Di Danau Toba, Inang-inang Doakan Puan Jadi Presiden

Puan Maharani melakukan penanaman pohon mangga di punggung bukit Tugu Aritonang yang menghadap di Danau Toba, Sumatra Utara 

SUMUT.lombokjournal.com ~ Dalam kunjungan kerja (Kunker) ke Sumatera Utara (Sumut), Puan Maharani, Ketua DPR RI menghadiri kegiatan penghijauan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) hingga menanam benih ikan di Danau Toba.

Puan tiba di Bandara Silangit, Kamis (01/99/22), disambut Gubernur Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra, dan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin. 

Puan datang didampingi Ketua Komisi V DPR Lasarus dan Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti.

BACA JUGA: Puan Maharani Kunjungi Pasar Kebon Roesk di Kota Mataram Puan Maharani ikut menanam mangga di daerah perbukitan di Danau Toba

Kemudian ia melakukan penanaman pohon mangga di Kawasan Wisata Gantole, Huta Ginjang Kecamatan Muara. Lokasinya persis di punggung bukit Tugu Aritonang yang menghadap Danau Toba.

Warga menyambut kedatangan Puan di sepanjang jalan menuju lokasi tanam. Ia juga disambut ratusan relawan PUMA (Puan Maharani) yang memakai kaos putih bergambar foto Puan.

“Puan presiden, Puan presiden,” teriak para relawan.

Puan dan rombongan kemudian menanam pohon mangga bersama warga setempat. Kecamatan Muara merupakan daerah penghasil mangga.

Selesai menanam, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu berdialog bersama masyarakat yang didampingi Bupati Tapanuli Selatan, Nikson Nababan.

“Saya ajak anggota-anggota DPR ini untuk memikirkan Tapanuli Utara dan Sumatera Utara karena saya melihat Taput kok begini-begini saja. Makanya saya ajak anggota DPR untuk sama-sama memikirkan pembangunan di sini,” kata Puan.

Puan lalu meminta warga untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada dewan. Salah seorang warga yang berasal dari kelompok perempuan berharap, agar mendapat fasilitas pengolahan pupuk organik karena mereka kesulitan mendapat pupuk.

Pengolahan pupuk kandang untuk kelompok tani akan berkolaborasi dengan peternak agar organik, yang dihasilkan peternak bisa dijadikan pupuk untuk menanam padi, jagung, dan lainnya. 

Puan berjanji akan mengupayakan infrastruktur yang dapat menunjang pembuatan pupuk organik.

“Untuk alat pupuk organik, kita akan usahakan,” sebut Puan.

Meneruskan kerja Jokowi

Seorang inang yang ikut berdialog bersama Puan tiba-tiba mengangkat tangan. Ia mendoakan Puan agar bisa menjadi Presiden untuk memajukan bangsa.

“Mantap kali otak kau. Saya doakan kau bisa pimpin Indonesia. Semoga diberkahi Tuhan,” ungkap inang itu.

BACA JUGA: Puan Maharani dan Kader PDI Perjuangan Siap Menangkan Pemilu 2024

Warga bernama Toga Aritonang pun menyampaikan harapan yang sama. Ia berharap Puan dapat meneruskan kerja-kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pembangunan Pak Jokowi harus dilanjutkan. Dan kami berharap ini dilanjutkan. Yang melanjutkan ya Bu Puan,” harap Toga Aritonang.

“Kami mewakili kepala desa di Taput mendukung ibu ke depan,” timpal Kepala Desa setempat yang juga berharap agar wilayahnya memiliki Pacuan Kuda untuk menunjang pariwisata.

Sementara itu Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan mengungkap Danau Toba memiliki ikan pemangsa yang dikenal dengan nama Red Devil. 

Puan lalu pergi ke Danau Toba yang berada di wilayah Kecamatan Muara untuk melakukan penaburan bibit ikan yang tempatnya dekat Pelabuhan Muara.

Sepanjang perjalanan dari lokasi penanaman pohon hingga penaburan bibit ikan, Puan disambut meriah warga yang berjejer rapi di pinggir jalan.

Selain menabur bibit ikan, mantan Menko PMK itu pun berdialog dengan sejumlah pembubidaya ikan. Puan juga banyak memenuhi permintaan warga dan pedagang ikan dari pelabuhan untuk foto bersama. (*)

 

 




Pelantikan Waka II DPRD NTB, Ini Pesan Gubernur NTB 

Gubernur NTB dalam pelantikan Waka II DPRD NTB Yek Agil, berpesan agar menjadi orang tua yang mampu menenangkan anggotanya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua DPW PKS NTB, Yek Agil dilantik sebagai Wakil Ketua II DPRD NTB dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pimpinan DPRD Provinsi NTB Pengganti Antar Waktu (PAW) Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024, di Ruang Paripurna DPRD Provinsi NTB, Rabu (31/08/22).

Gubernur NTB berpesan, agar jadi orang tua bagi anggotanya
Gubernur Zulkieflimansyah

Jabatan Wakil Ketua DPRD NTBsemula dijabat H. Abdul Hadi. 

BACA JUGA: HUT Kota Mataram ke 29, Gubernur NTB: Perkuat Kolaborasi

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dihadiri Gubernur NTB Zulkieflimansyah itu, dilakukan Ketua Pengadilan Tinggi NTB Achmad Setyo Pudjoharsoyo dan dipimpin Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H selaku Ketua DPRD NTB. 

Bang Zul sapaan Gubernur, berpesan kepada pimpinan baru, dapat menjadi layaknya orangtua yang mampu menenangkan para anggotanya dalam berbagai gejolak kondisi dan situasi. 

“Mudah-mudahan tetap kompak dan bersinergi bersama kami pemerintah, dan menjadi orang tua yang baik menanamkan konsep dan solusi yang menyebakan hidup kita makin berwarna,” pesan Bang Zul. 

Sementara itu, Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada Wakil Ketua II DPRD NTB yang semula dijabat H. Abdul Hadi. 

Menurutnya, Abdul Hadi telah bekerja dengan sepenuh hati mengamalkan samiqna wa’atoqna atau mendengarkan dan mentaati berbagai keputusan. 

Ia juga meengucapkan selamat kepada Waka DPRD yang baru dan berharap Yek Agil dapat segera beradaptasi dengan berbagai pekerjaan yang menanti, meningkatkan koordinasi dengan Pemprov NTB, sehingga bisa menghasilkan produk dewan yang berkualitas. 

“Kami mengucapkan selamat bekerja dalam mengemban amanah,” pesan Isvi. 

BACA JUGA: Puan Maharani Ajak Kolaborasi Ciptakan Dunia yang Lebih Baik

Selain dihadiri Gubernur NTB, pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah NTB Lalu Gita Ariadi, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), perwakilan KPU, BAWASLU, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, LSM, dan awak media cetak maupun elektronik.***

 

 




Puan Maharani dan Kader PDIP Siap Menangkan Pemilu 2024

Pompa semangat kader di NTB, Puan Maharani Tegaskan PDIP Siap Menangi Pemilu 2024

MATARAM.lombokjournal.com ~ Puan Maharani menggelar rapat konsolidasi bersama lebih dari 1.300 pengurus dan kader PDIP dari seluruh NTB, Sabtu (27/08/22) sore, di Kantor DPD PDIP NTBJalan Lingkar Selatan, Kota Mataram.

Dalam konsolidasi itu, para pengurus dan kader PDIP siap memenangkan Pemilu 2024 yang akan menjadi kemenangan ketiga secara beruntun.

Puan datang didampingi suaminya Happy Hapsoro dan Wakil Sekjen DPP PDIP Ahmad Basarah yang juga Wakil Ketua MPR RI. 

Rapat digelar sebelum Puan dan rombongan bertolak ke Bali untuk agenda resmi Ketua DPR RI.

Saat tiba, Puan langsung disambut lebih dari seribu kader yang sudah berkumpul semenjak siang, mengenakan pakaian berwarna merah, khas PDI Perjuangan. Para kader PDIP NTB tak henti memekikkan kata-kata yang menggelorakan semangat.

BACA JUGA: Puan Maharani Kunjungi Pasar Kebon Roek di Kota Mataram

Puan Maharani ajak kader PDIP menangkan Pemilu 2024
Puan Maharani bersama Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat

Rapat konsolidasi tersebut diawali dengan laporan Ketua DPD PDIP Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat. 

Anggota DPR RI dari Dapil Pulau Lombok Tersebut sebelum memulai laporannya, mengajak seluruh hadirin mengirim doa untuk almarhum Taufik Kiemas, ayahanda Puan Maharani, yang juga bagi kader PDIP adalah Bapak Empat Pilar Kebangsaan Indonesia.

Dalam laporannya, Rachmat menyampaikan kesiapan seluruh kader PDIP NTB, tegak lurus terhadap seluruh keputusan partai. 

Termasuk jika Ketua Umum telah menetapkan siapa yang akan diusung menjadi calon Presiden dari PDIP Perjuangan dalam Pemilu 2024.

Sementara dalam rapat konsolidasi ini, Puan mengingatkan, konsolidasi partai diperlukan untuk menyolidkan para kader. Apalagi tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai. 

Putri Presiden ke 5 RI, Hj Megawati Sokarnoputri ini mengatakan, Pemilu memang akan digelar pada 2024. Namun, khusus Pemilu Presiden dan Pemilihan Legislatif, akan digelar pada 14 Februari tahun 2024, artinya hanya sebulan setelah pergantian tahun.

Karena itu, waktu yang tersedia tidak banyak, konsoldiasi internal sudah harus dimulai. Apalagi, Daftar Calon Sementara calon anggota legislatif sudah akan muncul pada April 2023 untuk kemudian menjadi Daftar Calon Tetap pada November 2023.

“Kita merapatkan barisan biar tidak ada yang ke kanan atau ke kiri. Jelang 2024 semua kader harus tegak lurus,” kata Puan yang disambut kesiapan dari para kader.

PDIP siap mencetak sejarah untuk memenangkan Pemilu 2024 yang berarti akan menjadi kemenangan ketiga beruntun setelah Pemilu 2014 dan Pemilu 2019. Kemenangan tiga kali beruntun tersebut akan menjadikan PDIP sebagai partai yang pertama melakukannya sepanjang sejarah demokrasi Indonesia semenjak Pemilu digelar pertama kali tahun 1955.

Untuk menggelorakan semangat para kader, Puan menceritakan perjalanan dirinya semenjak awal bergabung di partai. 

Dia menekankan, dirinya memang putri Megawati Soekarnoputri. Namun, bukan berarti, dia mendapat privilege dengan status tersebut. 

Karena itu, dia harus berjuang sama seperti kader lainnya untuk bisa duduk di lembaga legislatif.

Puan tercatat menjadi anggota DPR RI pertama kali dari daerah pemilihan di Jawa Tengah pada tahun 2009. Saat itu, Puan memperoleh 200 ribu suara. Pada Pemilu 2014, Puan kembali mencalonkan diri dan mendapatkan 300 ribu suara. 

Namun, dia mendapatkan penugasan lain sebagai Menko PMK di periode pertama kepemimpinan Presiden Jokowi, dan Puan digantikan kader lain di DPR RI.

Pada Pemilu 2019, Puan mencalonkan diri lagi sebagai Anggota DPR RI. Suara yang diraihnya menjadi rekor dalam pemilu. Sebab, suara pribadi yang diraihnya lebih dari 400 ribu, dan menjadi jumlah suara terbanyak sepanjang sejarah pemilu legislatif.

Puan pun mendorong seluruh kader PDIP untuk tiada henti-henti menyapa masyarakat dari dekat. Dan hal tersebut harus dimulai dari sekarang. 

Dia menekankan, menyapa masyarakat tersebut tidak melulu harus membawa sumbangan sembako.

“Mulailah dari satu keluarga. Lalu menjadi satu desa. Lalu menjadi satu kecamatan dan seterusnya,” kata Puan.

BACA JUGA: Puan Maharani Kalungi Puan dengan Kerudung Merah

Dia juga meminta kepada kader yang ingin diusung PDIP dalam Pilkada serentak tahun 2024 untuk bersinergi pula memenangkan partai dalam Pilpres dan Pileg terlebih dahulu. Sebab, Pileg dan Pilpres digelar lebih dahulu baru Pilkada.

“Kalau partai kita menang Pilpres dan menang Pileg, maka untuk Pilkada tentu akhirnya menjadi lebih mudah,” imbuh Puan.

Puan pun memberi warning agar tidak ada polemik internal. Tidak boleh lagi ada terdengar antar kader saling bertengkar.

Usai rapat konsolidasi, Puan kemudian membagikan santunan kepada anak yatim, kaum dhuafa, dan para penyandang disabilitas. 

Puan kemudian bertolak menuju bandara untuk selanjutnya melanjutkan kunjungan kerja ke Provinsi Bali. (*)

 

 




Puan Maharani Kunjungi Pasar Kebon Roek di Kota Mataram

Pengunjung dan pedagang teriak Presiden 2024, Puan Maharani bikin heboh emak-emak pengunjung pasar

 MATARAM.lombokjournal.com ~ Melakukan kunjungan kerja (kunker) di Pulau Lombok, Puan Maharani blusukan di pasar Kebon Roek di Kota Mataram, Sabtu (27/08/22). 

Dan Ketua DPP PDI Perjuangan itu menyapa dan bersalaman dengan para pedagang di pasar induk di ibu kota NTB ini. 

Ia juga sempat belanja sejumlah kebutuhan pokok.

BACA JUGA: Tuan Guru Turmuzi Kalungi Puan dengan Kerudung Merah 

Puan Maharani sempat belanja kebutuhan pokok di pasar

Tiba di pasar selepas Duhur, Puan langsung dikerubungi para pengunjung pasar semenjak dari lapangan parkir. 

Kunjungan ke pasar ini semula tak masuk dalam agenda kunjungan kerja, mengingat Puan semula dijadwalkan mengunjungi para pedagang di Pasar Mandalika.

Para pengunjung pasar banyak yang berebut ingin bersalaman. 

“Mbak Puan… Mbak Puan… Mbak Puan…,” teriak beberapa pedagang. 

Sebagian besar di antara mereka adalah kalangan ibu-ibu. Mereka memilih meninggalkan sejenak belanjaannya dan berlarian menyongsong kedatangan Puan.

Dengan sabar, putri Presiden ke-5 RI, Hj Megawati Soekarnoputri tersebut menyapa para ibu-ibu yang berjejal. Tim pengawalan yang melekat pada Ketua DPR pun sampai kewalahan mengingat banyaknya pengunjung pasar yang ingin bersalaman.

Sebagian pengunjung pasar yang lain, ada yang rela memanjat pagar pasar demi bisa melihat dari dekat perempuan pertama sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Butuh waktu lama bagi Puan untuk bisa sampai ke dalam salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Mataram ini. 

Dan di dalam pasar, para pedagang juga rupanya sudah tak sabar lapak dagangan mereka dikunjungi.

Sarah menjadi pedagang yang merasa paling beruntung lantaran lapak dagangannya dikunjungi. Senyum perempuan berhijab tersebut mengembang. Abon, kacang asing, dan olahan daging kering yang menjadi jualan lapaknya dibeli oleh Puan.

“Belanjanya Rp 250 ribu. Tapi saya dibayar Rp 400 ribu,” kata Sarah. 

Dengan bangga dia menunjukkan uang pembayaran.

Suhairi, pedagang sayur mayur di sebelahnya juga tak kalah semringah. Lantaran sudah berbelanja sayur-mayur saat tiba di pasar pertama kali, Puan tak berbelanja sayuran di lapak Suhairi. 

Tapi, dia tetap ketiban rezeki. Bisa bersalaman dengan Puan dan juga diberi uang tunai pula.

Antusiasme dan animo yang tinggi dari para pedagang dan pengunjung pasar membuat aktivitas berbelanja Puan berjalan lambat. 

Belum lagi sejumlah pedagang ingin lapaknya dilihat dari dekat. Tak melulu menawarkan dagangan, mereka sudah sangat senang bisa berinteraksi dari dekat dan bisa bersalaman.

Melente idap imen presiden…(Mau kita bersalaman dengan presiden),” kata salah seorang pedagang dalam bahasa Sasak.

BACA JUGA: Duta Lingkungan Diminta Gaungkan Isu Lingkungan di Mandalika

Selama berbelanja, sejumlah pengunjung pasar dan pedagang memang meneriaki Puan dengan menyebutnya “Presiden 2024”. Teriakan tersebut bahkan terdengar bersahut-sahutan, lantaran disambut pula oleh para pengunjung dan pedagang pasar lainnya.

Dalam dialognya dengan pedagang, selain bertanya tentang apa yang mereka jual dan berapa harganya, Puan pun menggoda mereka dengan menanyakan apakah penjual tersebut mengenal dirinya. 

Tanpa ragu, pedagang menyebut nama lengkap Puan Maharani. Salah seorang dari mereka bahkan mengacungkan dua jempol setelah menyebut nama lengkap Ketua DPR, lalu memekikkan kata “Merdeka..!!”

Sontak, Puan pun menyambutnya dengan mengepalkan tangan ke atas dan turut memekik “Merdeka” pula. Suasana di dalam pasar pun riuh. Sebab, yang lain juga memekikkan kata serupa.

Lebih dari 45 menit Puan berada di Pasar Kebon Roek. Tapi, saat aktivitas berbelanja tersebut sudah usai, para pedagang dan pengunjung seakan enggan melepasnya. Alhasil, pengunjung masih mengerubunginya untuk bersalaman hingga ke pintu kendaraan. ***

 

 




Tuan Guru Turmuzi Kalungi Puan Dengan Kerudung Merah

Lanjutkan Tradisi Bung Karno, Puan Maharani Silaturahmi ke Ulama Kharismatik NU, Tuan Guru Turmuzi di Lombok Tengah, NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan mengawali kunjungan kerja di Pulau Lombok, Sabtu (27/08/22), dengan bersilaturahmi ke TGH Turmudzi Badarudin.

Ulama kharismatik Nahdlatul Ulama itu merupakan pimpinan Pondok Pesantren Qamarul Huda di Desa Bagu, Kecamatan Peringgarata, Lombok Tengah. 

Perempuan pertama yang memimpin DPR RI didampingi suami Happy Hapsoro, tiba di Bandara Zajnuddin Abdul Madjid disambut Gubernur NTB H Zulkieflimansyah bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Duta Lingkungan Diminta Gaungkan Isu Lingkungan di Mandalika

Puan Maharani bersama santri asuhan Tuan Guru Bagu
Puan Maharani menyapa para santri

Turut menyambut pula Anggota DPR RI, H Rachmat Hidayat yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan NTB bersama para fungsionaris PDIP NTB lainnya.

Menyongsong kedatangan Puan di pintu rumah, Bu Nyai Hj Halimah dan Hj Baiq Hidayatul Aini.

Diiringi lantunan salawat dari ribuan santri, Puan melangkah ke kamar bagian dalam rumah tempat TGH Turmudzi telah menunggu. Kiai sepuh NU yang sangat dihormati tersebut berada di pembaringan. 

Senyum khasnya mengembang begitu Puan Maharani mendekat dan menyampaikan salam dengan penuh takzim. Wakil Ketua MPR RI  Ahmad Basarah mendampingi Puan.  

Pertemuan tertutup kemudian berlangsung selama lebih dari satu jam. Kepada Puan, TGH Turmudzi memberikan selendang berwarna merah. 

Selendang tersebut langsung dikalungkan Rais Am PBNU tersebut kepada Puan.

Setelah pertemuan usai, Puan menyapa para santri yang telah menunggu di hall depan kediaman pribadi. 

BACA JUGA: Gubernur NTB: Pastikan NTB Daerah Aman untuk Usaha

Gubernur NTB dalam kesempatan tersebut menyampaikan sambutan mewakili tuan rumah

“Kita beruntung NTB dikunjungi Ibu Puan.  Beliau orangnya luar biasa. Orangnya baik hati,” kata Gubernur mengawali sambutan. 

Kepada para santri, Gubernur Zul menceritakan kalau Puan adalah cucu pendiri Indonesia yang juga proklamator kemerdekaan Indonesia sekaligus presiden pertama RI, Soekarno. Disampaikan pula Puan adalah putri Presiden RI ke 5 Hj Megawati Soekarnoputri.

“Mbak Puan sekarang menjabat Ketua DPR RI. Sebelumnya menjabat Menko PMK yang mengkoordinasi para menteri. Mudah-mudahan beliau tetap diberikan kesehatan oleh Allah untuk terus mengabdi bagi bangsa dan negara,” kata Gubernur sembari menegaskan, Puan Maharani adalah potret paling ideal untuk inspirasi bagi para santri perempuan.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Puan menegaskan, kunjungan silaturahminya ke TGH Turmudzi untuk melanjutkan tradisi menjahit silaturahmi yang telah dimulai kakeknya Bung Karno dengan seluruh ulama NU di Indonesia. 

Tradisi tersebut kemudian dilanjutkan oleh ayahandanya almarhum Taufik Kiemas dan sang ibunda Hj Megawati Soekarnoputri.

“Ini bukan pertemuan pertama. Insya Allah akan ada pertemuan pertemuan yang lain yang akan membawa hal yang lebih bermanfast,” kata Puan.

Dia menegaskan, membangun bangsa yang besar ini tidak bisa sendirian. Butuh gotong royong. 

Sehingga silaturahminya dengan TGH Turmudzi yang juga Dewan Mustaysar PBNU, diyakini  tak akan ada lagi muncul kesalahpahaman dalam membangun bangsa dan negara.

Puan juga menyemangti ribuan santri. Mereka diingatkan tidak terpengaruh berita hoax. Puan menyampaikan tahun 2024 adalah tahun pemilu. 

Dan sebagian dari para santri tersebut akan menjadi pemilih pemula pada ajang pesta demokrasi tersebut.

“Sekarang situasi disibukkan dengan pemilu 2024. Jangan sampai dalam pemilu malah ada yang ingin memecah belah kita,” kata Puan.

BACA JUGA: Wagub NTB Dukung SOMASI Sosialisasikan Opentender.Net

Puan Maharani disambut Tuan Guru Turmuzi

Puan yakin seluruh para santri kelak akan memilih pemimpin yang mencintai Indonesia sutuhnya. Kepada sahibulbait Puan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih telah diterima sebagai keluarga.

“Berteman dan bersilaturahmi  itu nggak akan ada habisnya. Silaturahmi sebagai keluarga harus terus dilanjutkan. Saya meyakini. Suatu hari  insya Allah salah satu santri perempuan bisa menggantikan posisi saya,” kata Puan.

Usai pertemuan dengan para santri, Puan dan rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Mataram dengan berdialog dengan para rektor perguruan tinggi negeri dan swasta. Setelah utu, dilanjutkan dengan mengunjungi Pasar Kebon Roek, salah satu pasar jnduk di Mataram.***

 

 




Kunker di Lombok, Puan Maharani akan Blusukan ke Pasar 

Dalam kunker ke Lombok,  Puan Maharani akan sowan ke Tuan Guru Bagu dan akan berdialog dengan pedagang kecil di pasar tradisional

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, akan melakukan kunjungan kerja (kunker) di Pulau Lombok. 

Perempuan pertama yang memimpin DPR RI tersebut akan bersilaturahmi dengan TGH Turmudzi Badarudin, ulama kharismatik Nahdlatul Ulama. 

Ia akan mengunjungi pasar untuk menyapa dari dekat para pedagang dan berdialog dengan rektor perguruan tinggi negeri dan swasta di NTB.

Puan dijadwalkan tiba di Mataram hari Sabtu (27/8/2022) pagi dengan penerbangan dari Jakarta. 

Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat yang juga Anggota DPR RI mengatakan, dari bandara Puan langsung mengunjungi Pasar Mandalika untuk berdialog dengan para pedagang di sana sekaligus mengecek harga berbagai kebutuhan pokok.

BACA JUGA: Sinergitas Lintas Sektor untuk Dukung Posyandu Keluarga

“Dinamika di pasar adalah cerminan situasi ekonomi daerah. Mbak Puan akan blusukan dan menyapa dari dekat para pedagang lalu mendapatkan informasi secara langsung bagaimana sesungguhnya situasi pemulihan ekonomi di tengah pandemi,” kata Rachmat.

Selain bedialog dan menyerap informasi, selama di Pasar Mandalika, putri Presiden ke-5 Republik Indonesia Hj Megawati Soekarnoputri ini juga disebut akan berbelanja secara langsung sejumlah kebutuhan.

Dari Pasar Mandalika, Puan kemudian akan menggelar dialog bersama para rektor perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta di NTB. 

Dialog tersebut akan digelar secara santai sembari santap siang bersama dengan menu khas dari Bumi Gora.

Selepas Salat Duhur, Puan kemudian akan bertolak menuju kediaman kiai kharismatik Nahdlatul Ulama TGH Turmudzi Badruddin, di Bagu, Peringgarata, Lombok Tengah. Kunjungan ini kata Rachmat karena Puan ingin terus menjahit silaturahim dengan para masyayikh dan meniru apa yang pernah dilakukan Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Soekarno dan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama.

“Mbak Puan dalam banyak kesempatan selalu menekankan bahwa membangun bangsa Indonesia ini tidak bisa jika tidak dilakukan dengan bergotong royong. Karena itu, Mbak Puan sowan dan bersilaturahim dengan para kiai, alim ulama, dan para masyayikh,” imbuh Anggota Komisi VII DPR RI ini.

Rachmat mengatakan, sudah menjadi tradisi, bagaimana sejak dulu Bung Karno telah menjalin hubungan kedekatan dengan Rais Akbar PBNU KH Hasyim Asy’ari. 

Kemudian, jalinan kedekatan itu dilanjutkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang pernah menjabat ketua umum PBNU dan Presiden keempat RI.

BACA JUGA: Sekda NTB Buka Bazar Murah, untuk Stabilisasi Harga Pangan

“Mbak Puan sebagai cucu Bung Karno ingin terus melanjutkan kedekatan hubungan itu,” kata Rachmat.

TGH Turmudzi Badarudin sendiri merupakan pemimpin Pondok Pesantren Qomarul Huda, salah satu pondok pesantren ternama di NTB yang memiliki sejarah besar dalam moderasi Islam dan demokrasi Indonesia. 

Di Ponpes ini pernah digelar Musyawarah Nasional Alim Ulama Nahdlatul Ulama pada 17-20 November 1997. 

Salah satu rekomendasi Munas tersebut adalah tentang kedudukan perempuan dalam Islam. Munas alim ulama ini pun mengakhiri debat panjang tentang kepemimpinan perempuan dalam Islam. 

Munas itu mengafirmasi kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam Islam dan juga mengakui kelebihan-kelebihan tertentu pada diri perempuan saat menjadi pemimpin.

Sebelum kunjungan Puan akhir pekan ini, akhir Juli lalu, terlebih dahulu, Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah telah diutus kepada TGH Turmudzi. 

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bagaimana selama riwayat hidupnya, Tuan Guru Bagu  telah melanjutkan fase pendidikan agamanya di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, selama enam tahun dan menjadi salah satu alim ulama yang paling mendukung keputusan Munas tersebut, termasuk mengenai kepemimpinan perempuan dalam Islam.

Dalam pertemuan tesebut, Basarah yang diutus langsung Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri untuk bersilaturahmi, sekaligus juga membicarakan isu-isu kebangsaan dan Islam. 

Mulai dari topik Pancasila sampai kepemimpinan masa depan Indonesia. Kepada Basarah yang juga dosen Universitas Islam Malang, Tuan Guru Turmudzi menyampaikan tiga ayat Alquran dalam surah Al-Naml, yakni ayat 22, ayat 23, dan ayat 24, yang mengisahkan kepemimpinan perempuan. 

Ketiga ayat tersebut pula yang kemudian menjadi rujukan penerimaan Hj Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden RI pada tahun 2001-2003.

Sebelum bertolak kembali ke Jakarta, dari kediaman Tuan Guru Bagu, Puan Maharani diagendakan berkunjung ke Kantor DPD PDI Perjuangan NTB di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram. 

Di sana, sudah ada 1.300 kader, pengurus, dan simpatisan PDI Perjuangan yang hendak menyampaikan aspirasi secara langsung.

BACA JUGA: 40 Partai Politik Sudah Mendaftar ke KPU

Selain menerima aspirasi, Puan juga akan menyerahkan secara simbolis bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu, dan juga bantuan kursi roda untuk warga disabilitas dari NTB.

Dalam kunjungan kerja ke Pulau Seribu Masjid ini, Puan rencananya akan didampingi para fungsionaris DPP PDI Perjuangan. Termasuk sejumlah kader PDI Perjuangan yang duduk di DPR RI. ***

 




HBK Hadiri Hari Ulang Tahun ke-87 Madrasah NWDI

Wakili Ketua Umum Partai Gerindra H Prabowo Subianto HBK Sampaikan Salam Takzim H Prabowo Subianto kepada Seluruh Jamaah Nahdlatul Wathan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra H. Bambang Kristiono, SE (HBK), menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HULTAH) ke-87 Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiah (NWDI) di Podok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Kec. Suralaga, Kab. Lombok Timur, Ahad (21/8/2022). 

HBK hadir mewakili Ketum DPP Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan RI, H. Prabowo Subianto.

Di hadapan puluhan ribu hadirin yang datang memenuhi tempat acara, HBK menyampaikan permohonan ma’af yang sebesar-besarnya dari Bapak H. Prabowo Subianto, karena tidak dapat hadir secara langsung bersilaturahmi dengan puluhan ribu jamaah.

BACA JUGA: KAHMI KLU Gelar Diskusi Demokrasi Dapil Pemilu 2024

HBK menyatakan akan berjuang bersama NW Anjani
HBK bersama Hj. Siti Raehanun dan RTGB Zaenudin Atsani

Sejak pelaksanaan Rapimnas Partai Gerindra, sampai dengan pelaksanaan HUT RI yang ke-77, tidak henti-hentinya berkegiatan, sehingga di akhir pekan ini, disarankan Tim Dokter pribadi untuk beristirahat dan recovery dalam beberapa hari.

“Selanjutnya, beliau memerintahkan kepada saya bersama seluruh pimpinan Partai, dan seluruh anggota Dewan, Partai Gerindra se-NTB, untuk hadir dan memenuhi undangan acara yang mulia ini,” kata HBK saat didaulat memberikan sambutan di hadapan jamaah dan tamu undangan  yang hadir.

Selain dihadiri puluhan ribu jamaah, puncak HULTAH NWDI ke-87 tersebut dihadiri pula ulama Makkah dan para pejabat dari tingkat pusat hingga daerah. 

Sebelum menyampaikan sambutan, dengan takzim HBK menyapa Ummuna Hj. Siti Raehanun Zaenudin Abdul Majid, Ketua Umum PBNW RTGB Zaenudin Atsani beserta seluruh Pengurus Besar NW mulai dari pusat hingga ke daerah-daerah.

Penghormatan, apresiasi, serta ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya, disampaikan HBK, kepada keluarga besar organisasi NW, yang telah mampu mengejawantahkan, mewujudkan dirinya menjadi organisasi yang besar, solid, serta sangat dihormati dan disegani. 

Bukan hanya oleh masyarakat NTB, tapi juga oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Terlebih di bawah kepemimpinan Yang Mulia RTGB Zainudin Atsani yang kharismatik dan dikenal memiliki prinsip dan berkepribadian yang kuat ini,” imbuh HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menjelaskan, dirinya secara khusus datang dengan didampingi pimpinan Partai Gerindra se-NTB, baik di tingkat Prov dan Kab/Kota, serta seluruh anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra di NTB, sebagai bentuk penghormatan, rasa cinta, dan kesetiaan Partai Gerindra kepada organisasi NW yang telah bersedia bergabung dan akan berjuang bersama-sama Partai Gerindra pada Pileg maupun Pilpres tahun 2024.

HBK menekankan, pihaknya yakin dan percaya, bergabungnya organisasi NW dengan Partai Gerindra pada Pileg dan Pilpres 2024, akan memperkuat, dan sekaligus meningkatkan keberhasilan kerja-kerja politik Partai.

BACA JUGA: Kunjungi Posyandu Keluarga, Wagub NTB: Stunting Masalah Gizi

“Sehingga di tahun 2024, in syaa Allah, Partai Gerindra akan kembali menjadi Partai pemenang di NTB. Demikian juga dengan KDP/Ketum DPP Partai Gerindra, Bapak H. Prabowo Subianto, akan dapat sama-sama kita antarkan sebagai Presiden RI,” kata HBK yang disambut antusias puluhan ribu jamaah yang hadir.

Ditegaskan HBK, Partai Gerindra menjadi Partai sangat beruntung di NTB, karena telah menjadi Partai tempat berlabuhnya dan tempat berjuangnya orang-orang hebat, bagian penting dari generasi terbaik, generasi emas masyarakat NTB di era sekarang ini.

Sebagai kepanjangan tangan DPP Partai Gerindra di Provinsi NTB, HBK menyampaikan, dirinya telah memerintahkan seluruh pimpinan, pengurus, serta kader Partai Gerindra se-NTB, untuk terus memperkuat silaturahmi dan kerjasamanya dengan organisasi NW di wilayahnya masing-masing.

“In syaa Allah, dengan ridho serta keberkahan dari Allah SWT, silaturahmi dan kerja sama yang saling menguatkan ini, akan menghasilkan karya-karya besar bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat NTB ke depan,” kata tokoh yang dikenal dermawan ini.

Sudah saatnya, kata HBK, generasi muda NW untuk berpartisipasi aktif, dan ikut ambil bagian dalam pengambilan keputusan-keputusan penting yang berdampak langsung bagi kemajuan dan kemakmuran daerah, masyarakat, dan Negara. ***

 

 




KAHMI KLU Gelar Diskusi Demokrasi Dapil Pemilu 2024

Rangkaian kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja MD KAHMI KLU, menyelenggarakan Diskusi demokrasi terkait Dapil Pemilu

GANGGA.lombokjournal.com ~  Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyelenggarakan Diskusi Demokrasi bertajuk “Menimbang Relevansi Satu Daerah Pemilihan (Dapil) Satu Kecamatan pada Pileg 2024 di Lombok Utara” Sabtu (20/8/2022), di Lesehan Zoya Jaya Gangga KLU. 

Diskusi demokrasi terkait Dapil Pemilu itu merupakan rangkaian dari kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja MD KAHMI KLU dan Pengurus Forum Alumni HMI-WATI (FORHATI) KLU.

Ini juga bagian penyegaran pemahaman berdemokrasi. 

BACA JUGA: Jambore Nasional Vespa, NTB Jadi Pusat Otomotif Tourism

Pengurus MD KAHMI KLU menyelenggarakan diskusi untuk menyegarkan pemahaman demokrasi

Diskusi dibuka dengan prolog dari Ketua MD KAHMI KLU, sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat KLU, Dr. H. Najmul Ahyar, SH, MH. 

Kemudian empat narasumber lainnya memaparkan aturan, analisa, dan kemungkinan adanya penataan Dapil pada Pemilu 2024. 

Najmul Ahyar mantan Bupati Lombok Utara itu menyampaikan, kegiatan tersebut digalang sebagai lokomotif gagasan, terkait Satu Kecamatan Satu Dapil pada Pileg 2024 di Lombok Utara. 

Menurutnya, gagasan Satu Kecamatan Satu Dapil itu telah relevan dan perlu dilakukan penataan Dapil.

Ia menguraikan perlunya perubahan Dapil, lantaran di antaranya kawasan area para Caleg lebih dekat. 

Selain masyarakat pemilih lebih mengenal para Caleg, meminimalkan biaya operasional politik, mudah pula menyerap aspirasi sekaligus merealisasikannya.

Menurutnya, penataan Dapil Pemilu memungkinkan para Caleg untuk fokus berkampanye pada tempat kecamatan masing-masing. Kedua, masyarakat pemilih lebih mengenal para Calegnya.

“Ini memungkinkan para Calegnya mendapatkan legitimasi yang lebih nyata dari masyarakat kecamatan tempat tinggalnya. Ketiga, dapat meminimalkan biaya operasional politik. Keempat, lebih mudah menyerap aspirasi sekaligus merealisasikan program saat kampanye. Terakhir kelembagaan Parpol lebih mencerminkan struktur kepartaian,” urainya. 

Pada akhir penyampaian Najmul mengungkapkan, dengan melakukan penataan Dapil serta Alokasi Kursi parlemen lebih menjiwai spirit perundang-undangan serta aspirasi yang berkembang. 

“Sudah waktunya mewacanakan gagasan untuk diperjuangkan menjadi kebijakan politik,penataan Dapil, 1 Dapil 1 Kecamatan untuk DPRD KLU,” tuturnya. 

Diskusi yang dipandu pewarta TIMES Indonesia Hery Mahardika itu dihadiri sejumlah narasumber Ketua DPRD KLU Artadi, S.Sos, Ketua KPU KLU Juraidin, MH, Komisioner Bawaslu KLU Muhidin, S.Pd Pemerhati Politik dan Demokrasi, Anhar Putra Iswanto, M.Si.

Hadir pula dalam forum tersebut, Ketua DPC PPP KLU Narsudin, S.Sos, Sekretaris DPC NasDem KLU Fajar Martha, S.Sos, Sekretaris DPC Partai Demokrat Zarkasi, S.IP serta Pengurus Gerindra KLU yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD KLU Hakamah.

Penting Penataan Dapil

Ketua DPRD KLU, Artadi menyambut baik gagasan dan tema yang diajukan dalam diskusi tersebut. Pihaknya menganggap penting Penataan Dapil Kecamatan dan Penentuan Alokasi Kursi Dapil, agar legislator lebih dekat dengan rakyat di Dapilnya.

“Apakah nanti perubahan Dapil bisa diperjuangkan pada Pemilu 2024 atau Pemilu 2029, kita gerakkan. Prinsipnya selama aturan memungkinkan,” katanya.

Peserta yang hadir, tak hanya dari politisi KLU saja, tetapi juga dari elemen lainnya seperti kalangan mahasiswa, pemuda dan ormas. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Sarankan, Ponpes Punya Guru Matematika Menyenangkan 

Pada akhir acara, ditutup dengan respons dan pertanyaan dari sejumlah peserta. Para peserta, secara umum banyak menanyakan tentang urgensi dan pentingnya gagasan satu kecamatan satu Dapil tersebut. 

Diharapkan dengan adanya acara diskusi demokrasi ini dapat mendorong penataan Dapil serta alokasi kursi parlemen yang lebih menjiwai spirit perundang-undangan. Menyongsong Pileg 2024 berbasis legitimasi masyarakat pemilih setempat. 

Pada sesi akhir diskusi, dilakukan penyematan bros apresiasi MD KAHMI KLU dari Ketua MD KAHMI KLU kepada Ketua DPRD KLU. 

Berkembang pula wacana opsi perubahan Dapil dari tiga Dapil menjadi lima Dapil atau opsi tiga Dapil menjadi empat Dapil pada Pemilu 2024 di Lombok Utara. ***

 




40 Partai Politik Sudah Mendaftar ke KPU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menerima berkas pendaftaran 40 Partai Politik, namun belum semuanya dinyatakan lengkap

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Sebanyak 40 Partai Politik (Parpol) telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan menyerahkan berkas persyaratan untuk menjadi kontestan Pemilu 2024. 

Namun dari berkas 40 parpol yang mendaftar, belum semuanya dinyatakan lengkap. Baru sebanyak 24 dinyatakan lengkap. 

Sedangkan berkas 16 partai lainnya sedang dalam tahap pemeriksaan.

BACA JUGA: Harga Sayur Naik, Masyarakat Dianjurkan Bijak Berbelanja

Dari 30 partai politik yang mendaftar ke KPU, belum semuanya dinyatakan lengkap

Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menutup pendaftaran calon peserta Pemilihan Umum 2024 pada hari Minggu (14/08/22) pukul 23.59 WIB. 

Menurut salah seorang Komisioner KPU, August Mellaz, dalam jumpa pers yang berlangsung di Jakarta, Senin (15/08). tiga parpol hingga batas waktu ditentukan tidak melakukan pendaftaran.

Tiga Parpol tersebut, yakni Partai Damai Sejahtera Pembaharuan, Partai Mahasiswa Indonesia, dan Partai Rakyat.

“Hingga batas waktu ditentukan (tiga Parpol itu) tidak melakukan pendaftaran,” kata August Mellaz. 

Sebanyak 24 Parpol yang berkas persyaratan pendaftaran dinyatakan lengkap, yaitu:

BACA JUGA: Manajemen Pengelolaan Masjid di NTB Harus Lebih Baik

  1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 
  2. Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) 
  3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 
  4. Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 
  5. Partai NasDem 
  6. Partai Bulan Bintang (PBB) 
  7. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) 
  8. Partai Garuda 
  9. Partai Demokrat 
  10. Partai Gelora 
  11. Partai Hanura 
  12. Partai Gerindra 
  13. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 
  14. Partai Golkar 
  15. Partai Amanat Nasional (PAN) 
  16. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 
  17. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 
  18. Partai Buruh 
  19. Partai Ummat 
  20. Partai Republik 
  21. Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) 
  22. Partai Republiku Indonesia 
  23. Parsindo 
  24. Partai Republik Satu 

Sedangkan 16 Parpol yang disebut masih dalam proses pemeriksaan berkas adalah: 

  1. Partai Reformasi 
  2. Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai) 
  3. Partai Demokrasi Rakyat Indonesia (PDRI) 
  4. Partai Kedaulatan Rakyat 
  5. Partai Berkarya 
  6. Partai Indonesia Bangkit Bersatu 
  7. Partai Pelita 
  8. Partai Kongres 
  9. Partai karya Republik (PAKAR) 
  10. Partai Bhinneka Indonesia  
  11. Partai Pandu Bangsa 
  12. Partai Perkasa 
  13. Partai Masyumi 
  14. Partai Damai Kasih Bangsa 
  15. Partai Pemersatu Bangsa 
  16. Partai Kedaulatan  ***

Sumber : D katadata.co.id




Reses di Lotim, HBK Salurkan Bantuan Alsintan dan Mesin Air

Saat reses di Pulau Lombok, HBK Pastikan Armada Tangki HBK PEDULI tiap hari suplai kebutuhan air Bersih warga yang terdampak kekeringan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bantuan alat industri pertanian (Alsintan) dan mesin pompa air untuk para petani di Gumi Patuh Karya, Lombok Timur, diberikan H. Bambang Kristiono, SE (HBK), Selasa (-9/08/22).

HBK, anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok itu menyerahkan bantuannya saat menggelar kunjungan kerja di Lombok Timur dengan menyapa dari dekat para petani.

BACA JUGA: Tiga Mobil Tanki Dioperasikan, HBK Suplai Air Gratis

Saat reses HBK tekankan tiap hari melakukan suplay air

“Saya berharap, bantuan Alsintan ini dapat membantu meringankan para petani dalam mengolah sawahnya, dan membantu meningkatkan produktivitas para petani dalam memperoleh hasil panennya,” kata HBK. 

Penyerahan bantuan Alsintan dan mesin Pompa Air ini merupakan bagian dari kegiatan reses HBK di Pulau Lombok. 

Dalam penyerahan bantuan itu, HBK didampingi oleh seluruh anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kab. Lombok Timur dan Sekretaris Yayasan HBK PEDULI, Rannya Agustyra Kristiono. 

Para petani yang menerima bantuan Alsintan itu tergabung dalam empat kelompok tani, yakni Kelompok Tani Karya Hidup Satu, Balong Ate, Ingin Bahagia, dan Burne Satu.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menegaskan, saat ini pertanian dan peternakan di NTB masih menjadi pilihan paling atas yang diharapkan masyarakat NTB untuk ditingkatkan kualitas maupun kuantitasnya.

“Intinya, saya berharap bantuan Alsintan ini dapat memberikan faedah dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan taraf hidup para petani di Lombok Timur,” kata politisi Partai Gerindra ini.

Dalam penyerahan bantuan Alsintan tersebut, HBK juga menceritakan dirinya mendapat bocoran informasi dari para koleganya di Kementerian Pertahanan RI, Kemenhan RI memiliki program penyelenggaraan sekolah politeknik yang disupervisi oleh Universitas Pertahanan.

HBK menjelaskan, dalam Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Partai Gerindra tanggal 12 dan 13 Agustus mendatang, ia akan menghadap khusus kepada Menteri Pertahanan Ri H. Prabowo Subianto, yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

“Saya akan meminta dan memperjuangkan program ini untuk saya bawa ke Dapil tempat saya berasal, yaitu Dapil NTB-2/P. Lombok. Mudah-mudahan bisa berhasil, dan saya minta do’anya,” kata HBK.

Sementara itu, Lalu M. Tahir, Ketua Kelompok Tani Karya Hidup Satu tak henti mengucap rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan HBK kepada para petani di Lombok Timur.

“Terima kasih pak HBK atas bantuan Alsintan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat dan akan sangat meringankan pekerjaan-pekerjaan kami sebagai petani. Yang juga kami syukuri, sebagai pemilih pak HBK di Pileg 2019 yang lalu, pak HBK telah mampu memenuhi janji-janji kampanyenya,” kata Tahir.

BACA JUGA: Harga Pakan Ikan Selangit, HBK Bantu Mesin Pakan Ikan

Bantuan Sembako dan Dana Tunai

Selain penyerahan bantuan Alsintan dan mesin Pompa Air, dalam resesnya di Lombok Timur, HBK juga menyerahkan bantuan sembako dan bantuan dana tunai . Khususnya kepada para dhuafa, fakir miskin, dan para orangtua yang hidup sendiri karena tidak memiliki keluarga lagi.

Secara simbolis, bantuan sembako serta dana tunai itu diberikan kepada Inaq Mel dan Inaq Maemunah, warga Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulya, Lombok Timur. 

Kepada HBK, Inaq Mel menyampaikan ucapan terima kasihnya dengan penuh rasa haru.

Usai penyerahan bantuan sembako dan dana tunai kepada warga kurang mampu, HBK dan rombongan menyempatkan diri untuk mengecek langsung armada tangki air yang dioperasikan HBK PEDULI di Gumi Patuh Karya. 

Armada tersebut memang stand by di Lombok Timur untuk memasok kebutuhan air bersih bagi ribuan masyarakat di tengah kekeringan yang melanda, menyusul datangnya musim kemarau.

“Rawat terus ya, dengan baik, supaya terus mampu menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan kekeringan,” pesan HBK.

Lalu Lukmanul Hakim, Koordinator HBK PEDULI Lombok Timur yang juga Tenaga Ahli HBK selaku anggota DPR RI mengungkapkan, armada mobil tangki tersebut saat ini tidak pernah libur dan terus beroperasi menyalurkan bantuan air bersih kepada warga disetiap harinya.

“Tiap hari mobil tangki air ini keliling ke desa-desa di wilayah Lombok Timur bagian selatan dan juga timur. Tidak ada istirahat-istirahatnya. Tapi kalau hari Minggu terpaksa kita hentikan untuk melakukan perawatan,” kata Hakim. (*)