya.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmikan Huntap Korban Banjir di Bima

Selanjutnya, dilakukan pemusnahan barang bukti Narkotika dan Miras hasil pengungkapan Ditresnarkoba Polda NTB tahun 2022 oleh Gubernur yang akrab disapa Bang Zul bersama Kapolda NTB, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala BNN dan pejabat lainnya menggunakan mobil pemusnahan. ***

 

 




Bantuan Bencana untuk Korban Bencana Cuaca Ekstrim 

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah NTB menyalurkan bantuan bagi korban bencana cuasa ekstrim

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengapresiasi bantuan yang diberikan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi NTB untuk para korban bencana cuaca ekstrim yang melanda dalam waktu belakangan ini hingga perkiraan beberapa waktu ke depan.

Penyerahan secara simbolis bantuan sebesar Rp 300,000,000,- tersebut dilakukan di Aula Pendopo Wagub NTB, pada Kamis (29/12/22).

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmikan Huntap Korban Bencana Banjir di Bima

Wagub mengatakan, bantuan dari BI dan BMPD untuk mengatasi kondisi emergency

“Terimakasih semua, memang modal kita di saat masa sekarang ini adalah gotong royong, dengan bersama insyaallah bisa teratasi dengan baik,” ungkap Ummi Rohmi.

Bantuan yang akan diberikan tersebut akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menangani kondisi emergency selama bencana akhir dan awal tahun seperti perkiraan saat ini.

Untuk relokasi, persiapan jangka pendek maupun jangka panjang juga tengah dirancang oleh Pemprov bersama Pemkab/Pemkot.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Heru Saptaji menjelaskan bahwa bantuan senilai Rp 300,000,000,- dibagi menjadi Rp 200,000,000,-  berupa barang yang terdiri dari selimut, terpal untuk alas tidur, makanan siap saji seperti indomie, makanan kaleng seperti sarden dan sebagainya, popok bayi dan orang dewasa, dan tidak lupa pula obat-obatan didalamnya. 

Sedangkan untuk yang Rp 100,000,000,- berupa uang tunai, yang di harapkan nantinya secara teknis di lapangan bisa disesuaikan dengan kebutuhan lainnya.

“Bantuan ini berasal dari BI, Ikatan Pegawai BI yang merupakan bentuk kepedulian dari pegawai BI, kemudian juga dari perbankan bank umum dalam wadah BMPD Provinsi NTB, juga didalamnya ada NTB Syariah juga,” jelas Kepala BI NTB.

Dalam konteks ini merupakan bentuk respon cepat tanggap untuk memberikan perhatian, empati, juga sekaligus semangat berbagi. 

BACA JUGA: Validasi Data Jadi Prioritas Penanggulangan Kemiskinan di NTB

“Mudahan-mudahan semangat kami dan kepedulian kami ini dengan sedikit bantuan yang kami berikan dapat meringankan, bencana yang ada dapat segera di tangani bagi saudara-saudara kita. Semoga bencananya segera berakhir, cuaca ekstrim segera berlalu, inflasi bisa terkendali, perekonomian pulih dan tumbuh kembali,” tutup Heru. ***

 




Presiden Jokowi Resmikan Huntap Korban Banjir di Bima

Gubernur NTB ikut mendampingi Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat secara simbolis, kepada masyarakat yang tinggal di hunian tetap (Huntap)

BIMA.lombokjournal.com ~ Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo didampingi Gubernur NTB Zulkieflimansyah, meresmikan Hunian Tetap (Huntap), Kamis (29/12/2022) di Desa Tambe kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Presiden Jokowi mengatakan huntap yang dibangun lebih baik dari rumah sebelumnya
Hunian tetap yang diresmikan

“Pada hari ini, Hunian Teta (Huntap) untuk korban banjir bandang pasca badai seroja tahun 2021, saya nyatakan diresmikan,” ucap Presiden Jokowi.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Beringin Sila Sumbawa

Disampaikan Jokowi, Huntap ini dibangun bagi masyarakat Kabupaten Bima korban banjir bandang akibat badai Seroja, tahun 2021. 

Setelah dibangun dan selesai, sekarang Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat secara simbolis, kepada masyarakat yang tinggal di Huntap.

Diharapkan, Huntap Tambe dapat menjadi lingkungan yang Asri, Hijau dan nyaman bagi para penghuninya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi bersama Gubernur dan Bupati Bima meninjau sejumlah Fasilitas umum (Fasum) dan Musholla. Selain itu,  Presiden juga melihat langsung kondisi beberapa rumah relokasi.

“Saya berharap rumah relokasi yang telah dibangun ini, lebih baik dari pada rumah sebelumnya, mohon dijaga seluruh fasilitasnya,” harap Jokowi.

Didampingi Ibu Negara Iriana, Gubernur NTB, Menteri PUPR, Mensesneg, Menteri Agraria/BPN, ketua TP.PKK Provinsi NTB, Bupati Bima, Bupati Dompu, Walikota Kota Bima, dan sejumlah rombongan, Jokowi menyambangi dan menyapa masyarakat usai peresmian tersebut.

Peresmian  Huntap sebanyak 185 Unit Rumah tipe 36 yang dibangun di Kabuaten Bima, dan sebanyak 107 unit juga dibangun di Kabupaten Dompu. 

Sebelum peresmian Huntap, Gubernur NTB  mendampingi Presiden meninjau pemanfaatan pasar Sila di kecamatan Bolo, yang dibangun oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag).

BACA JUGA: Gubernur NTB Tinjau Rumah Jompo Meci Angi di Bima

Presiden Joko Widodo bersama, Gubernur NTB, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono dan sejumlah rombongan, langsung bertolak ke Kabupaten Sumbawa, untuk meresmikan Bendungan Beringin Sila dan meninjau pasar di Kabuaten Sumbawa. ***

 




Kesiapan Peresmian Huntap, Gubernur dan Menteri PUPR Tinjau Lokasi

Gubernur NTB bersama Menteri PUPR meninjau kepastian kesiapan peresmian hunian tetap (Huntap) di Kecamatan Bolo

BIMA.lombokjournal.com ~ Untuk memastikan kelancaran dalam peresmian hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima tahun 2021 yang lalu, oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, 

BACA JUGA: Gubernur NTB Tinjau Panti Jompo Meci Angi Bima

Menteri PUPR dan Gubernur NTB memeriksa kesiapan peresmian huntap di Bolo

Gubernur NTB. Zulkieflimansyah dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri, meninjau lokasi persmian hunian tetap (Huntap) di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Rabu (28/12/22) malam.  

“Bersama Pak Menteri PUPR dan Ibu Bupati Bima mengunjungi Huntap yang akan di resmikan besok di Bolo,” kata Gubernur NTB di Desa Tambe Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

Masyarakat antusias menyambut Gubernur, Menteri PUPR dan Bupati Bima, yang melihat langsung kesiapan agenda peresmian Huntap.

“Hunian ini dibangun untuk masyarakat yang terdampak banjir tahun 2021. Masyarakat riang gembira pindah ke lokasi yang sangat nyaman ini,” ujar Bang Zul.

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB ini mengingatkan Kepala Daerah, untuk memanfaatkan momentum setiap ada kunjungan pejabat pusat atau menteri ke daerah.

“Para kepala Daerah memang harus jeli dalam menggakselerasi pembangunan di daerah kita, dan tak melulu bersandar pada APBD kita,” pesan Gubernur.

BACA JUGA: Aksi Bersih-bersih Pantai Kembali Dimasifkan

Usai meninjau hunian tetap, Gubernur NTB bersama Presiden Jokowi, Ketua MK, Mensesneg, Menteri PUPR serta Bupati dan Wabup Bima, bertemu dan berdiskusi di kediaman rumah dinas Ketua MK. ***

 




Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Beringin Sila Sumbawa

Saat peresmian bendungan Beringin Sila, Presiden Jokowi menegaskan pembangunan bendungan itu sebagai  pemerataan pembangunan infrastruktur

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo didampingi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah meresmikan Bendungan Beringin Sila di Desa Motong, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Kamis (29/12/22).

Bendungan Beringin Sila merupakan peresmian Bendungan ke empat dari 6 bendungan yang telah dibangun di wilayah NTB. Di samping Bendungan Beringin Sila, tiga bendungan yang telah diresmikan yakni Bendungan Tanju (Dompu), Bendungan Mila (Dompu) dan  Bendungan Bintang Bano (KSB). 

BACA JUGA: Presiden Jokowi Melakukan Kunjungan Kerja di Bima

Presiden Jokowi berharap, peresmian Bendungan Beringin Sila menambah masa tanam petani

Sedangkan bendungan Meninting (Lombok Barat) dan Bendungan Tiu Suntuk (KSB) ditargetkan akan diresmikan tahun 2023.

Presiden Jokowi yang didampingi Menteri PUPR, Gubernur NTB, Bupati Sumbawa dan sejumlah pejabat terkait,bersyukur bendungan sudah selesai dibangun dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. 

“Kunci pembangunan di NTB adalah ketersediaan air. Dengan adanya suplai air yang kontinyu dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya satu kali tanam setahun, bisa bertambah menjadi 2-3 kali tanam,” imbuh presiden.

Menurutnya, pembangunan enam bendungan di wilayah NTB sejak tahun 2015 lalu, merupakan wujud pemerataan pembangunan infrastruktur untuk mendukung ketersedian air dan ketahanan pangan nasional, 

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan pembangunan Bendungan Beringin Sila dilakukan sejak Januari 2019 dengan biaya sebesar Rp1.721 triliun. 

Pembangunan dilakukan dalam dua paket dimana Paket I dilaksanakan oleh PT Abipraya – Mina (KSO), sedangkan Paket II oleh PT Nindya – Lestari (KSO) dan supervisi dilaksanakan oleh PT Indra Karya– Bina – Tuah (KSO).

Konstruksi Bendungan Beringin Sila didesain dengan tinggi 70,5 m, panjang 787,58 m, dan lebar puncak 12 m. Dengan total kapasitas tampungan 27,46 juta m3 dan luas genangan 126 Ha. 

Bendungan ini nantinya akan mampu mengairi lahan seluas 3.500 Ha dan menghasilkan air baku sebesar 76 liter/detik untuk mendukung pertanian di Kabupaten Sumbawa. 

BACA JUGA: Monitoring Ketersediaan Stok dan Harga Pangan di NTB 

Selain itu, kehadiran bendungan ini juga memberikan manfaat untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) sebesar 1,4 MW, reduksi banjir sebesar 90,37 m3/detik, serta potensi sebagai tempat pariwisata, perikanan tangkap, dan tempat konservasi. ***

 

 




Gubernur NTB Tinjau Panti Jompo Meci Angi Bima

Kata Gubernur NTB, Panti Jompo merupakan komunitas di mana orang-orang se-usia menemukan teman ngobrol dan bercerita masa lalu

BIMA.lombokjournal.com ~ Di sela menyambut kedatangan Presiden RI Ir.H. Joko Widodo, dalam rangka kunjungan kerjanya di Bima, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, menyambangi Panti Sosial Lanjut Usia ( PSLU ) Meci Angi Bima, Rabu (28/12/2022) di Kota Bima.

Bang Zul sapaan Gubernur mengaku senang berkunjung ke Panti Jompo Meci Angi Bima.  Di depan penghuni panti, Gubernur memberi semangat kepada para lansia. 

BACA JUGA: Presiden Jokowi Melakukan Kunjungan Kerja di Bima

Gubernur mengatakan, Panti Jompo merupakan tempat bertemunya orang tua bernostalgia

Menurutnya, Panti Jompo  bukan tempat buangan bagi orang tua yang sepuh dan dianggap  memberatkan dan merepotkan keluarga.

“Panti Jompo sejatinya adalah komunitas di mana orang-orang se-usia menemukan teman ngobrol sepadan sambil bernostalgia tentang masa lalu bersama-sama. Sehingga sisa-sisa hari menjadi lebih punya arti dan punya makna,” ungkap Bang Zul

Sementara itu, Kepala Panti Sosial Lanjut Usia ( PSLU ) Meci Angi Bima Dinas Sosial Provinsi NTB,  Rahmat Hidayat, S. Pd , mengatakan, kedatangan Gubernur NTB, memotivasi dan mensuport para lansia dan PSLU.

“Kami sangat senang disambangi pak Gubernur. Kunjungan ini sangat menyemangati warga disini,” kata Rahmat Hidayat.

Lebih lanjut jelas Kepala PSLU  Meci Angi Bima, kedatangan orang nomor satu di NTB ini, untuk memastikan kelayakan panti bagi para penghuni disini.

Salahsatu penghuni panti, Ahmad Daeken (68) mengaku senang sekali dengan kehadiran Gubernur NTB.

“Saya terharu dan senang, dikunjungi pak Gubernur NTB,” ujarnya.

Sambil menungggu kedatangan Presiden Jokowi di Bima, Gubernur NTB sempat berkunjung ke Pantai KOLO Kota Bima, yang merupakan salahsatu destinasi wisata yang menyajikan kuliner ikan Bakar dan Singang.

Bang Zul juga sempat bersilaturrahim ke kediaman Dr Firmansyah di Rabadompu Kota Bima dan bertemu dengan warga disekitar lingkungan tersebut.

BACA JUGA: Aksi Bersih-bersih Pantai Kembali Dimasifkan

Selain itu,  Bang Zul bersama salah seorang anggota DPRD dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov. NTB juga menyambangi dan sempat bertemu dan berdialog dengan masyarakat Monta Dalam Kabupaten Bima.  ***

 

 




Presiden Jokowi Melakukan Kunjungan Kerja di Bima

Kunjungan kerja Presiden Jokowi meresmikan Hunian Tetap (Huntap) untuk masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Bolo tahun 2021 

BIMA.lombokjournal.com ~ Presiden RI, Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kerja (kunker), Rabu (28/12/2022) di Bima.

Kedatangan Kapala Negara di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima, Nusa Tenggara Barat disambut Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah bersama Bupati Bima dan pejabat lainnya, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Presidwn Jokowi.

BACA JUGA: Gubernur NTB Kunjungi Panti Jompo Meci Angi Bima

Kedatangan Presiden Jokowi disambut di Bandara

Tarian Wura Bongi Monca, tarian tradisional masyarakat suku Mbojo, memeriahkan sambutan pada tamu kehormatan. 

Gubernur NTB beserta Bupati Bima dan pejabat lainnya, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Presiden Jokowi.

“Selamat datang Pak Jokowi di Bima,” sambut Bang Zul, sapaan Gubernur, didampingi Ketua TP.PKK Prov. NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati.

Kedatangan Jokowi di Bima untuk meninjau dan meresmikan Hunian Tetap (Huntap) yang dibangun oleh Kementerian PUPR di desa Tambe, bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di kecamatan Bolo Kabupaten Bima tahun 2021 yang lalu.

Kamis pagi (29/12/022) Presiden Jokowi, Gubernur NTB,  Menteri PUPR  dan pejabat lainnya akan meninjau langsung  sebanyak 185 Unit Rumah tipe 36 yang dibangun menggunakan tanah milik Pemerintah Daerah seluas 3,5 ha,  menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).

Setelah itu, Gubernur Bang Zul juga akan mendampingi Presiden meninjau pemanfaatan pasar Sila di kecamatan Bolo, yang pembangunan bersumber dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

BACA JUGA: Pemilahan Sampah Dukung Pertanian dan Kesehatan

Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono bersama Gubernur Zul, usai meresmikan Huntap langsung bertolak ke Kabuaten Sumbawa, untuk meresmikan Bendungan Beringin Sila merupakan satu dari enam bendungan proyek strategis nasional (PSN) yang dibangun di NTB. ***