Wagub NTB Puji Pemkab Lotim, Capai Tiga Pilar STBM

Pemkab Lotim dipuji Wagub NTB karena terdepan dalam indikator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Tiga capaian dari lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang diraih Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, menuai pujian dari Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr Ir Hj Sitti Rohmi Djalillah, M. Pd. 

Wagub puji Pemkab Lotim
Wagub Sitti Rohmi

“Lombok Timur menjadi yang terdepan dalam indikaor STBM. Langsung tiga pilar sekaligus dan ini membanggakan”, ujar Wagub saat kegiatan Deklarasi STBM bersama  239 Kepala Desa dan 21 Camat se Lombok Timur di Lingkung Lauk, Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur, Lotim, Senin 14/03).

Menurut Wagub, pujian layak diberikan kepada Pemkab Lotim karena berhasil mendeklarasikan tiga pilar STB yakni Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun dan Pengelolaan Air Minum Makanan Rumah Tangga. Hal ini mengingat kabupaten dengan penduduk terbanyak itu juga telah seratus persen mempunyai layanan Posyandu Keluarga dan capaian vaksinasi dosis satu (96,11 persen) dan dosis dua (81 persen) yang memuaskan. 

“Tinggal memelihara kualitas dengan disiplin membangun berbasis data agar perkembangan dapat terus dipantau sehingga menghasilkan keputusan tepat dan mengejar capaian dua pilar STBM lainnya”, tambah Wagub. 

BACA JUGA: Pemprov Hadirkan Atraksi Budaya Dukung Event MotoGP

Dua pilar STBM lainnya yakni,  Pengamanan Sampah Rumah Tangga dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga dengan menaikkan kualitas Posyandu Keluarga untuk memiliki bank sampah. 

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Dr Ir H Iswandi menambahkan, STBM sebagai salah satu indikasi kemiskinan akan   mempengaruhi data rujukan yang ada pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial termasuk program layak huni dari Baznas.

Sementara itu, Kepala Baznas NTB,  H. Muhammad Said Ghazali menyebutkan program Rumah Layak Huni (Mahyani) merupakan salah satu program Baznas Peduli. Jumlah rumah layak huni di desa Tete Batu sebanyak 25 unit dan 18 unit sanitasi.

Program pembangunan Rumah Layak Huni bekerjasama dengan Disperkim, dan Bappeda NTB. Jumlah bantuan yang diberikan untuk satu rumah 16 juta dan 3 Juta untuk sanitasinya.

Selanjutnya Umi Rohmi bersama rombongan meninjau desa wisata Ulem-Ulem memberikan bantuan 3 sepeda dan paping blok untuk kebutuhan program wisata sepeda dan perbaikan jalan setapak.

Wagub saat deklarasi STBM di Lotim

Di bank sampah Green Village, Wagub mengunjungi pengolahan sampah plastik yang dibuat bantal. 

“Rata rata bisa mengolah lima kilogram sampah sehari untuk dibuatkan bean bag,” kata Suparlan, ketua komunitas green village beranggotakan 50 orang dan mulai beroperasi sejak 2017.

BACA JUGA: Wagub NTB: Notaris Berperan Penting dalam Perekonomian

Bean bag berisikan sampah plastik yang dicacah ini bahan bakunya diambil dari Posyandu keluarga yang ada di masing-masing dusun di Desa TeteBatu, Lombok Timur dan hotel serta restoran di sekitar kawasan dan dibeli kembali oleh pengusaha homestay dan lainnya.***

 




Gubernur NTB Bawa Air Narmada dan Tanah Tambora untuk Jokowi

Memenuhi undangan Presiden Jokowi ke Ibukota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim, Gubernur NTB bawa Air Narmada dan Tanah Tambora Dibawa 

KALTIM.lombokjournal.com ~ Bersama seluruh gubernur dari semua provinsi se Indonesia, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengunjungi ibukota negara (IKN) Nusantara di Sepaku, Penajam Paser Utara, Senin (14/03/22).

Dalam kunjungan memenuhi undangan Presiden Jokowi itu, Bang Zul membawa Air Narmada dan Tanah Tambora sesuai pesan Presiden Joko Widodo. 

Presiden Jokowi mengundang para Gubernur se-Indonesia dan berpesan untuk membawa tanah serta air dari masing-masing wilayah. Tanah dan air yang dibawa harus diambil dari lokasi yang tentunya sesuai dengan kearifan lokal dan budaya provinsi tersebut.

BACA JUGA: Gubernur NTB Banyak Ditanya soal MotoGP di Kaltim

Gubernur ke IKN Nusantara
Gubernur Zul menyerahkan air dan tanah

“Kami membawa tanah dari Tambora yang punya sejarah besar, sedangkan air yang kami bawa dari Narmada akan membuat awet muda,” jelas Bang Zul, Minggu, 13 Maret 2022.

Bang Zul sebelumnya tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan pada hari Minggu siang. Gubernur datang bersama dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat. 

Tanah dan air yang dibawa para Gubernur akan digabung di dalam sebuah wadah kendi. Para Gubernur kemudian akan menyerahkan kepada Presiden.

Presiden Jokowi yang akan menuangkan ke dalam kendi yang sudah disiapkan.

 Digabungkannya tanah dan air dari seluruh Indonesia memiliki makna tanah dan air berkaitan dengan Nusantara, yang mana dari ujung Aceh sampai Papua memiliki kearifan lokal berbeda-beda.

Gubernur menyerahkan tanah dan air dari NTB
Menuangkan air se Indonesia di satu kendi

Kedatangan Presiden Jokowi sendiri ke IKN Nusantara direncanakan  berkemah di kawasan tersebut. Ia akan kemah bersama Gubernur Kaltim, Isran Noor; Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji; Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor; Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran; dan Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang.***

 

BACA JUGA: Patung ‘Speed’ Jokowi akan Jadi Spot Foto Favorit 




Gubernur NTB Banyak Ditanya Tentang MotoGP di Kaltim

Perhelatan MotoGP banyak ditanyakan banyak orang kepada Gubernur Zul yang tengah berkunjung di Kaltim

KALTIM.lombokjournal.com ~ Perhelatan MotoGP rupanya sudah jadi pembicaraan masyarakat di banyak tempat, termasuk di Kalimantan Timur [Kaltim], khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara, yang akan menjadi lokasi Ibukota Negara (IKN) yang baru, Nusantara.

BACA JUGA: Patung “Speed” Jokowi Akan Menjadi Spot Foto Favorit

Guber Zul melakukan kunjungan ke Kaltim

Terbukti saat kedatangan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah bersamaan dengan kedatangan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat Senin (14/03/22] di Bandara Sultan Aji muhammad Sulaiman, Sepinggan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu 13 Maret 2022. 

Kedua gubernur itu disambut sejumlah pejabat Pemprov. Kalimantan Timur.

Gubernur Zul mengaku senang, karena setiap bertemu orang di Kaltim banyak yang menanyakan tentang even MotoGP yang dalam beberapa hari ini akan digelar di Sirkuit Mandalika.

Gubernur Zul ke Kalimantan Timur untuk menghadiri undangan Presiden RI Joko Widodo yang akan menggelar acara bersama Gubernur se-Indonesia, di Titik Nol Ibukota Negara (IKN) Nusantara,  di Kabupaten Penajam Paser Utara, Senin [14/03/22]. ***

BACA JUGA: Menteri BUMN Didampingi Gubernur NTB Tinjau Sirkuit Mandalika




Patung “Speed” Jokowi Akan Jadi  Spot Foto Favorit

Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan, pemasangan Patung “Speed” Jokowi nantinya akan banyak dikunjungi masyarakat untuk berfoto

LOTENG,lombokjournal.com ~ Patung “Speed” Jokowi telah terpasang di area depan Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit, Lombok Tengah. 

Patung “Speed” Presiden  Jokowi menjadi ornamen yang akan banyak dikunjungi masyarakat untuk berfoto. 

Gubernur menyaksikan pemasangan Patung Presiden Jokowi

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan itu saat menghadiri pemasangan Patung “Speed” Jokowi, Minggu (13/03/22).

“Ketika Pak Jokowi pakai motor saja banyak yang foto-foto, saya kira ini akan lebih rame lagi dan kalau menurut saya ini akan menjadi spot yang sangat favorit sebagai tempat foto masyarakat nantinya,” tutur Bang Zul.

Ia menyaksikan pemasangan patung itu didampingi Kepala Dinas PUPR, Ir. H. Ridwan Syah Patung “Speed” Jokowi tersebut merupakan karya seniman patung ternama, Nyoman Nuarta.

 Bang Zul juga mengungkapkan, ornamen Patung “Speed” Pak Jokowi menggambarkan suatu inspirasi. 

BACA JUGA: Bus Gratis untuk Penonton MotoGP, Ini Rute dan Jadwalnya

“Ornamen ini menggambarkan suatu inspirasi, pak Jokowi yang kerjanya cepat dapat kita jadikan inspirasi,” tuturnya.

Selain itu, Bang Zul juga menyampaikan antusias masyarakat lokal dalam menyambut perhelatan MotoGP, tiket hari ke – 3 sold out.

“Tiket hari yang ke – 3 sudah sold out, karena antusiasme masyarakat lokal yang cukup tinggi, kami Pemerintah Provinsi NTB berterimakasih diberikan kesempatan masyakarat untuk menonton disisi kiri dan di sisi lain,” ungkap Bang Zul. ***

BACA JUGA: Menteri BUMN Didampingi Gubernur NTB Tinjau Sirkuit Mandalika




Membangun Jaringan Sehat, Kunci Sukses Jalankan organisasi 

Salah satu kunci sukses jadi pemimpin sukses dalam menjalankan organisasi yaitu membangun jaringan yang sehat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Membangun jaringan dengan berbagai kalangan, potensi bekerjasama untuk kemaslahatan masyarakat dapat dengan mudah terjalin.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menjadi Narasumber pada acara Seminar Online ‘Peningkatan Kapasitas Diri  dengan tema Optimalisasi Relasi, Kemitraan dan Jejaring Organisasi’ yang digelar Women Leadership Forum, Sabtu (12/03/22).

Namun Bang Zul sapaan Gubernur NTB mengingatkan, membangun jaringan haruslah dibarengi dengan ketulusan. 

BACA JUGA: Basri, Kakek yang Pantang Menyerah Meraih Sarjana

Agar hubungan yang terjalin  dapat memberi manfaat kepada kedua belah pihak, dan tidak membuat salah satu pihak dirugikan.

Pentingnya membangun jaringan organisasi yang sehat
Gubernur Zul

“Membangun jaringan itu harus tulus. Jangan membangun relasi itu hanya ingin memanfaatkan. Kalau bisa tangan kita harus lebih sering di atas,” pesan Bang Zul 

Ditambahkan, sebelum membangun jaringan diperlukan pengenalan diri yang dalam. Jika seseorang mengenal dirinya dengan baik, maka dengan mudah orang tersebut mampu mengupgrade kemampuannya

BACA JUGA: Maju Dalam Karir, Jangan Henti Meng-upgrade Kualitas Diri

Sehingga lawan bicaranya bisa sering mendapatkan insight yang baru. 

“Kalo kita tahu positif negatif kita kita tahu mana yg harus ditingkatkan dan diperbaiki,” tutur Bang Zul.*** 

BACA JUGA: Rinjani Dibuka, Saatnya Pariwisata Lombok Utara Bangkit

 




Festival Begawe Rinjani, Wagub Berharap Disiapkan Pendakian Kelas Dunia

Saat menghadiri Festival Begawe Rinjani, Wagub Sitti Rohmi berharap disiapkan sistem pendakian yang berkelas dunia 

SEMBALUN.lombokjournal.com ~ Seluruh elemen masyarakat diminta bertanggung jawab atas kebersihan dan keasrian Rinjani, bersama menjaga bersama Pemerintah Daerah, termasuk semua stakeholder terkait. 

Sehingga ke depan kehadiran Rinjani sebagai wisata dunia betul-betul menjadi contoh di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah saat membuka Festival Begawe Rinjani bertajuk “Recover Together Recover Stronger” sekaligus dirangkaikan dengan pembukaan kembali jalur wisata pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bertempat di Senaru Lombok Utara, Kamis (10/03/22).

Menurutnya, Rinjani merupakan aset dan peluang untuk kesejahteraan masyarakat NTB. 

Pembukaan Festival Rinjani, Wagub didamping Wabup Lombok Utara, Danny Karter dan Kepala Balai TNGR Dedy Asriady,
Wagub Sitti Rohmi didampingi Wabup Lombok Utara, Danny Karter dan Kepala Balai TNGR Dedy Asriady

“Apa yang diperjuangkan hari ini dan berkumpul bersama untuk bagaimana Festival Rinjani ini sebagai tanda mulai dibukanya pendakian Gunung Rinjani menjadi kesempatan terbuka bagi kita semua,” jelas Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB. 

Ia berharap agar disiapkan sistem pendakian yang berkelas dunia dari sisi protokol kesehatan, keamanan, sampahnya harus kualitasnya lebih baik.

“Selamat untuk semua, mudah-mudahan Gunung Rinjani semakin lestari,” kata Umi Rohmi.

BACA JUGA: Rinjani Dibuka, Saatnya Pariwisata Lombok Utara Bangkit

Untuk diketahui, pemesanan online dimulai tanggal 12 Maret 2022 dan untuk pengunjung diperbolehkan melakukan pendakian mulai tanggal 16 Maret 2022.

Sementara itu, Kepala Balai TNGR Dedy Asriady mengatakan gelaran ini adalah tahun ketiga Balai TNGR menyelenggarakan kegiatan yang menandai dimulainya pembukaan pendakian Gunung Rinjani. 

Keindahan dan potensinya menjadikan sebagai status Unesco Global Geopark Rinjani Lombok. Dengan keanekaragaman hayatinya mendapatkan status sebagai cagar biosfer. Selain itu juga menjadi pariwisata super prioritas, dan kawasan ini masuk dalam strategi pariwisata Nasional.

“Patut berbangga dengan semua itu dengan cara melestarikannya,” ujarnya.

Dikatakan Dedy,  ke depan ia masih bermimpi satu-satunya destinasi wisata pendakian di Indonesia akan memastikan pendakian standar berkelas di dunia, pertama hadir di Rinjani.

Di acara Festival Begawe Rinjani

Dalam festival itu, sejumlah pertunjukan ditampilkan diantaranya wayang botol dari tim sekolah pedalangan Wayang Sasak, atraksi kesenian Suling Dewa, Tari Bayan dan Cilinaya Jiwa Sraya yang dikaitkan dengan dibukanya pendakian Gunung Rinjani. ***

BACA JUGA: Wagub NTB: Distribusi Minyak Goreng Harus Diperbaiki




Rinjani Dibuka, Saatnya Pariwisata Lombok Utara Bangkit 

Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter mengatakan, dibukanya kembali pendakian Gunung Rinjani menjadi trigger bangkitnya pariwisata Lombok Utara 

TANJUNG.lombokjournal.com ~  Sekarang waktunya wisata di Lombok Utara bangkit setelah sempat mengalami masa sulit akibat gempa 2018 silam serta pandemi Covid 19.

Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto Ridawan, ST,. M.Eng, mengatakan itu, di tengah kegiatan Rinjani Begawe Festival, di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara NTB dengan tema Recover Together Recover Stronger, tang digelar Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Kamis (10/03/04).

Kegiatan ini sebagai tanda dibukanya kembali jalur pendakian Gunung Rinjani yang sempat ditutup pada awal  tahun lalu.

“Kegiatan ini harus dijadikan trigger kebangkitan pariwisata Lombok Utara,” tuturnya. 

Danny mengatakan, dengan dibukanya kembali jalur pendakian Rinjani tentu akan membangkitkan perputaran ekonomi masyarakat di sekitar  jalur pendakian.

BACA JUGA: Wagub NTB: Distribusi Minyak Goreng Harus Diperbaiki

“Saya mengucapkan terimakasih atas atensi dari Pemerintah Pusat, Provinsi serta Pemerintah Desa dalam pemulihan ekonomi di wilayah Desa Senaru,” ucapnya.

Senaru harus dijaga

Wagub hadir dalam acara Rinjani Begawe
Wagub Sitti Rohmi

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah hadir dalam kegiatan itu bersama Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi Dr. Nandang Prihadi, Kepala Balai TNGR Dedy Asriady, S.Si., M.P,  termasuk para Kepala OPD terkait.

Ummi Rohmi sapaan Wagub menyampaikan kekagumannya terhadap potensi alam di kawasan Gunung Rinjani, khususnya Desa Senaru. 

 “Senaru merupakan tempat luar biasa indah,” tuturnya.

Ia menekankan, menjadi tanggung jawab yang besar bagaimana alam yang indah tetap terjaga.

Ia juga mengajak Stakeholder serta  masyarakat untuk menjadikan Gunung Rinjani menjadi kawasan wisata berstandar dunia. 

Tentu untuk mewujudkan hal tersebut harus dijaga bersama terutama berkaitan dengan masalah sampah yang sering ditinggalkan para pendaki.

Karena itu, menjadi tanggung jawab bersama menjaga kelestarian alam Taman Nasional Gunung Rinjani nantinya dimana pengunjung diperbolehkan mendaki Rinjani mulai tanggal 16 Maret 2022.

Sementara itu, Kepala Balai TNGR Dedy Asriady mengutarakan, Taman Nasional Gunung Rinjani adalah keindahan yang dititipkan Tuhan kepada masyarakat Lombok.

Hal itu dibuktikan dengan dipilihnya kawasan Rinjani sebagai destinasi wisata super prioritas. 

“Penting untuk semua masyarakat merasa berbangga dengan keberadaan TNGR ini harus dijaga dengan cara melestarikan kawasannya,” katanya.

kemeriahan Begawe Rinjani

Festival yang mengangkat tema Recover together recover stronger ini juga menampilkan beberapa hiburan, di antaranya pentas seni, launching film dan Talkshow Budaya Lingkar Rinjani.

Wakil Gubernur dan rombongan juga menyempatkan untuk mengunjungi posyandu keluarga di dusun Tumpang Sari, Senaru dan meninjau kesiapan CHSE jelang menghadapi event MotoGP.***

BACA JUGA: Bupati: KLUKemiskinan Tinggi Tapi Pengangguran Rendah

 




Wagub NTB: Distribusi Minyak Goreng Harus Diperbaiki

Kata Wagub Sitti Rohmi, rantai distribusi harus dicari jalan keluarnya, jangan dibiarkan terlalu lama 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur (Wagub) NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah menekankan perbaikan pola distribusi kebutuhan pokok minyak goreng dari distributor ke retail dan pasar, hingga sampai kepada masyarakat. 

Ini untuk membereskan permasalahan kebutuhan pokok minyak goreng dan menjaga ketersediaan stok barang kebutuhan pokok.

Wagub Sitti Rohmi menegaskan, pola dan rantai distribusinya harus dipikirkan jalan keluarnya.

Wagub memasalhkan distribusi minyak gorengan revitalisasi Posyandu
Wagub Sitti Rohmi

“Jadi hal seperti ini jangan dibiarkan terlampau lama, harus ada solusi untuk mengurai permasalahan tersebut,” tandas Wagub.

Hal itu disampaikan pada Rapat Terbatas (Ratas) menyikapi kebutuhan pokok minyak goreng dan menjaga ketersediaan stok barang kebutuhan pokok, Selasa (8/3/2022) di Ruang Rapat Sangkareang Kantor Gubernur NTB.

Ia berharap agar pintu masuknya minyak goreng dari pabrik ke distributor-distributor di NTB harus jelas. Baik itu jumlah distributor, cara dropping ke retail maupun pasar hingga ke konsumen atau masyarakat.

“Jadi harus kita tau masuknya ke NTB, normalnya per bulan itu berapa, sehingga ketahuan prosentase terpenuhinya kebutuhan minyak goreng,” katanya.

BACA JUGA: Program SNGI Diharapkan Sasar Barometer Stunting di NTB

Dalam laman facebooknya saat berdiskusi dengan para distributor minyak goreng dan asosiasi pengusaha ritel Indonesia (Aprindo) mengenai supply and demand minyak goreng di NTB, Selasa (8/3), Wagub juga menegaskan, soal minyak goreng ini bukan hanya di NTB, tetapi menjadi persoalan di hampir seluruh daerah. 

Menurutnya, pemerintah sedang menyiapkan sejumlah langkah. Salah satunya terkait upaya penambahan alokasi dan kuota minyak goreng. 

Tiap bulan dibutuhkan 1,7 juta hingga 2 juta liter untuk kebutuhan konsumsi masyarakat. 

“Jangan sampai UMKM kita yang mengandalkan minyak goreng sebagai bahan baku pokok, berhenti berproduksi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Drs. H. Fathurrahman,M.Si, menyatakan bahwa kebutuhan pokok minyak goreng ini akan segera diatasi. 

“Apalagi menjelang perhelatan MotoGP, harus segera diatasi agar tidak mencuat,” kata H. Fathurrahman.

Karena menurutnya, para UMKM maupun industri-industri kuliner yang berpartisipasi mensukseskan event MotoGP membutuhkan pasokan demi terjaminnya kebutuhan saat pelaksanaan event tersebut.

Selain itu. ia menjelaskan, rapat ini untuk mengetahui quota minyak goreng untuk NTB. Sehingga dapat dipantau, pasokan minyak goreng terhubung dengan produsen mana saja dan distributor lokal di NTB. 

“Semua ini agar kita dapat mengawasi dan memantau rantai pasoknya,” kata Fathurrahman.

Menurutnya, kebutuhan minyak goreng untuk NTB 1,7 juta liter sampai 2,2 juta liter per bulan. Jumlahnya sekitar 50 ribu-60 liter per hari.

Dari paparan beberapa distributor di NTB, khususnya di pulau Lombok, saat ini para distributor hanya mampu sediakan kurang lebih 1.500 liter perhari.

Jadi pasokan minyak goreng dari produsen ke distributor belum secara kontinyu tersedia.  

BACA JUGA: Revitalisasi Posyandu Langkah Konkrit Wujudkan SDG’s

“Kadang dalam sehari, datang 2-3 kontainer. Dalam sehari atau dua hari langsung di droping ke retail dan pasar, sehingga hari berikutnya sudah tidak ada,” ucapnya

Ia mengaku terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Satgas  dan para distributor untuk mencari solusi dan menyelesaikan permasalahan minyak goreng. 

“Termasuk untuk mengikuti ketetapan HET minyak goreng sebesar Rp14.000,- per liter. Namun saat ini harga yang beredar dipasar tembus hingga angka Rp18.000,- sampai Rp25.000,- per liter,” ujarnya.

Ia mengaku Rapat tersebut akan ada pertemuan berikutnya, untuk mengerucutkan solusi kebutuhan pokok minyak goreng.

Dalam Rapat terbatas tersebut turut dihadiri Asisten 2 Setda Provinsi NTB, para distributor minyak goreng dan beberapa retail di NTB. ***

 

 




Bupati: KLU Kemiskinan Tinggi Tapi Pengangguran Rendah

Buka Musrenbang Perempuan, Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas KLU, Bupati Djohan Sjamsu ungkap keunikan daerah KLU; meski angka kemiskinan tinggi tapi kriminalitasnya rendah

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Menurut Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu, SH, Lombok Utara merupakan daerah yang unik, angka kemiskinannya tinggi tetapi angka penganggurannya rendah.

Hal itu disampaikan saat Djohan Sjamsu membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Perempuan, Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas Kabupaten Lombok Utara Tahun Perencanaan 2023, di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Rabu [09/03/22] pagi.

Keunikan Lombok Utara dari sisi keamanan misalnya, logikanya jika angka kemiskinan tinggi tentu angka kriminalitasnya tinggi.

BACA JUGA: Musrenbang Antisipasi Isu Perempuan dan Anak di KLU

Bupati Sjohan buka Musrenbang
Bupati Djohan Sjamsu

“Kondisi justru bertolak belakang, karena masyarakat masih menjaga harkat dan martabat dengan baik.  Masyarakat Lombok Utara tetap teguh menjaga harga dirinya,” katanya.

Dikatakan, masyarakat Lombok Utara juga sangat akomodatif diajak guyub bersama, melakukan proses akselerasi pembangunan daerah

Namun yang paling penting, tentu harus ada prioritas program atau kegiatan pembangunan daerah yang diutamakan untuk direalisasikan pada setiap tahun anggaran.

BACA JUGA: Wagub NTB Dukung Kota Ramah Perempuan dan Layak Anak

“Bagaimana kita melibatkan seluruh unsur dalam proses menginisiasi pembangunan ini. Semua bisa berperan dan bisa berpartisipasi, sehingga dalam kontek Musrenbang ini jika kita mengajak lebih banyak orang untuk berpikir maka hasilnya pun akan lebih baik,” tegas bupati. 

Selain didampingi Wabup Dany Karter Febrianto, kegiatan itu juga dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah [BAPPEDA] – KLU), Parihin,S.Sos dan sejumlah OPD, Camat, Pengurus PKK, LSM dan Organisasi Kepemudaan .

Menurut Bupati Djohan, peristiwa-peristiwa yang terjadi di Lombok Utara seluruhnya menjadi bahan evaluasi bagi semua pemangku daerah.

Hal itu sebagai ruang melihat kembali Lombok Utara secara holistik, dengan daya dukung data statistik dan data-data internal.

Musrenbang yang dibuka Bupati Djohan Sjamsu

Semua data itu menunjukkan ikhtiar pemerintah dan seluruh stakeholder yang seirama dalam membangun Lombok Utara dengan prinsip “read on the break”, sesuai dengan pagu dana yang dianggarkan.***

BACA JUGA: NTB Care Jajaki ASDP untuk Kerjasama Penyeberangan Gratis




UPTD PPA Jadi Pilot Project, Layanan Masyarakat Dipermudah

Dengan pencanangan UPTD PPA NTB sebagai Pilot Project oleh Kementerian PPPA, diperlukan koordinasi dan sinergi sesama pelayan masyarakat 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi NTB sebagai pilot project tata kelola baru yang dicanangkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI, makin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

membicarakan UPTD PPA sebagai pilot project
Menteri PPPA dan Bunda Niken

Ketua TP – PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah itu saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Darmawati di UPTD PPA Provinsi NTB, di Mataram, Senin [07/03/22].

Menurutnya, suatu kehormatan dan sebuah upaya mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan. 

“Dan menjadi tantangan untuk kita semua agar bisa berkoordinasi dan bersinergi dengan lebih baik lagi sesama pelayan masyarakat di lingkungan masing – masing,” tutur Niken. 

BACA JUGA: NTB Care Jajaki ASDP untuk Kerjasama Penyeberangan Gratis

Bunda Niken sapaan akrab Ketua TP. PKK NTB menghimbau, agar seluruh Kepala UPTD dan Dinas P3AP2KB Kabupaten/Kota menyampaikan program – programnya kepada ketua TP – PKK yang berada di lingkungan masing – masing.

“TP – PKK yang sehari – harinya berinteraksi dengan masyarakat dan salah satunya yang berada di lokasi, tentunya dengan kerjasama yang baik dari Pemerintah Kabupaten/Kota dapat mempermudah penanganan, dukungan dan kerjasama dapat lebih baik serta sinergi  dan komunikasi,” tuturnya.

Dalam kesempatan sama, Menteri PPPA, Bintang Darmawati menjelaskan, terkait tata kelola baru yang akan terapkan oleh UPTD PPA NTB, para korban akan mendapatkan pendampingan yang integritas dalam satu atap.

BACA JUGA: Wagub NTB Dukung Kota Ramah Perempuan dan Layak Anak

“Tata tata kelola baru ini, korban yang datang mendapatkan pendampingan yang terintegrasi dalam satu atap, itu yang kita ingin bangun. Semoga secara teknis nantinya akan kita bahas,” tuturnya.

Dialog dengan pengelola UPTD se NTB
Peserta dialog

Ia juga menyebutkan, pada tahun 2020 secara langsung dirinya hadir untuk meresmikan UPTD PPA NTB dan sudah terbentuk di seluruh Kabupaten Kota. 

“UPTD ini salah satunya bisa menjadi tempat untuk memberikan pendampingan yang terbaik kepada para korban. Nah kedepannya UPTD ini akan menjadi penting karena kami masih menunggu proses untuk pembahasannya,” tuturnya. ***