Menjomblo Saja Daripada Menikah pada Usia Dini

Kata Wagub NTB, menikah usia dini resikonya banyak, lebih baik menjomblo

LOTIM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan, para remaja agar berusaha tidak menikah diri

Ia mengatakan itu pada kegiatan sosialisasi dan pendampingan agen perubahan Pencegahan Perkawinan Usia Anak dan Kekerasan Seksual pada Siswa/Siswi Tingkat SMA/SMK se Lombok Timur, Senin (13/06/22) di Ruang Auditorium Siti Rauhun Universitas Hamzanwadi.

Menurutnya, masa remaja adalah masa paling indah, penuh gairah dan semangat. 

Pesan Wagub NTB, lebih baik menjomblo daripada menikah usia dini

“Maka berusahalan untuk tidak menikah dini,” kata Wagub Sitti Rohmi.

BACA JUGA: Unram Rencanakan Kebun Kopi di KLU Jadi Obyek Wisata

Dianjurkan agar para remaja lebih baik mempersiapkan masa depan dengan sebaik baiknya. 

Ia justru berharap, para remaja lebih baik menjomblo daripada menikah dini, khususnya kepada kaum perempuan.

“Siapkanlah masa depan yang lebih baik sejak usia remaja. Lebih baik menjomblo daripada menikah pada usia dini,” kata Ummi Rohmi. 

Jangan dianggap sepele pernikahan dini, sebab bisa menyesal di kemudian hari, tambahnya.

Cucu TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, pahlawan nasional asal NTB itu menegaskan, menikah usia dini resikonya banyak. 

Selain belum matang dalam mental dan psikologi, resiko kesehatan pun menanti.

Khususnya untuk kaum perempuan, sangat beresiko terjadinya kematian ibu dan bayi. 

“Jangan kita anggap sepele pernikahan dini, sehingga kita menyesal dikemudian hari.” ujar Wagub.

Wagub juga menyampaikan peran sekolah untuk membina akhlak mulia  peserta didik. Karena menjadi pondasi dalam mewujudkan generasi emas.

BACA JUGA: Event MXGP, Investor Mulai Menjajagi Investasi di Samota

“Lebih-lebih di SMA, SMK hingga MA,  harus menjadi tempat membangun akhlak, kalau akhlak baik, InsyaAlloh, generasi emas mendatang menjadi semakin baik,” kata Wagub. 

Ia mengaku merasa bangga, bisa menghadiri acara Sosialisasi dan Pendampingan Agen Perubahan Pencegahan Pernikahan Dini dan Kekerasan Seksual Pada Remaja.***

 




Event MXGP, Investor Mulai Jajaki Investasi di Samota

Penyelenggaraan event MXGP punya daya tarik yang mampu mengundang para investor 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Keindahan alam Teluk Saleh, Moyo dan Gunung Tambora (akronim Samota) dan perhelatan Motocross Grand Prix (MXGP), jadi pemantik yang menyedot para investor.

Mereka tertarik dan mulai menjajaki kemungkinan pengembangan investasi di kawasan Samota seluas 680.725 hektar, membentang dari Sumbawa ke Dompu.

Adanya gelaran MXGP, sejumlah Investor mulai menghubungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPST) Provinsi NTB. 

Evebt MXGP menyedot investor
Muhammad Rum

“Mereka menjajaki investasi di Samota, dan mulai menghubungi kami,” kata Kepala DPMPST Provinsi NTB, Ir. H. Mohammad Rum MT, Senin (13/06/22). 

Disebutnya, antara lain investor dari Polandia, Amerika dan lainnya. Ini artinya, gaung Samota sudah mulai dikenal hingga mancanegara, tambah Rum.

BACA JUGA: Unram Rencanakan Kebun Kopi di KLU Jadi Obyek Wisata 

Rum berkeyakinan, adanya MXGP yang diprediksi menghadirkan 50 ribu penonton dalam dan luar negeri, disamping akan membuka kran investasi di wilayah itu juga akan memberikan multipliyer efek bagi masyarakat sekitar. 

Menurutnya, belum banyak dipahami banyak orang bahwa dampak MXGP ini akan memberikan nilai ekonomi yang sangat luar biasa.  

“Jadi kita ingin agar semua berpikir positif (positif thingking). Oleh karena itu, kita sangat berharap agar sukses. Karena ini hasil kerja semua seluruh masyarakat, LSM, pengusaha, jurnalis, akademisi saling bahu-membahu  untuk sukses menjadi tuan rumah,” pintanya.

Pasca MXGP, akan dilanjutkan dengan gelaran Ironman (triathlon) Lombok Series bulan Oktober, event olahraga yang memadukan berenang, berlari dan bersepeda. 

Event olahraga itu akan diikuti sedikitnya 1300 orang atlet yang berasal dari 30 negara.

“Dengan agenda ini juga diharapkan para peserta akan tinggal lebih lama dan membelanjakan uangnya di daerah kita, baik untuk cendramata, UMKM, pertanian, perikanan dan lainnya  bisa dinikamti langsung, karena pasarnya sydah jelas,” Rum menegaskan.

BACA JUGA: Tata Kelola Sampah di MXGP, Ini Persiapan Pemprov

Bagi Rum, tahun ini dan ke depannya merupakan tahun-tahun keberuntungan bagi NTB. 

“Saya yakin MXGP ini akan terjadi perputaran uang yang cukup signifikan yang muaranya untuk peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” kata Rum. ***

 




Lintasan Sirkuit MXGP Samota, Rampung Lebih Awal

Lintasan Sirkuit MXGP Samota yang dirampungkan terdiri dari 18 tikungan dan 11 tantangan membentang yang sepanjang 1.8 km di sirkuit Samota

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lintasan Sirkuit Rocket Motor Circuit MXGP Samota Sumbawa, rampung sepekan lebih awal dari perencanaan. 

Kabar gembira itu datang dari Panitia Penyelenggara MXGP of Indonesia 2022. 

Lintasan sirkuit MXGP sudah rampung
Sirkuit MXGP Samota

“Informasi dari Track Masters, bahwa perampungan lintasan (track) sirkuit sepekan lebih awal dari yang direncanakan,” kata Ir. Ridwan Syah

BACA JUGA: Mitigasi Bencana Jelang Perhelatan MXGP Samota

Komandan Lapangan Motocross Grand Prix (MXGP) Samota Sumbawa, menjelaskan melalui keterangan resminya, Sabtu (11/06/22) di Mataram.

Pembangunan dan pamasagan konstruksi pitlane dan sky box, pengerjaan juga sudah mulai. Dan dipastikan bahwa tanggal 15 Juni 2022, rampung juga.

“Mulai hari ini sudah dimulai pemasangan konstruksi pitlane dan sky box, targetnya Insya Allah 15 juni selesai,” jelas Dae Iwan.

Menurut Dae Iwan, lintasan yang terdiri dari 18 tikungan dan 11 tantangan membentang sepanjang 1.8 km di sirkuit Samota, menawarkan kontur berbukit dan landscape yang indah seputar 360 derajat mata memandang.

Laut Flores nan tenang memagari Utara sirkuit, Pulau Moyo mengintip cantik di sisi Timur sirkuit. 

Jembatan Samota kokoh menyambut kehadiran para peserta dan tamu MXGP of Indonesia 2022 di ujung jalan menuju sirkuit.

Pemerintahan Kabupaten Sumbawa, akan menyambut tamu dan peserta MXGP di Samota, dengan kearifan lokal dan seni budaya khas Samawa pada, Jumat (24/06/22).

“Perhatian para penggemar Motocross dunia akan tertuju pada Samota pada tanggal 24-26 Juni mendatang,” ujarnya.

BACA JUGA: Setelah MXGP, Ironman Kelas Dunia Segera Digelar

Penjualan tiket

Penjualan tiket masuk harian sudah dimulai  melalui pembelian online di tiket.com dengan harga mulai dari 100 ribu rupiah untuk kelas Festival. Harga 2.5 juta rupiah untuk fasilitas Sky Box yang berlokasi premium.

Lebih jauh dikatakannya, tiket yang dibeli harus ditukar dengan wristband sebagai alat akses masuk ke lokasi acara. Penukaran dijadwalkan pada tanggal 22-26 Juni 2022 di GOR Mampis Rungan, Sumbawa Besar. 

Panitia menyiapkan tempat kedua untuk mengantisipasi animo penonton gelombang kedua setelah penukaran pertama, yaitu di Gedung Wanita dengan jadwal yang akan menyusul segera. 

“Panitia juga bekerjasama dengan Astindo dan Gerbang NTB Emas sebagai Ticket Box Partner dan akan menggandeng beberapa lembaga untuk turut menjadi Ticket Box Partner,” tambah putra kelahiran Dompu ini.

Diharapkan, adanya penjualan offline mulai akhir pekan ini, akses masyarakat untuk membeli tiket MXGP makin terbuka lebar melalui kerjasama dengan para Ticket Box Partner yang tersebar di 3000 titik.

Jadwal MXGP

Jadwal acara utama MXGP of Indonesia 2022 dimulai hari Jumat 24 Juni 2022, dengan pemeriksaan track di pagi hari oleh FIM selaku pemilik MXGP. Dilanjutkan dengan rangkaian pertemuan teknis dengan IMI yang akan memimpin komite balap lokal.

Sore harinya, acara penyambutan resmi disiapkan oleh Pemerintah Daerah Sumbawa di dalam kota, dilanjutkan dengan pagelaran musik Rocket Motor Circuit selepas senja di area komersil sirkuit yang terletak bersebelahan dengan track MXGP.

Pada Sabtu 25 Juni 2022 adalah hari penentuan kualifikasi para pembalap peserta MXGP of Indonesia 2022 yang terdiri dari 2 kelas, yaitu MX 2 (250cc) dan MXGP (450cc). 

“Diperkirakan ada lebih dari 10 pembalap yang akan turun di tiap kelasnya dengan tambahan beberapa pembalap wild card dari Indonesia dan negara lain yang lolos babak kualifikasi,” jelasnya.

Ia juga mengaku, pada puncak acara MXGP of Indonesia 2022 pada 26 Juni 2022 diawali dengan Upacara Pembukaan di sirkuit Samota. 

Acara awal itu akan dihadiri seluruh undangan VIP, pejabat pemerintahan daerah dan nasional, serta para peserta MXGP. 

Selanjutnya babak final berlangsung setiap kelasnya, ditutup dengan penyerahan piala kepada para juara di putaran ke 12 FIM Motocross World Championship yang dikenal dengan nama Motocross Grand Prix (MXGP)..

Ia berharap dukungan antusias didapatkan dari berbagai pihak, salah satunya dari Panglima TNI yang mengirimkan KRI Banjarmasin untuk membantu mengamankan kebutuhan akomodasi di Samota dan pengelola Mandalika International Circuit, yang mengirimkan Marshal untuk bertugas di MXGP lengkap dengan peralatan mereka. 

Pembangunan fasilitas pendukung acara di sekitar track sudah dimulai, berbarengan dengan kedatangan 2500 pekerja di area pertunjukan dan area balap, serta 200 ton peralatan perlengkapan acara di lokasi. 

Ada 30 bus disiapkan oleh Dishub untuk mengantar penonton ke sirkuit dari berbagai titik. *** 

 




Gubernur NTB Tutup Latsitardanus XLII/2022, Ini Pesannya

Latsitardanus, menurut Gubernur NTB, Memberikan makna sesungguhnya, dengan persaudaraan dan persahabatan yang terjalin selama pelatihan

LOBAR.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M. Sc.,  menghadiri dan menjadi Inspektur upacara pada penutupan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLII/2022, yang diikuti oleh 1.200 peserta dari Taruna Akmil, Taruna AAL, Taruna AAU,  Taruna Akpol, Praja IPDN dan Taruna/Mahasiswa, di dermaga Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat, Sabtu (110/6/22).

Di depan Wadanjen Akademi TNI Kukuh Surya selaku penanggung jawab kegiatan Latsitarda Nusantara ke-42, Gubernur NTB mengatakan, pendidikan dan pelatihan yang telah dilakukan selama ini, memberikan makna dan pengalaman yang berharga. 

Ini bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas diri, dalam rangka pengabdian kepada masyarakat dan Abdi Negara.

tukar menukar cendramata, dari TNI kepada Gubernur dan sebaliknya

“Saya kira pelatihan ini telah memberikan makna dan arti hidup sebagai manusia yang sesungguhnya, dengan persaudaraan dan persahabatan yang terjalin selama pelatihan ini,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB.

BACA JUGA: Pembangunan Jalan Lingkar Utara, Pemkab KLU Minta Arahan Gubernur  

Menurut Bang Zul, tantangan terbesar dan terberat yang dihadapi saat ini, adalah mencoba berusaha untuk belajar menjadi manusia yang seutuhnya.

Oleh sebab itu, latihan yang dilakukan di NTB adalah upaya serius untuk menginternalisasi diri menjadi manusia yang utuh.

“Kami berpesan kepada adik-adik,  senantiasa pupuk, pelihara dan kembangkan semangat dan jiwa integrasi yang telah tumbuh dan telah terbina selama latihan ini,” ujar Bang Zul.

Disampaikan. pengalaman saat latihan yang berlangsung dari tanggal 14 Mei – 11 Juni 2022 sebagai bekal di masa yang akan datang. 

Bekal para taruna, praja mahasiswa  dalam mengarungi tugas yang semakin kompleks.

Para Taruna diminta pegang teguh komitmen menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia, yang telah diiniasiasi founder father  bangsa dengan keringat, air mata bahkan darah sekalipun.

“Terima kasih telah memilih NTB sebagai tuan rumah, mohon maaf kalau selama ini, ada hal-hal yang kurang berkenan,” pungkas Doktor Zul.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan juga penyerahan sejumlah cendramata, dari TNI kepada Gubernur dan sebaliknya, serta cendramata lainnya. 

Acara tersebut ditutup dengan atraksi budaya dan seni tradisional dari peserta Latsitarda Nusantara XLII/2022 di Provinsi NTB.

BACA JUGA: Selekda ASC, Menangkan Ramli dan Linda Aulia

Turut hadir pada kegiatan tersebut Forkopimda NTB, Kapolda NTB, Danren 162/WB, Sekda NTB, para Asisten Setda Prov. NTB, dan para pimpinan OPD Pemprov NTB.

Selain itu hadir pejabat dan perwira tinggi jajaran 3 Matra TNI, baik TNI AD, UA dan AL, Pejabat dan Perwira Polri, lembaga dan instansi vertikal pemerintah, para Bupati se-Lombok dan Forkopimda,  tokoh masyarakat, agama, mahasiswa dan seluruh elemen dan komponen masyarakat. ***

 

 




CJH ASN Pemprov NTB Diingatkan, Siapkan Kesehatan Prima

Sekda NTB saat melepas CJH ASN Pemprov NTB mengingatkan, agar menjaga kesehatan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Calon Jamaah Haji (CJH) dari unsur ASN Pemprov NTB dilepas Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, Jumat (10/06/22) di Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB, Mataram. 

Sejumlah Kepala OPD hadir pada kegiatan tersebut, diantaranya Plt. Kadiskominfotik NTB Baiq Nelly Yuniarti, AP, M.Si.

CJH ASN Lingkup Pemprov NTB dilepas Sekda NTB

Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi mengingatkan  jamaah calon haji ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTB untuk menjaga kesehatan. 

BACA JUGA: Produk UMKM Unggulan NTB Hadir di Ajang MXGP

Disamping perjalanan spiritual,  ibadah haji ini merupakan perjalanan fisik yang harus dipersiapkan kesehatan secara prima. 

“Semoga mendapatkan predikat haji yang mabrur,” harap Miq Gita sapaan akrab Sekda NTB. 

Sekda NTB menambahkan, perjalanan ibadah haji ini merupakan penantian yang panjang setelah 2 tahun ditunda karena Covid-19. 

“Alhamdulillah, hari ini kami melepas para jamaah calon haji untuk memenuhi panggilan Allah SWT,” terang Miq Gita .

Mewakili Pemprov NTB, Miq Gita mengucapkan selamat kepada jamaah calon haji ASN lingkup Pemprov NTB

Harapannya semoga para CJH diberikan kesehatan dan seluruh rangkaian haji berjalan dengan baik serta kembali ke kampung halaman dalam keadaan sehat wal afiat. 

BACA JUGA: Event MXGP Jadi Pengungkit Pergerakan Ekonomi

Selain doa terbaik diperuntukkan oleh jamaah calon, agar didoakan daerah NTB semoga selalu dalam keadaan aman damai dan barokah. ***

 




Waspada Gangguan Anjing Liar Jelang Event MXGP 

Meski zero kasus gigitan anjing liar, Disnakeswan NTB waspada menangani gangguan anjing liar

MATARAM.lombokjournal.com ~ Penanganan Anjing Liar merupakan bagian dari persiapan Penyelenggaraan event Internasional MXGP di sirkuit Rocket Internasional Samota Sumbawa.

Pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB terus melakukan pemantauan agar penyelenggaraan event internasional tidak terganggu.

Walaupun hingga kini kasus gigitan anjing di Sumbawa masih nol, namun Disnakeswan) NTB terus melakukan eliminasi, pengurangan jumlah peternak Anjing, serta melakukan penangkapan dengan metode obat bius.

waspada anjing liar jelang MXGP
ilustrasi ~ Anjing liar

“Selain itu juga melakukan vaksinasi massal pada anjing agar penyelenggaraan MXGP aman dan lancar dari gangguan anjing liar,” jelas Kepala Disnakeswan NTB, drh. Khairul Akbar, M.Si, Jumat (09/06/22) 

BACA JUGA: Event MXGP Sebagai Pengungkit Pergerakan Ekonomi

Khairul Akbar juga melakukan KIE atau kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi. 

Melakukan pembelajaran kepada masyarakat dan melatih para petugas kesehatan hewan dan kesehatan manusia, dalam Tatalaksana Kasus Gigitan Terpadu (Takgit), berlangsung selama 3 hari di Sumbawa. 

Disnakrswan bekerjasama dengan Kominfo dalam penyebaran edukasi kepada masyarakat dan beberapa instansi lainnya.

Selain itu juga dibentuk Kader Siaga Rabies (Kasira), lokasinya di Samota yang melibatkan masyarakat. Mulai Kepala Desa, Babinsa, dan tokoh pemuda, berpartisipasi aktif membantu pemerintah daerah mengendalikan kasus rabies. 

Disnakeswan NTB terus berkoordinasi dengan Disnakeswan kabupaten Sumbawa untuk melakukan pemantauan langsung di lapangan.  

BACA JUGA: Sambut MXGP 0f Indonrsia 2022, Fasilitas Akomodasi Siap

“Mulai hari ini akan berkantor di Samota, dan semua petugas dikerahkan baik medis veteriner (dokter hewan maupun paramedis veteriner) untuk siaga dan melakukan upaya pencegahan,” jelasnya. ***

 




Penanganan Stunting di NTB dengan  Kolaborasi dan Sinergi 

Kunci penanganan stunting yakni perkuat koordinasi dan komunikasi antar pihak

MATARAM.lombokjournal.com ~  Semua pihak diajak berkolaborasi dan bersinergi menangani stunting di beberapa Kabupaten/Kota di NTB.

Wakil Gubernur NTB, Hj Sitt Rohmi Jalillah menyampaikan itu ketika menerima kunjungan  Inspektur Wilayah I BKKBN,  terkait percepatan penanganan stunting di Provinsi NTB, Jum’at (10/06/22) di Aula Pendopo Wagub.

Kunci penanganan stunting

“Karena kuncinya harus bersama, berkolaborasi dan bersinergi semua pihak,” kata Ummi Rohmi sapaan wagub.

Percepatan menangani stunting tak mungkin dilakukan sendiri atau hanya lembaga atau OPD terkait, namun dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi dari Pemerintah Pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga tingkat desa.

BACA JUGA: Data Tenaga Honorer Pemprov NTB Diverifikasi

Antar satu lembaga atau pemerintah harus terbangun komunikasi dan koordinasi yang intens untuk menyamakan persepsi. Sehingga data atau informasi termasuk serapan anggaran untuk stunting tepat sasaran di lapangan.

“Hilangkan ego sektoral, saling menunggu sehingga saling menyalahkan. Perkuat koordinasi dan komunikasi antar pihak,” pesan wagub.

Program BKKBN ini dapat disinergikan dengan Pemprov, Kabupaten/Kota, kerjasama untuk penanganan stunting melalui Posyandu Keluarga, yang sudah mencapai 7.000 lebih tersebar di pelosok desa se-NTB.

Karena penanganan stunting ini butuh data yang akurat. Kader Posyandu Keluarga bersama tim pendataan BKKB dapat bersama mensinkronkan data.

“Sehingga kita dapat bekerja dengan data yang valid dan tepat sasaran, baik untuk anak yang sudah menderita stunting atau berpotensi, agar cepat tertangani,” tambah Ummi Rohmi.

Wagub menyinggung persoalan pernikahan anak yang masih terjadi di tengah masyarakat.  Untuk itu, Posyandu Keluarg dapat menjadi media edukasi agar tidak terjadi pernikahan di bawah umur.

“Ini terjadi, akibat masyarakat masih minim pemahaman akibat dari pernikahan dini dan belum siapnya pasangan yang masih sekolah,” sebut cucu pahlawan nasional asal NTB ini.

BACA JUGA: Puteri Indonesia NTB 2022 Raih Posisi Top 11

Maka harus diperbanyak sosialisasi dan edukasi, termasuk terus mengkampayekan Perda untuk mencegah  perkawinan anak di NTB.

Sementara itu, Inspektur Wilayah I BKKBN Maria Vianney Cinggih Widanarti menambahkan, sinergi dan kolaborasi ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan stunting di NTB.

“Kami sangat setuju dengan apa yang sampaikan Ibu Wagub” katanya didampingi  PLT. Kepala BKKBN Prov. NTB Drs. Samaan, M. Si.

Sehingga, kerjasama dan sinergi semua pihak, dapat mensukseskan target dan tujuan untuk menekan angka stunting di NTB.

Turut mendampingi Wagub NTB, Kepala Bappeda, Kadis Kesehatan  dan sejumlah pejabat BKKBN Provinsi NTB. ***

 




Data Tenaga Honorer Pemprov NTB Diverifikasi 

Verifikasi dan sinkronisasi data tenaga honorer atau tenaga kontrak Pemprov NTB masih dilakukan BKD

MATARAM.lombokjournal.com ~ Data tenaga kontrak atau honorer/Non ASN dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sepenuhnya belum rampung.

Masih ada data belum masuk atau diserahkan secara lengkap.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. Muhammad Nasir menegaskan, perbedaan data pembayaran insentif honorer oleh BPKAD, dengan  jumlah data honorer atau tenaga kontrak /Non ASN yang ada, karena data yang masuk belum lengkap.

“Belum semuanya masuk data dari OPD lingkup Pemprov. NTB,” kata Muhammad Nasir, Kamis (09/96/22) di ruang kerjanya.

Saat ini pihaknya terus melakukan pendataan untuk verifikasi antara gaji yang dibayar dengan jumlah honorer yang tersebar disemua OPD lingkup Pemprov NTB.  

Dari data sementara 6.618 tenaga kontrak atau honorer/ Non ASN, hanya beberapa OPD saja yang masuk datanya.  

BACA JUGA: Menyibak Tuah-tuah Senggeger dan Banyu Urip

Belum semua OPD melaporkan, sehingga terjadi selisih dan belum lagi dikurangi sekitar 2.000 lebih honorer yang sudah lulus jadi PPPK dan CPNS. 

“Kita ingin agar  data yang ada di BKD bisa sinkron dengan data yang ada di BPKAD, namun dengan pendataan yang hati-hati dan cermat, karena ini persoalan data,” ujar Nasir.

Dijelaskan, OPD lingkup Pemprov NTB tersebar di seluruh wilayah NTB, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. 

Termasuk dilingkup Dikbud, seperti pada SMA sederajat, yang memiliki tenaga kontrak atau honorer hingga di daerah terpencil. 

Tidak hanya itu tenaga KPH di DLHK juga memiliki tenaga kontrak yang biasa secara rutin berada di hutan.

“Mungkin mereka masih sibuk, belum sempat mengirim data, maka kami harus menunggu dan tetap terus mengingatkan agar secepatnya mengirim data, ini juga yang jadi  alasan telatnya masuk data,” tambah Nasir.

Terkait informasi yang beredar di media cetak maupun elektronik, ia menegaskan tidak ada selisih data.

Pembayaran yang lebih dari tenaga honorer yang ada, karena ada data yang belum masuk ke BKD.  

“Karena pendataan ini memerlukan ketelitian dan keakuratan, sehingga ke depan menjadi database yang utuh, untuk pemetaan maupun perencanaan kebutuhan daerah,” katanya.

Setelah adanya surat dari Kemenpan RB pada tanggal 31 Mei 2022, tentang pendataan tenaga honorer dan rencana penghapusan tenaga kontrak atau Non ASN, pihaknya mendata tenaga kontrak atau honorer Non ASN yang bisa mengikuti tes CPNS dan P3K.  Kemudian membuat analisah kebijakan untuk dikirim ke pusat.

Namun, ada beberapa tenaga honorer yang tidak memenuhi syarat, dan juga termasuk tenaga kontrak atau honorer/Non ASN Pemprov. NTB seperti cleaning service, driver dan satpam yang tidak terakomodir, harus dipikirkan. 

“Karena ini menyangkut nasib orang banyak, tidak elok kita merumahkan mereka di tengah kondisi seperti ini. Kami terus mencari solusi terbaik bagi mereka hingga November 2023 nanti. Sehingga hal ini tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari,” terangnya.

BACA JUGA: Pembangunan Sirkuit MXGP Samota Hampir Rampung 

Di sisi lain, tidak semua tenaga kontrak atau honorer/Non ASN  Provinsi dibayar dengan APBD Provinsi.

Karena ada juga yang dibayar dari Dana Komite atau BOS seperti di lingkup SMA sederajat. 

“Mereka juga terdata dan masuk namanya di database tenaga honorer lingkup Pemprov. NTB,” imbuhnya.

Ia tidak memungkiri, selama ini sumbangsih dan peran tenaga kontrak atau honorer/Non PNS, yang jumlahnya lebih banyak dari ASN PNS, keahlian atau kompetensi dan tenaganya sangat membantu di berbagai OPD.

Berkaca dari Provinsi Jawa Barat, banyak tenaga kontrak atau honorer yang memiliki kompetensi atau keahlian direkrut dengan insentif yang layak atau UMR, untuk membantu daerah pada bidang-bidang tertentu.

“Ini menjadi contoh baik, memanfaatkan SDM yang ada, untuk kebutuhan memajukan daerah,”ucapnya.

Hingga saat ini data terus masuk hingga mendekati angka 11 ribu. Jumlah tenaga kontrak atau honorer Non ASN ini akan dihitung untuk kebutuhan ril oleh Biro Organisasi ke depan.

“Jadi tidak gegabah kita merilis data tenaga kontrak atau honorer Non ASN ini. Kita harus mapping secara utuh,” imbuhnya.

Muhammad Nasir berpesan, agar para tenaga kontrak atau honorer Non ASN tidak  resah dengan informasi tentang ini.

 Pemerintah terus memikirkan solusi terbaik untuk para tenaga kontrak atau honorer Non ASN. ***

 

 




Gubernur NTB: Pengiriman TKI Jangan Salahi Aturan

Saat Audiensi dengan Pengurus Pusat Asosiasi Perusahan Pekerja Migran Indonesia, Gubernur NTB tegaskan TKI jangan asal berangkat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah Menerima Audiensi Pengurus Pusat Asosiasi Perusahaan Pekerja Migran Indonesia (DPP APPMI) di Ruang Tamu Vip Bizam pada Kamis (9/6).

Gubernur NTB katakan, jangan asal berangkat

Bang Zul sapaan Gubernur NTB mengatakan, pertemuan kali ini bersama dengan Perusahaan Sawit Malaysia dan Asosiasi penyedia Tenaga Kerja yang berminat merekrut puluhan ribu tenaga kerja dari NTB untuk bekerja di ladang – ladang sawit di Malaysia.

BACA JUGA: Gubernur NTB dan Dirjen Periknan Siapkan Shrimp Estate di Sumbawa

“Malaysia dan daerah kita dekat, jadi saya minta Pak Kadis Tenaga Kerja untuk segera ke Malaysia untuk melihat keadaan di sana sehingga tenaga kerja kita senang dan perusahaan juga senang,” ucapnya.

Ia berharap tidak ada lagi pengiriman tenaga kerja dari NTB yang menyalahi aturan atau berangkat unprosedural karena resikonya sangat berat.

“Tidak boleh lagi asal berangkat, tapi caranya harus benar dan di bekali dengan keahlian-keahlian, pengalaman serta bahasa,” ungkap Bang Zul. 

Turut hadir mendampingi Gubernur, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S. Sos, M.H dan Ketua DPP APPMI, H. Muazzim Akbar bersama dengan jajarannya. ***

BACA JUGA: Amtenar Rilis Lagu Bernuansa Religius, LABBAIK

 

 

 




Wagub NTB Targetkan Nilai SAKIP A Tahun 2023

Pemprov NTB capai SAKIP kategori  ‘’BB’ tahun  2022, Wagub NTB targetkan tahun 2023 capai nilai A  

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. memberikan semangat para perangkat daerah Pemerintah Provinsi NTB untuk meraih kategori ‘’A’’ pada penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di tahun 2023 yang akan datang. 

Wagub NTB ajak merubah mindset Perangkat Daerah

Motivasi tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi pembinaan dan Pendampingan SAKIP perangkat daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-NTB oleh Kemenpan RI, di Lombok Astoria NTB, Rabu (08/06/22).

BACA JUGA: Diskominfotik NTB akan Perkuat Kerjasama dengan Media

Menurut Ummi Rohmi, sapaan Wagub, target nilai A merupakan kewajiban pemerintah dalam menjalankan sistem akuntabilitas kinerja setiap daerah. 

Karena itu, setiap perangkat daerah perlu merubah mindset untuk bisa mengejar target A pada penilaian yang akan datang. 

“Mindset kita harus kita rubah target A itu kewajiban kita,” seru Wagub di hadapan seluruh perwakilan OPD se-NTB. 

Di saat yang sama, Wagub juga mengapresiasi capaian Predikat SAKIP dengan nilai kategori  ‘’BB’’yang diperoleh Provinsi NTB pada tanggal 5 April 2022 lalu, atas implementasi SAKIP tahun 2021. 

Namun, tambah Ummi Rohmi, komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur NTB di tahun 2023 mendatang adalah nilai A. 

Hal tersebut dijelaskan Ummi Rohmi sangat bisa terwujud jika dibarengi dengan kolaborasi, sinergi, dan kesungguhan dari seluruh OPD serta Kabupaten dan Kota di Provinsi NTB

“Tidak ada yang tidak bisa, semua pasti bisa selama bersungguh sungguh. Kami akan melihat seriusan OPD dari nilai sakipnya,” tutur Wagub. 

BACA JUGA: Bupati Djohan Melepas Peserta Latsitarda XLII Nusantara

Sementara itu Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTB   Dr. Nursalim, S. Sos., MM dalam sambutannya mengatakan akan melakukan yang terbaik pada penilaian SAKIP yang akan datang. 

“Kami akan memberikan yang terbaik,” katanya mantap. ***