Wagub NTB dan Dirjen PAUD Diskusi Kondisi Pendidikan di NTB

Sambut Kunjungan Dirjen PAUD, Wagub berharap peningkatan literasi dan numerasi di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah dan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (Dirjen PAUD) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Jumeri, S.TP. M.Si, mendiskusikan mengenai kondisi pendidikan di wilayah NTB, termasuk bagaimana cara peningkatan literasi dan numerasi di NTB.

Wagub menjelaskan Revitalisasi Posyandu
Wagub NTB dan Dirjen PAUD

“Kami ingin dan mudah-mudahan literasi dan numerasi di NTB terdapat peningkatan, maka dari itu semua elemen-elemen untuk meningkatkan kedua hal tersebut harus dibenahi segera,” ucap Wagub Sitti Rohmi.

Ia menyampaikan itu dalam diskusi menyambut  kunjungan kerja (Kunker) Dirjen PAUDdi Aula Pendopo Wagub, Mataram, Selasa (24/05/22).

BACA JUGA: Tour De Moyo, Meenyelesaikan Persiapan Event MXGP

Ummi Rohmi panggilan akrab Wagub memaparkan, Provinsi NTB memiliki program unggulan yaitu Revitalisasi Posyandu, dan peran PAUD turut serta dalam menyukseskan program ini.

Dijelaskan, dalam program unggulan Revitalisasi Posyandu, Posyandu merupakan pusat edukasi berbasis dusun, mulai dari masalah kesehatan, pendidikan dan sebagainya. 

“Disana kami juga menggandeng PAUD guna menyukseskan program ini,” terangnya.

Sementara itu, Dirjen PAUD-Dikdasmen Kemendikbudristek, Jumeri, S.TP. M.Si, mengatakan, kunjungannya bersama tim di Provinsi NTB untuk memastikan kerjasama antara Pemerintah Pusat dengan daerah berjalan baik. 

“Kunjungan kerja kami disini tentu untuk memastikan kerjasama antara pemerintah pusat dengan daerah berjalan dengan baik. Tugas kami membantu daerah agar pelayanannya membaik, tentunya terkait dengan pelayanan pendidikannya,” katanya. 

Ia berharap kerjasama dan kolaborasi akan tetap terjalin dengan baik antara Pemerintah Provinsi NTB dengan Ditjen PAUD-Dikdasmen Kemendikbudristek RI.

BACA JUGA: Penting, Museum Mengenang Letusan Rinjani dan Tambora

“Terimakasih sebelumnya bu Wagub telah menerima kami dengan baik, tak lupa juga agar kita terus menjalin kerjasama dan berkolaborasi untuk meningkatkan pendidikan di NTB,” harapnya.

Turut hadir dalam pertemuan, Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi NTB bersama jajaranya dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB. ***

 




Pangan Lokal Berbahan Sorgum, Pengganti Karbohidrat

Kunker ke Kota Bima, Ketua PKK NTB mendorong TP PKK setempat mengembangkan pangan lokal pengganti karbohidrat untuk pemenuhan gizi keluarga

BIMA.lombokjournal.com ~ TP. PKK se Kota Bima, didorong mengembangkan panganan lokal, sebagai pengganti karbohidrat pemenuhan gizi, untuk keluarga.

“Ibu-ibu harus terus kembangkan dan berinovasi membuat kuliner berbasis panganan lokal,” kata Bunda Niken.

meninjau Display Meninjau diversifikai Pangan Lokal

Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widiyawati mengatakan itu, ketika mencoba kuliner berbahan dasar sorgum.

Ia didampingi Ketua TP. PKK Kota Bima Hj. Elly Alwain Muhammad Lutfi, saat meninjau Display Diversifikai Pangan Lokal dan Penilaian Pemeran UP2K-PKK, dalam rangkian roadshow kunkernya, Senin (23/05/22) di kota Bima.

BACA JUGA: Tim Riset ITI akan Meneliti Ciguatera di Gili Matra

Display produk yang ditampilkan ibu PKK sangat bagus, namun mestinya masih banyak potensi yang bisa dikembangkan.

Apalagi Kota Bima kaya akan pangan lokal.  

Potensi pangan lokal bisa itu dimanfaatkan dan diolah jadi makanan lokal khas daerah, yang memiliki cita rasa khas dan bernilai gizi tinggi.

“Contohnya sorgum atau witi (bahasa bima) dapat dimasak menjadi bubur, sushi dan olahan pangan lainnya,” ujarnya.

Bunda Niken berharap pangan lokal ini menjadi makanan favorit di lingkungan keluarga. Dan peran ibu-ibu PKK secara masif mengkampanyekan konsumsi panganan lokal ini.

Sementara itu, Ketua TP. PKK Kota Bima Hj. Elly Alwain Muhammad Lutfi, mengapresiasi kepedulian ketua TP.PKK Prov. NTB terhadap produk olahan panganan lokal.

BACA JUGA: Rumah Bahasa 2922, Ada Kelas Khusus untuk Pelaku UMKM dan Pariwisata

“Kami terus mendorong untuk berkreasi membuat panganan lokal lebih disukai dilingkungan keluarga dan masyarakat,” kata Ummi Ely.***

 

 




Pemda KLU Sosialisasikan Pengerjaan Jalan Nasional

Pemda KLU khawatir, bila pembebasan lahan yang mengenai bangunan warga gagal, akibatnya proyek hibah bisa dipindah ke daerah lain. 

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Dinas Pekerjaan Umum (PU) memfasilitasi Sosialisasi pengerjaan jalan Nasional 1,8 km dengan lebar 24 meter di Kabupaten Lombok Utara,  Senin (23/05/22).

Kegiatan sosialisasi itu menghadirkan seluruh warga yang terdampak dengan pembangunan jalan nasional yang akan di mulai tahun ini. 

Jalan Nasional yang segera mulai dibangun, mulai dari perempatan depan Bank NTB Syariah Tanjung sampai pertigaan Tanaksong, Desa Jenggala, menelan anggaran berkisar 20 miliar. 

Pemda KLU lakukan sosialisasi pembangunan jalan nasional yang menghadirkan warga

Sementara daerah memiliki hanya 10 miliar. Kebutuhan sisa 10 miliar ini menjadi (PR) Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, untuk memenuhi kebutuhan yang seharusnya mencapai 20 miliar. 

Karena kondisi keuangan KLU saat ini tidak kebutuhan anggaran pelebaran jalan dimaksud, maka Pemda sudah meminta bantuan ke Balai Jalan Naisonal, supaya pembebasan lahan tersebut dapat dilaksanakan sesuai rencana. 

BACA JUGA: Gelar Event Internasional, Semua Elemen Diminta Berbenah

Hal itu disampaikan Bupati Lombok Utara Djohan Syamsu,SH, di depan warga yang hadir dalam Sosialisasi di Sasak Narmada, hari Senin.

Dikatakan, permintaan Pemda itu saat ini belum direspons, karena masih melakukan pembahasan dengan pihak penyumbang dana hibah tersebut. 

“Permintaan kita di Balai Jalan Nasional sekaligus pembebasan lahan belum direspons. Mudah-mudahan dapat ditanggapi secepatnya,” harapnya.

Terkait pengerjaan jalan sepanjang 1.8 km itu, Bupati Djohan juga menyampaikan,

pembangunan jalan sepanjang 62 km jalan nasional yang ada di Kabupaten Lombok Utara (KLU) akan diperlebar melalui dana hibah luar negeri.

Pada saat ini sudah mulai tahapan perencanaan yang dilakukan langsung oleh Balai Jalan Nasional.

“Balai Jalan Nasional akan mengerjakan jalan nasional dari perempatan Pemenang sampai jembatan Kokoh Putek-Bayan sepanjang 62 km,” ungkap Djohan.. 

Gambaran jalan nasional dari kiri ke pinggir 7,5 meter kemudian dari kanan ke pinggir 7,5 meter, lebarnya 15 meter. 

Yang menjadi pemikiran bersama saat ini ada beberapa titik penyempitan jalan nasional yang mengenai lahan dan bangunan warga. 

Misalnya, di belokan tajam pertigaan Pemenang, pertokoan Tanjung, Tanak song Desa Jenggala, Lekok Desa Gangga.

Pemda KLU khawatir tidak mampu membebaskan lahan-lahan tersebut, maka proyek hibah bisa dipindah ke daerah lain. 

“Tapi berharap saja bisa mengerjakan titik-titik yang tidak ada kendala mulai dari timur Lekok sampai Bayan,” terangnya.

Pada saat ini memang masih ada tahap perencanaan, sehingga masih ada waktu untuk mempertimbangkan hal tersebut. 

BACA JUGA: Oknum Saudagar Sapi Kibuli Petugas Pengwas PMK di KLU

Sementara Pemda baru membebaskan lahan pertokoan Tanjung dari timur jembatan Sokong sampai depan Bank NTB Cabang Tanjung. 

“Hal ini kami sudah sampaikan pada saat OPD PU diundang oleh Balai Jalan Nasional,” katanya 

Tampak hadir dalam sosilaisasi yaitu, Bappeda, BPN, dan BPKAD, dan di fasilitasi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lombok Utara. ***

 




Gelar Event Internasional, Seluruh Elemen Diminta Berbenah 

Melakukan gelar event internasional tidak gampang, seluruh elemen harus melangkah dengan hal-hal baru

MATARAM.lombokjournal.com ~ Agar dapat menyelenggarakan event berskala internasional, seluruh infrastruktur, akomodasi, serta pelayanan harus memiliki standar internasional. 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan itu saat membuka acara Halal Bihalal yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Sumbawa (IKS), Minggu (22/05/22) di Gedung Graha Bhakti kantor Gubernur NTB.\

Gubernur NTB HALAL BIHALAL bersama Ikatan Keluarga Sumbawa

“Terkadang dalam melakukan perubahan harus kita lakukan dengan paksa,” katanya.

Menururtnya. untuk menjajakan daerah kita butuh kerja keras bersama.

BACA JUGA: Pemda KLU Sosialisasikan Pembebasan Pengerjaan Jalan Nasional

Ia menuturkan, dalam menyelenggarakan event internasional tidak segampang seperti saat menyaksikannya saja.

Tapi seluruh elemen harus mulai berbenah, dan merubah cara-cara kebiasaan lama untuk memulai melangkah dengan hal-hal baru.

Pada kesempatan itu, Bang Zul menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggara acara halal bihalal.

Melalui kegiatan rutin pengajian seperti in,i warga Sumbawa di Mataram dapat menjaga dan memelihara silaturahmi antara sesama Sumbawa.

Bang Zuk saa itu menyerahkan Surat Keputusan (SK) pemberian hak pengelolaan lahan Makam kepada IKS Mataram yang terletak di Mapak Indah, lingkungan Mapak, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Hadir seluruh tokoh dan Masyarakat Sumbawa yang telah lama tinggal menetap di Matraman. Acara itu juga dihadiri Forum Keluarga, Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Sumbawa (FKPPMS) Mataram.

Ketua IKS, Subhan Abdullah Acim saat membuka acara mengatakan, berterima kasih kepada seluruh keluarga besar masyarakat Sumbawa yang berada di Mataram. 

Mereka menyempatkan hadir dalam kegiatan rutin IKS yang saat ini dirangkaikan dengan Halal Bihalal bersama Gubernur NTB.

BACA JUGA: Kesehatan Anda Terungkap dari Tanda-tanda di Mata

“Setelah beberapa tahun tidak menyelenggarakan halal bihalal akibat situasi Covid-19, maka hari ini kita baru beradaptasi untuk mulai mencoba menyelenggarakan kembali, ” kata Subhan Abdullah. ***

 




Santri Manba’ul Qur’an Didorong Belajar ke Luar Negeri

Mengaji, azan, dan berbagai skill yang dimiliki santri sangat dibutuhkan di luar negeri

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah para kyai dan ustadz dan semua yang hadir memotivasi Santri Manba’ul Qur’an mau belajar ke Luar Negeri.

Hal Itu disampaikan Gubernur NTB menghadiri dan memberikan sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Manba’ul Qur’an, Dusun Batu Ngulik, Desa  Jago, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (21/05/22). 

Karena berdasarkan pengalaman Gubernur NTB sendiri yang telah menuntut ilmu di berbagai belahan dunia tersebut, anak NTB kebanyakan sukses sekokah di luar negeri. Anak NTB tak kalah dibandingkan dengan anak daerah lainnya  bahkan dengan anak-anak di luar negeri sekali pun. 

Gubernur Zulkieflimansyah

“Makanya kami Pemprov NTB rajin mengirim anak-anak di NTB ini belajar ke luar negeri. Karena jika di luar negeri anak NTB pasti sejahtera,” tutur Bang Zul. 

BACA JUGA: Membaca Sastra, Alternatif Menangkal Terorisme dan Radikalisasi

Dijelaskan, anak NTB khususnya para santri memiliki berbagai skill dapat bermanfaat di negeri rantau. 

Mengaji, azan, dan berbagai skill lainnya sangat dibutuhkan di sana, tutur gubernur. 

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Pendidikan Manba’ul Qur’an, Ustadz Ilham Fahmi dalam sambutannya mengapresiasi kedatangan Bang Zul dalam peletakan batu pertama Yayasan Pendidikan Manba’ul Qur’an.

Sejalan dengan harapan Gubernur Zul agar anak-anak NTB mau belajar ke luar negeri, Ustad Ilham juga berharap para santri di Yayasan Manba’ul Qur’an dapat menjadi generasi qurani yang mendunia. 

Mendorong santri belajar ke luar negeri

“Kita akan bangun generasi quraani yang gemilang sampai ke seluruh dunia,” harapnya.***

BACA JUGA: Kanal NTB Care Hadir, Dipuji Relawan Bumi Gora




Kanal NTB Care Hadir, Dipuji Relawan Bumi Gora 

Kebermanfaatan Kanal NTB Care dinilai bisa menyelesaikan permasalahan masyarakat di bidang kesehatan dan sosial 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kebermanfaatan NTB Care yang hadir di tengah masyarakat, mendapat apresiasi Sekretaris Jendral Relawan Bumi Gora Indonesia (RBGI), Yuvensius Aba, Jum’at (20/05/22).

Menurutnya, relawan Bumi Gora mengapresiasi NTB care sebagai perpanjangan tangan Bang Zul dan Ummi Rohmi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

Kanal NTB Xare penting mengatasi persoalan sosial dan kesehatan
Penyaluran bantuan dari NTB Care

Kolaborasi antara pemerintah dan stakeholder dalm menyelesaikan kendala dan permasalahan masyarakat khususnya di bidang kesehatan dan sosial merupakan kemestian. 

Hubungan pemerintah dan stakeholder yang saling mengisi seperti NTB Care dan Relawan Bumi Gora, membuat masyarakat tak lagi bingung harus mengadukan masalahnya dan memperoleh solusi tepat. 

BACA JUGA: Halal Industrial Park, Menyiapkan Kawasan Industri Halal

“Salam kolaborasi, salam sehat selalu, salam ntb gemilang,” katamualaf yang dikenal aktif dalam dunia kerelawanan. 

Modus penipuan

Ketua Tim NTB Care yang diwakili Koordinator Aduan dan tindak lanjut, Agus Suprihartono, menyampaikan hubungan antara pemerintah dan stakeholder akan terus terjalin, semua dilakukan demi kebutuhan masyarakat. 

Di era good governance seperti saat ini pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. 

“Kolaborasi dan koordinasi seperti ini akan membantu masyarakat, bersama pasti lebih baik,” ujarnya. 

Agus,Manggala Informatika Muda di Diskominfotik NTB tersebut, mewanti-wanti masyarakat berhati-hati terhadap penipuan berkedok bantuan sosial.

Menurutnya, masyarakat bisa langsung menghubungi kanal-kanal aduan seperti facebook NTB Care. 

“Hati-hati terhadap banyaknya modus penipuan, biasanya mereka dalam penanganan banyak memberikan janji-janji kepada masyarakat, sehingga masyarakat terbuai,” jelas Agus.

Ia sejak 2018 mengawal NTB Care, sehingga berkontribusi signifikan terhadap capaian NTB dalam Inovatif Government Award tahun lalu. 

Ditemui terpisah, Pak Faris, pasien rawat jalan asal Dompu merasa bersyukur atas pelayanan RSUD Provinsi NTB dan hadirnya rumah singgah Nusantara, yang digagas Relawan Bumi Gora Indonesia. 

“Saya sangat terbantu oleh relawan bumi Gora yang membantu saya selama disini. Juga terima kasih banyak Gubernur dan wakil Gubernur NTB atas pelayanan di RSUD Provinsi,” ucap Pak Faris yang dalam masa perawatan Kolestomi. 

BACA JUGA: Lagu-lagu Sedih Membuat Lebih Nyaman?

Rumah singgah Nusantara sendiri menyediakan kamar bagi warga yang terkendala ekonomi melakukan perawatan di sejumlah rumah sakit. 

Pasien atau keluarga yang melakukan perawatan bisa tinggal di rumah ini selama melakukan perawatan, tanpa dipungut biaya.

Pada kesempatan tersebut NTB Care juga menyalurkan berbagai bantuan seperti bacaan anak, hingga buah-buahan untuk warga rumah singgah Nusantara. ***

 




Halal Industrial Park, Menyiapkan Ekosistem Kawasan Industri Halal

Hadirnya halal industrial park atau kawasan industri halal bukan hanya tentang  proses penyembelihan hewan secara halal, tapi terdapat ekosistem 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan,  industrialisasi tidak semata identik dengan pabrik besar, atau asap yang mengepul tinggi yang menyebabkan polusi.

Tapi industrialisasi adalah keberanian untuk mengawali sesuatu  yang tidak biasa.

“Industrialisasi adalah upaya kita untuk menyelamatkan petani, peternak, nelayan sehingga ikan yang sederhana bisa menjadi ikan asin, makanan yang lainnya bisa diolah,” kata Gubernur NTB.

Menandatangani Pergub) Road Map NTB Halal Industrial Park

Ia menyampaikan itu di  acara Sosialisasi dan Penandatangan Peraturan Gubernur (Pergub) Road Map NTB Halal Industrial Park di Kantor Dinas Perindustrian Prov. NTB, Jum’at (20/05/22).

Bang Zul sapaaan Gubernur NTB saat itu didampingi anggota DPR RI Dapil NTB Hj. Wartiah, dan Ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Opini WTP ke Sebelas Diraih Pemprov NTB Berturut-turut

Kemudian dijelaskan, hadirnya Halal Industrial Park (HIP) di Provinsi NTB bukan hanya tentang  proses penyembelihan hewan secara halal saja, melainkan ada ekosistem di dalamnya, seperti perbankan syariah, asuransi dan sebagainya,

Informasi yang diperoleh lombokjournal.com, Pembangunan Halal Industrial Park (HIP) atau Kawasan Industri Halal Sidoarjo misalnya, diharapkan menopang seluruh layanan yang berhubungan dengan kehalalan produk berada dalam satu atap atau one stop service. Hadirnya HIP Sidoarjo dinilai sebagai salah satu upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia.

“HIP bukan hanya terkait penyembelihan halal, namun ada juga perbankan syariah, asuransi, karena ada sekelompok kita yang ingin bertransaksi bisnis yang aman secara psikologis, ini harus dioptimalkan oleh kita,” kata  Bang Zul.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Hj Nuryanti, mengatakan, HIP NTB akan tersebar di beberapa kabupaten kota dan berbasis UMKM.

Disebutkannya, sebanyak empat lokasi NTB HIP, yakni di  Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, dan Bima.

Masing-masing lokasi akan disiapkan lahan yang luasnya sekitar 5 hektare yang akan menggunakan lahan milik pemerintah.

 “Pemerintah menyiapkan lahan dan fasilitas lainnya. Masyarakat termasuk UMKM nantinya tinggal memanfaatkan saja,” jelasnya. 

BACA JUGA: Peringatan Harkitnas. Momentum Raih Kemajuan NTB Gemilang

Target Provinsi NTB harus ada minimal lima kawasan HIP berbasis UMKM. Dan dari kelima itu ada satu yang menjadi kawasan industri sesuai Kemenperin No. 17 yang luas kawasanya 50 Hektare.

“Itu tergantung emilihan investor yang akan melihat peluangnya, karena bisa membaca kawasan mana yang berpotensi,” kata Nuryanti . ***

 




Peringatan Harkitnas, Momentum Raih Kemajuan NTB Gemilang

Sekda NTB, saat peringatan Harkitnas ajak kobarkan semangat kebangkitan nasional

MATARA.lombokjournal.com ~ Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2022 diharapkan jadi momentum meraih kemajuan guna mewujudkan NTB Gemilang.

Sekretaris Daerah NTB, H. Lalu Gita Ariadi menyampaikan itu saat memimpin upacara Peringatan Harkitnas di Kantor Gubernur Provinsi NTB, Jumat (20/05/22). 

Peringatan Harkitnas dijadikan tonggak kebangkitan

“Selamat melanjutkan tugas, mari mulai hari ini kita kobarkan semangat kebangkitan nasional untuk meraih kemajuan menuju NTB Gemilang,” kata Sekda.

Meskipun upacara dilaksanakan pada masa pandemi dan dilakukan secara terbatas, namun tidak mengurangi kekhidmatan dari Peringatan Harkitnas tersebut. 

BACA JUGA: Wagub NTB Apresiasi Produktivitas Organisasi Wanita

Miq Gite sapaan akrab Sekda NTB berharap ke depan upacara-upacara kenegaraan dapat dilaksanakan sebagaimana pelaksanaan upacara sebelum Covid-19.

“Alhamdulillah, meski dengan persiapan yang terbatas, upacara Harkitnas dapat kita laksanakan dengan baik dan lancar. Mudah-mudahan ke depan upacara-upacara besar kenegaraan dapat kita laksanakan sebagaimana sebelum terjadinya Covid-19,” kata Miq Gite.

Miq Gite juga membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI, yang berharap Harkitnas 2022 dapat dijadikan sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi Covid-19 juga krisis multidimensi.

BACA JUGA: Event MXGP Samota, Sumbawa Dilaunching di Jakarta

Upacara peringatan Harkitnas 2022

“Hendaknya kita dapat memaknai kesungguhan semangat dr. Soetomo untuk memperingati Harkitnas tahun ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi Covid-19 juga krisis multidimensi. Dari Indonesia, Dunia Pulih Bersama. Ayo Bangkit Lebih Kuat,” pesan Menkominfo RI. ***

 

 




Event MXGP Samota, Sumbawa Dilaunching di Jakarta

Gubernur NTB Bersama Ketua IMI Pusat Melaunching Event MXGP Samota, Sumbawa, yang diharapkan apat mempromosikan potensi Pulau Sumbawa

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Bambang Soesatyo melaunching event MXGP of Indonesia di Samota Sumbawa, Kamis (19/05/22) di Rocket Motor Indonesia, Jakarta.

Bang Zul  sapaan Gubernur NTB mengapresiasi dukungan penuh serta merekomendasi dari IMI Pusat, terhadap penyelenggaraan event balapan motocross bergengsi dunia tersebut di Samota Sumbawa.

“Terima Kasih Pak Ketua MPR sudah melaunching MXGP samota sebagai MXGP of Indonesia,” kata Gubernur NTB.

Melaunching event MXGP
ilustrasi ~ event MXGP

Saat itu Gubernur NTB didampingi Komandan Lapangan MXGP of Indonesia di Samota Sumbawa, Ir. Ridwansyah dan Ketua IMI NTB  dr. Lalu Herman Mahaputra.

BACA JUGA: Persiapan MXGP, Matangkan Akomodasi dan Infrastruktur

Menurut Bang Zul, event MXGP Samota. tanggal 24-26 Juni mendatang, dapat mempromosikan potensi yang dimiliki oleh Pulau Sumbawa. 

Terutama integrasi dari 3 kawasan Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora, yang populer dan cukup eksotik di dunia.

Tidak hanya itu, lanjut Bang Zul, sirkuit MXGP Samota Sumbawa ini akan menjadi sirkuit permanen untuk terus digelar berbagai kejuaraan dan event lain secara berkelanjutan. 

“Sehingga akan menjadi daya tarik agar terus mendatangkan pengunjung ke pulau Sumbawa,” jelasnya. 

Bang Zul yakin, penyelenggaraan MXGP yang pertama di pulau Sumbawa ini, diyakini akan sukses dan lancar. Walaupun akan ditemui kekurangan yang tidak berarti.

“Kami mohon dukungan penuh dari seluruh masyarakat NTB, terutama di Pulau Sumbawa, Pemda Kabupaten/Kota, Pemerintah Pusat dan semua pihak untuk sukseskan event ini,” ajak Bang Zul 

Sementara itu, Bambang Soesatyo menyatakan siap mendukung penuh gelaran MXGP of Indonesia di Samota Sumbawa. Ia tidak menyangka, kemajuan persiapan event ini cukup baik.

“Selangkah lagi kegiatan ini akan terselenggara, kami mendukung penuh Pemprov. NTB dan Kabupaten Sumbawa sebagai tuan rumah,” kata ketua MPR RI tersebut

Ia juga mengaku, kesuksesan penyelenggaraan event MotoGP di Mandalika dan persiapan event MXGP di Samota berdampak positif terhadap minat daerah lain untuk menggelar event otomotif.

“Ini efek positif untuk perkembangan dunia otomotif di Indonesia,”ucapnya.

Komandan Lapangan MXGP Samota Sumbawa Ir. Ridwansyah menambahkan, sejauh ini perkembangan pembangunan sirkuit MXGP sudah mencapai 25 persen. 

Beberapa bangunan utama sudah ada seperti tempat star, pedox dan royal box.

“Insya Allah pertengahan Juni sudah rampung semua, karena konstruksinya hanya gundukan dari tanah,” kata Dae Iwan sapaan populernya.

Dalam waktu dekat arena MXGP ini akan ditinjau kembali oleh tim supervisi master trek dari Infron selaku promotor MXGP. 

BACA JUGA: Sukses itu Hasil Kerja Keras, Ini Pesan Wagub NTB

Untuk memastikan persyaratan teknis agar memenuhi standar sirkuit motocross dunia.

Selain itu, saat event berlangsung, berbagai hiburan akan berlangsung. Salah satunya tampilnya band ternama Slank dan atraksi pesawat dari TNI AU.

Ia juga menyinggung, bahwa tiket juga akan disediakan 3 kelas, seperti kelas festival yang harga Rp. 100.000,- hingga kelas VIP dan VVIP yang jutaan rupiah.

“Tiket akan jual awal juni, secara offline dan online bekerjasama dengan salahsatu jasa penjualan tiket online yang sudah terkenal,” jelas Dae Iwan.***

 




Wagub: Rekomendasi DPRD NTB Jadi Koreksi Konstruktif 

Wagub NTB mengatakan, rekomendasi yang disampaikan dewan menjadi sangat penting

MATARAM.lombokjournal.com ~  Rekomendasi DPRD NTB dinilai sebagai masukan dan koreksi konstruktif, atas hasil penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan sepanjang tahun 2021.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengatakan itu menanggapi rekomendasi DPRD NTB  terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur NTB Tahun Anggaran 2021 di Kantor DPRD Provinsi NTB, Kamis  (19/05/22). 

Ia menyampaikan dalam sambutan penyampaian dan penyerahan hasil rekomendasi  DPRD Provinsi NTB terhadap LKPJ Gubernur NTB Tahun 2021. 

Wagub NTB saat acara penyampaian dan penyerahan rekomendasi DPRD NTB

“Kami dapat memahami bahwa rekomendasi yang disampaikan dewan menjadi sangat penting,” kata wagub.

Penting untuk meningkatkan kinerja  penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan maupun pelayanan ke masyarakat, agar menjadi lebih baik kedepannya.

BACA JUGA: Pengenalan Destinasi Prioritas untuk Pasar Nusantara di Senaru

Ia akan segera melakukan pengkajian terkait rekomendasi DPRD NTB dengan mekanisme yang berlaku.

Demi optimalisasi kinerja pemerintahan serta memastikan berbagai kebijakan pembangunan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat untuk kemajuan daerah.

“Kami juga ingin menyampaikan, kinerja komisi-komisi di DPRD Provinsi NTB yang telah memberikan rekomendasi yang sangat berharga, untuk penyempurnaan pelaksanaan program dan kegiatan selanjutnya dalam rangka mensukseskan pencapaian visi misi kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi NTB, Baiq Isvie Rupaeda mengungkapkan, DPRD NTB memberikan rekomendasi sebagai umapn balik dalam penyelenggaraan pemerintah daerah yang lebih baik, demi terciptanya peningkatan kesejahteraan masyarakat NTB.

“Adapun tujuan dari rekomendasi DPRD NTB, yaitu untuk memberikan saran masukan dan atau koreksi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah yang lebih baik dan akuntabel ditahun tahun ayng akan datang,” tuturnya.

Isvie juga menyempatkan memberikan selamat kepada atlet cabang olahraga karate, Ahmad Zigi Zaresta yang telah berhasil meraih medali emas.

BACA JUGA: Sukses itu Hasil Kerja Keras, Ini Pesan Wagub NTB

Dan pada cabang olahraga lompat jauh, Sapwaturrahman yang berhasil meraih medali perunggu pada ajang SEA Games 2021.

“DPRD Provinsi NTB memberikan apresiasi kepada sleuruh atlet yang telah berhasil membawa nama NTB bahkan Indonesia dalam ajang SEA Games,” ungkapnya. ***