Terima Staf Ahli Kementerian LHK, Wagub NTB Minta Dukungan Pengelolaan Sampah 

Menerima kunjungan Staf Ahli Kementerian LHK RI, Wagub Sitti Rohmi minta Pusat dukung pengelolaan sampah di lingkar Mandalika

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah minta dukungan penuh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI terkait pengelolaan sampah di lingkar Mandalika. 

Dukungan Pusat untuk pengelolaan saam pa itu diungkapkan Wagub Sitti Rohmi saat menerima kunjungan Staf Ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia Bidang Kepemudaan dan Pramuka, di ruang kerja, Selasa (29/03/22). 

Wagub berbincang dengan staf ahli Kementerian LHK
Wagub NTB (kanan) dan stag ahli Kementerian LHK

“Pemprov meminta pusat agar mendukung pengelolaan sampah di sepuluh desa lingkar Mandalika terutama sarana dan fasilitas penanganan sampah,” ungkap Wagub.

Sepuluh desa tersebut belum memiliki fasilitas penanganan sampah yang baik dari penanganan, apalagi pengelolaan sampah seperti angkutan sampah, TPS dan lainnya. Adapun TPA 3R yang telah direncanakan Pemprov masih terkendala lahan. 

Wagub juga mengatakan, selain anggaran untuk lingkungan masih sangat terbatas, kepedulian seluruh masyarakat dan stakeholder masih rendah, karena keberhasilan program pengurangan sampah atau Zero Waste sangat bergantung pada kesediaan berbagi tugas dan tanggung jawab hingga sampai pemilahan sampah di keluarga. 

BACA JUGA: Berkelompok Simpan Padi di Uma Lengge dan Uma Jompa

“Sejak 2018 progres Zero Waste sudah sangat baik terutama hilirisasi dengan berbagai terobosan. Yang bisa dilakukan Pemprov adalah sosialisasi dan intervensi sesuai kewenangan,” katanya. 

Pramu Risanto, Staf Ahli Kementerian LHK Bidang Pemuda dan Pramuka akan segera menindaklanjuti penanganan sampah di lingkar Mandalika

Menurutnya, sebagai Desa Wisata kelas dunia dan sedang naik daun, pengelolaan sampah di lingkar Mandalika segera akan direalisasi. 

Bahkan, keterlibatan pihak ketiga seperti swasta untuk mendanai dan melakukan program penanganan sampah sangat dimungkinkan. 

“Kami juga sedang mengecek kendala lapangan dan melihat kebutuhan sebagai laporan ke Menteri,” ujarnya. 

Staf ahli yang juga CEO dan founder Sekolah Sampah Nusantara ini mengakui, kepedulian lingkungan harus dimulai dari karakter. 

BACA JUGA: Sekolah Lapang, Petani Harus Ahli di Lahannya Sendiri

“Perubahan karakter ini yang sedang digodok menjadi silabus dan kurikulum agar perilaku manusianya mendukung implementasi penyelamatan lingkungan di lapangan,” tegasnya.*** 

 




Pelaku UMKM Bermental Tangguh, Ini Kata Bunda Niken

Pelaku UMKM di NTB mendapatkan kesempatan untuk bisa menampilkan produk-produk yang ramah lingkungan

LOBAR.lombokjournal.com ~ Pelaku UMKM di NTB adalah orang-orang bermental tangguh, mau belajar dan terus memperbarui diri.

Hal itu dikatakan Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Dekranasda Provinsi NTB, saat memberikan sambutan dalam acara Earth Hour yang berlangsung di Hotel Sheraton, Sabtu (26/03/22).

BACA JUGA: Proyek UNDP PETRA Diharapkan Segera Digunakan Masyarakat

Hj Nikwn menegaskan Pelaku UMKM bermental tangguh

“Pada dasarnya, UKM itu adalah sebuah entitas yang memerlukan individu-individu yang memiliki karakter wirausaha yang baik, termasuk di dalamnya adalah orang-orang yang bermental tangguh, mau belajar dan terus memperbarui diri,” tutur Bunda Niken. 

Earth Hour adalah sebuah pergerakan untuk meningkatkan kesadaran seluruh penduduk dunia akan isu-isu global yang mempengaruhi lingkungan di sekitar mereka. 

Gerakan ini dilakukan setiap tahun di 187 negara dan wilayah di 7 benua, menjadikannya pergerakan iklim terbesar dalam sejarah.

UKM Lokal yang telah terkurasi mendapatkan kesempatan untuk bisa menampilkan produk-produk yang ramah lingkungan dari bahan baku yang dimanfaatkan dan proses pembuatannya. 

Dalam penyelenggaraannya, terdapat sebanyak 13 pelaku usaha yang berpartisipasi dalam perayaan tersebut, di antaranya menjual produk-produk khas Pulau Lombok seperti mutiara, kopi dan tenun Lombok, serta kerajinan daur ulang.

Ia juga melanjutkan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk terus belajar. 

Memamerkan produk pelaku UMKM NTB

“Ini adalah sebuah kesempatan yang luar biasa untuk para pelaku UKM untuk terus bergerak. Artinya, pelaku UKM ke depannya sangat optimis dan bisa terus ikut serta dalam kegiatan-kegiatan seperti ini,” tutur Bunda Niken.***

BACA JUGA: Harga Pakan Ikan Selangit, HBK Bantu Mesin Pakan Ikan




Wagub NTB Menanam Pohon Kenari di By Pass BIL

Wujudkan NTB Asri dan Lestari, Wagub NTB harapkan banyak pihak yang ikut menanam pohon di tempat-tempat strategis

LOBAR.lombokjournal.com ~Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah melakukan penghijauan dengan menanam pohon Kenari di  depan Kantor Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB Jalan By Pass BIL di Lelede, Banyumulek Lombok Barat , Rabu (16/03/22).

Gerakan menanam pohon ini merupakan upaya mewujudkan NTB yang Asri dan Lestari. 

Wagub ajak masyarakat hijaukan NTB
Wagub Sitti Rohmi

“Pohon ini dapat menahan banjir dan menghasilkan oksigen, semoga terus tumbuh dengan baik ke depan,” kata Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB.

Ia mengapresiasi penanaman pohon yang diinisiasi oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa  (INTI) NTB. Jaringan Media Siber Indonesia ( JMSI) NTB yang bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB,

Apresiasi ini layak diberikan karena Perhimpunan INTI NTB telah melakukan penghijauan di tempat-tempat yang strategis. 

“Ini yang kita perlukan, ikut membantu pemerintah. Jadi sinergi juga harus ada perencanaan lokasi dan tempat untuk melakukan penanaman. Mudah-mudahan apa yang dilakukan hari ini dapat diikuti oleh yang lain, untuk menjadi mitra pemerintah, untuk menghijaukan NTB,” harap wagub.

BACA JUGA: Wagub NTB Puji Pemkab Lotim Capai Tiga Pilar STBM

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB, Ir. Madani Mukarom menambahkan, penghijauan ini merupakan bagian dari ikhtiar menghijaukan NTB

Salah satu yang dilakukan dengan penanaman pohon sepanjang jalan negara dan provinsi dari Ampenan hingga Sape (Bima).

“Sudah ada sekitar 10.000 pohon yang telah ditanam sepanjang jalur tersebut. Bahkan masing-masing KPH di tiap Kabupaten/Kota menanam 2.000-2.500 pohon,”jelas Kadis DLHK.

Disampaikannya,  jenis-jenis pohonnya beragam. Seperti pohon Trembesi, Kenari, Mahoni, Ketapang Kencana dan Tabebuya.

Sementara itu, Ketua Harian Perhimpunan INTI NTB S. Widjanarko menyampaikan, apresiasi atas kesempatan Wagub NTB untuk ikut bersama melakukan penghijauan.

Wagub apresiasi INTI NTB
Wagub dengan pengurus INTI NTB

 “Kami sudah melakukan penghijauan serupa di KLU, Lotim dan Loteng. Pohon Kenari yang ditanam Ummi Rohmi sudah setinggi 1 meter. Semoga akan menghasilkan kebaikan untuk anak cucu kita,” tutup S. Winarko.

Turut mendampingi Wakil Gubernur antara lain Asisten 1, Kadis Kesehatan, Kadis PMD Dukcapil, Kadis LHK, Kadis Dikbud, Kadis Pariwisata, Kadis Perhubungan, Kadis Pemuda dan Olahraga, Biro Umum, Biro Adpim dan Biro Kesra. ***

BACA JUGA: Bupati Djohan Resmikan Dermaga Gili Tramena

 




Wagub NTB Puji Pemkab Lotim, Capai Tiga Pilar STBM

Pemkab Lotim dipuji Wagub NTB karena terdepan dalam indikator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Tiga capaian dari lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang diraih Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, menuai pujian dari Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr Ir Hj Sitti Rohmi Djalillah, M. Pd. 

Wagub puji Pemkab Lotim
Wagub Sitti Rohmi

“Lombok Timur menjadi yang terdepan dalam indikaor STBM. Langsung tiga pilar sekaligus dan ini membanggakan”, ujar Wagub saat kegiatan Deklarasi STBM bersama  239 Kepala Desa dan 21 Camat se Lombok Timur di Lingkung Lauk, Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur, Lotim, Senin 14/03).

Menurut Wagub, pujian layak diberikan kepada Pemkab Lotim karena berhasil mendeklarasikan tiga pilar STB yakni Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun dan Pengelolaan Air Minum Makanan Rumah Tangga. Hal ini mengingat kabupaten dengan penduduk terbanyak itu juga telah seratus persen mempunyai layanan Posyandu Keluarga dan capaian vaksinasi dosis satu (96,11 persen) dan dosis dua (81 persen) yang memuaskan. 

“Tinggal memelihara kualitas dengan disiplin membangun berbasis data agar perkembangan dapat terus dipantau sehingga menghasilkan keputusan tepat dan mengejar capaian dua pilar STBM lainnya”, tambah Wagub. 

BACA JUGA: Pemprov Hadirkan Atraksi Budaya Dukung Event MotoGP

Dua pilar STBM lainnya yakni,  Pengamanan Sampah Rumah Tangga dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga dengan menaikkan kualitas Posyandu Keluarga untuk memiliki bank sampah. 

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Dr Ir H Iswandi menambahkan, STBM sebagai salah satu indikasi kemiskinan akan   mempengaruhi data rujukan yang ada pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial termasuk program layak huni dari Baznas.

Sementara itu, Kepala Baznas NTB,  H. Muhammad Said Ghazali menyebutkan program Rumah Layak Huni (Mahyani) merupakan salah satu program Baznas Peduli. Jumlah rumah layak huni di desa Tete Batu sebanyak 25 unit dan 18 unit sanitasi.

Program pembangunan Rumah Layak Huni bekerjasama dengan Disperkim, dan Bappeda NTB. Jumlah bantuan yang diberikan untuk satu rumah 16 juta dan 3 Juta untuk sanitasinya.

Selanjutnya Umi Rohmi bersama rombongan meninjau desa wisata Ulem-Ulem memberikan bantuan 3 sepeda dan paping blok untuk kebutuhan program wisata sepeda dan perbaikan jalan setapak.

Wagub saat deklarasi STBM di Lotim

Di bank sampah Green Village, Wagub mengunjungi pengolahan sampah plastik yang dibuat bantal. 

“Rata rata bisa mengolah lima kilogram sampah sehari untuk dibuatkan bean bag,” kata Suparlan, ketua komunitas green village beranggotakan 50 orang dan mulai beroperasi sejak 2017.

BACA JUGA: Wagub NTB: Notaris Berperan Penting dalam Perekonomian

Bean bag berisikan sampah plastik yang dicacah ini bahan bakunya diambil dari Posyandu keluarga yang ada di masing-masing dusun di Desa TeteBatu, Lombok Timur dan hotel serta restoran di sekitar kawasan dan dibeli kembali oleh pengusaha homestay dan lainnya.***

 




Wagub NTB Tinjau Sekolah di Bayan, Lombok Utara

Saat meninjau kondisi sekolah di Bayan, KLU, Wagub Sitti Rohmi menekankan pendidikan yang menyenangkan

KLU.lombokjournal.com ~ Kalau siswa-siswi sudah merasa senang berada di sekolah, maka guru pun bisa dikatakan sukses. 

“Karena  pendidikan yang baik adalah pendidikan yang menyenangkan, dan [tentunya] berkualitas,” kata Wagub, Hj Sitti Rohmi Jalillah.

Wagub Sitti Rohmi tinjau sekolah di Bayan
Wagub Sitti Rohmi [kiri]
Ia menyatakan itu di hadapan siswa-siswi  SMAN 1 Bayan dan SMAN 2 Bayan saat kunjungan kerjanya di Kabupaten Lombok Utara, Kamis (10/03/22).

Saat berkunjung ke SMAN 2 Bayan, Wagub NTB mengapresiasi penampilan budaya yang disuguhkan oleh siswa-siswi. Salah satu contohnya adalah proses menutu yang terdapat di acara Maulid Adat Bayan.

BACA JUGA: Festival Begawe Rinjani, Wagub Berharap Disiapkan Pendakian Kelas Dunia

“Sekolah ini hebat, memiliki kekayaan budaya yang luar biasa,” ucapnya.

Setelah itu, Ummi Rohmi panggilan akrab Wagub, berkesempatan bersilaturahmi ke SMAN 1 Bayan. Dengan tujuan yang sama, meninjau situasi sekolah dan berdialog  dengan siswa-siswi dan guru-guru.

“Siswa-siswi disini punya cita-cita yang bermacam-macam. Mulai dari dokter hingga menjadi seorang pengusaha. Apapun cita-citanya , teruslah belajar dengan baik dan giat, dan tidak lupa minat doa kepada orang tua dan guru di sekolah ini,” ungkapnya.

Dalam kunjungannya ke SMAN 1 dan SMAN 2 Bayan ini,  Wagub juga melihat kondisi lingkungan dan taman sekolah masing-masing. 

Menurutnya lingkungan dan penataan taman  sudah rapi dan cantik.

Ia berpesan, agar siswa-siswi dan guru  selalu dapat menjaga lingkungan sekolah supaya  lebih cantik, lebih hijau dan makin bersih. 

Dan tentunya kalau bisa sudah terintegrasi dengan bank sampah.

“Jadi tidak ada istilah kita tidak kelola sampah dengan baik. Karena barometernya sekolah kita harus asri dan lestari. Alangkah baiknya jika sekolah juga dapat dihubungkan dengan bank sampah. Jika sudah dihubungkan sampah tersebut akan bermanfaat,” harapnya.

Wagub bicara pendidikan DI klu

Di akhir kunjungannya Wagub menyerahkan bantuan terhadap SMAN 1 Bayan dan SMAN 2 Bayan. 

Ia berharap dengan bantuan ini akan dibangun fasilitas laboratorium beserta perlengkapannya. Sehingga dapat meningkatkan kompetensi siswa-siswi di SMAN 1 dan SMAN 2 Bayan.***

BACA JUGA: Wagub NTB: Distribusi Minyak Goreng Harus Diperbaiki 




Festival Begawe Rinjani, Wagub Berharap Disiapkan Pendakian Kelas Dunia

Saat menghadiri Festival Begawe Rinjani, Wagub Sitti Rohmi berharap disiapkan sistem pendakian yang berkelas dunia 

SEMBALUN.lombokjournal.com ~ Seluruh elemen masyarakat diminta bertanggung jawab atas kebersihan dan keasrian Rinjani, bersama menjaga bersama Pemerintah Daerah, termasuk semua stakeholder terkait. 

Sehingga ke depan kehadiran Rinjani sebagai wisata dunia betul-betul menjadi contoh di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah saat membuka Festival Begawe Rinjani bertajuk “Recover Together Recover Stronger” sekaligus dirangkaikan dengan pembukaan kembali jalur wisata pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bertempat di Senaru Lombok Utara, Kamis (10/03/22).

Menurutnya, Rinjani merupakan aset dan peluang untuk kesejahteraan masyarakat NTB. 

Pembukaan Festival Rinjani, Wagub didamping Wabup Lombok Utara, Danny Karter dan Kepala Balai TNGR Dedy Asriady,
Wagub Sitti Rohmi didampingi Wabup Lombok Utara, Danny Karter dan Kepala Balai TNGR Dedy Asriady

“Apa yang diperjuangkan hari ini dan berkumpul bersama untuk bagaimana Festival Rinjani ini sebagai tanda mulai dibukanya pendakian Gunung Rinjani menjadi kesempatan terbuka bagi kita semua,” jelas Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB. 

Ia berharap agar disiapkan sistem pendakian yang berkelas dunia dari sisi protokol kesehatan, keamanan, sampahnya harus kualitasnya lebih baik.

“Selamat untuk semua, mudah-mudahan Gunung Rinjani semakin lestari,” kata Umi Rohmi.

BACA JUGA: Rinjani Dibuka, Saatnya Pariwisata Lombok Utara Bangkit

Untuk diketahui, pemesanan online dimulai tanggal 12 Maret 2022 dan untuk pengunjung diperbolehkan melakukan pendakian mulai tanggal 16 Maret 2022.

Sementara itu, Kepala Balai TNGR Dedy Asriady mengatakan gelaran ini adalah tahun ketiga Balai TNGR menyelenggarakan kegiatan yang menandai dimulainya pembukaan pendakian Gunung Rinjani. 

Keindahan dan potensinya menjadikan sebagai status Unesco Global Geopark Rinjani Lombok. Dengan keanekaragaman hayatinya mendapatkan status sebagai cagar biosfer. Selain itu juga menjadi pariwisata super prioritas, dan kawasan ini masuk dalam strategi pariwisata Nasional.

“Patut berbangga dengan semua itu dengan cara melestarikannya,” ujarnya.

Dikatakan Dedy,  ke depan ia masih bermimpi satu-satunya destinasi wisata pendakian di Indonesia akan memastikan pendakian standar berkelas di dunia, pertama hadir di Rinjani.

Di acara Festival Begawe Rinjani

Dalam festival itu, sejumlah pertunjukan ditampilkan diantaranya wayang botol dari tim sekolah pedalangan Wayang Sasak, atraksi kesenian Suling Dewa, Tari Bayan dan Cilinaya Jiwa Sraya yang dikaitkan dengan dibukanya pendakian Gunung Rinjani. ***

BACA JUGA: Wagub NTB: Distribusi Minyak Goreng Harus Diperbaiki




Wagub NTB Puji Bank Sampah di Kabupaten Bima

Wagub Sitti Rohmi memuji Bank Sampah di Bima yang menghasilkan produk sabun cuci dari limbah pengolahan sampah

BIMA.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah meninjau dua bank sampah di Kabupaten Bima yang dinilai telah berhasil dalam implementasi dan pemberdayaan, Rabu (23/02/22) . 

Wagub puji Bank Sampah di Kabupaten Bima

Dua bank sampah yang ditinjau Wagub Sitti Rohmi saat kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Bima tersebut adalah Bank Sampah “Teke Berdaya” Kec. Palibelo Kab. Bima dan Bank Sampah Samili di Kecamatan Woha. 

“Bank sampah ini bisa menjadi media pembelajaran yang baik mengenai ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat.” kata wagub.

Menurutnya, Bank sampah kita di Bima ada yang telah menghasilkan produk sabun cuci dari limbah pengolahan sampah

BACA JUGA: Gubernur NTB dan Gubernur Jabar Perkuat Kerjasama

Ummi Rohmi memuji produk Bank Sampah tersebut dan yakin, dengan konsistensi yang telah ditunjukkan, akan terus lahir produk – produk dari bank sampah. 

“InsyaAllah, produk-produk dari limbah pengolahan sampah akan hadir dari bank sampah lainnya di NTB,” ucap Wagub.  

Bank sampah sendiri merupakan suatu gerakan dan inisiasi warga dan penggiat lingkungan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. 

Wagub tinjau hasil pemilahan sampah

Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan diolah menjadi berbagai produk yang bernilai ekonomis. Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankkan yang dilakukan oleh petugas sukarelawan.

BACA JUGA: Wagub Tinjau Implementasi Zero Waste di Sekolah

Turut hadir mendampingi Wagub dalam kesempatan tersebut Asisten 1 Setda NTB, Kadis LHk, Kadis Kesehatan, Kadis PMPD Dukcapil, Sekretaris Dikbud, Karo Kesra, dan tim NTB Care.***

 

 




Wagub Tinjau Implementasi “Zero Waste” di Sekolah 

Dalam kunker di sekolah di Bima, Wagub Sitti Rohmi menganjurkan agar menghubungkan pengelolaan zero waste dengan bank sampah

BIMA.lombokjournal..com ~ Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Bima, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah turut meninjau implementasi program Zero Waste di sekolah. SMAN 1 Palibelo (Smansalibe) Kab. Bima menjadi sekolah yang dikunjungi Ummi Rohmi kali ini.

Wagub Sitti Rohmi tinjau pelaksanaan Zero Waste di sekolah di Bima
Wagub Sitti Rohmi

“Apa yang telah dilakukan siswa-siswi SMAN 1 Palibelo sudah luar biasa” puji Ummi Rohmi sapaan Wagub, didampingi Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri, Rabu (23/2/2022) di SMAN 1  Palibelo Kab. Bima.

Siswa-siswi dan guru dianjurkan memanfaatkan botol bekas atau gelas plastik dari rumah atau lingkungannya. Untuk kemudian dikelola menjadi Ecobrick di sekolah

BACA JUGA: Wagub Tinjau Vaksinasi Siswa di Bima, Ini Pesannya

“Harus kita sadari, bahwa sampah itu sesuatu yang membawa berkah jika mampu dikelola dengan baik.  Membuat nama taman sekolah dari botol bekas, membuat bunga matahari yang cantik dan indah dan produksi dari limbah  botol plastik lainnya. Ini luar biasa” ucap Wagub. 

Namun Wagub berharap agar kedepannya pihak sekolah dapat menghubungkan pengelolaan zero waste dengan bank sampah yang telah ada di Kab Bima. 

“Sehingga siswa bisa membuka tabungannya, lumayan hasilnya ,”pesan mantan ketua DPRD Kab. Lotim ini. 

Sementara itu, Kepala SMA 1 Palibelo Hj. Erot Sutianah, M.Pd mengatakan bahwa merasa bangga dan mengapresiasi kunjungan kerja Wagub ke SMA 1 Palibelo.

“Kunker Ibu Wagub ingin melihat langsung pengelolaan zero waste di sekolah kami dan memantau pelaksanaan vaksin,” kata Kepsek.

Mendukung visi NTB Gemilang  dalam program Zero Waste, melalui ektrakurikuler peduli lingkungan, pihak sekolah mengelola limbah sampah dari botol air minum kemasan.

“Ada limbah botol yang ukuran kecil, sedang maupun yang besar,”jelasnya.

BACA JUGA: Wagub NTB Tanam Ketapang di Jalan Lintas Bima-Dompu

Pihak selolah juga mewajibkan 557 siswanya untuk mengumpulkan botol kemasan ataupun botol minuman gelas, sejak tahun 2020.

Dari  hasil produksi siswa dengan kreatifitasnya menghasilkan meja, kursi, papan nama taman, gerbang bunga, semuanya terbuat dari botol kemasan dan gelas plastik.

“Sehingga sekolah kami sudah dipenuhi spot foto yang membuat siswa betah di sekolah,” tuturnya.***

 




Wagub NTB Tanam Ketapang di Jalan Lintas Bima-Dompu

Berikhtiar mewujudkan NTB Hijau, Wagub Sitti Rohmi mengharapkan gerakan masif penanaman pohon

BIMA.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah menanam 18 pohon Ketapang Kencana di sepanjang jalan lintas Bima – Dompu, Rabu (23/2/2022). 

Ia menekankan gerakan masif penanaman pohon.

Waub menanam pohon Ketapang Kencana
Wagub Sitti Rohmi

“Demi mewujudkan NTB Hijau,” kata Wagub didampingi Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Nur, usai melakukan penanaman pohon dalam kunkernya ke Bima. 

Ia berharap sepanjang jalan lintas Bima-Domp terlihat hijau dan sejuk. Di Sekitar kantor Bupati Bima juga harus dihijaukan dengan penanaman pohon. 

Wagub berpesan agar pohon yang ditanam harus terus dilakukan perawatan juga.

BACA JUGA: Wagub Tinjau Vaksinasi Siswa di Bima, Ini Pesannya

“Saya titip pohon ini, tolong diperhatikan dan dirawat hingga tumbuh besar,” imbau Wagub Ummi Rohmi. 

Sementara itu Kadis LHK Provinsi NTB yang diwakili Kabid Pengelolaan Sampah dan Pengendalian Pencemaran, Firmansyah, S. Hut, M. Si menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk konsistensi pemerintah untuk program NTB Hijau. Khususnya di pulau Sumbawa yang kerusakan hutannya sudah cukup parah. 

BACA JUGA: Wagub Tinjau Implementasi Zero Waste di Sekolah

“Ini merupakan rangkaian dari ikhtiar Gubernur dan wakil Gubernur NTB, khususnya untuk ruas jalan Nasional dan Provinsi dengan jenis ketapang kencana dan tabebuya,” jelas Firman.

BACA JUGA: Gubernur Bersama KASAD Tanam Pohon dan Tinjau Sirkuit Mandalika

“InsyaAllah ini akan jadi edukasi yang baik untuk masyarakat, khususnya tentang gerakan menanam,” tuturnya. 

Turut mendampingi Wagub Asisten 1 Setda NTB, Kadis DLHK, Kadis PMPD Dukcapil, Kadis Kesehatan, Sekdis Dikbud, Kepala Biro Adpim dan Karo Kesra.***

 




Gubernur Bersama KASAD Tanam Pohon dan Tinjau Sirkuit Mandalika

Selain menanam Mangrove dan bagi-bagi sembagi, KASAD didampingi Gubernur NTB juga meninjau Sirkuit Mandalika

MANDALIKA.lombokjournal.com ~ Penanaman pohon Mangrove dan pemberian paket sembako untuk warga sekitar lingkar Mandalika dilakukan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Dudung Abdurahman, Selasa (22/02/22) di Desa Mertak, Kecamatan Pujut Loteng.

Gubernur dampingi KASAD Tinjau Mandalika

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah ikut mendampingi Jenderal Dudung dalam penanaman Mangrove tersebut.

“Selain penanaman pohon dan pemberian sembako, kami berkeliling bersama Pak Kasad, melihat pembangunan dan lintasan sirkuit Mandalika, jelang MotoGP,” kata Gubernur Zul, yang turut didampingi oleh Sari Komisi III DPR RI.

Sirkuit Mandalika membawa multiplier effect untuk kebangkitan pariwisata NTB Indonesia dan geliat sektor ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Dudung Abdurahman, mengatakan, kunjungan kerjanya ke Mandalika untuk melihat  pengerjaan sirkuit Mandalika, sebagai program prioritas strategis pemerintah.

“Kami ingin melihat langsung sejauh mana peran dan keterlibatan TNI AD, yaitu jajaran Korem 162/WB terhadap mensukseskan pembangunan sirkuit Mandalika dan program-program pemerintah di provinsi NTB,” kata Jenderal Dudung.

BACA JUGA: Gubernur dan KASAD Silaturrahmi dengan Forkopimda dan Tokoh NTB

Termasuk kelanjutan program penghijauan yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa bulan yang lalu.

Adanya sirkuit ini, akan memunculkan banyak event dan kegiatan lain di Mandalika, sehingga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat di Mandalika dan NTB pada umumnya.

“Intinya TNI AD mendukung sepenuhnya proses pembangunan di Mandalika, sehingga cepat selesai. Karena sirkuit bertaraf internasional ini merupakan kebanggaan bagi bangsa Indonesia,” tutupnya.

Selain itu Gubernur Zul bersama KASAD, Pangdam, Danrem, Polda dan jajaran TNI AD sempat melihat langsung progres pembangunan di Bukit 360 Sirkuit Mandalika, dan dilanjutkan kegiatan Penanaman Pohon Kenangan atau Pohon Pule.

BACA JUGA: Gubernur Dampingi KASAD Tinjau Vaksinasi Serentak TNI AD

Kemudian dilanjutkan dengan meninjau Race Control, mengelilingi Sirkuit, meninjau Observation Deck atau bukit Jokowi dan ditutup dengan Makan Siang di Royal Box.

Usai kegiatan di Mandalika, Gubernur Doktor Zul, mengantarkan kepulangan KASAD menuju kembali ke Jakarta di bandara Bizam. ***