Dialog Interaktif Bersama Wartawan Parlemen DPR RI, Ini Pesan Sekda NTB

Sekda NTB saat menghadiri dialog interaktif dan sosialisasi Kinerja DPR RI bersama Wartawan Parlemen DPR RI, mengkonfirmasi apa yang diperjuangkan anggota DPR RI Dapil NTB

LOTENG.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi berpesan kepada anggota DPR RI Dapil NTB untuk mengkonfirmasi anggota DPR RI Dapil NTB, agar mengetahui perkembangan dan opininya untuk Daerah NTB dan apa yang diperjuangkan di Pusat. 

Sehingga dengan sigap melakukan sinergi dan kolaborasi dengan mereka.

Dalam dialog interaktif Sekda mengkonfirmasi apa tang diperjuangkan anggota DPR RI Dapil NTB

Pesan itu disampaikan Sekda Lalu Gita Ariadi, mewakili Gubernur NTB, saat menghadiri Dialog Interaktif dan Sosialisasi Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen, di Hotel Raja Kuta Mandalika Lombok Tengah, Jum’at (05/08/22).

BACA JUGA: Gubernur NTB Puji Pelaku Usaha KSB Mengolah Bahan Baku

Dialog interaktif itu dengan tema “Perkuat Kolaborasi Media dan Parlemen Wujudkan Parlemen Modern” 

“Maka dengan cara itu ke depan akan semakin indah sehingga masyarakat NTB tahu apa mereka perjuangkan di Jakarta,” tegas Lalu Gita Ariadi.

Selain itu, Miq Gita sapaan Sekda NTB, mengapresiasi dan berterimakasih atas kegiatan Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI bersama Wartawan Parlemen, yang memilih Lombok sebagai tempat kegiatan.

“Sambil rekreasi, nikmatilah pantai Mandalika dan sekitarnya selama berkegiatan dan sebagai bentuk ucapan terimakasih, kami menyiapkan 10 tiket gratis nonton WSBK di sirkuit Mandalika tahun depan,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah NTB menerima dengan baik kedatangan bersama rombongan.

Wakil Ketua BURT DPR RI menyampaikan, tujuan kegiatan ini memperkuat kerjasama dan kalaborasi dengan media di era kemajuan teknologi dan informasi dengan cepat, sehingga mampu mewujudkan parlemen yang modern.

BACA JUGA: Program PMII Diminta Turun Langsung ke Masyarakat

“Karena itu, kami minta kepada teman-teman wartawan agar menyampaikan pesan-pesan informasi yang baik, yang positif kepada masyarakat apa adanya,” ajaknya.

Untuk diketahui, di parlemen diisi oleh berbagai macam karakter yang berbeda-beda. Sehingga perlu dilakukan penguatan kalaborasi dengan insan media sebagai lidah penyampai informasi kepada masyarakat. ***

 

 




Posisi Mori di AKD DPRD NTB, Urusan Internal Partai

Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB Sudirsah Sujanto menegaskan, penempatan posisi Mori di AKD DPRD NTB tinggal tunggu arahan partai, jadi tak perlu digramatisir

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB Sudirsah Sujanto mengatakan, ada upaya pihak tertentu hendak mendiskreditkan Partai Gerindra

Ini terkait respon sejumlah kalangan yang mendramatisir belum terbitnya keputusan DPD Partai Gerindra NTB terkait posisi Mori Hanafi di Alat Kelengkapan DPRD NTB. Khususnya setelah penggantian antar waktu (PAW) dari jabatan Wakil Ketua DPRD NTB.

Sudirsah mengatakan, posisi Mori Hanafi jangan didramatisir
Sudirsah Sujanto

“Saya sebagai Ketua Fraksi berharap, persoalan ini jangan terlalu didramatisirlah,” kata Sudirsah Sujanto di Mataram, Jumat (29/07/22).

Menurutnya, belum ada 1 x 24 jam Mori Habafi turun dari Wakil Ketua DPRD, tapi sudah distigmatisasi diterlantarkan, dan itu sangat keliru.

BACA JUGA: Mahasiswa Lotim Antusias Program Beasiswa Pemprov

Mori Hanafi diberhentikan secara hormat dari posisi Wakil Ketua DPRD NTB berdasarkan Keputusan Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri Nomor : 161.52/4913/OTDA tertanggal 15 Juli 2022. 

Kemudian, hanya lantaran DPD Partai Gerindra NTB belum memutuskan penempatan Mori Hanafi di Alat Kelengkapan (AKD) DPRD NTB, muncul pemberitaan di media yang menyudutkan Partai Gerindra. 

“Seakan-akan telah menelantarkan kadernya sehingga nasibnya terkatung-katung,” kata Sudirsah.

Ditegaskan, penempatan Mori di Komisi atau AKD DPRD NTB sepenuhnya urusan internal Partai Gerindra.Selayaknya semua pihak harus menghormati hal tersebut. 

Jika pun penempatan tersebut saat ini belum dibahas, hal itu semata lantaran DPD Partai Gerindra NTB masih fokus mempersiapkan verifikasi Partai politik oleh Komisi Pemilihan Umum.

Serta persiapan menghadapi Rapimnas Partai di DPP Partai Gerindra awal minggu depan.

“Semua pengurus di DPD Partai Gerindra NTB lagi turun ke bawah. Mengonsentrasikan waktu, tenaga, pikiran, dan kegiatannya untuk persiapan verifikasi Partai,” tandas Sudirsah.

Menurut Sudirsah, yang bersangkutan menganggap belum adanya keputusan Partai atas penempatan dirinya di AKD DPRD NTB sebagai masalah kecil. Tidak ada pengaruhnya.

Menurut Sudirsah, sebenarnya tidak pantas juga jika dikaitkan dengan tunjangan AKD yang akan diterimanya. 

Sebab, take home pay yang akan diterima paling hanya akan berselisih Rp. 200 ribu andai pun penempatan di AKD tersebut belum ditetapkan hingga pergantian bulan.

“Kongkritnya kalau pak Mori saja nggak mempermasalahkan persoalan ini, kenapa kita harus meributkannya,” tandas Sudirsah.

Ketua Bidang OKK DPD Partai Gerindra NTB ini pun meminta semua pihak, termasuk Mori, untuk tenang, menahan diri dan sabar. Menunggu sepenuhnya arahan Partai nanti seperti apa. 

Sudirsah menyebut Naufar Furqoni Farinduan hendaknya menjadi contoh bagi kader juga simpatisan Partai. 

Tidak pernah ribut-ribut walaupun sudah dua bulan lebih ditunjuk Partai menjadi Wakil Ketua DPRD menggantikan Mori, belum juga dilantik.

“Adinda Farin nggak ada ribut-ributnya. Dan nggak merasa dihambat-hambat juga. Begitulah kader sejati Partai,” tandas Sudirsah.

BACA JUGA: NTB Targetkan kembali Raih Provinsi Terinovatif Tahun 2022

Ditegaskannya sekali lagi, penempatan Mori di AKD adalah urusan internal Partai Gerindta. Dan biarlah Partai Gerindra bersikap untuk menentukan keputusan terbaik buat kader-kadernya.

Lagi pula, Partai Gerindra adalah Partai besar. Sudah berpengalaman dalam mempromosi dan mendegradasi jabatan kader-kadernya. 

Karena itu, politisi asal Lombok Utara ini menekankan, apa yang terjadi saat ini adalah hal yang biasa dan tidak ada istimewa-istimewanya.

“Dinamika pergantian jabatan di internal Partai itu bukan hanya terjadi di NTB. Tapi juga di daerah-daerah lainnya di Indonesia. Yang pasti, evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tandas Sudirsah.

Diapun memastikan, muara dari pergantian jabatan kader Gerindra di DPRD NTB tersebut adalah untuk peningkatan pelayanan pada masyarakat. Bukan kepentingan Partai semata.***

 

 




PKB Yakin Menang Pemilu, Jadi Representasi Pemilih Muslim

PKB (Partai Kebangkiyan Bangsa) bisa menjadi representasi sebagai partai yang mewakili aspirasi pemilih muslim

MATARAM.lombokjournal.com ~ Rayakan Harlah ke-24, Partai Kebangkitan Bangsa besutan Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin optimistis memenangkan Pemilu 2024. 

PKB pasang target jadi Ketua DPRD NTB
Partai Kebangkitan Bangsa Rayakan Harlah ke-24

“Sebagai partai berbasis Islam, PKB siap menjadi rumah bagi seluruh umat Muslim di Indonesia,” kata Ketua DPW PKB NTB H Lalu Hadrian Irfani, di sela perayaan Harlah, Sabtu (23/07/2022) malam.

BACA JUGA: Gubenur NTB: Jangan Takut Menulis Cerita Bangsa Sendiri 

Nilai perjuangan Islam Ahlussunnah Waljama’ah yang rahmatan lil alamin menjadi kekuatan utama partai yang didirikan para kiai dan ulama ini.

Di NTB, perayaan Harlah dipusatkan di kantor DPW PKB NTB di Mataram. Perayaan ini dilakukan secara bersama-sama DPP, DPW dan DPC PKB seluruh Indonesia secara virtual.

Sebagaimana tradisi PKB, perayaan ualng tahun itu dirangkaikan pula dengan berbagai kegiatan seperti istighosah, santuan sejumlah anak yatim, dan pemotongan tumpeng.

Hadrian Irfani menegaskan, dalam situasi saat ini, PKB diuntungkan dengan banyaknya fenomena keagamaan yang sering muncul dalam dinamika berbangsa dan bernegara. 

Dan hal tersebut kata Anggota DPRD NTB ini, sangat sejalan dengan nilai perjuangan PKB.

“Karena itu, PKB bisa menjadi representasi sebagai partai yang mewakili aspirasi pemilih muslim,” imbuh Hardian.

Tokoh NTB yang dikenal humble ini menekankan, NTB adalah daerah berpenduduk mayoritas muslim yang sangat taat. 

Juga sangat nasionalis dan sangat fanatik dalam berbangsa. Hal tersebut sangat sejalan dengan nilai perjuangan PKB.

PKB pun memasang target tinggi dalam Pemilu 2024 di NTB. PKB mengincar kursi pimpinan DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di seluruh NTB. 

PKB kini sedang menggelar konsolidasi masif dengan DPC se-NTB untuk memenangkan Pemilu dan Pilpres 2024 yang akan datang.

Di sisi lain, menindaklanjuti arahan Ketua Umum DPP, pihaknya juga kata Hadrian akan langsung mengagendakan silaturrahim ke tokoh-tokoh PKB dan NU NTB seperti TGH Turmudzi Badarudin di Bagu dan ketua PW NU NTB Prof H Masnun Tahir. 

Silaturahmi tersebut akan paralel dengan kegiatan roadshow ke DPC se-NTB sebagai bagian tak terpisahkan dari agenda konsolidasi.

Dalam perayaan Harlah ke-24 tersebut, Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan pidato politiknya secara virtual karena sedang berada di London, Inggris, selepas manunaikan ibadah haji. 

Wakil Ketua DPR RI tersebut menekankan, salah satu kekuatan bangsa Indonesia adalah keagamaan dan keberagaman.

“Kekuatan ini harus dikelola dengan baik melalui potensi kader-kader Partai Kebangkitan Bangsa,” kata Muhaimin menegaskan.

Pria yang karib disapa Gus AMI ini mengemukakan, PKB yang lahir 23 Juli 1998, dibesarkan melalui nilai perjuangan Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah yang rahmatan lil alamin. 

Nilai perjuangan inilah yang mampu merekatkan bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

BACA JUGA: Lampan Lahat, Fragmen Wayang Sasak Taruhannya Nyawa

Gus Muhaimin yang kini diusung partainya untuk maju sebagai calon presiden itu menegaskan agar seluruh kader di semua tingkatan melakukan kosolidasi lebih masif menghadapi Pemilu 2024.

“PKB harus mewujudkan target 100 kursi parlemen DPR RI dan menang dalam Pilpres 2024,” tegasnya.

Terwujudnya target tersebut, menurut Gus Muhaimin, akan memberikan kesempatan kepada PKB untuk memimpin Indonesia menuju bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera.

PKB berkomitmen mengimpelementasikan pasal 33 UUD 1945, di mana bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat.***

 




Pemilihan Senator DPD 2024, akan Diwarnai Anomali Politik 

Litbang Mi6 prediksi pada pemilihan Senator  DPD RI dapil NTB 2024 berpotensi tumbangkan dominasi Petahana

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemilihan Calon DPD RI dapil NTB pada Pemilu 2024 diprediksi bakal diwarnai munculnya pendatang baru yang berpotensi tumbangkan dominasi Petahana. 

Prediksi itu disampaikan  Direktur Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH didampingi Kepala Litbang Mi6, drs Zainul Pahmi, M.Pd melalui Siaran Pers, Rabu (13/07/22).

Pendatang baru atau The Rising Star calon Senator bisa jadi dari beragam profesi dan afiliasi politik  yang meliputi mantan Birokrat, jurnalis, tokoh adat, politisi alah, pengusaha, tokoh masyarakat  maupun dari kalangan anak muda/aktivis.  

BACA JUGA: Lomba Desa dan Kelurahan, Dorong Kelola Potensi Desa

Prediksi pemilihan DPD RI 2024 DIWARNAI ANOMALI POLITIK
Bambang Mei dan Zainul Pahmi

“Meskipun fungsi dan peran DPD RI  tidak memiliki decision maker yang kuat, tapi memiliki prestise  dan gengsi politik  kelembagaan bagi seseorang yang menyandang predikat Senator,” kata Bambang Mei.

Selanjutnya Bambang mengatakan, tak heran jika dalam setiap konstestasi Pemilu, keberadaan  Lembaga DPD RI tetap menjadi Impian  dan pertarungan Adu kuat dalam memperebutkan suara Pemilih antara Incumben maupun Pendatang Baru.   

Menurutnya,  apalagi saat ini terjadi perbaikan persepsi publik terhadap Politik. Dibanding Pemilu 2014 tingkat Partisipasi Pemilih 77persen, maka partisipasi pemilih  Pemilu 2019 di NTB melonjak sebesar 82 persen melampaui target nasional 77,5 persen dari Jumlah DPT 2019 sebesar 3.753.096 Orang. 

“Dibanding Pemilu 2019, partisipasi pemilih  Pemilu 2024 akan terjadi peningkatan seiring dengan bertambahnya jumlah DPT Pemilu 2024, khususnya dari Pemilih Pemula,” ujar Didu

Sementara Kepala Litbang Mi6 , Zainul Pahmi memprediksi,  pada pemilihan DPD RI dapil NTB tahun 2024 akan terjadi  anomali politik yang tidak biasa dan nuansa yang berbeda  dibanding Pemilihan  DPD RI tahun 2019. 

Salah satunya yang sudah muncul,  ditandai dengan makin masiv dan kreatifitas  konten berbasis platform Tehnologi Komunikasi dalam mempengaruhi persepsi Pemilih. 

Agaknya platform IT dalam proses interaksi sosial sudah menjadi bagian dari gaya hidup Pemilih Cerdas dalam mengamati rekam jejak digital kandidat. 

“Hal ini tentu memiliki pengaruh signifikan  terhadap keberterimaan maupun keterpilihan calon Senator DPD RI dapil NTB pada segmentasi Pemilih Cerdas tersebut,” imbuh Pahmi

 Lebih jauh Zainul Pahmi menguraikan, Para Pemilih Pemula maupun Kelas Menengah cerdas di NTB tentu memiliki ekspektasi yang kuat dalam menyukseskan gelaran Pemilu 2024 dengan berbagai motivasi. 

Parameternya adalah maraknya keterlibatan generasi milenial 4.0  ini dlm menyemarakkan kontestasi lewat beragam konten medsos ( fb, tik tok ,IG, twitter) mempromosikan figur Kandidat idolanya. 

“Selain melakukan operasi penetrasi di basis, maka  penguatan dan kerjasama dalam membangun net working juga memiliki  posisi strategis dalam memperbanyak perolehan suara,” imbuhnya. 

Lebih Jauh Zainul Pahmi  menambahkan,  pada Pemilu DPD RI 2019 diwarnai kejutan yakni terhempasnya tiga Petahana DPD RI periode 2014 – 2019 dengan hanya menyisakan Suhaimi Izmy yang bertahan untuk periode 2019 – 2024. 

BACA JUGA: Standarisasi Jajanan Anak Sekolah, Perlu Monitoring

Mereka  tergantikan oleh pendatang baru yang memenangi konstestasi tersebut yakni Evi Apita Maya ( 283.932 suara), H Achmad Sukisman Azmy, M.Hum ( 268.905), TGH Ibnu Halil ( 245.570). Sementara Petahana H Suhaimi Ismy  berada di urutan terakhir dengan perolehan suara 207.352. 

“Pada Pemilihan DPD RI NTB 2019 muncul kejutan yang menobatkan  Evi Apita Maya sebagai Senator Perempuan  memperoleh suara terbanyak dan di idola kan oleh Masyarakat NTB karena dianggap mempesona,” ucap Pahmi. 

Peluang dan kelemahan Pendatang Baru

Didu melanjutkan, berdasarkan rekam jejak konstestasi, kekuatan sekaligus kelemahan elementer  pendatang baru rata-rata terletak pada semangat tanpa disertai kalkulasi politik yang rigid.

Bahkan kerap terlalu menyederhanakan mengimplementasikan taktik dan strategi di lapangan dalam meraih dukungan pemilih tanpa  didukung mapping dan peta politik  yang kredible dan valid. 

“Meskipun ada kisah Glory politik Pemilu 2019 yang berhasil menumbangkan tiga Petahana DPD RI, maka tidak serta merta pada pemilu 2024, petahana DPD RI mudah ditumbangkan lagi. Tentu Petahana DPD RI belajar dari tragedi Pemilu 2019 ,” ujarnya. 

Didu mengatakan salah satu celah peluang modal politik yang penting bagi pendatang baru selain Investasi Sosial, juga  bagaimana mampu menyakinkan para vote getter dari beragam strata sosial untuk ikut mengkampanyekan dan memenangkan dirinya terpilih menjadi Senator DPD RI. 

Didu menambahkan pentingnya menjalin kerjasama net working dengan kalangan Vote Getter Potensial ini,  setidaknya untuk memperpendek dan mengefisienkan waktu dalam melakukan penetrasi di basis. 

“Percuma dan sia-sia belaka menjadi petarung DPD RI jika tidak memiliki kekuatan yang lebih dalam menggalang dukungan di basis maupun para vote getter,” tambahnya. 

Terakhir Didu mengulas pada Pemilu DPD RI 2024 ada anomali politik yang tidak biasa yakni ketika DPD PDIP NTB secara terbuka menyatakan dukungan pada pendatang baru atau The Rising Star.

Dan menginstruksikan agar struktur dan Konstituen PDIP memilih dan memenangkan  Puteri Ketua Badan Pengawas dan Disiplin Partai Gerindra, Haji Bambang Kristiono yakni Rannya Agustyra Kristiono menjadi  Senator DPD RI mewakili Dapil NTB. 

Langkah Politik Moral  Kemanusiaan yang diambil PDIP NTB ini haruslah dimaknai, PDIP NTB senantiasa  menghormati dan menghargai upaya-upaya Puteri HBK telah berbuat nyata  dalam membangun dan membesarkan NTB melalui jalur olah raga sepak bola. 

“PDIP NTB seolah ingin memberikan pesan humanis dengan dukungannya kepada Rannya yakni  siapapun dia  , apalagi ia masih muda belia telah berbuat kebajikan/ kebaikan untuk daerah,  hendaknya ‘dibesarkan’  spiritnya dan ‘dimanusiakan’  cita-citanya,” katanya.***

 




Partai Golkar Ajak Warga KLU Senam Sehat 

Selain melakukan senam sehat, Partai Golkar juga bagi-bagi hadiah seperti sepeda, magic jar, blender, kompor gas, dan sembako

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Berolah raga senam bersama Partai Golkar berlangsung meriah di Lapangan Umum Tanjung, Minggu (03/07/22). 

Kegiatan senam sehat itu dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Mohan Roliskana, S.Sos, MH, Ketua DPD ll, Maryadi, S.Ag dan Ketua KPPG Partai Golkar Provinsi NTB.

“Olah raga senam bersama inimengajak warga menjaga dan memulihkan kesehatan,” kata Alfan Hadi,SH, selaku Ketua Pelaksana kegiatan itu.

BACA JUGA: Festival Balap Sampan di Jerowaru Jadi Event Rutin Pariwisata

Partai Golkar ajak masyarakat KLU senam sehat
H mohan Roliskana

Partai Golkar kampanyekan hidup sehat

Kegiatan senam itu menyediakan doorprize, seperti sepeda, magic jar, blender, kompor gas, dan sembako. 

Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Lombok Utara, Maryadi, mengatakan, pihaknya tak henti berinovasi memberikan pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat. 

Serangkaian acara roadshow juga diadakan Partai Golkar Kabupaten Lombok Utara, terkait harapan mereka terhadap pemimpin pemimpin yang memiliki integritas, sebagai penggerak utama organisasi. 

“Harapan kita, kegiatan kegiatan yang dilakukan Partai Golkar KLU dapat memperkokoh makna dan implementasi integritas dalam perilaku kerja, serta menjadikan unit organisasi Partai Golkar sebagai institusi yang memiliki kesungguhan untuk mempraktikkan integritas,” lanjut Maryadi.

Ditemui di tempat sama, Ketua DPD I NTB, H Mohan Roliskana, mengatakan Partai Golkar sengaja menebar berbagai kegiatan.

“Salah satunya adalah Senam Bersama hari ini untuk kesehatan yang dilanjutkan dengan undian pembagian hadiah sepeda, alat rumah tangga dan sembako guna memantik semangat peduli kepada sesama warga,” kata Mohan.

Senam Sehat ini diprakarsai pengurus dan simpatisan Partai Golkar di Lombok Utara, dan dilaksanakan di Lapangan Tioq Tata Tunaq, Tanjung, Lombok Utara.

Setidaknya kegiatan itu dihadiri oleh 70 0an orang terdiri dari, Pengurus DPD II Partai Golkar 25 orang, Fraksi Partai Golkar 15 orang, Ketua ketua PK, 25 orang, Ketua KPPG 25 orang, Ketua AMPG 10 orang, Ketua HWK 15 orang, Ketua BSN 20 orang, Ketua Bapilu 25 orang, Ketua Advokasi 25 orang dan ratusan simpatisan Partai Golkar Kabupaten Lombok Utara tutupnya.

Peserta yang diundang antara 240 sampai 300 an, namun antusias masyarakat untuk hadir cukup besar.

BACA JUGA: Sukses MXGP Samota 2022, Dalam Tiga Perspektif

“Alhamdulillah, setengah lapangan umum Tanjung dipadati kader dan simpatisan Partai dari setiap Kecamatan akunya,” kata Mohan.  

Rencananya, akan diselenggarakan berbagai kegiatan di setiap Kecamatan, baik olah raga sepak bola, Peresean, main Gasingan dan sebagainya.***

 

 

 




Komisi V DPR RI Akselerasi Pembangunan Bendungan Mujur

Dalam Kunjungan Kerja Spesifik di Lombok Tengah, Komisi V DPR RI mendorong percepatan penyelesaian pembangunan bendungan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Komisi V DPR RI menggelar Kunjungan Kerja Spesifik terkait pembangunan Bendungan Mujur di Lombok Tengah, Kamis (30/06/22). 

Kunker spesifik akan berlangsung hingga 2 Juli sebagai bagian dari upaya akselerasi pembangunan bendungan yang sudah terbengkalai selama empat dekade ini.

Komisi V DPR RI mendorong bendungan mujur masuk dalam proyek strategis nasional
H. Bambang Kristiono (HBK)

“Ini bentuk komitmen kami hadir langsung di Lombok Tengah, supaya rencana pembangunan Bendungan Mujur ini bisa terlaksana,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI H. Andi Iwan Darmawan Aras, yang memimpin Kunker Spesifik Komisi V.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika, Lokomotif Pemulihan Pariwisata

Rombongan Komisi V DPR RI diterima langsung Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri. 

Andi menegaskan, kedatangan pihaknya dalam rangka mendorong percepatan penyelesaian pembangunan bendungan ini. 

Diakui jika sebelumnya, pihaknya aktif menggelar diskusi mendalam dengan Wakil Ketua Komisi I DPR RI H. Bambang Kristiono, SE (HBK), Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/Pulau Lombok, tokoh yang selama ini memiliki komitmen kuat mengawal penuh pembangunan Bendungan Mujur yang tak kunjung terwujud, meski sudah direncanakan semenjak tahun 1969.

“Kita akan dorong supaya pembangunan Bendungan Mujur ini masuk dalam proyek strategis nasional,” kata Andi, yang merupakan politisi Partai Gerindra, seperti halnya HBK.

Diakui Andi, proses pembangunan Bendungan Mujur memang memerlukan waktu, lantaran harus melalui sejumlah tahapan.

 Biasanya, kata dia, pembangunan bendungan memakan waktu 3 hingga 5 tahun. Beruntungnya, pembangunan Bendungan Mujur ini sebelumnya telah memiliki dokumen Rencana Aksi Pembebasan Lahan dan Pemukiman Kembali warga terdampak atau Land Acquisition Resettlement Action Plan (LARAP), yang digelar tahun 2015. 

Bendungan ini juga telah memiliki Detail Engineering Design yang disusun Pemerintah Daerah. 

Sehingga, saat ini, dua dokumen tersebut hanya perlu menjalani proses review untuk penyesuaian. Dengan demikian, dokumen tersebut bisa menjadi dasar dalam penyusunan anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan bendungan.

“Kami ingin membahas pembangunan bendungan ini dengan cepat. Sehingga bisa dilaksanakan di 2023 mendatang,” kata Andi.

BACA JUGA: NTB Jadi Pusat Data Iklim Terbesar di Asia Tenggara

Pembebasan lahan Bendungan Mujur sendiri telah mulai dilakukan Pemkab Lombok Tengah semenjak tahun 2006. 

Namun begitu, setelahnya, proses pembebasan lahan berjalan lambat. Hitungan sementara, dibutuhkan sedikitnya Rp. 800 hingga Rp. 900 miliar untuk pembebasan lahan di luar kebutuhan relokasi.

Dalam pertemuan terungkap, pembebasan lahan tinggal dilakukan di satu desa. Saat ini masih dalam tahap mediasi dengan warga pemilik lahan.

 Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri menjelaskan, masyarakat saat ini menunggu kepastian terkait dengan harga tanah, kemudian kapan tanah tersebut akan dibayar, dan pihak yang yang akan membayar lahan tersebut.

Karena itu, Bupati Pathul Bahri menyampaikan rasa terima kasihnya atas komitmen Komisi V yang tengah memperjuangkan Bendungan Mujur menjadi proyek strategis nasional. Dengan status proyek strategis nasional tersebut, maka akan segera ada kepastian terkait kesiapan anggaran pembebasan lahan dan dana infrastruktur untuk pembangunan bendungan ini.

“Luas lahan pertanian di Lombok Tengah mencapai 45 ribu hektare dan menjadi lumbung pangan nasional. Bendungan Mujur ini memiliki nilai yang sangat strategis untuk mengatasi kekurangan air untuk kebutuhan pertanian dan mendukung kawasan ekonomi khusus Mandalika,” kata Bupati Pathul.

Direktur Bendungan dan Danau Ditjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Airlangga Mardjono mengemukakan, menilai dukungan dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan Komisi V DPR RI sebagai hal yang luar biasa.

“Dukungan ini menginspirasi kita untuk segera merealisasi Bendungan Mujur,” katanya.

BACA JUGA: Wapres Pastikan Wabah PMK Terkendali di Musim Qurban

Kementerian PUPR saat ini memang belum menghitung total anggaran untuk pembangunan Bendungan Mujur. Namun, untuk konstruksinya diperkirakan berkisar di angka Rp 1,6 triliun.

Secara keseluruhan, nantinya, Bendungan Mujur memerlukan lahan seluas 394,92 Hektare. Dimana luas lahan yang telah diukur saat ini mencapai 177.56 Hektare. Sedangkan luas lahan yang belum diukur sebanyak 217.38 Hektare.

Direncanakan, Bendungan Mujur akan memiliki kapasitas tampung air sebesar 23,03 juta meter kubik dengan panjang tubuh bendungan utama 2,8 kilometer. Bendungan akan mampu meningkatkan intensitas tanam lahan persawahan hingga 6.181 Hektare.

Sementara itu, Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/Pulau Lombok H. Bambang Kristiono, SE (HBK) menyampaikan apresiasinya atas komitmen rekan-rekannya di Komisi V DPR RI untuk mempercepat proses pembangunan Bendungan Mujur.

HBK menegaskan, Bendungan Mujur ini bukan semata untuk kemaslahatan masyarakat Lombok Tengah. 

Tapi juga untuk kemaslahatan masyarakat Bumi Gora. Karena itu, bendungan ini mestilah diwujudkan, karena merupakan bagian dari upaya menopang keberadaan Pulau Lombok sebagai salah satu daerah Penyangga Pangan Nasional.

“Tentu setelah kunjungan kerja spesifik dari teman-teman Komisi V DPR RI ini, masih ada proses dan sejumlah tahapan yang harus dilalui. Atas nama wakil masyarakat Pulau Lombok di DPR RI, saya akan bekerja keras dan all out mengawal seluruh proses dan tahapan tersebut, sehingga Bendungan Mujur yang telah diimpikan masyarakat di Lombok Tengah, benar-benar terwujud,” tandas HBK.

Dalam kegiatan itu, tampak hadir Ketua DPRD Lombok Tengah M. Tauhid, Kepala Balai Wilayah Sungai NTB, Perwakilan Kementerian PUPR, Kepala Organsiasi Perangkat Daerah Lombok Tengah, dan perwakilan Kecamatan dan unsur pemerintah Desa yang akan menjadi lokasi pembangunan Bendungan Mujur. ***

 




Hari Lahir Pancasila, PDIP NTB Ingatkan Jaga Persatuan

Momen Hari Lahir Pancasila, PDIP NTB membagikan seribu bibit pohon manggis untuk ditanam di tiap tempat ibadah di Pulau Lombok

MATARAM.lombokjournal.com ~ DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar upacara peringati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2022, di Kantor DPD PDIP NTB, Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, Rabu (01/06/22).

Upacara dipimpin Raden Nuna Abriadi, diikuti puluhan pengurus, kader PDIP di NTB serta Kabupaten/Kota dan para santri pondok pesantren.

Ketua DPD PDIP NTB, H. Rachmat Hidayat, dalam pidatonya mengatakan, mengimplementasikan nilai Pancasila tidak hanya dengan manghapal lima butir Pancasila. Yang penting, bagaimana mengamalkan setiap nilai Pancasila yang terkandung dalam setiap butir.

BACA JUGA: Hari Lahir Pancasila, Peserta Latsitarda XLII Donor Darah

Penyerahan bibit manggis pada peringatan Hari Lahir Pancasila

“Memaknai Pancasila tidak hanya dengan manghapal lima butir, tapi bagaimana mengamalkan. Menjaga persatuan dan tidak terpecah belah adalah bagian mengamalkan Pancasila,” kata H. Rachmat Hidayat.

BACA JUGA: Lombok FC Butuh 8 Pemain, 17 Pemain Siap Tandatangani Kontrak

Seribu Bibit Manggis

Rachmat mengatakan, dalam rangka Hari Pancasila sekaligus Bulan Bung Karno ini, PDIP NTB akan membagikan seribu bibit pohon manggis untuk ditanam di tiap tempat ibadah di Pulau Lombok.

“Ada seribu bibit buah manggis yang akan kita bagi masing-masing cabang dan kita tanamkan di tempat-tempat ibadah. Ini salah satu cara implementasi Pancasila,” ujarnya.

Membagikan pohon buah, kata Rachmat Hidayat sebagai bentuk mengamalkan nilai Pancasila dan menjaga hubungan manusia dengan manusia dan manusia dengan Tuhan.

“Masing-masing cabang (PDIP) kita bagikan 200 pohon. Ini untuk rumah ibadah, untuk menjaga hubungan manusia dengan manusia dan juga hubungan manusia dengan Tuhan,” katanya.

Sebanyak lima truk mengangkut bibit pohon buah manggis untuk lima kabupaten dan kota di Lombok. Masing-masing truk berisi 200 bibit buah untuk ditanam di rumah ibadah di Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara dan Kota Mataram.

Penyerahan bibit buah manggis ini secara simbolis diterima oleh masing-masing DPC PDIP se-Pulau Lombok.

Buah Kejujuran

Rachmat Hidayat mengatakan buah manggis memiliki filosofis. Buah tersebut dianggap sebagai buah kejujuran.

Karena, pada kulit manggis terdiri dari beberapa garis yang sesuai dengan jumlah isi pada manggis tersebut.

“Manggis merupakan buah kejujuran, karena jumlah garis pada kulit manggis, sesuai dengan jumlah isinya,” ujarnya.

BACA JUGA: Kejuaraan Drag Bike Nasional Diselenggarakan di Bima

Bagian bawah kulit manggis yang menyerupai kelopak bunga mewakili jumlah isi manggis.

Selain itu mangis adalah buah asli Indonesia yang sejarahnya berasal dari Indonesia.

Selain itu, hampir semua bagian pada buah manggis memiliki manfaat. Selain isi, kulit dan biji juga digunakan untuk produk makanan, obat-obatan, kosmetik, jus, sirup atau bahkan bisa direbus dan airnya diminum untuk kesehatan tubuh.

Wakil Ketua DPC PDIP Kota Mataram, I Gede Wiska, mengatakan akan membagikan bibit tersebut ke masing-masing tempat ibadah, mulai dari masjid, pura, gereja dan wihara.

“Kota Mataram rencananya kita bagikan masing-masing PAC nanti ditentukan tempat ada masjid, pesantren, gereja, wihara. Kita berikan pemupukan untuk disiram,” kata Anggota DPRD Kota Mataram ini.

Sementara, Ketua DPC PDIP Lombok Tengah, Suhaimi, mengatakan manggis merupakan pohon yang produktif. Sehingga sangat tepat untuk ditanam.

“Sebagai bentuk implementasi Pancasila kita akan membagikan dan menanamkan bibit pohon buah yang produktif dan bermanfaat buahnya. Hari ini manggis, ada sawo nanti, duren, mangga,” ujarnya. (*)

 

 




Golkar, Gerindra dan PDIP NTB Sejalan dalam Pilkada 2024

Ini prediksi MI6, baik Partai Golkar, Gerindra dan PDIP NTB, sudah saling memahami maksud menyongsong Pilkada 2024

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kemesraan Politik antara Partai  Gerindra NTB , PDIP NTB dan Partai Golkar NTB diprediksi berlanjut  hingga Pilkada Serentak di NTB 2024. 

Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto mengatakan itu di Mataram, Sabtu (21/04/22)

Saat ini publik di NTB sudah melihat kemesraan hubungan politik  ketiga Parpol yang sudah satu chemestry, saling memahami maksud untuk menyongsong koalisi strategis dalam gelaran Pilkada 2024. 

Ibarat Three Musketeers, ketiga partai besar di NTB  sudah membuktikan power politiknya dalam merespon dinamika politik di NTB.  

Prediksi chemistri Golkar, Gerindra dan PDIP

Misalnya dalam perubahan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) di DPRD NTB,  ketiga Parpol tersebut plus Parpol lain di luar parpol koalisi penguasa daerah, berhasil  merubah struktur susunan kepemimpinan AKD.

Dan itu tanpa perlawanan yang berarti dari Parpol koalisi Penguasa. 

Secara Politik, Mi6 memprediksi  akibat  insiden politik ini akan merepotkan Pemerintahan Zul-Rohmi ketika harus berurusan untuk mendapatkan legitimasi politisi oposisi Udayana yangg menguasai  unsur  pimpinan AKD itu.

BACA JUGA: Halal Industrial Park, Menyiapkan Ekosistem Kawasan Industri Halal

“Dalam konteks Politik ebih luas, diakui atau tidak, usai pertemuan tiga pucuk pimpinan Parpol yakni Mohan Roliskana dan H Bambang Kristiono di kediaman H Rachmat Hidayat  merupakan sinyal yang kuat, sekaligus test the water tiga parpol itu, untuk berjalan seiring untuk makin menguatkan politik kemanusiaan,” kata Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH. 

Menurut pria yang akrab disapa Didu ini, apabila kemesraan ketiga Parpol ini berlanjut hingga Pilkada serentak 2024, dipastikan akan ada sharing power politik dalam konstestasi Pilkada serentak di NTB, November 2024 mendatang. 

“Dukungan PDIP NTB untuk Rannya Agustyra Kristiono sebagai Calon DPD RI yang juga Puteri tercinta Petinggi Gerindra yakni H. Bambang Kristiono, harus dimaknai sebagai upaya untuk saling membesarkan dan saling memanusiakan secara politik,” ujar Didu. 

Langkah awal PDIP NTB yang mengusung Rannya Agustyra Kristiono sebagai sinyal awal membangun pondasi awal menuju  sharing power politik dalam arti yang sesungguhnya . 

Kapasitas dan performance yang dimiliki ketiga tokoh parpol itu sulit tidak konsisten meskipun sebatas obrolan tidak resmi. 

“Kabarnya paska pertemuan tiga tokoh di PM 15, ketiga tokoh parpol itu aktif berkomunikasi secara intensif untuk membahas dinamika sosial dan politik yang berkembang di NTB every day,” ungkap Didu

Platform dan Mapping Kekuasaan Politik

Terkait Platform politik menuju Pilkada serentak di NTB  2024 yang tinggal 2 tahun lagi, yang perlu digarisbawahi disini adalah bagaimana ketiga parpol itu mampu menemukan formula politik yang pas, terkait sharing power politik di setiap wilayah di kabupaten/kota di NTB. 

“Secara mapping Politik,  ketiga parpol tsb memiliki wilayah kekuasaan politik  berdasarkan hasil konstetasi pileg dan pilkada sebelumnya. Misalnya, Kota Mataram, Walikota dipegang Golkar yakni Mohan Roliskana dan Ketua DPRD Kota Mataram dipegang Golkar yakni Didi Sumardi. Peroleh Kursi Golkar di Pileg 2019 yakni 9 Kursi. PDIP NTB 5 Kursi dan Gerindra 6 Kursi,” ujarnya. 

Sementara itu, untuk Lombok Tengah, baik Kepala Daerah dan Ketua DPRD Loteng dipegang oleh Kader Gerindra, yakni Pathul Bahri dan M. Tauhid. Demikian juga untuk Kabupaten Sumbawa Barat, baik Bupati dan Ketua DPRD KSB dijabat oleh kader PDI Perjuangan, yakni Musyafirin dan Kahar. 

BACA JUGA: Kanal NTB Care Hadir, Dipuji Relawan Bumi Gora

Didu menambahkan, ketiga contoh wilayah kekuasaan politik yang dipegang parpol tersebut setidaknya akan menjadi pijakan untuk menentukan sinergitas menuju Pilkada NTB 2024, termasuk di kabupaten lain maupun Pilgub NTB.  

Tentu dengan tetap mengacu pada hasil perolehan kursi pileg 2024 sebagai tolok ukur utama menentukan posisi tawar, untuk papan satu dan papan dua. 

“Mi6 menyakini apabila koalisi taktis dan strategis ketiga Parpol ini terjadi akan menyederhanakan  prosedur dan pengambilan keputusan  politik lebih cepat, simple dan efisien dari sisi waktu, beaya maupun kepastian politik.  mengingat ketiga tokoh parpol tersebut memiliki decision maker yang kuat,” kata mantan eksekutif daerah Walhi NTB dua periode ini.

Didu menggarisbawahi, konstestasi Pilkada 2024 akan diwarnai dengan dinamika politik yang menarik. 

Salah satunya munculnya figur- Figur baru yang akan mengikuti konstestasi tersebut.

 Hal ini mencerminkan Pilkada masih menjadi daya pikat yang kuat sebagai kawah candradimuka sirkulasi kepemimpinan daerah pujaan hati Rakyat.(*) 

 




Wagub: Rekomendasi DPRD NTB Jadi Koreksi Konstruktif 

Wagub NTB mengatakan, rekomendasi yang disampaikan dewan menjadi sangat penting

MATARAM.lombokjournal.com ~  Rekomendasi DPRD NTB dinilai sebagai masukan dan koreksi konstruktif, atas hasil penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan sepanjang tahun 2021.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengatakan itu menanggapi rekomendasi DPRD NTB  terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur NTB Tahun Anggaran 2021 di Kantor DPRD Provinsi NTB, Kamis  (19/05/22). 

Ia menyampaikan dalam sambutan penyampaian dan penyerahan hasil rekomendasi  DPRD Provinsi NTB terhadap LKPJ Gubernur NTB Tahun 2021. 

Wagub NTB saat acara penyampaian dan penyerahan rekomendasi DPRD NTB

“Kami dapat memahami bahwa rekomendasi yang disampaikan dewan menjadi sangat penting,” kata wagub.

Penting untuk meningkatkan kinerja  penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan maupun pelayanan ke masyarakat, agar menjadi lebih baik kedepannya.

BACA JUGA: Pengenalan Destinasi Prioritas untuk Pasar Nusantara di Senaru

Ia akan segera melakukan pengkajian terkait rekomendasi DPRD NTB dengan mekanisme yang berlaku.

Demi optimalisasi kinerja pemerintahan serta memastikan berbagai kebijakan pembangunan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat untuk kemajuan daerah.

“Kami juga ingin menyampaikan, kinerja komisi-komisi di DPRD Provinsi NTB yang telah memberikan rekomendasi yang sangat berharga, untuk penyempurnaan pelaksanaan program dan kegiatan selanjutnya dalam rangka mensukseskan pencapaian visi misi kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi NTB, Baiq Isvie Rupaeda mengungkapkan, DPRD NTB memberikan rekomendasi sebagai umapn balik dalam penyelenggaraan pemerintah daerah yang lebih baik, demi terciptanya peningkatan kesejahteraan masyarakat NTB.

“Adapun tujuan dari rekomendasi DPRD NTB, yaitu untuk memberikan saran masukan dan atau koreksi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah yang lebih baik dan akuntabel ditahun tahun ayng akan datang,” tuturnya.

Isvie juga menyempatkan memberikan selamat kepada atlet cabang olahraga karate, Ahmad Zigi Zaresta yang telah berhasil meraih medali emas.

BACA JUGA: Sukses itu Hasil Kerja Keras, Ini Pesan Wagub NTB

Dan pada cabang olahraga lompat jauh, Sapwaturrahman yang berhasil meraih medali perunggu pada ajang SEA Games 2021.

“DPRD Provinsi NTB memberikan apresiasi kepada sleuruh atlet yang telah berhasil membawa nama NTB bahkan Indonesia dalam ajang SEA Games,” ungkapnya. ***

 

 




Bawaslu RI Adakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pemilu 2024 di NTB

Gubernur Sambut Baik Kedatangan Bawaslu RI yang mengadakan Rakernis Pembinaan dan Penanganan Pelanggaran Pemilu 2024 di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyambut baik kedatangan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) untuk mengadakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pembinaan dan Penanganan Pelanggaran Pemilu 2024 di Provinsi NTB.

Dalam sambutannya, Gubernur memberikan ucapan selamat datang kepada Bawaslu RI dan Bawaslu se-Indonesia di Provinsi NTB.

Gubernur NTB Sambut kedatangan Bawaslu RI
Sambutan Gubernur Zulkieflimansyah

“Selamat datang di NTB. Semoga hari-harinya menyenangkan,” kata Bang Zul.

Hal itu disampaikan Bang Zul sapaan Gubernur NTB, saat menghadiri Rakernis Bawaslu di Holiday Resort Lombok Senggigi, Selasa (17/05/22).

BACA JUGA: Sport Tourism Diharapkan Jadi Momentum Pertumbuhan Ekonomi

Persiapan demi persiapan terus dilakukan oleh penyelenggara pemilihan umum dalam rangka mensukseskan Pemilu yang akan digelar serentak pada tahun 2024 mendatang.

Kegiatan rapat kerja teknis (Rakernis) tersebut diselenggarakan bersama Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia yang rencananya akan berlangsung selama 3 hari berturut-turut, yaitu dari tanggal 17 Mei hingga 19 Mei 2022.

Turut hadir mendampingi Gubernur dalam Rakernis tersebut, yaitu Lalu Abdul Wahid, SH, MH selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Provinsi NTB.***

BACA JUGA: Oknum Pejabat Klu Salah Menggunakan Sarana Pemerintah