Beasiswa NTB, Gubernur Ingin Anak NTB Bermimpi Besar

Gubernur NTB memastikan, para penerima beasiswa NTB tanpa kewajiban untuk pulang mengabdi di daerah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB memberikan kebebasan bagi para penerima beasiswa untuk berkarir di manapun mereka berada, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Para penerima beasiswa NTB itu tidak diwajibkan kembali mengabdi ke daerah. 

Gubernur NTB ingin penerima beasiswa punya mimpi besar
Gubernur Zulkieflimansyah

Hal tersebut menjadi cita-cita besar Bang Zul, sapaan Gubernur NTB, yang terus diperjuangkannya melalui program Beasiswa NTB selama masa jabatannya. 

“Saya ingin buat anak Nusa Tenggara Barat ini punya mimpi besar, bukan norak tapi wajar,” tutur Bang Zul.

BACA JUGA: NTB Mini Hadir di Polandia, Mempromosikan NTB ke Eropa

Ia mengatakan itu saat wawancara podcast bersama youtuber Ahmad Yani di Pendopo Gubernur NTB, Kamis (12/05/22).

Menurutnya, para penerima beasiswa NTB pun sukses membuktikan keberhasilan para putra-puti asal NTB. Misalnya, menjabat di berbagai organisasi nasional dan internasional.

Hal itu membuat anak NTB tak asing lagi menjadi publik figur dengan berbagai prestasi gemilangnya. 

Kini anak NTB sudah biasa berkiprah di kancah Nasional hingga Internasional. Itu membuktikan, jika anak daerah diberi kesempatan, waktu, dan treatment yang pas maka akan mampu menunjukan taringnya. 

BACA JUGA: Wagub NTB Sambut Peserta Latsditarda, Ini Pesannya

“Saya melihat SDM NTB itu sangat berbakat.  Kita sudah buktikan dengan treatment yang pas anak NTB pasti bisa,” kata gubernur. ***

 

 

 




Wagub NTB Sambut Peserta Latsitarda, Ini Pesannya 

Menyambut kedatangan para peserta Latsitarda, Wagub NTB berpesan agar mereka bisa berbaur dan berinteraksi dengan masyarakat di Lombok

LOBAR.lombokjournal.com ~ Para para peserta Latihan Integritas Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) Nusantara XLII tahun 2022, diharapkan bisa berbaur dan tinggal di rumah masyarakat di Lombok, dan berinteraksi langsung.

“Semoga lancar kegiatannya selama 1 bulan. Lombok itu indah insyaallah akan betah selama berkegiatan,” pesan Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

sA,BUTAN DARI wAGUB ntb

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang didampingi Sekda NTB menyampaikan itu saat menyambut kedatangan para peserta Latsitarda Nusantara XLII tahun 2022. 

Ia meninjau para peserta taruna yang dibawa menggunakan KRI Banjarmasin 592 dan KRI Banda Aceh 593, di Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat, Rabu (11/05/22).

BACA JUGA: MXGP Samota, Perrsiapan Media Center Dimatangkan

Lokasi kegiatan Latsitarda akan dilaksanakan di 4 Kabupaten di pulau Lombok, di antaranya Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Utara dan Lombok Barat. 

“Banyak kegiatan akan dilakukan baik fisik maupun no fisik seperti pembangunan musholla, sekolah dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Semuanya sudah ada program di masing-masing kabupaten,” kata wagub.

Sementara itu, Pimpinan rombongan dari akademi TNI, Letjen Bakti Bagus F berterimakasih kepada jajaran Pemerintah Provinsi NTB yang menyambut baik kedatangan para peserta pelatihan.

“Penerimaannya tadi sudah bagus, bahkan Ibu Wagub mengunjungi kapal untuk berinteraksi dan berkomunikasi langsung dengan para taruna, mudah-mudahan semuanya lancar karena rencananya akan langsung dibuka oleh panglima TNI,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Latsitarda Nusantara merupakan kegiatan integrasi yang dilaksanakan setahun sekali pada akhir pendidikan oleh taruna tingkat IV (akhir) Akademi Militer(Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL) dan Akademi Kepolisian, sebelum mereka dilantik menjadi seorang perwira TNI dan Polri oleh Presiden Republik.

itti Rohmi Djalilah yang didampingi Sekda NTB menyampaikan itu saat menyambut kedatangan para peserta Latsitarda Nusantara XLII tahun 2022. 

Menunggu kedatangan Wagub NTB

Kegiatan Latsitarda yang akan digelar selama 1 bulan. 

Ini merupakan ketiga kalinya berlangsung di NTB. Sebelumnya, NTB pernah menjadi tuan rumah Latsitarda pada tahun 2012 lalu dan pada tahun 1995 silam. ***

BACA JUGA: Organisasi Perempuan di NTB Diajak Sukseskan Program Pemerintah

 




Pembangunan Ponpes Tak Boleh Berhenti Demi Kemajuan Pendidikan

Pembangunan Ponpes Al Muslimun NWDI Kebun Kongok Lombok Barat mendapat apresiasi Wagub Sitti Rohmi

LOBAR.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, mengapresiasi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muslimun NWDI Kebun Kongok Lombok Barat yang tak henti berikhtiar memajukan pendidikan.

Menurutnya, capaian luar biasa telah dilakukan Ponpes Al Muslimun NWDI Kebun Kongok Lombok Barat. 

Mengapresiasi pembangunan ponpes
Wagub Sitti Rohmi

Pertama kali datang tahun 2018, wagub belum menemui bangunan ponpes seperti ini.

BACA JUGA: Sirkuit Lantan 459 di Lombok Tengah Diresmikan Bang Zul

“Karena yang namanya Pondok Pesantren dalam membangun tidak menunggu ada uang dulu baru mulai membangun,” terang Wagub memberi apresiasi, Selasa (10/05/22).

Menurut Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub, dari zaman Almagfurullah Maulana Syekh untuk membangun Pondok Pesantren itu modal utamanya adalah memiliki niat yang kuat, dan kekompakan para jamaah. Dan pasti ada jalan di tengah kesulitan.

“Membangun fasilitas pendidikan tidak ada ruginya karena akan terus mengalir kebaikan-kebaikan yang telah disumbangkan walaupun kita sudah tiada,” tandasnya di hadapan jamaah dan wali santri Ponpes Al-Muslimun.

Umi Rohmi mengajak para santri dan guru untuk melek teknologi di tengah kemajuan zaman. Tidak hanya membangun secara fisik saja, melainkan yang non fisik juga harus dibangun.

BACA JUGA: Rakor Evaluasi SAKIP-RB untuk Kemaslahatan Publik

Mengapresiasi pembangunan ponpes

“Kemajuan teknologi, kita harus bisa mengambil mana yang baik dan yang jelek-jelek kita buang,” tandasnya.

Sementara itu, Pimpinan YPP Al Muslimun NWDI kebun Kongok Lombok Barat TGH. Zubaidi Abdunnafis menyampaikan terimakasih atas kedatangan Wakil Gubernur NTB.

“Semoga kedatangan Umi Rohmi membawa keberkahan bagi pondok pesantren ke depannya agar menjadi lebih baik,” ungkapnya. ***

 




Pengajian NWDI, Gubernur NTB Harap Silaturahim Tetap Terjaga

Saat menghadiri pengajian NWDI, Gubernur NTB berharap, NWDI harus mempunyai gambaran untuk masa depan

SELONG.lombokjournal.com ~ Ketua Pakar Dewan NWDI yang juga Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, berharap keluarga besar NWDI dapat tetap menjaga tali silaturahmi antar sesama.

Hal itu dikatakan saat Bang Zul hadir dalam acara Pengajian Silaturahim Pendidikan YPH Pondok Pesantren Darunnahdlatain (PPD) NWDI di Pancor, Kabupaten Lombok Timur pada hari Sabtu (07/05/22).

“Semoga tetap dapat bermajelis seperti ini di masa-masa mendatang. Alhamdulillah,” kata Bang Zul sapaan gubernur

Dikatakan, NWDI harus mempunyai gambaran untuk masa depan sehingga masa ini dan esok dapat dilewati dengan optimisme.

BACA JUGA: Pengajian NWDI, Umat IUslam Diajak Menjaga Kebersamaan

“Setidaknya ketika kita punya gambaran tentang NWDI dalam 100 tahun, 50 tahun dan 10 tahun yang akan datang, itu akan menunjukkan bahwa kita telah mengambil keputusan yang tepat saat ini,” imbuh Gubernur.

Terakhir, atas nama Pemerintah Provinsi NTB, ia dan Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah pun meminta doa yang baik agar seluruh tugas yang diemban dapat diberikan keberkahan untuk Provinsi NTB.

“Atas nama Pemda Provinsi, saya dan Bu Wagub mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Kami mohon doa senoga kami mampu menunaikan tugas dengan baik dan Allah hadirkan kebaikan dan keberkahan untuk Provinsi NTB,” kata Bang Zul.

BACA JUGA : Kondusifitas Daerah Harus Dijaga, Ini Pesan Gubernur NTB

Hadir pada acara pengajian tersebut, yaitu Wakil Gubernur NTB, Ketua Umum PB NWDI Tuan Guru Bajang, Anggota DPR RI Dapil NTB II Lombok Pulau Lombok serta Wakil Bupati Lombok Timur. ***

 

 




SDN 3 Bukit Tinggi, Rusak Akibat Gempa Belum Diperbaiki

Gubernur NTB yang menininjau SDN 3 Bukit Tinggi mengatakan, segera ada solusinya

LOBAR.lombokjournal.com ~ Berkendaraan motor trail, Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah. menerabas jalan yang terjal untuk meninjau SDN 3 Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari yang masih rusak akibat gempa 2018 lalu, Sabtu (23/04/22).

Jalan terjal menuju SDN 3 Bukit Tinggi

Sekolah Dasar yang rusak akibat gempa 2018 itu belum diperbaili.

Gubernur Zul melihat langsung anak-anak SDN 3 Bukit Tinggi yang sekolah di rumah masyarakat. 

Salah satunya menempati rumah ibu Aisah, istri dari Abdullah warga Dusun Murpadang. Rumah milik Aisah menjadi sekolah darurat bagi 64 siswa SDN 3 Bukit Tinggi. 

BACA JUGA: Ramadhan Fest Usai, NTB Mall Dinilai Kreatif

Bang zul menjelaskan, setelah melihat langsung kondisi bangunan sementara sekolah tersebut hari ini juga akan diperbaiki dan direnovasi oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) NTB.

“Alhamdulillah dengan melihat langsung ke lapangan semua kerumitan bisa terurai segera. Fasilitas sementara hari ini juga diperbaiki dan di renovasi oleh BWS,” tuturnya. 

Meninjau SDN 3 Bukit Tinggi

Untuk gedung sekolahnya, Bang zul telah meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinai NTB berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Lombok Barat untuk mencari solusi. 

“Insya Allah segera ada solusinya,” ungkapnya. 

Lahan seluas 110 meter persegi milik SDN 3 Bukit Tinggi sempat roboh akibat gempa 2018 melanda pulau Lombok. Dan hingga kini belum menemukan lahan untuk pembangunan kembali.

Saat meninjau sekolah tersebut, Gubernur Zul didampingi oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Kepala Dinas Pendidikan NTB, Kepala Dinas Perkim NTB, serta Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) NTB.*** 

BACA JUGA: Gubernur Buka Pra KTT y20 Indonesia, 2nd pre Summit




HBK Bangun Ruang Kelas Baru di Empat Ponpes di Lombok

Memanfaatkan masa resesnya, HBK melunasi janjinya, membangun ruang kelas baru Ponpes Nurul Hikmah, Loteng

MATARAM.lombokjournal.com ~ Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) kembali memanfaatkan masa resesnya untuk melaksanakan aksi nyata, dengan  membantu program di sektor pendidikan di P. Lombok. 

Kali ini HBK menunjukkan kepeduliannya dengan membantu pembangunan ruang kelas baru untuk empat Ponpes yang ada di Pulau Seribu Masjid.

HBK bantu membangun ruang kelas
Survey di Ponpes

HBK memulai resesnya dengan mengunjungi Ponpes milik Yayasan Nurul Hikmah NW, yang berada di Dusun Gunung Agung, Desa Pringgarata, Kab. Loteng, pada hari Sabtu (16/04/22). 

Di Ponpes ini, politisi Partai Gerindra tersebut disambut gembira oleh para santri, wali santri, para ustad dan tenaga pengajar. 

Dalam kunjungannya ini HBK didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Kab. Loteng Muhallip, dan Ketua DPRD Kab. Loteng M. Tauhid.

HBK menyampaikan rasa syukur yang mendalam, bisa hadir dan menyapa dari dekat para santri, wali santri, dan pemangku kepentingan di Ponpes Nurul Hikmah. 

BACA JUGA: Wagub; Lobar Konsisten Bangun Pendidikan dan Kesehatan

Ini adalah kunjungan kedua tokoh kharismatik NTB ini ke salah satu Ponpes di Kec. Pringgarata tersebut.

“Suatu kebahagiaan yang sangat luar biasa, bisa kembali datang di tempat yang dulu saya mampiri sewaktu saya berkampanye di Pileg 2019,” kata HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut mengenang, bagaimana kondisi Ponpes dalam kunjungannya tiga tahun silam tersebut. 

Saat itu, Ponpes Nurul Hikmah sedang dalam tahap pembangunan sehingga banyak material bangunan yang berserakan di banyak sudut.

“Pada bulan puasa yang penuh keberkahan ini, saya bisa datang kembali di sini dengan suasana yang jauh, jauh lebih baik. Luar biasa,” kata HBK memberi apresiasi.

HBK menyampaikan, bahwa kunjungannya kali ini ke Ponpes Nurul Hikmah sekaligus untuk survei lokasi. 

HBK menyiapkan bantuan pembangunan ruang kelas baru sebesar Rp.150 juta untuk menopang kegiatan belajar mengajar para santri di Ponpes tersebut.

Atas bantuan pembangunan ruang kelas baru ini, Ketua Yayasan Nurul Hikmah Ustad Miliadi Sidik menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada HBK.

Ustad Miliadi mengungkapkan, tiga tahun yang lalu, pada saat kampanye Pileg 2019, HBK yang mengajak sang istri, Hj. Dian HBK, datang bersilaturahmi dengan didampingi Muhalip. Saat itu, HBK menyerahkan bantuan keramik untuk Ponpes yang dipimpinnya.

“Waktu itu, pak HBK berjanji akan memperjuangkan tambahan ruang kelas baru untuk para santri. Dan alhamdulillah, hari ini beliau datang kembali untuk menunaikan janjinya. Terima kasih pak HBK,” kata Ustad Miliadi.

Pembangunan ruang kelas baru tersebut kata Ustad Miliadi, akan sangat bermanfaat untuk proses belajar mengajar, terutama dalam memberi kenyamanan pada para santri sehingga mempermudah mereka dalam proses menuntut ilmu.

BACA JUGA: Pilgub NTB 2024 Bakal Disemarakkan Adu Kekuatan Paranormal

Pada masa reses kedua tahun 2022 ini, selain bantuan ruang kelas baru untuk Yayasan Nurul Hikmah, ada tiga Ponpes lain di P. Lombok yang juga mendapat program bantuan serupa dari HBK.

Ketiga Ponpes tersebut masing-masing adalah, MTs NW Teko di Apitaik, Kec. Peringgabaya, Kab. Lotim dan MI Itihadul Umah Rungkang, di Desa Jenggik Kec. Terara, Kab. Lotim. Satu Ponpes lagi ada di KLU yakni MTs Syifaunnufus NW Sambik Elen, di Desa Sambik Elen, Kec. Bayan.

Dari kunjungan di Ponpes Nurul Hikmah tersebut, HBK kemudian melanjutkan silaturahminya dengan mengunjungi Kantor DPC Partai Gerindra Kab. Loteng yang baru saja usai dibangun. 

Dalam kunjungan tersebut, HBK disambut seluruh anggota Fraksi DPRD Partai Gerindra Kab.  Loteng dan para pengurus Partai.

Dalam kesempatan ini, HBK menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas tuntasnya pembangunan gedung kantor tersebut. 

HBK memastikan, kantor DPC Partai Gerindra Kab. Loteng akan menjadi pusat pelayanan untuk membantu masyarakat dan akan menjadi rumah kedua bagi warga yang berada di daerah Gumi Tatas Tuhu Trasna, serta untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Kunjungan HBK di Kab. Loteng kemudian ditutup dengan memenuhi undangan buka puasa bersama dari Bupati Kab. Loteng, HL Pathul Bahri.***

 

 




Wagub; Lobar Konsisten Bangun Pendidikan dan Kesehatan

Pembangunan kesehatan dan pendidikan butuh konsistensi, dan Wagub apresiasi Lobar yang pencapaiannya luar biasa

LOBAR.lombokjournal.com ~ Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dinilai konsisten terhadap pembangunan pendidikan dan kesehatan. 

Penilaian itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Siti Rohmi Djalilah pada Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Barat ke -64 sekaligus Deklarasi PAM-RT (Pilar STBM) dan penyerahan sertifikat RSUD, Minggu (17/04/22) di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Gerung.

Menurutnya, pembangunan kesehatan dan pendidikan ini tidak bisa terlihat hasilnya dalam waktu singkat, tidak seperti membalik telapak tangan. 

Berbeda halnya dengan pembangunan infrastruktur akan terlihat hasilnya signifikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

Tidak demikian dengan pembangunan Kesehatan dan pendidikan, yang betul-betul butuh konsistensi.

BACA JUGA: 580 Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

wagub menyerahkan sertifikat RSUD

“Pencapaian Lobar di sektor pendidikan dan kesehatan saat ini merupakan pencapaian yang luar biasa,” kata Wagub.

Indek pembangunan Manusia (IPM) Lobar dari waktu ke waktu menunjukkan grafik yang signifikan. Dan Lobar berhasil menduduki peringkat empat pencapaian IPM dari 10 Kabupaten/kota se NTB, kata Wagub.

Lebih jauh Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB ini mengemukakan, seperti diketahui IPM di dalamnya terdapat tiga Komponen penting. 

Diantaranya pertumbuhan ekonomi, pendidikan termasuk indikatornya harapan dan rata-rata lama sekolah dan komponen kesehatan menyangkut angka harapan hidup.

Menurutnya, bisa dimengerti kenapa IPM Lobar bisa meningkat, karena memang poin harapan sekolah dan rata-rata lama sekolah dan harapan hidup diperhatikan dengan baik.

BACA JUGA: Pilgub NTB 2024 Bakal Disemarakkan Adu Kuat Paranormal

“Jadi berkaitan dengan IPM Kabupaten Lombok Barat tentu berkaitan juga dengan apa yang saat ini dilakukan Lobar yakni Deklarasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis masyarakat (STBM). 5 Pilar STBM ini kalau betul-betul kita perjuangkan artinya kita ingin mewujudkan kehidupan yang sehat di daerah kita,” tandas Ummi Rohmi.

Wagub mengatakan, Provinsi NTB merupakan provinsi pertama di Indonesia yang  pertama kali melaksanakan 5 pilar STBM ini. Dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) merupakan kabupaten pertama yang melaksanakan hal tersebut.  

Dari 10 kab/kota di NTB yang paling cepat mengikuti 5 pilar STBM ini setelah KSB yakni Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dan Kabupaten Lobar. 

“Padahal kita mengetahui Kabupaten Lotim dan Lobar memiliki jumlah penduduk yang cukup besar. Dan 5 pilar STBM ini bukan hal yang mudah untuk kita capai, karena ini berbicara Rumah Tangga,” kata Wagub.

Artinya, kalau pelaksanaan sukses di lingkungan Rumah Tangga, maka menjadi sebuah kesuksesan di kabupaten tersebut. 

“Ini kerja besar dan tidak main-main. Dan ini hanya bisa dicapai dengan koordinasi yang luar biasa dari semua pihak,” terang Wagub.

Dikatakan, dengan tingkat kesehatan masyarakat Lobar yang semakin meningkat, angka harapan hidup bisa lebih lama. Termasuk angka stunting Lobar yang semakin menurun. 

Dan dengan ODF ini akan semakin turun, termasuk di dalamnya angka kematian bayi, angka kematian ibu hamil juga turun sehingga angka harapan hidup dan IPM Lobar juga akan naik. 

Atas semua itu, Rektor Universitas Hamzanwadi Pancor, Lombok Timur ini mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemkab Lobar dan semua pihak, yang membuat Lobar semakin maju dalam bidang kesehatan. 

Wagub juga memberi apresiasi terhadap kenaikan kelas dua RSUD di Lombok Barat yakni RSUD Patut Patuh Patju yang semula kelas C menjadi kelas B. Begitu pula RSUD Air Awet Muda, Narmada yang naik kelas dari D ke C. 

Untuk naik kelas sebuah RSUD tidaklah gampang. Namun Lobar sudah membuktikannya. 

“Terima kasih kepada Pemkab Lobar yang telah berusaha semaksimal mungkin sehingga parameter-parameter kesehatan ini naik cukup signifikan. Artinya dengan predikat ini RSUD Lobar sudah siap melayani seluruh masyarakat Lobar secara mandiri,” jelasnya.  

Apa yang bisa dipenuhi di Lobar bisa digunakan. Tidak perlu harus meminta rujukan ke RS Provinsi. 

“Dan kita di NTB tahun 2022 ini sudah mencanangkan untuk layanan-layanan One Servis itu di RSUP NTB. Artinya rujukan-rujukan ke luar daerah kita usahakan distop di 2022 ini,” ungkap Wagub.

Belum lama ini, juga RSU NTB juga sudah bekerjasama dengan RS Harapan Kita dan RS lainnya untuk penanganan tumor, penanganan jantung, dan penanganan stroke. 

“Jadi ini kita usahakan tidak lagi rujukan ke luar NTB selesai di RSUP NTB. Usahakan juga di RSUD Lobar perlu dibenahi juga untuk meminimalisir rujukan ke RS Provinsi. Kecuali yang memang untuk hal hal yang sangat penting,” ujarnya.

Wagub memotivasi kepada Pemkab Lobar untuk tetap memperbaiki peringkat IPM nya di NTB dengan target peringkat satu seluruh kabupaten se NTB dan peringkat ketiga di antara 10 kabupaten/kota se NTB. 

Bagi Wagub NTB dalam hal ini tidak ada yang tak mungkin. Terlebih komitmen Pemkab Lobar sangat tinggi di bidang kesehatan dan pendidikan. 

“Untuk itu mari Posyandu keluarga yang ada di setiap dusun di seluruh lobar ini bisa diyakinkan berkualitas. Karena itu menjadi pusat edukasi berbasis dusun. Begitu pula agar diyakinkan bahwa di setiap desa di Lobar yang belum selesai pendidikan SMA untuk bisa ikut paket C, SMP bisa ikut paket B dan belum tamat SD bisa ikut paket A. Sehingga angka rata-rata lama sekolah kita bisa naik dan IPM kita juga bisa naik,” kata Wagub.

NTB ke depannya akan banyak digelar berbagai event internasional. Ia berharap Lombok Barat bisa mengambil peran dan kesempatan untuk memajukan pariwisata dengan  potensi keindahan alamnya yang tidak kalah menariknya dengan daerah lain. 

BACA JUGA: Kisah Rowana, Kabur Ke Jawa Terlantar di Lombok

Demikian juga dengan hasil-hasil UMKM nya bisa memanfaatkan peluang-peluang tersebut dengan baik. 

Wagub menyerahkan buku

Sebelumnya Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si menjelaskan, kebanggan Lombok Barat di HUT ke 64 2022, berdasarkan data BPS, Lobar menduduki peringkat pertama di NTB angka rata-rata Lama Sekolah yakni 12,3 tahun. 

Artinya seluruh masyarakat lobar punya harapan lama sekolah yang meningkat . 

“Dan kami juga Pemkab Lobar punya komitmen agar  IPM Lobar tahun 2023 untuk meraih peringkat satu dari 8 kabupaten se NTB dan Nomor tiga dari Kabupaten Kota se NTB. Dan kebanggaan lainnya naiknya kelas RSUD Patut Patuh Patju dan RSUD Air Awet Muda, Narmada,” kata Fauzan yang sebelumnya Ketua KPUD NTB.***

 




IKA Unhas-Bima, Kontribusinya Besar Membangun NTB

Gubernur NTB buka Musda Pertama Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin-Bima atau IKA Unhas-Bima 

BIMA.lombokjournal.com ~ Peran serta dan dukungan Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin – Bima (IKA Unhas) sangat besar dalam proses pembangunan di Bumi Gora ini.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin – Bima (IKA Unhas), Sabtu (16/04/22) di Paruga Nae, Kota Bima.

Gubernur membuka Musda IKA Unhas Bima

“Alumni IKA Unhas betul-betul berkontribusi besar terhadap pembangunan di NTB,” kata Bang Zul sapaan populer Gubernur.

Ia mengungkapkan itu di depan Ketua IKA UNHAS Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, dan Rektor UNHAS Profesor. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., yang mengikuti melalui hybrid.

Menurunya, adanya Musda ini semakin mempererat hubungan dan silaturahmi antar alumni.

BACA JUGA: Gunung Tambora, Potensi yang Harus Dikelola

“Sehingga semakin lama semakin guyup, sebagai media ngobrol ringan, bernostalgia,   menambah inspirasi, saling mendukung untuk memperpanjang umur,” pesan Gubernur Zul.

Ia juga mengaku senang bisa berkumpul dan hadir bersama keluarga besar IKA Unhas-Bima.

Sementara itu, Ketua IKA UNHAS Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman menitipkan IKA Unhas Bima  dan NTB untuk didukung dan dibina kepada Gubernur NTB.

“Para alumni harus banyak belajar dan berguru kepada Gubernur Zul, kiprah dan perannya sungguh luar biasa untuk daerah bahkan tingkat nasional,” pesan mantan Menteri Pertanian RI tersebut.

Ia juga mengatakan agar IKA Unhas Bima terus berkontribusi secara total untuk membangun NTB. Ikut serta membantu Gubernur NTB dan daerah Bima.

“Bangun komunikasi dan koordinasi serta kolaborasi untuk membangun daerah,”tandasnya.

Mengusung tema, Kontribusi Alumni Untuk Pembangunan Bima, NTB dan Indonesia,Ketua Panitia Syafruddin, S.S mengatakan, agenda utama Musda adalah pemilihan Ketua IKA UNHAS wilayah Kota Bima. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Kunjungi Korban Kebakaran di Karara, Bima

Kegiatan dilandasi semangat bertema “Kontribusi Alumni untuk Pembangunan Daerah – IKA UNHAS untuk Bima, NTB dan Indonesia”.

Musda pertama kali ini dilaksanakan atas instruksi Ketua IKA Pusat, Dr. Ir. Andy Amran Sulaiman, agar seluruh kabupaten kota membentuk Pengurus IKA UNHAS.

“Setelah kita data ada sekitar 350 alumni UNHAS di Bima, baik di kabupaten maupun kota. Para alumni ini ada yang jadi birokrat, politikus, dokter, pengusaha dan banyak lagi profesi lainnya,” imbuh ASN yang pernah menjadi staf penerjemah di Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB ini.*** 

 




 Gubernur NTB Beri Kuliah Umum di Stikes Yahya Bima

Mimpi dan harapan besar ke depan harus dimiliki lembaga pendidikan, pesan Gubernur Zul di Stikes Yahya Bima

BIMA.lombokjournal.com ~ Lembaga pendidikan memiliki rencana masa depan yang baik dan terstruktur untuk pendidikan di Bima, agar memiliki mimpi dan harapan yang besar untuk kedepan

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan pesan itu saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Stiekes Yahya Bima, Jum’at (15/04/22) di halaman kampus setempat.

Menyimak kuliah umum Gubernur Zul

“Kampus kita boleh sederhana dan kecil, namun kita memiliki mimpi dan harapan yang besar ke depan,” kata Gubernur Doktor Zul.

Kampus Stikes Yahya Bima didorong terus maju dan berkembang serta  bisa mandiri. Dosen dan mahasiswanya juga harus mampu terus mengembangkan diri dengan cita-citanya.

“Termasuk mampu memiliki peta jalan untuk masa depan, karena tanpa peta jalan atau rencana maka anda akan tersesat,” tambah Bang Zul didampingi Wakil Bupati Bima dan Ketua Yayasan Stikes Yahya Bima.

BACA JUGA: Kunjungan AHY ke Bima Disambut Gubernur NTB

Program beasiswa untuk mengirim 1.000 anak-anak NTB keluar negeri, merupakan ikhtiar untuk membangun SDM dan membuka cakrawala anak muda NTB.

“Selama ini kita hanya berputar dan melihat keindahan Bima atau NTB, namun dengan mengirim mereka ke berbagai belahan dunia, maka akan tau tentang betapa indah dan luasnya dunia ini,” ujar Bang Zul. 

Ia juga memotivasi mahasiswa agar  dapat menyelesaikan studi untuk membanggakan orang tuanya.

“Sehingga kita dapat termotifasi dengan mengingat orang tua kita,” tutup Bang Zul.

Turut mendampingi Gubernur NTB, Kadislutkan, Kadisnakeswan, Karo Kesra, Biro Adpim dan Biro Umum Setda Provinsi NTB. ***

BACA JUGA: Hafiz Wakil Indonesia di MTQ di Amerika Bertemu Gubernur NTB

 




Kabar Baik, UNW Mataram Mulai Buka Dua Prodi Baru

Dua Program studi (Prodi) baru dibuka di UNW Mataram, yakni Prodi di Fakultas Kesehatan yakni Program S1 Studi Kebidanan  dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan

MATARAM.lombokjournal.com ~  Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram telah memperoleh SK izin pembukaan Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Kebidanan. 

Izin operasional tersebut tertuang dalam SK nomor 268/E/O/2022 yang ditandatangani pada 8 April 2022.

“Sebuah penantian yang cukup panjang setelah melakukan berbagai proses sejak tahun 2021,” kata Rektor UNW Mataram, Dr Lalu Abdul Muhyi Abidin.

“Alhamdulillah hari ini UNW Mataram memiliki program studi baru di Fakultas Kesehatan yakni Program S1 Studi Kebidanan  dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan,” sambungnya.

BACA JUGA: Gubernur Apresiasi Perawat yang Ikut Sukseskan MotoGP

Dijelaskan, pendidikan profesi bidan ini hadir untuk menjawab Undang-Undang Nomor 4/2019 yang menyatakan, untuk dapat berpraktik mandiri, bidan wajib mengambil pendidikan profesi.  

Disamping itu, pihaknya juga berjanji akan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dengan menciptakan tata kelola yang baik dan meningkatkan SDM yang dimiliki. 

“Untuk mendapatkan izin ini tidak mudah,” akunya.

Dengan terbitnya izin pendirian satu  program studi baru bidang Kesehatan maka jumlah prodi di UNW Mataram menjadi 23 prodi.  

Masyarakat NTB tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar daerah untuk mengenyam pendidikan S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Kebidanan

“UNW sudah menyiapkan wadahnya,” tandasnya.

Dijelaskan, UNW Mataram berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang bermutu dengan biaya yang terjangkau bagi mahasiswa yang masuk di Fakultas Kesehatan. 

“Jangan lagi ada anggapan di tengah masyarakat bahwa masuk Kesehatan biayanya mahal,” tegasnya.

Ditambahkan, UNW Mataram dalam waktu dekat akan segera membuka program pascasarjana guna menampung keinginan besar alumni yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi.   

Di tempat terpisah, M Zainul Pahmi, Kepala BAAK UNW Mataram menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pengurusan izin pendirian  program studi ini termasuk pihak LLDIKTI VIII yang selalu mendukung. 

Begitu juga kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang telah berkenan mengeluarkan izin.

Kepala BAUK H Muhammad Syukri mengungkapkan, dengan diterbitkan izin pendirian ini Prodi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi siap menerima mahasiswa mulai tahun akademik 2022/2023 karena dari sisi fasilitas sudah memadai.

BACA JUGA: Jelang MXGP, Pemprov NTB Gelar Kursus Bahasa Inggris Gratis

“Jauh-Jauh hari sebelum pengajuan izin, semua fasilitas sudah kita siapkan. Sehingga begitu izin turun dari pusat kita siap menerima mahasiswa,” katanya.

“Semoga program studi ini mampu memberi jawaban kepada lulusan SMA/SMK/MA di NTB yang ingin melanjutkan studinya ke S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Kebidanan,” sambungnya.***