Gubernur NTB Buka MTQ ke-XXIX 2022 di Lotim

Gubernur NTB resmi membuka MTQ tingkat Provinsi di Lombok Timur

LOTIM.lombokjournal.com ~ Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi yang berlangsung di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) resmi dibuka Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah

Ia mengatakan, hari ini kita menyaksikan event besar, dimana Al-Qur’an akan didengarkan setiap malam di Kabupaten yang luar biasa ini. 

Gubernur NTB resmi membuka MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi NTB
Gubernur Zulkieflimansyah

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, MTQ Nusa Tenggara Barat tahun 2022 ini resmi kita buka,” ucap Gubernur Zul di Lapangan Gotong Royong Masbagik, Kab. Lombok Timur, Kamis (30/06/22).

BACA JUGA: Meriah! Pawai Ta’aruf Jelang Pembukaan MTQ di Lotim

Ia berharap, ayat-ayat suci Al-Qur’an yang akan dilantunkan setiap malam dalam rangka MTQ di Provinsi NTB di Kab. Lombok Timur dapat menghasilkan jiwa yang lapang, dan teladan sehingga wajah Islam yang sebenarnya dapat terlihat.

“Sehingga akan menyebabkam semua orang yang melihat kita nanti akan berkata “Dari Lombok Timur, dari NTB, I will see the true face of Islam”,” pesannya.

Sementara itu, H. Sukiman Azmy selaku Bupati Lombok Timur menyatakan, terdapat enam kegiatan pokok pada MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi NTB.

“Ada 6 kegiatan pokok pada MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi NTB ini, yaitu Malam Ta’aruf, Pawai Ta’aruf, Acara Malam Pembukaan, Kegiatan Musabaqah, Sidang Pleno Dewan Hakam dan Acara Penutupan,” jelas Bupati Lombok Timur.

Ia turut menyemangati seluruh Khafilah MTQ Kab/Kota se-NTB dalam berlomba untuk menjadi yang terbaik sehingga dapat mewakili NTB hingga tingkat nasional.

BACA JUGA: NTB Jadi Pusat Data Iklim Terbesar di Asia Tenggara

“Selamat berkompetisi bagi para peserta untuk berikhtiar menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi NTB dan selanjutnya akan mewakili NTB di tingkat nasional,” serunya.

Sebagai informasi, MTQ ke-XXIX Tahun 2022 Tingkat Provinsi NTB diselenggarakan mulai dari tanggal 29 Juni hingga 6 Juli 2022 dengan 8 cabang lomba dan akan dilaksanakan di 8 tempat yang berbeda.***

 




NTB Jadi Pusat Data iklim Terbesar di Asia Tenggara

Provinsi NTB siap sebagai daerah pengambilan data iklim sebagai konsen terhadap isu lingkungan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Provinsi Nusa Tenggara Barat siap dijadikan sebagai daerah pengambilan data iklim terbesar di Asia Tenggara.

Kesiapan tersebut merupakan bentuk nyata Provinsi NTB yang selalu konsen terhadap isu lingkungan. Sejalan dengan misi NTB Asri dan Lestari untuk mewujudkan NTB Gemilang. 

Wagub NTB  mendengar presentasi proyek Alas Strait Climate Alliance
Presentasi John Laurence Higson

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan itu saat menerima presentasi John Laurence Higson selaku Direktur PT. Eco Solutions Lombok di Ruang Kerja Wagub, Kamis (30/06/22).

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika, Lokomotif Pemulihan Pariwisata

Audiensi Higson sendiri kepada Wagub NTB  guna mempresentasikan proyek Alas Strait Climate Alliance bersama (ASCA) PT. ESL.

We are ready,” ucap Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Sementara itu, kedatangan John Higson bersama timnya untuk memaparkan berbagai program terkait lingkungan dan pembangunan berbasis rendah karbon di Provinsi NTB yang akan menjadi daerah prioritas pendanaan FCDO untuk proyek Alas Strait Climate Alliance. 

PT ESL telah mengusulkan ke lembaga donor atas nama proyek ASCA lebih dari 100 unit peralatan stasiun cuaca yang akan disebar di wilayah agroforestry dan smart farming NTB.

Dari 100 unit stasiun cuaca, 5 di antaranya sudah tiba sebagai tahap awal pengiriman. 

Hal ini akan menjadikan NTB sebagai daerah pengambil data iklim terbesar di Asia Tenggara. Sponsorship ini adalah melalui kerjasama dengan Pessl Instrument-Austria yang merupakan mitra dari PT ESL.

BACA JUGA: Wapres Pastikan Wabah Terkendali di Musim Qurban

Dijelaskan Higson, mereka akan datang ke NTB pada tanggal 11-15 Juli untuk memasang 5 stasiun cuaca pertama, dan memberikan training untuk pejabat Pemerintah NTB dan Dosen UNRAM serta UNRAM tentang cara penggunaan alat tersebut. ***

 




Meriah! Pawai Ta’aruf Jelang Pembukaan MTQ 

Pawai Ta’aruf MTQ ke-29 di Lotim, berlangsung meriah diikuti ribuan peserta dari 10 Kabupaten/Kota se-NTB 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Pawai Ta’aruf jelang pembukaan MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) ke 29 berlangsung meriah, diikuti ribuan peserta dari  10 Kabupaten/Kota, start mulai dari Terminal Pancor sampai finish di Taman Rinjani Selong, Kamis (30/06/22).

drumband pelajar menjadikan pawai taaruf makin meriah

Peserta terlihat antusias  dan masyarakat Lombok Timur  menonton sepanjang jalan TGKH. Zainuddin Abdul Madjid. 

Diperkirakan awalnya yang mengikuti pawai ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an diperuntukkan bagi para kafilah agar ditahu oleh masyarakat Lombok Timur, kafilah mana saja yang ikut berpartisipasi dan bertanding.

Ketua Umum Pantia Penyelenggara MTQ Drs. H. Muhammad Juaini Taofik, M.AP mengaku, hari ini di luar ekspektasi Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menurunkan ribuan ASN (aparatur sipil negara).

Dan tidak hanya itu, Lombok Timur juga menurunkan satuan pendidikan. 

“Sehingga menurut perhitungan oleh penyelenggara mencapai ribuan bahkan di angka 10 ribu lebih yang ikuti pawai ta’aruf,” jelas H. Muhammad Juaini Taofik, M.AP.

Ia menyaksikan langsung para kafilah di Taman Rinjani Selong sebagai tempat Finish, Lombok Timur.

BACA JUGA: Wagub NTB Yakin, MTQ di Lotim akan Sukses

Muhammad Juani Taofik yang juga Sekda Kabupaten Lombok Timur menjelaskan, kegiatan ini adalah hari yang kedua beberapa jam lagi akan menuju kegiatan pembukaan MTQ, yang akan dilangsungkan di lapangan Gotong Royong Masbagik dan sudah disiapkan cukup spektakuler.

“Sebelumnya juga, tadi malam telah sukses dilakukan kegiatan malam ta’aruf bagi para kafilah yang dihadiri langsung oleh wakil Gubernur NTB,” jelasnya.

Disebutkan Juani, sebagai tuan rumah moto utamanya adalah sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. 

Sehingga diperkirakan pada pembukaan nanti malam akan dihadiri 7-9 ribu penonton.

pawai taaruf yang meriah

“Kami berharap Penyelenggaraan pembukaan nanti malam kita doakan bisa sukses berjalan dengan lancar. Sehingga MTQ sebagai ajang membumikan Al-Quran sebagai tuntunan hidup benar-benar terjadi bagi masyarakat Lombok Timur,” katanya. ***

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika, Lokomotif Pemulihan Pariwisata

 




Wapres Pastikan Wabah PMK Terkendali di Musim Qurban

Kunker Wapres ke NTB,untuk memastikan vaksinasi mencegah penularan PMK di musim  Hari Raya Idul Qurban 

LOBAR.lombokjournal.com ~ Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak, termasuk di Nusa Tenggara Barat, mengundang keprihatinan Wakil Presiden RI,  KH Ma’ruf Amin.

“Pemerintah prihatin dan membuat kebijakan vaksinasi pada hewan ternak sapi,” ujar kyai Ma’ruf. 

BACA JUGA: KLU Dapat Vaksin Ternak 600 Dosis, Baru Terima 500 Dosis

Wapres didampingi Gubernur NTB kunjungi kelompok ternak di Gerung
Wapres Kyai Ma;ruf dan Gubernur Zul

Hal itu dikatakan Wapres Kyai Ma’ruf saat berkunjung ke Kelompok Tani Ternak (KTT) di Gerung, Lombok Barat, Kamis (30/06/22), untuk memastikan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terkendali. 

Kunjungan Wapres ke KTT Reyan Baru, Kelurahan Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, didampingi Gubernur Zulkieflimansyah.

Kata Wapres, pemerintah melakukan vaksinasi di beberapa daerah untuk mencegah penularan pada sapi sehat terutama di musim  Hari Raya Idul Qurban saat kebutuhan umat Muslim akan daging sapi meningkat. 

Ia pun menghimbau para petugas agar terus mengawasi dan memastikan hewan qurban bebas PMK. 

Termasuk distribusi ternak sapi keluar daerah harus mengikuti ketentuan Kementerian Pertanian. 

Sementara itu, Ketua KTT Reyan Baru, Sudirman menjelaskan, kelompoknya yang terdiri dari 107 peternak dengan  327 ekor sapi. Saat PMK melanda dimulai sebulan lalu, enam ekor sapi terpapar PMK kemudian bertambah 170 ekor.

Menyedihkan, akhirnya semua sapi di kandang terjangkit dengan gejala kuku terlepas dan mulut sapi rusak.

“Alhamdulillah penanganan yang cepat dari dinas terkait Lombok Barat cepat memulihkan kondisi sapi sapi ini,” jelasnya. 

Terkait kedatangan Wapres, pihaknya meminta pagar atau tembok pembatas kandang yang bersebelahan dengan jalan umum agar anak anak sapi tak lagi ditabrak lalu lintas kendaraan. 

Selain itu, ia meminta bantuan tiga ekor sapi untuk qurban sebagai selamatan ternak sapi yang bebas PMK. 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ahmad Nur Aulia mengatakan, angka kasus penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat per 28 Juni 2022 sebanyak 50.184 ekor ternak terserang PMK. 

BACA JUGA: Pasca MXGP, BPS NTB Lakukan Kajian Dampak Ekonomi Daerah

Kasus tersebut tersebar di semua kabupaten kota di Pulau Lombok.

“Saat ini sudah tersedia 5000 vaksin dan baru dipakai sebanyak 1900 vaksin yang diberikan pada ternak sapi yang sehat,” jelas Aulia. 

Pelaksanaan vaksinasi nantinya akan bekerjasama dengan posko-posko tanggap darurat di daerah. 

Peruntukannya akan diprioritaskan untuk hewan sehat dan berisiko tinggi tertular, yang berada di sumber pembibitan ternak, peternakan sapi perah milik rakyat dan koperasi susu serta peternakan sapi potong.***

 




Pasca MXGP, BPS NTB Lakukan Kajian Dampak Ekonomi Daerah

Kajian Dampak Ekonomi Daerah pasca MXGP, Gubernur NTB: motivasi Daerah Lain

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kajian dampak ekonomi pasca MXGP Samota 2022 tengah dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB sebagai lembaga pengolahan data. 

Sebanyak 29 orang surveyor dengan jumlah responden yang terealisasi 581 responden.

Gubernur NTB mengunjungik Kantor BPS NTB
Gubernur Zulkieflimansyah

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah berharap, agar data yang dikelola BPS segera terkumpul, dan hasilnya memotivasi semangat kepada daerah lain untuk menyelenggarakan event Internasional serupa.

BACA JUGA: Gubernur NTB Serahkan Bantuan untuk Rumah Singgah Nusantara

“Studi kita ini, betul-betul menciptakan pelecut semangat kepada semua daerah,” ungkap Gubernur NTB saat mengunjungi secara langsung Kantor BPS Provinsi NTB, Kamis (30/06/22).

Senada dengan Gubernur NTB, Komandan Lapangan MXGP Indonesia, Ridwansyah mengatakan, data-data yang dikelola BPS dapat memberikan motivasi bagi Pemerintah Daerah lain.

“Dengan adanya angka angka ini, kami yakini dapat memberikan motivasi bagi Pemerintah daerah lain, karena setiap daerah memiliki destinasi yang bisa layak untuik dibuatkan event internasional,” tuturnya.

Selain itu, Ridwansyah mengucapkan terimakasih kepada BPS NTB karena dengan adanya data-data yang diolah dapat mengukur dampak perekonomian daerah.

“Kami sangat berterimakasih dengan BPS, sehingga dengan adanya data ini kita bisa mengukur, masa pandemi ternyata event-event seperti ini mampu mengungkit ekonomi didaerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPS NTB, Drs. Wahyudin, MM menjelaskan, kajian ini dilakukan dengan sinergitas seluruh stakeholder, sehingga survey di lapangan dapat berjalan lancar.

BACA JUGA: Harganas 2022, BKKBN NTB Diingatkan Jaga Sinergitas dan Kolaborasi

“Alhamdulillah, selama penyelenggaraan kemarin, teman-teman dari BPS Provinsi NTB, BPS Sumbawa dan ditambah surveyer sebanyak  20 surveyer yang direkrut oleh Pemda Sumbawa, sehingga terkumpul sebanyak 581 responden dari target kami 560 jadi melampaui dari target,” pungkasnya.***

 




Wagub NTB Yakin MTQ di Lombok Timur Akan Sukses

Menurut Wagub NTB, yang utama dalam penyelenggaraan MTQ di Lotim adalah silaturahmi

LOTIM.lombokjournal.com ~ Penyelenggaraan MTQ di Kabupaten Lombok Timur akan sukses dengan memiliki tempat yang representatif dan indah.

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan itu saat memberikan sambutan malam ta’aruf seluruh Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dari 10 Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB, bertempat di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (29/06/22).

Mengutip ucapan Bupati Lombok Timur, Wagub mengatakan penyelenggaraan MTQ ini sebagai ajang silaturahmi. 

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Sudah Komplet, Yakin akan Juara Liga 3 NTB

Wagub NTB PADA MALAM TA'ARUF MTQ DI LOTIM

Menurutnya, yang paling utamanya adalah silaturahmi. Sehingga kompetisinya akan menyenangkan.

“Yang terus-menerus kita dilakukan adalah mengevaluasi bagaimana kemampuan putra putri terbaik NTB baik di tingkat Provinsi maupun ditingkat Nasional. Karena sejatinya Provinsi NTB memiliki potensi yang luar biasa. Terlebih di 10 kabupaten/Kota ini,” ungkapnya. 

Dengan potensi yang ada di 10 Kabupaten/Kota, ke depan harus terus menerus digali, dikembangkan, diwadahi, diberi ruang dan diperhatikan sehingga MTQ menjadi ajang yang membanggakan bagi Provinsi NTB.

“Mudah-mudahan MTQ kali ini betul-betul semakin menambah kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan. Akhirnya kita memiliki energi yang semakin besar membangun NTB ke depan. Selamat berkompetisi dengan riang gembira, mudah-mudahan NTB ini berkah dan sukses,” kata wagub. .

Sementara itu, Bupati Lombok Timur Drs. H. M. Sukiman Azmy, MM., menyampaikan terimakasih atas diberikan kepercayaan oleh Pemerintah Provinsi NTB sebagai tuan rumah MTQ yang ke-29. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Usut Tenggelamnya Kapal TKI asal NTB

Serta mengucapkan selamat datang kepada seluruh Kafilah, Dewan Hakim, dan para pendamping kafilah dari 10 kabupaten/kota se-Provinsi NTB pada MTQ ke-29 yang diselenggarakan di Kabupaten Lombok Timur.

Mudah-mudahan ajang MTQ ini, selain untuk membumikan Al-Quran sebagai tuntunan, sekaligus mempererat tali silaturahmi mewujudkan NTB yang relegius, toleran, dan menjunjung nilai-nilai islami sebagaimana tuntunan Al-Qur’anul Karim.

“Selamat berlomba bagi seluruh Kafilah, mari hidupkan Al-Qur’an dalam sanubari kita, sebagai tuntunan dan petunjuk menuju NTB yang baldatun toyyibatun warobbun gofur,” tandasnya. ***

 

 




Rekayasa Lalulintas Dilakukan saat Event MXGP 

 rekayasa lalulintas dan pembatasan kendaraan dilakukan, untuk meminimalkan kemacetan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dinas Perhubungan (Dishub) NTB bersama Dirlantas Polda NTB akan melakukan rekayasa lalulintas kendaraan transportasi saat berlangsung event MXGP.

Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) NTB akan melakukan pembatasan-pembatasan bagi kendaraan. 

Jauh hari sebelumnya, penonton dihimbau menggunakan kendaraan roda dua.

Pengaturan perlu dilakukan untuk mengurangi kemacetan, sebab lokasi MXGP memiliki ruas jalan yang terbatas di kawasan Samota. 

BACA JUGA: Final, Persiapan MXGP 0f Indonesia Samota Sumbawa 2022

Di kawasan Samota, tidak semua orang bisa masuk menuju jalan raya Samota apalagi menuju sirkuit.

Dishub melakukan rejayasa lalulintas
Kabid Lalulintas Dishub NTB, Chairy Chalidyanto

“Kita melakukan pembatasan ini guna meminimalisir terjadinya kemacetan,” jelas Kabid Lalulintas Dishub NTB, Chairy Chalidyanto, via telepon pada Jumat di Mataram, Jum’at  (17/06/22).

Selain itu, pihaknya dalam meningkatkan kenyamanan bagi yang tidak bisa menggunakan motor disiapkan Shuttle Bus di Pelabuhan Badas, dan Terminal Sumer Payung. 

Bagi masyarakat penonton luar Sumbawa bisa memanfaatkan shuttle bus yang telah disediakan, agar memudahkan akses masuk ke kawasan sirkuit. 

Begitu pula juga bagi masyarakat atau penonton dari Sumbawa dan sekitarnya Shuttle Bus bisa digunakan.

“Soal kendaraan bisa parkir dia area pelabuhan dan terminal, setelah itu mereka nanti akan diangkut menggunakan bus medium untuk diantar langsung ke sirkuit,” kata Cece, sapaan akrab Kabid Lalulintas Dishub NTB.

Para petugas pemantau mengatur lalu lintas di pertigaan jalan raya Samota, jalan masuk Jembatan Samota, Depan Sirkuit, dan Jembatan Penyaring.

“Itu semua sebagai tempat pos penyekatan bagi kendaraan roda 4 dan 2 yang tidak memiliki tiket. Yang jelas bagi yang tidak memiliki tiket kita minta putar balik,” tegasnya.

BACA JUGA: Event MXGP, Investor Mulai Jajagi Investasi di Samota

Di tiap pos kan melibatkan TNI-POLRI, termasuk personil dari Perhubungan Provinsi maupun Kabupaten, dan Satpol PP.

Rencananya juga akan ada bantuan dari Pramuka.

Sementara itu, Dirlantas Polda NTB menyebutkan MXGP ini adalah sesuatu yang baru. Pihaknya mengubah skema rekayasa lalu lintas berkali-kali. 

Misalnya. titik shuttle bus awalnya berada di lima titik, namun mengerucut ke tiga dan sekarang menjadi dua titik saja, yaitu di Terminal Sumer Payung dan Pelabuhan Badas.

Selain itu, yang menjadi konsentrasi persiapan Ditlantas Polda dan jajaran, yaitu terkait dengan penyekatan pengguna jalan yang mengarah ke lokasi MXGP Samota.

“Bagaimana menyekat di 4 titik seperti di Poto Tano, Pelabuhan Badas, Bandara Sultan Kaharuddin dan wilayah Dompu yang menuju Sumbawa. Kemudian bagaimana memberikan akses stiker dan non stiker. Dengan memiliki modal pengalaman di WSBK dan MotoGP sehingga itulah yang akan kita terapkan saat MXGP,” ungkapnya. ***

 

 




Hibah Tanah Pemprov NTB, Untuk Kantor Bahasa

Dukung Bahasa Daerah, Pemprov NTB memberikan hibah tanah untuk dijadikan Kantor Bahasa

LOBAR.lombokjournal.com ~ Dukungan dan apresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk Rumah Bahasa, dilakukan dengan memberikan hibah tanah untuk ditempati Kantor Bahasa.

Ini merupakan Keseriusan Pemprov NTB untuk mendukung Bahasa Daerah yang menjadi sumber kebahasaan untuk memperkaya bahasa Indonesia. 

BACA JUGA: Final, Persiapan MXGP of Indonesia Samota, Sumbawa 2022

Hibag tanah untuk Kantor Bahasa merupakan dukungan Pemprov NTB

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah yang diwakili Kepala Biro Organisasi Setda NTB Dr. Nursalim, mengucapkan terima kasih kepada Kantor Bahasa Provinsi NTB yang berkonsentrasi melakukan revitalisasi bahasa daerah. 

Menurutnya, tugas itu tidak mudah. Apalagi diketahui bersama, seiring perkembangan zaman, eksistensi bahasa daerah kian terancam keberadaannya. 

“Bahkan, beberapa bahasa daerah di Indonesia ada yang dinyatakan hampir punah. Tentu kita semua tidak ingin kondisi demikian dialami oleh bahasa daerah kita,” jelas Dr. Nursalim.

Ia mengatakan itu, saat membuka Diskusi Terumpun Revitalisasi Bahasa Daerah, Bahasa Sasak, Samawa dan Mbojo, Jumat (17/06/22) di Hotel Aruna Senggigi. 

Hilangnya bahasa daerah berarti hilang juga identitas kebangsaan. 

Karena itu, Nursalim  mengajak masyarakat dan semua pihak terus melestarikan bahasa daerah.

“Mengenal dan menjaga bahasa daerah artinya kita juga ikut menjaga kelangsungan hidup bahasa dan sastra daerah yang menjadi kekayaan bahasa kita,” ajaknya.

Banyak cara sederhana yang dapat dilakukan untuk terus melestarikan bahasa daerah. Di antaranya, melakukan kegiatan atau lomba dengan menggunakan bahasa daerah.

Penggunaan bahasa daerah sebagai mata pelajaran wajib dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, juga cara melestarikan bahasa daerah.

BACA JUGA: Joki Cilik akan Hilang dengan Peraturan Pordasi

“Upaya dan cara-cara tersebut, dapat menggairahkan kembali minat masyarakat dalam menggunakan bahasa daerah,” jelasnya.

Menurutnya, pemprov mendukung penuh semua program Kantor Bahasa, termasuk diskusi terumpun pelaksanaan kegiatan revitalisasi bahasa daerah Sasak, Samawa dan Mbojo ini. Kegiatan ini menjadi upaya melakukan revitalisasi bahasa daerah.

Sementara itu, Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB, Puji Retno Hardiningtyas, S.S. M.Hum, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov NTB.

“Baik itu dukungan program kegiatan maupun diskusi untuk kegiatan revitalisasi bahasa daerah Sasak, Samawa dan Mbojo,” kata Retno.

Diharapkan masyarakat mendukung dan mencintai bahasa daerahnya sendiri. Caranya dengan menggunakan bahasa daerah dengan baik dan benar.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Rektor UMM Mataram, Rektor Univ. Hamzanwadi Lotim, Pejabat  BPKAD, Kadis Pendidikan Kab/Kota se NTB dan budayaaan,para  akademisi, pakar bahasa, komunitas, budayawan serta tokoh masyarakat NTB. ***




Final, Persiapan MXGP of Indonesia Samota Sumbawa 2022

Komandan Lapangan MXGP Samota memastikan, semua persiapan penyelenggaraan MXGP Samota sudah final

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Pada rapat finalisasi persiapan event internasional di sirkuit Rocket Internasional Samota Sumbawa, Kamis (16/06/22), ucapan terima kasih disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah kepada Komandan Lapangan MXGP, Ir. H. Ridwan Syah dan teman-teman yang lain

Pasalnya, mereka dinilai membuat hal yang tampaknya mustahil bisa diselesaikan, ternyata dibuktikan bisa dirampungkan.

BACA JUGA: Tiket MXGP Samota Mulai Diborong Pembeli

Gubernur Zul tinjau penyelenggaraan MXGP

“Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita punya keinginan, Allah beri jalan sehingga menjadi saksi bisa kita wujudkan,” ungkap gubernur.

Bang Zul sapaan gubernur berharap, setelah event berakhir harus siap menjadi tuan rumah yang baik, nyaman dan menyenangkan, bagi para pengunjung yang datang.

Dikatakan, saat pimpinan infront datang mengecek lokasi, sirkuit ini merupakan sirkuit yang terbaik di dunia. 

Karena sirkuit Samota ini paling indah, menantang yang akan menyenangkan para pembalap.

Dikatakan, ini menjadi tantangan setelah MXGP,  Pemkab Sumbawa harus memastikan membuat skenario setelah event. 

“Ini bisa dijadikan tempat wisata, dan bisa digunakan berbagai event lainnya sehingga sirkuit yang istimewa ini patut dipertahankan untuk kegiatan lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Komandan lapangan MXGP Ir. H. Ridwan Syah melaporkan dalam rapat finalisasi persiapan penyelenggaraan event MXGP, dan memastikan apa yang menjadi peran dan tugas yang telah diberikan gubernur, bisa berjalan dengan baik. 

Termasuk kesiapan venue, insfratruktur, akomodasi, transportasi, rekayasa lalulintas, medical center, UMKM, logistik termasuk desiminasi informasi oleh Kominfotik dan lain-lain.

“Kita ingin  semua itu dalam beberapa hari ke depan sebelum event dimulai, kita punya kesempatan untuk menyiapkan apa saja yang belum selesai dikerjakan,” jelas Dae Iwan sapaan akrab Kadis PU. ***

BACA JUGA: Dasar Gukum Pembentukan Provinsi NTB, Ditinjau DPR RI

 

 




Dasar Hukum Pembentukan Provinsi NTB, Ditinjau DPR RI 

Sekda NTB menyambut baik kunjungan kerja Komisi II DPR RI yang meninjau dasar hukum pembentukan NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Rombongan Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja ke NTB untuk melakukan peninjauan terkait dasar hukum pembentukan Provinsi, yang berlangsung di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Kamis (16/06/22).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyambut baik peninjauan tersebut.

BACA JUGA: Rakor Tekan Perkawinan Anak dan Kekerasan pada Perempuan

Komisi II DPR RI meninjau dasar hukum pembentukan Provinsi NTB

Sekda mengatakan, Pemerintah Prov. NTB akan patuh dan mengikuti arahan dari Pusat.

“Pemprov NTB sangat memahami ikhtiar ini untuk meluruskan dasar hukum pembentukan NTB untuk langsung bermuara ke Undang undang dasar,” tutur Miq Gite. 

Ia juga menjelaskan, Provinsi NTB masuk dalam 13 lis provinsi yang dianggap belum memiliki dasar pembentukan UUD 1945, tetapi lebih mendasar pada pembentukan RIS.

Provinsi Bali, NTB dan NTT dibentuk dalam satu Undang-Undang yang sama, yakni UU 64 Tahun 1958. 

“Sehingga DPR RI menganggap bahwa nuansanya masih federal, kan dekrit 5 Juli 1959 sedangkan kita terbentuk pada tahun 1958,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Komisi II DPR RI, Dr. H. Samsul Rizal, SE., MM mengatakan, DPR RI saat ini sedang mencoba memperbaiki dan memperbaharui dasar hukum pembentukan provinsi.

BACA JUGA: Toleransi Beragama, Gubernur Hadiri Acara Pujawali

“Sebanyak 20 Provinsi, sudah terselesaikan sebanyak 7 dan 13 masih tahap penyelesaian termasuk Provinsi NTB yang masih menggunakan Undang – Undang No 64 Tahun 1958 ini sudah sangat tua dan ini sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan peraturan perundang-undangan,” ungkapnya. ***