Rakornas Srikandi, Pemprov NTB Mendukung Penuh 

Dukungan penuh dilakukan Pemerintah Provinsi NTB agar Rakornas Serikandi memberikan manfaat besar bagi pengelolaan arsip

MATARAM.LombokJournal.com ~ Rapat Koordinasi Nasional Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Rakornas Srikandi) yang akan dilaksanakan tanggal 3-4 September 2024. Dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan rakornas tersebut. 

BACA JUGA : Lima Proklim NTB Raih Penghargaan dari Kementerian LHK

Rakornas Srikandi diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di Indonesia

Rakornas ini merupakan agenda penting untuk memperkuat pengelolaan arsip dinamis di seluruh instansi pemerintah di Indonesia, termasuk di NTB.

Pemerintah NTB melalui Pelaksana Tugas (PLT) Kadis Perpustakaan dan arsip daerah, H. Amir, S.Pd., M.M. menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung pelaksanaan Rakornas Srikandi, yang akan menjadi ajang berbagi pengalaman dan best practice terkait pengelolaan arsip berbasis digital. 

“NTB siap menjadi tuan rumah yang baik untuk Rakornas Srikandi. Kami akan memberikan dukungan penuh agar kegiatan ini berjalan sukses dan memberikan manfaat besar bagi pengelolaan arsip di seluruh Indonesia,” ujar PLT Kadis Perpustakan, Rabu (14/08/24). 

Pemprov NTB telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan instansi pemerintah lainnya, untuk memastikan segala aspek teknis dan non-teknis dalam penyelenggaraan Rakornas ini dipersiapkan dengan matang. 

Rakornas Srikandi dipandang sebagai momentum penting untuk mempercepat implementasi digitalisasi kearsipan, yang menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi di berbagai daerah.

BACA JUGA : Calon Paskibra NTB Diingatkan terkait Perilaku dan Jejak Digital

PLT Kepala Dinas Perpustakaan H. Amir juga menyampaikan bahwa Rakornas ini akan menjadi ajang strategis bagi NTB untuk menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan arsip yang modern dan terintegrasi. 

“Segala bentuk teknis di lapangan yang diperlukan untuk mendukung suksesnya Rakornas Srikandi kami akan sukseskan. Kami juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antar daerah dalam pengelolaan arsip yang lebih baik,” ungkapnya.

Rakornas Srikandi ini diharapkan akan dihadiri oleh perwakilan dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga akan menjadi sarana bagi peserta untuk belajar dari berbagai inovasi pengelolaan arsip yang telah berhasil diterapkan di berbagai daerah.

Adapun agenda pembahasannya mulai dari protokoler dan penjemputan peserta, City Tour, dan diskusi yang akan berlangsung selama satu (1) hari yang akan diisi oleh lima narasumber mulai dari Kominfo Kemendagri, Bappenas, Bupati Luwu Timur, dan Deputi Tata Kelola Kearsipan Nasional dan Penjabat Gubernur NTB. 

BACA JUGA : Prodi Seni Pertunjukan, Program Bari Universitas Bumi Gora

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTB dan koordinasi yang baik dengan ANRI serta instansi terkait lainnya, Rakornas Srikandi diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di Indonesia, menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan modern.pnd/her

 

 

 




HUT RI ke 79 Dinas Kominfotik NTB Gelar Lomba

Sejumlah lomba yang digelar Dinas Kominfotik NTB untuk memeriakan HUT RI ke 79 untuk memperkuat kerja sama tim dan menciptakan suasana kerja yang menyenangkan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Memeriahkan hari ulang tahun (HUT) RI ke 79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB menggelar sejumlah perlombaan di Taman Budaya NTB, Selasa (13/08/24).

BACA JUGA : Lima Proklim di NTB Raih Penghargaan dari Kementerian LHK

Perlombaan merayakan HUT RI ke 79 dan diikuti oleh seluruh karyawan Dinas Kominfotik, Komisi Penyiaran Indonesia (KPID), Komisi Informasi dan UPTD Pusat Layanan Digital NTB.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB Dr. Najamuddin Amy mengungkapkan, memeriahkan hari kemerdekaan dengan beragam perlombaan sebagai upaya untuk memperkuat kerja sama tim dan menciptakan suasana kerja yang menyenangkan, serta solidaritas antar sesama karyawan.

“Saya harap perlombaan ini dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kekompakan antar sesama karyawan,” harap Doktor Najam sapaan akrabnya.

BACA JUGA : Dinas Kominfotik Terima Kunjungan Kejaksaan RI 

Selain itu, Doktor Najam juga menjelaskan merayakan HUT RI ke 79 dengan kegiatan-kegiatan positif mengingat bagaimana perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. 

Hal ini bisa membuat masyarakat semakin cinta tanah air dan menguatkan semangat untuk menjaga dan memajukan bangsa ini. 

Ada pun olahraga dilombakan diantaranya tarik tambang, lari karung, estafet satu,  trompa, lomba makan kerupuk dan roti yang dilumuri coklat, PS dan berbagai hiburan lainya. 

BACA JUGA : Calon Paskibra NTB Diingatkan terkait Perilaku dan Jejak Digital

Seluruh karyawan memeriahkan perlombaan dengan kebersamaan dan keceriaan yang semakin mempererat hubungan keluarga besar Dinas Kominfotik Provinsi NTB. Man/her

 

 




Dinas Kominfotik NTB Terima Kunjungan Kejaksaan RI

Penjelasan Dinas Kominfotik NTB saat kunjungan studi lapangan dari Kejaksaan RI, menyangkut tupoksi pelayanan pada pimpinan daerah

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB terus bertumbuh menjadi instansi pemerintah yang melayani langsung pimpinan daerah dan lintas sektor, baik di dunia nyata hingga berbagai urusan di dunia maya

BACA JUGA : KKN Mahasiswa UNU NTB Bersihkan Sungai di Lotim

Hal itu disampaikan Kepala Diskominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., M.M, menerima Kunjungan Studi Lapangan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan V Dan VI Tahun 2024 Kejaksaan RI, di Gedung Command Center Kantor Gubernur NTB, Mataram, Rabu (08/08/24). 

“Ini bisa jadi masukan yang baik juga bagi Kejaksaan. Karena kami melayani pimpinan dan berbagai instansi, dari level yang paling bawah hingga tertinggi,” jelas Najamuddin.

BACA JUGA : 10 Fenomena dalam Pilkada Serentak di NTB

Ia memaparkan dasar dan tupoksi Dinas Kominfotik NTB yang telah berdiri sejak tahun 2017. Diskominfotik NTB telah menerima  penghargaan, seperti penghargaan SPBE dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi peringkat 8 Nasional, peringkat 4 Nasisonal anugerah Keterbukaan Informasi Publik, dan berbagai penghargaan lainnya. 

Dalam kesempatan kunjungan ke Dinas Kominfotik NTB, Ketua Rombongan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan V Dan VI Tahun 2024 Kejaksaan RI, Vina Rinjani menjelaskan, Kejaksaan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menyempurnakan berbagai inovasi yang telah dijalankan. 

BACA JUGA : Indonesia Emas 2045, Tergantung Penyiapan Sumber Daya Manusia

“Terimakasih atas kesempatan ini. Semoga kita bisa berkolaborasi untuk terciptanya berbagai inovasi di masa yang akan datang,” tandasnya.novita/her

 




Kunker Pertama Pj Gubernur NTB ke Dompu dan Bima

Deklarasi anti kekerasan terhadap anak akan dilakukan Pj Gubernur NTB selama kunker ke Dompu 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB Hassanudin rencananya dijadwalkan melakukan kunjungan kerja (Kunker) selama tiga hari di Kabupaten Dompu, Kota Bima dan Kabupaten Bima. 

Kunker tersebut dijadwalkan mulai hari Kamis tanggal 25 hingga Sabtu 27 Juli 2024. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB Dr. Najamuddin Amy saat dikonfirmasi di ruang kerjanya (24/07/24).

BACA JUGA : Wartawan Diajak Samakan Perspektif Membangun NTB

Doktor Najam sapaan akrabnya, menjelaskan Pj Gubernur NTB rencana melakukan kunjungan selama tiga hari, kunjungan diawali di Kabupaten Dompu, kemudian di Kabupaten Bima dan Kunker diakhiri di Kota Bima. 

“Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat silaturahmi dan memperkuat berbagai program pembangunan di NTB,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan beberapa agenda yang dihadiri Pj Gubernur NTB di Kabupaten Dompu diantaranya, silaturahmi dengan jajaran Pemda Kabupaten Dompu, penandatanganan MoU Pemprov NTB dengan Bupati Dompu terkait optimalisasi pemungutan pajak daerah. 

BACA JUGA : Elektabilitas Rohmi-FIRIN, Pasangan Calon Gubernur NTB, Meningkat

Kemudian meninjau pasar murah di sentral IKM Kemangi Dompu. Selanjutnya deklarasi anti kekerasan terhadap anak sekaligus membuka Rakor Kepala Sekolah se-Pulau Sumbawa di SMAN 2 Dompu.

Adapun agenda yang dihadiri di Kabupaten Bima diantaranya, silaturahmi dengan jajaran Pemda Kabupaten Bima, penandatanganan MoU Pemprov NTB dengan Bupati Bima, terkait optimalisasi pemungutan pajak daerah. 

Sedangkan agenda yang dihadiri di Kota Bima silaturahmi dengan jajaran Pemkot Bima, penandatanganan MoU Pemprov NTB dengan Pj Walikota Bima, terkait optimalisasi pemungutan pajak daerah. 

BACA JUGA : HIPMI NTB Gelar Kuliah Umum di Fakultas Ekonomi Unram

Agenda kunker lainnya, yakni penyerahan bantuan simbolis sembako dan kunjungan ke UPTD Balai Pengelola Sumber Daya Kelautan Perikanan wilayah Bima-Dompu. Pj Gubernur akan bertemu dengan Kelompok Tambak Garam sekaligus memberikan bantuan sarana dan prasarana bagi Kelompok Tambak Garam Bima. mnp/her

 

 




DPRD NTB Setujui Pertanggungjawaban APBD 2023

Visi dan misi yang sejalan antara Pemerintah Provinsi dan DPRD NTB akan perkuat pembangunan di NTB

MATARAM, LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hasaanudin, menyampaikan apresiasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atas persetujuan terhadap pembahasan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2023.

BACA JUGA : Rokok Ilegal di Nusa Tenggara Barat Masih Tinggi Peredarannya 

Pj Gubernur hadir dalam rapat paripurna keempat DPRD NTB
Pj Gubernur di DPRD NTB

“Komitmen yang kuat antara eksekutif dan legislatif, serta visi dan misi yang sejalan, akan memperkuat pembangunan NTB,” ujar Hasaanudin dalam rapat di ruang DPRD NTB, Jalan Udayana, Mataram, pada Rabu (17/07/24).

Hassanudin juga menyoroti catatan dan saran dari Badan Anggaran DPRD terkait tata kelola keuangan aset daerah, investasi, dan kepegawaian yang harus diperbaiki pada tahun anggaran 2025.

BACA JUGA : Perkembangan Ekspor dan Impor di NTB Tahun 2024

Dalam rapat paripurna keempat DPRD NTB tersebut, Pemerintah Provinsi juga menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025 serta Rancangan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2024.

Realisasi anggaran 2023 terdiri dari:

BACA JUGA : Atlet Indonesia Jaya di Paradigling Accuracy Worl Cup di Lombok Tengah

  • Pendapatan: Rp 5.798.113.083.25
  • Belanja dan transfer: Rp 5.685.599.632.381
  • Defisit/Surplus: Rp 112.411.765.943
  • Pembiayaan (penerimaan): Rp 62.536.729.043
  • Pengeluaran: Rp 11.042.393.232
  • Pembiayaan Netto: Rp 51.542.705.111
  • Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA): Rp 163.944.471.55 jm/her

 

 




Tinjau Bendungan Pandan Duri, Pj Gubernur Serap Keluhan Masyarakat

Saat tinjau Bendungan Pandan Duri, Pj Gubernur NTB menegaskan Pemprov NTB berkomitmen mencari solusi akibat kemarau yang menyebabkan kekeringan

Lombok Timur, LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Hassanudin tinjau Bendungan Pandan Duri yang terletak di Desa Suangi, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, Sabtu (13/06/24). 

BACA JUGA : Olahraga Squash Diharapkan Bisa Merakyat di NTB 

Kunjungan ini bertujuan untuk mendengarkan aspirasi Pembekel Pekasih serta keluhan masyarakat Lombok Timur bagian selatan, terutama terkait penyaluran air irigasi untuk persawahan di wilayah Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi NTB.

Kondisi kemarau dan perubahan iklim telah menyebabkan banyak sawah di Lombok bagian selatan mengalami kekeringan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk mencari solusi terbaik guna mengatasi masalah tersebut.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy, MM, membenarkan jadwal kunjungan Pj Gubernur NTB, Hassanudin. 

“Benar, Pj Gubernur NTB, Bapak Hassanudin, memiliki beberapa agenda pada akhir pekan ini. Agenda utama adalah merespons dan mendengarkan aspirasi pekasih serta keluhan masyarakat terkait persoalan kekeringan di bagian selatan Lombok Timur, sekaligus meninjau kondisi Bendungan Pandan Duri. Bersama perangkat daerah, beliau akan segera berkoordinasi dengan Pemda Lombok Timur untuk menemukan solusi,” ungkapnya.

BACA JUGA : H. Karman Sosialisasu sebagai Bakal Calon Walikota Mataram

Sebelum meninjau Bendungan Pandan Duri, Pj Gubernur NTB dan rombongan berkesempatan melakukan ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Maulana Syaikh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Di sela-sela ziarah tersebut, Pj Gubernur juga bersilaturahim dengan tokoh agama dan pengurus NWDI Pancor serta menyapa santri dan santriwati di salah satu pondok pesantren di Pancor, Lombok Timur.

“Pj Gubernur NTB baru bertugas kurang dari sebulan di NTB. Dalam setiap kunjungan awalnya, beliau selalu berusaha untuk bersilaturahim dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Alhamdulillah, sebelum ke Pandan Duri, Pak Pj Gubernur terlebih dahulu ziarah ke Makam Maulana Syaikh Pahlawan Nasional kita serta bersilaturahim dan berdialog, memberikan pesan semangat kepada para santri dan santriwati di Pancor,” jelasnya.

Dalam pertemuannya dengan para santri, Pj Gubernur Hassanudin menginspirasi mereka untuk giat menimba ilmu agama dan ilmu dunia.

Menurutnya, hal tersebut menjadi modal penting untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas di masa depan. 

“Pemuda-pemudi yang berjiwa religius dan memiliki semangat kebangsaan tinggi adalah modal penting untuk mewujudkan Indonesia Emas,” pesannya.

BACA JUGA : Penandatangan Kerja Sama Waste to Energy untuk Zero Carbon Emission

Rangkaian acara kunjungan Pj Gubernur NTB bersama rombongan di Lombok Timur berlangsung khidmat. nov/dyd

 




Kebijakan Satu Peta, Sekda NTB Melapor ke Menko Perekonomian

Srkda NTB, Miq Gite melaporkan dan berdiskusi mengenai Kebijakan Satu Peta (One Map Policy) di NTB dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

JAKARTA, LombokJournal.com ~Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H. Lalu Gita Ariadi, menghadiri puncak acara Kebijakan Satu Peta (One Map Policy) Summit 2024 di Jakarta Selatan, pada Kamis (11/07/24).

BACA JUGA : Panen Kapas di Lobar, Menuju Kedaulatan Sandang Indonesia

Acara ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, serta para pejabat tinggi lainnya. Agenda utama dalam acara ini adalah One Map Policy Plenary High Level bersama Presiden Republik Indonesia dan Rapat Kerja Nasional Kebijakan Satu Peta.

BACA JUGA : Deklarasi TGH Fatihin sebagai Bakal Calon Bupati Lotim

“Alhamdulillah, terima kasih sudah melaporkan dan berdiskusi mengenai One Map Policy di NTB kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,” ungkap H. Lalu Gita Ariadi, yang akrab disapa Miq Gite.

Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa ini merupakan kebijakan penting karena mampu menyelesaikan ketidaksesuaian dalam pemanfaatan ruang

BACA JUGA : Warga Rembiga Dukung H Karman sebagai Bakal Calon Cawali Mataram 

Kebijakan ini mencakup beberapa kegiatan utama, yaitu kompilasi dan integrasi yang dikoordinasikan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG), serta sinkronisasi yang dilakukan oleh Kementerian Perekonomian.***

 




Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria NTB 

Saat hadiri rapat koordinasi GTRA,  Pj Gubernur NTB hadir menegaskan bahwa tema rapat ini sangat relevan dengan upaya bersama menciptakan keadilan agraria

Mataram, LombokJournal.com ~ Pj Gubernur NTB, Hassanudin, menghadiri Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi NTB Tahun 2024 yang bertemakan “Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor Dalam rangka Revitalisasi dan Percepatan Reforma Agraria Berkelanjutan Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi NTB.” 

BACA JUGA : Warga Rembiga Dukung H Karman sebagai Cawali Mataram

Pj Gubernur hadiri rapat koordinasi GTRA

Acara ini berlangsung di hotel Astoria Mataram pada hari Rabu (10/07/24).

Hassanudin mengakui bahwa tema dalam rapat koordinasi ini sangat relevan dengan upaya bersama dalam menciptakan keadilan agraria yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat NTB. 

“Saya selalu katakan apa yang kita lakukan semuanya itu bermuara pada bagaimana merealisasikan sila ke-5, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya.

BACA JUGA : Akuntabilitas Pemerintahan Melalui Sistem Berbasis Elektronik 

Pj Gubernur menambahkan bahwa reforma agraria adalah penataan kembali struktur penguasaan, kepemilikan, kegunaan, dan kebermanfaatan tanah yang lebih berkeadilan. 

Sedangkan penataan akses berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan yang berbasis pada tanah. 

“Dari waktu ke waktu, regulasi harus adaptif mengikuti peraturan yang berlaku, maka itu menjadi acuan kita bersama,” tandasnya.

Hassanudin juga menekankan bahwa reforma agraria sebagai program nasional dan tanggung jawab bersama memerlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama dalam mewujudkan reforma agraria yang berkelanjutan.

BACA JUGA : Milad Bank NTB Syariah, Pj Gubernur Lepas 6000 peserta Fun Run

Turut hadir dalam acara rapat kooirdinasi tersebut adalah kepala BPN kabupaten/kota se-NTB, anggota GTRA, unsur pendukung lainnya, serta tamu undangan lainnya. San/Her

 




Pelatihan ASN Pemprov NTB untuk Penyuluh Antikorupsi

Melalui pelatihan ASN menjadi penyuluh antikorupsi penting untuk sosialisasi tentang korupsi dan pencegahannya khususnya di lingkungan ASN 

Mataram, LombokJournal.com Aparat Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memegang peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Untuk itu, peningkatan kualitas integritas ASN melalui komitmen bersama dan budaya antikorupsi sangat penting.

BACA JUGA : Sky Lancing, Destinasi Paralayang Internasional di Lombok Tengah 

Pernyataan ini disampaikan oleh Inspektur Inspektorat Provinsi NTB, H Ibnu Salim, dalam pembukaan pelatihan penyuluh antikorupsi di lingkungan ASN Pemprov NTB, di gedung Badan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Mataram, Senin (08/07/24).

Ibnu Salim menekankan pentingnya sosialisasi tentang korupsi dan pencegahannya yang diatur mulai dari UU No 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan hingga ke peraturan Gubernur tentang pencegahan korupsi.

 “Pelatihan penyuluh antikorupsi ini diharapkan dapat bersertifikasi nasional dan membangun budaya antikorupsi di tempat kerja masing-masing,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pendidikan dan Pelatihan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Dian Novianti, mengungkapkan bahwa berdasarkan survey transparansi KPK, skor pencegahan korupsi di NTB mencapai 81 persen, sementara skor integritas sebesar 69,29 persen yang masuk kategori rentan. 

BACA JUGA : Shell Eco Marathon Diharapkan Berdampak Positif

“Salah satu upaya peningkatan tersebut adalah dengan meningkatkan sosialisasi melalui agen penyuluh antikorupsi,” kata Dian.

Pelatihan ASN penyuluh antikoripsi ini diikuti oleh 62 peserta, yang terdiri dari 50 orang pelopor, 12 orang dari unsur pengalaman, 15 orang dari organisasi perangkat daerah seperti Inspektorat, Bappenda, dan lainnya, serta tiga peserta dari luar daerah.

NTB telah memiliki 18 ASN penyuluh antikorupsi bersertifikat nasional dari 3000 penyuluh di seluruh Indonesia. 

BACA JUGA : Optimis, NTB akan Raih Hasil Maksimal di PON Aceh 2024 

Diharapkan, jumlah ASN penyuluh antikorupsi bersertifikat nasional akan meningkat setelah seleksi dan pelatihan selama lima hari di Mataram. jm

 




Tahun Baru Hijriah, Ajang Introspeksi menjadi Pribadi Lebih Baik

Pj Gubernur ingatkan, tahun baru hijriah memperkuat hubungan dengan Allah SWT, meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial 

MATARAM, LombokJournal.com ~Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, S.IP., M.M., mengajak seluruh masyarakat NTB untuk menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah sebagai momentum evaluasi diri dan peningkatan kualitas hidup.

BACA JUGA : Shell Eco Marathon Diharapkan Berrdampak Positif

Peringatan Tahun Baru Hijriah di Mataram

Dalam sambutannya pada acara peringatan yang diadakan di Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Center, Mataram, Sabtu (06/07/24), Dr. Hassanudin menekankan pentingnya introspeksi dan peningkatan diri sebagai pribadi yang lebih baik.

“Tahun Baru Islam adalah waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri. Kita harus melihat kembali apa yang telah kita capai, apa yang belum, dan bagaimana kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik di masa yang akan datang. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas diri, baik dalam ibadah, pekerjaan, maupun kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pj Gubernur juga memperkenalkan dirinya kepada masyarakat NTB sebagai penerus kepemimpinan gubernur yang lama sampai terpilihnya gubernur definitif.

BACA JUGA : Pilgub NTB Harus Diikuti Banyak Kandidat agar Pemilihan Berkualitas

Ia berharap dapat terus berkolaborasi dan bersinergi untuk membangun daerah NTB. Dr. Hassanudin juga mengingatkan bahwa tahun baru Islam bukan hanya sekadar perayaan, tetapi saat yang tepat untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial terhadap sesama.

“Saya senang sekali bisa hadir dalam acara yang luar biasa ini, momentum selain introspeksi diri. Mari kita perkuat hubungan kita dengan Allah SWT dan sesama,” lanjutnya.

Selain itu, Pj Gubernur menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat NTB, terutama menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari bahaya narkoba dan judi online. Ia berharap peringatan 1 Muharram dapat menjadi momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Dr. Hassanudin menitipkan pesan kepada seluruh jamaah yang hadir untuk menjaga generasi muda dari ancaman narkoba dan judi online.

“Saya titip kepada semua majelis taklim, untuk antisipasi dan hindari narkoba karena itu merupakan ancaman bagi generasi kita,” tandasnya.

Acara peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah di NTB diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti doa bersama, ceramah agama, dan pengajian. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB, tokoh agama, tokoh masyarakat, beserta warga dari berbagai kalangan yang turut merayakan datangnya tahun baru dalam suasana khidmat dan penuh harapan.

BACA JUGA : Geofest 2024, Dorong Geotourism Berkelanjutan di NTB

Pada akhir sambutannya, Pj Gubernur mengucapkan selamat tahun baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah kepada seluruh masyarakat NTB. “Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah. Semoga tahun baru ini membawa berkah, kedamaian, dan kemajuan bagi kita semua. Mari kita sambut tahun baru ini dengan semangat baru dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkasnya. pnd/dyd