Pj Gubernur meresmikan jembatan Jatibaru dengan panjang mencapai 10 meter yang.selesai dibangun pada tahun 2023
BIMA.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, meresmikan Jembatan Jatibaru, Jum’at (23/02/24).
Jembatan yang terletak di Jalan Datuk Dibanta-Batas Kota ini, selesai dibangun pada tahun 2023 dengan panjang mencapai 10 meter.
Proyek pembangunan Jermbatan Jatibaru ini dilaksanakan oleh kontraktor CV. Yunita. Dengan supervisidari konsultan CV. Asriguna Kreasi Samawa. Dana pembangunan jembatan senilai Rp 3,9 miliar berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN.
Pada acara peresmian jembatan tersebut, Pj Gubernur NTB, Miq Gite, memberikan imbauan kepada masyarakat untuk secara masif melakukan penanaman pohon.
Hal ini diharapkan dapat menjaga keasrian dan kelestarian Provinsi NTB serta melindungi daerah tersebut dari berbagai ancaman bencana yang dapat disebabkan oleh penebangan pohon.
“Setelah peresmian jembatan ini, mari kita bersama-sama menanam pohon. Jangan hanya fokus pada penebangan, tetapi prioritaskan juga penanaman pohon agar ketika terjadi hujan, pohon dapat menyerap air sehingga dapat mencegah banjir,” ujar Miq Gite kepada masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.
Pada kesempatan ini, Pj Walikota Bima, H. Muhammad Rum, turut mendampingi Pj Gubernur NTB di Jatibaru. Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran dinas PUPR dan berbagai unsur masyarakat.
Setelah menyelesaikan kunjung kerja di Jatibaru, Miq Gite mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi potensi banjir. Yakni dengan melakukan penanaman pohon secara kolektif, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan demi lingkungan yang sehat dan segar.
“Lingkungan lestari, alam bestari,” tambahnya. nov/dyd
Aset Pemprov NTB Dihibahkan untuk Tugas Pemerintahan
Penyerahan aset berupa gedung dan lahan dari Pemerintah Provinsi NTB diharapkan melancarkan tugas pemerintahan yang jadi kewenangan masing-masing
MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi menandatangani penyerahan aset, yakni Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), Berita Acara Serah Terima (BAST), dan Berita Acara Serah Terima Sementara (BASTS).
Penandatanganan serah terima itu antara Pemerintah Provinsi NTB dengan Pemerintah Kota Mataram, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Mataram, Kamis (22/02/24) di Kantor Gubernur NTB.
Pemerintah Provinsi NTB menghibahkan gedung dan lahan dengan rincian sebagai berikut:
(1) aset di Jalan Langko dan Jalan Majapahit kepada Pemerintah Kota Mataram,
(2) aset gedung Ditlantas kepada Kepolisian Daerah NTB, dan
(3) aset di kawasan Kebun Kopi kepada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Mataram.
Selain itu, Pemerintah Kota Mataram juga menghibahkan kepada Pemerintah Provinsi NTB yaitu kawasan Kebun Kongok dan kawasan di Lingkar Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB.
Penyerahan aset itu bertujuan untuk kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan yang menjadi kewenangan masing-masing.
“Mudah-mudahan dapat kita dimanfaatkan oleh masyarakat, dapat untuk peningkatan kualitas pelayanan kita kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu, Pj. Gubernur NTB juga berharap dukungan seperti ini terus berkelanjutan untuk akselerasi pembangunan pemerintahan.
Penandatanganan ini dihadiri dan disaksikan oleh Pj. Sekda Prov. NTB, Walikota Mataram, Wakapolda NTB, Sekda Kota Mataram, Kepala BPKAD Prov. NTB, Kepala BKD Kota Mataram, Kepala dan Sekretaris Pengadilan Tinggi Tata Usaha Kota Mataram, dan Karo Hukum Setda Prov. NTB. Novita/her
Kerja Sama NTB-AS, PJ Gubernur Bertemu Perwakilan Konjen AS
Lalu Gita Ariadi menyoroti potensiyang dimiliki NTB yang membuka peluang kerja sama investasi yang tersedia bagi investor dari Amerika Serikat
MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Gita Ariadi bertemu perwakilan Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat, untuk memperkuat kerja sama antara NTB dan Amerika Serikat dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi, investasi, pendidikan, dan pariwisata.
Pertemuan itu membahas Pj Gubernur NTB dan perwakilan Konsulat Jenderal Amerika Serikat membahas berbagai potensikerja sama yang dapat ditingkatkan di masa mendatang.
Mereka saling bertukar pandangan peluang kerja sama di bidang nvestasi, pertukaran pelajar, program pendidikan, dan promosi pariwisata, dengan tujuan untuk saling menguntungkan kedua belah pihak.
Pj Gubernur NTB menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan komitmenNTB dalam memperkuat kerja sama bilateral dengan Amerika Serikat.
Lalu Gita Ariadi juga menyoroti potensi-potensi yang dimiliki NTB yang bisa membukapeluang investasi yang tersedia bagi investor asing, termasuk dari Amerika Serikat.
“Kami ingin tingkatkan SDM dan kami ingin sebanyak-banyaknya putra putri NTB mengakses beasiswa,” kata Gubentur NTB di Ruang tamu Gubernur NTB, Rabu (21/02/24).
Perwakilan Konsulat Jenderal Amerika Serikat, Jhon Mc Daniel, menyambut baik hubungan erat antara NTB dan Amerika Serikat dalam berbagai sektor.
Mereka juga menyampaikan ketertarikan dalam menjajaki lebih lanjut peluangdi bidang-bidang strategisyang menjadi fokus pembangunan NTB.
“Senang jika kerja sama ini bisa terjalin. Sekarang kami mencoba mencari mahasiswa di luar pulau Jawa,” jelasnya.
Dengan sinergi yang kuat, lanjutnya, diharapkan hubungan bilateral ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kedua belah pihak, serta mempercepat pembangunan dan kemajuan di NTB.
Waspadai Curah Hujan Tinggi, Pemprov NTB Sigap Koordinasi kab/kota dan beri bantuan warga terdampak Banjir Sumbawa, Dompu dan Bima
MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) sigap melakukan koordinasi bersama Kabupaten/Kota untuk mewasdai curah hujan tinggi. Dan memberikan bantuan warga terdampak banjir yang terjadi di Sumbawa, Dompu dan Kota Bima yang pada, Jum’at (09/02/24).
Untuk mewaspadai curah hujan tinggi, Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi pun memberikan instruksikepada Pj Sekda dan Kepala OPD terkait untuk bergerak cepat, seperti kepada Kepala Dinas Sosial, Kepala Pelaksana BPBD, Asiste III, Kepala Dinas LHK. Seperti Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Bank NTB Syariah dan berbagai stakeholders terkait.
Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy menyampaikan, instruksi PJ Gubernur NTB terkait curah hujan tersebut. Sekaligus memberikan ruang kewaspadaandan segera bergerak cepat untuk mengerahkan sumber daya dan melihat kondisi masyarakat serta memberikan bantuan secepatnya.
Dalam kewaspadaan mengantisipasicurah hujan itu, dari laporan Tim Tagana Dinsos dan BPBD sudah berdiri dapur umum, dan secara berangsur-angsur air surut dan bantuan pun diberikan kepada warga yang terdampak.
“Bantuan beras dari koordinasi Dinas DKP dengan Bulog segera diserahkan juga. Gotong royong bersama TNI Polri dan Pemerintah setempat juga dilakukan membersihkan fasum-fasum yang terdampak genangan banjir,” jelas Najam.
Najam menghimbau seluruh masyarakat, agar tetap waspada dengan kondisi curah hujan tinggi dan cuaca yang ekstrim yang melanda sebagian wilayah di NTB.
Diharapkan seluruh masyarakat dan pemerintah dari tingkat Desa, Kecamatan, hingga kab/Kota dapat terus berhati-hati dan bersinergi dalam kesiapsiagaan waspada bencana alam.
“Saat ini kondisi curah hujan tinggi dan cuaca ekstrim di beberap wilayah NTB, sehingga diharapkan masyarakat dan pemerintah harus siap siaga dari tingkat desa, kecamatan hingga kab/kota. Pemerintah Provinsi NTB siap dan sigap mengkoordinasikan melalui dinas terkait, sehingga bisa melakukan antisipasi dan memberikan bantuan serta merta bagi warga yang terdampak,” jelasnya. ***
Kadis PUPR Lombok Barat Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Madinah
Pembangunan Masjid Nurul Madinah Desa Kuranji Dalang dimulai dengan Peletakan Batu Pertama yang dilakukan Kadis PUPR Lombok Barat, Lalu Winengan
LOBAR.LombokJournal.com ~ Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Barat, Ir. HK. Lalu Winengan lakukan peletakan batu pertamapembangunan masjid Nurul Madinah, BTN Royal Madinah, Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (07/02/24).
Prosesi dilakukan secara khidmat, secara resmi sebagai penanda dimulainya pengerjaan pembangunan masjid Nurul Madinah.
Kedatangan Lalu Winengan dalam kegiatan ini adalah dalam kapasitasnya mewakili Hj. Sumiatun, Bupati Kabupaten Lombok Barat yang berhalangan hadir. Pasalnya saat ini Bupati harus melaksanakan kegiatan kedinasan di Bali.
“Mewakili Ibu Bupati, saya menyampaikan permohonan maaf karena beliau tidak bisa hadir di sini. Ibu Bupati hari ini sedang ada kegiatan di Bali. Saya juga sebenarnya ada kegiatan di Lombok Tengah, namun karena urusan pembangunan masjid ini penting bagi saya. Makanya saya harus hadir,” Jelas Lalu Winengan mengawali sambutannya, hari Rabu (07/02).
Masyarakat diminta untuk tidak khawatir atas niat untuk memiliki masjid. Lalu Winengan mengajak warga masyarakat untuk meluruskan niat, agar Allah SWT memberikan kemudahan dalam pembangunan masjid Nurul Madinah.
“Bapak Ibu tidak perlu khawatir! Kalau bangun masjid ini pasti jadi nanti. Hal terpenting adalah luruskan niat dulu, kita dirikan masjid ini untuk Allah SWT. Mudah-mudahan Allah SWT berikan kita semua keikhlasan, dan dengan niat yang lurus itu masjid akan segera jadi,” tutur Winengan pada warga masyarakat.
Lalu Winengan juga mengajak warga masyarakat untuk terus memanjatkan doa dan shalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, agar masjid Nurul Madinah dapat disegerakan sebelum memulai prosesi peletakan batu pertama.
“Bapak Ibu jangan lupa untuk terus berdoa dan bershalawat, agar masjid ini segera jadi. Dengan membaca Bismillah, mari bersama-sama kita letakkan batu pertama. Mudah-mudahan masjid ini segera jadi.” katanya
Masyarakat berharap, masjid Nurul Madinah ini dapat segera terwujud. Agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk.
“Kami berharap masjid Nurul Madinah dapat segera terwujud. Biar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk,” ungkap Utadz Muhammad Ali, salah seorang warga yang turut hadir dalam prosesi tersebut (07/02).
Pembangunan masjid Nurul Madinah, Desa Kuranji Dalang dimaksudkan menyediakan sarana tempat ibadah bagi lebih dari 1800 masyarakat muslim di desa Kuranji Dalang.
Panitia pembangunan masjid Nurul Madinah sendiri mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan membantu pembangunan masjid Nurul Madinah.
“Panitia sendiri terus bergerak, dan tentu saja mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan membantu dalam merealisasikan masjid ini,” ungkap Ustadz Sekhan selaku pembangunan Masjid Nurul Madinah di sela acara (07/02).
Untuk mendukung pembangunan masjid Nurul Madinah, masyarakat dapat datang langsung ke lokasi pembangunan ataupun menyalurkan donasi tunai melalui nomor rekening yang disediakan.
Donasi dapat dilakukan melalui Rekening Bank NTB Syariah dengan Nomor 504.02.11005.27-2 atas nama Masjid Nurul Madinah. Selanjutnya donatur diharapkan untuk dapat mengkonfirmasi dengan menyerahkan bukti transfer ke nomor 0853-3721-5118. fik
Pj Gubernur Miq Gite Terima Kunjungan Taruna Akademi Angkatan Laut
Para taruna Angkata Laut yang diterima Pj Gubernur NTB diharapkan suatu hari dapat bertugas di daerah sendiri di NTB
MATARAM.LombokJournal.com ~Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, menerima Kunjungan Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat I Angkatan 72 TA 2024, di ruang kerja Pendopo Gubernur, Mataram (05/02/24).
Pj Gubernur menyambut baik anak-anak taruna tersebut perwakilan ada dari Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa, Jayapura, Jakarta dan Padang. Serta menyampaikan terimakasih telah memilih pelabuhan Lembar sebagai tempat titik persinggahan.
“Ini merupakan aset-aset yang kedepannya akan mengawal, sehingga pada saatnya nanti dengan pengetahuan dan pengalamannya diharapkan para taruna suatu hari dapat bertugas di daerah sendiri,” ungkapnya.
Sementara itu, Kolonel Laut (P) Salim selaku Direktur Pendidikan Akademi Angkatan Laut Suarabaya menyampaikan terimakasih telah menerima para taruna dengan baik.
Disebutkan, saat ini 241 Taruna Akademi TNI AAL Tingkat I Angkatan 72 sedang mengikuti Latihan dan Praktek (Lattek) Pra Jalasesya 2024.
“Latihan ini adalah untuk membentuk karakterpara Taruna sebagai Prajurit Matra Laut yang handal. Pelaksanaan Lattek Pra Jalasesya meliputi rute pelayaran Mataram, Bali, dan kembali ke Surabaya,” ungkapnya. san/opik
Pembangunan Masjid Nurul Madinah Desa Kuranji Dalang, Panitia Mengajak Beramal Jariyah
Sesuai dengan rancangan, masjid Nurul Madinah ditargetkan selesai dengan anggaran lebih dari satu milyar ditargetkan diselesaikan pembangunannya tahun 2024
LOBAR.LombokJournal.com ~ Setelah penantian hampir 5 tahun, warga BTN Royal Madinah Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) memulai pembangunan masjid Nurul Madinah sebagai sarana tempat ibadah bagi masyarakat, Rabu (31/01/2024).
Terealisasinya pembangunan masjid itu setelah musyawarah antar warga yang dilaksanakan pada bulan November 2023. Keberadaan mushola yang tidak lagi dapat menampung jumlah jamaah yang makin membesar.
Warga juga membutuhkan tempat yang cukup untuk melaksanakan berbagai kegiatan keagamaanseperti halnya penyelenggaraan pengajian dan pendidikan Al Qur’an bagi masyarakat.
Di dalam perencanaan, Masjid Nurul Madinah ini nantinya akan dibangun di atas tanah seluas kurang lebih 460 meter persegi. Berada di tengah-tengah pemukiman warga, masjid Nurul Madinah ini akan menjadi sarana tempat ibadah bagi sekitar lebih dari 300 rumah tangga.
Sesuai dengan rancangan, masjid Nurul Madinah ditargetkan selesai dengan anggaran lebih dari satu milyar, yaitu Rp. 1.328.703.335,- (Satu milyar tiga ratus dua puluh delapan juta tujuh ratus tiga ribu tiga ratus tiga puluh lima rupiah).
Masjid Nurul Madinah ditargetkan dapat diselesaikan pembangunannya pada tahun 2024. Hal itu menjadi harapan bersama masyarakat segera memiliki masjid, agar dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.
“Tentu saja lebih cepat lebih baik, dan harapannya masjid ini selesai dikerjakan di akhir tahun ini agar masyarakat dapat merasa nyaman dan khusyuk dalam beribadah.” Ungkap Sekhan selaku Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Madinah, Rabu (31/01/24).
Prosesi peletakan batu pertamaakan diselenggarakan pada tanggal 7 Februari 2024 mendatang, sekaligus menandai dimulainya pembangunan masjid Nurul Madinah.
“Nanti tanggal 7 februari insyaAllah akan ada prosesi peletakan batu pertama untuk mengawali pembangunan Masjid Nurul Madinah. Jika tidak berhalangan, nanti Ibu Hj. Sumiatun selaku plt. Bupati Kabupaten Lombok Barat yang akan mengawali proses pembangunan masjid ini,” lanjut Sekhan.
Swadaya warga
Saat ini ketersediaan anggaran yang merupakan hasil swadaya iuran warga masyarakat masih sangat minim. Ketersediaan anggaran saat ini masih di bawah 10 persen dari total keseluruhan biaya yang dibutuhkan.
Tentu saja panitia pembangunan masjid Nurul Madinah berharap kehadiran para donaturdemi kelancaran pembangunan nantinya untuk dapat menitipkan sebagian hartanya untuk merealisasikan masjid Nurul Madinah.
“Saat ini modalnya jelas Bismillah, karena anggaran kita masih jauh dari target. Makanya kami mengajak masyarakat luas baik yang berada di NTB ini maupun di luar daerah untuk bersama-sama beramal demi terealisasikannya masjid Nurul Madinah. Kami menerima segala bentuk sumbangan baik berupa uang, material, dan juga doa dari segenap umat muslim agar masjid Nurul Madinah ini dapat diselesaikan sebagaimana yang direncanakan.” jelas Sekhan
Untuk mendukung kegiatan tersebut, panitia mengajak masyarakat muslim di NTB khususnya maupun dari luar daerah untuk beramal jariyah.
Masyarakat yang ingin menyalurkan sumbangannya secara langsung dapat langsung berkunjung ke sekretariat panitia pembangunan masjid Nurul Madinah yang beralamat di Blok K16 BTN Royal Madinah, Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, NTB.
Masyarakat juga dapat menyalurkan wakaf tunainya melalui rekening yang disediakan panitia. Bantuan tersebut dapat di salurkan ke Rekening Bank NTB Syariah dengan Nomor 504.02.11005.27-2 atas nama Masjid Nurul Madinah.
Selanjutnya donatur diharapkan untuk dapat mengkonfirmasi dengan menyerahkan bukti transfer ke nomor 0853-3721-5118/ 0877-7359-3540. Nomor konfirmasi tersebut juga dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh berbagai informasi berkenaan dengan proses pembangunan masjid Nurul Madinah.fik
Pj Gubernur NTB minta jajajannya melakukan progres perbaikan signifikan, agar laporan padai tahun 2024 mengalami perubahan
MATARAM.LombokJourmal.com ~ Catatan penting hasil pengawasan dan evaluasi Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) terkait tata kelola pemerintahan, akan menjadi panduan perbaikan penyusunan perencanaan pembangunan di awal tahun ini.
Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi menyampaikan itu saat menerima laporan rutin semester kedua tahun 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nusa Tenggara Barat dari Kepala BPKP NTB di kantor Gubernur, Rabu (31/01/24).
Laporan BPKP itu terdiri dari lima klaster, yakni tentang infrastruktur, pariwisata, kualitas hidup, kemandirian daerah dan fiskal.
Atas laporan BPKP itu, Pj. Gubernur meminta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) melakukan progres perbaikan signifikan, agar laporan mendatang di tahun 2024 mengalami perubahan.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa catatan yang dibahas berdasarkan hasil pengawasan BPKP. Salah satunya pembangunan Smelter PT Amman Mineral di kabupaten Sumbawa Barat yang masih membahas mekanismepembebasan lahan dan rencana pengelolaan Smelter tersebut yang telah rampung delapan puluh persen lebih.
Pembahasan lintas pemangku kebijakan diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang bisa segera dilakukan aksinya dalam tahun ini juga.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPKP, Sidi Purnomo menjelaskan, pembangunan smelter termasuk dalam klaster infrastruktur yang masif dilakukan selain serahterima pekerjaan jalan (Keruak -Sunggung).
Catatan BPKP adalah alokasi pajak kendaraan untuk infrastruktur yang belum maksimal serta perbaikan database jalan dan jembatan.
Terkait data, lanjutnya, BPKP juga mencatat pentingnya perencanaan dan data bantuan sosial, penanggulangan kemiskinan ekstrem, stunting dan program prioritas lain yang membutuhkan peningkatan capaian.
Adapun dalam kemandirian daerah, BPKP mendorong komitmen penggunaan produk lokal dan membatasi produk impor.
Sedangkan kemandirian fiskal, BPKP masih mencatat ada potensi anggaran yang tidak efektif dan potensi pendapatan asli daerah yang belum maksimal digali.
“Soal tata kelola saja dan peningkatan komitmen dalam manajemen resiko,” rincinya. jm/her
Silaturahmi Penglingsir Puri Agung Blah Batuh Gianyar ke Gedeng Gede Singasari Puyung, Loteng
Pj Gubernur NTB Miq Gite menerima simekrama atau silaturahmi dengan Penglingsir Puri Agung Blah Batuh Gianyar Bali-Anak Agung Ngurah Udanyadnya, Bali
LOTENG.LombokJournal.com ~ Kedatangan Penglingsir Puri Agung Blah Batuh Gianyar Bali – Anak Agung Ngurah Udanyadnya dan rombongan dari Bali dan Keluarga dari Karang Buleleng Cakranegara, diterima Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si di Gedeng Gede Singasari Puyung, Minggu (28/01/24) siang.
Simekrama atau sillaturrahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Selain rombongan dari Bali dan keluarga Karang Buleleng Cakranegara, simekrama atau silaturrahmi diikuti juga perwakilan anak cucu Baiq Sriwulan (Almarhumah) dari Rempung Lombok Timur.
“Dalam simekrame, Penglingsir Puri Agung Blah Batuh Gianyar bercerita banyak hal. Mulai dari kisah Sri Aji Kepakisan, cerita tentang kiprah dan keberadaan Dharma Putra Mahotama Ki Anglurah Jelantik, juga cerita tentang topeng Gajah Mada yang tersimpan di Puri Agung Blah Batuh,” jelas Miq Gite, sapaan Gubernur.
Miq Gite juga menjelaskan, Penglingsir Puri berjanji ingin silaturrahmi ke Rempung Lotim dan tak lupa mengundang peserta simekrame untuk berkunjung ke Puri Agung Blah Batuh Gianyar Bali.
Selain simekrame ke Puyung, sebelumnya Penglingsir Puri Agung Blah Batuh Gianyar, ke Lombok untuk menghadiri Pujewali Pura Penataran Agung Gedong Blahbatuh Pelangan Sekotong Lombok Barat, hari Senin tanggal 29 Januari 2024. ***
Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan Sosial Tunai Pemberdayaan Ekonomi bagi Kelompok Masyarakat di Lombok Timur Senilai Rp 4,9 Miliar
Berdayakan Ekonomi Kelompok Masyarakat Pedesaan, Anggota DPR RI Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan Sosial Rp 4,9 Miliar di Lombok Timur
LOTIM.LombokJournal.com ~ Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, H Rachmat Hidayat kembali menggelontorkan
Penyaluran bantuan sosial pemberdayaan ekonomi untuk Masyarakat secara tunai senilai Rp 4,9 miliar untuk masyarakat di Lombok Timur. Bantuan sosial tersebut diterima sebanyak 91 kelompok masyarakat di Gumi Patuh Karya.
Penyaluran bantuan sosial itu bersumber dari program aspirasi dan wasilah Rachmat Hidayat di Kementerian Sosial tersebut, dipusatkan di tiga lokasi yakni Kantor Camat Sikur, Kantor Camat Labuhan Haji, dan Kantor Desa Tanjung Luar, Kamis (25/01/24).
Rachmat Hidayat
“Menjadi komitmen saya pribadi, bahwa tanggung jawab anggota DPR RI itu tidak hanya selesai di dalam gedung parlemen. Tapi harus terlihat dalam aksi nyatadalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Inilah yang kita lakukan hari ini,” ucap Rachmat Hidayat.
Politisi kharismatik Bumi Gora ini menegaskan, penyaluran bantuan sosial tunai senilai lebih dari Rp 4,9 miliar tersebut, bukan semata sebagai asistensi finansial kepada masyarakat Pulau Lombok yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan sosial itu didasari pemahaman terhadap realitas kehidupan masyarakat di Pulau Seribu Masjid. Dengan begitu, penyaluran bantuan sosial ini pun menjadi tepat sasaran.
Terkait penyaluran yang memilih dilakukan di Kantor Camat dan Kantor Desa, hal tersebut kata Rachmat, untuk mempermudah akses kelompok masyarakat mendapatkan langsung bansos dimaksud, dan juga dengan sepengetahuan dan koordinasi Camat dan Kepala Desa, dihajatkan penyaluran bantuan sosial ini memenuhi aspek akuntabiltias.
Penyaluran bantuan sosial tunai ini dimulai Rachmat dari Kantor Camat Sikur. Di tempat ini, nilai bantuan sosial pemberdayaan ekonomi yang disalurkan Rachmat sebesar Rp 1.9 miliar. Mereka yang menerima bantuan antara lain tergabung dalam kelompok masyarakat pelaku UMKM yang berasal dari Kecamatan Sikur, Terara, dan Masbagik. Total ada 30 Kelompok Masyarakat pelaku UMKM yang mendapat bantuan dengan berbagai jenis usaha seperti Kelompok Usaha Bersama (Kube), Kelompok Ternak, Pedagang Bakulan, Kelompok Tani Madu Trigona, Kelompok Peternak Kambing, dan Kelompok Budi Daya Ikan Alma. Penyaluran bantuan tunai ini pun dilakukan di hadapan Kepala Desa dan pejabat dari Pemkab Lombok Timur.
“Masing-masing Kelompok Masyarakat mendapatkan dana sesuai dengan proposal yang diajukan melalui supervisi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur,” ujar Rachmat.
Dalam kesempatan tersebut, Rachmat meminta Kelompok Masyarakat yang menerima bantuan sosial pemberdayaan ekonomi itu, membelanjakannya sesuai dengan ketentuan. Dalam prosesnya, Kelompok Masyarakat akan didampingi Kepala Desa dan tim Program Keluarga Harapan (PKH) agar alokasi belanja sesuai ketentuan yang berlaku untuk bahan laporan penggunaan kepada Kemensos.
“Saya tidak ingin nantinya penerima bantuan hibah ini bermasalah secara hukum gara-gara urusan teknis belanja barang yang tidak sesuai aturan dan laporan keuangan yang tidak cermat,” tandas Rachmat.
Anggota Komisi VIII DPR RI yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini melanjutkan, dirinya menyalurkan dana bantuan sosial pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat tersebut tanpa ada pemotongan sepeserpun. Dengan demikian, tak ada hak penerima manfaat yang dikurangi sedikitpun.
“Untuk itu perlu saya ingatkan pergunakan uang bantuan sosial itu dengan benar. Jangan dipakai untuk keperluan lain. Nanti satu bulan setelah terima bantuan, akan ada tim monitoring dan evaluasi dari Kemensos untuk mengecek dan melihat bukti bantuan sosial apakah sudah dibelanjakan dan hasilnya seperti apa,” pesan Rachmat.
Rachmat ingin agar bantuan sosial yang diberikan tersebut, berhasil menggeliatkan perekonomian di desa dan menumbuhkan wirausaha-wirausaha dari desa yang pada gilirannya akan memeratakan kesejahteraan di masing-masing desa tersebut.
“Jika bantuan sosial ini dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan bidang usaha yang dikerjakan secara kelompok akan menjadi trigger bagi pemerataan kesejahteraan di desa,” kata Rachmat sembari menegaskan, dirinya berjanji akan memberikan bantuan sosial lagi jika pengelolaan bantuan sosial berjalan dengan baik dan tidak bermasalah secara hukum di kemudian hari.
Dalam serah terima bantuan sosial di kecamatan Sikur ini, hadir Kepala Dinas Sosial Lombok Timur, H Suroto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Salmun Rahman beserta Sekdis PMD Hj Marta, Camat Sikur Saharuddin, serta sejumlah Kepala Desa dan Tenaga Ahli DPR RI Komisi VIII, Wiwi Yuniarti.
Pantauan di lapangan, sejumlah pejabat yang hadir terlihat memberikan supervisi singkat kepada Para Kades dan Kelompok Masyarakat tentang tata kelola penggunaan dana hibahbansos pemberdayaan ekonomi kelompok masyarakat tersebut.
“Prinsipnya sistem pelaporannya sama seperti penggunaan alokasi dana desa,” ucap Hj Marta.
Rp 315 Juta di Kecamatan Labuhan Haji
Usai menyerahkan bantuan sosial di Kecamatan Sikur, Rachmat Hidayat dengan didampingi Kadis Sosial Lombok Timur dan Kadis PMD, bergerak menuju Kantor Camat Labuhan Haji untuk menyerahkan bantuan sosial serupa untuk masyarakat setempat.
Di Kantor Camat Labuhan Haji, terlihat sejumlah tim Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kepala Desa telah mendampingi Kelompok Masyarakat yang mendapatkan bantuan Tunai. Total bantuan tunai yang diserahkan di Kantor Camat ini sebesar Rp 315,298 juta.
Dalam sambutannya, Rachmat mengaku kaget lantaran di wilayah Kecamatan Labuhan Haji yang menerima bantuan sosial pemberdayaan ekonomi ini, jumlahnya sedikit. Belakangan diketahui, kalau hal tersebut didasarkan pada jumlah proposal yang masuk dan disupervisi oleh Pemkab Lombok Timur sebelum diajukan ke pihaknya.
Rachmat pun berjanji, apabila dirinya mendapat amanah kembali sebagai Anggota DPR RI, akan membantu pengembangan dan perluasan UMKM di wilayah Kecamatan Labuhan Haji agar merata.
“UMKM di desa harus diberdayakan dan dikuatkan dengan cara diberikan insentif penguatan kapasitas modal agar mampu mengembangkan unit usahanya,” tutur Rachmat.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Labuhan Haji, Baiq Lian Krisna Yutarti menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan sosial yang diberikan kepada warganya guna mengembangkan usaha kelompok yang sudah dirintis.
“Dengan adanya bantuan sosial pemberdayaan ekonomi kelompok masyarakat ini, setidaknya dapat menggeliatkan perekonomian dan sekaligus menggenjot perputaran arus ekonomi produktif di desa. Pada akhirnya kelak akan tercipta enklave-enklave dan sentra-sentra usaha maju di desa,” kata Baiq Lian Krisna Yutarti.
Rp 2,721 Miliar di Tanjung Luar
Dari Kantor Camat Labuhan Haji, Rachmat Hidayat dan tim kemudian bergerak menuju Kantor Desa Tanjung Luar untuk membagikan secara tunai bantuan sosial. Di sana, total bantuan tunai yang diserahkan sebesar Rp 2,721 miliar.
Kedatangan Rachmat dan rombongan di Tanjung Luar disambut Camat Keruak Jumasih dan beberapa Kepala Desa seperti, Kepala Desa Tanjung Luar Daeng Saifurahman dan beberapa kades lainnya serta puluhan kelompok penerima manfaat, termasuk masyarakat Tanjung Luar.
Prosesi Penyerahan Dana Bantuan Sosial Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Masyarakat di kantor desa ini berlangsung meriah, transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Bahkan untuk mempermudah proses penyerahan dan administrasi masing-masing kelompok masyarakat penerima manfaat, diminta menandatangi di atas bukti kuitansi bermaterai terkait jumlah dana yang diterima.
Tidak lupa pula, Tim Advance Rachmat Hidayat, Ahmad Amrullah dan Wiwi Yuniarti, membuat plang penerimaan uang di atas kertas karton yang dicetak tebal, yang mencantumkan nilai nominal bantuan yang diterima oleh masyarakat.
“Ini kami lakukan agar masyarakat luas tahu nilai bantuan yang diterima masing-masing kelompok. Selain ini agar masyarakat dapat juga mengawasi kelompok masyarakat penerima manfaat ini,” ujar Ahmad Amrullah.
Sementara itu Camat Keruak, Jumasih, mengatakan, bahwa mereka yang tergabung dalam berbagai ketua kelompok tani, sudah mengajukan proposal kepada Rachmat Hidayat sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI, dan dia sangat bersyukur hari ini, bantuan tersebut telah dicairkan.
Dalam kesempatan tersebut, Rachmat Hidayat di hadapan seluruh hadirin menjelaskan, bahwa dirinya saat ini Anggota Komisi VIII DPR RI dari Daerah Pemilihan Pulau Lombok. Total ada 91 proposal Kelompok Masyarakat dari Lombok Timur yang diajukan kepada dirinya, dan penyaluran batuan tersebut pun telah tuntas dilaksanakan kepada 91 kelompok masyarakat dimaksud.
“Sebelumnya secara langsung saya bertemu dengan Bu Menteri Sosial untuk meminda dana bantuan Rp 5 miliar untuk kelompok masyarakat di Lotim yang mau berusaha dan maju,” kata Rachmat.
Rachmat melanjutkan, usulannya disetujui Menteri Sosial. Adapun teknis penerimaan bantuan sosial ini, nantinya masing-masing ketua kelompok masyarakat akan mendapatkan tanda tangan bukti penerimaan bantuan tersebut.
”Tapi uang bapak ibu sekalian, akan diterima lewat Kepala Desa masing-masing kelompok sesuai domisili dan tempat tinggal desanya. Kenapa uang bantuan tersebut harus diterima lewat Kepala Desa? Saya tidak ingin nanti bermasalah. Karena uang ini harus dipertanggung-jawabkan,” kata Rachmat.
Nantinya,.
Pantauan dilapangan, penyerahan bantuan sosial di Kantor Desa Keruak berlangsung tertib dan teratur tanpa ada permasalahan. Rachmat Hidayat kemudian mengajak kelompok penerima manfaat berfoto bersama dengan membawa tanda terima penerimaan dana bantuan tunai sesuai nominalnya.
Dengan penyerahan di Tanjung Luar tersebut, bantuan sosial Rp 4,9 miliar yang merupakan program aspirasi Rachmat Hidayat tersebut telah seluruhnya disalurkan langsung secara tunai dan transparan kepada para penerima. Rachmat pun meminta agar bantuan itu secepatnya dibelanjakan dan digunakan.
Laporan administrasi keuangan dan belanja barang juga diingatkan harus sesuai dengan spek dan kriteria.
“Bantuan ini bukan hanya memberikan keberlanjutan finansial kepada kelompok masyarakat di desa, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk pembangunan ekonomi yang inklusif untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dari desa,” ucap Rachmat.(*)