Keberagaman NTB, Bekal Penting Peserta Latsitarda Nusantara 

Hadirnya modernitas dan banyak hal bersifat tradisional, menggambarkan keberagaman NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Keberagaman Provinsi NTB merupakan bekal sangat peting bagi peserta Latsitarda Nusantara ke-42 yang berlangsung di Lombok kali ini.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan itu menghadiri pembukaan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke-42 tahun 2022, di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur, Mataram, Sabtu (14/05/22).

Gubernur yang hadir bersama  Wakil Gubernur, Sitti Rohmi mengungkapkan, NTB ini unik seperti replika Indonesia, bermacam-macam agama, suku dan budaya. 

Keberagaman NTB BEKAL PENTING BAGI PESERTA lATSITARDA
Panglina TNI DNA gUBERNUR ntb

“Tak hanya itu, disini juga terdapat Internasional Sirkuit yang menggambarkan modernitas dan tak ketinggalan banyak hal yang bersifat tradisional. Saya rasa hal itu akan menjadi bekal bagi adik-adik di masa depan nanti,” ucapnya.

BACA JUGA:  Gubernur NTB Ajak Pramuka Beradaptasi di Era Digital

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.SC., M.Phil., Ph.D yang sekaligus salaku Inspektur Upacara secara langsung membuka Latsitarda Nusantara 2022. 

Panglima TNI Marsekal Andika Perkasa saat menyampaikan amanatnya mengatakan, pesan yang utama adalah Integrasi. 

Menurutnya, Integrasi adalah hal yang terpenting  dalam latihan ini. 

“Dalam latihan kali ini saya berpesan untuk seluruh peserta harus memliki integrasi dan networking satu sama lain. Hal ini merupakan yang terpenting, tidak hanya pekerjaan, program atau kegiatanya saja karena integrasi ini baik untuk masa depan para peserta satu sama lain,” ungkapnya.

Panglima TNI berharap kepada Taruna dan Mahasiswa, untuk memanfaatkan momentum ini sebagai ajang saling menjaga kebersamaan dan menjalin hubungan yang baik satu sama lain.

“Gunakan waktu kebersamaan selama Latsitarda sebagai momentum kebersamaan dan menjalin hubungan. Hasil dari Larsitrada menjadi nomer sekian, yang utama haruslah komunikasi dan jalin hubungan antar sesama. Hal ini merupakan bentuk awal integrasi kita dengan rekan-rekan diinstisuti maupun yang non pemerintahan di masa depan,” harapnya.

BACA JUGA: Aksi Blokir Jalan 4 Hari, 10 Provokator Ditangkap

Upacara pembukaan Latsitarda Nusantara kali ini dihadiri pula jajaran pejabat dari TNI-AL, TNI-AU, TNI-AD dan Polri, Forkopimda Kabupaten/Kota se-NTB serta Kepala perangkat daerah lingkup Provinsi NTB. ***




Teluk Bima Berwarna Coklat, Ini Penyebabnya 

Pencemaran yang menyebabkan teluk Bima berwarna coklat, bukan akibat pembuangan limbah atau tumpahan minyak bumi

BIMA.lombokjournal.com ~ Masyarakat Bima pada akhir bulan April lalu ribut setelah media sosial  foto sebagian perairan Teluk Bima di Nusa Tenggara Barat, yang tertutupi lapisan berwarna coklat.

Untuk kali pertama, pencemaran terjadi di teluk Bima dalam bentuk gumpalan jelly, yang menyebar hingga ke pantai di pesisir barat dan pesisir timur Teluk Bima. 

Ada yang menuding bahwa pencemaran ini akibat pembuangan limbah, hingga tumpahan minyak bumi.

Teluk Bima berwarna coklat seperti padang pasir

Akibat pencemaran itu, menurut Walhi NTB, beberapa warga di laporkan keracunan setelah mengonsumsi ikan yang bersumber dari perairan itu.

Amri Nuryadi. dari Walhi NTB saat itu mendesak Badan Usaha Milik Negara, Pertamina, memberikan penjelasan secara komprehensif terkait dugaan pencemaran itu.

Karena wilayah yang tercemar berada dalam wilayah zonasi penempatan pipa bawah laut milik Pertamina.

BACA JUGA: Paranormal dan Arkeolog Dilibatkan, Lacak Situs Kuno Lombok

Namun dugaan itu segera dibantah Pemerintah Kabupaten Bima melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Setda Kabupaten Bima, Suryadin.

Menurutnya,  berdasakan hasil pantauan lapangan yang dipimpin langsung Kadis LHK, Jaidun bersama Tim Bidang Perhutanan Rakyat, Pencemaran dan Pengendalian Lingkungan Hidup Kabupaten Bima, Rabu (27/04/22) dugaan sementara pencemaran tersebut berasal dari lumut atau ganggang laut.

LHK telah mengambil sampel air laut dan gumpalan untuk dianalisa lebih lanjut di laboratorium.

Ia menjelaskan, dari pengamatan sementara Tim Dinas LHK, fenomena yang terjadi di Teluk Bima lebih menjurus ke “Sea snot”. Yakni lendir laut atau ingus laut yang merupakan sekumpulan organisme mirip mukus yang ditemukan di laut.

Ledakan fitoplankton 

Peneliti dari Universitas Mataram dan IPB University lantas memeriksa fenomena ini. Hasilnya, lapisan coklat itu disebabkan oleh ledakan fitoplankton dari kelas Bacillariophyceae. 

Konsentrasinya di perairan mencapai 10 – 100 miliar sel per liter – lebih tinggi dari baku mutu fitoplankton yang ditetapkan pemerintah sebesar 1 juta sel per liter.

Para pakar menegaskan, fitoplankton jenis ini tak menghasilkan racun. Namun fenomena ini dapat mematikan bagi ikan karena proses penguraian fitoplankton yang mati membutuhkan banyak oksigen.

BACA JUGA: Harga Jagung Anjlog, Gubernur Sarankan Diekspor

Belum ada informasi yang jelas terkait apa penyebab ledakan fitoplankton ini. Beberapa faktor yang bisa jadi penyebabnya adalah gangguan manusia, ataupun perubahan suhu dari musim hujan ke musim panas.***

 




Gubernur NTB Ajak Pramuka Beradaptasi di Era Digital

Kata Gubernur NTB, tantangan gerakan Pramuka saat ini bagaimana memanfaatkan kemajuan teknologi, dan memanfaat kecanggihan teknologi agar solid dan kompatibel 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gerakan pramuka saat ini harus mulai beradaptasi di era kemajuan teknologi.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan, tantangan Gerakan Pramuka yang tidak sederhana, tantangannya bagaimana memanfaatkan kecanggihan teknologi, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwatir Gerakan Pramuka NTB Tahun 2022, di Bumi Perkemahan Jakamandala, Mataram, Jumat (13/05/22).

mENYAMBUT KEDATANGAN gUBERNUR ntb

“Untuk membantu kerja-kerja gerakan pramuka sehingga menjadi solid dan mampu kompatibel dengan dinamika kemajuan zaman yang akan datang,” kata gubernur. 

Gubernur NTB selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka NTB, terkesan dengan tema yang diangkat dalam Rakerda kali ini “Mengabdi Tanpa Batas Untuk Mewujudkan NTB Gemilang”.

BACA JUGA: Aksi Blokir Jalan 4 hari, 10 Provokator Ditangkap

Diharapkan, Rakerda Gerakan Pramuka NTB ini mampu menghasilkan konsolidasi organisasi yang baik, dan program-program yang terukur untuk masyarakat sehingga bersinergi dengan tema yaitu “Mengabdi Tanpa Batas”.

“Sehingga Mengabdi Tanpa Batas bukan hanya slogan namun mampu diterapkan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Pramuka NTB, Drs. H. Fathul Gani, M.Si, dalam laporannya menerangkan, dalam Rakerda kali ini seluruh Kwartir Cabang hadir secara langsung dalam kesempatan kali ini.

Rakerga Kwartie Pramuka Dibuka Gubernur NTB

“Alhamdullilah kali ini seluruh perwakilan Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten/Kota di NTB hadir dalam Rakerda kali ini secara langsung, hal ini sangat kami rindukan. Karena sudah 2 tahun kami mengadakan rakerda secara virtual,” tutupnya. ***

BACA JUGA: Warga Mareje Kembali ke Kampung Halamannya

 




Hardiknas, Bupati KLU Sampaikan Optimisme Hadapi Tantangan 

Optimisme dalam peringatan Hardiknas, kita lebih tangguh dari tantangan yang ada

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini, saya akan menyampaikan amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Nadiem Makarim yang berlangsung di Lapangan Kantor Dikbudpora Kabupaten Lombok Utara, Jum’at (13/05/22). 

Dalam amanat itu, Bupati Djohan menyampaikan, selama dua tahun terakhir banyak tantangan yang dihadapi Lombok Utara.

Usai peringatan Hardiknas

“Yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” ucap bupati.

Bahkan mungkin tidak pernah membayangkan, kita semua dapat mengatasinya, tambahnya. 

“Hari ini adalah bukti bahwa kita lebih tangguh dari tantangan yang ada. Lebih berani dari rasa ragu dan tudak takut pula mencoba,” kata bupati menyampaikan amanat Menteri Badiem Makarim.

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak Kepala Daerah Prioritaskan Produk Lokal

Bahkan tidak hanya mampu melewati, tapi berdiri di garis depan memimpin pemulihan kebangkitan, tambahnya. 

Di tengah hantaman ombak yang sungguh besar, kita terus melanjutkan di tengah hantaman ombak yang sungguh besar, kita terus melautkan kapal besar bernama merdeka belajar, dimana pada tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau seluruh Indonesia.

“Kurikululm merdeka sesungguhnya berawal dari upaya untuk para guru dan murid pada masa pandemi, telah terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran,” ucapnya

Dalam amanat yang disampaikan Bupati Djohan disampaikan, kini kurikulum merdeka sudah diterapkan pada lebih dari 140 ribu satuan satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Itu berarti ratusan ribu anak Indonesia sudah berlajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan.

Disamping memerdekakan anak-anak kita juga tidak perlu khawatir dengan tes kelulusan karena asesmen nasional yang kita gunakan sekarang tidak bertujuan “menghukum” guru atau murid. 

Hal itu sebagai refleksi agar guru terus terdorong untuk berlajar, supaya Kepala Sekolah terus termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya, menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan.

Dana abadi kebudayaan

Semangat yang sama juga sudah kita dengar dari para seniman dan pelaku budaya, yang sekarang bangkit lagi, mulai berkarya dengan lebih merdeka.

Itu semua berkat kegigihan kita semua dalam melahirkan terobosan dana abadi kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia. 

Dampalnya sekarang, tidak ada lagi batasan ruang dan dukungan untuk berekspresi, untuk terus menggerakkan pemajuan kebudayaan..

Semua perubahan positif yang kita usung secara secara bersama-sana ini tidak hanya dirasakan orang tua, guru dan murif di Indonesia, 

Tapi sudah digaungkan ke negara-negara lain melalui presidensi Indonesia  di Konferensi Tingkat Tinggi G20.

Tahun ini terbukti, Indonesia membuktikan diri bahwa tidak lagi hanya menjadi pengikut saja, tapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia.

“Langkah kita hari ini sudah serentak dan semakin terukur, laju kita sudah semakin cepat, namun kita belum sampai di garis akhir,” kata bupati membacakan amanat menteri.

BACA JUGA: Multipihak Diminta Bersinergi Atasi Stunting di KLU

Penghargaan pada peringatan Hardiknas

Maka, tidak alasan untuk berhenti bergerak sejenak,  ke depan masih akan ada angin kencang dan ombak yang jauh lebih besar, selain pula rintangan yang jauh lebih tinggi. 

“Kita pun akan terus memegang komando, memimpin pemulihan, bergerak bersama untuk merdeka belajar,” ucap Bupati Djohan.. 

Setelah membacakan amat Menteri Pendidikan, Bupati dan Wakil Bupati yang masing-masing didampingi istri, menyerahkan sejumlah penghargaan berprestasi kepada beberapa pejabat Pemda KLU.***

 




Beasiswa NTB, Gubernur Ingin Anak NTB Bermimpi Besar

Gubernur NTB memastikan, para penerima beasiswa NTB tanpa kewajiban untuk pulang mengabdi di daerah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB memberikan kebebasan bagi para penerima beasiswa untuk berkarir di manapun mereka berada, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Para penerima beasiswa NTB itu tidak diwajibkan kembali mengabdi ke daerah. 

Gubernur NTB ingin penerima beasiswa punya mimpi besar
Gubernur Zulkieflimansyah

Hal tersebut menjadi cita-cita besar Bang Zul, sapaan Gubernur NTB, yang terus diperjuangkannya melalui program Beasiswa NTB selama masa jabatannya. 

“Saya ingin buat anak Nusa Tenggara Barat ini punya mimpi besar, bukan norak tapi wajar,” tutur Bang Zul.

BACA JUGA: NTB Mini Hadir di Polandia, Mempromosikan NTB ke Eropa

Ia mengatakan itu saat wawancara podcast bersama youtuber Ahmad Yani di Pendopo Gubernur NTB, Kamis (12/05/22).

Menurutnya, para penerima beasiswa NTB pun sukses membuktikan keberhasilan para putra-puti asal NTB. Misalnya, menjabat di berbagai organisasi nasional dan internasional.

Hal itu membuat anak NTB tak asing lagi menjadi publik figur dengan berbagai prestasi gemilangnya. 

Kini anak NTB sudah biasa berkiprah di kancah Nasional hingga Internasional. Itu membuktikan, jika anak daerah diberi kesempatan, waktu, dan treatment yang pas maka akan mampu menunjukan taringnya. 

BACA JUGA: Wagub NTB Sambut Peserta Latsditarda, Ini Pesannya

“Saya melihat SDM NTB itu sangat berbakat.  Kita sudah buktikan dengan treatment yang pas anak NTB pasti bisa,” kata gubernur. ***

 

 

 




NTB Mini Hadir di Polandia, Mempromosikan NTB ke Eropa

Hadirnya NTB Mini di Polandia akan memudahkan mengenalkan NTB ke masyarakat Eropa

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hadirnya NTB Mini di Dolina Charlotty Resort & Spa (DCRS) Slupsk, Polandia, merupakan salah satu bentuk upaya untuk memperkenalkan NTB di Eropa.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah., M.Sc saat menerima audiensi dari  Konsul Kehormatan (Konhor) RI Designate, Mr. Miroslav Wawrowski di BIZAM, Rabu (11/05/22).

Menginisiasi NTB Mini
Gubernur Zulkieflimansyah menyambut Mr. Miroslav Wawrowski

“Mudah-mudahan dengan hadirnya NTB Mini di Poland akan lebih mudah kita mengenalkan NTB ke masyarakat di Eropa,” kata Gubernur.

Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB juga menyampaikan, nantinya di lahan seluas 5 s.d 10 ha, NTB Mini akan menampilkan beberapa pulau, tempat-tempat wisata, budaya serta UKM di NTB.

BACA JUGA: MXGP Samota, Persiapan Media Center Dimanatangkan

“Dengan NTB Mini kita akan menampilkan Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Pulau Moyo, 3 Gili, Rinjani, Tambora, Mandalika, dan lain-lain di lahan seluas 5 sampai dengan 10 ha.  Kita bisa menampilkan budaya dan UKM kita juga disana,” jelas Bang Zul.

Ia menambahkan, untuk mengisi waktu luang para mahasiswa asal NTB yang saat ini menempun pendidikan di Polandia juga dapat mengisi waktunya dengan bekerja di NTB Mini.

“Bahkan mahasiswa-mahasiswa kita asal NTB di Polandia bisa bekerja paruh waktu di NTB Mini ini,” imbuhnya.

Sebagai informasi, NTB Mini tersebut merupakan inisiasi dari Konsul Kehormatan (Konhor) RI Designate, Mr. Miroslav Wawrowski yang kemudian disambut baik oleh Gubernur NTB, Bang Zul.

BACA JUGA: Gubernur NTB Hadiri Halal Bihalal Keluarga InSPIRASI

Turut mendampingi Gubernur pada audiensi tersebut, yaitu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Kepala Dinas Dikbud Provinsi NTB, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Kepala Dinas Diskop & UMKM Provinsi NTB serta Kabinda NTB.*** 

 




Wagub NTB Sambut Peserta Latsitarda, Ini Pesannya 

Menyambut kedatangan para peserta Latsitarda, Wagub NTB berpesan agar mereka bisa berbaur dan berinteraksi dengan masyarakat di Lombok

LOBAR.lombokjournal.com ~ Para para peserta Latihan Integritas Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) Nusantara XLII tahun 2022, diharapkan bisa berbaur dan tinggal di rumah masyarakat di Lombok, dan berinteraksi langsung.

“Semoga lancar kegiatannya selama 1 bulan. Lombok itu indah insyaallah akan betah selama berkegiatan,” pesan Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

sA,BUTAN DARI wAGUB ntb

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang didampingi Sekda NTB menyampaikan itu saat menyambut kedatangan para peserta Latsitarda Nusantara XLII tahun 2022. 

Ia meninjau para peserta taruna yang dibawa menggunakan KRI Banjarmasin 592 dan KRI Banda Aceh 593, di Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat, Rabu (11/05/22).

BACA JUGA: MXGP Samota, Perrsiapan Media Center Dimatangkan

Lokasi kegiatan Latsitarda akan dilaksanakan di 4 Kabupaten di pulau Lombok, di antaranya Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Utara dan Lombok Barat. 

“Banyak kegiatan akan dilakukan baik fisik maupun no fisik seperti pembangunan musholla, sekolah dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Semuanya sudah ada program di masing-masing kabupaten,” kata wagub.

Sementara itu, Pimpinan rombongan dari akademi TNI, Letjen Bakti Bagus F berterimakasih kepada jajaran Pemerintah Provinsi NTB yang menyambut baik kedatangan para peserta pelatihan.

“Penerimaannya tadi sudah bagus, bahkan Ibu Wagub mengunjungi kapal untuk berinteraksi dan berkomunikasi langsung dengan para taruna, mudah-mudahan semuanya lancar karena rencananya akan langsung dibuka oleh panglima TNI,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Latsitarda Nusantara merupakan kegiatan integrasi yang dilaksanakan setahun sekali pada akhir pendidikan oleh taruna tingkat IV (akhir) Akademi Militer(Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL) dan Akademi Kepolisian, sebelum mereka dilantik menjadi seorang perwira TNI dan Polri oleh Presiden Republik.

itti Rohmi Djalilah yang didampingi Sekda NTB menyampaikan itu saat menyambut kedatangan para peserta Latsitarda Nusantara XLII tahun 2022. 

Menunggu kedatangan Wagub NTB

Kegiatan Latsitarda yang akan digelar selama 1 bulan. 

Ini merupakan ketiga kalinya berlangsung di NTB. Sebelumnya, NTB pernah menjadi tuan rumah Latsitarda pada tahun 2012 lalu dan pada tahun 1995 silam. ***

BACA JUGA: Organisasi Perempuan di NTB Diajak Sukseskan Program Pemerintah

 




Persiapan MXGP, Matangkan Akomodasi dan Infrastruktur  

Jelang perhelatan bulan Juni, persiapan MXGP tinggal mematangkan persiapan akomodasi dan infrastruktur

MATARAM.lombokjournal.com ~ Persiapan MXGP di Samota, Sumbawa on the track, tinggal beberapa hal yang perlu diupdate dan dimatangkan persiapannya, khususnya pada sektor akomodasi dan infrastruktur.

Hal itu disampaikan Komandan Lapangan Motocross Grand Prix (MXGP) Samota Sumbawa, Ir. H. Ridwan Syah, MTP, saat rapat bersama dengan Pemerintah Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa, jelang perhelatan MXGP pada bulan Juni,  di Kantor Dinas PUPR Provinsi NTB, Selasa (10/05/22).

Kadis PUPR tersebut membahas mengenai update persiapan dari semua sektor yang ada.

Mematangkan persiapa MXGP
Ridwansyah

“Hari ini kita akan update perkembangan untuk semua sektor, karena perhelatan MXGP sudah di depan mata,” ungkap Riswan Syah.

Saat rapat berlangsung, Dae Iwan panggilan akrab Kadis PUPR, menyebut terdapat beberapa hal yang perlu diupdate dan dimatangkan persiapannya, khususnya pada sektor akomodasi dan infrastruktur.

Pihaknya akan menyiapkan beberapa cara guna mengantisipasi kurangnya akomodasi. Di antaranya camping ground dan menggunakan kapal laut sebagai penginapan.

BACA JUGA: Organisasi Perempuan Diajak Sukseskan Program Pemerintah

“Hal tersebut akan coba kami terapkan, mudah-mudahan dapat mengatasi kekurangan akomodasi,” harapnya.

Mengenai sektor infrastruktur harus segera ditentukan titik lokasi fasilitas publik seperti lahan parkir, stand UMKM dan lain-lain. 

Jika hal ini sudah dipastikan maka keperluan-keperluan pada sektor lain akan mengikuti.

“Jika hal ini sudah dipastikan, maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan SDMnya, UMKM lokal dan keperluan-keperluan lainnya,” katanya.

Dae Iwan berharap dengan segala persiapan di seluruh sektor yang ada, menyamakan persepsi dan koordinasi merupakan hal yang sangat diperlukan.

“Untuk semua sektor ini kita harus menyamakan suara atau persepsi, baik dari Pemrov NTB, Pemkab Sumbawa, pihak promotor STI dan SEG, hal ini sangat perlu dipersiapkan dengan matang,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd., menyatakan kesiapannya dalam mensukseskan event MXGP ini. Untuk update semua sektor pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan Pemrov NTB.

“Kami akan update perkembangannya, khususnya pada akomodasi,” kata Noviany.

Untuk kekurangan akomodasi pihaknya telah menyiapkan lahan untuk camping ground guna mengantasipasi kurangnya akomodasi tersebut. 

“Untuk itu saya berharap, kita disini harus satu bahasa dan pemahaman demi mensukseskan event MXGP ini,” katanya.

BACA JUGA: Predikat WTP ke Delapan untuk Pemda Lombok Utara

Sedikit informasi, hari ini tim Infront telah datang dan akan melakukan pengawalan. Promotor MXGP ini akan memastikan pembangunan Sirkuit MXGP Samota selesai pada dua pekan sebelum 26 Juni 2022. ***

 

 




Predikat WTP ke Delapan untuk Pemda Lombok Utara 

Pemda Lombok Utara mendapat predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) ke delapan atas laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2021 

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu dan Ketua DPRD KLU Nasrudin SHI menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2021 di Ruang Auditorium Lantai 3 BPK RI Perwakilan Provinsi NTB, Selasa (10/05/22).

Kepala BKAD Sahabudin S.Sos, MSi dan Inspektur Inspektorat KLU H. Zulfadli SE hadir dalam acara tersebut.

Kabupaten Lombok Utara menerima Predikat WTP dari BPK RI Perwakilan Provinsi NTB

Penyerahan laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2021, juga diberikan kepada 5 Kabupaten/Kota lainnya yang juga mampu meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yaitu Kota Mataram, Kota Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Lombok Barat,dan Kabupaten Sumbawa Barat. 

BACA JUGA: Peran BKAD di Balik Opini WTP untuk Lombok Utara

LHP tersebut diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK RI Perwakilan Provinsi NTB, Ade Iwan Ruswana, S.E ., M.M ., Ak ., CA, CSFA kepada pimpinan DPRD dan Kepala Daerah masing-masing kabupaten/kota.

Kepala BPK Ade Iwan Rusmana menyampaikan, LHP atas LKPD Tahun 2021 yang terdiri dari 2 buku, yaitu LHP atas Laporan Keuangan (Buku I) dan LHP atas Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan (Buku II). Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atas LKPD Tahun 2021, maka BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada enam kabupaten/kota tersebut.

“Hal ini menunjukkan komitmen dan upaya nyata DPRD dan manajemen Pemerintah Daerah untuk terus mendorong perbaikan pengelolaan keuangan dengan menjalankan dan menerapkan praktik-praktik pengelolaan yang baik,” ujarnya.***

BACA JUGA: Rakor Evaluasi SAKIP-RB untuk Kemaslahatan Publik

 

 




Pembangunan Ponpes Tak Boleh Berhenti Demi Kemajuan Pendidikan

Pembangunan Ponpes Al Muslimun NWDI Kebun Kongok Lombok Barat mendapat apresiasi Wagub Sitti Rohmi

LOBAR.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, mengapresiasi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muslimun NWDI Kebun Kongok Lombok Barat yang tak henti berikhtiar memajukan pendidikan.

Menurutnya, capaian luar biasa telah dilakukan Ponpes Al Muslimun NWDI Kebun Kongok Lombok Barat. 

Mengapresiasi pembangunan ponpes
Wagub Sitti Rohmi

Pertama kali datang tahun 2018, wagub belum menemui bangunan ponpes seperti ini.

BACA JUGA: Sirkuit Lantan 459 di Lombok Tengah Diresmikan Bang Zul

“Karena yang namanya Pondok Pesantren dalam membangun tidak menunggu ada uang dulu baru mulai membangun,” terang Wagub memberi apresiasi, Selasa (10/05/22).

Menurut Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub, dari zaman Almagfurullah Maulana Syekh untuk membangun Pondok Pesantren itu modal utamanya adalah memiliki niat yang kuat, dan kekompakan para jamaah. Dan pasti ada jalan di tengah kesulitan.

“Membangun fasilitas pendidikan tidak ada ruginya karena akan terus mengalir kebaikan-kebaikan yang telah disumbangkan walaupun kita sudah tiada,” tandasnya di hadapan jamaah dan wali santri Ponpes Al-Muslimun.

Umi Rohmi mengajak para santri dan guru untuk melek teknologi di tengah kemajuan zaman. Tidak hanya membangun secara fisik saja, melainkan yang non fisik juga harus dibangun.

BACA JUGA: Rakor Evaluasi SAKIP-RB untuk Kemaslahatan Publik

Mengapresiasi pembangunan ponpes

“Kemajuan teknologi, kita harus bisa mengambil mana yang baik dan yang jelek-jelek kita buang,” tandasnya.

Sementara itu, Pimpinan YPP Al Muslimun NWDI kebun Kongok Lombok Barat TGH. Zubaidi Abdunnafis menyampaikan terimakasih atas kedatangan Wakil Gubernur NTB.

“Semoga kedatangan Umi Rohmi membawa keberkahan bagi pondok pesantren ke depannya agar menjadi lebih baik,” ungkapnya. ***