Pemda Lombok Utara mendapat predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) ke delapan atas laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2021
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu dan Ketua DPRD KLU Nasrudin SHI menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2021 di Ruang Auditorium Lantai 3 BPK RI Perwakilan Provinsi NTB, Selasa (10/05/22).
Kepala BKAD Sahabudin S.Sos, MSi dan Inspektur Inspektorat KLU H. Zulfadli SE hadir dalam acara tersebut.
Penyerahan laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2021, juga diberikan kepada 5 Kabupaten/Kota lainnya yang juga mampu meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yaitu Kota Mataram, Kota Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Lombok Barat,dan Kabupaten Sumbawa Barat.
LHP tersebut diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK RI Perwakilan Provinsi NTB, Ade Iwan Ruswana, S.E ., M.M ., Ak ., CA, CSFA kepada pimpinan DPRD dan Kepala Daerah masing-masing kabupaten/kota.
Kepala BPK Ade Iwan Rusmana menyampaikan, LHP atas LKPD Tahun 2021 yang terdiri dari 2 buku, yaitu LHP atas Laporan Keuangan (Buku I) dan LHP atas Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan (Buku II). Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atas LKPD Tahun 2021, maka BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada enam kabupaten/kota tersebut.
“Hal ini menunjukkan komitmen dan upaya nyata DPRD dan manajemen Pemerintah Daerah untuk terus mendorong perbaikan pengelolaan keuangan dengan menjalankan dan menerapkan praktik-praktik pengelolaan yang baik,” ujarnya.***
“Karena yang namanya Pondok Pesantren dalam membangun tidak menunggu ada uang dulu baru mulai membangun,” terang Wagub memberi apresiasi, Selasa (10/05/22).
Menurut Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub, dari zaman Almagfurullah Maulana Syekh untuk membangun Pondok Pesantren itu modal utamanya adalah memiliki niat yang kuat, dan kekompakan para jamaah. Dan pasti ada jalan di tengah kesulitan.
“Membangun fasilitas pendidikan tidak ada ruginya karena akan terus mengalir kebaikan-kebaikan yang telah disumbangkan walaupun kita sudah tiada,” tandasnya di hadapan jamaah dan wali santri Ponpes Al-Muslimun.
Umi Rohmi mengajak para santri dan guru untuk melek teknologi di tengah kemajuan zaman. Tidak hanya membangun secara fisik saja, melainkan yang non fisik juga harus dibangun.
“Kemajuan teknologi, kita harus bisa mengambil mana yang baik dan yang jelek-jelek kita buang,” tandasnya.
Sementara itu, Pimpinan YPP Al Muslimun NWDI kebun Kongok Lombok Barat TGH. Zubaidi Abdunnafis menyampaikan terimakasih atas kedatangan Wakil Gubernur NTB.
“Semoga kedatangan Umi Rohmi membawa keberkahan bagi pondok pesantren ke depannya agar menjadi lebih baik,” ungkapnya. ***
Sirkuit Lantan 459 di Lombok Tengah Diresmikan Bang Zul
Gubernur NTB resmikan Sirkuit Lantan 459 karya masyarakat Lombok Tengah, terinspirasi dibangunnya Sirkuit MotoGP yang menggerakkan ekonomi masyarakat
LOTENG.lombokjournal.com ~ Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu provinsi yang kecil di Indonesia, namun diisi oleh jiwa-jiwa yang bercita-cita besar.
Gubernur NTB, H. Zukiflimansyah yang akrab disapa Bang Zul mengatakan itu saat meresmikan Lantan 459 Internasional Motocross Sircuit, di desa Lantan, Batukliang Utara Lombok Tengah, Senin (09/05/22).
Bang Zul mengatakan, Bupati Lombok Tengah terinspirasi dari event MotoGP yang telah sukses diselenggarakan di Sirkuit Mandalika.
Bayangkan, katanya, perputaran uang selama 3 hari sebelum penyelenggaraan, 3 hari dalam penyelenggaraan serta 3 hari setelah event tersebut perputaran uang di NTB mencapai 606,7 Miliar.
“Lombok Tengah Wilayah Selatan ada MotoGP, wilayah Utara ada internasional event Motocross yang mudah-mudahan mampu menghadirkan keramaian lebih dari biasanya dalam menggerakkan ekonomi,” ujarnya.
Disebutkan juga, langkah pertama tidak ada yang sempurna, mungkin sekarang banyak ASN yang datang tapi besok, lusa, bulan depan dan tahun depan.
Bang Zul yakin ditempat ini akan mampu menghadirkan keramaian yang menggerakkan ekonomi masyarakat bagian utara khususnya.
“Ini menjadi spirit pak Bupati kita, dengan menghadirkan internasional event mengharuskan dan memaksakan untuk berbenah, dari segi fasilitas prasarana. Jangan hanya ruang tamu yang dibersihkan tapi toilet juga harus bersih untuk kenyamanan para tamu,” pesannya.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah Fathul Bahri mengatakan, Lantan 459 Internasional Motocross Sircuit mampu memberikan daya dorong dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Karena kemarin ada 13 crosser dari luar negeri yang berasal dari Amerika, Australia, Pranci, Canada beberapa crosser lainnya untuk latihan bersama.
“Mudah-mudahan ini menjadi daya dorong dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat Lombok Tengah bagian Utara,” ungkapnya.
Selain itu, kata Bupati pada event MotoGP kemarin dari Pajak, Hiburan. Pemda Lombok Tengah mendapatkan 12 Miliar.
Sirkuit Motocross ini dibangun sebagai bentuk jawaban atas permintaan masyarakat bagian utara dengan keberadaan Sirkuit Mandalika lalu wilayah Utara dapat apa.
Sehingga sirkuit ini dibangun tanpa APBD, dengan urusan para kepala desa di wilayah Utara.
“Ini bukan hasil Fathul-Nursiah melainkan ini adalah hasil karya masyarakat Lombok Tengah,” tegasnya.***
Informasi beserta tautan PT. PLN (Persero) bagikan subsidi listrik sebesar lima juta rupiah, adalah kabar hoax
MATARAM.lombokjournal.com ~Di kalangan masyarakat tengah beredar sebuah informasi disertai link dengan narasi, PT. PLN (Persero) bagikan subsidi listrik sebesar lima juta rupiah.
Informasi tersebut disertai sebuah tautan yang diklaim sebagai cara untuk mendapatkan subsidi tersebut.
Diah Ayu Permatasari
Diah Ayu Permatasari selaku Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN bawa informasi tersebut adalah kabar bohong atau hoax.
“Informasi beserta tautan tersebut adalah tidak benar, dan bukan merupakan broadcast resmi dari PLN,” jelasnya, Minggu 8 Mei 2022.
Pihak PLN mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi terkait cara memperoleh subsidi listrik, sebab mengarah pada modus penipuan. Seluruh informasi terkait subsidi listrik dan promo PLN dapat dilihat melalui aplikasi PLN Mobile.
Menanggapi beredarnya informasi palsu tersebut, Pemerintah Provinsi NTB melalui Kepala Dinas Kominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy.S.Sos mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas kebenarannya. Bang Najam sapaan akrabnya meminta masyarakat untuk dapat mengecek terlebih dahulu pada situ-situs resmi yang kredibel dan aman.
“Untuk menghindari penipuan, masyarakat bisa pastikan melalui website resmi lembaga atau instansi terkait,” jelas Dr. Najam. ***
Pengajian NWDI, Umat Islam Diajak Menjaga Kebersamaan
Gubernur NTB dan Wakil Gubernur hadiri pengajian NWDI di Pancor Lombok Timur
MATARAM.lombokjournal.com ~ Penting menjaga kebersamaan sebagai bangsa dengan mayoritas beragama Islam, karena saat ini banyak yang melakukan penghinaan terhadap keyakinan umat Islam.
Ketua Umum Pengurus Besar NWDI Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi MA atau yang biasa dipanggil TGB, menyampaikan itu saat Yayasan Pondok Pesantren Darunnahdlatain Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (YPH PPD NWDI) menggelar pengajian silaturrahim pendidikan, Sabtu (7/5/2022) di Pancor Lombok Timur.
Kegiatan tersebut selain dihadiri kader, dan para Abituren (sebutan lulusan NWDI, Red), jemaah serta pengurus NWDI, juga dihadiri Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. sekaligus sebagai Ketua Dewan Pakar PB NWDI, dan Wakil Gubernur Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd sekaligus Pimpinan Pusat Muslimat NWDI.
TGB mencontohkan, penghinaan terhadap simbol agama seperti menginjak-injak Al-Quran, menghina nabi Muhammad Saw yang kemungkinan tidak pernah terjadi dan dilakukan oleh kaum Quraisy pada masa Nabi Saw.
Karena itu TGB mengajak kepada seluruh ummat untuk tidak terprovokasi dengan adu domba yang kemungkinan sengaja dilakukan oleh kelompok tertentu, yang ingin merusak agama dan bangsa Indonesia.
“Mari kita jaga kebersamaan dan keutuhan bangsa Indonesia,” ajaknya.
Ia pun meminta kepada pemerintah untuk tegas dan mengusut tuntas orang-orang yang melakukan penghinaan.
Kepada aparat penegak hukum diharapkan menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik agar keutuhan NKRI dapat terjaga dan membawa kebaikan bagi sesama.
Pengurus Yayasan Pendidikan Hamzanwadi NWDI Pancor Lombok Timur NTB, HM Syamsul Luthfi mengatakan, pada tahun 2022 ini akan diselenggarakan peringatan Hultah NWDI.
“Insya Allah tahun ini kita bisa akan rayakan Hultah NWDI,” kata legislator Partai NasDem itu, sembari mendapat aplaus nahdiyin.
Hal ini seiring dengan berakhirnya masa pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia. Berkat kesuksesan mengatasi pandemi ini telah menjadi berkahan bagi semua. Sehingga masyarakat kembali bisa beraktivitas seperti sediakala.
Ia juga mengajak jemaah untuk terus meningkatkan kekompakan guna meneruskan perjuangan dengan memegang teguh prinsip dasar yakni yakin, ikhlas, istiqamah, dan sabar.
Dijelaskan Syamsul Luthfi, Yayasan Pendidikan Hamzanwadi sebagai wadah pengelolaan pendidikan hingga saat ini masih terus eksis.
Hal yang sudah dicapai saat ini harus ditingkatkan dalam rangka mencetak generasi muda yang cerdas. Karena hanya lewat pendidikan perubahan untuk kemajuan dapat dicapai.
Karena itu, Yayasan Pendidikan Hamzanwadi NWDI terus meningkatkan kualitas dalam pendidikan karena kalau kita bicara pendidikan.
Tidak ada modal yang lebih baik selain kita kelola pendidikan ini lebih baik untuk menghadapi tantangan zaman.
“Melalui pendidikan ini kita bisa meningkatkan daya saing, jangan mudah terpengaruh dengan ajaran yang tidak jelas. Ingat pesan Bapak Maulana Syeikh. Kita harus pandai memilih guru. Kita teguhkan tekat dan niat kita untuk memajukan pendidikan dan dakwah. Mari kita tingkatkan pengabdian kita dalam meneruskan perjuangan Maulana Syeikh,” ajak anggota Komisi II DPR RI itu.
Ia juga berharap melalui silaturahim hari ini dapat memperkokoh tali persaudaraan sesama dan terus mengisi kegiatan-kegiatan pendidikan, dakwah majelis taklim, sosial kemasyarakatan maupun pemberdayaan ekonomi.
“Tetap memegang teguh ajaran Bapak Maulana Syeikh dalam perjuangan ini. Kita harus perlihara dan junjung tinggi untuk terus dilaksanakan oleh kita semua,” katanya. (*)
Pemerintah Kabupaten/Kota dinilai sigap dalam penanganan bencana dengan membantu warga yang terdampak
MATARAM.lombokjournal.com ~ Kesigapan Pemerintah Kabupaten dan Kota dalam menangani bencana dalam beberapa hari terakhir, diapresiasi Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah,Selasa (03/05/22).
Baru-baru ini beberapa musibah melanda kabupaten/kota di NTB, di antaranya Angin puting beliung di Lombok Tengah, serta kebakaran yang terjadi di Bima, Lombok Timur, Sumbawa, dan Sumbawa Barat.
Pemerintah Daerah sigap melakukan koordinasi dengan para stakeholders guna menangani dan membantu warga yang terdampak bencana.
“Terima kasih kepada para petugas Pemadam Kebakaran yang tetap sigap melaksanakan tugas walaupun sedang berlebaran,” kata Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.
Sebelumnya, kanal aduan NTB Care telah menerima sebanyak 4 aduan bencana, yang terdiri dari 3 musibah kebakaran dan 1 bencana angin puting beliung.
Kemudian Perangkat Daerah Provinsi berkoordinasi bersama Pemerintah Daerah, agar segera ditangani.
“Mari terus kita jaga kewaspadaan dan hati-hati,” pesan Bang Zul. .
Kini, musibah – musibah tersebut telah selesai ditangani oleh Pemerintah Daerah bersama dengan BPBD dan Dinas Sosial Provinsi NTB, bantuan dan logistik juga sudah tersalurkan dengan baik-baik.
“Terima kasih pak Gubernur beserta jajaran pemerintah Provinsi NTB. Bantuan dari Provinsi NTB melalui BPBD Provinsi NTB telah diterima oleh Panitia Kebakaran Desa Renda, Kec Belo, Kab Bima kemarin,” ungkapnya.
Adanya kanal aduan seperti NTB Care tentunya memudahkan masyarakat untuk berkomunikasi dengan pemerintah tanpa harus melewati proses birokrasi.
NTB Care sendiri merupakan sebuah inisiasi dari Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah sebagai kanal aspirasi dan layanan komunikasi dua arah antara Pemimpin dengan seluruh warga NTB.
Berbagai pengaduan dan informasi terkait layanan pemerintahan, pembangunan sosial kemasyarakatan dan sebagainya diterima melalui aplikasi berbasis web dan Facebook. Official NTB Care mengkoordinasikan, mulai dari level Provinsi hingga Kabupaten /kota sesuai kewenangannya. ***
Ramadhan Dimaknai Sebagai Pembentuk Jati Diri Gemilang
Ibadah puasa di bulan Ramadhan merupakan pembentukan jati diri masyarakat agar tak terjerumus dalam kehinaan nafsu
MATARAM.lombokjournal.com ~ Jati diri Gemilang dimaknai saling menghargai, saling memberi maaf, menjalin silaturahmi dan selalu memperbaiki niat mengharap ridho Alloh.
Wakil Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Dr KH Subhan Abdullah Achim MA, menguraikan nilai-nilai ibadah Ramadhan itu saat menjadi Khatib dalam shalat Ied yang diimami Ustad H Abdul Hamid, di Mesjid Hubbul Wathan, Islamic Center, Mataram, Senin (02/04/22).
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah SE, MSc melaksanakan Sholat Idul Fitri di Islamic Center itu tampak menyimak makna dan pesan Idul Fitri itu.
Jati diri gemilang yang terbentuk selama menjalankan ibadah puasa bulan Ramadhan ini menjadi tanggungjawab sebagai anggota keluarga, warga masyarakat dan negara.
Menurutnya, sikap ini akan mencegah godaan yang datang dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab masing masing.
“Karena setiap individu Muslim seperti disebutkan dalam Surah Al An’am 162, bahwa sholat, ibadah, hidup dan mati kita hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam,” ucapnya dalam khutbah yang membahas memaknai Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah dalam membangun jati diri Gemilang.
Menurut Wakil Rerktor UIN, nilai yang terkandung dalam makna menjalani puasa Ramadhan itu menjadi pegangan selama sebelas bulan ke depan pasca Ramadhan agar tak terjerumus dalam kehinaan nafsu.
“Jika ada kemauan dan niat untuk berubah maka Allah akan membuka pintu dan jalan untuk meraihnya,” kata Subhan Abdullah Achim dalam penutupan khutbah Iedul Fitri sebagai rangkaian ibadah shalat hari raya.***
Malam Takbiran dan Makna yang Tersirat Dalam Takbir
Menyambut Idul Fitri, salah satu sunnah yang dianjurkan dengan antusias, memeriahkan malam Idul Fitri dengan cara menyemarakkan malam takbiran dengan menggemakan takbir
Opini: Lalu Ramdan Hadi Mahasiswa Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Soasial Dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram
lombokjournal.com ~ Menyambut datangnya Idul Fitri merupakan kebahagiaan tersendiri bagi umat Islam.
Momen Hari Raya ini menjadi penentu berakhirnya perjuangan sebulan penuh dengan berpuasa sepanjang bulan Ramadhan.
Meskipun penetapan awal Ramadhana waktu itu berbeda, Muhammadiyah mengawalil Ramadhan pada tanggal 2 april 2022, sedangkan penetapan awal Ramadhan di Kementrian Agama RI melalui siding isbat, pemerintah mengumumkan jatuh pada tanggal 3 april 2022. Meskipun berbeda, tetapi penetapan 1 syawal 1443 H, Muhammadiyah, dan pemerintah sama-sam 1 syawal 1443 H jatuh pada tanggal 2 Mei 2022.
Maka disinilah kita memaknai perbedaan menyatukan kita terlebih lebih pada Idul Fitri kali ini.
Selama Idul Fitri, kita seharusnya menjadi individu yang diperbarui. Menjadi pribadi yang berkarakter, bersih dari maksiat.
Menyambut Idul Fitri, salah satu sunnah yang dianjurkan dengan antusias, memeriahkan malam Idul Fitri atau malam takbiran dengan menggemakan takbir.
Takbir atau takbiran pada mulanya dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, tepatnya beliau turun ke lapangan kemudian mempersembahkan takbir hingga beliau muncul di lapangan. Setelah permintaan itu dia menghentikan takbir.
Pada hakekatnya melalui kasus perilaku Nabi Muhammad SAW inilah kita kemudian dikenal dengan istilah takbir keliling. Takbir yang di lengkapi dengan berjalan kaki dari kota ke kota yang berbeda bertekad untuk mensyiarkan agama Islam di Indonesia.
Di Indonesia, Takbir Keliling adalah artikulasi, kebahagiaan, kemenangan bagi umat Islam setelah sebulan berpuasa di bulan yang penuh dengan nikmat.
Gerakan ini selesai sepenuhnya niat memuji nama Allah dengan mengucapakan Takbir, Tahmid dan Tahlil.
Umat Islam Indonesia menggemakannya dengan berbagai artikulasi kemenangan, dilingkupi oleh momen-momen bahagia, dan terkadang juga menggunakan berbagai jenis gambar imajinatif seperti lampu-lampu indah, kerajinan kaligrafi, bangunan bambu sebagai bangunan masjid, dan lain-lain untuk merayakan bulan Ramadhan. Namun ada juga yang merayakan takbiran secara sederhana.
Artikulasi apresiasi dalam merayakan malam takbiran kali ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, Setelah dua tahun berturut-turut kita tidak memeriahkan malam takbiranmengingat fakta bahwa pandemi Coronavirus sedang berkembang di Indonesia.
Mensyukuri kemenangan dengan takbir setelah berpuasa sebulan penuh, melakukan shalat tarawih, berlomba-lomba mencari malam yang lebih baik di atas malam 1.000 bulan (malam Lailatul Qadar), dan menyelesaikan Al-Qur’an adalah aliran apresiasi yang dilakukan. dan besar diselesaikan oleh umat Islam di seluruh dunia di bulan Ramadhan ini.
Takbiran merupakan salah satu artikulasi bagi umat Islam untuk mensyukuri hari kemenangan di saat hari raya Idul Fitri.
Dalam komponen budaya Muslim Indonesia, Takbiran adalah sebuah energi, dan tanda di mana umat Islam merayakan hari kemenangan.
Sebenarnya, apa makna yang tersirat dalam takbiran bagi umat Islam.
Dalam Al-qur’an surah al-Baqarah ayat 185 Allah subhanahuwat’ala berfirman:
Artinya: “dan supaya kamu menyempurnakan bilangannya dan supaya kamu agungkan kebesaran Allah atas petunjuk yang telah Dia berikan padamu dan supaya kamu bersyukur.” [QS. al-Baqarah (2): 185]
Dan di dalam sebuah hadits diriwayatkan oleh ibu umar r,a:
[رواه الشافعي في مسنده جـ 1 : 153، حديث رقم 444 و 445]
Artinya: Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa ia apabila pergi ke tanah lapang di pagi hari Id, beliau bertakbir dengan mengeraskan suara takbirnya.
Dalam riwayat lain (dikatakan): Beliau apabila pergi ke tempat shalat pada pagi hari Idul Fitri ketika matahari terbit, beliau bertakbir hingga sampai ke tempat shalat pada hari Id, kemudian di tempat shalat itu beliau bertakbir pula, sehingga apabila imam telah duduk, beliau berhenti bertakbir. [HR. asy-Syafi‘i dalam al-Musnad, I:153, hadis no. 444 dan 445]
Dari dua dalil yang telah disebutkan di atas, dapat di artikan bahwa ayat di atas yang berisi anjuran untuk memperbanyak takbir dalam rangka menyambut Hari ‘Idul Fithri yang dimulai semenjak terbenamnya matahari pada malam ‘Idul Fithri adalah dengan memperhatikan perintah Allah dalam Surah al-Baqarah ayat 185, yaitu merayakan Idul Fitri dengan malam takbiran dengan cara bertakbir setelah sempurna bilangan puasa Ramadhan.
Dan Rasulullah mengajarkan umat Islam untuk menyuarakan takbir untuk mengagungkan nama Allah. Sehingga takbir merupakan merupakan perwujudan sudah mejalankan sunah menghidupkan malam Hari Raya Idul Fitri.***
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1443 H, MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN
Idul Fitri 1443 H, Gubernur NTB Akan Shalat di Islamic Center
Gubernur Zulkieflimansyah akan melaksanakan shalat Idul Fitri 1443 H di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center, Mataram
MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr H Zulkieflimansyah SE, MSc akan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H yang akan diselenggarakan Senin (01/05/22) di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center, Mataram.
Penjelasan itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Dr Najamuddin Amy di Mataram, Minggu (01/04/22)
“Gubernur akan menghadiri pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1443 Hijriyah di Mesjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram”, jelas .
Menurutnya, Gubernur Bang Zul melaksanakan shalat Idul Fitri bersama masyarakat di Mesjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram.
Pelaksanaan shalat Idul Fitri tahun ini, berdasarkan keputusan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengizinkan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1443 Hijriyah secara terbuka, baik di masjid maupun lapangan.
Namun izin itu dengan syarat, tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19.
Imam pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Islamic Center adalah Ustad H Abdul Hamid dan Khotib oleh Dr KH Subhan Abdullah Achim MA.***
Gubernur NTB menyampaikan terima kasih pada tim NTB Care yang merespon cepat pasien anak yang mengalami luka bakar
LOBAR.lombokjournal.com ~ NTB Care sebagai kanal pengaduan dan media untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Bumi Gora, terus berkiprah dan berkontribiusi sebagai mata dan telingah Pemprov. NTB di tengah kehidupan masyarakat.
“Terima Kasih NTB Care atas dedikasinya yang luar biasa serta respon nya yang begitu cepat,” kata Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah setelah memerintahkan Tim NTB Care mengecek dan mengunjungi pasien luka bakar an. M. Farid Hamzah (6 th) warga tidak mampu asal Dusun Bantek, Kec. Lingsar Kab. Lombok Barat, Jum’at (29/04/22)
Pasien luka bakar
Untuk memastikan pasien tersebut tertangani dengan baik, Tim NTB Care langsung gerak cepat (Gercap) mengunjungi pasien yang berada di ruangan burn unit RSUD Provinsi NTB tersebut.
Ketua Tim NTB Care H. Abdul Azis, SH, MH yang diwakili oleh Koordinator Seksi aduan dan tindak lanjut, Agus Supriharto menyampaikan pasien saat ini telah ditangani dengan baik oleh pihak RSUD.
“Alhamdulillah, adik kita M. Farid Hamzah, telah mendapatkan penanganan dengan baik sehingga kondisi semakin membaik,” jelas Agus yang juga seorang Manggala Informatika di Dinas Kominfotik NTB tersebut.
Pasien tersebut merupakan peserta BPJS Mandiri namun memiliki tunggakan sehingga akan segera dilakukan assessment kembali oleh Dinas Sosial NTB.
“Pukul 11 malam Pak Gubernur menerima informasi ada anak 6 tahun terkena luka bakar parah, beliau sangat khawatir dan meminta tim segera mengecek kondisi terakhir,” ucap Gushar, sapaan akrab Agus.