Wagub NTB Dukung Kota Ramah Perempuan dan Layak Anak

Wagub NTB mengatakan bahwa revitalisasi Posyandu Keluarga memuluskan strategi penanganan perempuan dan anak

MATARAM.lombokjournal.com ~ Komitmen penanganan Perempuan dan Anak di NTB membutuhkan kerja bersama kabupaten/ kota melalui sinergi dan koordinasi. 

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd,  mengatakan itu saat penandatangan KRPLA bersama 10 kabupaten/ kota di gedung Sangkareang kantor Gubernur, Senin (07/03/22). 

Wagub bicarakan revitalisasi Posyandu
Wagub Sitti Rohmi

Penandatangan komitmen KRPLA (Kota Ramah Perempuan dan Layak Anak) diharapkan memperbaiki pelayanan dan kondisi perempuan dan anak di NTB. 

“Apalagi dengan komitmen menjadikan Posyandu Keluarga yang sekarang sudah seratus persen di NTB akan mendukung komitmen kabupaten/ kota mewujudkannya,” ujar Wagub Sitti Rohmi.

Ditambahkan Wagub, peran kabupaten/ kota merevitalisasi peran Posyandu dengan kebijakan dan anggaran akan memuluskan strategi penanganan perempuan dan anak di NTB. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Pendidikan Harus Humanis dan Berkualitas

Pada kesempatan sama,  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan, koordinasi dan sinergi akan menuntaskan persoalan perempuan dan anak.

Dikatakannya, regulasi yang dikeluarkan Pemerintah Pusat sangat baik meski dengan anggaran terbatas. 

Namun demikian, kabupaten/ kota dalam pelayanan masyarakat di level paling dekat, dapat menyelenggarakan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan desa/ kota ramah perempuan dan layak anak. 

“Saya mengapresiasi NTB sedikit dari daerah yang mempunyai Perda yang mengatur pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, sebagai komitmen awal. Begitu pula dengan koordinasi dan sinergi yang sudah terbangun di NTB,” ujar menteri. 

Ditambahkannya, beberapa indeks indikator NTB dalam hal pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak masih di bawah rata rata nasional disamping indeks tenaga kerja perempuan NTB yang peringkatnya baik. 

Wagub usai KRPLA

Sementara itu, Nanang Samodra, anggota DPR RI menekankan pentingnya menata persoalan pemberdayaan  dan perlindungan anak mulai dari bawah. 

“Misalnya dengan memperbanyak program isbat nikah di desa sebagai bagian dari perlindungan anak dan perempuan begitu pula dengan pencegahan perkawinan usia dini,” ujarnya. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK, Hj Niken Zulkieflimansyah. *** 

BACA JUGA: Dekranas 32 Tahun, Diharapkan Sukses Memayungi Perajin

 




Wagub NTB: Pendidikan Harus Humanis dan Berkualitas 

Proses pendidikan yang diinginkan adalah proses pendidikan yang menyenangkan dan berkualitas, kata Wagub NTB

LOTIM.lombokjournal.com ~ Keberhasilan suatu proses pendidikan harus dijalankan secara humanis dan berkualitas. 

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu saat memberikan Kuliah Umum dengan tema “Kebijakan Pendidikan Provinsi NTB: Pendidikan Karakter sebagai Pondasi” di Universitas Hamzanwadi, Pancor, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (05/03/22). 

Dikatakan, proses pendidikan dinginkan adalah proses pendidikan yang menyenangkan dan berkualitas. 

wagub menyampaikan stadium general

“Tidak  ada intimidasi, semua proses itu harus dijalankan secara humanis dan berkualitas, karena ujung-ujungnya suatu proses pendidikan,”  kata Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB.

Pada Kuliah Umum, sekaligus launching Program Klinik Riset 2022 di Universitas Hamzanwadi tersebut Ummi Rohmi menjelaskan, pendidikan dikatakan berhasil kalau yang mengikuti pendidikan tersebut senang menjalani proses pendidikan itu. 

“Proses pendidikan yang diinginkan adalah proses pendidikan yang menyenangkan dan berkualitas,” katanya.

Tidak  ada intimidasi, semua proses itu harus dijalankan dengan humanis dan berkualitas. 

Karena ujung-ujungnya suatu proses pendidikan dikatakan berhasil kalau yang mengikuti pendidikan tersebut senang menjalani proses pendidikan itu, tambahnya.

BACA JUGA: Gubernur NTB Hadiri HUT ke 70 Desa Re,biran, Loteng

Ummi Rohmi juga menjelaskan 3 arah penyelenggaraan pendidikan di NTB, yaitu mewujudkan layanan akses pendidikan yang berkeadilan, meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan dan meningkatkan peran serta masyarakat.

Tiga arah penyelenggaraan pendidikan di NTB, yaitu bagaimana mewujudkan layanan akses pendidikan yang berkeadilan, dimana semua masyarakat bisa mendapatkan layanan pendidikan. 

“Kemudian bagaimana meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan baik nasional maupun internasional. Terakhir, bagaimana meningkatkan peran serta masyarakat karena pemerintah tidak bisa kerja sendiri. Jadi harus menggandeng seluruh stakeholders untuk berkolaborasi,” jelas Ummi Rohmi.

Ada strategi 4P untuk mewujudkan pendidikan di NTB yang membanggakan.  The Power of 4P tersebut yaitu profil, pelayanan, penampilan dan prestasi. 

“Ada The Power of 4P untuk mewujudkan pendidikan NTB yang membanggakan. Pertama Profil, seluruh data-data yang bersangkutan dengan sekolah harus lengkap. Selanjutnya Pelayanan, bagaimana pelayanan sekolah, sarana program, dan layanan informasi. Kemudian Penampilan, ada identitas sekolah, informasi program sekolah, tata tertib, slogan dan himbauan. Terakhir yaitu Prestasi, yang meliputi prestasi akademik maupun non-akademik,” jelas Ummi Rohmi.

BACA JUGA: Mahasiswa UNW Mataram Jadi Duta Inspirasi NTB

Terkait program-program inovasi NTB dalam pengimplementasian 5 nilai utama pendidikan melalui beberapa program. 

Wagub mengatakan, pendidikan harus menyenangkan dan beekualitas

Di antaranya Sekolah Bersih dan Sehat, Sabtu Budaya dan Pojok Kreasi, Spiritual Camp, Sub Vokasi Afirmasi Difabel, Kompetensi Sains dan Non-Sains dan Jejak Alumni.

“Program-program inovasi di NTB dalam rangka penerapan 5 nilai utama pendidikan, seperti Program Sekolah Bersih dan Sehat, Sabtu Budaya dan Pojok Kreasi, Spiritual Camp, Sub Vokasi Afirmasi Difabel, Kompetensi Sains dan Non-Sains Debating, dan Jejak Alumni/Tracer Study,” jelas Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur periode 2009-2013 tersebut. ***

 




Bupati Djohan: Talas Beneng Punya Prospek Ekonomi Luar Biasa

Komoditi Talas Beneng disebut Bupati Djohan Sjamsu memiliki prospek bagus bagi masyarakat

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) bekerjasama dengan PT. Petaning Karya Mulia dan PT. BEST (Bandung Eco Sinergi Teknologi) melakukan penanaman Talas Beneng, di Dusun Kertaraharja Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Jum’at (04/03/22). 

Bupati usai penanaman
Bupati dalam acara penanaman Talas Beneng

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya memajukan perekonomian masyarakat Lombok Utara melalui sektor pertanian.

Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH hadir menanam secara simbolis bibit pohon Talas Beneng, didampingi Wakil Direktur PT. Petaning Karya Mulia Endang Lestari, S.Psi, Anggota DPRD KLU Hakamah, Kepala OPD terkait serta para undangan. 

Dikatakan bupati, komoditi Talas Beneng memiliki prospek bagus bagi masyarakat. Dan diharapkan di masa mendatang tanaman talas mampu mendongkrak perekonomian.

BACA JUGA: Dekranas 43 Tahun, Diharapkan Sukses Memayungi Perajin

“Pohon talas beneng tidak hanya penghasil umbi-umbian saja, daunnya juga  bernilai ekonomi bagi masyarakat yang digunakan sebagai bahan baku rokok herbal non nikotin,” terang bupati.

 “Melihat dari kultur tanah yang ada di daerah kita, komoditi talas beneng  ini sangat cocok dan punya prospek yang luar biasa,” jelasnya. 

Bupati Djohan menambahkan, dengan budidaya tanaman talas sedikit demi sedikit potensi bidang pertanian di Lombok Utara mulai tampak. 

Karena itu, harapan Pemerintah Daerah agar masyarakat bisa memanfaatkan potensi lahan dengan terus mengembangkan lahan pertanian, sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. 

Selain itu, pihaknya juga mengajak generasi muda memajukan Lombok Utara melalui sektor pertanian, sebab Bupati Djohan meyakini SDM yang dimiliki anak muda bisa sukses di bidang pertanian.

BACA JUGA: Guru Tidak Tetap Terima Bantuan CSR dari Bank BNI Cabang Mataram

 “Semoga anak-anak muda sebagai generasi penerus kita berpikir cerdas dan mampu memberikan kontribusi di bidang pertanian,” katanya. 

Bupati tanam Talas Beneng
Bupati menanam Talas Beneng

Sementara itu, Kepala Dinas KP3 Tresna Hadi, S.Pt menuturkan, pihaknya menjalin kerjasama yang baik dan nantinya akan ditindaklanjuti dengan MoU antara petani dengan pihak PT. Petaning Karya Mulia.

 Dalam salah satu perjanjiannya, sebut Tresna, seluruh hasil panen Talas Beneng akan dibeli oleh pihak PT. Petaning.

BACA JUGA: Talas Beneng, Dari Tanaman Liar Kini Tembus Pasar Ekspor Internasional

“Talas Beneng ini adalah komoditas baru di Lombok Utara dikembangkan oleh PT. Petaning Karya Mulia. Ke Depan ini akan menjadi alternatif bagi para petani di tengah situasi pandemi Covid,” imbuhnya.***

 




Dekranas 42 Tahun, Diharapkan Sukses Memayungi Perajin

Ketua Dekranasda NTB berharap, di usia ke 42 tahun Dekranas makin sukses memayungi dan mengembangkan produk-produk seni dan kerajinan Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dalam peringatan ulang tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-42, Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengucapkan selamat dan sukses untuk para pengrajin Dekranasda se-Indonesia. 

BACA JUGA: Bupati Djohan: Talas Beneng Punya Prospek Ekonomi Luar Biasa

Dekranas diharapkan perkuat perajin
Hail Kerajinan Lombok

Hal tersebut disampaikan Bunda Niken melalui video singkat ucapan ulang tahun Dekranas yang ditampilkan saat Syukuran HUT Dekranas ke-42 secara virtual, Jumat (04/03/22).

“Segenap keluarga besar Selamat ulang tahun Dekranas yang ke-42. Semoga semakin sukses dalam memayungi dan mengembangkan produk-produk seni dan kerajinan Indonesia. Perajin kuat, Dekranas Hebat,” ucapnya.

Harapan yang sama juga disampaikan Ketua Umum Dekranas, Hj. Wury Ma’ruf Amin. Ia berharap di usia 42 tahun, Dekranas semakin produktif dan berperan besar untuk Indonesia.

“Harapan kita semua menginjak usia ke-42 ini, Dekranas semakin produktif, semakin besar peran dan pengabdiannya untuk perajin, masyarakat, bangsa dan negara tercinta, Indonesia,” katanya.

Selain itu, hadir juga Hj. Iriana Joko Widodo selaku Pembina Dewan Kerajinan Nasional. Ia berharap Dekranas semakin matang dalam menjalankan tugas guna membina para perajin Indonesia.

“Semoga dengan bertambahnya usia, Dekranas semakin matang dalam menjalankan tugas untuk membina para perajin Indonesia menjadi bagian tak terpisahkan dari kemajuan sektor kerajinan di Indonesia,” harap istri Presiden Jokowi tersebut.

BACA JUGA: Reses HBK Salurkan Bantuan Bedah Rumah dan Paket Sembako

Turut hadir dalam acara syukuran HUT Dekranas ke-42, yaitu Menteri Perdagangan RI, Menteri Perindustrian RI, Ketua Harian Dekranas, Sesepuh Dekranas, dan Ketua serta Pengurus Dekranasda se-Indonesia.***

 




Guru Tidak Tetap Terima CSR dari Bank BNI Cabang Mataram

Sebanyak 15 Guru Tidak Tetap menerima Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BNI Cabang Mataram

TANJUNG.lombokjournal.cm ~ Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kabupaten Lombok Utara (Disbudpora), Adnan, SPd, Mpd memfasilitasi 15 Guru Tidak Tetap (GTT) dengan pihak Perbankan di Aula Kantor Disbudpora KLU, Rabu (02/03/22).

Mengapresiasi BNK BNI yang mebantu Guru Tidak Tetap melalui CSR

Adnan di depan Bupati Lombok Utara, mengapresiasi pihak perbankan, dalam hal ini Bank BNI Cbang Mataaram,  yang peduli dan memberikan bantuan CSR sebesar Rp 5.000.000 per orang.

Karena hal ini dilakukan di saat kondisi pendapatan daerah menurun akibat Covid – 19. 

Diharapkan, ada lagi lembaga perbankan lainnya yang membantu GTT yang sudah cukup lama mengabdi di bidang pendidikan.

Pihak Bank BNI Cabang Mataram menyalurkan dana CSR sebesar Rp 75.000.000 Juta untuk 15 orang Guru Tidak Tetap.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh pihak perbankan dan disaksikan Bupati Lombok Utara di Aula Kantor Dikbudpora KLU. 

Sementara pihak Bank BNI mengungkapkan, bantuan Rp 5 Juta kepada masing masing GTT merupakan wujud kepedulian. 

“Jangan dilihat jumlahnya yang tidak seberapa, namun yang terpenting adalah niatnya dalam membantu GTT,” ungkapnya. 

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu,SH, mengungkapkan, persoalan daerah yang sangat komplek. 

Djohan juga menyampaikan terima kasih kepada Bank BNI yang telah menyalurkan bantuan CSR kepada 15 GTT di KLU.

Dan ia berharap, agar dapat memberikan semangat kerja dalam mendidik anak anak sekolah di tempat tugas masing masing. 

“Ini adalah perjalanan kehidupan yang kita saling menjaga. Maka dari itu, kami terus mendorong GTT untuk lebih profesional,” jelas Bupati Djohan. ***




Pekerja Akan Hadapi Tantangan di Era Disrupsi Ganda 

Saat ini pekerja menghadapi disrupsi ganda, yakni  berkurangnya lapangan kerja dan era otomatisasi yang mengurangi tenaga kerja manusia

MATARAM.lombokjournal.com ~ Masalah disrupsi ketenagakerjaan diangkat oleh Rannya Agustyra Kristiona, saat bicara di forum Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) se Kabupaten Lombok Tengah, hari Minggu (27/02) kemarin.

Topik terkait disrupsi ketenagakerjaan memang menarik, dan telah menjadi perhatian dunia industri secara global. 

Era Disrupsi khususnya pada teknologi digital, merupakan  era terjadinya inovasi dan perubahan mendasar karena hadirnya teknologi digital, yang bisa mengubah sistem secara global

Beberapa waktu lalu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyinggung soal tantangan disrupsi ganda bagi masyarakat pekerja atau buruh di era pandemi Covid-19. 

BACA JUGA: Era Disrupsi Ketenagakerjaan, Rannya Ajak Milineal NTB Bekali Keterampilan

Disrupsi yang dimaksud yang pertama, resesi perekonomian dan berkurangnya lapangan kerja akibat dari pandemi. 

Kedua, era otomatisasi yang datang lebih cepat akibat tidak terbendungnya laju digitalisasi di tengah pandemi. 

Tenaga Kerja di Era Disrupsi

Sektor lapangan kerja Indonesia menghadapi dua problem mendasar.

pEKERJA ADAPI TANTANGAN DISRUPSI DIGITAL

Pertama, sekitar 63 persen tenaga kerja di Indonesia merupakan lulusan SMP dan SD. Kondisi yang menyebabkan produktivitas dan daya saing tenaga kerja kita relatif rendah.

Kedua, pendidikan dan keterampilan yang dimiliki tenaga kerja tidak sesuai dengan kebutuhan industri. 

Akibatnya, pekerja kesulitan mendapat pekerjaan, sedangkan industri mengalami kesulitan untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan.

Karena itu, perlu memperkuat standardisasi dan sertifikasi kompetensi profesi. Selain itu juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah dengan dunia industri dalam menyiapkan link-and-match. 

Saat ini dunia sedang menghadapi perubahan disruptif. Antar-negara bukan hanya berebut investasi, juga berebut teknologi, berebut pasar, dan berebut orang-orang pintar.

Akan banyak jenis pekerjaan lama yang hilang. Juga makin banyak jenis pekerjaan baru yang bermunculan. Ada profesi yang hilang, tetapi juga ada profesi baru yang bermunculan.

Karena itu diperlukan hub atau tempat berjumpanya milenial dari berbagai latar belakang. 

BACA JUGA: Literasi Keuangan Bangun Kemandirian Bisnis, Ini Kata Gubernur Zul

Yang berasal dari aktivis pergerakan bisa belajar membangun bisnis dan skill baru. Yang berasal dari dunia profesional bisa memperoleh wawasan sosial dan jejaring yang lebih luas.

Diperlukan  kolaborasi lintas sektor milenial menyiapkan masa depan. 

Presiden Jokowi mengatakan, Indonesia butuh SDM unggul yang terus belajar bekerja keras dan berdedikasi. Yang melakukan inovasi yang disruptif, yaitu membalik ketidakmungkinan menjadi peluang. ***

 




Mandalika Sukses Jadi Country Branding Indonesia

Penyelenggaraan event internasional di Mandalika, mengakselerasi pemerintah melakukan perubahan di daerah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sukesnya penyelenggaraan event internasional, seperti Asian Talent Cup, World Superbike, dan juga event mendatang seperti MotoGP di Mandalika, membuat Indonesia makin terkenal di seluruh dunia.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc menyampaikannya dalam podcast di chanel youtube Ahmad Syaikhu Asyik, Jum’at (25/02/22). 

Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah
Sirkuit Mandalika

Bang Zul sapaan Gubernur NTB menyampaikan, Mandalika sukses menjadi Country Branding Indonesia di dunia internasional. 

Lebih jauh dijelaskan, jika menempatkan misalnya satu kali event seperti WSBK bisa mengeluarkan biaya hosting fee hampir 50 Miliar dan untuk MotoGP 200 Miliar. 

“Tapi kalo kita maknai secara lain, country branding, Indonesia kalau mempromosikan dirinya secara konvensional biayanya jauh lebih besar dari itu. Tapi media value dengan internasional event seperti WSBK MotoGP dan lain sebagainya itu country branding-nya melebihi 200 Miliar,” jelas Bang Zul. 

Kesuksesan country branding tersebut, tak lepas dari keberanian Presiden Joko Widodo dibarengi dengan sinergitas para menteri, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, hingga masyarakat sendiri. 

BACA JUGA: Gubernur: NTB Gemilang Merupakan Spirit Membangun Daerah

“Bangga atas nama pemerintah daerah dan masyarakat NTB tentu berterimakasih kepada DPR, Pemerintah Pusat, Presiden Jokowi, para menteri yang begitu besar kontribusinya membangun NTB khususnya Mandalika,” ungkap Gubernur Zul. 

Dengan diselenggarakannya event bertaraf internasional tersebut mengakselerasi pemerintah melakukan perubahan di daerah. 

Pasalnya untuk menyelenggarakan event bertaraf internasional pemerintah harus mempersiapkan infrastruktur yang sepadan. Seperti bandara, pelabuhan, internet, dan lain sebagainya.

Bang Zul juga memberikan tips kepada para pemimpin daerah untuk bisa sukses menyelenggarakan Event-event berskala internasional. Integritas disebut Gubernur Zul sebagai kunci. 

“Kalo pimpinan daerah bersih dan berintegritas maka dia akan punya wibawa berinteraksi dengan kepolisian pengadilan. Jadi kerendahan hati untuk berkorban berkontribusi menjaga integritas itu adalah modal utama,” ungkapnya. 

Selain itu, sering bersama dan sinergitas yang baik antar local parliaments, media, stakeholders dan sebagainya harus diperkuat.

Diselenggarakannya berbagai event tersebut juga berdampak pada penjualan tiket akomodasi dan transportasi. Sehingga tak jarang banyak oknum masyarakat yang memanfaatkan hal tersebut demi manaikan harga tiket hotel berkali lipat.

Karena itu, NTB mengeluarkan Peraturan Gubernur NTB Nomor 9 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Usaha Jasa Akomodasi. Maksimal kenaikan hotel hanya 3 kali lipat.

BACA JUGA: Tuan Rumah Event Dunia, Masyarakat Harus Tampilkan Keteladanan

“Jangan aji mumpung menjual tiket hotel yang harganya bisa 3-5 Kali lipat ini akan membuat pengunjung kapok datang ke tempat kita,” pesan Gubernur Zul ***

 




Tuan Rumah Event Dunia, Masyarakat Harus Tampilkan Keteladanan 

NTB sedang bersiap menjadi tuan rumah berbagai event dunia, harus memperlakukan tamu dengan kasih sayang agar memberi kesan mendalam

MATARAM.lombokjournal.com ~ Masyarakat NTB diingatkan, penting menampilkan wajah Islam yang rahmatan lil alamin kepada dunia melalui sikap dan keteladanan yang baik kepada tamu yang berkunjung ke NTB. 

Tuan Rumah event dunia

Terlebih NTB sedang bersiap menjadi tuan rumah berbagai event dunia seperti MotoGP, IATC, mini MotoGP, MXGP dan lainnya. 

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah mengatakan itu pada pelantikan pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se NTB di gedung PWNU NTB di Mataram, Sabtu (26/02/22). 

“Tidak perlu mengedepankan agama dalam bentuk formal namun memperlakukan sesama manusia dengan kasih sayang yang ikhlas akan memberi kesan mendalam,” ungkap Gubernur.

BACA JUGA: Literasi Keuangan untuk Bangun Kemandirian Bisnis, Ini Kata Gubernur Zul

Dikatakan, hal ini penting diungkapkannya terlebih para nahdliyin NU punya cara tersendiri menjelaskan Islam di masyarakat NTB maupun Indonesia. 

Gubernur berharap dengan dilantiknya para pengurus PCNU akan menghadirkan kolaborasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah daerah di masa depan. 

Ketua PWNU NTB, Prof. Dr TGH Masnun Tahir mengatakan, seluruh elemen NU NTB telah berkontribusi dalam membangun NU, sehingga diharapkan dapat menjadi warisan bagi generasi mendatang. 

Terutama pembangunan gedung PWNU NTB sebagai basis membangun umat. 

jadi tuan rumah menunjukkan keteladanan

“Kami juga  mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah atas dukungannya kepada NU NTB,” sebut Masnun. 

BACA JUGA: Wartawan Senior NTB Berbagi Ilmu untuk Mahasiswa

NU sendiri melantik lima pengurus cabang NU kota Mataram, kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat, kota Bima, Lombok Barat dan Lombok Utara sedangkan Bima dan Dompu masih melakukan pembaharuan pengurus. 

Selain dilantik oleh Rois Am PBNU, KH Miftahul Ahyar, juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa, Danrem, Kapolda, para ketua partai dan pengurus organisasi NU. ***

jadi tuan rumah menunjukkan keteladanan




Wagub NTB Jelaskan Program Sabtu Budaya di Sekolah

Pembentukan karakter siswa di sekolah diaplikasikan melalui program Sabtu Budaya, Siswa diajak menghormati dan bangga dengan budaya lokal 

BIMA.lombokjournal.com ~ Program Sabtu Budaya di lingkungan satuan pendidikan, merupakan wadah pembentukan karakter siswa, melalui berbagai kegiatan positif dan menyenangkan sekaligus bermanfaat di sekolah.

Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah menjelaskan itu, saat  meninjau vaksinasi di SMAN 4 Kota Bima, Jum’at (25/02/22).

Wagub NTB meninjau pamern di sekolah

“Sehingga membentuk karakter mulia anak-anak yang akan menjadi generasi masa depan,” kata Ummi Rohmi sapaan Wagub.

Dijelaskannya, kegiatan Sabtu Budaya mengajak siswa belajar memiliki rasa kasih sayang, cinta kasih, rasa peduli, toleransi, hormat menghormati dan bangga dengan budaya lokal dan tradisional. 

“Berbagai aktivitas dan kegiatan yang dikemas pada acara Sabtu Budaya, seperti  gotong royong, olahraga tradisional, permainan rakyat, seni budaya, harus terus berjalan dan berkesinambungan untuk dapat mengubah pola pikir atau perilaku siswa,” jelas Wagub didampingi Kadis Dikbud Provinsi NTB, Aidy Furqon.

BACA JUGA: Wagub NTB Mengaku Belajar dari Siswa SLB

Wagub mencontohkan, misalnya cara pandang siswa tentang arti pentingnya menjaga lingkungan, tidak membuah sampah sembarangan hingga memanfaatkan sampah dan mengolahnya, menjadi sesuatu yang bermanfaat.

“Tadi Saya lihat hasil karya kreatifitas siswa memanfaatkan limbah sampah dari botol plastik dan gelas plastik sangat luar biasa ” pujinya. 

BACA JUGA: Wagub Puji Bank Sampah di Kabupaten Bima

Waub berama aparat setempat usai meninjau vaksinasi

Selain itu, cucu pahlawan asal NTB ini juga berpesan agar siswa dan guru segera divaksin untuk menjaga dari penyebaran Covid-19.

“Karena Covid-19 hanya bisa dihadapi  dengan vaksin dan memakai masker,” tutup Ummi Rohmi.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Waka Polres Kota Bima, Dandim, Asisten 1, Kadis DLHK, Kadis PMPD Dukcapil, Kadikes, Karo Kesra, dan Asisten 1 Kota Bima.***

 




Gubernur NTB dan Gubernur Jabar, Perkuat Kerja Sama

Jelang penyelenggaraan event internasional, Gubernur NTB  Zulkieflimansyah mengaku, NTB harus berbenah dan perkuat kerjasama dengan Jabar

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memperkuat kerjasama dengan Provinsi Jawa Barat, karena NTB akan menjadi tuan rumah dari berbagai event internasional. Sehingga harus terus berbenah dan belajar dari Jaba. 

Gubernur NTB menyampaikan sambutan
Gubernur Zulkieflimansyah

Bang Zul sapaan akrabnya mengatakan, Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah dari berbagai event internasional. Sehingga harus terus berbenah dan belajar dari Jabar. 

Terlebih jelang perhelatan MotoGP 2022 yang akan berlangsung pada bulan Maret, dan berbagai event internasional yang akan berlangsung, 

“Banyaknya event internasional seperti WSBK, MotoGP, nantinya juga akan dilaksanakan MXGP dan masih banyak event lainnya. Hal ini menjadikan Provinsi NTB harus terus berbenah dan belajar dari Jabar,” ungkap Bang Zul.

BACA JUGA: Wagub Puji Bank Sampah di Kabupaten Bima

Ia mengatakannya saat memberikan sambutan sambutan dalam acara penandatanganan PKS antara Provinsi NTB dengan Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Kantor Gubernur Jabar, Rabu (23/02/22).

BACA JUGA: Regulasi Tarif Hotel di NTB, Gubernur: Jangan Aji Mumpung

Gubernur NTB dan Gubernur Jabar usai penandatanganan PKS

Sementara itu Gubernur Jabar, Mochamad Ridwan Kamil mengatakan, dalam menghadapi event MotoGP, Jabar telah bekerjasama terhadap produk-produk merchandise. 

“Banyak produk-produk merchandise MotoGP yang dijual oleh warga NTB dan diproduksi di Jabar,” ungkap Kang Emil. ***

BACA JUGA: Perjanjian Kerjasama Jabar-NTB, Jalin Sinergi dan Kolaborasi